Home Blog Page 2610

Kritik Lapak Judi di Medan, Robi Barus Minta Polisi Serius Berantas

Ketua Komisi I DPRD Kota Medan Robi Barus.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah lapak judi di Kota Medan disebut-sebut tidak pernah ‘tersentuh’ oleh pihak kepolisian. Padahal, praktik-praktik perjudian di Kota Medan terus merebak dan sudah sangat meresahkan masyarakat hingga berkali-kali diminta untuk ditindaktegas.

 “Praktik perjudian di Kota Medan terus merajalela. Banyak masyarakat yang melihat bahwa sejumlah lapak judi di Medan tidak tersentuh oleh pihak kepolisian,” ucap Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus kepada Sumut Pos.

 Sayangnya, kata Robi, meskipun ada sejumlah lapak judi di Kota Medan yang telah ditindaktegas pihak kepolisian dengan melakukan penutupan, hal itu dinilai hanya sebuah seremonial. Sebab faktanya, sejumlah rumah judi yang sempat ditutup tersebut kembali beroperasi dan kembali meresahkan masyarakat.

 “Mirisnya lagi, kita menerima laporan dari masyarakat bahwa sejumlah lapak judi yang sempat ditutup oleh pihak kepolisian telah kembali beroperasi, seolah-seolah penutupan itu hanya sementara. Ini sangat kita sayangkan, saya minta pihak kepolisian jangan menjadikan penindakan kepada lapak-lapak judi di Kota Medan sebagai seremonial,” ujarnya.

  Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan itu meminta kepada pihak kepolisian, baik Polrestabes Kota Medan maupun Polres Pelabuhan Belawan agar lebih serius dalam memberantas seluruh bentuk praktik perjudian di Kota Medan. “Sebab tak cuma di Medan Utara, di luar Medan Utara pun cukup banyak perjudian yang terkesan dibiarkan di Kota Medan ini. Kita minta Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan jangan melakukan pembiaran,” katanya.

 Robi menuturkan, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga telah meminta agar praktik perjudian dan aksi-aksi kriminal lainnya di Kota Medan dapat diberantas sesegera mungkin. Untuk itu, Robi meminta Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan untuk dapat berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam menjaga kondusifitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 “Bersama perangkat di tingkat kelurahan hingga lingkungan, kepolisian harus menjaring dan menindak satu persatu lapak-lapak judi di Kota Medan. Kepolisian harus bisa berkolaborasi dengan Pemko Medan, sebab mengayomi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat merupakan tanggungjawab kepolisian,” pungkasnya. (rel)

Relawan Jokowi Apresiasi Kerja Sama PT PND dan Poldasu terkait Pengamanan Investasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kerjasama PT Propernas Nusa Dua (PND) dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara terkait bantuan pengamanan pembangunan perumahan Kota Mandiri Bekala, mendapat apresiasi dari Relawan Jokowi Bravo 5, Darwin Nababan SH. Dia berharap, kerja sama yang diteken pada 14 April 2022 itu dapat berjalan optimal, sehingga progres pembangunan perumahan yang memiliki konsep kota mandiri itu bisa berjalan dengan baik.

Menurutnya, Direktorat PAM Obvit Polda Sumut telah melaksanakan amanah Kepres Nomor 63 tahun 2004 tentang pengamanan objek vital sekaligus arahan Presiden Jokowi dalam membantu mengamankan pertumbuhan kegiatan investasi dari oknum kelompok yang ingin menghambat investasi.

“Kerjasama PT Propernas Nusa Dua dan PAM Obvit Polda Sumut demi meningkatkan kenyamanan investasi, sehingga bisa mendorong pertumbuhan dan pemulihan ekonomi pasca Covid-19 ini dengan menyerap banyak tenaga kerja di lokasi proyek,“ tegas Darwin Nababan SH yang juga mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas HKBP Nomensen itu di Medan, Minggu (12/06/2022).

Dikatakannya, pendekatan yang humanis dari Tim PAM Obvit Polda membuat kelompok penghambat investasi di lokasi pembangunan perumahan bisa dikomunikasikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan situasi yang tidak baik. “Tim PAM Obvit mampu membangun komunikasi dan pendekatan serta bekerjasama yang baik, sehingga target progress pembangunan bisa berjalan optimal,” tutup Darwin yang juga Wakil Ketua Repdem Sumatera Utara ini. (rel/adz)

Angkat Berat Selalu Jadi Unggulan Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Angkat berat telah berada di jalur yang tepat untuk tetap berada di barisan depan cabor unggulan Kota Medan, sehingga bisa terus menjadi salah satu yang terbaik di arena Porprovsu 2022 maupun di PON 2024 nanti.

“Hari ini Pabersi Kota Medan menggelar kejuaraan Angkat Berat Se Sumatera Utara yaitu Piala Wali Kota Medan Tahun 2022. Kami tentu berterima kasih dan mengapresiasi. Karena menjadi bisa menjadi sarana uji coba atlet sebelum mereka bertanding di Porprovsu yang digelar pada Oktober dan November”, ucap Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani MSi di acara pembukaan kejuaraan angkat berat Se Sumatera Utara Piala Wali Kota Medan 2022 di Gedung Diklat BLPP Pemprovsu  Medan, Sabtu (11/6).

“Atlet-atlet Pabersi Kota Medan menjadi salah satu andalan Kota Medan, baik untuk bertarung di tingkat provinsi maupun nasional bersama kontingen Sumut. Melalui kejuaraan seperti ini kemampuan para atlet bisa  meningkat dan terasah selain sebagai sarana uji coba. Kita berharap dominasi Kota Medan di arena olahraga terus terjaga,” ungkapnya.

Kejuaraan Angkat Berat Piala Wali Kota Medan 2022 dibuka Kadispora Medan Pulungan Harahap SH MSi, Ketua Pengprov Sumut Pabersi Hermansyah Hutagalung SH MH dan Kabid Binpres KONI Sumut Dr. Budi Valianto MPd.

“Kejuaraan Angkat Berat Piala Wali Kota Medan ini bisa menjadi tolak ukur prestasi sebelum para atlet kembali bertemu di ajang Porprovsu 2022 nanti,” kata Ketua Umum KONI Medan.

“Kami berterima kasih kepada Ketua Pengprov Pabersi dan KONI Sumut yang hari ini juga hadir di acara pembukaan Piala Wali Kota Medan. Semoga kolaborasi yang selama telah terjalin bisa terus ditingkatkan dan upaya kita untuk terus meningkatkan pembinaan dan prestasi terwujud,” tambah Eddy H Sibarani.

Sementara Kadispora Pulungan Harahap dalam kata sambutannya kembali menekankan komitmen Wali Kota Medan dalam mengembangkan dan meningkatkan olahraga di kota ini. “Wali Kota sangat perhatian dan antusias dengan olahraga dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan dan pembangunan sarana olahraga”, ungkapnya.

“Kami berupaya maksimal untuk selalu menampung aspirasi dari semua pihak termasuk dari para atlet-atlet dari cabor Pabersi.

“Saat ini Pemko terus membenahi sarana olahraga yang ada seperti stadion Teladan dan Kebun Bunga. Juga tujuh lapangan olahraga di kecamatan dan akan menyusul di Taman Cadika,” ujar Kadispora lagi.

Ketua Pengkot Pabersi Medan Dingin Pakpahan SH MH CML mengharapkan kejuaraan yang diikuti 70 peserta dari 12 kab/kota ini bisa menjadi kegiatan tahunan. “Kegiatan berlangsung dua hari sampai Minggu (12/6),” sebutnya. (dek)

Teks
BERSAMA: Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani MSi dan Kadispora Pulungan Harahap bersama pengurus Pabersi Sumut dan Kota Medan. (IST)

Nonton Konser Now Playing Festival 2022, Nasabah bank bjb Dimanjakan Banyak Fasilitas

Konser Now Playing Festival 2022 hari kedua di Lapangan Manunggal Brigif 15/Kujang II Kota Cimahi, Sabtu 11 Juni 2022 memanjakan nasabah bank bjb dengan banyak kemudahan fasilitas.

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Konser Now Playing Festival 2022 hari kedua di Lapangan Manunggal Brigif 15/Kujang II Kota Cimahi, Sabtu 11 Juni 2022 memanjakan nasabah bank bjb dengan banyak kemudahan fasilitas.

Kemudahan pertama adanya akses Fast Line di Gate masuk bank bjb hanya dengan download dan Top Up DigiCash minimal Rp100 ribu. Nasabah tak perlu lagi lama-lama antre untuk nonton keseruan konser.

“Tadi saya gak perlu ngantri panjang untuk masuk. Cukup dengan top up DigiCash saja,” kata Dini Indrayani (25) salah seorang warga Kota Cimahi.

Tak cuma itu, di tengah keseruan konser, nasabah bjb tak perlu pusing untuk cari tempat isi daya ponsel karena terdapat charging station bank bjb.

Buat “ngecas” HP, nasabah cukup merogoh kocek minimal Rp3.733 selama 45 menit. Dengan nominal ini, pengguna bisa sekaligus donasi.

“Kalau butuh uang tunai di sini juga ada booth setor dan tarik tunai bjb. Kalau mau ngambil uang gak perlu keluar lapangan,” tambahnya.

Bagi penonton yang lapar, ada juga zona kuliner yang menyediakan jajanan untuk dinikmati sambil menunggu penyanyi favorit tampil. bank bjb menghadirkan promo tenant diskon Rp10 ribu dengan minimal transaksi Rp50 ribu dengan transaksi menggunakan DIGI & DigiCash di QRIS bank bjb.

“Pokoknya enak banget. Mau makan dapat diskon, habis baterai tinggal cas aja. Saya tinggal khusuk aja nonton konser,” terang Dini.

Di hari kedua Now Playing Festival 2022 ini musisi papan atas tanah air ikut memeriahkan. Di antaranya Stevan Pasaribu, Prince Husein, The Panturas, Gangga, Kunto Aji, Fiersa Besari, Vierratale, Denny Caknan, BCL, dan Noah.

“Seneng banget bisa nonton artis-artis papan atas di sini. Kemarin kan dua tahun vakum. Sekarang saatnya puasin liat Noah beraksi,” imbuhnya.(rel)

Sumbang Laba Terbesar, Rudi Hartono Bangun Apresiasi Kinerja BRI

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pada rapat dengar pendapat di DPR RI, Selasa (7/6/2022) lalu, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, laba BUMN pada tahun 2021 mencapai Rp126 triliun. Laba itu meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp13 triliun atau tumbuh berkisar 869 persen.

Dari laba Rp126 triliun itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tercatat sebagai penyumbang laba terbesar bagi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) di tahun 2021. BRI menjadi BUMN yang memperoleh laba tertinggi sebesar Rp32,22 triliun, atau setara 25,5 persen dari total laba seluruh BUMN tahun lalu.

Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun pun mengapresiasi prestasi BRI tersebut. Menurutnya, seluruh jajaran BRI telah melakukan kerja keras dan kerja cerdas yang membuat menghasilkan laba tertinggi. “Intinya, dari total Rp126 triliun laba BUMN, paling banyak dihasilkan perbankan. Mereka (BRI) sudah melakukan kerja keras dan kerja cerdas. Harus kita beri apresiasi lebih, patut diberi reward,” kata Rudi kepada wartawan, kemarin (10/6).

Rudi mengatakan, keberhasilan ini dinilai karena BRI melakukan sistem perbankan yang baik. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki BRI sudah on the track dan bisa bekerja dengan optimal, sehingga layak diberikan reward. “Jadi dari Dirut sampai ke Mantri Bank BRI (petugas yang berkeliling di desa) juga harus diberikan reward. Selain bentuk apresiasi juga untuk penambah semangat kerja juga,” ungkapnya.

Kendati demikian, politikus Partai NasDem ini juga mengingatkan agar BRI tetap memelihara dan merawat SDM-nya dengan baik. Selain itu sistem perbankan yang sudah baik juga ditingkatkan. Pasalnya, jika tak dilakukan maka prestasi baik yang dihasilkan BRI ini akan sulit terulang kembali. “Yang penting tinggal bagaimana untuk merawat dan memelihara sistem serta SDM ini sebaik mungkin. Soalnya kalau tak dilakukan, prestasi yang berhasil diraih ini akan sulit terulang lagi,” tutupnya.

Diketahui, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menjadi kontributor laba terbesar bagi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2021. Saat itu BRI mencatatkan laba sebesar Rp32,22 triliun. Jumlah itu setara dengan 25,5 persen dari total laba seluruh BUMN tahun lalu.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan apresiasinya terhadap pencapaian Kementerian BUMN. Ia mengatakan, kinerja seluruh perusahaan BUMN telah terbukti meningkat berkat transformasi, di tengah kondisi pemulihan ekonomi pascapandemi. “Oleh karenanya transformasi ini akan terus kami perkuat untuk menjaga keberlanjutan bisnis ke depan,” ungkap Sunarso.

Mantan Direktur Utama PT Pegadaian itu memaparkan, penopang utama pertumbuhan laba BRI sepanjang tahun lalu terletak pada kinerja kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga yang tumbuh positif. Hal itu disertai penurunan biaya bunga yang signifikan. Dan, pada saat bersamaan, perseroan juga mampu mengelola kualitas aset dan diversifikasi portofolio, sehingga imbal hasil aset pun naik.

“Raihan laba BRI membuktikan perseroan dapat terus meng-create economic value (menciptakan nilai ekonomi) kepada seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) di tengah kondisi yang menantang,” ujar Sunarso. (adz)

Telkomsel Luncurkan IoT Smart Manufacturing One Stop Solution End-to-End Supply Chain

Telkomsel perkuat upaya untuk mengakselerasi transformasi lintas sektor industri di Indonesia menuju Industri 4.0 dengan menghadirkan layanan Telkomsel IoT Smart Manufacturing yang merupakan one stop solution guna meningkatkan efisiensi, produktivitas, hingga keamanan pada setiap operasional perusahaan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui telkomseliot.com.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel terus memperkuat perannya dalam mengakselerasi transformasi lintas sektor industri di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi terkini. Upaya tersebut kali ini diwujudkan dengan menghadirkan layanan Telkomsel Internet of Things (IoT) Smart Manufacturing, yang merupakan sebuah solusi digital bagi industri manufaktur yang bergerak menuju digitalisasi dengan connected sensor dan collected data dalam data platform sebagai pengumpulan data yang dianalisa untuk melakukan pengambilan keputusan cepat dan tepat yang meliputi seluruh rantai suplai yang ada di perusahaan seperti produksi, qualitymaintenance dan warehouse. End-to-end solution terintegrasi yang dihadirkan oleh Telkomsel IoT Smart Manufacturing ini memungkinkan terciptanya industri manufaktur yang berkelanjutan (sustainable manufacturing), dengan mendorong peningkatan efisiensi, produktivitas, hingga keamanan pada setiap proses operasional perusahaan melalui analisis data akurat.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel Wong Soon Nam mengatakan, “Telkomsel konsisten dalam upaya mendukung berbagai pelaku bisnis lintas sektor industri di Indonesia dalam mengakselerasikan transformasi sistem operasional melalui pemanfaatan teknologi berbasis IoT terkini yang dapat lebih membuka peluang bagi perusahaan untuk mengoptimalkan efisiensi dan produktivitas operasional perusahaan. Dengan dukungan layanan IoT Smart Manufacturing, Telkomsel menghadirkan solusi digital terintegrasi pada rantai manufaktur yang sejalan dengan roadmap para pelaku industri Tanah Air dalam ekosistem yang mendukung komitmen Making Indonesia 4.0. Langkah ini sekaligus mempertegas kembali komitmen Telkomsel yang mendukung pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu unsur perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030 melalui percepatan transformasi Industri 4.0.”

Hadir di kesempatan yang sama, Kepala Pusat Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Industri dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin RI Heru Kustanto mengatakan, “Kemenperin mengapresiasi Telkomsel sebagai salah satu solution provider  yang komprehensif dan terbaik di sektor manufaktur sebagai partner industri dalam bertransformasi menuju Industri 4.0 di Indonesia. Kami akan terus memberikan dukungan kepada solution enabler seperti Telkomsel yang membangun sinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan Indonesia 4.0.”

Soon Nam kemudian menambahkan, “Telkomsel IoT Smart Manufacturing juga merupakan bukti kepedulian kami akan dampak industri terhadap lingkungan. Solusi end-to-end yang terintegrasi dari Telkomsel IoT Smart Manufacturing tidak hanya akan memberikan peningkatan produktivitas dan efisiensi perusahaan, namun juga mendukung terciptanya industri manufaktur yang ramah lingkungan, sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia dan PBB untuk membangun industri yang mengedepankan aspek inklusi sosial dan kelestarian lingkungan hidup.”

Solusi terintegrasi dari Telkomsel IoT Smart Manufacturing memungkinkan terciptanya industri manufaktur yang berkesinambungan, karena produksi produk manufaktur dilakukan melalui proses terintegrasi yang lebih ekonomis sehingga dapat meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan melalui konservasi energi dan sumber daya alam. Sustainable  manufacturing juga merupakan salah satu area capaian SDGs yang dicanangkan oleh PBB dan pemerintah dengan berpedoman pada Rencana Aksi Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, terutama terkait dengan upaya untuk memastikan akses universal ke energi yang terjangkau dan andal pada tahun 2030; memastikan proses pekerjaan yang produktif sekaligus aman, terjamin, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh industri; serta memastikan infrastruktur yang andal, tangguh, dan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi selagi juga mengatasi tantangan lingkungan.

Dengan memanfaatkan keunggulan ekosistem digital Telkomsel, IoT Smart Manufacturing hadir sebagai one stop solution yang mampu mentransformasi rantai suplai perusahaan dari hulu ke hilir (end-to-end supply chain) menjadi terintegrasi, sehingga akan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keamanan operasional untuk stabilitas bisnis yang lebih memadai. Solusi digital terbaru dari Telkomsel IoT ini membuka peluang bagi segmen enterprise untuk mendapatkan dukungan yang lebih komprehensif, mulai dari konsultasi, ketersediaan device dan software, sistem terintegrasi, data analisis, pengamanan siber, konektivitas, hingga after sales services terdepan. Dukungan ini diberikan sebagai upaya Telkomsel untuk memberikan kemudahan bagi segmen enterprise dalam mengadopsi teknologi IoT Smart Manufacturing.

Soon Nam lebih lanjut menjelaskan, layanan Telkomsel IoT Smart Manufacturing menyediakan solusi yang lebih menyeluruh karena di dalamnya mencakup production control & monitoringoverall equipment efficiency (OEE), quality control using computer visiontraceability, warehouse management,  manufacturing execution system (MES) dengan menyediakan data platform. Selain itu, solusi digital ini dapat dikombinasikan dengan solusi Telkomsel IoT lainnya, seperti IoT Energy Monitoring solution, IoT Asset Performance Management untuk kebutuhan warehousing, IoT Manage SD-WAN 5G untuk solusi konektivitas berbasis cloud yang andal dan aman, IoT Fleetsight untuk monitoring aset, serta IoT Control Tower untuk order management untuk membangun smart industrial ecosystem yang semakin terintegrasi.

Saat ini, solusi digital yang dihadirkan oleh Telkomsel IoT pun telah diimplementasikan oleh PT. Akebono Brake Astra Indonesia sebagai brake manufacturer terbesar di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, Telkomsel IoT Smart Manufacturing diimplementasikan untuk memberikan solusi atas permasalahan warehouse management system dan part pulling system yang masih menjadi kendala bagi perusahaan tersebut dalam mengoptimalkan efisiensi dan produktivitas karena belum terintegrasi sepenuhnya.

Direktur Teknikal PT Akebono Brake Astra Indonesia Daniel Suryananta mengatakan, “Kami sangat menyambut baik inovasi bisnis Telkomsel IoT Smart Manufacturing ini. Sebagai perusahaan manufaktur, kami membutuhkan warehouse management system dan part pulling system yang terintegrasi untuk mempercepat proses kerja dan mencegah human error. Kolaborasi ini telah membantu kami melalui “Part Pulling Monitoring System” sebagai solusi business process transaction. Dengan dukungan teknologi RFID, kami dapat melacak part dalam polybox secara real-time, instan, dan report yang akurat. Kini proses kerja di part pulling atau part supply kami menjadi lebih efektif dan produktif.”

Informasi lebih lanjut tentang bagaimana portofolio yang lengkap dari Telkomsel IoT yang mampu mentransformasi operasional sebuah organisasi serta meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan efisiensinya dapat diakses di telkomseliot.com.(rel)

Bobby: Dekatkan Jarak Pemerintah dan Masyarakat, Wujudkan Birokrasi Gercep

NARASUMBER: Wali Kota Medan Bobby Nasution menjadi narasumber dalam Dialog Publik yang digagas Sumatera Utara Berkibar (SUAR) Sumut di Le Polonia Hotel Medan, Jumat (10/6/2022).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Birokrasi gerak cepat (gercep) dalam melayani dapat diwujudkan dengan cara mendekatkan jarak antara pemerintah dan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan hadirnya pemerintah dan persoalan yang mereka hadapi masyarakat dapat terselesaikan. Selain itu birokrasi gercep hanya akan dapat terwujud melalui kolaborasi.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menjadi narasumber dalam Dialog Publik bertemakan Birokrasi Gercep dan Transparan Kunci Membangun Daerah yang digagas organisasi Sumatera Utara Berkibar (SUAR) Sumut di Le Polonia Hotel Medan, Jumat (10/6/2022). Sebelum dialog, acara diawali dengan Deklarasi sekaligus pengukuhan kepengurusan SUAR Sumut terlebih dahulu.

“Kolaborasi tetap menjadi kunci. Birokrasi gercep itu dimulai dari dalam, dari aparaturnya. Artinya, pemerintah melalui aparatur harus membuka ruang selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk menyampaikan dan melaporkan apa yang menjadi keluhan, kendala dan permasalahan mereka,” kata Bobby Nasution.

Menantu Presiden RI Joko Widodo tersebut menuturkan, keterbukaan atau transparansi dalam pemerintahan harus dikedepankan. Sebab, kebijakan yang diambil pemerintah diputuskan dan berangkat dari persoalan masyarakat di lapangan. “Seperti misalnya, beberapa waktu lalu bahkan sampai sekarang, banyak masyarakat menyampaikan kondisi infrastruktur di wilayah tempat tinggal mereka yang sebenarnya bukan menjadi wewenang Pemko Medan. Namun, sebagai bentuk kehadiran kami (Pemko Medan), kami berupaya dalam penyelesaiannya dengan koordinasi bersama unsur terkait,” ungkapnya.

Menjawab pertanyaan yang diajukan padanya terkait layanan kesehatan yang diberikan di Kota Medan, Bobby Nasution menjelaskan bahwa saat ini Pemko Medan terus berupaya memberikan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan. Hal ini, sambung Bobby, diwujudkan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Kita ingin, sebelum 2024, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP saja. Mudah-mudahan, masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya seraya berharap SUAR Sumut dapat ikut serta berkontribusi mendukung terwujudnya program Pemko Medan.

Sementara itu, Fajar Siddik selaku Majelis Pendiri SUAR Sumut mengungkapkan alasan yang mendasari dibentuknya SUAR Sumut tersebut. Yang pertama, bilang Fajar, karena melihat semangat kebersamaan anak-anak muda saat ini. Sebab, semangat yang menggelora dalam diri kaum muda bisa membawa pada sebuah perubahan.

“Kalau anak muda bersatu dan berkolaborasi untuk menghasilkan sesuatu yang baik, maka itu yang ingin kita wujudkan. Jadi, semangat dalam diri kaum muda haruslah digunakan untuk mewujudkan hal-hal yang baik, termasuk berkontribusi dalam kemajuan daerahnya,” ujar Fajar. (rel)

CSIS: Keberadaan KIB Strategis dan Menarik Perhatian Publik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menilai keberadaan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) strategis dan dibutuhkan untuk dinamika politik nasional menjelang Pemilu 2024.

Peneliti CSIS Arya Fernandes menuturkan, langkah KIB yang diinisiasi Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN, dan Ketum PPP menarik sehingga bisa merebut perhatian publik setelah DPR mengumumkan tahapan pemilu 2024.

Arya menyebut manuver yang dilakukan ketiga partai untuk membentuk KIB sejak dini, berpotensi diikuti partai lainnya. Menurutnya, munculnya KIB akan membuat perubahan tren perilaku partai dalam berkoalisi.

Ia memprediksi, pascakeberadaan KIB, partai-partai lain akan menggabungkan diri dalam koalisi.

CSIS mencermati ada sejumlah dampak pembentukan KIB yang merupakan koalisi strategis. Pertama, KIB sudah memenuhi persyaratan dukungan 20 persen pencalonan pasangan presiden dan wakil presiden. Gabungan suara tiga partai tersebut mencapai 25,7 persen.

Kedua, di dalam KIB, Golkar, PAN, dan PPP memiliki banyak waktu untuk mendiskusikan platform kebijakan yang ingin dibawa pada kontestasi pemilu.

“Waktu yang cukup lama untuk mengelaborasi kepentingan politik masing-masing partai dan memiliki potensi untuk menciptakan koalisi permanen yang berlandaskan pada ide dan gagasan, setidaknya menuju momen pemilihan,” tutur Arya dalam keterangan, Jumat (10/6/2022).

CSIS memprediksi Pilpres dan Pileg pada 14 Februari 2024 akan berlangsung kompetitif dan ketat. Menurutnya, ada tiga hal yang membuat pesta demokrasi lima tahunan ini berlangsung sengit.

Pertama, jarak elektabilitas di antara tokoh-tokoh populer pada hasil survei cukup dekat. Kedua, masih cairnya koalisi antar partai.

“Ketiga, tidak adanya petahana dalam pemilu 2024 tersebut,” tegas Arya.

Arya menambahkan, koalisi dini yang dilakukan KIB memberikan partai anggotanya memiliki daya tawar politik bagi calon yang dianggap potensial untuk diusung di Pilpres 2024.

Ketiga partai juga memiliki kesempatan dan keleluasaan untuk melakukan uji publik kandidat potensial untuk menjadi calon presiden. Selain itu, keberadaan KIB akan mendorong partai-partai lain untuk juga melakukan konsolidasi serupa.

“Artinya, pembentukan lebih dari dua poros politik menjelang 2024 dapat terealisasi,” ujarnya. (adv/*)

Menkop dan UKM Bagikan 1.000 NIB

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan bersama Ketua DPP Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma, Eko Sopianto SE mendampingi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI, Drs Teten Masduki, menghadiri acara Fasilitasi Penerbitan 1.000 Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Binaan Pujakesuma di Ballroom Wing Hotel Kualanamu, Kecamatan Batang Kuis, Jumat (10/6).

Seusai acara, Bupati menjelaskan sektor UMKM memiliki peran sangat penting, baik dari sisi jumlah keluarga yang terlibat maupun dari sisi kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), tidak hanya secara nasional, tapi juga kabupaten/kota, khususnya Deliserdang.

“Maka dari itu, Kabupaten Deliserdang pasti memberikan perhatian penuh. Bagaimana UMKM di Deliserdang cepat berkembang dan itu bisa dimulai dari proses pemberian perizinan, melakukan pendampingan yang diperlukan oleh pelaku UMKM,” jelas Bupati.

Bupati juga menjelaskan tentang proses pembuatan dan penerbitan NIB di Deliserdang, yaitu anggota masyarakat melakukan proses NIB melalui aplikasi OSS atau https://oss.go.id. “Peran pemerintah kabupaten adalah mendorong, memotivasi dan mengingatkan masyarakat yang menjadi pelaku UMKM untuk menggunakan aplikasi tersebut untuk mendaftarkan usahanya,” lanjut Bupati.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM, Drs Teten Masduki dalam sambutannya mengemukakan NIB adalah hal penting bagi para pelaku UMKM. Menurutnya, pemerintah ingin segera mengubah pelaku usaha mikro yang informal untuk segera memiliki NIB.

“Dengan mendapat NIB, statusnya sama dengan perusahaan, sehingga bisa melakukan kontrak kerja dengan perusahaan lain, bisa akses pembiayaan, bisa akses izin edar, bisa juga dapat izin sertifikasi halal,” jelasnya.

Lebih lanjut Menteri Koperasi dan UKM, menegaskan pemerintah menargetkan setiap tahun bisa menerbitkan 2,5 juta NIB. Sementara jumlah pelaku usaha mikro saat ini sebesar 96 persen dari seluruh pelaku UMKM, atau sekitar 60 juta.

“Kalau target 2,5 juta pertahun, anggap saja mereka sekarang belum punya izin usaha, ini baru selesai 20 tahun lagi,” katanya

Sebab itu, untuk mencapai target tersebut perlu dilakukan terobosan. Perlu strategi bersama, tak hanya pemerintah tapi juga swasta termasuk organisasi masyarakat.

Menkop dan UKM juga menyampaikan selama ini potensi ekonomi rakyat atau UMKM kurang diperhitungkan. Padahal, UMKM berkontriSebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM, Drs Teten Masduki dalam sambutannya mbusi terhadap 61 persen PDRB Indonesia dan menyerap 120 juta lapangan kerja.

Dengan kontribusi itu, penyaluran kredit perbankan untuk UMKM hanya 19,8 persen. Hal itu tergolong kecil jika dibandingkan dengan UMKM di Malaysia atau Korea Selatan. “Mari bersama-sama kita perkuat ekonomi rakyat,” katanya.(btr/ram)

Personalia Pabrik PT SIC Mangkir saat Dipanggil Disnaker

DATANG: Maya Dwi Amara saat mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pemecatan sepihak yang dilakukan oleh PT Sari Incofood Corporation Desa Tanjung Morawa-B, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang masih dalam penanganan pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Deliserdang.

Seperti diketahui, Maya Dwi Amara, yang merupakan warga Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa merupakan karyawan kontrak di perusahaan yang memproduksi Kopi Indocafe itu.

Kepala Bidang Perselisihan Hubungan Industrial, Ali Tambunan membenarkan kalau pihaknya mestinya melakukan mediasi perihal pemecatan salah seorang karyawan kontrak PT Sari Incofood Tanjung Morawa.

“Kami sudah melayangkan surat panggilan kepada perusahaan dimaksud juga karyawan yang dipecat perusahaan untuk melakukan mediasi, namun pihak perusahaan tidak datang. Maka kami akan melakukan pemanggilan kedua kepada perusahaan,” ujar Ali Tambunan di ruangannya, Jum at (10/6).

Ali Tambunan menambahkan, bahwa pihaknya sudah mendengar keterangan dari karyawan yang di pecat itu, namun belum bisa menyimpulkan karena pihak perusahaan tidak datang saat dipanggil.

Sebelumnya, Maya Dwi Amara karyawan kontrak yang sudah bekerja tiga tahun di PT Sari Incofood Corporation Tanjung Morawa melaporkan pemecatan sepihak yang dilakukan perusahaan pada dirinya.

Maya dipecat oleh perusahaan karena dianggap menyebabkan keributan yang melibatkan beberapa orang karyawan pria dilaporkan ke Polisi. Sejumlah karyawan dilaporkan ke Polisi diduga melakukan pengeroyokan pada tunangannya Gustri Wirafath warga Desa Tanjung Mulia Kecamatan Pagar Merbau.

Kejadian pengeroyokan terhadap tunangan Maya berawal dari Maya menelpon tunangannya karena diganggu oleh karyawan pria saat hendak makan siang. Tunangan Maya yang tak terima menunggu karyawan pria yang menggangu Maya di luar perusahaan dan berujung dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh terlapor. Sehari pasca kejadian Maya langsung dipecat perusahaan sementara karyawan yang mengganggunya tidak diberikan sangsi apapun oleh perusahaan.

Maya mengaku sangat sedih atas pemecatan itu, karena ia merasa tak memiliki kesalahan dalam pekerjaannya dan kontrak kerja dengan perusahaan masih sekitar satu tahun lagi.

“Saya yang diganggu sama Andi Irawan karyawan laki laki di perusahaan malah saya yang di pecat karena saya karyawan kontrak,” ungkapnya.

Maya yang didampingi tunangannya Gustri Wirafath berharap agar ia mendapatkan keadilan atas pemecatan sepihak yang dilakukan perusahaan pada dirinya.

Terpisah saat di coba dikonfirmasi terkait kasus ini dan apa penyebab pihaknya tidak menghadiri panggilan Disnaker Deliserdang, Personalia PT Sari Incofood Corporation, Rudianto via seluler pada wartawan mengatakan memang benar karyawan yang dimaksud diputuskan hubungan kerjanya dan melaporkan hal ini ke Dinas Tenaga Kerja.

Terkait pemanggilan Disnaker yang tak di hadiri pihaknya Personalia PT Sari Incofood Corporation ini mengaku pihaknya belum sempat.

” Ya Pak, kebetulan perwakilan dari kami ada urusan lain pak, panggilan kedua kami akan hadir pak. Supaya masalah ini segera selesai,” sebut Rudianto.( btr/ram)