27 C
Medan
Thursday, February 12, 2026
Home Blog Page 2616

Rugikan Negara Rp944 Juta, Sekda Samosir Cs Diadili Korupsi Dana Covid-19

JALANI SIDANG: Sekda Samosir Jabiat Sagala terdakwa korupsi dana covid-19 menjalani sidang dakwaan secara virtual, Kamis (7/4). AGUSMAN/SUMUT POS.

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Samosir Drs Jabiat Sagala, menjalani sidang perdana secara virtual, di Ruang Cakra 9 Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (7/4). Dia bersama tiga terdakwa lainnya, didakwa melakukan dugaan korupsi dana tak terduga penanggulangan bencana non alam Covid-19 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp944 juta.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendri Edison saat menguraikan dalam dakwaannya, terdakwa bersama mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir merangkap sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 serta sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Mahler Tamba.

Serta, PPK Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Gizi dan Vitamin Masyarakat Kabupaten Samosir pada Bidang Ketersediaan Bahan Pokok dan Logistik Sardo Sirumapea, dan Santo Edi Simatupang, selaku Direktur Utama (Dirut) PT Tarida Bintang Nusantara (TBN) (masing – masing berkas terpisah) mengeluarkan dana siaga darurat penanggulangan bencana non alam penanganan Covid-19 tahun 2020 tidak sesuai dengan ketentuan.

“Dana siaga darurat Covid-19 sebesar Rp1,8 miliar lebih yang bersumber dari anggaran untuk belanja tidak terduga APBD Kabupaten Samosir sebesar Rp3 miliar. Maka dalam hal ini pengalihan belanja tidak terduga menjadi belanja langsung tidak dibenarkan karena hanya dapat dilakukan jika dalam keperluan mendesak dan pergeseran anggaran dari anggaran belanja tidak terduga ke belanja langsung tanpa melalui prosedur perubahan peraturan Bupati, sehingga bertentangan dengan ketentuan,” ujar JPU dihadapan majelis hakim yang diketuai Sarma Siregar.

Dikatakan JPU, akibat perbuatan para terdakwa berdasarkan hasil perhitungan, negara mengalami kerugian sebesar Rp944 juta lebih yang akan digunakan untuk pengadaan barang atau jasa dan pemberian makanan tambahan gizi serta vitamin untuk warga Samosir.

“Atas perbuatannya, baik Sekda Jabiat Sagala maupun ketiga terdakwa lainnya masing-masing dijerat dengan dakwaan primair, Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU No 31 Tahun 1999 diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana Sub Pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana,” pungkas JPU.

Usai mendengarkan dakwaan, majelis hakim yang diketuai Sarma Siregar menanyakan tim penasihat hukum (PH) para terdakwa apakah mengajukan nota keberatan (eksepsi) atau tidak.

Menanggapi hal itu, penasehat terdakwa Santo Edi Simatupang, selaku Dirut PT TBN pun menyatakan menyampaikan eksepsi pekan depan. Sementara untuk terdakwa Jabiat Sagala, Mahler Tamba dan Sardo Sirumapea lanjut dengan pemeriksaan saksi-saksi yang diajukan tim JPU pekan depan karena tim PH para terdakwa tidak menyampaikan eksepsi. (man/han)

Kasus Positif Covid-19 Tebingtinggi 5 Orang

BERIKAN: Kabid Komunikasi Dinas Kominfo Tebingtinggi, Iswan Suhendi ketika memberikan keterangan seputar penyebaran Covid-19 di Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam penyebaran pandemi Coviid-19 di Kota Tebingtinggi selama bulan suci Ramadan sebanyak 5 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Komunikasi Dinas Kominfo Tebingtinggi Iswan Suhendi, Kamis (7/4).

Dijelaskannya, hingga kemarin tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dan tidak adanya kelurahan berada pada zona merah dan orange. Namun ada 4 kelurahan yang masih berada pada zona kuning, dan 31 kelurahan lainnya berada pada zona hijau.

“Walaupun demikian, kita harapkan Masyarakat Kota Tebingtinggi tetap mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan ibadah pada bulan puasa, terus meningkatkan stamina tubuh dengan meminum vitamin dan mengonsumsi makanan yang bergizi,” pintanya.

Sedangkan dalam melaksanakan ibadah salat tarawih di mesjid, kembali diimbau kepada warga untuk tetap menggunakan masker serta menjaga jarak. Bagi yang belum mendapatkan vaksinasi, diharapkan mendatangi gerai gerai vaksinasi yang dibuat Polres Tebingtinggi di tempat tempat rumah ibadah seperti masjid.

“Masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi tahap I, tahap II dan tahap III untuk mendatangi gerai vaksin yang dibuat Polres Tebingtinggi. Jika ingin mendapatkan vaksinasi, bisa melapor kepada Kepala Lingkungan (Kepling), Lurah dan Bhabinkamtibas di setiap kelurahan yang ada,” ungkap Iswan.

Diimbau juga kepada masyarakat, vaksinasi saat ini sangat penting, kerena mereka yang sudah vaksin dua kali minimal, sistem imun tubuh akan terbangun dan memiliki herdimunity sehingga jika terkonfirmasi positif Covid-19, pada umumnya mereka hanya bergejala ringan.

“Khusus bagi masyarakat lansia, bahwa vaksinasi itu sangat penting, karena saat moment perayaan Lebaran tahun ini tingkat penyebaran kasus Covid-19 bisa ditekan,” beber Iswan.

Terkait capaian vaksinasi di Kota Tebingtinggi sampai saat ini sebesar 99,42 persen dari total 133.616 orang. Untuk BOR adalah persentase pemakaian tempat tidur pada empat rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi sebesar 3,4 persen dari ketersediaan 117 bed. (Ian/han)

Restoran Nelayan Medan: GoFood & GoPay Perluas Transaksi

Buat orang Medan, nama Nelayan Restoran ini mungkin sudah tak asing. Meski hadir dengan berbagai nama restoran yang berbeda, seperti Nelayan Jala-Jala, Nelayan Kafe, Tenda Jala-Jala, Tenda Nelayan, namun semua berada dalam naungan grup yang sama, yaitu Nelayan Restoran

MEDAN, SUMUTPOS – Bagi Anda yang sedang menjalankan ibadah puasa, mencari tempat berbuka yang menyajikan menu nikmat, tempat nyaman dan mudah ditemui dimana-mana, tentu menjadi salah satu aktivitas yang rutin di bulan Ramadhan ini. Baik untuk berbuka bersama keluarga terdekat, maupun rekan-rekan lainnya. Momen Ramadhan menjadi semakin istimewa bersama orang-orang tercinta di tempat yang istimewa.

Buat orang Medan, nama Nelayan Restoran ini mungkin sudah tak asing. Meski hadir dengan berbagai nama restoran yang berbeda, seperti Nelayan Jala-Jala, Nelayan Kafe, Tenda Jala-Jala, Tenda Nelayan, namun semua berada dalam naungan grup yang sama, yaitu Nelayan Restoran. Jaringan resto yang sudah berdiri sejak 1995 ini kini sudah memiliki 15 cabang yang tersebar di berbagai wilayah di kota Medan.

Awalnya, restoran ini memang secara khusus menyajikan menu dimsum. Menu-menu seperti dimsum ceker ayam, hakau, siomay dan lainnya, menjadi andalan resto ini. Namun, seiring perkembangannya, sayap bisnis mereka pun merambah ke menu baru, seperti boba, sushi, bakery dan berbagai jenis menu baru lain.

Tak hanya memperluas varian menu, Nelayan restoran juga memperkokoh jejaring mereka melalui digitalisasi layanan untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas. Sejak 2019 silam, jaringan Nelayan resto sudah menjadi mitra GoFood dan GoPay dalam aplikasi Gojek untuk memudahkan transaksi serta menjangkau pasar yang lebih besar.

Hal ini disampaikan oleh Natasya, yang mewakili manajemen Jaringan Restoran Nelayan di Medan. “Menjadi mitra GoFood, memperluas pasar kami. Pelanggan juga menjadi lebih mudah untuk bisa menikmati menu-menu kami tanpa harus ke restoran. Hal ini menjadi penting pada saat pandemi, dimana orang mengurangi mobilitas mereka dan mengandalkan pemesanan makanan digital untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari,” ungkap Natasya.

Langkah memperluas pasar melalui dunia digital ini tak sia-sia. Hingga kini, cabang pertama restoran Nelayan, yaitu Sari Laut Nelayan di Merak Jingga, masuk dalam Top 5 mitra GoFood di kota Medan.

Agak berbeda dengan GoFood, penggunaan pembayaran digital dengan GoPay ternyata lebih banyak dilakukan di pusat perbelanjaan atau mal, yang lebih banyak didominasi anak muda, ketimbang di gerai-gerai non-mal. Salah satu pelanggan Nelayan yang kerap kali menggunakan pembayaran non-tunai, Goklas Situmorang, menuturkan bahwa GoPay memberikan kepraktisan dan rasa aman ketika bertransaksi. “Buat saya hal ini jadi penting, karena tidak perlu membawa uang tunai. Tidak repot mencari ATM atau mengambil uang tunai untuk bayar. Cukup scan saja, dan semua transaksi beres. Sangat praktis,” jelas Goklas.

Hal senada disampaikan Natasya, “Rata-rata orang sudah banyak memakai pembayaran digital seperti GoPay. Untuk sistem pembayaran dengan GoPay sejauh ini bagus. Namun meski demikian, harus diakui bahwa saat ini persentase orang untuk membayar dengan uang tunai, memang masih lebih besar,” jelas Natasya.

“Namun untuk pelanggan yang lebih muda, memang lebih banyak yang membayar dengan cashless, salah satunya GoPay. Apalagi di Nelayan ini chinese food ya, jadi kalau makan masih mengajak orang tua dan ramai-ramai, jadi mereka membayar biasanya masih dengan debit atau tunai. Namun untuk anak muda memang kecenderungan menggunakan cashless lebih besar,” tambah Natasya.

Tak hanya memberikan pilihan metode bayar, selama kehadiran GoPay, Natasya mengakui hal yang paling membantu adalah kerjasama dalam bentuk promosi yang dilakukan menggunakan metode pembayaran GoPay. Promosi ini mendorong para pelanggan untuk menikmati berbagai menu di Nelayan Restoran dengan harga khusus atau mendapat ekstra bonus.

Selain itu, manfaat lain yang didapat adalah branding atau pemasangan merek Nelayan Restoran bersama dengan merek GoPay, membuat para pelanggan yang datang dari luar kota tidak khawatir jika tidak membawa uang tunai. Hal ini sangat membantu Nelayan Restoran untuk meluaskan pasar mereka. (rel)

Bupati Terima Audiensi Pemuda Katolik Asahan

BERSAMA: Bupati Asahan H. surya BSc diabadikan bersama DPD Pemuda Katolik Kabupaten Asahan di sela-sela melakukan audiensi.SOPIAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya, BSc menerima audiensi Pemuda Katolik Kabupaten Asahan di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (7/4). Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Asahan, Jonathan Arif Manata Sirait, S.Sos, MM, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah menerima kunjungan mereka, sekaligus bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Pada kesempatan itu juga, Jonathan berharap Bupati Asahan untuk hadir pada pelantikan kepengurusan Pemuda Katolik Asahan yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang.

Selanjutnya Jonathan mengatakan, Pemuda Katolik Kabupaten Asahan siap membantu Pemerintah Kabupaten Asahan menyukseskan visi dan misinya yaitu mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Menanggapi audiensi tersebut, Bupati Asahan H. Surya, BSc mengucapkan terima kasih kepada Pemuda Katolik Kabupaten Asahan yang siap membantu menyukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Terkait undangan pelantikan Pemuda Katolik Kabupaten Asahan yang direncanakan pada Bulan Mei 2022 nanti, saya akan berusaha untuk hadir jika tidak ada kegiatan dihari yang sama. Dan jika ada kegiatan dihari itu, saya akan mengunjuk pejabat saya untuk hadir menggantikan saya pada kegiatan tersebut, dan saya harapkan kalian jangan merasa kecewa,” ucapnya.

Menutup pembicaraannya Bupati Asahan berharap, dengan kehadiran Pemuda Katolik di Kabupaten Asahan dapat membantu membangun Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kaban Kesbangpol, Kadisporapar Kabupaten Asahan, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan dan Pengurus Pemuda Katolik Kabupaten Asahan. (dat)

Sekdako Minta OPD di Tebingtinggi Gunakan Produk Dalam Negeri

RAKOR: Sekdako Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi memimpin rapat kordinasi dengan OPD dan Camat terkait Inpres Nomor: 2 tahun 2022.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Menindaklanjuti Inpres Nomor: 2 tahun 2022 tentang Pelaksanaan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi menekankan kepada seluruh OPD dijajaran Pemko Tebingtinggi untuk merealisasikan Inpres tersebut secara serius dengan menggunakan produk dalam negeri dalam setiap anggaran yang digunakan.

Hal tersebut disampaikan Sekdako Muhammad Dimiyathi, saat memimpin rapat Tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan semua pimpinan OPD dijajaran Pemko Tebingtinggi, di Balai Kota Tebingtinggi Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis(7/4).

“Instruksi Presiden ini harus menjadi perhatian serius untuk dilaksanakan pada setiap OPD terutama untuk pengadaan barang dan jasa,” tegas Muhammad Dimiyathi.

Muhammad Dimiyathi mengatakan, agar syarat penggunaan produk dalam negeri menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi pada kontrak disetiap pekerjaan. Dimiyathi menyatakan minimal 40 persen dari belanja modal pada masing-masing OPD Pemko Tebingtinggi atau memiliki sertifikasi TKDN ( Tingkat Komponen Dalam Negeri).

Sebelumnya Kepala Inspekorat Kota Tebingtinggi Kamlan Mursyid, mengatakan bahwa hal ini untuk mendukung akselerasi ekonomi lokal dan dalam negeri. Diharapkan dengan meningkatnya daya beli terhadap produk dalam negeri, tentu akan meningkatkan kontraksi ekonomi nasional.

Turut hadir dalam rapat tersebut Perwakilan dari Perwakilan Kapolres, Kasubag Bekpal Tebingtinggi Rustam, seluruh pimpinan OPD atau yang mewakili dan para Camat Kota Tebingtinggi. (ian/han)

Lestarikan Kearifan Lokal, PT SMA Bantu Kelompok Seniman Jaran Kepang

BANTUAN: Humas PT Supra Matra Abadi, Kebun Teluk Panji, Linus S Sianipar saat memberikan bantuan set kostum dan peralatan kepada kelompok Jaran Kepang Mitrosatoto.

TELUK PANJI, SUMUTPOS.CO – Kearifan lokal merupakan salah satu ciri khas suatu suku atau daerah di Indonesia, beragamnya suku dan budaya di Indonesia melahirkan beragam kesenian budaya yang sangat menarik dan menjadi ikon suatu suku dan daerah.

Kesenian budaya yang sangat menarik adalah Jaran Kepang yang merupakan kesenian tradisional dari daerah Ponorogo, Jawa Tengah. Terjadinya transmigrasi di pulau Jawa mengakibatkan budaya ini juga ikut menyebar ke daerah di luar pulau Jawa. Salah satunya adalah Jaran Kepang “Mitrosatoto” yang terletak di Dusun Sidodadi, Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara.

Kelompok Jaran Kepang ini kerap tampil di desa-desa untuk menghibur masyarakat. Peralatan yang dimiliki sudah lengkap tapi kondisinya sudah tua dan butuh perbaikan ataupun pergantian dengan yang baru. Melihat hal ini, PT Supra Matra Abadi, Kebun Teluk Panji yang terletak di Desa Perkebunan Teluk Panji memberikan bantuan set kostum dan peralatan kepada kelompok Jaran Kepang Mitrosatoto. Bantuan tersebut diserahkan oleh Humas PT SMA, Linus S Sianipar, Rabu (30/3) 2022.

“Kearifan lokal adalah sesuatu yang harus kita lestarikan , PT SMA sangat mendukung kegiatan-kegiatan seni dan budaya terutama yang berada di sekitar perusahaan. Hari ini kita bantukan kostum, kuda lumping dan aksesoris yang dibutuhkan oleh kelompok Jaran Kepang Mitrosatoto. Semoga seni dan budaya yang ada di masyarakat tetap terjaga sehingga anak cucu kita tetap bisa menyaksikannya kelak,” kata Linus.

Menerima bantuan ini ketua kelompok Jaran Kepang sekaligus Kadus Sidodadi, Sutikno menyambut dengan rasa senang dan haru.

“Terima kasih kepada PT SMA yang telah peduli dan memberikan bantuan untuk kesenian Jaran Kepang Mitrosatoto ini. Semoga seterusnya dapat kami jaga dan rawat, untuk PT SMA kami doakan untuk semakin sukses di masa yang akan datang,” ungkap Sutikno.

“Selain bantuan peralatan dan kostum kepada Jaran Kepang, pada kesempatan ini PT SMA juga membantu pelebaran tapak gereja HKBP Immanuel Sei Kalam dan bantuan untuk perbaikan lapangan badminton Desa Pengarungan. Ini merupakan wujud kepedulian PT SMA terhadap masyarakat, semoga mendapat manfaat dan dapat dijaga dengan baik,” tambah Linus. (rel/han)

Ibu Bersama Anak Kembar Diduga Bunuh Diri, Polisi: Korban Minum Racun Serangga

CEK LOKASI: Kapolers Deliserdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji meinjau lokasi kejadian bunuh diri di Jalan Antara No18 Lubukpakam Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – B

” Ditempat kejadian ditemukan mulut ketiga korban yang mengeluarkan busa. Ditemukan juga bekas minuman di atas closet kamar mandi yang ada di dalam kamar serta ditemukan 1 buah kotak paket di dalam kotak sampah dengan tulisan obat hama/NaCN,” jelasnya.

Masih Kombes Pol Irsan Sinuhaji, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara. Dengan menggunakan ambulan Rumah Sakit Amri Tambunan ketiga korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Di sana dilakukan otopsi untuk penyelidikan dan penyidikannya hingga tuntas.

Setelah selesai dilakukan otopsi terhadap ketiga korban. Pada Kamis (7/4) sekitar pukul 06.00 WIB, ketiga jenazah korban tiba di rumah duka yang berada di Lingkungan VIII Jl Antara No18 Kel Lubukpakam III Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang. Direncanakan akan dimakamkan di pemakaman umum Taman Eden, Tanjungmorawa, Jumat (8/4).

Menurut seorang kerabat korban Bermarga Saragih, bahwa pihaknya melarang awak media untuk melalukan peliputan di rumah duka.

“Kami minta maaf dan tolong jangan foto-foto lagilah. Ini adalah aib keluarga. Maaf iya,”ucapa pria berperawakan sedang tersebut.

Disebutkan, pada Rabu (6/4) Rista Dame Sari Saragih (37) bersama dua anaknya SAL Purba (4) dan SES Purba (4) ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya di Lingkungan VIII Jalan Antara No18 Kelurahan Lubukpakam III Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang.

Saat kejadian suami korban, Bhensia Pakar Purba (40) sedang tidak berada di rumah. Menurut informasi bahwa saksi Rohna Lensa bersama Rasben Saragih merupakan orangtua laki laki dari Rista Dame Sari Saragih datang kerumah sekira pukul 16.30 WIB. Mereka mengetuk pintu rumah dan menekan bel rumah namun tidak ada respon dari korban.

Curiga dengan hal tersebut. Kedua saksi melalui pintu samping rumah mengintip ke kamar korban sebari mengetuk pintu kamar namun tak ada respon dari korban.

Selanjutnya, Rasben membuka pintu garasi menggunakan kunci cadangan yang dimilikinya. Masuk ke rumah menuju kamar tempat kejadian. Kondisi pintu kamar terkunci dari dalam. Karena terkunci dari dalam Rasben menjebol jendela samping dengan menggunakan linggis.

Kemudian masuk kekamar dan menyaksikan para korban tergeletak tanpa ada respon. Kemudian pihak keluarga langsung menghubungi pihak kepolisian. (btr/azw)

Wakil Bupati Karo Soroti Drainase di Jalan Jamin Ginting

TINJAU: Wabup Theopilus Ginting meninjau drainase tak berfungsi di Jalan Jamin Ginting, Kamis (7/4).

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting bersama Kepala Dinas PUPR, Edward Pontianus Sinulingga ST, Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Evanlit Sembiring serta Camat Berastagi David Cardona SSos meninjau jalan rusak di Jalan Jamin Ginting Kabanjahe – Berastagi, Kamis (7/04).

Saat peninjauan Jalan Jamin Ginting di seputaran Simpang Ujung Aji tepatnya di depan Gang Karya, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting menyoroti drainase yang ada di depan rumah masyarakat. Drainase tersebut tidak berfungsi dengan baik sehingga mengakibatkan kerusakan jalan tersebut.

Wabup berharap agar masyarakat terutama pada kegiatan pencucian wortel supaya lumpur wortel tersebut tidak masuk kedalam drainase yang mengakibatkan endapan lumpur yang mengakibatkan drainase tidak berfungsi dengan baik mengakibatkan air meluber ke badan jalan.

“Kita harus saling bersinerji melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya dapat mempergunakan drainase ini dengan sebagaimana mestinya, sehingga ke depannya Jalan Jamin Ginting ini yang merupakan jalan Nasional, akan segera kita lakukan pemeliharaan,” tandas Wakil Bupati Karo.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karo Edward Pontianus Sinulingga mengatakan, “Dalam memperbaiki jalan Nasional ini kita harus berkoordinasi dengan pihak balai jalan Sumatera Utara serta bersama-sama dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat terhadap kegiatan pencucian wortel supaya sampah dan lumpur wortel tersebut tidak dibuang ke drainase,”pungkasnya.(deo/tun/azw)

Pengadilan Agama Binjai Audiensi ke Wali Kota

Diskominfo Binjai AUDIENSI: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menerima audiensi dari PA di rumah dinas, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Rabu (6/4).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pengurus atau jajaran Pengadilan Agama Binjai melakukan audiensi ke Wali Kota, H Amir Hamzah di rumah dinas, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, kemarin (6/4). Pada kesempatan ini, Amir menerima audiensi didampingi Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ahmad Yusri dan Kabag Administrasi, Adri Rivanto.

“Dalam audiensi ini, kami mau menyampaikan beberapa hal kepada Bapak Wali Kota Binjai,” ujar Helmia Wati, perwakilan dari PA Binjai.

Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Hemia. Satu di antaranya tentang program Kementerian Agama terkait pembuatan kartu nikah tidak dipungut biaya alias gratis.

Karena itu, PA dinilai perlu melakukan pendataan masyarakat yang belum memiliki kartu nikah. Tentunya hal tersebut harus mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Binjai. “Kami berharap dukungan dari perangkat bapak seperti camat dan lurah, dalam pendataan di tiap kecamatan untuk menyukseskan program ini,” seru Helmia Wati.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Binjai mendukung program Kemenag tersebut. Dia berharap, kegiatan dan program Kemenag dapat berjalan dengan baik. “Walaupun biayanya tidak sedikit, semoga yang direncanakan ini dapat terlaksana dan anggaran bisa kita sesuaikan,” pungkasnya. (ted/azw)

Hasil Temuan Satgas Pangan Polres Binjai, Minyak Goreng Curah Masih Dijual di Atas HET

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Binjai melakukan pengecekan harga minyak goreng curah ke tiga lokasi pasar tradisional, Kamis (7/4). Hasilnya, penjual minyak goreng curah menjual kepada konsumen di atas harga eceran tertinggi (HET).

Menurut Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Binjai, Andi Affandi, ketiga lokasi pasar yang dilakukan pengecekan harga adalah di Pasar Tavip, Pasar Kebun Lada dan Pasar Brahrang. Sejalan dengan pengecekan, menurut dia, Satgas Pangan juga sekaligus melakukan sosialisasi terkait HET minyak goreng curah, yang harus dijual kepada pembeli. “Semua hampir di atas HET menjualnya,” kata Andi.

Pernyataan Andi menjawab pertanyaan wartawan soal harga minyak curah yang dipasarkan di ketiga pasar tradisional tersebut. Namun, Andi tidak merinci berapa harga minyak goreng curah yang dijual di atas HET ini.

“Sudah ditegur langsung sama Kanit Ekonomi Polres,” jawab Andi saat disoal apa sanksi yang dapat dijatuhkan kepada penjual minyak goreng curah di atas HET. “Dan akan ada sanksi untuk selanjutnya. Ini sebenarnya kegiatan polres karena ada perintah dari Bapak Kapolri. untuk informasi lebih lanjut, silahkan jumpai Kanit Ekonomi,” sambung Andi.

Sosialisasi yang dilakukan Satgas Pangan dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan HET minyak goreng curah yang harus dijual kepada pembeli. Selain membentangkan spanduk di beberapa warung atau kedai, Satgas Pangan juga menempelkan kertas berisikan sejumlah imbauan kepada pedagang untuk tidak menjual minyak goreng kemasan maupun curah di atas HET.

Adapun dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 11 Tahun 2022, HET minyak goreng curah seharga Rp14 ribu per liter atu Rp15.500 per kilogram. Namun fakta di lapangan, masih banyak ditemukan pedagang menjual minyak goreng curah di atas HET kepada pembeli.

Sementara, wartawan tidak dapat melakukan konfirmasi kepada Kanit Ekonomi Polres Binjai, Iptu Rifaldy Arsad. Didatangi ke kantornya, Rifaldy tak berada di tempat. “Keluar dari pagi sampai siang ini belum ada balik,” tukas penyidik Unit Ekonomi menjawab wartawan. (ted/azw)