Home Blog Page 2624

PPM LVRI Diharapkan Jadi Bagian Integral Program Pemerintah

HADIRI: Bupati Karo menghadiri pelantikan PPM LVRI Maran Kabanjahe dan Ranting Se-Kecamatan Kabanjahe.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory S Sebayang menghadiri Pelantikan PPM LVRI Maran Kabanjahe dan Ranting Se-Kecamatan Kabanjahe Periode Tahun 2022-2026 di Jambur Tuah Lopati Kabanjahe, Minggu (5/6).

Dalam sambutannya, Bupati Karo Cory S Sebayang menyampaikan kiranya pelantikan ini dapat menjadi momentum dalam mengembangkan dan memajukan organisasi serta dapat membawa semangat pembaharuan ke arah lebih baik lagi.

“Organisasi PPM LVRI diharapkan dapat menjadi bagian integral dari program-program pemerintah, sehingga dapat mewujudkan hubungan yang harmonis dan sinergis serta diharapkan mampu melahirkan program-program yang menjunjung pembangunan di Kabupaten Karo,” ungkap Bupati Karo.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Karo, Anggota DPRD Kabupaten Karo Korindo Sembiring, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Frans Dante Ginting, Kepala BNNK Karo Mukhtar Tambunan, Ketua PPM LVRI Kabupaten Karo beserta pengurus dan seluruh anggota dan Para Pejuang LVRI Kabupaten Karo. (deo/ram)

Polsek Patumbak Terima Siswa SPN Hinai

Bersama: Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago bersama Wakapolsek AKP H Pasaribu dan Kanit Shabara Iptu EH Manik dan para siswa polisi SPN Hinai, Langkat, di Mapolsek Patumbak, Senin (6/6). dewi/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian sektor (Polsek) Patumbak menerima siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai, Langkat, untuk melaksanakan latihan kerja fungsi kepolisian, Senin (6/6).

Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago didampingi Wakapolsek, AKP H Pasaribu dan Kanit Shabara, Iptu EH Manik menerima secara resmi sebanyak 25 siswa polisi dari SPN Hinai, Langkat di Mapolsek Patumbak, sekira Pukul 10.00 WIB, dalam apel penyambutan ‘Pelatihan dan Praktek Kerja Langsung Tentang Fungsi Tekhnis Kepolisian di Lapangan’.

Faidir dalam arahannya menyampaikan, agar para siswa polisi dapat melaksanakan kegiatan pelatihan fungsi kepolisian dengan baik dan selalu mendengar arahan dan bimbingan serta perintah tentang pelaksanaan tugas kepolisian dari para mentor dan polisi yang bertugas di Polsek Patumbak agar mendapat nilai yang bagus pada saat melaksanakan Praktek Kerja Kepolisian.

“Jangan lupa juga agar melaksanakan ibadah sesuai agamanya masing-masing dan menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan. Yang paling utama ruangan istirahat dan ruangan kerja serta lingkungan Polsek Patumbak,” katanya.

Adapun para siswa polisi SPN HINAI tersebut akan mengikuti pelatihan fungsi kepolisian, seperti fungsi Sabhara, fungsi Bhinmas, fungsi Reskrim, fungsi Intel dan fungsi Lalu Lintas selama satu bulan, guna pemantapan tentang apa yang dipelajari selama melaksanakan Pendidikan Kepolisian Di SPN Hinai Langkat.

“Para siswa polisi akan tinggal di Aula Polsek Patumbak yang telah disiapkan. Mereka nantinya akan tetap melaksanakan apel pagi dan apel malam guna menjaga kedisiplinan mereka. Mereka juga akan dibagikan tugas masing-masing,” pungkasnya. (dwi/ila)

Tim Puslitbang Polri Kunjungi Polda Sumut

KUNKER: Tim Puslitbang Polri saat kunjungan kerja ke Polda Sumut, Senin (6/6).istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Puslitbang Polri melakukan kunjungan kerja ke Polda Sumut, Senin (6/6). Kedatangan Tim Puslitbang Polri diterima Kapolda Sumut yang diwakili Karo Log Polda Sumut Kombes Pol Drs. I Gede Mega Suparwitha, M. Si di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut.

Adapun tim Puslitbang Polri yang hadir yakni Kombes Pol Harvin Raslin, S.H selaku Ketua tim dengan anggota Kompol Septi Astuti, ST. MA dibantu anggota dari Korps Brimob Mabes Polri Kompol Nur Rochman Syafi’i, S.H beserta Konsultan dari BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional) Drs Ary Wahyono, M.Si.

Kunjungan tim Puslitbang Polri dalam rangka “Penelitian dan Evaluasi Peralatan Dalmas dan PHH Polri” persiapan pengamanan Pemilu tahun 2024 di Polda Sumatera Utara.

Dengan adanya penelitian ini diharapkan diperoleh kondisi riil peralatan Dalmas dan PHH saat ini agar dapat dilakukan langkah-langkah perbaikan maupun peningkatan mutu kelayakan peralatan.

“Perbaikan dan peningkatan kelayakan mutu peralatan Dalmas dan PHH ini sebagai kesiapan Polri dalam pengamanan Pemilu serentak yang akan digelar kurang dari dua tahun,” ujar Kombes Harvin. (dwi/ila)

Fraksi PDIP Dukung Gubsu Bangun Jalan dan Jembatan Senilai Rp2,7 T

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut kembali menegaskan dukungannya terhadap pogram pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sepanjang 450 km yang dicanangkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dengan anggaran sebesar Rp2,7 triliun dari APBD tahun jamak. Dukungan itu disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba, SE melalui siaran persnya pada Senin (6/6/2022).

“Kami Fraksi tetap konsisten mendukung percepatan pelaksanaan pembangunan infrastrutur di Sumut, kondisi kerusakan infrastruktur jalan di Sumut sudah cukup parah, dan hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja,” kata Mangapul.

Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut itu, dukungan terhadap pembangunan infrastruktur jalan ini harus dipahami bukan sekadar mendukung program gubernur, tetapi program pembangunan ini merupakan kebutuhan rakyat yang sangat mendesak, karena kondisi jalan di lapangan sudah sangat parah dan memprihatinkan. “Sumber pendanaan sudah diberikan pemanfaatannya melalui kontrak jamak sebesar Rp2,7 triliun, sejauh ini sudah meminta kerjasama dengan lintas instansi pemerintahan dan hal ini jangan diragukan,” lanjut Mangapul.

Selain itu Mangapul menyebutkan, penanganan infrastutur jalan adalah benar-benar demi kebutuhan rakyat Sumut dan penanganan jalan rusak ini mempunyai kaitan dengan program pemerintah pusat melalui Kepres tentang Program Strategis Nasional

“Pemprovsu jangan ragu-ragu untuk segera mengerjakan program pembangunan infrastruktur jalan ini supaya dikerjakan penanganannya, cuma saja tentunya soal tahapan dan proses serta sumber pendanaan supaya di laksanankan dengan baik, baik syarat administratif dan lain sebagainya yang merupakan tanggung jawab eksekututif,” pungkas Mangapul. (adz)

Aulia Rachman Tinjau Pameran Foto APFI 2022 di Merdeka Walk

MEDAN, SUMUTPOS. CO – Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman meninjau pameran foto para pemenang dalam Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2022 yang digelar di Merdeka Walk, Medan, Senin (6/6/2022). Pameran foto-foto pemenang APFI 2022 telah digelar mulai tanggal 3-7 Juni 2022, berlokasi di kawasan titik nol Kota Medan,  yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan acara APFI 2022.

Wakil Wali Kota Medan memberikan apresiasi sambil mengamati deretan hasil karya foto yang dipamerkan didampingi Koordianator PFI Wilayah Sumatera Hendra Broetal, Perwakilan Dewan Juri APFI 2022 Ferdy Siregar serta para pengurus PFI Medan.

“Foto-foto para pemenang APFI 2022 yang dipamerkan ini sangat mengedukasi masyarakat tentang catatan rekaman peristiwa yang terjadi di Indonesia selama periode tahun lalu,”terang Aulia Rachman.

Dia menambahkan, Pemko Medan di bawah masa kepemimpinan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution tentu sangat mengapresiasi kegiatan APFI 2022 serta pameran yang telah berlangsung tersebut.

Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2022  yang ke-12 sukses diselenggarakan  di Kota Medan. Setelah tahun sebelumnya juga sukses  digelar di perpustakaan nasional Jakarta.

PFI Medan yang menjadi tuan rumah penyelanggaraan ajang bergengsi dan penghargaan tertinggi bagi para insan jurnalis foto di Indonesia.

Sebelumnya, Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, yang juga merupakan menantu presiden Joko Widodo, turut

hadir pada acara puncak acara untuk menyerahkanAlex &Frans Mendur Trophy kepada para penerima anugerah Photo of the Year, Jumat 3 Juni 2022 Lalu.

Turut hadir Ketua PFI Pusat Reno Esnir, Sekjen PFI Pusat Hendra Eka, Ketua PFI Medan Rahmad Suryadi, para Dewan Juri diantaranya Empu Ageng Oscar Motuloh, Adek Berry, Ferdy Siregar serta perwakilan pengurus PFI Kota seluruh Indonesia dan undangan lainnya.

Acara APFI 2022 terselenggara atas dukungan sponsor diantaranya; Pemko Medan, Pemprov Sumut, Lembaga Penjamin Simpanan, Pelindo, PLN, Astra, Astra Graphia, BNI, Mandiri, Tiket.com, OVO, OJK, Bulog, Bank BTN, Telkom Indonesia, BCA, XL Axiata, Djarum Foundation, Telkomsel, KAI, Inalum, Pupuk Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, Pertamina Gas Negara, Askrindo Insurance, Jasa Marga, FIF Group, Bank Syariah Indonesia, Jackpro, Bluebird, Agincourt Resources, serta Media Partner Merah Putih, Kompas Tv dan LKBN Antara. (Rel)

APFI 2022 Sukses Digelar di Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anugerah PewartaFoto Indonesia (APFI) 2022  yang ke-12 sukses diselenggarakan di Kota Medan, setelah tahun sebelumnya juga sukses  digelar di perpustakaan nasional Jakarta. PFI Medan yang menjadi tuan rumah penyelanggaraan ajang bergengsi dan penghargaan tertinggi bagi para insan jurnalis foto di Indonesia tersebut. APFI 2022 telah menyeleksi 2800 lebih foto dari 300 wartawan yang akhirnya menelurkan 15 foto terbaik dari 7 kategori yang diseleksi Dewan Juri selama lebih dari dua belas jam.

Perwakilan penerima Anugerah diundang khusus ke Medan untuk menerima trophy APFI. Hadir dalam puncak awarding Walikota Medan Bobby Nasution, Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia(PFI)Pusat Reno Esnir,Ketua PFI Medan Rahmad Suryadi, para perwakilan pemenang dan perwakilanpengurus PFI Kota seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya,Bobby memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan APFI 2022 sekaligus menjelaskan kualitas,serta peran penting foto jurnalistik sebagai penyampai pesan dan perekam peristiwa bersejarah untuk seluruh masyarakat Indonesia. “Saya yakin kualitas dari Anugerah Pewarta Foto Indonesiatahun 2022 ini sangat baik,” ujar Bobby.

Bobby juga berpesan kepada seluruh pewarta foto agar tetap bisa menjaga diri dan berhati-hati selama bertugas di lapangan. “Jangan sampai membahayakan diri demi mendapatkan sebuah momen yang sangat dibutuhkan, kita doakan semua jurnalis diberkahi Allah Swt,” tambah Bobby.

Ketua Umum PFI Pusat Reno Esnir menyampaikan selamat kepada seluruh penerima Anugerah.Ia juga mengapresiasi pemerintah, PFI Medan, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung gelaran APFI. “Selamat kepada seluruh penerima Anugerah,mulai dari foto Rohingnya di Aceh hingga foto PON di Merauke berhasil menjadi yang terbaik.Dan juga terimakasih kepada semua pihak yang mendukung APFI 2022, award ini tidak akan terselenggara tanpa bantuan dari semua mitra dan stake holder yang mendukung,”ucap Reno.

Pada puncak awarding, Walikota Medan menyerahkan Alex & Frans Mendur trophy beserta trophy lainnya kepada penerima Photo of The Year, PFI Kota Award, serta Lifetime Achievement Award. PFI Medan yang diwakili Ketuanya Rahmad Suryadi berhasil menerima anugerah Best Management Award, sedangan Suryanto, Ketua PFI Surabaya, menerima Best Performance Award. Kedua gelar tersebut merupakan bagian dari PFI Kota Award, penghargaan untuk pengurus PFI Kota yang dinilai memiliki kontribusi dan prestasi yang baik dalam satu tahun terakhir.

Sedangkan Lifetime Achievement Award diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada pewarta foto yang sudah berpulang akibat wabah Covid-19. Almarhum Saiful Bahri (Antara Foto) dan Yuyung Abdi (Jawa Pos) terpilih karena dedikasinya sebagai pewarta foto senior yang berintegritas dan giat menyebarluaskan semangat fotojurnalistik semasa hidupnya.

Keluar sebagai penerima Photo of The Year adalah Galih Pradipta, pewarta foto dari Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. Galih terpilih melalui foto esai-nya yang merekam kegiatan warga Papua saat sedang antusias menonton pertandingan Pekan Olahraga Nasional 2021 diMerauke, Papua. Ketua penyelenggara, Dwi Pambudo,mengucap syukur dan terimakasih karena gelaran awarding APFI 2022 berjalan sukses dan lancar.

“Alhamdulillah WaSyukurillah, terima kasih kepada Pemprov Sumatera Utara,Pemkot Medan,PFI Medan,pengurus PFI Kota se-Indonesia, dan seluruh panitia yang telah bekerja keras hingga larut pagi dalam mempersiapkan agenda kebanggaan wartawan foto tanah air ini,” pungkas pewarta foto Rakyat Merdeka ini.

Foto-foto penerima Anugerah Pewarta Foto Indonesia(APFI) dapat dinikmati di Merdeka Walk, Jalan Balai Kota Kesawan,Medan.Pameran foto berlangsung hingga7 Juni 2022. Selain itu acara juga dirangkaikan dengan diskusi fotografi mengenai kisah dibalik foto para penerima Anugerah bersama Adek Berry, Ferdy Siregar, dan Oscar Motuloh serta perwakilan penerima APFI pada 4 Juni 2022 diGrand Ballroom Hotel Inna,Medan.

Acara APFI 2022 terselenggara atas dukungan sponsor diantaranya; Pemko Medan, Pemprov Sumut, Lembaga Penjamin Simpanan, Pelindo, PLN, Astra, Astra Graphia, BNI, Mandiri, Tiket.com, OVO, OJK, Bulog, Bank BTN, Telkom Indonesia, BCA, XL Axiata, Djarum Foundation, Telkomsel, KAI, Inalum, Pupuk Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, Pertamina Gas Negara, Askrindo Insurance, Jasa Marga, FIF Group, Bank Syariah Indonesia, Jackpro, Bluebird, Agincourt Resources, serta Media Partner Merah Putih, Kompas Tv dan LKBN Antara.

Berikut nama penerima Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2022

Photo of The Year APFI2022& FotoEsai Terbaik Kategori Sport

Galih Pradipta – Perum LKBN Antara

Judul foto:JuaraIndonesia

 

Foto Tunggal Terbaik Kategori Sport

Fernando Randy– Historia.id

Judul foto:“JatuhDemiMedali

Foto Tunggal Terbaik Kategori Art,Culture & Entertainment

Suryanto – Radar Surabaya

Judul foto: Lorong Botol Plastik

Foto Esai Terbaik Kategori Art, Culture & Entertainment

Andri Denisah – SOPAI mages

Judul foto: Bajo Pengembara Laut Ulung

FotoTunggal Terbaik Kategori Environment & Nature

Dicky Bisinglasi– Pewarta Foto Lepas

Judul foto: BedahTumor Penyu

Foto Esai Terbaik Kategori Environment & Nature

Dicky Bisinglasi– Pewarta Foto Lepas

Judul foto:Memasang Satelit Penyu Belimbing

FotoTunggal Terbaik Kategori General News

Dipta Wahyu – JawaPos

Judul foto:PantauTrukTerendam AbuVulkanik Gunung Semeru

 

Foto Esai Terbaik Kategori Peoplein The News

Abdan Syakura- Republika

Judul foto: Dua Asa Dalam Sepasang Kaki

FotoTunggal Terbaik Kategori Spot News

Francisco Carolio– Perum LKBN Antara

Judul foto:Evakuasi Korban Selamat

Foto Esai Terbaik Kategori Spot News

M. Adimaja– Perum LKBN Antara

Judul foto: Misi Pencarian Burung Besi oleh Manusia Katak

FotoTunggal Terbaik LPS- APFI 2022 Kategori Open General News

Rahmat Mirza

Judul foto: “Rohingnya diAceh”

FotoTunggal Terbaik Kategori CitizenJournalist

Agung Wahyudi

Judul foto: “Menembus Batas”

Lifetime Achievment Award Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2022

(Alm)Syaiful Bahri/Perum LKBN Antara– anggota PFI Surabaya

(Alm)Yuyung Abdi/Jawa Pos– anggota PFI Surabaya

Penerima PFI Kota Award Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2022

Best Management Award

PFI Medan Ketua: RahmadSuryadi

Sekretaris: Arifin Al Alamudi

Best Performance Award

PFI Surabaya

Ketua: Suryanto

Sekretaris: Ahmad Zaimul Haq

Tentang Pewarta Foto Indonesia

Pewarta Foto Indonesia (PFI)merupakan organisasi profesi non-profit yang lahir saat era reformasi 1998 di Indonesia.PFI memiliki lebih dari 800 anggota dari ratusan media, mulai dari Aceh hingga Papua. PFI juga sudah memiliki akta organisasi yang tercatat resmi diKementerian Hukum dan HAM dan telah diakui negara dengan terverifikasi oleh Dewan Pers bersama tiga organisasi pers lainnya; AJI, IJTI,dan PWI.

PFI berdiri dengan tujuan untuk memperjuangkan hak publik atas informasi dan kebebasan pers. Selain itu, PFI juga bertugas memajukan dan melindungi kepentingan pewarta foto yang telah menunaikan fungsinya dalam membuat karya jurnalistik yang mendukung kemerdekaan pers dan ekosistem pers Indonesia, serta memperkokoh pelaksanaan UU Pers No 40 tahun 1999 dan mengikuti peraturan Dewan Pers termasuk Kode Etik Jurnalistik. Sebagai lembaga uji mitra Dewan Pers, peran lain  PFIadalah melangsungkan Uji

Kompetensi Pewarta Foto Indonesia (UK-PFI), melakukan advokasi, menjalin kerjasama, memberikan bantuan, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap profesi dan karya foto melalui kegiatan sosial-budaya, pameran, pendidikan dan pelatihan foto jurnalistik, serta penghargaan.

Tentang Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI)

Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) merupakan ajang penghargaan tertinggi untuk insan wartawan foto di Indonesia. Dari tahun ke tahun, apresiasi terhadap APFI semakin meningkat, kali ini APFI ke-12 diselenggarakan di Merdeka Walk, Kota Medan, Sumatera Utara.

Penyelenggaraan APFI menampilkan sejumlah peristiwa bersejarah yang direkam oleh pewarta foto dan jurnalis warga di setiap tahunnya. Dewan juri terdiri dari pewarta foto, jurnalis senior, praktisi fotografi, atau akademisi akan memilih ribuan foto-foto yang diseleksi menjadi yang terbaik selama satu tahun terakhir.

Tujuan dari agenda ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada pewarta foto yang telah menunaikan fungsinya dalam membuat karya jurnalistik yang mendukung kemerdekaan pers dan ekosistem pers Indonesia, serta memperkokoh pelaksanaan UU Pers No 40 tahun 1999 dan mengikuti peraturan Dewan Pers termasuk kode etik jurnalistik.  Selain itu, juga untuk meningkatkan awareness kepada khalayak akan pentingnya peran jurnalis, utamanya pewarta foto. Tujuan lainnya juga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas serta dapat memberikan pengetahuan (edukasi) akan pentingnya memahami, mengabadikan, dan mengarsipkan sebuah momen

jurnalisme penting yang memiliki nilai berita.

APFI kerap menjadi ajang yang paling ditunggu-tunggu oleh peminat foto jurnalistik, APFI juga menjadi sebuah agenda silaturahmi antar wartawan, perusahaan pers, dan stakeholder terkait di Indonesia.(Rel)

Kanim TBA Lakukan Penyesuaian Tarif Izin Tinggal Terbaru

Pelayanan Keimigrasian Bagi Orang Asing di Kanim TBA.(Ist)

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Asahan (TBA) Kanwil Kemenkumham Sumut menerapkan jenis dan tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP) atas pelayanan keimigrasian sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 9/PMK.02/2022.

Hal tersebut, terungkap dalam rangkaian acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Izin Tinggal dan Sosialiasi Penerapan Biaya PNBP terbaru sesuai PMK 02 tahun 2022 oleh tim dari Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian selama akhir pekan kemarin yang diterima oleh Kakanim Panogu HD Sitanggang.

“Kehadiran Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian adalah melakukan monev terkait pelayanan izin tinggal dimana salah satunya adalah penyesuaian tarif PNBP dan kendala-kendala lain tentang izin tinggal. Kanim TBA telah menyesuaikan tarif sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Imigrasi terkait pelaksanaan PMK tersebut tertanggal 15 April 2022,” jelas Panogu, Senin (6/6).

Saat ini, pihaknya juga telah melaksanakan sosialisasi terkait tarif baru ini melalui media sosial, poster informasi tarif di kantor, maupun penyampaian langsung kepada perusahaan maupun penjamin orang asing demi mengantisipasi kendala maupun permasalah yang dapat terjadi.

“Kita juga kirimkan surat dan softcopy kepada perusahaan-perusahaan. Salah satu contoh penerapan tarif izin tinggal adalah perpanjangan izin tinggal kunjungan.

Sebelumnya, menurut PP No. 28 2019 setiap 30 hari perpanjangan dikenai tarif Rp500 ribu. Saat ini perpanjangan izin tinggal kunjungan adalah Rp2 juta rupiah per 60 hari. Untuk pembayaran juga saat ini hanya menggunakan mata uang rupiah saja atau single tariff,” tambahnya.

Tim Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian yang terdiri dari Subkoord Izin Tinggal Negara Tertentu Ragil Putra Dewa, Subkoord Izin Tinggal Tetap Muhammad Fadli, Subkoord Pengelolaan Izin Tinggal Dewa Made Krisna Gautama, dan Adam Adis kemudian melanjutkan diskusi terkait pelaksaan tugas dan fungsi izin tinggal di Kanim TBA.(gus)

FTPKN Kota Medan Komitmen Tingkatkan Kompetensi Tutor Kesetaraan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (FTPKN) Kota Medan menggelar Musyawarah Cabang di Hotel Suite Condotel Medan, Kamis (2/6) lalu. Muscab ini dihadiri sekitar 60 peserta yang merupakan tutor pendidikan kesetaraan di Kota Medan.

Ketua FTPKN Sumut, Indra Prawira ST MM dalam sambutannya menyampaikan, tutor sebagai tulang punggung pendidikan kesetaraan harus meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan.

“Hal ini penting karena harapan masyarakat semakin besar terhadap pendidikan kesetaraan, sebagai solusi dan alternatif bagi peserta didik yang tidak mengikuti pendidikan formal, misalnya santri rumah tahfidz, sekolah rumah atau homeschooling, juga anak putus sekolah dan lainnya,” jelas Indra.

Sebagaimana diketahui, pendidikan kesetaraan mencakup kelompok belajar Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA.

Sementara itu, Ketua FTPKN Kota Medan terpilih, Cahaya Murni SPd menyampaikan, FTPKN harus menjadi wadah berhimpun tutor kesetaraan yang produktif. Selain meningkatkan kompetensi, Cahaya Murni juga bertekad untuk menjadikan FTPKN sebagai wadah perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan tutor.

Cahaya Murni terpilih sebagai Ketua melalui pemungutan suara dengan memperoleh 36 suara, sementara calon lainnya Ade Mulyani mendapatkan 18 suara dan Tiur Nainggolan 8 suara. (rel/adz)

Dinsos Medan Diminta Tertibkan Pengemis di Lampu Merah

TEKS: Anggota Komisi II DPRD Medan, Hj Netty Juniati Siregar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Medan, Hj Netty Juniati Siregar meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan untuk rutin melakukan penertiban dan pembinaan kepada gelandangan dan pengemis (gepeng) pada titik-titik persimpangan lampu merah di Kota Medan. Pasalnya, keberadaan gepeng dinilai mengganggu pengguna jalan dan memperburuk citra Kota Medan sebagai kota berkah.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Hj Netty Juniati Siregar saat pertemuan dengan Dinas Sosial Kota Medan bersama anggota DPRD Medan di ruang Komisi II DPRD Medan kemarin.

Rapat dipimpin Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari didampingi Netty Siregar (Gerindra), Modesta Marpaung (Golkar), Wong Cun Sen (PDIP), Syaiful Ramadhan, Janses Simbolon dan Johannes Hutagalung. Hadir saat rapat Kepala Dinsos Khoiruddin Rangkuti bersama Fahrul Rozi Pane dan Rati Utami.”Pak Kadis, tolong lah itu ditertibkan dan dilakukan pembinaan, jangan ada kesan pembiaran. Miris kita melihatnya, malu kita warga kita dibiarkan begitu saja,” ucap Netty.

Dikatakan Netty, keberadaan gepeng sungguh sangat mengkhawatirkan, khususnya dengan anak perempuan dibawah umur. “Takut juga kita terjadi pergaulan bebas dan tindak kejahatan lainnya,” ujarnya.

Sama halnya dengan keberadaan ‘manusia silver’ dan manusia badut yang kerap menggangu pengguna jalan, Netty juga meminta Dinas Sosial Kota Medan untuk menertibkan dan melakukan pembinaan. “Harapan kita jangan hanya ditertibkan, tapi juga harus ada pembinaan bagi mereka,” katanya.

Menyahuti saran dari DPRD Medan, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti mengaku akan menampung saran dan masukan yang disampaikan kepada pihaknya. Khoiruddin pun mengaku akan segera melakukan penertiban dan pembinaan kepada pengamen di persimpangan jalan.

“Saat ini kita sedang membangun panti sosial. Nantinya bagi warga yang kita tertibkan, akan kita bina di panti sosial. Tahun 2022 ini kita perkirakan pembangunannya selesai, dan tahun 2023 sudah dapat difungsikan,” pungkasnya. (rel)

Realisasi UHC Medan Capai 88,08 Persen, 300.476 Warga Belum Punya Jaminan Kesehatan

Seorang warga menunjukan kartu BPJS di kantor BPJS Jalan Karya Medan,Jumat (03/01). Perubahan Askes ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dimulai 1 Januari 2014 . FOTO: TRIADI WIBOWO/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk itu, Pemko Medan terus mengejar progres demi progres agar pada 2024 program UHC dapat mencapai target 100 persen. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Medan, progres pencapaian UHC di Kota Medan per Mei 2022 telah mencapai 88,08 persen.

“Dalam rapat koordinasi kemarin, pihak BPJS Kesehatan telah memaparkan datanya. Berdasarkan data itu, dari 2.525.077 jiwa warga Medan per Mei 2022, sebanyak 2.224.601 jiwa atau 88,08 persen di antaranya telah tercover BPJS Kesehatan,” ungkap Khoiruddin, Sabtu (4/6) lalu.

Dirincikankan Khoiruddin, dari 2.224.601 penduduk yang telah tercover BPJS Kesehatan itu, 703.831 jiwa di antaranya merupakan pekerja penerima upah (PPU), seperti ASN, TNI, Polri, pekerja swasta, BUMN, maupun BUMD.

Sementara itu, penerima bantuan iuran (PBI) melalui pendanaan APBN sebanyak 574.423 jiwa, pekerja bukan penerima upah (PBPU) yang merupakan pekerja informal ada 495.907 jiwa, PBI melalui pendanaan APBD sebanyak 384.804 jiwa, dan bukan pekerja (BP) yang merupakan invertor, pemberi kerja, veteran, perintis kemerdekaan, pensiunan ada sebanyak 65.636 jiwa.

Dengan demikian, berdasarkan data tersebut, hingga Mei 2022, sisa warga Kota Medan yang belum tercover BPJS Kesehatan berjumlah 300.476 jiwa, atau 11,2 persen.

“Sisa penduduk yang belum tercover dan sudah masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ini, didaftarkan ke BPJS PBI dengan pendanaan APBN. Sedangkan yang tidak masuk DTKS akan didaftarkan program BPJS PBI dengan pendanaan dari APBD Medan,” tuturnya.

Mengacu pada data itu, lanjutnya, jumlah warga Kota Medan yang masuk DTKS per 1 Mei 2022 sebanyak 715.454 jiwa, dan sebanyak 681.744 jiwa di antaranya sudah terdaftar di BPJS Kesehatan. Artinya, masih ada 33.710 warga Kota Medan yang telah masuk DTKS namun belum memiliki BPJS Kesehatan. Karena itu, Dinas Sosial Kota Medan mengaku akan berusaha untuk mendaftarkan warga tersebut ke dalam progdam BPJS PBI dengan pendanaan APBN.

“Untuk warga yang tidak masuk DTKS, pada APBD Medan Tahun Anggaran 2022 ini, Pemko Medan telah menambahkan kuota kepesertaan BPJS PBI Medan Sehat sebanyak 100 ribu peserta,” beber Khoiruddin.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, masalah kesehatan memang merupakan satu program prioritas Pemko Medan di bawah kepemimpinannya. Untun itu, dia memberikan target kepada setiap OPD di Pemko Medan yang terkait dengan UHC, agar dapat mengejar realisasi UHC Kota Medan pada 2024.

Target ini pun disampaikan Bobby saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan 2023, pada Maret 2022 lalu. Saat itu, dia memerintahkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, untuk merealisasikan program UHC agar setiap warga dapat memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan.

“Pada 2023 saya ingin lihat progress UHC seperti apa. Bisa enggak di 2023 seluruh masyarakat Medan berobat dan mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan e-KTP? Saya ingin ini bisa terealisasi dalam 2 tahun dari sekarang,” tegas Bobby. (map/saz)