Home Blog Page 2551

Buka Representative Office Dubai, BSI didaulat Sebagai Progressive International Market Expansio

Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi menerima penghargaan dalam acara INews Maker Award sebagai Progressive International Market Expansion untuk kategori Innovation of Marketing, Product, and Services.

SUMUTPOS.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendapatkan penghargaan sebagai Progressive International Market Expansion untuk kategori Innovation of Marketing, Product, and Service. Ini tidak lepas dari ekspansi yang dilakukan oleh BSI di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dengan membuka Representative Office Dubai.

Menurut Direktur Utama BSI Hery Gunardi, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras BSI dalam memperluas layanan di pasar internasional, khususnya di wilayah Timur Tengah. Menurutnya, ekspansi ini merupakan salah salah satu upaya untuk mewujudkan visi BSI masuk dalam jajaran 10 besar bank syariah terbesar di dunia pada tahun 2025.

“Pembukaan Representative Office di Dubai adalah milestone awal dari pengembangan bisnis dan jaringan BSI ke depannya. Dari Dubai, kita tentu berharap bahwa presence BSI secara global akan semakin banyak di sejumlah pusat-pusat keuangan dunia lainnya seperti London, New York, Tokyo, Singapura dan juga Arab Saudi,” kata Hery.

Hery memaparkan ada beberapa alasan mengapa kawasan Timur Tengah menjadi wilayah yang dipilih oleh BSI dalam rangka ekspansi ke luar negeri. Hery menyebut kawasan Timur Tengah menawarkan potensi bisnis yang sangat besar dan sangat potensial. Potensi ini antara lain adalah haji dan umrah karena Indonesia menjadi penyumbang terbesar jemaah haji di Arab Saudi. Dari sisi perdagangan (bilateral trade), Indonesia memiliki volume perdagangan yang signifikan dengan kawasan GCC – khususnya dengan dua negara ekonomi terbesar di GCC – yakni Arab Saudi dan UAE adalah sebesar USD 6,87 Miliar per tahun atau setara Rp96 Triliun pada 2020.

Timur Tengah merupakan juga salah satu pusat dari global investor. Pemerintah Indonesia menerbitkan semua global Sovereign Sukuknya di Nasdaq Dubai. 30% investor Global Sukuk tersebut berasal dari kawasan Timur Tengah. Di samping itu, Timur Tengah saat ini sedang menggalakkan proyek pembangunan dengan visi beyond oil development – sehingga semakin banyak negara-negara di Timur Tengah khususnya GCC yang mulai melakukan diversifikasi pembangunannya dari oil-based-revenue dengan non-oil based revenue khususnya dari aspek jasa (service based economi) dan karenanya akan semakin investment friendly.

“UAE adalah pusat keuangan Islam. Kita lihat saat ini kawasan Timur Tengah sangat strategis karena dalam beberapa perdagangan bilateral antara Indonesia memiliki volume yang sangat signifikan, antara lain letter of credit, trade finance, dengan negara kawasan Gulf Cooperation Council (GCC),” ujar Heri dalam BSI Grand launching Representative Office Dubai, Jumat (13/5/2022) lalu.

Lindungi Rakyat, Pemerintah Berikan Kompensasi Listrik Rp24,6 T ke PLN

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) menerima kompensasi dari pemerintah sebesar Rp 24,6 triliun. Kompensasi tersebut merupakan realisasi dari skema stimulus listrik sepanjang tahun 2021.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengapresiasi langkah pemerintah untuk mempercepat pembayaran kompensasi ini. Darmawan menjelaskan sebelumnya dalam proses pencairan kompensasi ini perlu waktu sampai dua tahun.

“Tetapi saat ini bisa dilakukan dalam semester berikutnya. Ini merupakan bukti perbaikan tata kelola dari pemerintah terkait kompensasi,” ujar Darmawan.

Darmawan memastikan bahwa kompensasi dari pemerintah ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Mengingat sejak tahun 2017, tidak pernah ada penyesuaian tarif listrik untuk seluruh golongan tarif pelanggan. Pemerintah menggelontorkan subsidi listrik sebesar Rp243,3 triliun dan kompensasi sebesar Rp94,17 triliun sejak tahun 2017 hingga 2021.

“Ini langkah konkrit pemerintah. Ini bukti bahwa negara hadir untuk menjaga daya beli dan memperoleh pelayanan listrik yang berkesinambungan,” ujar Darmawan.

Alokasi APBN ini kata Darmawan, sangat mendukung PLN dalam memastikan pelayanan kelistrikan masyarakat yang tidak terganggu. PLN akan menggunakan dana kompensasi ini untuk kembali diberikan ke masyarakat melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan dalam menjamin pasokan listrik yang andal bagi masyarakat.

“Kami di PLN menjalankan peran dengan mendukung penalangan biaya listrik masyarakat terlebih dahulu. Sehingga listrik tetap bisa tersedia bagi masyarakat,” ujar Darmawan.

PLN memastikan bahwa skema penyaluran subsidi maupun kompensasi listrik ini akan terus diperbaiki. Pencocokan data dan akurasi data terus dilakukan PLN agar alokasi subsidi dan kompensasi ini bisa tepat sasaran.

Hadirnya pemerintah juga diperkuat dengan penerapan tariff adjustment hanya untuk rumah tangga mampu di atas 3.500 VA dan pelanggan pemerintah. Untuk pelanggan rumah tangga yang lainnya masih tetap ada keberpihakan Pemerintah.

“Sehingga anggaran APBN ke depan dapat terus dialokasikan untuk program-program yang lebih luas asas kemanfaatannya dan berkeadilan sosial,” tambah Darmawan.

Sepanjang tahun 2021 PLN melakukan extraordinary effort_ untuk menjaga stabilitas kondisi keuangan PLN akibat oversupply dengan melakukan upaya efisiensi. Langkah efisiensi dari sisi Opex maupun Capex serta pengendalian BPP dan Non Allowable Cost_ melalui penerapan Cash War Room, dan Spend Control Tower.

“Tujuannya agar langkah cost avoidance dan cost reduction termonitor dengan ketat, digitalisasi dan integrasi proses bisnis end to end. Kami juga lakukan sentralisasi pembayaran berbasis digital, sehingga _cash_ bisa dioptimasi,” ujar Darmawan.

Dengan adanya upaya efisiensi ini, likuiditas PLN membaik. Sehingga sampai dengan saat ini PLN belum perlu melakukan penarikan pinjaman Global Bond dan tetap dapat melakukan pembayaran kewajiban-kewajiban secara tepat waktu, baik pembayaran pinjaman maupun pembayaran kepada pihak ketiga.

“Kami juga melakukan konsolidasi para pengembang IPP. Pembangkit-pembangkit IPP yang seharusnya Commercial Operation Date (COD) pada tahun 2021 dan 2022, kami lakukan renegosiasi untuk penundaan jadwal COD. Dengan langkah ini, maka beban TOP tahun 2021 dan 2022 terhindarkan dan ada _cost saving_ yang kapitalisasinya sebesar Rp 45 triliun bagi PLN,” ujar Darmawan.

Ke depan, langkah-langkah efisiensi dan peningkatan efektivitas kinerja PLN akan terus diperkuat. PLN akan terus mendukung program Pemerintah dalam menyediakan listrik yang efisien, berkualitas dan berkesinambungan. Untuk itu mohon dukungan dari semua pihak agar ini bisa berjalan dengan baik. (ila)

Kesadaran Masyarakat Urus IMB Masih Minim

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan Ishaq Abrar Mustafa Tarigan berharap, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2012 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dapat benar-benar ditegakkan dan dipatuhi oleh seluruh lapisan elemen masyarakat yang ada di Kota Medan. Sehingga keberadaan Perda dapat benar-benar dirasakan manfaatnya di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

“Peran masyarakat sangat penting dalam penerapan perda ini. Pasalnya, kesadaran masyarakat untuk mengurus IMB dirasakan masih kurang. Hal ini terbukti masih banyak ditemukan bangunan-bangunan yang berdiri di Kota Medan tanpa ada plank IMB,” kata Ishaq Abrar saat menggelar sosialisasi produk hukum daerah Kota Medan (Perda) Nomor 5 Tahun 2012 tentang IMB di Jalan Pancing Nomor 89 Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (2/7/2022).

Untuk itu, legislator muda Partai Demokrat ini meminta masyarakat, khususnya para pengembang properti di Kota Medan dapat mematuhi peraturan tentang syarat untuk mendirikan bangunan. Sebab, dengan sadar akan peraturan, maka PAD Kota Medan dari sektor perizinan bangunan dapat tercapai.

“Dengan patuhnya masyarakat mengurus IMB sebelum mendirikan bangunan, akan dapat menambah sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan. Di sisi lain juga, masih banyaknya para pengembang properti yang melanggar peraturan dalam mendirikan bangunan,” ujarnya.

Abrar juga meminta kepada Pemko Medan untuk dapat memberi kemudahan kepada masyarakat ataupun developer dalam menerbitkan IMB sesuai aturan yang berlaku. Dengan begitu, dia optimis kesadaran masyarakat mengurus IMB bisa lebih ditingkatkan.

“Kita sadari memang, bagi sebagian masyarakat yang tidak mampu, sangat berat untuk mengurus IMB. Tapi untuk kalangan mampu (pengusaha), ini sangat ringan. Begitupun, masih banyak pengusaha sering bermain untuk mengurus retribusinya agar murah. Sehingga pendapatan retribusi yang masuk ke kas daerah sangat-sangat minim,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Abrar, IMB merupakan perizinan yang harus diberikan pemerintah daerah kepada pemilik bangunan gedung, baik bangun baru, mengubah/memperbaiki/rehabilitasi/renovasi, memperluas, mengurangi serta merawat bangunan, atau memugar dalam rangka melestarikan bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan tekhnis yang berlaku. Selain itu, IMB ini juga bertujuan untuk penataan bangunan sesuai dengan rencana tata ruang kota. IMB juga diberikan untuk menjaga keandalan bangunan yang memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis sesuai fungsi bangunan.

“Kita sangat mengharapkan sekali supaya masyarakat paham ketika nanti mendirikan bangunan, hitung dari luas dan tingginya, berapa yang seharusnya masyarakat itu membayar retribusinya. Hal ini agar memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam membayar perizinan IMB,” ujarnya.

Selain itu Abror juga mengungkapkan, IMB diterbitkan paling lama 14 hari kerja, terhitung sejak semua persyaratan dinyatakan lengkap dan benar. Salah satu syarat mengurus IMB, adanya surat tidak keberatan dari tetangga. Surat itu harus ditandatangani oleh para tetangga, kalau ada tetangga yang tidak tanda tangan, tapi bangunan berdiri, itu perlu dipertanyakan tentang izn IMB-nya.

Soal berdirinya bangunan tidak sesuai izin, kata Abror, ada sanksi yang menanti. Diantaranya, peringatan tertulis, pembatasan kegiatan pembangunan, penghentian sementara atau tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan, penutupan lokasi dan penyegelan, pembekuan IMB, pencabutan IMB hingga pembongkaran bangunan.

“Untuk itu, kepada seluruh aparatur Pemko Medan kiranya dapat menjalankan tupoksinya dengan baik dalam menegakkan aturan dari Perda tentang IMB ini. Sehingga bangunan di Kota Medan dapat tertata dengan bagus dan tertib, juga warganya makmur sejahtera,” pungkasnya. (adz)

tiket.com Partner Eksklusif Jual Tiket Konser Westlife

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Online Travel Agent (OTA) pertama di Indonesia, tiket.com, secara resmi menjadi partner eksklusif dalam menjual tiket konser Westlife The Wild Dreams Tour: All The Hits dengan jadwal konser pada 24 September 2022 mendatang di Sentul International Convention Center dan tanggal 25 September 2022 di Jatim Expo Surabaya. Mulai 3 Juli 2022, tiket konser Westlife tersebut sudah dapat dibeli secara eksklusif di tiket.com.

Grup vokal yang beranggotakan empat personil, Shane Filan, Nicky Byrne, Mark Feehily, dan Kian Egan ini siap hadir menghibur para penggemarnya di Indonesia dalam konser yang mengusung tema intimate concert bertajuk The Wild Dreams Tour. Konser ini akan menyuguhkan lagu-lagu dari album terbaru, sekaligus beberapa lagu mega hits yang mendongkrak popularitas boyband asal Dublin dan Sligo, Irlandia ini, seperti “Swear It Again”, “Flying Without Wings”, dan “World of Our Own”.

VP of Brand and Marketing, tiket.com,
Maria Risa Puspitasari, mengatakan, tiket.com sungguh bangga dapat menjadi mitra eksklusif platform penjual tiket konser Westlife pada 24 September 2022 mendatang.

“Konser yang akan diselenggarakan secara offline ini juga menjadi wujud pemulihan industri hiburan di Indonesia. Kami di tiket.com tentunya terus berkomitmen untuk mendukung kebangkitan dan pemulihan pariwisata juga industri hiburan di Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers diterima, Sabtu (2/7).

Dikatakannya, tiket konser Westlife untuk 24 September 2022 dan 25 September 2022 di Indonesia sudah dapat dibeli pada 3 Juli 2022 dengan berbagai pilihan kategori untuk para calon penonton.

Untuk daftar harga tiket per kategori, paparnya, Red (Restricted View) dengan harga Rp960.000, Bronze dengan harga Rp1.500.000, tiker silver dengan harga Rp1.800.000, Festival (Standing) dengan harga Rp1.980.000, tiket gold dengan harga Rp2.460.000 dan tiket diamond (VVIP) dengan harga Rp3.480.000.

“Kami berharap agar konser ini dapat mengobati kerinduan Sobat tiket untuk menyaksikan artis kesayangan sembari merasakan kembali pengalaman menikmati konser bersama sahabat karib sesama penggemar Westlife,” ucapnya.

Ia mengingatkan, tiket resmi konser Westlife The Wild Dreams Tour tersedia langsung di laman muka aplikasi tiket.com.

“Segera #BulatkanTiketmu untuk merangkai memori baru nonton konser seru dengan para sahabat bersama tiket.com. Kami juga menghimbau untuk tetap mawas diri terhadap kondisi kesehatan dan menjaga protokol kesehatan yang berlaku saat menonton konser,” imbuhnya. (map)

Tak Ada Dasar Kuat, Bobby Takkan Tutup Holywings

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Usai mendapatkan imbauan dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar segera menutup 2 outlet Holywings di Kota Medan, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, tidak akan menutup tempat hiburan malam tersebut. Pasalnya, dia menilai, Pemko Medan butuh dasar yang kuat dalam melakukan penutupan tempat usaha.

Namun begitu, Bobby berterima kepada Edy, yang telah memberikan imbauan kepadanya.

“Terima kasih Pak Gubernur sudah menyampaikan seruan kepada Pemko Medan untuk menutup outlet Holywings. Namun, penutupan ini harus tetap ada aturan dan landasan yang kuat,” ungkap Bobby, Jumat (1/7). Lebih lanjut Bobby menjelaskan, dia tidak ingin menegakkan aturan hanya karena terbawa suasana. Kalaupun Holywings harus ditutup, tentu harus dengan dasar, landasan, dan alasan yang kuat.

“Makanya saya sampaikan, penutupan ini jangan hanya, mohon maaf, karena suasana, dan kami harus ikut menutup Holywings. Padahal landasan penutupan tidak kuat. Jadi Pemko Medan akan melihat landasannya nanti seperti apa. Secara norma, adab, dan hukumnya, kami akui mereka salah. Namun secara izinnya, (Holywings) masih diproses,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kamis (30/6) lalu, ratusan massa yang tergabung dalam Satuan Pelajaran dan Mahasiswa Pemuda Pancasila Sumatera Utara (Sapma PP Sumut) menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 2 Medan.

Dalam aksinya, para pendemo meminta Pemko Medan untuk segera mencabut izin 2 outlet Holywings di Kota Medan, yakni yang berada di Jalan A Rifai dan Jalan Merakjingga. Pasalnya, promosi minuman keras dengan menyematkan nama Muhammad dan Maria, dinilai sudah melukai hati umat Islam dan Nasrani di Indonesia.

Pimpinan Aksi, Fahrul Hafizh Effendi mengatakan, apa yang dilakukan Manejemen Holywings sudah menistakan agama. Sehingga, sudah sepantasnya pemerintah daerah, khususnya Pemko Medan, segera mengambil tindakan tegas dengan mencabut izin operasional usaha tempat hiburan malam tersebut.

Massa pun berharap, Wali Kota Medan dapat segara menindaklanjuti permintaan mereka, yakni mencabut izin operasional 2 outlet Holywings itu.

Berdasarkan pantauan, sebelum melakukan aksi ke Balai Kota Medan, massa lebih dulu menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Sumut, yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah. (map/saz)

Ada Rekayasa Lalin di Medan, Berpotensi Macet, PT KAI: Calon Penumpang Atur Waktu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT KAI Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut), mengimbau para calon penumpang untuk mengatur waktu keberangkatan. Dengan tujuan tidak terjebak macet akibat rekayasa lalu lintas (lalin) yang diterapkan di beberapa ruas jalan sekitaran Lapangan Merdeka Medan, sejak 1-3 Juli 2022. Rekayasa lalin ini dilakukan, karena di lokasi tersebut menjadi tempat digelarnya n beberapa kegiatan dalam rangka HUT ke-432 Kota Medan. Hal ini, berdampak adanya pengalihan arus lalu lintas, termasuk di sekitar Stasiun Medan. Sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas kendaraan.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono mengatakan, calon penumpang dapat mengantisipasi keterlambatan sampai di Stasiun Medan, yang bisa berdampak tertinggal jadwal kereta api.

“Kami mengimbau para calon penumpang untuk mengatur waktu keberangkatan,” ungkap Mahendro, Jumat (1/7).

Mahendro juga menjelaskan, meski terjadi rekayasa lalu lintas dan berpotensi terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan sekitar Stasiun Medan, namun operasional kereta api tetap berjalan normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka), termasuk keberangkatan dari Stasiun Medan.

“Sebagai informasi, ada 16 keberangkatan kereta api dari Stasiun Medan, dengan rata-rata 3.165 pelanggan yang berangkat setiap harinya,” tuturnya.

Dia pun mengingatkan kepada para pelanggan, masker tetap wajib digunakan selama berada di Stasiun Medan, dan perjalanan kereta api.

“Meski ada pelonggaran penggunaan masker di ruangan terbuka, pemerintah tetap mewajibkan penggunaan masker dengan sempurna di layanan transportasi publik,” pungkas Mahendro. (gus/saz)

HUT ke-432 Kota Medan, Masih Banyak PR

AMATI: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, saat mengamati mobil dinasnya yang telah dicoret-coret oleh seniman mural Kota Medan pada Malam Temu Ramah Raker Komwil 1 Apeksi di depan Balai Kota Medan, Kamis (30/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berbagai torehan telah diraih Pemko Medan di Hari Ulang Tahunnya ke-432 yang tepat jatuh pada 1 Juli 2022. Namun ke depannya, berbagai catatan disebut sebagai pekerjaan rumah Pemko Medan yang masih menumpuk dan perlu segera diselesaikan.

Catatan itu disampaikan oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Medan. Fraksi PKS mengaku, pihaknya mendorong Pemko Medan untuk mewujudkan program pro masyarakat miskin di Kota Medan, dalam upaya menurunkan angka kemiskinan kota. Pasalnya pada HUT ke-432 Kota Medan, angka kemiskinan terbilang masih tinggi.

“432 tahun usia Kota Medan, Fraksi PKS akan terus mendorong kesejahteraan masyarakat agar dapat terwujud. Fokus kami terutama kesejahteraan masyarakat miskin. Kami mendorong Pemko Medan mewujudkan program ini dengan menambah banyak program pro masyarakat miskin,” ungkap Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Syaiful Ramadhan, Jumat (1/7).

Lebih lanjut Syaiful mengatakan, angka kemiskinan Kota Medan harus menjadi catatan penting bagi Pemko Medan.

“Berdasarkan sumber Kemensos RI, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Medan; ruta 127.283, keluarga 134.807, n

dan individu 537.570. Total penduduk 2.460.858 jiwa dari data BPS. Dan ada sekitar 19,364 pesen DTKS, dengan bahasa lain masyarakat miskin kota,” tuturnya.

Dengan program pro masyarakat miskin ini, dia mengharapkan angka kemiskinan di Kota Medan dapat berkurang.

“Ini catatan kami, sekaligus PR bagi Pemko Medan di HUT ke-432 Kota Medan. Selain persoalan kemiskinan, juga tak kalah pentingnya adalah soal penurunan angka stunting” kata Syaiful.

Syaiful menyampaikan, Fraksi PKS sebagai bagian dalam lembaga kontrol di DPRD Medan akan memastikan program yang diwujudkan Pemko Medan dilaksanakan seimbang dan tidak dilaksanakan serampangan.

“Kami mendukung upaya pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang masif dilaksanakan. Tapi kami akan memastikan, program pro masyarakat miskin lainnya juga dilaksanakan. Kami tidak ingin melihat adanya ketidakseimbangan dalam pelaksanaan program,” jelasnya.

Politisi Muda PKS ini, juga berharap, ke depannya wajah Kota Medan bisa terlihat lebih baik dan modern, namun angka kemiskinan harus bisa dikendalikan.

“Untuk itulah, dengan upaya yang terus dilakukan Pemko Medan, kami akan memastikan program pro masyarakat miskin juga masif dilaksanakan. PKS sangat berharap angka kemiskinan di Medan bisa berkurang secara signifikan,” harap Syaiful.

Politisi yang kini duduk di Komisi 2 tersebut, juga menyinggung 7 misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan, yakni Medan Berkah, Medan Maju, Medan Bersih, Medan Membangun, Medan Kondusif, Medan Inovatif, dan Medan Beridentitas. Kemudian 5 program prioritas, yakni bidang kesehatan, infrastruktur, banjir, kebersihan, dan pembenahan heritage dengan pemberdayaan UMKM.

“PKS mengapresiasi capaian-capaian yang sudah dilakukan Pemko Medan, dan PKS akan memastikan program ini bisa direalisasikan dengan maksimal kepada masyarakat sesuai janji kampanye,” ujar Syaiful lagi.

Syaiful pun menyampaikan, dalam pemberdayaan UMKM pihaknya mengharapkan Pemko Medan terus memberikan penguatan kepada para pelaku UMKM yang sulit tumbuh akibat masalah permodalam dan akses perizinan.

“Medan memiliki potensi yang besar dalam bidang ini (UMKM), maka harus benar-benar dimaksimalkan dengan penguatan program UMKM yang tepat sasaran,” katanya.

Dia mengatakan, dalam beberapa program, pihaknya juga masih menyayangkan keinginan Wali Kota Medan yang belum direalisasikan secara maksimal di lapangan oleh perangkat di bawahnya. Hal ini terbukti dari buruknya penyerapan anggaran pada 2021 lalu, seperti rendahnya realisasi anggaran dana kelurahan, yang berkisar 65 sampai 70 persen, atau mengalami Silpa sekitar Rp190 miliar. Menurut Fraksi PKS, ini harus menjadi perhatian serius bagi Pemko Medan.

“Seandainya serapan bisa maksimal, maka tidak ada lagi jalan di gang-gang Kota Medan ini yang rusak atau becek. Fraksi PKS meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Medan, dapat memberikan masukan kepada kecamatan dalam penyusunan perencanaan anggaran,” kata Syaiful.

Sementara itu, Ketua DPRD Medan, Hasyim, mengharapkan Kota Medan benar-benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warganya. Hal itu diungkapkan Hasyim usai mengikuti upacara HUT ke-432 Kota Medan di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7).

“Kami apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Medan,” ujarnya.

Seperti di bidang kesehatan, lanjutnya, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin baik. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC).

“Dengan Program UHC itu, warga Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, cukup dengan membawa e-KTP. Ini berlaku untuk semua warga Medan tanpa terkecuali. Selama ini, berobat gratisnya di Puskesmas,” beber Hasyim.

Selain itu, Hasyim menjelaskan, pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik, yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-Katalog. Menurutnya, hal ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan.

“Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-Katalog,” katanya.

Disinggung tentang penanganan banjir, dia pun mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya.

“Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan di 2022 ini, sudah bisa digunakan. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stake holders di Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan bagian utara,” harap Hasyim.

Terkait infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim pun mengharapkan, kualitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kualitas yang baik.

Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka Medan. Dia menilai, hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan.

“Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke-432, Kota Medan benar-benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan, dan tentunya menjadi kota yang berkah,” pungkas Hasyim. (map/mag-3/saz)

Mobil Dinas Bobby Dicoret-coret Seniman

AMATI: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, saat mengamati mobil dinasnya yang telah dicoret-coret oleh seniman mural Kota Medan pada Malam Temu Ramah Raker Komwil 1 Apeksi di depan Balai Kota Medan, Kamis (30/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Malam Temu Ramah Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) 1 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Kamis (30/6) lalu, yang digelar di halaman depan Kantor Wali Kota Medan, ditandai dengan peluncuran Mobil Mural Medan, dan pelelangan karya perupa Ibukota Sumatra Utara (Sumut).

Puncak perhelatan ini, juga diwarnai manortor-nya Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution dan Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, bersama seluruh wali kota peserta raker dan istri.

Peluncuran mobil mural yang dilakukan setelah pertunjukan kolaborasi tari dan musik ini, menarik perhatian. Pasalnya, mobil yang menjadi medium mural berjalan itu adalah mobil dinas Bobby. Selain itu, mobil dinas Wakil Wali Kota Aulia Rachman, dan mobil dinas Sekda Wiriya Alrahman, juga dijadikan ‘kanvas’.

Adapun 3 komunitas perupa, yakni Komunitas Mural Medan, Medan Art Famili, dan Digidoy, selama hampir sebulan berproses kreatif untuk mengekspresikan seni muralnya pada ketiga mobil dinas itu. Selain berisikan branding produk lokal, mural berjalan berisikan pesan-pesan komunikatif yang membangkitkan rasa cinta kepada Kota Medan.

Fedricho Salomo Purba, perupa dari Komunitas Mural Medan, mengungkapkan kegembiraan atas keterbukaan dan perhatian Bobby terhadap seniman di Kota Medan.

“Kami sungguh tidak menyangka, Pak Wali Kota menyerahkan mobil dinasnya untuk kami ‘coret-coret’, untuk kami jadikan medium mural. Ini sungguh melebihi ekspetasi kami,” ungkap Fedricho.

Menurut Fedricho, hal ini mencerminkan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby, memperhatikan dan memberi ruang ekspresi yang luas bagi para seniman.

“Kami belum pernah mencoba melukis mural di mobil dinas, apalagi mobil dinas seorang Bobby Nasution,” tuturnya, seraya mengaku, pada awalnya mereka sempat grogi berkarya di mobil dinas tersebut.

Seniman ini berharap, Pemko Medan tetap, bahkan lebih menyediakan ruang ekspresi bagi seniman. Fedricho menginginkan, agar Kota Medan dapat menghelat festival seni berskala dunia.

“Seniman-seniman Medan ini tidak kalah dengan seniman dari daerah maupun negara lain. Sangat layak kita mempunyai festival berskala dunia,” sebutnya.

Secara terpisah, pegiat seni Bobi Septian, yang turut berperan dalam merealisasikan mobil mural ini, mengatakan, Wali Kota Medan membawa angin segar bagi dunia kesenian Kota Medan.

“Masalah ruang berekspresi yang sebelumnya dihadapi kawan-kawan seniman mural, mendapat jawaban konkret dari Pak Bobby. Dia menawarkan mobil dinasnya sebagai medium mural. Dan tawaran ini mendapat sambutan semangat dari para seniman mural,” jelasnya, seraya mangatakan, proses pengerjaan ini dimulai dengan diskusi yang langsung diikuti oleh Bobby.

Malam Ramah Tamah ini, juga diwarnai dengan pelelangan 4 karya seni rupa. Ada 2 lukisan, 2 ekor harimau dan wajah seekor harimau masing-masing mendapat penawaran tertinggi sebesar Rp15 juta dan Rp25 juta. Sebuah lukisan berbentuk poster yang bergambar wajah seluruh wali kota yang tergabung dalam Komwil 1 Apeksi, mendapat penawaran tertinggi dari Wali Kota Pekanbaru sebesar Rp125 juta. Sebuah guci yang dilelang juga mendapat penawaran tertinggi sebesar Rp25 juta dari Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu. Sebagian pendapatan dari lelang ini akan disumbangkan untuk membantu pelestarian lingkungan dan penanganan stunting.

Bobby sama sekali tidak menyampaikan sambutan dalam perhelatan ini. Pertunjukan demi pertunjukan kesenian mengalir dan memukau, hingga tak terasa acara yang dimulai setelah Salat Isya ini, berakhir menjelang pukul 23.00 WIB. Pertunjukan musik yang memadukan unsur tradisional dan modern, magician, juga tarian multietnik, pun mendapatkan klimaks pas dengan turunnya seluruh wali kota beserta istri untuk manortor bersama puluhan penari Kota Medan. Pada kesempatan itu juga, Bobby didampingi Kahiyang, memberikan cenderamata kepada seluruh wali kota peserta Raker Komwil 1 Apeksi. (map/saz)

 

Upacara HUT ke-432 Kota Medan, Paskibra Senang Bisa Tampil Sukses

TAMPIL: Penampilan Tim Pasikibra Kota Medan pada peringatan HUT ke-432 Kota Medan di Stadion Mini USU, Jumat (1/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Pasukan Pengibar Bendara (Paskibra) Kota Medan menjalankan tugasnya dengan baik pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-432 Kota Medan di Stadion Mini USU, Jumat (1/7). Mereka termotivasi tampil di depan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

“Senang bisa menjalankan tugas dengan baik. Apalagi kami tampil di depan Pak Bobby,” ungkap Kapten Paskibra Kota Medan, Raffa Revanza Rafif Harahap.

Vivi Silviani yang bertugas membawa baki, mengaku, sempat deg-degan. Namun, semua berjalan lancar.

“Sempat deg-degan. Namun karena motivasi, semua berjalan lancar,” tutur siswa SMA Negeri 5 Medan tersebut.

Paskibra Kota Medan memang sudah mempersiapkan diri dengan baik. Mereka tergabung dalam Pendidikan dan Latihan Paskibra HUT ke-432 Kota Medan dan telah latihan rutin. Mereka juga dipersiapkan untuk peringatan Hari Kemerdekaan RI Tingkat Kota Medan.

Mereka berlatih setiap hari di bawah bimbingan pelatih dari Yonko 469 Kopasgat, Sertu R Situmorang dan Sertu Darmo S, serta Ade Prayogi dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Medan.

Sertu R Situmorang mengaku puas dengan penampilan anak didiknya tersebut. Dia bersyukur semua berjalan lancar tanpa insiden apapun.

“Mereka sudah tampil dengan baik dan tidak mengalami insiden apapun. Kami sebagai pelatih tentu sangat puas,” tuturnya.

Setelah penampilan pada HUT Kota Medan tersebut, Tim Paskibra Kota Medan akan dipersiapkan mengikuti Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Agustus 2022 mendatang.

“Setelah ini, kami akan tetap melakukan latihan. Mereka akan dipersiapkan untuk tampil di peringatan Hari Kemederdekaan RI Tingkat Kota Medan pada Agustus nanti,” pungkas R Situmorang. (dek/saz)

Cegah Tindak Pidana Korupsi, PLN UIKSBU Sinergitas Bersama Kejati Sumut

BERSAMA: Manajer Unit Pelaksana PLN UIKSBU diabadikan bersama Asintel Kejati Sumut I Made Sudarmawan dan jajaran pada gelaran kegiatan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan Etika Bermedia Sosial sesuai UU ITE di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) UIKSBU bersama Kejati Sumut mewujudkan sinergitas dan kolaborasi dalam mencegah tindak pidana korupsi. Hal ini ditandai dengan gelaran Kegiatan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan Etika Bermedia Sosial sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, baru-baru ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Manajemen dan Manajer Unit Pelaksana PLN UIKSBU, Asintel Kejati Sumut I Made Sudarmawan, Olan LH Pasaribu sebagai Kasi Bidang Intelijen Kejati Sumut, Yos Arnold Tarigan sebagai Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, beserta jajaran.

Hadir juga SRM Produksi Dony Ocniza selaku Plh GM PLN UIKSBU, didampingi jajaran Manajemen PLN UIKSBU SRM Enjiniring Sujana, SRM Keuangan Komunikasi dan Umum Dadang Hardiana. Beberapa unsur Perencanaan dan Pengadaan Barang/Jasa serta perwakilan dari Sub Bidang Keuangan PLN UIKSBU turut dihadirkan.

Dalam sambutannya, SRM Produksi Dony Ocniza mengatakan, dengan adanya kegiatan penyuluhan dan penerangan ini, ke depannya PLN dapat mengetahui lebih dalam hal-hal apa saja yang perlu dicegah dan bagaimana bertindak dalam jejaring sosial.

“Saya ucapakan terima kasih dan apresiasi atas apa yang diberikan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut), karena telah bersedia memberikan pemaparan pada acara ini,” ungkap Dony. Kegiatan ini, lanjut Dony, tujuannya untuk bersinergi dan berkolaborasi bersama untuk tetap dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi Sumut.

“Inilah tujuan yang digaungkan bersama PLN UIKSBU dan Kejati Sumut,” tuturnya.

Asintel Kejati Sumut, I Made Sudarmawan, pun mengucapkan terima kasih kepada PLN UIKSBU yang telah memberikan kesempatan untuk kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum, yang menurutnya, hal seperti ini akan bersinggungan dengan pelayanan publik.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan presentasi oleh Yos Arnold Tarigan, mengenai pencegahan tindak pidana korupsi di BUMN, dan etika dalam bermedia sosial. (ila/saz)