Home Blog Page 2603

Pembukaan KTM ke-12 WTO, Mendag : Indonesia Siap Berkontribusi Dalam Negosiasi Sektor Pertanian

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indonesia menegaskan siap berkontribusi dalam memajukan negosiasi sektor pertanian.

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyerukan agar World Trade Organization (WTO) harus menjadi bagian solusi dalam mengatasi berbagai krisis yang dihadapi dunia saat ini, yaitu ekonomi, lingkungan, kesehatan, dan keamanan.

Penegasan ini disampaikandalam rekaman pernyataan umum pada Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-12 WTO yang diselenggarakan pada 12–15 Juni 2022 di Jenewa, Swiss. Semua anggota WTO harus dapat menjalankan fungsi WTO dan sepenuhnya menerima manfaat dari sistem perdagangan multilateral.

“Indonesia ingin berkontribusi untuk memajukan negosiasi pertanian. Pertanian tetap menjadi pilar ekonomi penting bagi banyak anggota WTO, khususnya negara berkembang dan negara kurang berkembang (least developed countries/LDCs). Anggota WTO perlu mengatasi isu-isu krusial, termasuk ketahanan pangan, kesejahteraan, dan pembangunan perdesaan,”tegas Mendag Lutfi.

Sebelum pembukaan KTM ke-12 WTO, Dirjen Perundingan Perdagangan InternasionalKementerian Perdagangan, Djatmiko B. Witjaksono, mewakili MendagLutfi, memimpin pertemuan Kelompok G33 di Jenewa, Minggu (12/6). Sebagai Koordinator Kelompok G33, Indonesia mendorong agar semuaanggota G33 terus memperkuat persatuan dan solidaritas dalam memperjuangkan kepentingan negara berkembang dan LDCs guna mencapai hasil yang adil dan seimbang dalam perundingan pertanian pada KTM ke-12 WTO.

“Para anggota G33 sepakat bahwa isu ketahanan pangan dan pertanian menjadi paket kebijakan pada KTM ke-12 WTO.Beberapa isu prioritas lainnya antara lain ketahanan pangan, stok panganuntuk ketahanan pangan(public stockholding for food security purposes), dan Special Safeguard Mechanism sebagai instrumen perlindungan kepada petani kecil saat terjadinya lonjakan impor. Kelompok G33 berkepentingan untuk mengawal isu tersebut karena berpengaruh terhadap kebutuhan stok pangan serta ketahanan pangan,”kata Djatmiko.

Pada pertemuan Cairns Group (CG) (12/6), Djatmiko juga menyampaikan perlunya mengakomodasi kepentingan negara berkembangseperti Indonesia dan LDCs terkait subsidi domestik (Domestic Support) pertanian yang mendistorsi perdagangan dunia. CG merupakan kelompok anggota WTO yang mengekspor produk pertanian.

Dalam rekaman pernyataannya, Mendag Lutfi juga menyampaikan bahwasistem perdagangan multilateral memiliki peran untuk mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs), salah satunya terkait subsidi perikanan yang dapat mencegah kerusakan laut yang lebih parah. Indonesia setuju bahwa prinsip dasar disiplin perikanan adalah untuk memastikan pengurangan yang signifikan dari subsidi berbahaya yang berkontribusi pada penangkapan ikan yang ilegal, tidak dilaporkan, tidak diatur (IUUF). Namun demikian, disiplin tersebut tidak boleh mengabaikan tujuan pembangunan negara-negara yang mengandalkan perikanan rakyat dan skala kecil untuk ekonomi lokal dan pengentasan kemiskinan.

Berbicara mengenai Penangguhan Kekayaan Intelektual pada persetujuan Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights(TRIPs), Mendag Lutfi menegaskan pentingnya responsWTO terhadap pandemi. “Kita harus menunjukkan bahwa WTO dapat mengatasi hambatan utama terhadap akses universal dan setara untuk vaksin Covid-19, barang penting, dan teknologi. Untuk itu, saya percaya TRIPs Waiver harus menjadi bagian utama dari jawaban WTO kepadadunia dalam penanganan pandemi,”kata Mendag Lutfi.

Sekilas tentangKonferensi Tingkat Menteri WTOKTM merupakan pertemuan pengambilan keputusan tertinggi di WTO dan diselenggarakan setiap duatahun sekali. Pertemuan terakhir dilaksanakan pada 2017 di Argentina. Pertemuan KTM ke-12 WTO yang seharusnya dilaksanakan pada 2019 akan membahas beberapa isu, antara lain pembahasan responsWTO terhadap pandemi, termasuk Penangguhan Kekayaan Intelektualpada persetujuan TRIPs, reformasi aturan sektor pertanian, subsidi perikanan, moratorium bea masuk atas transmisi elektronik, dan reformasi WTO. KTM ke-12 WTO diharapkan dapat menyepakati beberapa isu prioritas dengan hasil berupa keputusan, program kerja, dan deklarasi.

Dalam pembukaan KTM ke-12 WTO (12/6), Dirjen WTONgozi Okonjo-Iweala mendesak Anggota WTO agar WTO dapat menghasilkan kontribusi nyata kepada masyarakat internasional. “Saat dunia bergulat dengan ketidakpastian dan krisis di berbagai bidang, inilah saatnya untuk menunjukkan bahwa multilateralisme berhasil,”pungkas Dirjen Ngozi. (sih)

DPRD akan Cek Kualitas Baju Jalan Santai Beranggaran Rp1,2 M

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pendidikan Kota Medan menganggarkan Rp1,2 miliar untuk proyek pengadaan barang berupa baju kegiatan jalan santai di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan. Hal itu dilihat dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Medan, Kamis (9/6), dengan tender proyek berkode 13278308, yang diberi nama “Gebyar Pendidikan Kota Medan – Pengadaan Baju Jalan Santai” dan LPSE tersebut dibuat pada 11 Mei 2022.

 Menyikapi tender pengadaan baju jalan santai untuk Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan yang bersumber dari APBD dengan tahun anggaran 2022, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajudin Sagala mengatakan, pihakmya akan mengawasi dan mengecek bagaimana kulitas barang yang dibeli.

 “Jangan pula nanti dengan anggaran sebegitu, tetapi barangnya tidak sesuai. Termasuk juga jumlahnya, yang dianggarkan misalnya 20 tapi yang dibeli hanya 10. Atau nanti sasarannya yang tidak tepat. Hal-hal seperti itu yang nanti akan kami tingkatkan pengawasannya,” ucap Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajudin Sagala, Senin, (13/6).

 Dia juga menuturkan, bila Pemko Medan sudah menganggarkan, tentu karena dianggap penting. Akan tetapi yang harus dingatkan, penggunaan anggaran itu harus sesuai peruntukannya.

 Rajuddin menjelaskan, salah satu yang perlu dilakukan pengawasan oleh dewan terkait adalah kualitas dari barang yang akan dibeli dalam proyek tersebut. Selain itu, hal yang akan diawasi legislator adalah kuantitas dan sasaran dari barang tersebut.

 Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar menjelaskan, pengadaan barang berupa baju jalan santai yang sedang dalam proses tender itu adalah pengadaan yang telah disepakati pada tahun 2021 dan masuk ke dalam buku anggaran tahun ini. “Pengadaan baju jalan santai ini sudah disepakati tahun lalu bersama legislatif dan pelaksanaannya tahun ini. Anggarannya bersumber dari APBD,” jelasnya.

 Putra menuturkan, baju jalan santai diperuntukan bagi siswa dari mulai PAUD sampai SMP dalam rangka perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang akan digelar pada Juli mendatang. “Jadi, anggaran Rp1,2 miliar itu untuk pembelian baju jalan santai dengan jumlah 15.000 baju yang diperuntukkan bagi peserta didik mulai dari PAUD sampai SMP. Untuk harga persatuannya itu sekitar Rp 70 ribu per baju,” rincinya.

 Tidak hanya itu saja, sambung Putra  baju jenis T-Shirt itu akan dipakai pada kegiatan Gebyar Pendidikan Kota Medan yang berketepatan dalam momen HUT Kota Medan yang jatuh pada 1 Juli.

 Selain itu, peringatan hari pendidikan itu akan dilaksanakan dengan kegiatan permainan alat musik angklung dan drum band dengan peserta terbanyak yang akan memecahkan rekor MURI. “Mengapa kami menggelar kegiatan tersebut, selain untuk menyemarakkan Hardiknas dan HUT Kota Medan dan memecahkan rekor MURi, ini juga sebagai upaya mewujudkan semangat kurikulum merdeka yang digagas Kemendikbud dengan menanamkan nilai kearifan lokal kepada anak didik sejak dini,” pungkasnya. (rel)

Bank Mandiri Sosialisasikan Piloting Pembayaran Pajak melalui Agen Laku Pandai

Pimpinan Bank Mandiri, DJP, OJK diabadikan bersama Agen Laku Pandai saat Sosialisasi Piloting Pembayaran Pajak di Gedung Menara Mandiri Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak, Bank Mandiri bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, dan Otoritas Jasa Keuangan menggelar Sosialisasi Piloting Pembayaran Pajak melalui agen Laku Pandai Mandiri di Gedung Menara Mandiri di Jalan Pulau Pinang Medan, Selasa (14/6/2022).

Dalam keterangan yang diterima, Vice President Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Nugrahani Estuning Sari mengatakan layanan pembayaran pajak melalui agen Laku Pandai merupakan hasil sinergi antara Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, dan Otoritas Jasa Keuangan yang bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada Agen Laku Pandai dan masyarakat luas dalam mengakses data perpajakannya maupun melakukan pembayaran melalui sarana perbankan.

Nugrahani mengatakan, untuk piloting tahap ke-1 telah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal 10 Oktober 2019 dengan awalnya melibatkan 20 Agen Mandiri. “Piloting Tahap 2 telah dilaksanakan pada 300 agen yang berasal dari Semarang, Surabaya, Bandung, dan Palembang pada tahun 2020. Piloting Tahap 3 telah dilaksanakan di tahun 2021 pada 1.000 agen di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali,” pungkasnya.

Nugrahani juga menambahkan bahwa untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif, maka perlu dilaksanakan perluasan agen di tahun 2022 dengan menambah 1.000 agen laku pandai untuk dapat melakukan transaksi pembayaran penerimaan negara, khususnya untuk transaksi pajak para pelaku UMKM. 1.000 agen tersebut berasal dari Pekanbaru, Medan, Balikpapan, dan Makassar.

“Diharapkan sosialisasi ini dapat mempermudah para pelaku UMKM dalam mendapatkan fasilitas pembayaran pajak di cakupan wilayah piloting Sosialisasi ini dibagi dalam 4 batch, dimana untuk batch pertama dan kedua dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2022, batch ketiga dilaksanakan di minggu keempat September 2022, dan batch keempat dilaksanakan pada minggu kedua Desember 2022,” ujarnya.

Kepala Subdirektorat Manajemen Penerimaan dan Pengeluaran Kas-Direktorat PKN- Ditjen Perben-Kementerian Keuangan RI, Dayu Rusanto, mengatakan, agen Laku Pandai merupakan pihak yang bekerja sama dengan bank untuk menyediakan layanan perbankan dan keuangan lainnya kepada masyarakat dalam rangka keuangan inklusif, melalui bantuan teknologi informasi yang dapat menjangkau para wajib pajak, wajib bayar dan wajib setor yang tidak terkoneksi dengan jaringan kantor bank.

“Sehingga diharapkan Agen Mandiri dapat menjangkau usaha mikro, kecil dan menengah, dan wajib pajak lainnya, di daerah terpencil yang tidak terkoneksi dengan kantor bank pusat. Pembayaran pajak melalui Agen Mandiri yang bekerjasama dengan Bank Mandiri merupakan salah satu pengembangan proses bisnis sistem penerimaan negara secara elektronik, yang bertujuan mempercepat masuknya uang ke kas negara. Salah satunya melalui Agen Mandiri,” ungkapnya.

Kepala Seksi Bimbangan Pelayanan dan Konsultasi, P2Humas, Kanwil DJP Sumatera Utara 1-Ditjen Pajak- Kementerian Keuangan, Febner Pilimon Simatupang, mengatakan, pembayaran atau penyetoran pajak melalui agen Laku Pandai merupakan layanan keuangan lainnya yang bertujuan memperluas cakupan layanan pembayaran pajak yang menjangkau daerah terpencil, memberi kemudahan dan kelonggaran waktu serta mendukung keamanan bertransaksi.

Febner juga mengatakan para agen Laku Pandai diharapkan dapat mendukung penerimaan negara, khususnya sebagai agen yang melayani penyetoran dan penerimaan pajak. Pada tahun 2022, ditargetkan ada sekitar 10.000 agen Laku Pandai, termasuk Agen Mandiri, yang dapat melayani pembayaran dan atau penyetoran pajak.

Peneliti Eksekutif Spesialis Penelitian Mikroprudensial Bank Umum-Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan-OJK, Rizal Wisnajaya, mengatakan, OJK mengapresiasi Bank Mandiri yang telah secara aktif mengadakan kegiatan sosialisasi pembayaran pajak melalui agen Laku Pandai Mandiri tersebut. Diharapkan, para Agen Mandiri ini juga dapat memberikan referensi untuk memberikan kredit atau pembiayaan dari Bank Mandiri. (rel)

Raker dengan Kementerian PPN, Sihar Sitorus Dorong Pembangunan Jalan Tol Labuhan Batu-Danau Toba

SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi XI DPR RI Sihar Sitorus menyuarakan pentingnya pembangunan jalan tol di Sumatera Utara terutama dari wilayah Labuhan Batu dan sekitarnya menuju ke destinasi wisata Danau Toba. Hal ini disampaikan Sihar dalam Rapat Kerja Komisi XI dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Negara, Senin (14/6).

Sihar menyoroti promosi Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas akan semakin terdukung jika adanya konektivitas antar wilayah di Sumatera Utara lewat jalan tol. Menurut Sihar, adanya jalan tol Medan-Parapat sudah sangat baik karena mempersingkat perjalanan menuju Danau Toba dari Medan menjadi hanya sekitar 4 jam. Namun, apabila ditempuh melalui Aek Kanopan, Labuhan Batu Utara, jalan yang ditempuh terasa jauh.

“Tadi ada bicara Geopark, salah satu Geopark ya itu Danau Toba. Kita fokus membuat tol, ya Jalan Nasional dari Medan menuju Prapat, nih dari Utara ini kan, fine bagus. Tapi dari Labuhan Batu, Aek Kanopan, Rantau Prapat, mau ke Danau Toba itu jalannya mutar,” ujar Sihar.

Sihar menegaskan ketika jalur utara sudah dipermudah akan lebih baik jika jalan selatan juga dipermudah, sehingga antar daerah akan tercipta konektivitas.

“Jadi selain Pantura ada Pantusel, jadi jangan jalan muter, nih utara selatan nih bisa dikoneksi,” tambah Anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil 2 Sumatera Utara ini.

Sihar juga memberikan gambaran bahwa dengan adanya konektivitas antar daerah di Sumatera Utara, pembangunan jalan tol di sana akan balik modal dalam 7 tahun. Hal ini karena dengan adanya konektivitas akan menghemat waktu perjalanan distribusi antar daerah yang membuat orang memiliki waktu untuk singgah ke Danau Toba.

“Saya ambil contoh Silimbat, Parsoburan dan Aek Kanopan di Labuhan Batu Utara. Kenapa penting? Labuhan Batu Utara, Induk dan Selatan ini kelapa sawit semua pak, dengan kata lain, mereka punya uang. Di sini ada holtikultura pak, di Toba ini, jadi jalan dagang ini akan terkoneksi, perjalanan hanya butuh 4 jam, kalau sekarang 8 jam. Nah ini kita excercise aja sekarang, penghematan 4 jam itu bisa menentukan orang mau singgah ke Danau Toba atau tidak,” ujar Sihar lagi.

Lebih lanjut, Sihar mengistilahkan konektivitas Pantai Barat dan Pantai Timur Sumatera Utara ini bagai menembus Tembok Raksasa Cina. Sehingga tidak ada pemisahan antara kedua wilayah ini.

“Gimana tujuan destinasi mau ada pengunjung, tapi akses gak ada, sama aja bohong. Efek lain secara psikologis pak, kalau ada konektivitas ini, kita kaya menembus Tembok Cina nih pak, jangan ada pemisahan antara Timur dan Barat, jangan seolah olah ini dipisah, ini yang harus kita lebur, dengan adanya konektivitas jalan,” tutup Sihar.

Bertemu Mensos, Meryl Sampaikan Aspirasi Rakyat Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Meryl Rouli Saragih mendatangi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Kantor Kemensos, Senin (13/6/2022), untuk menyampaikan langsung berbagai program sosial dan aspirasi rakyat Sumut yang belum tersentuh. Usai pertemuan dan menyampaikan berbagai persoalan serta aspirasi rakyat Sumut, Meryl mengaku gembira karena bisa langsung bertemu Mensos.

“Tadi saya ketemu Bu Menteri dan kesempatan tersebut saya manfaatkan untuk menyampaikan aspirasi ke beliau terutama soal progam-progam Kemensos di Sumut yang belum maksimal,” ungkap Meryl.

Ketua Bapemperda DPRD Sumut ini juga mengungkapkan, dirinya memberikan beberapa data dari masyarakat yang belum tersentuh oleh progam Kemensos RI. “Kita selalu turun ke lapangan dan mendapati banyak program Kemensos yang tidak tepat sasaran bahkan salah sasaran. Untuk itu, beberapa datanya sudah kita sampaikan tadi untuk ditindaklanjuti oleh beliau melalui jajarannya,” ujar Meryl yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut itu.

Terkait progam ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, Meryl menyampaikan, banyak pelaku UMKM di Sumut yang belum bisa mengakses progam dari kemensos RI seperti pahlawan ekonomi dan Kelompok Usaha Bersama atau Kube. “Untuk itu kita tadi juga sampaikan pentingnya pendampingan bagi pelaku UMKM agar mereka bisa tumbuh dan berkembang, termasuk mengakses permodalan, pembinaan dan pemberdayaan yang di programkan oleh Kemensos dan kita sudah sampaikan juga beberapa data pelaku UMKM yang butuh dibantu ke Bu Menteri,” papar Meryl yang terpilih menjadi Anggota DPRD Sumut dari Dapil Medan B ini.

Hal yang paling menarik kata Meryl, Mensos Risma berkomitmen untuk membantu masyarakat Sumut lewat progam-progam Kemensos, terutama pelaku UMKM. “Beliau tadi mengatakan bila ada masyarakat atau pelaku UMKM yang benar-benar membutuhkan bantuan dari kemensos bisa langsung diusulkan agar bisa di bantu lewat Progam Kemensos,” pungkas Meryl. (adz)

Hari Donor Sedunia, Karyawan Asian Agri Gelar Donor Darah Masal

Karyawan/ti Asian Agri melaksanakan donor darah masal, melibatkan seluruh karyawan/ti perusahaan yang bertugas di Sumut, Riau dan Jambi.

MEDAN, SUMUTPOS – Memperingati Hari Donor Darah Dunia, karyawan/ti Asian Agri melaksanakan donor darah masal, melibatkan seluruh karyawan/ti perusahaan yang bertugas di Sumut, Riau dan Jambi.

“Dalam rangka turut memperingati Hari Donor Darah Dunia yang jatuh pada tanggal 14 Juni, maka karyawan/ti perusahaan melakukan aksi kemanusiaan dengan melakukan donor darah serentak di 3 provinsi. Aksi kepedulian karyawan/ti ini didukung penuh oleh perusahaan dengan memfasilitasi dan menggandeng Palang Merah Indonesia di unit-unit kebun Asian Agri yang tersebar di Sumut, Riau dan Jambi,” ujar Putu Grhyate Yonata Aksa, Manager Sustainability Operation & CSR Asian Agri.

“Adapun aksi kemanusiaan ini dilakukan dari tanggal 2 -11 Juni 2022 ini, diikuti oleh 339 orang, dengan jumlah kantong darah sebanyak 219 kantong. Harapan kami, kiranya aksi kemanusiaan ini bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat yang sedang berjuang untuk kesembuhannya,” imbuh Putu saat memberikan keterangan persnya.

Adapun unit bisnis Asian Agri yang melaksanakan kegiatan donor darah adalah PT Gunung Melayu, PT Supra Matra Abadi di Provinsi Sumut; PT Inti Indosawit Subur, dan PT Mitra Unggul Pusaka di Provinsi Riau; dan PT Dasa Anugrah Sejati di Provinsi Jambi.

Group Manager PT Inti Indosawit Subur Kebun Ukui, Gatot Sibuea saat melakukan aksi kemanusiaan donor darah di Kebun Buatan menyatakan bahwa karyawan/ti antusias menyumbangkan darahnya.

“Donor darah ini merupakan misi sosial dan kemanusiaan perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Seluruh staf antusias dan tergerak untuk mengikuti kegiatan donor darah ini. Harapan kami, kiranya darah yang kami sumbangkan bisa membantu sesama dan dapat memenuhi ketersediaan darah di PMI,” ujar Gatot saat pelaksanaan donor darah di Buatan pada 11 Juni 2022.

Sementara itu, dr. Opyanda Eka Mitra selaku Kepala PMI Kabupaten Pelalawan mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh Asian Agri, yang berperan dalam aksi sosial dan kemanusiaan dengan donor darah, menjelang Hari Donor Darah Internasional yang jatuh setiap tanggal 14 Juni.

“Ada tiga perusahaan Asian Agri di Pelalawan yang melakukan aksi donor darah. Ini saja sudah cukup untuk memenuhi target dan stok darah selama satu minggu ke depan, yaitu 50 kantong. Untuk Pelalawan terkumpul kurang lebih 120 kantong,” bebernya melalui selular phonenya.

Ia berpesan, melakukan donor darah secara rutin yaitu 3 bulan sekali, maka akan dapat meningkatkan kesehatan, karena sel darah akan berganti dan tumbuh sel darah yang baru lagi.

“Kami harapkan teruslah lakukan donor darah secara teratur karena akan sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan darah untuk mereka yabg membutuhkan,” jelasnya.

Stok darah yang sudah terkumpul akan didistribusikan oleh PMI ke rumah sakit di wilayah Kabupaten Pelalawan dan juga didistribusikan ke lain kabupaten jika dibutuhkan.

Suroso (54), peserta donor mengaku, sudah lakukan donor darah secara rutin. Bahkan mungkin sekarang ini sudah yang ke 10 kali.

“Saat pertama mendonor saya merasa terpaksa. Tapi setelah dijalani, ternyata donor darah ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sekaligus juga kegiatan ini lebih mulia karena membantu sesama manusia,” ucapnya.

Ia mengajak masyarakat, untuk melakukan donor darah selain bermanfaat untuk kesehatan, dengan mendonor kita membantu sesama yang membutuhkan. (Rel)

Memasuki Tahapan Pemilu, Bawaslu Paluta Gelar Apel Siaga

Ketua Bawaslu Paluta, Gabe Hasibuan Gelar Apel Siaga.(ist).

PADANGLAWAS UTARA, SUMUTPOS.CO – Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 telah dimulai pada hari ini, Selasa (14/6). Hal ini sebagaimana tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Umum Tahun 2024.

Memasuki tahapan Pemilu ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas Utara (Bawaslu Paluta) melakukan apel siaga pengawasan. Dalam apel yang digelar di Lapangan Kantor Bawaslu Paluta ini, jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Paluta menyatakan siap untuk melakukan pengawasan tahapan Pemilu yang telah dimulai.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa mulai hari ini tahapan Pemilu serentak tahun 2024 telah dimulai. Oleh karena itu, sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengawasan Pemilu, kita harus siap untuk melaksanakan tugas ini. Jajaran Bawaslu Paluta menyatakan siap untuk melakukan pengawasan seluruh tahapan Pemilu yang ada di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara,” kata Gabe Hasibuan, Ketua Bawaslu Paluta, dalam amanatnya pada Apel Siaga Pengawasan Pemilu Tahun 2024, di Lapangan Bawaslu Paluta, Selasa, 14 Juni 2024.

Dalam amanatnya, Gabe Hasibuan menjelaskan, Pengawasan Pemilu ini merupakan tugas mulia yang harus diemban dan dilaksanakan secara profesional. Untuk itu, seluruh jajaran Bawaslu Paluta harus siap untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut.

“Dalam ajang apel siaga ini, kita harus bisa menggelorakan semangat juang pengawasan demi terlaksananya Pemilu yang jujur, adil sesuai amanat undang-undang,” katanya.

Pengawasan Pemilu ini, kata Gabe Hasibuan, bukanlah hal yang baru bagi Bawaslu Paluta. Dimana jajaran lembaga ini telah membuktikan mampu mengawasi jalannya Pemilu tahun 2019 lalu dengan sangat baik. Untuk itu, prestasi pengawasan Pemilu tahun 2019 lalu, harus dijadikan sebagai cambuk untuk lebih baik lagi pada Pemilu tahun 2024 ini.

“Saya yakin, semua rekan-rekan kami khususnya di jajaran Bawaslu Paluta, sudah sangat siap dalam Pengawasan Tahapan Pemilu tahun 2024 ini,” tegasnya.

Hadir dalam apel siaga tersebut, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Rizky Athia Arfa Hasibuan, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Musmuliadi Siregar serta seluruh jajaran Sekretariat Bawaslu Paluta.

Selain melakukan apel siaga, Bawaslu Paluta juga telah membuka pendaftaran bagi Pemantau Pemilu. Dengan begitu, Pemantau Pemilu bisa datang langsung ke Sekretariat Bawaslu Paluta dengan menyerahkan formulir pendaftaran kepada panitia. Untuk informasi lebih lanjut, Pemantau Pemilu bisa langsung datang ke Bawaslu Paluta.(gus)

Indonesia dan Bosnia Eratkan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indonesia dan Bosnia sepakat mendorong kerja sama ekonomi yang lebih intensif serta memanfaatkan potensi perdagangan dan investasi yang dimiliki oleh kedua pihak. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Menteri Luar Negeri Bosnia dan Herzegovina Y.M. Bisera Turkovic, Senin (13/06), di Kantor Kemenko Perekonomian.

Pada kesempatan tersebut, Menlu Turkovic menyampaikan pula bahwa kerja sama antar kamar dagang dan industri (KADIN) kedua negara dapat membantu untuk mendorong upaya peningkatan kerja sama ekonomi yang terus dilakukan oleh kedua pemerintah.

Menanggapi pernyataan Menlu Turkovic, Menko Airlangga menyampaikan dukungannya untuk meningkatkan kerja sama di sektor industri pertahanan, business-to-business, hingga kerja sama hospitality.

“Pelaku bisnis antar kedua negara penting untuk saling mengunjungi negara satu sama lain. Indonesia percaya bahwa kedekatan historis serta hubungan bilateral yang baik antara kedua negara sejak puluhan tahun yang lalu dapat pula dimanfaatkan sebagai modal dasar bagi setiap langkah strategis dalam rangka eksplorasi lebih lanjut setiap potensi kerja sama antara Indonesia dengan Bosnia dan Herzegovina,” kata Menko Airlangga.

Indonesia dengan Bosnia dan Herzegovina memiliki potensi yang besar dalam aspek perdagangan. Nilai perdagangan antara kedua negara pada tahun 2021 tercatat USD 1,85 juta. Saat ini, komoditas unggulan Indonesia yang diekspor ke Bosnia adalah cocoa powder (USD 188 ribu), musical instruments (USD 45 ribu), dan telephones sets (USD 44 ribu). Sedangkan komoditi impor utama Indonesia dari Bosnia adalah centrifuges (USD 439 ribu), footwear with outers and uppers of rubber (USD 226 ribu), dan footwear with uppers other than rubber (USD 95 ribu).

“Bosnia dan Herzegovina terbuka dan mendukung masuknya komoditi minyak sawit asal Indonesia serta menawarkan Indonesia untuk berinvestasi di sektor produk makanan di Bosnia dan Herzegovina,” kata Menlu Turkovic. Sebagai inormasi, terdapat pabrik mie instan Indomie di wilayah Serbia saat ini. Untuk itu, Pemerintah Bosnia dan Herzegovina menawarkan agar pabrik yang sama dapat dibuka di wilayah Bosnia dan Herzegovina.

Salah satu tantangan dari upaya penguatan kerja sama bidang ekonomi antara kedua negara adalah hambatan logistik untuk melakukan perdagangan langsung dengan Bosnia dan Herzegovina. Hambatan tersebut disebabkan oleh kondisi geografi Bosnia dan Herzegovina serta ketergantungan pada pelabuhan negara tetangga untuk arus keluar masuk barang. Menlu Turkovic pada kesempatan tersebut mengusulkan agar kedua pihak mulai membahas secara intensif terkait pembentukan direct connection dari Jakarta ke Sarajevo, begitu juga sebaliknya.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut Menko Airlangga dan Menlu Turkovic juga membahas terkait kondisi terkini dari dampak konflik di Ukraina, khususnya untuk Kawasan Balkan Barat. Kedua Menteri mendiskusikan terkait energy security dan food security yang saat ini menjadi perhatian banyak negara di dunia. Menlu Turkovic menyampaikan bahwa untuk saat ini negaranya tidak mengimpor banyak gandum dari Ukraina, sehingga bisa dipastikan imbas buruk dari konflik di sektor pangan kecil kemungkinan terjadi.

Pada akhir pertemuan, Menlu Turkovic juga menginformasikan bahwa salah satu fokus dari pihak Bosnia adalah meningkatkan kerja sama di bidang militer/pertahanan dengan Indonesia, khususnya dengan PT PINDAD.

Dalam pertemuan tersebut Menko Airlangga didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Edi P. Pambudi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina Roem Kono, serta Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Eropa, Afrika, dan Timur Tengah Fajar Wirawan Harijo. Sementara Menlu Bisera Turkovic didampingi oleh Chief of Cabinet Denis Hadžović, Minister-Counselor Šaban Forić, Advisor of the Cabinet Samir Karić, serta Duta Besar Bosnia dan Herzegovina untuk RI Mehmed Halilović. (dep7/ltg/fsr/adv/*)

Mudzakarah MUI Deliserdang, Ashari: MUI Berkontribusi dalam Pembangun Deliserdang

HADIRI:Asisten I Drs Citra Efendi capah menghadiri kegiatan Mudzakarah MUI Kabupaten Deliserdang, di Ruang Aula Yayasan Perguruan Istiqlal Jalan Stasiun No 1 Desa Suka Makmur Kecamatan Deli Tua, Sabtu (11/6).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan yang diwakili Asisten I Drs Citra Efendi capah menghadiri kegiatan Mudzakarah – I MUI Kabupaten Deli Serdang, di Ruang Aula Yayasan Perguruan Istiqlal Jalan Stasiun No 1 Desa Suka Makmur Kecamatan Deli Tua, Sabtu (11/6).

Sambutannya Bupati Deliserdang yang disampaikan Asisten I Drs Citra Efendi Capah mengatakan, Majelis Ulama Indonesia, sebagai wadah berhimpunnya para ulama. Sejak kelahirannya tidak pernah absen bersama-sama dengan pemerintah untuk membangun umat.

Bentuk kerjasama MUI dengan Pemkab Deliserdang menyangkut fatwa, penentu kebenaran aliran, menciptakan hubungan harmonis intern umat muslim dan antar umat beragama sehingga Deliserdang tetap kondusif tanpa pernah terjadi konflik yang berbau sara.

Dalam mewujudkan Deliserdang Yang Maju, Sejahtera, dengan Masyarakatnya Yang Religius dan Rukun Dalam Kebhinekaan, dibutuhkan kolaborasi, koordinasi dan kerjasama seluruh stakeholder.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, sangatlah berkepentingan atas program dan kegiatan yang telah dilakukan mui selama ini, dan berharap hal ini dapat terus dilanjutkan serta ditingkatkan”,ucapnya.

Sementara itu Mudzakarah-I dengan tema solusi administratif wakaf, IMB rumah ibadah dan lembaga pendidikan islam yang diselenggarakan MUI Deli Serdang. Bertujuan untuk mendapatkan masukan – masukan berupa ide, gagasan, sekaligus menyamakan persepsi dalam mencari solusi pada setiap persoalan mengenai administrasi wakaf.

IMB rumah beribadah dan lembaga pendidikan islam agar kedepannya setiap administrasi dalam pembangunan di kabupaten ini menjadi lebih baik lagi. Mari manfaatkan kegiatan mudzakarah-I dengan sungguh-sungguh agar pemahaman serta pengetahuan kita dapat menjadi bekal dalam pengimplementasian di lapangan.

Senada dikatakan Ketua MUI Deliserdang Kyai H Amir Panatagama S.Pdi, bahwa Mudzakarah adalah pertemuan Silaturahmi para Ulama yang kemudian akan melahirkan ide-ide kreatif. Isu-isu terkini dan berbagai macam dalil-dalil yang tertuangkan dalam dalil naqli dan dalil aqli, ketika ada silaturahim ulama baru kita bisa menuangkan dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia.

“Kita tidak bisa serta merta mengeluarkan fatwa jika tidak bisa mengakomodir dari ide-ide Ulama yang ada, maka Mudzakarah adalah bagian dari representatif kecil untuk melahirkan fatwa ulama dan tausia-tausia ulama nantinya”,kata Ketua MUI Deli Serdang sebelum mengakhiri sambutannya.(btr/han)

Buka Rakorpem Juni 2022, Wabup Asahan Minta Antisipasi Penyebaran PMK

RAKORPEM: Wabup Asahan saat membuka Rakorpem Juni 2022di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.DARMAWAN/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Juni 2022 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (13/6).

Pada pembukaan Rakorpem tersebut Wakil Bupati Asahan membacakan pidato tertulis Bupati Asahan yang mengatakan Rakorpem ini merupakan media koordinasi dengan penyampaian beberapa informasi yang terkait perkembangan, pencapaian dan kendala-kendala dalam pelaksanaan kegiatan Pembangunan Pemerintahan kemasyarakatan.

“Hasil dari pelaksanaan Rakorpem ini akan dapat lebih meningkatkan koordinasi Pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan Pemerintah Daerah secara menyeluruh,” ucap Wakil Bupati Asahan.

Wakil Bupati Asahan mengatakan, berkumpul di sini sebagai salah satu perwujudan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjadikannya masukan/feedback untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut Wakil Bupati Asahan mengatakan, menyikapi kondisi Kabupaten Asahan saat ini, ada beberapa segmen yang menjadi perhatian kita bersama antara lain, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak terus meluas. Penurunan PMK pada hewan ternak ini berlangsung melalui kontak langsung maupun tidak langsung. “Saya meminta untuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan untuk melakukan antisipasi untuk mencegah penyebaran virus PMK ini dengan melakukan pengecekan kesehatan hewan ternak dan memberikan obat-obatan dan vitamin,”kata Wabup.

Selanjutnya, masih kata Wabup, tentang Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memasuki pertengahan Tahun 2022, saya mengingatkan kepada seluruh OPD untuk terus meningkatkan capaian PAD.

Dikesempatan ini OPD, Camat dan Kapus se-Kabupaten Asahan sebagai peserta Rakorpem mendengarkan ekspos tentang Pajak Daerah dari Kepala Badan Pengelolahan Pendapatan Daerah Asahan (dat/han)