Home Blog Page 2601

tiket.com Luncurkan fitur Jaminan Harga Termurah

VIRTUAL: VP Brand Marketing, tiket.com, Maria Risa Puspitasari, di acara virtual Media Gathering Peluncuran JHT, Rabu (15/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Online Travel Agent (OTA) pertama di Indonesia, tiket.com, luncurkan fitur cerdas terbaru bernama Jaminan Harga Termurah (JHT) untuk memberikan opsi dan pilihan harga kebutuhan perjalanan termurah di antara online travel platform lainnya.

VP Brand Marketing, tiket.com, Maria Risa Puspitasari, mengatakan, teknologi ini diperkenalkan oleh tim tiket.com untuk mendorong habit kegiatan perjalanan, baik untuk berlibur, hingga mudik menyapa sanak saudara, atau untuk perjalanan bisnis, karena jalan-jalan adalah hak setiap warga negara.

“JHT tiket.com merupakan salah satu wujud upaya keberhasilan tiket.com dalam mengidentifikasi pain point utama masyarakat dalam jalan-jalan, yaitu pengaturan dana. JHT menyederhanakan proses pencarian dan perbandingan harga tiket pesawat, hotel akomodasi, dan aktivitas di berbagai destinasi domestik, sehingga masyarakat dapat fokus dengan perencanaan perjalanan lainnya,” kata Maria.

Peluncuran JHT hadir di momentum yang tepat di saat masyarakat mulai melakukan perjalanan ke luar kota semenjak Pemerintah melonggarkan peraturan perjalanan, dan ini juga menandakan era travelling cermat bagi masyarakat.

Hadir secara khusus untuk destinasi domestik, Maria pun menyoroti komitmen tiket.com dalam mendukung pemulihan pariwisata Indonesia, “Perhatian kami tertuju pada berbagai destinasi wisata domestik yang memerlukan bantuan untuk mendatangkan traffic, visit, dan transaksi. Oleh karena itu, kehadiran JHT diharapkan dapat revive pariwisata domestik kembali ke era gemilang,” katanya.

Fitur anyar JHT berlaku untuk semua lini produk di bawah tiket.com, mulai dari pesawat, hotel & akomodasi, hingga segala keperluan dan lengkapan aktivitas perjalanan di tiket To-Do (Atraksi, Event, Spa & Kecantikan, Playground, Olahraga & Outdoor, Tes COVID-19).

Fitur cerdas tiket.com dirancang untuk memberikan harga termurah sesuai dengan jadwal dan kebutuhan kegiatan untuk Sobat Tiket. Dipaparkannya, fitur JHT tersebut yakni, jaminan kompensasi setinggi 2x selisih harga dalam bentuk tiket points. Kemudian proses klaim mudah yang dapat diakses dari halaman Pemesanan.

“Masukkan URL harga yang ditemukan di online travel platform lain dan screenshot maksimal 12 jam setelah transaksi sebagai tanda bukti. Sobat Tiket kemudian menunggu konfirmasi dari tiket.com mengenai klaim terkait maksimal 1 hari kerja,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan, TOP 5 hal yang perlu diperhatikan oleh user tiket.com yang hendak menggunakan fitur JHT, bahwa JHT hanya berlaku untuk harga terakhir yang ditampilkan pada halaman pemesanan/pembayaran terakhir. Harga yang ditampilkan sudah termasuk pajak dan biaya-biaya lainnya. Kode promo, gift voucher, private rates, poin membership/loyalty points, hingga diskon keanggotaan, tidak akan diperhitungkan dalam JHT.

Serta JHT hanya berlaku untuk harga yang ditampilkan oleh OTA lainnya. JHT hanya dapat diajukan dalam waktu 12 jam setelah e-voucher diterbitkan oleh tiket.com. JHT hanya berlaku untuk produk dalam negeri (penerbangan, akomodasi, aktivitas, atraksi).

“Kemudian JHT berlaku untuk pesanan Flights, Hotels & Aktifitas (To Do, Atraksi, Event, Spa & Kecantikan, Playground, Olahraga & Outdoor, Tes COVID-19, Pelengkap Perjalanan) domestik di tiket.com,” jelasnya.

Seorang travel vlogger ternama, Pandhu Waskitha, mengatakan, ketika hendak berlibur cenderung menunggu harga-harga terbaik, yaitu ketika pada masa promosi.

“Tetapi, dengan hadirnya fitur Jaminan Harga Termurah atau JHT, walaupun sedang tidak promosi pun saya yakin bahwa spending saya untuk melakukan perjalanan adalah harga yang termurah. Selisih harga tersebut sangat penting untuk dialokasikan bagi kebutuhan perjalanan lainnya, seperti budget untuk makan di kafe trendi ataupun untuk ditabung demi rencana perjalanan berikutnya,” ucapnya.

Sementara menanggapi fitur JHT, salah satu travel vlogger ternama Indonesia, Arief Muhammad, mengatakan, JHT sebagai salah satu katalis bagi pemulihan pariwisata nasional.

“Sebagai Sobat Tiket, saya sangat bersyukur atas fitur cerdas ini. Bagaimana tidak? Dana atau budget pasti menjadi concern utama saya, dan mungkin beberapa teman di luar sana juga merasakan kegelisahan yang sama. Dengan adanya JHT kita bisa dapet biaya yg lebih murah! Sungguh betul ketika tiket.com melihat momentum ini sebagai era travelling cermat,” pungkasnya. (map)

DWP Diskominfo Labuhanbatu Gelar Silaturahim

SILATURAHIM: Dharma Wanita Persatuan Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu saat gelaran silaturahim, yang dimaksudkan untuk meningkatkan kekompakan dan rasa kekeluargaan.Fajar Dame Harahap/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Labuhanbatu, menggelar silaturahim guna meningkatkan kekompakan dan rasa kekeluargaan di Ruang Konten Kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu, Senin (13/6) lalu.

Ketua DWP Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu drg Eka Apriana, mengucapkan terima kasih kepada para anggota yang hadir pada acara tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada ibu-ibu yang hadir di acara ini,” ungkap Eka.

Pada kesempatan itu, Eka menjelaskan, acara tersebut digelar untuk mempererat silaturahim, meningkatkan kekompakan, dan menumbuhkan rasa kekeluargaan antara para istri yang ada di lingkup Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu.

Selain itu, Dia juga meminta kepada para ibu anggota DWP Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu, untuk mendukung dan memberikan support terhadap suami yang bekerja di instansi yang dipimpinnya.

Setelah itu, acara pun dilanjutkan dengan pemberian bingkisan dan tali asih oleh Ketua DWP Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu.

Turut hadir pada acara tersebut, para ASN, pegawai kontrak, dan para istri yang ada di Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu. (fdh/saz)

Airlangga: Pemerintah Akselerasi Penguatan UMKM dan IKM sebagai Pemulihan Ekonomi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2022 telah memberikan hasil berupa pertumbuhan perekonomian sebesar 5,01% (yoy). Dengan pertumbuhan tersebut, PDB Indonesia telah melampaui tingkat pra pandemi, dan pendapatan per kapita juga telah kembali masuk ke dalam kategori upper-middle income countries.

“Dari sisi sektoral, ekonomi Indonesia pada Q1-2022 didominasi oleh Industri Pengolahan sebesar 19,19%, dan diikuti oleh sektor Perdagangan. Dalam sektor tersebut, UMKM tentunya turut berkontribusi dalam mendukung pemulihan pertumbuhan perekonomian,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote pada Webinar Series Nyengkuyung G20 “Recover Together, Recover Stronger” yang mengangkat tema “Penguatan Industri dan UMKM Sebagai Penggerak Percepatan Pemulihan Ekonomi” yang digelar oleh Solopos Media Group berkolaborasi dengan Harian Jogja, Selasa (14/06).

Pemerintah juga terus mengakselerasi berbagai langkah dukungan bagi para pelaku ekonomi agar segera pulih dari dampak pandemi Covid-19 melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022.

Penerapan Program PEN memberikan dukungan langsung kepada masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan perlindungan sosial. Seiring dengan stimulasi kinerja industri, UMKM dan koperasi melalui insentif usaha dan dukungan pembiayaan.

Berkaitan dengan pemulihan ekonomi di sektor industri, Pemerintah telah memberikan fasilitas fiskal dan fasilitas non fiskal kepada industri strategis. Dukungan fasilitas fiskal diberikan diantaranya berupa pemberian pembebasan atau keringanan bea masuk atas impor barang, pembebasan PPN, dan pembebasan dari PPh Pasal 22 impor.

Sedangkan fasilitas non fiskal yang diberikan seperti kemudahan pelayanan perizinan, kemudahan memperoleh lahan/lokasi, pemberian bantuan teknis, dan pengaturan terhadap produk industri strategis yang telah tersedia di dalam negeri.

Pemerintah juga terus mendukung dan menguatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui penguatan akses pembiayaan, fasilitasi teknologi dan sarana prasarana produksi, peningkatan kualitas produk dan keahlian SDM, peningkatan akses pasar, serta akses sumber daya bahan baku/bahan penolong melalui pembangunan material center.

Kebijakan pembangunan material center merupakan salah satu wujud keberpihakan Pemerintah untuk menjamin ketersediaan bahan baku dan/atau bahan penolong bagi IKM. Material center berfokus pada penyelesaian isu pemenuhan pasokan bahan baku berupa bahan baku dengan spesifikasi khusus, penjadwalan antara logistik, harga bahan baku, serta minimum order quantity yang tidak mudah dipenuhi IKM.

Beberapa pilot project material center pada tahun 2022 yakni material center furnitur di Jepara, material center IKM TPT, material center IKM alat angkut di Kabupaten Tegal, dan material center IKM perkakas pertanian di Kabupaten Bandung.

Sementara itu, sektor UMKM yang berkontribusi hingga 61% pada PDB Nasional dan menyerap 97% tenaga kerja akan terus dipacu pemulihannya agar dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

Disamping itu, Pemerintah juga terus mendorong peningkatan pasar dalam negeri untuk produk UMKM melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Gerakan ini dilakukan sebagai wujud untuk meningkatkan semangat bangga terhadap produk lokal dan mendorong digitalisasi sekaligus meningkatkan ekspor bagi UMKM.

“Berbagai dukungan pembiayaan seperti Subsidi Bunga, BPUM, Bantuan Tunai untuk PKL, Warung dan Nelayan, Penjaminan Kredit Modal Kerja, dan lainnya akan terus dilanjutkan di tahun ini guna memastikan UMKM benar-benar pulih dan dapat naik kelas,” pungkas Menko Airlangga. (ag/fsr/adv/*)

Sosialisasi Potensi Lubuk Larangan Tambangan Jae, Madina.

MADINA, SUMUTPOS. CO – Menyambut Hari Raya Idul Fitri, ada sebuah tradisi tahunan yang digelar oleh masyarakat di Sumatera Utara khususnya di Mandailing Natal. Tradisi ini bernama Lubuk Larangan. Lubuk Larangan merupakan sebuah tradisi yang sudah ada sejak zaman dahulu dan masih dilestarikan oleh masyarakat hingga kini.

 

Dalam tradisi ini, masyarakat Mandailing Natal akan beramai-ramai menangkap ikan di sungai yang sebelumnya sudah disepakati bersama. Tradisi ini sangat populer, bahkan hingga ke daerah lainnya.

 

Lubuk Larangan adalah sebuah kearifan lokal masyarakat yang berkaitan dengan lingkungan. Lubuk Larangan merupakan sebuah wilayah yang berada di sungai yang disepakati oleh masyarakat bersama lembaga adat, di mana di tempat yang telah disepakati tersebut dilarang untuk mengambil ikan yang ada di dalamnya, seperti ikan jurung,ikan emas, ikan lele,ikan nila dan lainnya.

 

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Sumatera Utara (LPPM USU) menawarkan diri mendampingi masyarakat di Desa Tambangan Jae khususnya komunitas masyarakat disekitar Sungai untuk melakukan kegiatan penghijauan, menjaga kebersihan sungai, dan edukasi kepada masyarakat untuk mengelola DAS tepat guna.

 

Ketua LPPM USU, Prof. Dr. Tulus Vor, Dipl, Math, M.Si, Ph.D menyampaikan USU harus dapat  berkolaborasi dan bermanfaat menyumbangkan ilmu pengetahuan, pendampingan dan bersinergi dengan pemuda,stakeholder dan masyarakat dalam mengelola sungai ramah libgkungan.

 

Menurut Prof Dr. Ir. Muhammad Turmudzi, MS dalam rangka sosialisasi dan pendampingan masyarakat sadar sungai melakukan 3 cara, melalui diskusi, menyumbangkan bibit tanaman, dan mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran sungai untuk menjaga lingkungan.

 

Selanjutnya, Kelompok Naposo Nauli Bulung sebagai organisasi pemuda yang sopan dn santun kepada yang lebih tua dipimpin Bapak Ahmad Sudirman Lubis berperan aktif dan ikut serta merawat dan membersihkan wisata lubuk larangan Tambangan Jae.

 

Kepala Desa, Bapak Abdul Wahab Lubis dan Tokoh adat, Bapak Mardan Lubis bersama Bapak Ahmad Yasir Lubis, SP sebagai Kepala Dinas Parawisata Madina menyampaikan Pemda mengapresiasi kegiatan pengabdian USU dalam mendampingi masyarakat mengelola potensi wisata desa di Madina, semoga kerjasama ini tetap berjalan baik dan berkesinambungan.

 

Mari melaksanakan kearifan lokal dan wisata di Madina yang secara potensial memiliki sungai, lubuk larangan, gunung, sumber mata air panas, pertanian, tanaman kehutanan yang akan meningkatkan kesejahteraan masayarakat Mandailing Natal.(Rel)

Sosialisasi dan Penggunaan Paranet Mendukung Ekoagrowisata Hortikultura di Sorik Marapi Kabupaten Madina

MADINA, SUMUTPOS.CO – Berbagai macam tanaman pertanian tumbuh dengan subur di Kabupaten Mandailing Natal, oleh karena itu dalam jangka panjang Kabupaten ini merencanakan untuk menjadi daerah agrowisata yang sekaligus sebagai salah satu pusat agrobisnis di Provinsi Sumatera Utara.

 

Perlu diketahui, Sorik Merapi terletak diketinggian 2145 meter merupakan sentra penghasil tanaman hortikultura seperti sayuran, kentang, tomat, dan cabai. Cabai  merupakan komoditas yang layak untuk dijadikan sebagai produk unggulan Kabupaten Mandailing Natal.

 

Menurut BPS Madina dalam Angka (2021), dengan luas panen 394 ha, produksi cabai di daerah ini mencapai 5348.4 ton. Kecamatan Siabu dan Kecamatan Puncak Sorik Marapi masing-masing memproduksi cabai 382.8 ton dan 336.1 ton pada tahun 2020.

Selain komoditas tersebut, kabupaten Mandailing Natal juga menghasilkan buah-buahan. Produksi buah-buahan yang paling besar adalah Durian dengan produksi sebanyak 14341.4 ton. Disamping itu produksi Petai, Jeruk Siam dan Manggis juga cukup tinggi yaitu masing-masing sebanyak 11774.8 ton, 11264.5 ton, dan 11022.2 ton untuk tahun yang sama.

 

Tanaman perkebunan yang paling dominan di daerah ini adalah kelapa sawit, karet dan kakao. Selain komoditi perkebunan tesebut, Kabupaten Mandailing Natal juga memiliki potensi dalam pengembangan tanaman Kopi, Kulit Manis, Kelapa, Kemiri, Aren dan Cengkeh. Disamping itu, kekayaan alam dengan sumber air panas (hot spring), udara yang segar, prmandangan dengan hamparan kehijauan menjadikan potensi Sorik Merapi diinisiasi sebagai tempat Eduagrowisata.

 

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Sumatera Utara (LPPM USU) menawarkan diri mendampingi masyarakat di Desa Hutanamle, khususnya petani untuk melakukan kegiatan pertanian yang intensif, berkesinambubgan dan ramah lingkungan. Ketua LPPM USU, Prof. Dr.Tulus Vor, Dipl, Math, M.Si, Ph.D menyampaikan USU harus dapat mewujudkan Transformation towards ultimated, bermanfaat produknya dalam hilirisasi di industri dan bersinergi denganbpetani,stakeholder dan masyarakat.

 

Menurut Ameilia Zuliyanti Siregar, M.Sc, Ph.D dalam rangka sosialisasi dan pendampingan petani melakukan 3 bentuk kegiatan, seperti: berdiskusi, menyumbangkan bibit tanaman hortikultura dan paranet untuk melindungi tanaman hortikultura (strawbwerry, cabe, sayur, tomat, kentang) dari serangan hama dan penyakit sehingga produktivitas meningkat.

 

Selanjutnya, Ahmad Yasir Lubis, SP sebagai Kepala Dinas Parawisata Madina menyampaikan Pemda mengapresiasi kegiatan pengabdian USU mengembangkan pertanian dan Eduagrowisata di Madina, semoga sinergitas ini tetap terjalin kemasa depan.

 

Mari membangun pertanian dan wisata di Madina yang secara potensial memiliki sungai, gunung, sumber mata air panas, lubuk larangan, pertanian, variasi tanaman kehutanan, dan industri yang akan meningkatkan kesejahteraan masayarakat.(Rel)

Jelang Pilkades, Afandin Sampaikan 4 Point ke Calon Kades

SAKSIKAN: Plt Bupati Langkat Syah Afandin menyaksikan penandatanganan deklarasi damai Pilkades.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar deklarasi damai menjelang berlangsungnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak se- Kabupaten Langkat, di Pendopo Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Senin (13/6).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH menyampaikan empat pesan penting kepada para calon Kades saat kampanye, yaitu Konsisten dan konsekuen dalam melaksanakan setiap butir kesepakatan yang telah di deklarasikan, Menanamkan semangat siap kalah dengan mengedepankan rasionalitas dari pada egoisme dan emosional, Melakukan kampanye sejuk dengan menitikberatkan pada penyampaian visi dan misi program kerja, serta menghindari upaya- upaya menghujat calon lainnya, dan terakhir tetap menjaga tali persaudaraan antara masyarakat agar kondusifitas tetap terjalin.

Ia juga menjelaskan, Pilkades merupakan salah satu agenda dari penyelenggaraan pemerintah desa yang bertujuan untuk menciptakan pemerintahan desa yang profesional, efisien, efektif, terbuka dan bertanggung jawab.

Untuk itu, Afandin berharap Pilkades melahirkan pemimpin desa yang memiliki visi dan misi yang mengedepankan upaya pemberdayaan dan pembangunan desa, serta masyarakat untuk mewujudkan desa yang maju, sejahtera dan mandiri.

“Pilkades juga merupakan wahana berdemokrasi bagi seluruh masyarakat pedesaan yang telah memiliki hak memilih dan dipilih, untuk memilih putra putri terbaik sebagai pemimpin dan pengayom di desanya,”pungkasnya.

Deklarasi damai diawali dengan laporan Ketua Pelaksana Pilkades serentak Langkat Sutrisuanto S.Sos selaku Kadis PMD Langkat.

Dilanjutkan dengan penandatanganan naskah ikrar oleh 3 perwakilan wilayah tersebut, dan disaksikan H Syah Afandin SH didampingi Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Sribana Perangin Angin SE dan Forkopimda Langkat serta Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting SIK MH. (rel/han)