Home Blog Page 2602

Pengedar Sabu Kutabuluh Dibekuk

PAPARKAN: JP, tersangka pengedqr sabu saat dipaparkan di Polres Karo.

KARO, SUMUTPOS.CO – Sat Narkoba Polres Tanah Karo membekuk pengedar narkoba berinisial JP, warga Desa Kutabuluh, Kecamatan Kutabuluh Kabupaten Karo, Rabu (8/6) sore. Dari tangan pria berusia 36 tahun itu diamankan narkoba jenis sabu.

Penangkapan pelaku kata Kasat Narkoba Polres Karo, AKP Henry Tobing dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari warga masyarakat bahwa di sebuah rumah Desa Kutabuluh sering dijadikan penyalahgunaan narkoba.

“Berawal dari laporan masyarakat, JP diamankan beserta barang bukti jenis sabu sebanyak 6 paket seberat brutto 1 gram, uang 100 ribu rupiah, satu unit hanphone merk oppo warna hitam dan satu buah plastik bening,” terangnya.

Tobing menambahkan, JP sudah kita amankan di Polres Tanah Karo untuk pengembangan selanjutnya.

Menyikapi peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Tanah Karo, AKP Henry DB Tobing, mengaku, sangat dibutuhkan dukungan semua komponen masyarakat di daerah itu membantu Satres Narkoba Polres Tanah Karo memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Kami dari Polres Tanah Karo khususnya Satresnarkoba tetap memohon dukungan dari masyarakat untuk membasmi dan memburu para pelaku penyalahgunaan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Karo. Kami tidak ada apa-apanya jika tidak ada dukungan dari masyarakat,” pungkas Kasat Narkoba AKP Henry Tobing kepada wartawan pada hari Selasa (14/6). (deo/azw)

Mr X Ditemukan Tewas di Rumah Kosong

TEWAS: Polres Tebingtinggi bersama Tim Inafis saat melakukan evakuasi penemuan mayat MR X di rumah kosong Jalan Soekarno Hatta Lingkungan II Kelurahan Tambanganhulu Kecamatan Padanghilir Kota Tebingtinggi Sumut, Senin malam (13/6).sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Mayat pria tanpa identitas (Mr X), ditemukan di sebuah rumah kosong Jalan Soekarno Hatta Lingkungan II Kelurahan Tambanganhulu Kecamatan Padanghilir Kota Tebingtinggi Sumut, Senin malam (13/6). Diduga korban tewas akibat sakit yang dideritanya.

Kasie Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto, Selasa (14/6) mengatakan, Mr X saat ditemukan tewas dalam posisi tertidur miring ke kanan di atas meja. Orang yang pertama kali menemukanny adalah Nur Lela (38) warga sekitar.

Nur Lela selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada Suaidah, Kepala Lingkungan II Kelurahan Tambanganhulu Kecamatan Padanghilir Kota Tebingtnggi, kemudian diteruskan kepada lurah dan pihak Polsek Padanghilir dan Polres Tebingtinggi.

“Identitas korban yang berciri-ciri kulit sawo matang, bertubuh kurus dan memakai celana jeans biru dan jaket warna hitam tersebut. Namun saksi mengakui jika korban beberapa hari ini terlihat berada di seputaran Jalan Soekarno Hatta dan tidak mengetahui keberadaan sanak saudaranya di Kelurahan Tambanganhulu,” ungkap Agus Arianto.

Pihak kepolisian yang turun kelokasi kejadian selanjutnya membawa jasad korban Mr X ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi guna dilakukan pengambilan sidik jari dan pemeriksaan fisik sambil menunggu keluarga korban yang datang. (ian/azw)

Dua Wanita Jadi Tersangka Pengedar Sabu

TERSANGKA: Dua wanita berinisial AE (24) dan Y (40) warga Jalan Maria Ulfa Santoso Kelurahan Mutiara Kecamatan Kisaran Timur diamankan petugas Reskrim Polsek Airbatu Polres Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dua wanita berinisial AE (24) dan Y (40) warga Jalan Maria Ulfa Santoso Kelurahan Mutiara Kecamatan Kisaran Timur diamankan petugas Reskrim Polsek Airbatu Polres Asahan.

Keduanya disangka mengedar narkoba dan ditangkap di Lingkungan X Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Airjoman Kab Asahan pada hari Minggu 12 Juni 2022 dengan dengan barang bukti sabu sabu-berat 6,40 gram serta 1 unit sepeda motor honda beat warna hitam tanpa plat.

“Kedua tersangka kini dalam tahanan kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolsek Airbatu AKP Rusli Damanik SH, Senin (13/6).

Kapolsek menjelaskan kedua pelaku diamankan atas tindak lanjut laporan masyarakat yang resah atas maraknya peredaran dan transaksi narkotika sabu di jembatan penghubung Kecamatan Airjoman dan Kecamatan Seikamah.

Atas laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dengan menyaru sebagai pembeli untuk bertransaksi di Lingkungan X Binjai Serbangan Kecamatan Airjoman Kabupaten Asahan tidak jauh dari Jembatan Pantrek.

“Ketika keduanya diamankan, tersangka AE mengakui dengan kesadarannya sendiri ada membawa sabu dan pelaku kemudian mengeluarkan sabu sabu yang di sembunyikan dari ujung celana Jeans,” sebut Kapolsek Airbatu.(dat/azw)

Bupati Dairi Buka Pelatihan Kompetensi Teknis Pejabat Tinggi Pratama

PAPARAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu sampaikan paparan saat membuka pelatihan kompetensi teknis bagi pejabat tinggi pratama di Ones Hotel SMKN 1 Sidikalang, Selasa (14/6).SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, buka pelatihan kompetensi teknis bagi pejabat tinggi pratama. Kegiatan itu diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengbangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Ones Hotel SMKN 1 Sidikalang, Selasa (14/6/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, kegiatan itu guna mengembangkan kompetensi teknis pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator.

Iswan mengatakan, pelatihan kompetensi teknisntersebut diikuti 31 orang pejabat tinggi pratama terdiri dari asisten, staf ahli bupati, kepala badan dan kepala dinas. Serta menghadirkan narasumber dan praktisi yakni, Isa Bin Jamaluddin dari PT Kompas Konsultasi dan Manajemen, Jakarta.

Lanjut Iswan, dalam kesempatan itu, Eddy KA Berutu mengatakan, pengembangan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) terutama pejabat pratama dan administrator sebuah kewajiban.

Eddy menyebut, pengetahuan dan kemampuan harus selalu diperbaharui. Karena ilmu pengetahuan selalu berkembang, dan metodologi masa lalu pun tidak selalu bisa digunakan lagi, maka kita harus segera mengadopsi ilmu pengetahuan yang baru.

Iswan menambahkan, pelatihan serupa akan diadakan bagi kepala bagian, camat dan direktur RSUD pada, Kamis-Jumat (16-17/6) mendatang, ucap Iswan.(rud).

Kabupaten Dairi Ikuti VLH Evaluasi Kabupaten Layak Anak

SAMBUTAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu sampaikan sambutan saat mengikuti VLH evaluasi KLA di gedung Balai Budaya Sidikalang, Selasa (14/6/2022).SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, melakukan verifikasi lapangan hybrid (VLH) evaluasi kabupaten layak anak (VLH-KLA) bagi kabupaten Dairi tahun 2022.

Kegiatan itu dipimpin Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu serta diikuti secara virtual Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Agustina Erni di gedung Balai Budaya Sidikalang, Selasa (14/6/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, dalam kesempatan itu, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyampaikan, bahwa pemerintah baik pusat maupun Daerah, memiliki tanggung jawab dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Hal itu sesuai undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, sebut Eddy. Lanjut Bupati, dalam mewujudkan KLA, Pemkab Dairi terus berbenah untuk memenuhi kriteria menuju KLA.

“Patut disyukuri Pemkab Dairi, telah lolos VLH yang dilaksanakan bulan Maret 2022 lalu sebagai tahap lanjutan dalam hasil evaluasi mandiri kabupaten layak anak”, ucap Eddy.

Hadir secara virtual Asdep Pelayanan Anak Yang Memerlukan Perlindungan khusus Kementerian PPPA sekaligus koordinator Tim 9, Robert Sitinjak, Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Hak Khusus Anak Dinas P3A Provinsi, Afini SE.

Tim penilai independen, unsur Forkopimda Dairi, Kepala Bappeda, Carles Bancin, Kepala Dinas P3AP2KB, Nitawati Sitohang serta Ketua TP PKK Romy Mariani Simarmata.(rud).

Ikan Jurung Sungai Asahan Berenang Ke Pasar Internasional

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Siapa sangka, di balik batu dan rerimbunan Daerah Aliran Sungai Asahan yang asri merupakan sebuah ekosistem yang ideal bagi ikan yang menjadi primadona masyarakat Sumatera Utara, khususnya masyarakat Batak. Ikan tersebut adalah ikan Jurung. Kini, ikan kebanggaan Sumatera Utara dan Indonesia tersebut tidak lagi hanya berenang di sepanjang Sungai Asahan, karena PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) telah membawa mereka untuk berenang di pasar ikan internasional

Ikan Jurung atau yang memiliki nama latin Neolissochilus sumatranus (Cyprinidae) merupakan salah satu ikan endemik di Sumatera Utara dengan salah satu habitat di Sungai Asahan. Dengan ukuran yang cukup besar dan rasa yang cukup enak, tak heran jika Ikan Jurung menjadi salah satu ikan yang menjadi menu kuliner masyarakat suku Batak di Sumatera Utara ketika melakukan upacara-upacara adat. Tak heran ikan ini memiliki harga yang bisa dikatakan cukup tinggi di pasaran dengan harga satu kilogram mencapai 1 juta rupiah (dalam keadaan hidup) dan 350 ribu rupiah dalam keadaan mati.

Status ikan yang dihormati dalam adat, permintaan yang tinggi, rasa yang enak, dan harga yang selangit membuat Sutrisno, warga Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan untuk membuat budi daya Ikan Jurung di belakang rumahnya yang berada di tepi Sungai Asahan. Sutrisno membangun sejumlah kolam yang diisi banyak ikan. Termasuk Ikan Jurung sang primadona. Sutrisno bisa dikata pioner pembudidaya Ikan Jurung di kampungnya yang sudah ia mulai sejak 5 tahun lalu.

“Dulu beli per ekor bibitnya Rp10 ribu. Beli sebanyak 200 ekor, Alhamdulillah panen empat tahun. Bagus hasilnya. Sekarang kami cari sendiri. Dulu itu betul-betul tradisional kita. Pakannya pun apa yang mampu kami berikan seperti biji sawit. Sekarang sudah kami coba pakan pelet. Mungkin bisa lebih cepat panen,” ujar Sutrisno.

Menurut Sutrisno, Ikan Jurung yang punya nilai jual maksimal harus memiliki ukuran berat diatas satu kilogram. Untuk mencapai ukuran berat 1 Kg, bukan perkara mudah karena harus melihat aspek makanan, kolam, dan suhu air. Bagi para pembudidaya Jurung seperti Sutrisno, untuk membuat Jurung bisa dijual dengan harga maksimal (ukuran 1 kilogram), dibutuhkan waktu selama tiga tahun. Budidaya Ikan Jurung milik Sutrisno semakin mengepakan sayap ketika mulai banyak permintaan dari Singapura dan Malaysia

“Pengusaha dari Singapura, Malaysia sudah utus wakilnya ketemu saya minta dipasok Jurung. Berapapun mereka siap beli, tapi memang inilah masalahnya. Masa panen lama, infrastruktur kita terbatas. Setiap ada permintaan kita tidak ready karena tak ada ikannya. Untuk pasar lokal saja banyak permintaan, apalagi kalau ada acara adat Batak,” papar Sutrisno yang punya tiga orang anak.

Semangat dan ketekunan Sutrisno dalam melakukan budidaya Ikan Jurung membuat PT INALUM (Persero) melakukan berbagai dukungan mendasar untuk memastikan bahwa budidaya ikan bernilai tinggi ini bisa memberikan kesejahteraan dan kebaikan untuk masyarakat. Perusahaan membangun bangunan yang berisi berbagai alat pemijahan di atas lahan milik Sutrisno. Harapannya, para pekerja dari kelompok usaha Sutrisno bisa lebih mahir dalam memijah Ikan Jurung dan mereka maka akan lebih mudah bagi mereka mendapatkan bibit yang berkualitas. PT INALUM (Persero) juga mengirim kelompok usaha Sutrisno selama sepekan untuk melakukan pembelajaran dan training budidaya hingga ke Sidimpuan yang telah lama memiliki budidaya Ikan Jurung.

“Sudah sekolah lah kami ini. Sekarang sudah diterapkan. Gedung pemijahan yang dibantu Inalum juga sudah kami gunakan. Ke depan kami memang masih butuh bantuan infrastruktur kolam. Karena kolam Jurung harus dibuat mirip habitat aslinya,” lanjut Sutrisno.

Optimisme tentu saja telah ada di benak mereka para pembudidaya Jurung di Kabupaten Asahan. Semangat itulah yang dilihat oleh PT INALUM (Persero), dan perusahaan akan terus mendorong para pelaku budidaya Ikan Jurung seperti Sutrisno untuk bisa membawa Ikan Jurung yang kebanggaan Sumatera Utara dan Indonesia untuk berenang di pasar internasional.(Rel/Tri)

Telkomsel dan Bank Sumut Bekerjasama Hadirkan Layanan Kredit Usaha Rakyat

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dan Bank Sumut yang diwakili oleh VP Area Account Management Telkomsel Yogi Rizkian Bahar dan Kadiv Ritel Bank Sumut Syafizalsyah dalam menghadirkan kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui platform aplikasi DigiPOS dan 99% Usahaku dari Telkomsel guna mendukung pertumbuhan Mitra Outlet serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Provinsi Sumatera Utara (13/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel dan Bank Sumut jalin kerjasama dalam menghadirkan kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui platform aplikasi DigiPOS dan 99% Usahaku dari Telkomsel guna mendukung pertumbuhan Mitra Outlet serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Kerjasama ini dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dan Bank Sumut yang diwakili oleh VP Area Account Management Telkomsel Yogi Rizkian Bahar dan Kadiv Ritel Bank Sumut Syafizalsyah (13/6). Melalui kerjasama program pemberian referensi pembiayaan KUR ini, nantinya akan menawarkan kemudahan serta fleksibilitas terhadap akses permodalan dengan margin yang rendah dan plafon kredit hingga 500 juta Rupiah.

Vice President Area Account Management Telkomsel Yogi Rizkian Bahar mengatakan “Secara konsisten Telkomsel terus hadir membuka peluang dalam mendukung kemudahan Mitra Outlet dan UMKM untuk menjalankan berbagai kegiatan usaha yang meningkatkan perekonomian. Kali ini bersama Bank Sumut, Telkomsel menghadirkan program pemberian referensi pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha untuk menjadi lebih maju.”

Telkomsel bersama Bank Sumut membuka akses digital terhadap pembiayaan KUR bagi Mitra Reseller dan pelaku UMKM yang selama ini tergabung dalam ekosistem bisnis Telkomsel. Untuk ketentuan awal pendaftaran, Mitra Outlet dan UMKM perlu bergabung di platform 99% Usahaku atau DigiPOS Aja!. Selanjutnya, para mitra dapat mengakses penawaran pembiayaan yang ada di platform 99% Usahaku dan DigiPOS Aja! dari Telkomsel dan memilih jenis kredit usaha dengan variasi plafon pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan tahapan bisnis masing-masing.

“Telkomsel berharap dengan adanya program ini dapat mendukung pertumbuhan bisnis para Mitra Outlet dan UMKM di wilayah Sumatera Utara serta membantu mendorong penguatan adopsi layanan digital yang lebih massif. Di tengah situasi yang masih pandemi ini, Telkomsel melihat pemanfaatan berbagagai platform aplikasi digital semakin tinggi dalam membantu roda ekonomi di Indonesia. Untuk itu, sebagai digital telecommunication company terdepan di Indonesia Telkomsel hadir dalam memberikan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan serta wadah untuk terus mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia, seperti melalui platform Aplikasi 99% Usahaku dan DigiPOSAja!” Pungkas Yogi.

Mengenai Platform digital 99% Usahaku dan DigiPOSAja!

Telkomsel menghadirkan platform digital 99% Usahaku yang secara khusus dihadirkan untuk membantu kebutuhan bisnis UMKM dengan berbagai fitur, mulai dari akses untuk mendapatkan bahan baku dagangan dan belanja grosir, solusi digital untuk meningkatkan produktivitas, dan akses untuk mendapatkan pinjaman modal. Melalui fitur ‘Pemodalku’, Telkomsel memudahkan pelaku UMKM dalam mengakses produk keuangan dan menghubungkan mereka dengan para pemodal. Hadirnya fitur ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam mengakselerasi inklusivitas keuangan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat dan #MelesatDenganDigital.

Hingga saat ini, platform 99% Usahaku telah berhasil menyalurkan modal hingga milyaran rupiah bagi ratusan Mitra Reseller Telkomsel. Dalam menyalurkan modal kepada Mitra Resellerplatform 99% Usahaku berkolaborasi dengan DigiPOS Aja!, platform khusus penjualan yang hadir untuk membantu Reseller Telkomsel agar dapat melakukan aktivitas bisnis secara mudah dan fleksibel, kapanpun dan dimanapun.

Informasi lebih lanjut mengenai platform 99% Usahaku dapat diakses melalui 99usahaku.telkomsel.com dan media sosial Instagram @99_usahaku, Facebook 99% Usahaku, dan YouTube 99% Usahaku. Informasi lebih lanjut mengenai platform DigiPOS Aja! dapat diakses melalui www.telkomsel.com/DigiPOSAJA.(rel)

Aulia Rachman: Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Untungkan Masyarakat

UJI: Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman saat uji emisi gas buang kendaraan di Lapangan Benteng Medan, Selasa (14/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan menggelar uji emisi gas buang kendaraan roda empat (bensin & solar) secara gratis bagi masyarakat kota Medan. Uji emisi yang diadakan di Lapangan Benteng Medan, Selasa (14/6) dibuka oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution, diwakili Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman.

Sebagai tanda dimulainya uji emisi yang merupakan bagian dari kegiatan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP) Kota Medan ini, Mobil milik Wakil Wali Kota Medan yang pertama kali dilakukan uji emisi gas buang kemudian dilanjutkan dengan mobil milik Dandim 0201/Medan. Hasil uji emisi gas buang kedua kendaraan tersebut menunjukkan tanda lulus (dibawah ambang batas emisi).

Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman mengatakan uji emisi gas buang kendaraan roda empat yang digelar oleh Pemko Medan ini memiliki keuntungan bagi masyarakat sebab masyarakat dapat mengetahui kondisi kendaraannya melalui uji emisi tersebut.

“Jadi masyarakat tidak perlu takut dengan adanya uji emisi gas buang ini, ada keuntungan yang bisa didapatkan oleh masyarakat pengguna kendaraan bermotor pribadi, sebab melalui uji emisi gas buang yang dikeluarkan dapat diketahui kondisi kendaraan tersebut dalam keadaan baik atau tidak,” kata Aulia Rachman.

Aulia Rachman mengatakan, Pemko Medan juga memiliki kewajiban untuk menjaga kualitas udara agar lebih baik lagi kedepannya. Oleh karena itu, Pemko Medan menghimbau kepada masyarakat pengguna kendaraan bermotor yang gas buang kendaraanya melewati ambang batas emisi agar segera melakukan perawatan kendaraannya.

“Gas buang yang melewati ambang batas emisi tentu menjadi warning bagi pemiliknya agar merawat kendaraanya apakah itu menggunakan BBM yang ramah lingkungan ataupun melakukan perawatan lainya sehingga kita saling menguntungkan, kendaraannya bagus dan udara di kota Medan semakin baik.”ujar Aulia Rachman.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan Zulfansyah Ali Saputra menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP) Kota Medan. Target yang ingin dicapai dari uji emisi gas buang kendaraan yang digelar selama tiga hari ini sebanyak 1200 kendaraan roda empat. “Kita menargetkan 1200 kendaraan dapat di uji selama tiga hari ini di tiga tempat berbeda yakni tanggal 14 di Lapangan Benteng, tanggal 15 di Taman Makam Pahlawan dan tanggal 16 di Tomang Elok,” kata Zulfansyah. (rel)

Pakar Puji Komitmen KIB Usung Capres Internal

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Peneliti Ahli Utama Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro menyarankan agar calon presiden yang diusung pada Pemilu 2024 berasal dari kader partai politik.

Menurutnya, capres seharusnya tidak hanya memanfaatkan elektabilitas dan popularitas tokoh. Zuhro menyebut partai politik harus menjadi kaderisasi dan promosi tokoh nasional.

“Untuk apa mendirikan parpol susah payah kalau gagal melulu dalam melaksanakan kaderisasi dan promosi kader secara merit sistem,” kata Zuhro dalam keterangan, Selasa (14/6/2022).

Ia memuji tekad Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang berkomitmen untuk memprioritaskan kader internal sebagai kandidat yang akan diusung di Pilpres 2024.

Profesor riset BRIN ini menilai komitmen Golkar, PAN, dan PPP ini bisa mendorong semangat kader di akar rumput untuk bekerja keras memperjuangkan kader mereka sendiri.

Menurutnya, dengan mengusung kader sendiri, proses kaderisasi partai anggota KIB dapat berjalan dengan baik.

“Tekad dan energi yang sangat positif. Hal ini bisa mendorong kader-kader terbaik lebih bersemangat, sekaligus memperbaiki sistem kaderisasi dan promisi kader secara serius,” kata Zuhro.

Siti Zuhro menilai, KIB tak kekurangan tokoh untuk diusung sebagai capres atau cawapres 2024. Bahkan, menurutnya, ketiga ketua umum partai politik inisiator KIB saat ini juga layak menjadi capres. Ketiganya yakni, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PPP Suharso Monoarfa.

“Airlangga kader tulen Partai Golkar. Demikian juga dengan Zulhas PAN dan Suharso PPP. Masing-masing adalah politisi kawakan dan berpengalaman,” katanya.

Zuhro optimistis mereka cukup prospektif jika diusung sebagai capres atau cawapres di 2024 karena memiliki target pemilih yang berbeda.

“Masing-masing dari mereka juga memiliki pangsa pasarnya sendiri. Sehingga bila diseriusi untuk dicalonkan kemungkinannya juga cukup prospektif,” tuturnya.

Pendukung Utama Presiden Jokowi

Secara khusus Zuhro menilai kepemimpinan Airlangga Hartarto di Golkar yang dinilainya solid. Di bawah kepemimpinan Airlangga, partai berlambang pohon beringin lebih senyap dan tak menuai suara sumbang dari masyarakat.

Menurut Zuhro, posisi Airlangga dan partai Golkar di era pemerintahan Joko Widodo menjadi penting karena berhasil ikut menentukan keberhasilan roda pemerintahan.

Selanjutnya Siti Zuhro juga mengatakan, berhasil tidaknya memimpin partai Golkar Airlangga akan bisa dibuktikan melalui hasil Pemilu 2024. Baik Pileg maupun Pilpres 2024.

“Apakah jumlah kursi di DPR RI meningkat dan mampu memenangkan pemilihan presiden serta pemilihan kepala daerah 2022,” tegas Siti Zuhro.

bjb Soccer Festival Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Unggul Atlet Sepak Bola

bjb Soccer Festival yang digelar di Mini Stadion Si Jalakharupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung sukses digelar. Dari pertandingan selama dua hari ini, diharapkan muncul bibit-bibit unggul yang bisa meningkatkan kancah sepak bola nasional di masa depan.

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – bjb Soccer Festival yang digelar di Mini Stadion Si Jalakharupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung sukses digelar. Dari pertandingan selama dua hari ini, diharapkan muncul bibit-bibit unggul yang bisa meningkatkan kancah sepak bola nasional di masa depan.

Sebanyak 88 klub sepakbola anak di bawah usia 9 dan 11 tahun atau U-9 dan U-11, memperebutkan titel juara di wilayah Bandung. Selama dua hari terakhir, mereka berjuang mati-matian untuk bisa menjadi yang terbaik selama 10 menit setiap babak pertandingan.

bjb Soccer Festival sendiri merupakan rangkaian peringatan HUT bank bjb ke-61 dengan tema kolaborasi dan tagline “Satu Visi Sinergi Untuk Negeri”.

Kompetisi sepak bola tersebut, merupakan bukti nyata dukungan bank bjb untuk pembinaan anak usia dini dalam olah raga khususnya sepak bola.

“Melalui bjb Soccer Festival, bank bjb mendukung upaya menumbuhkan bibit pemain sepak bola dari usia dini. bank bjb selalu berkomitmen mendukung dan berkontribusi peningkatan talenta muda atlet sepak bola,” ujar Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.

Menurutnya, banyaknya klub yang bertanding menjadi bukti penyelenggaraan bjb Soccer Festival selalu dinantikan para pecinta sepak bola.

bank bjb berharap, dengan rutinnya bjb Soccer Festival digelar bisa menjadi titik awal proses pertumbuhan bibit muda sepak bola.

“Bibit-bibit muda atlet sepak bola yang ada diharapkan bisa berkontribusi di klub-klub profesional tanah air di kemudian hari,” kata Widi.

Selain untuk ajang pembinaan pemain usia dini, bjb Soccer Festival juga diharapkan bisa meningkatkan literasi masyarakat terhadap digital banking.

bank bjb sendiri, memiliki produk digital banking yakni bjb DiGi dan bjb cash sebagai alat transaksi elektronik.

“Dengan adanya bjb Soccer Festival diharapkan dapat menumbuhkan transaksi khususnya digital banking bank bjb. Melihat antusias peserta maupun penonton diharapkan produk bank bjb khususnya digital banking bjb DiGi dan digi cash dapat lebih banyak digunakan masyarakat,” katanya.

bjb Soccer Festival yang berlangsung di Bandung mendapat perhatian dari sejumlah pejabat yang hadir secara langsung. Yakni Deputy Regional 1 bank bjb Nazaro Aulany Priadi, beserta para Manager di kantor cabang Soreang.

Meriahnya bjb Soccer Festival

bjb Soccer Festival berlangsung sangat meriah, bahkan tidak kalah dibanding dengan pertandingan sepak bola profesional.

Gocekan-gocekan bola berkelas dipertontonkan anak-anak belia selama pertandingan berlangsung.

Wajah-wajah polos anak-anak ketika bermain bola membuat gemas, terlebih ketika mereka mempersembahkan penampilan terbaiknya, baik saat melakukan serangan, maupun ketika berjuang di garis pertahanan.

Kaki-kaki kecil anak yang masih berusia dibawah 11 tahun tersebut, terus berlari untuk mengejar skor maupun mempertahankan hawang dari serangan musuh.

Beberapa anak memang menangis, namun bukan karena ada adu jotos atau ditekel lawan, melainkan menangisi kekalahan setelah memberikan penampilan terbaiknya.

Tetapi, tangis kekalahan tersebut tidak membuat orang tua yang mengantar sedih. Namun, justru kata-kata bangga yang terucap karena si buah hati telah berani tampil di hadapan penonton yang jumlahnya ribuan orang.

“Tidak apa-apa, kamu tadi mainnya bagus,” ucap seorang ibu kepada anaknya di Mini Stadion Si Jalakharupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Minggu 12 Juni 2022.

Ibu yang belakangan diketahui bernama Hanifah tersebut mengatakan walaupun tim anaknya kalah, namun penampilan sepak bola yang dipertontonkan anaknya sudah lebih dari cukup.

“Bagi saya dia telah juara,” katanya.

Hal senada dikatakan Rustandi. Menurutnya bukan juara yang harus dipaksakan kepada buah hatinya, namun keberanian dan kepercayaan diri anaknya dalam sebuah kompetisi.

Dengan berkompetisi bersama tim-tim dari klub lain, akan membuat anaknya memiliki kepercayaan diri yang besar saat sudah dewasa nanti.

“Yang penting mereka bermain bagus, memberikan yang terbaik. Kalah bukan jadi soal. Dengan pengalaman bisa bermain maksimal, dalam pertandingan selanjutnya akan menambah kepercayaan diri anak,” katanya.

bjb Soccer Festival dilaksanakan dalam 5 seri yaitu Surabaya pada 14-15 Mei, Cirebon pada 28-29 Mei, Cilegon pada 4-5 Juni, Soreang pada 11-12 Juni dan Final di Bogor.

Sebanyak 194 klub ikut meramaikan bjb Soccer Festival. Adapun 88 klub di antaranya berasal dari wilayah Bandung, atau 20 klub dari Kabupaten Bandung dengan rincian 9 klub untuk U-9 dan 11 klub untuk U-11.

Total hadiah yang diperebutkan para peserta bjb Soccer Festival mencapai Rp61 juta. Hadiah di setiap kota diberikan untuk pemenang juara ke 1, 2, 3 dan 4, juga untuk Best Player serta Best Coach.

Untuk kelompok U-9 di wilayah Bandung, R2B Legend berhasil menjadi Juara 1, dan Runner Up diraih Ricks Sayati. Kemudian Peringkat 3 dan 4 sebagai juara bersama diraih Seventhree Putih dan AB Saint Prima. Sedangkan Best Coach dan Best Player diraih R2B Legend.

Untuk kelompok U-11 di wilayah Bandung, Dayeuh Kolot meraih Juara 1, dan Runner Up diraih Perbi. Kemudian Peringkat 3 dan 4 sebagai juara bersama diraih Bionsa dan R2B Legend. Sedangkan Best Coach diraih Dayeuh Kolot, dan Best Player diraih Perbi.

Dengan hasil tersebut, Dayeuhkolot United dan R2B Legend akan menuju Bogor untuk menjalani grand final melawan juara dari regional lain di Bogor. (sih)