Home Blog Page 2574

Sambangi Medan, CEO Chickin Cerita Manfaat Ikut HUB.ID Accelerator

Road Show HUB.ID Accelerator yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memasuki lokasi ketiga di Medan, Jumat (24/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Road Show HUB.ID Accelerator yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memasuki lokasi ketiga di Medan. Sebelumnya, Roadshow HUB. ID sudah terselenggara di Yogyakarta dan Surabaya.

Di Medan, HUB.ID kembali menghadirkan para pendiri startup yang telah merasakan program ini. Salah satu di antaranya adalah Tubagus Syailendra selaku CEO Chickin.

Ia mengakui, HUB.ID cukup membantu Chickin berkembang sebagai startup. Lewat HUB.ID, Chickin mendapat masukan dari para mentor dan pelaku startup lainnya.

“Melalui HUB.ID, kami menemukan banyak ide dan akses kolaborasi dengan berbagai mitra bisnis termasuk melalui jaringan yang diberikan mentor. Contoh: TaniHub dengan Chickin menjalin hubungan bisnis supply ayam ke TaniHub,” katanya kepada wartawan, Jumat (24/6).

Selain itu, HUB.ID juga berkontribusi untuk mengkolaborasikan para pelaku startup dengan perusahaan pemerintah. Ia pun berharap HUB. ID lebih intensif dalam memonitor startup binaannya.

“HUB ID lebih intensif dan memonitor startup binaannya. Tidak hanya event tapi juga pendampingan yang lebih intensif karena banyak potential collaboration yang bisa dimonitor dan kontrol.” kata Tubagus.

HUB.ID merupakan platform dari Kominfo yang berfokus kepada mengembangkan startup dari Indonesia untuk meningkatkan reputasinya ke tingkat regional dengan memanfaatkan jaringan yang dipunyai Kominfo baik itu sektor korporasi atau rekan pemerintah.

Program HUB.ID terdiri dari program akselerasi dan pencocokan bisnis berdasarkan fokus vertikal. Diharapkan setelahnya, startup bisa menikmati keuntungan dengan cara meningkatkan status keanggotaan mereka.

Lebih lanjut, Ketua Tim Business Matchmaking Kementerian Komunikasi dan Informatika, Luat Sihombing mengatakan, HUB.ID berfokus kepada mencocokan (matchmaking) antara pelaku startup dengan pemegang kepentingan (stakeholder).

“HUB ID bertujuan memperkuat B2B (Business to Business) antara startup dengan para stakeholder. Ini adalah satu-satunya akselerator startup milik pemerintah yang berfokus kepada matchmaking,” ujarnya.

Luat menambahkan, ada lima fokus yang menjadi kegiatan HUB.ID Accelerator. Lima fokus itu sesuai dengan trend investasi ke depan yakni SME Enabler, Logistic/Supply Chain, B2B & Enterprise Solution, Financial Services, dan Agri & Aquaculture.

“Business mentoring, networking, demo day, pitching, dan global immersion adalah rangkaian aktovotas yang diikuti startup selama mengikuti HUB.ID Accelerator selama 4 bulan,” katanya.

Setelah Medan, HUB.ID akan ditutup pada 10 Juli 2022. Beberapa kota yang akan didatangi selanjutnya yaitu Bandung, Denpasar dan Makassar. Untuk informasi lengkap dapat diakses di laman www.hub.id. (man)

Daihatsu Ajak Pelanggan Jajal New Sirion di Sulawesi Utara

Deretan unit new Sirion.

MANADO, SUMUTPOS.CO – Setelah resmi diluncurkan pada 2 Juni 2022 lalu, Daihatsu memberi kesempatan kepada pelanggan untuk langsung menjajal keseruan berkendara dengan New Sirion, yang berlangsung pada 21-23 Juni di Sulawesi Utara. Acara yang berlangsung selama 3 hari ini, menempuh berbagai destinasi dan tujuan, mulai dari lokasi dalam perkotaan, hingga 5 destinasi unik di Sulawesi Utara, mulai dari Minahasa Utara, Tomohon, hingga Kota Manado.

Pada hari pertama, perjalanan dimulai dari Bandara Sam Ratulangi menuju Danau Linow, dan Rumah Panggung Woloan. Pada destinasi Danau Linow, selain sebagai tempat wisata, mengutip dari Wikipedia dan berbagai sumber lainnya, Danau Linow yang terbentuk karena letusan gunung berapi sekitar 500.000 tahun lalu ini, merupakan danau vulkanik yang berlokasi di dekat Manado yang memiliki komposisi kimiawi dan jumlah belerang sangat besar. Sehingga memiiki keunikan warna danau yang sering berubah menjadi 3 warna, mulai dari merah, hijau tua, dan bahkan biru gelap.

Sedangkan Rumah Panggung Woloan, merupakan rumah adat tradisional Minahasa, berbentuk rumah panggung atau rumah kolong. Bangunan pemukiman ini berbentuk panggung dan telah dikenal sebagai bangunan tahan gempa. Selain bentuk yang estetis, rumah ini juga tahan dari guncangan gempa, sehingga produksi rumah tradisional ini menjadi satu komoditas ekspor ke negara Argentina dan Venezuela.

Selama perjalanan hari pertama, sejauh kurang lebih 80 kilometer, didominasi trek lurus, serta beberapa kondisi jalan yang bervariasi, membuat penumpang di dalamnya tetap asyik dan fun to drive. Hal ini berkat fitur New Sirion yang kini dilengkapi dengan transmisi D-CVT yang dapat meningkatkan akselerasi berkendara jadi lebih responsif, ditambah Idle Stop System yang berfungsi mematikan kinerja mesin sementara secara otomatis, ketika kendaraan dalam kondisi berhenti, agar lebih hemat konsumsi bahan bakar.

Keseruan berkendara juga makin maksimal karena didukung dengan headunit yang dapat terkoneksi langsung dengan smartphone yang entertaining, fitur air purifier untuk menjaga sirkulasi udara yang lebih bersih dan lebih sehat di dalam kabin mobil, serta desain meter cluster MID modern dengan opsi pilihan menu yang informatif.

Pada hari kedua, Daihatsu mengajak pelanggan untuk menuju 2 destinasi unik lainnya, yakni Tetetana, dan Tuur Maasering. Mengutip dari berbagai sumber, Puncak Tetetana merupakan satu objek wisata alam yang sedang hits. Pada bagian puncak bukit ini, kita dapat melihat pemandangan 4 wilayah daerah di Sulawesi Utara yang terhampar seperti wilayah Tanawangko, Kabupaten Minahasa, seantero Kota Manado, dan Kabupaten Minahasa Utara. Lalu wilayah Kecamatan Tombulu, Minahasa, hingga ke Kota Bitung.

Sedangkan pada Tuur Ma’asering merupakan satu lokasi wisata terbaru yang ada di Kota Tomohon. Tempat wisata ini mempunyai konsep yang unik dengan nuansa hutan pohon aren, serta ditambah dengan bangunan kafe yang terbuat dari kayu dan bambu dengan perpaduan wisata alam dan kebudayaan, sehingga sangat cocok untuk dijadikan referensi tempat santai bersama keluarga ataupun teman-teman. Satu keunikan destinasi ini adalah terdapat tempat penyulingan cap tikus, yang mana pengunjung bisa menyaksikan langsung bagaimana proses pembuatan minuman khas Minahasa.

Selama perjalanan hari kedua dengan jarak kurang lebih 60 Kilometer, ditambah banyaknya kondisi jalan yang cukup menanjak, membuat New Sirion tetap aman, dan nyaman, karena dilengkapi dengan fitur HSA (Hill Start Assist) untuk mencegah mobil bergerak mundur saat berada di tanjakan selama beberapa detik agar dapat memindahkan posisi kaki dari pedal rem ke pedal gas ketika siap bermanuver.

Pada hari ketiga, perjalanan dimulai menuju destinasi Pasar Ekstrem Tomohon. Pasar ini tak hanya menjual berbagai komoditi hasil pertanian, ikan, hingga barang kebutuhan rumah tangga. Namun, sesuai namanya, pasar ini juga menjual bahan makanan yang tidak pada umumnya, seperti daging ular, kelelawar, tikus, anjing, hingga kucing. Pasar daging hewan liar Tomohon ini sudah ada sejak zaman Belanda.

Setelah itu, Daihatsu dan pelanggan kembali melanjutkan perjalanan menuju Astra Daihatsu Martadinata yang berlokasi di Kota Manado untuk melakukan outlet tour sekaligus menjadi destinasi penutup pada acara selama 3 hari tersebut.

“Melalui kesempatan test drive ini, Daihatsu New Sirion telah terbukti aman, nyaman, dan fun to drive saat digunakan baik di area perkotaan, maupun area linnya. Daihatsu berharap, New Sirion dapat diterima oleh para sahabat muda di Indonesia, khususnya pelanggan di Sulawesi Utara yang juga menjadi satu area penjualan Daihatsu terbaik di Indonesia, serta berkontribusi positif bagi pasar otomotif nasional,” ungkap Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani.

Sebagaimana diketahui, Daihatsu New Sirion tersedia dalam 2 varian dengan transmisi D-CVT dengan harga masing-masing, yakni Rp227.600.000 untuk varian 1.3X, dan Rp236.800.000 untuk varian 1.3R (harga OTR DKI Jakarta). Untuk informasi dan spesifikasi lebih lengkap dapat dilihat melalui website resmi Daihatsu di https://daihatsu.co.id/price-list/?productId=14. (rel/saz)

 

Gelar Diseminasi Layanan Kewarganegaraan, Imam: HAM Harus Dilindungi dan Dipenuhi 

Kemenkumham Sumut Gelar Diseminasi Layanan Kewarganegaraan.(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Kanwil Kemenkumham Sumut) menggelar kegiatan Diseminasi Layanan Kewarganegaraan, di Sapadia Hotel, Pematang Siantar, 22 hingga 24 Juni 2022.

Acara yang dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Imam Suyudi, diisi dengan diskusi panel dengan pola pemberian materi yang dilanjutkan dengan tanya jawab dengan moderator Koordinator Perancang Peraturan Perundang-undangan, Eka NAM Sihombing, serta 6 orang pembicara yang hadir langsung.

Narasumber pada kegiatan Diseminasi ini yaitu dari Universitas HKBP Nommensen (Dr. Budiman N.P.D Sinaga, SH., M.H), Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar (Mulyadi, SH, MM), Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Sudaryanto Abdul Chalik, SH), Pengadilan Tinggi Agama Medan (Drs. H. Habibuddin, S.H., M.H.), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumatera Utara (Yanuarlin Lubis, SE, M.Si), dan Balai Harta Peninggalan Medan (Chandra Anggiat).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Imam Suyudi menyebutkan, status kewarganegaraan merupakan salah satu hak asasi manusia yang harus dilindungi dan dipenuhi sebagaimana diatur dalam Pasal 28D ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa “Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan”.

Sebagai hak konstitusional, negara wajib dan bertanggung jawab untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak-hak warga negaranya. Masalah kewarganegaraan merupakan masalah yang nyata bagi seseorang dalam suatu negara, karena hak dan kewajiban seseorang itu terkait dengan status kewarganegaraan.

Status kewarganegaraan seseorang juga menentukan penundukan dirinya terhadap yurisdiksi hukum pada suatu negara. Terhadap penanganan permasalahan tadi tentu saja tidak terlepas dari peran para stakeholder terkait.

Untuk itu, lanjutnya, perlu adanya pemahaman yang sama bagi para stakeholder yang menangani permasalahan kelengkapan dokumen kewarganegaraan dan juga perlu dijalinnya sinergisitas antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dengan para stakeholder terkait demi terciptanya suatu kepastian hukum bagi masyarakat selaku pemohon status kewarganegaraan.

Pada kesempatan itu, Dr. Budiman N.P.D Sinaga, SH., M.H menyampaikan materi terkait Teori dan Konsep Kewarganegaraan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar, Mulyadi, SH, MM menyampaikan materi terkait Pengaruh Perkawinan Campuran Dalam Pemberian Visa Dan Izin Tinggal.

Kemudian Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Sudaryanto Abdul Chalik, SH) menyampaikan materi terkait Layanan Pewarganegaraan Dan Kewarganegaraan, dari Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Habibuddin, S.H., M.H. menyampaikan materi terkait Status Hukum Anak Hasil Perkawinan Campuran Berdasarkan Hukum di Indonesia.

Selanjutnya, narasumber dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumatera Utara, Yanuarlin Lubis, SE, M.Si menyampaikan materi terkait Layanan Adminduk Bagi Warga Negara Asing, dan dari Balai Harta Peninggalan Medan, Chandra Anggiat menyampaikan materi terkait Sosialisasi Tugas dan Fungsi Balai Harta Peninggalan Dengan Instansi Terkait.

Adapun peserta dalam kegiatan Diseminasi ini yaitu berasal dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Provinsi Sumatera Utara, Kantor Imigrasi, komunitas Perkawinan Campur Sumatera Utara, Kepolisian, Direktorat Jenderal Pajak dan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara.

Tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu memberikan informasi dan pemahaman terkait layanan Kewarganegaraan pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, membahas permasalahan yang kerap terjadi terkait status kewarganegaraan, menjalin sinergisitas antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dengan para stakeholder terkait dengan kewarganegaraan, dan mewujudkan Layanan Kewarganegaraan yang cepat, tepat dan akuntable.(gus)

Telkomsel Ajak Pelanggan di Sumatera Utara dan Aceh untuk Ganti Kartu uSIM 4G

Telkomsel terus mengajak pelanggan yang masih menggunakan kartu SIM non 4G untuk mengganti dengan uSIM 4G. Pelanggan dapat melakukan penggantian kartu dengan mengunjungi GraPARI Telkomsel terdekat.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel terus mengajak pelanggan yang masih menggunakan kartu SIM non 4G untuk mengganti dengan uSIM 4G. Pelanggan dapat melakukan penggantian kartu dengan mengunjungi GraPARI Telkomsel terdekat. Dengan menggunakan uSIM 4G pelanggan dapat memanfaatkan layanan broadband di jaringan 4G/LTE menjadi lebih maksimal. Sesuai dengan arahan pemerintah melalui Kementrian Kominfo RI, Telkomsel akan menuntaskan upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE di tahun 2022, sehingga seluruh pelanggan yang masih menggunakan jaringan 3G harus beralih ke 4G/LTE.

General Manager Consumer Sales Regional Sumbagut Telkomsel Erwin T Saragih mengatakan “Kami terus berupaya menghimbau para pelanggan khususnya di wilayah operasional Provinsi Aceh dan Sumatera Utara untuk melakukan migrasi atau penukaran uSIM 4G. Dengan jaringan tersebut, pelanggan dapat menikmati layanan koneksi broadband yang jauh lebih berkualitas. Dengan jaringan berkualitas tersebut kami ingin para pelanggan dapat menikmati beragam aktivitas digital seperti browsing, gaming, streaming, chatting dan lainnya dengan lancar dan stabil.”

Bagi pelanggan yang belum menggunakan uSIM 4G dapat menukarkan ke GraPARI terdekat dengan membawa identitas KTP Asli, simcard fisik non 4G, dan foto Kartu Keluarga. Nantinya untuk pelanggan yang nomornya sudah terhubung dengan layanan mobile banking akan ada validasi di GraPARI untuk keamanan dan kenyamanan data pelanggan. Selain itu, bagi pelanggan yang nomornya tidak terhubung dengan layanan mobile banking dapat memanfaatkan layanan ganti kartu secara mandiri menggunakan mesin My GraPARI atau melalui kantor distributor Telkomsel Authorized Partner (TAP) serta outlet Telkomsel. Info lebih lanjut pelanggan dapat mengakses halaman web tsel.me/ingatempatg

Pelanggan juga dapat melakukan pengecekan informasi terkait Simcard dan device 4G nya apakah sudah uSIM, melalui layanan UMB di *888*47#. Telkomsel juga menghadirkan banyak keuntungan bagi pelanggan Kartu Prabayar Telkomsel yang melakukan penukaran kartu 4G, berupa bonus kuota hingga 30 GB selama 30 hari untuk pelanggan yang masa aktif kartunya lebih dari enam bulan serta penggunannya lebih dari 100ribu, dan bonus kuota sebesar 15 GB selama 30 hari akan di berikan untuk pelanggan yang melakukan penukaran kartu Non 4G ke kartu 4G dengan masa aktif kartunya lebih dari tiga bulan serta penggunaan kurang dari 100ribu. Bonus kuota ini akan langsung diperoleh pelanggan saat aktivasi kartu 4G hanya dengan harga Rp.10 saja.

“Kami berharap pelanggan yang belum melakukan ganti kartu 4G di smartphonenya dapat segera mengganti ke uSIM 4G agar tidak mengganggu kenyamanan komunikasi. Kami ingin pelanggan dapat merasakan #Bagusnya4GTelkomsel untuk mengakses internet dan menikmati berbagai keuntungan yang kami hadirkan melalui penukaran kartu Usim 4G/LTE. Pungkas Erwin.(rel)

Novita: Jangan Ada Kekerasan Dalam Rumah Tangga

EDUKASII: Ketua Pokja I TP PKK Kota Tebingtinggi Nyonya Novita Arny dalam kegiatan sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Kota Tebingtinggi menggelar kegiatan Sosialisasi PAAR (Penyuluhan Pola Asuh Anak dan Remaja) di Aula Kantor Lurah Lalang, Kec. Rambutan, Rabu (22/6).

Kegiatan PAAR ini dihadiri oleh seluruh Kader TP PKK Kelurahan Lalang yang bertujuan untuk mengedukasi peran orangtua kepada anak khusunya remaja serta bagaimana agar remaja membuat kegiatan-kegiatan positif, seperti kegiatan olahraga, kegiatan kesehatan.

Dalam sosialisasi ini, Ketua Pokja I TP PKK Kota Tebingtinggi Novita Arny mengingatkan bahwa dalam PAAR ini tidak boleh ada kasus kekerasan dalam rumah tangga dan yang paling utama adalah bebas dari narkoba.

“Saat saya mengikuti sosialisasi dari BNN beberapa waktu lalu, Kota Tebingtinggi masuk kedalam Zona Merah, untuk itu kita harus ikut serta dalam memberantas narkoba, kita harus melaporkan jika ada tetangga kita yang menggunakan narkoba dan pasti dijaga kerahasiaan kita sebagai pelapor. Narkoba ini memberikan dampak yang luar biasa, karena menjadi salah satu penyebab terjadinya kriminalitas,” ujar Novita.

Pada kesempatan itu, Novita Arny juga menyampaikan bahwa Kelurahan Lalang merupakan Kelurahan terbaik untuk kategori PAAR. “Kelurahan Lalang merupakan Kelurahan terbaik untuk kategori PAAR diantara 35 Kelurahan yang ada di Kota Tebingtinggi, ini patut kita banggakan. PKK Kelurahan Lalang ini jangan malu melakukan hal-hal positif, mari kita ubah mindset kita. Di PKK itu banyak mendapatkan ilmu yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan kita,” papar Novita.

Novita Arny kembali berharap PKK Kelurahan Lalang dapat menjadi yang terbaik se-Sunatera Utara. “Saya berharap Kelurahan kita ini menjadi yang terbaik pada saat penilaian TP PKK se-Sumut, mari kita cari inovasi yang terbaik yang bermanfaat untuk masyarakat Kelurahan khususnya yang melibatkan remaja dan orang tua,” bilangnya. (ian/han)

Pj Wali Kota Tebingtinggi: Utamakan Belanja Pengadaan Produk Dalam Negeri

SOPIAN/SUMUT POS RAKOR: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi bersama OPD mengikuti rakor bersama pemerintah pusat.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi mengatakan siap menyukseskan program pemerintah pusat dengan mengutamakan belanja pengadaan barang buatan produk dalam negeri. Hal ini diungkapkan Muhammad Dimiyathi diruang kerja Kantor Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

“Pemko Tebingtinggi siap menyukseskan program pemerintah pusat dengan mengutamakan belanja pengadaan barang buatan produk dalam negeri,” terang Dimiyathi, Kamis (23/6).

Ditambahkan Dimiyathi, seluruh OPD dan Kepala Kantor yang ada di jajaran Pemko Tebingtinggi terutama dalam pengadaan barang didinasnya, harus mengedepankan barang dan produk dalam negeri, mengapa hal ini, karena ada intruksi dari Presiden untuk hal tersebut.

“Otomotis produk dalam negeri akan menjadi laku. Tentunya hal ini akan mendongkrak roda perekonomian didalam negeri, karena barangnya dibuat didalam negeri dan di beli oleh masyarakat indonesia sendiri,” bilang Dimiyathi.

Diungkapkan Dimiyathi, Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk terus mengawal realisasi komitmen pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk belanja produk dalam negeri.

“Presiden juga menjelaskan bahwa masih ada pihak-pihak, baik dari pemerintah pusat atau daerah, yang masih memilih produk impor dibandingkan produk dalam negeri. Presiden pun meminta APIP dan BPKP untuk mengawal serius permasalahan tersebut,” ungkap Dimiyathi.

Presiden juga mengaku senang atas meningkatnya jumlah pemerintah daerah yang memiliki e-Katalog untuk memenuhi kebutuhan pengadaan barang dan jasa. Presiden pun menginstruksikan BPKP agar terus mengawal secara konsisten kepatuhan kementerian/lembaga, pemda, BUMN, BUMD agar memenuhi target belanja produk dalam negeri.

Beliau minta kepada BPKP menyinergikan upaya ini, kawal semua APIP di daerah dan unit-unit yang lain untuk menjalankan program belanja dalam negeri ini dengan penuh kedisiplinan, dengan niat kita bersama untuk kebangkitan ekonomi dalam negeri.

Sedangkan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh saat itu menyampaikan terjadi peningkatan komitmen belanja produk dalam negeri (PDN) oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah (KLD), dan BUMN menjadi Rp722,88 triliun per 13 Juni 2022.

Dari jumlah komitmen tersebut, Kepala BPKP menyampaikan bahwa realisasinya telah mencapai Rp 180,72 triliun atau sebesar 45,18 persen dari target Rp 400 triliun. (ian/han)

SMA Unggulan Al Azhar Medan Sukses Gelar Gebyar Projek Profil Pelajar Pancasila

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai salah satu Sekolah Penggerak yang ada di Sumatera Utara, SMA Unggulan Al Azhar Medan menggelar Gebyar Projek Profil Pelajar Pancasila di lingkungan Sekolah Al Azhar Medan, Jalan Pintu Air IV pada 16-18 Juni 2022. Menurut Drs H Agustono MA selaku Kepala SMA Unggulan Al Azhar, kegiatan ini merupakan implementasi Kurikulum Merdeka agar para siswa dapat mengembangkan bakat dan keterampilannya.

Dikatakan Agustono, ada beberapa tema kegiatan yang mereka usung pada gebyar kali ini, seperti tema kearifan lokal yang didalamnya ada kegiatan tari nusantara, pawai baju adat mengelilingi lingkungan sekolah dan penampilan dari masing masing kelas.

“Tema mini riset gaya hidup berkelanjutan, yang didalamnya para siswa praktek langsung membuat dan mengelola tanaman hidroponik, membuat miniatur penjernihan air dan membuat media pot dari bahan botol plastik bekas. Lalu ada juga tema kewirausahaan, di mana para siswa melakukan bazaar atau pameran projek hasil karya siswa,” ujarnya.

Agustono juga menjelaskan, muara dari Gebyar Profil Pelajar Pancasila ini adalah pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Projek Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi Kognitif (literasi dan numerasi) serta nonkognitif.

Para siswa tampak sangat antusias mengikuti Gebyar Projek Profil Pelajar Pancasila kali ini, mereka berharap kegiatan semacam ini dapat kontinyu di laksanakan dan lebih meriah lagi.

Sekedar diketahui, SMA Unggulan Al Azhar Medan yang beralamat di Jalan Pintu Air IV menjadi salah satu SMA Terbaik se-Sumatera Utara dan juga satu dari sepuluh sekolah penggerak yang ada di Kota Medan, dan Yayasan Hajjah Rachmah Nasution Perguruan Al Azhar sudah berdiri sejak 1984. (adz)

Direktur Eksekutif Global Fund Jajaki Peluang Kerja Sama saat Bertemu Menko Airlangga

Airlangga : Direktur Eksekutif Global Fund Terkesan dengan Presidensi G20 Juga Jajaki Peluang Kerja Sama.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Eksekutif The Global Fund Peter Sands mengucapkan selamat untuk Presidensi G20 Indonesia dan merasa terkesan atas proses G20 di bawah kepemimpinan Indonesia. Hal tersebut disampaikan Direktur Sands saat bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (23/06). Selain itu, The Global Fund juga berinisiatif menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk persiapan dan pelaksanaan The Global Fund’s 7th Replenishment Conference.

Menanggapi hal tersebut, Menko Airlangga juga mengapresiasi The Global Fund yang telah mendukung dan membantu Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19. The Global Fund turut membiayai 18 laboratorium di Indonesia untuk penanganan pandemi Covid-19 dan Indonesia telah menerima US$88 juta alokasi dana bantuan dari The Global Fund.

Menko Airlangga dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan beberapa peluang kolaborasi yakni studi proyek transformasi digitalisasi kesehatan, mekanisme pendanaan kesehatan, dan transformasi pada unit pelayanan kesehatan, serta research and development pada sistem kesehatan di Indonesia.

Sebagai informasi, The Global Fund merupakan penyandang dana terbesar di dunia untuk program pencegahan, pengobatan, dan perawatan AIDS, TBC, dan malaria yang berbasis di Jenewa, Swiss. Dalam upaya penanganan Covid-19, The Global Fund telah berkontribusi sekitar US$5 miliar untuk penangan pandemi, antara lain untuk tes, treatment, pengadaan oksigen, dan genomic sequencing.

The Global Fund juga bermitra dengan COVAX untuk penyediaan vaksin Covid-19. Hingga Juni 2019, The Global Fund telah mengucurkan dana lebih dari US$41,6 miliar untuk mendukung program pendanaan AIDS, TBC, dan malaria. Khusus Indonesia, The Global Fund telah berkontribusi pada penanganan penyakit TBC yang memerlukan kontribusi dana sekitar US$6,9 miliar.

Menutup pertemuan tersebut, Menko Airlangga dan Direktur Sands sepakat bahwa kontribusi negara G20 untuk menjadi donor perlu ditingkatkan, khususnya jika ada pandemi di masa yang akan datang. Hal ini sejalan dengan komitmen yang diterima dari pendanaan Financial Intermediary Fund (FIF) G20 yang terkumpul US$1,1 miliar. Pemerintah Indonesia sendiri telah memberikan komitmen pendanaan FIF sebesar US$50 juta (742 miliar rupiah).

Hadir mendampingi Menko Perekonomian pada pertemuan ini yakni Tim Asistensi Raden Pardede dan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Amerika dan Pasifik selaku Plh. Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Irwan Sinaga. (dep7/ltg/fsr/adv/*)

Masih Ada Masjid Digusur, M Nuh Desak Wamen ATR/BPN Segera Cari Solusi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI Muhammad Nuh menyayangkan masih ada masjid di Sumatera Utara (Sumut) yang digusur untuk proyek maupun perumahan oleh oknum pengusaha. Untuk itu, Nuh meminta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Anthoni untuk segera mencari solusi guna menghindari konflik di tengah masyarakat.

“Lahan masjid dianggap tidak mempunyai legalitas atau sertifikat yang jelas. Padahal MUI Sumut juga sudah membuat fatwa, sertifikat tanah wakaf sudah cukup untuk masjid-masjid yang ada di Sumatera Utara, Saya meminta penjelasan dan solusi kepada Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni dan para pengambil keputusan tanah yang hadir pada rapat ini. Hal ini harus segera diselesaikan untuk menghindari konflik ditengah tengah masyarakat,” kata M Nuh dalam Rapat dengar pendapat Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI dengan Kementerian ATR/BPN yang dihadiri secara virtual oleh wakil menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni, Selasa (22/6) lalu.

Laki laki jebolan pesantren ini juga mempertanyakan tentang Surat Keputusan Kepala BPN Nomor 42, 43 dan 44 tahun 2002 dan nomor 10 tahun 2004 terkait Eks HGU PTPN 2 yang ada di Sumatera Utara. “Saya menangkap ada sinyal dari Wamen pada rapat hari ini, BPN daerah juga diberikan wewenang untuk menyelesaikan masalah eks HGU PTPN 2, meskipun kebijakan BPN selama ini vertikal ke pusat. Rencananya 5.873,06 hektar lebih sertifikat tanah akan dibagikan melalui Gubernur Sumatera Utara. Kalau memang dibagikan oleh Gubsu, apakah perlu dibuat perdanya agar lebih rapi dan clear administrasinya,” sebutnya.

Diketahui M Nuh merupakan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang berasal dari daerah pemilihan Sumatera Utara nomor urut 30. Menyelesaikan pendidikan sarjananya di Pulau Jawa dan Masternya di Universitas Sumatera Utara dan masih aktif sebagai ketua PERSIS Sumatera Utara. (adz)

Kasus The Reiz Condo, Erikson: Perlu Adanya Budaya AKHLAK BUMN

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para pemilik unit apartemen The Reiz Condo (TRC) di Jalan Tembakau Deli, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan melayangkan surat terbuka kepada Project Director TRC terkait keresahan mereka sebagai penghuni. Dalam surat tertanggal 6 Juni 2022 itu, para pemilik meminta kepada PT Waskita Karya Realty (WKR) selaku pengelola apartemen TRC agar dapat menyelesaikan perselisihan yang terjadi antara PT. WKR selaku pengembang dengan para pemilik.

Menurut salah satu pemilik apartemen TRC, Darwin yang mewakili lebih dari 50 pemilik unit lainnya yang menandatangani surat terbuka tersebut, pihaknya sangat berharap agar manajemen PT WKR dapat segera melakukan rangkaian tindakan yang konstruktif sehingga perselisihan yang telah terjadi dapat segera diselesaikan.

“Kami selaku pemilik selalu membuka diri apabila manajemen PT WKR ingin melakukan dialog yang konstruktif,” ucap Darwin, Jumat (24/6).

Dikatakan Darwin yang juga dituangkan dalam surat terbuka itu, perselisihan pemilik unit dengan PT WKR telah berlangsung selama 2 tahun dan hal tersebut telah memberikan dampak negatif terhadap nama baik TRC maupun PT. Waskita Karya Realty yang merupakan salah satu BUMN. Untuk itu, mereka menilai bahwa masalah ini perlu diselesaikan dengan memberikan saran dan masukan.

Dalam surat terbuka tersebut, Darwin juga berharap agar PT WKR dapat melakukan serahterima pengelolaan kepada Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun The Reiz Condo (PPPSRS-TRC) yang telah terbentuk dan terdaftar di Pemko Medan. Sebab dengan keterlibatan para pemilik dalam mengawasi pengelolaan, maka pengelolaan apartemen TRC diyakini akan lebih baik dan transparan.

Pemilik juga minta agar PT WKR segera menghentikan rencana pembentukan PPPSRS tandingan. Pemilik menyarankan, akan lebih bijaksana apabila PT WKR bergabung dan bekerjasama dengan PPSRS yang telah dibentuk pemilik sejak awal 2021. Sebab dibentuknya PPPSRS tandingan diyakini akan menambah kekisruhan dan juga tidak sejalan dengan ketentuan tentang sarusun yang ada.

Selain itu, pemilik juga meminta PT WKR agar menghentikan penggunaan organisasi yang tidak dikenal dalam UU dan Peraturan tentang Sarusun seperti Perhimpunan Pemilik Sementara dan Badan Pengelola Sementara. Apalagi kemudian, organisasi tersebut digunakan untuk memungut dana iuran dan utilitas dari para pemilik yang seakan menjadi badan pengelola.

Bahkan dalam surat terbuka, pemilik juga menyoroti beberapa hal yang menurut UU dan ketentuan sepatutnya dilakukan PT WKR, antara lain menyampaikan salinan pertelaan dan nilai Perbandingan Proporsional (NPP) kepada pemilik, namun hal itu belum dilakukan. Ditambah lagi, PT WKR belum pernah memperlihatkan sertifikat laik fungsi kepada pemilik unit.

Dalam surat terbuka tersebut, para pemilik unit yang telah melunasi pembayaran juga meminta agar kepada para pemilik unit tersebut dapat diproses penerbitan royal parsial oleh bank karena diketahui sertifikat induk saat ini masih dijadikan jaminan di salah satu bank milik pemerintah.

Beberapa poin lain adalah permintaan agar pelaksanaan pengelolaan dengan transparan serta protes atas terjadinya perubahan fungsi pemanfaatan gedung serta pengalih fungsian benda bersama dan bagian bersama tanpa melalui musyawarah dengan para pemilik.

“Pengalihfungsian benda bersama dan bagian bersama tersebut sudah tidak sesuai dengan komitmen PT. WKR yang dinyatakan dalam bentuk buku pedoman dan diserahkan saat melakukan serah terima,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun The Reiz Condo (PPPSRS-TRC) Dr. Ir. Erikson Sianipar MM mengatakan, selain surat terbuka, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan pihak Direksi PT WKR di Jakarta pada tanggal 9 Juni 2022.

Namun dalam pertemuan itu, tidak ditemukan kesepakatan dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda penyelesaian masalah. Untuk itu, pemilik sangat berharap dilakukannya pertemuan musyawarah antara pemilik dan pengelola.

“Kita siap berkolaborasi dan membuat ruang kompromi win-win solution. Dalam pertemuan itu jangan hanya mendengar kepentingan sepihak, tapi bersama,” sebut Erikson yang juga berkati sebagai dosen di USU itu.

Sebenarnya, sambung Erikson, permintaan pemilik sangat sederhana, yakni apa yang meminta PT WKR untuk menepati apa yang dijanjikan sebelumnya.

“Tentu untuk menyelesaikan persoalan perlu adanya budaya AKHLAK BUMN yang terus menerus dikumandangkan Menteri BUMN Erick Tohir, yakni Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptifdan Kolaboratif,” ujar Erikson.

Dikatakan Erikson, dirinya juga merasa kesal dan kaget melihat buruknya manajemen PT WKR dalan mengelola apartemen TRC. Sebab, pihak pengelola tidak berkenan mengakomodir dan tidak berniat untuk berembuk dengan pemilik atau penghuni. Bahkan, pihak pengelola terkesan cenderung berpihak dan mengesampingkan coustumer.

Menyikapi adanya niat pengelola mendirikan perkumpulan tandingan, Erikson menuding pihak PT WKR sangat tidak Berakhlak karena akan memperuncing persoalan.

“Maunya mari duduk bersama, jangan memporakporandakan sistem yang ada,” pungkasnya. (map)