26 C
Medan
Sunday, February 8, 2026
Home Blog Page 2662

Perayaan Hari Jadi ke-76, Pemkab Asahan Gelar Tabligh Akbar

BERSAMA: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi foto bersama di acara memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Asahan di Halaman Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran, Selasa (22/3).DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar tabligh akbar di Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Asahan ke-76, Selasa malam (22/3).

Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi mengatakan, momentum ini harus dimanfaatkan untuk bersilaturahim sekaligus mengadakan tabligh akbar sebagai aktualisasi dari penjabaran visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan yaitu mewujudkan Kabupaten Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih meningkatkan ukhuwah Islamiyah, saling bergandengan tangan dan bahu membahu dalam mewujudkan visi tersebut.

Selanjutnya Taufik mengatakan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjaga stabilitas dan memelihara keamanan dan ketertiban di Kabupaten Asahan. “Saya juga mengajak kepada masyarakat untuk menyatukan langkah menuntaskan pembangunan di Asahan dan kami berharap kerjasama yang selama ini terjalin dapat terus ditingkatkan,” tutur Wakil Bupati.

Menutup pidatonya, Wakil Bupati Asahan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Asahan menyambut Bulan Suci Ramadan dengan riang dan gembira dengan mengekspresikannya dalam bentuk ibadah kepada Allah SWT. (dat/azw)

Dampak Tingginya Curah Hujan, Masyarakat Humbahas Diminta Waspada Longsor

LONGSOR: Salah satu titik tanah longsor di perbukitan yang sudah dibersihkan oleh BPBD Humbahas, Rabu (23/3).teddi/sumut pos.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Tingginya curah hujan yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) , Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas mencatat ada 5 titik lokasi tanah longsor di perbukitan Humbahas.

Pelaksana Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas Rommel Silaban mengatakan, mengingat tingginya curah hujan yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Humbahas, masyarakat agar lebih berhati-hati akan terjadinya longsor.

“ Hasil pantauan kita pada hari ini, ada 5 lokasi tanah longsor di perbukitan,” ujar Rommel kepada sejumlah wartawan, Rabu (23/3) di Dolok Sanggul.

Rommel menyebut, Desa Baringin Kecamatan Parlilitan , Desa Parsingguran 2 Kecamatan Pollung, dan ruas jalan Binanga Rihit-Panoguan Solu Kecamatan Baktiraja dan Lintong Nihuta. “ Selain itu, di Kecamatan Tarabintang dan Pakkat,” sebutnya.

Rommel mengatakan, tingginya intensitas hujan di Humbahas, longsor yang terjadi memang ada yang sudah mengganggu aktivitas masyarakat seperti longsor yang mengganggu jalan-jalan di kecamatan.

Dan itu, sudah dibersihkan sehingga jalan sudah bisa dilalui. “ Kita bersyukur sejauh ini belum ada longsor yang sampai memakan korban,” katanya.

Rommel menambahkan, BPBD Humbahas terus memantau dan melakukan pendataan daerah yang dilanda longsor. Karena, masih dibawah wewenang Kabupaten. Pun demikian, pihaknya segera menangani sejauh mana daerah longsor tersebut. “ Jadi, masyarakat agar lebih berhati-hati,” pungkasnya. (des/azw)

Ratusan Buruh Geruduk DPRD Deliserdang, Minta Batalkan PP 36/2021

PETISI: Perwakilan massa aksi menyerahkan petisi kepada Anggota DPRD Deliserdang Antonius Ginting dan OK Arwindo, usai berorasi di Kantor DPRD Deliserdang, Rabu (23/3).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Ratusan buruh yang tergabung dalam PC Federasi Serikat Pekerja Anggota (FSPA) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), berunjuk rasa ke Kantor DPRD Deliserdang, Rabu (23/3), sekira pukul 11.10 WIB.

Dalam orasinya, mereka menolak revisi UU No 12 Tahun 2011, tentang Pembentukan Peraturan Perundang Un- dangan (PPP), yang terindikasi kuat bertujuan untuk melegitimasi UU No 11 Tahun 2020, tentang Cipta Kerja, yang telah diputuskan oleh Mahkaamah Konstitusi (MK) Inskonstitusional bersyarat.

“Cabut Klaster Ketenagakerjaan dari UU No 11 Tahun 2020, tentang Cipta Kerja. Batalkan PP No 36 Tahun 2021,” tegas massa buruh, yang dikoordinir Giono, Basuki Rahmad, Jhon Karmel Sembiring, dan Sarifah Hayati.

Masih dalam orasinya, sesuai hasil rapat di DPR-RI pada 8 Februari 2022 lalu, untuk merevisi UU No 11 Tahun 2020, maka dengan hasil tersebut, mereka selaku buruh merasa terlalu tersiksa dan sangat tertekan.

“Apalagi belakangan ini dengan naiknya harga-harga sembako yang membuat istri kami memutar kepala untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upah kami yang sejak 3 tahun terakhir ini tidak naik, tapi kami tetap optimis mudah-mudahan suatu saat nanti nasib kami para buruh, dapat diperjuangkan oleh bapak dan ibu perwakilan Kami yang ada di DPRD ini,” tutur massa aksi.

Usai berorasi, perwakilan buruh diterima Anggota DPRD Deliserdang dari Fraksi Partai NasDem Antonius Ginting, dan OK Arwindo dari Fraksi Partai Golkar. Kedua wakil rakyat itu, mengatakan, akan menyurati DPR RI tentang tuntutan ini, karena PP Cipta Kerja juga dibahas di DPR RI. “Semoga tuntutan kita terkabulkan, dan apa nantinya yang diperjuangkan ini, dapat bermanfaat untuk kita semua,” kata Antonius.

Usai mendengarkan penjelasan anggota dewan, perwakilan massa buruh menyerahkan petisi kepada perwakilan Anggota DPRD Deliserdang. Selanjutnya massa buruh meninggalkan kantor DPRD Deliserdang dengan tertib. (btr/saz)

Rangkul Umat Hindu, Lokot Nasution Tegaskan Demokrat Partai Terbuka

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Agenda Silaturahim 360 Derajat DPD Partai Demokrat Sumatera Utara masih berlanjut. Kemarin (23/3/2022), Ketua DPD Partai Demokrat terpilih Muhammad Lokot Nasution menyambangi Persadaan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Kota Medan. Dalam pertemuan itu, PHDI menitip aspirasi tentang kehidupan beragama di Sumut.

Lokot Nasution diterima Ketua PHDI Sumut, Surya dan Ketua PHDI Kota Medan, Matha Riswan. Alumni SMA 3 Medan tersebut menyampaikan, kehadirannya ke PHDI Sumut dan Kota Medan adalah perintah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Tidak usah cerita soal keberagaman di Sumut, sudah selesai itu semua. Sumut adalah miniatur kemajemukan di Indonesia. Semua ada di sini. Ada Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu. Serta beragam suku, ada Batak Toba, Mandailing, Jawa, Padang, Karo, Pakpak, Batak Simalungun, Minang, Aceh dan Tamil. Saya tegaskan, dan ini amanat Ketum AHY, Partai Demokrat adalah rumah bagi seluruh kelompok. Semua orang dapat menjadi apa pun yg dicita-citakan tanpa melihat suku, agama dan ras,” papar Lokot Nasution.

Lokot yang juga Wakil Bendahara Umum Partai Demokrat menjelaskan, tidak ada minoritas dan mayoritas di partai yang didirikan SBY. Sehingga semua kader terbaik memiliki peluang yang sama melaju ke jalur legislatif maupun eksekutif. “Jadi kita semua memiliki keterwakilan yang sama untuk mewujudkan kebersamaan dan merawat keberagaman,” tegasnya.

Ketua PHDI Kota Medan, Matha Riswan MPsi menyambut baik kehadiran Ketua DPD Partai Demokrat Sumut. Kehadiran Lokot Nasution merupakan kehormatan bagi PHDI Kota Medan. “Kami sangat berharap pada masa akan datang, tidak ada lagi sekat mayoritas dan minoritas. Semoga kita semua bisa berbaur dengan keberagaman ini,” ucapnya.

Ketua PHDI Sumut, Surya menambahkan, Ketua Partai Demokrat Sumut merupakan ketua partai pertama yang berkunjung ke PHDI. Sehingga, pada kesempatan ini menjadi momen yang pas menyampaikan segala hal tentang umat Hindu di Sumut. Menurut data, umat Hindu di Sumut berjumlah sekitar 50 ribu orang dan tersebar di 14 kabupaten/kota.

Dari 50 ribu umat Hindu tersebut, kata Surya, tersebar ke dalam suku Tamil, Jawa, Bali dan lainnya. “Jadi, sangat beragam. Walaupun jumlah penganut Hindu di Sumut minoritas, kami juga berasama dalam keberagaman,” ungkapnya.

Ditambahkannya, ada beberapa aspirasi seperti kegiatan keagamaan Thaipusam dan Devawali, sejak tahun 2019 sudah tidak ada lagi di Kota Medan. Karena tidak ditampung APBD. Meski untuk Kota Medan masih ada bantuan dana hibah. “Kami sangat berharap, Partai Demokrat Sumut bisa menerima aspirasi suara kami ke Pemprovsu melalu wakilnya di DPRD Sumut. Kami sangat berharap ada dana hibah kepada kami, sehingga kegiatan keagamaan bisa terus terlaksana,” katanya.

Lokot Nasution menyampaikan, siap menampung dan memperjuangkan aspirasi PHDI. “Di sebelah saya ini ada anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat, Bapak Santoso. Saya instruksikan untuk membantu saudara-saudara kita umat Hindu,” tegas Lokot.

Dalam kegiatan Silaturahim 360 Derajat ke PHDI itu, Ketua DPD Partai Demokrat Lokot Nasution ditemani sejumlah kader Partai Demokrat. Di antaranya Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution, anggota DPRD Sumut Santoso, Ketua DPC Binjai HM Sajali, Yudha Johansyah, Chairil Hudha, Pangeran dan Anggi Maysarah Tanjung. Usai pertemuan, Lokot Nasution dikalungi kain kebesaran Hindu yang merupakan kain suci untuk tamu kehormatan. (adz)

Video Penangkapan Diduga Tak Sesuai SOP, Kapolres Binjai Beberkan Fakta Lapangan

TUNJUKKAN: Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting, saat menunjukkan tersangka dan barang bukti.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pascaviral rekaman CCTV yang beredar, terkait adanya dugaan tebang pilih penangkapan yang dilakukan Satuan Reserse (Satres) Narkoba, Polres Binjai buka suara. Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting membeberkan fakta penangkapannya.

Ferio menyatakan, kedua pemuda berinisial RN dan ET sudah diamankan. Dia menegaskan, tidak pandang bulu dalam penegakan hukum. Menurutnya, proses penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan, warung internet sering dijadikan ajang penyalahgunaan hingga transaksi narkoba.

Atas hal tersebut, anggota Satres Narkoba Polres Binjai melakukan penyelidikan. Hasilnya, dalam fakta hukum disebutkan, RN yang menguasai 2 paket sabu-sabu dari ET akan dipakai bersama. “Dari pemeriksaan, tersangka (RN) mengakui pernah direhabilitasi terkait sabu-sabu. Dan mengakui masih mengonsumsi narkoba jenis ganja, sabu-sabu, dan ekstasi. Tersangka juga mengaku, barang haram itu diterimanya dari ET. Mereka janji akan menggunakan barang tersebut di tempat RN,” ungkap Ferio.

Setelah RN diamankan, lanjut Ferio, pihaknya melakukan pengembangan dan menangkap ET pada Senin (21/3) sore. Kepada polisi, ET juga mengaku masih mengonsumsi narkoba. “Sebelum penangkapan, keduanya sudah pernah mengonsumsi narkoba bersama di tempat yang disiapkan RN,” jelas Ferio, yang didampingi Kepala Satres Narkoba AKP Firman Imanuel Perangin-angin.

Disoal kenapa ET tidak diamankan langsung? Ferio menjawab, hal tersebut juga sudah dipertanyakan kepada anggota yang melakukan penangkapan. “Saat itu anggota fokus kepada RN, sesuai dengan informasi. Terlebih lagi, barang bukti ada padanya,” jelasnya.

Oleh polisi, keduanya dilakukan asesmen, lantaran hasil urine mereka positif sebagai pengguna narkoba. (ted/saz)

Hujan dan Angin Kencang Landa Langkat, Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon

EVAKUASI: Pihak Polsek Pangkalanbrandan saat mengevakuasi korban, Selasa (22/3).afandi/sumut pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Langkat, Selasa (22/3) lalu, mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor Honda Vario warna putih BK 3055 PBB tewas di tempat akibat tertimpa pohon.

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 23.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera Medan–Aceh, tepatnya di Pangkalanbrandan–Pangkalansusu Km 88–89, Lingkungan Sepakat, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat.

Korban diketahui bernama Rifki Rozi (35), yang bekerja sebagai security, Warga Jalan Telaga Said, Gang Sepakat, Kelurahan Pelawi Utara, Kecamatan Babalan.

Kapolsek Pangkalanbrandan, AKP Bram Candra menjelaskan, korban meninggal dunia di tempat, dengan posisi tertimpa batang pohon pada satu taman.

“Saat kejadian, korban sedang jalan pulang dari tempat kerjanya sebagai security di PT Pertamina EP Pangkalansusu, dengan mengendarai sepeda motor,” ungkap Bram.

Selanjutnya, korban telah dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Pangkalanbrandan, untuk dilakukan visum. (mag-2/saz)

Portugal vs Turki: Ambisi Besar Selecao

HABIS HABISAN: Cristiano Ronaldo (Portugal) dan Hakan Çalhanoglu (Turki) bakal tampil habis-habisan untuk lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar.

SUMUTPOS.CO – PERJALANAN Portugal dan Turki ke Qatar akan dimulai Jumat (25/3) dinihari nanti. Kedua negara akan bertemu di babak play off. Ini memang laga hidup mati. Tapi, pemenang di stadion Do Dragao tak langsung terbang ke Piala Dunia 2022. Masih ada dua laga lain yang harus dilalui.

Timnas Portugal harus berjuang lebih keras lagi supaya bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mesti melalui babak play-off setelah gagal menjuarai fase grup babak kualifikasi Zona Eropa yang berlangsung pada Maret-November 2021 lalu.

Hingga matchday 7, Selecao das Quinas sempat menguasai posisi puncak klasemen Grup A. Akan tetapi, di pertandingan pemungkas melawan Serbia, Portugal yang sebenarnya cuma butuh hasil imbang, justru tumbang dengan skor 1-2.

Kekalahan dari Serbia itu membuat posisi Portugal turun menjadi runner-up, sekaligus membuat mereka mesti melewati babak tambahan, alias play-off, untuk bisa melaju ke Qatar.

Sementara itu, Turki terdampar ke babak play-off setelah gagal mengatasi dominasi tim nasional Belanda. Di Grup G, Hakan Calhanoglu dan kolega hanya mampu mengantongi 21 poin, terpaut 2 angka dari The Flying Dutchman.

Portugal punya ambisi besar untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2022. Mereka tentu tidak ingin mencoreng catatan positif sejarah persepakbolaannya. Selama 2 dekade terakhir, Selecao das Quinas tercatat selalu mampu lolos ke putaran final Piala Dunia.

Fernando Santos sebagai juru taktik tim nasional Portugal menyampaikan ambisi utamanya untuk lolos ke putaran final. “Ini adalah momen untuk menang. Hadir di Piala Dunia adalah fokus kami dan orang-orang. Segala sesuatu yang lain kurang penting,” terangnya, dilansir laman Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).

Jika dirunut ke belakang, Timnas Portugal sudah pernah 2 kali melakoni babak play-off Piala Dunia. Menariknya, Portugal tidak perna gagal melalui fase sulit tersebut. Kali terakhir, Cristiano Ronaldo dan kolega melewati babak play-off pada Piala Dunia 2014 silam.

Di partai final saat itu, Selecao das Quinas berhasil mengalahkan Swedia dengan skor agregat 4-2. “Ini bukan waktu yang paling sulit sejak saya di sini, tetapi yang lebih penting, ya, aman,” imbuh Santos.

Namun, lawan mereka kali ini bukan tim yang mudah ditaklukkan. Penampilan Turki terbilang cukup bagus di sepanjang gelaran kualifikasi Grup G kemarin. Dari total 10 pertandingan yang dimainkan, tim berjuluk Ay-Yýldýzlýlar tersebut menciptakan 27 gol. Jumlah itu bahkan mengalahkan torehan Portugal selama fase grup (17 gol).

Pelatih Timnas Turki, Stefan Kuntz mengaku bertekad melanjutkan tren positif itu di laga melawan Portugal. Dengan skuad yang ada, Kuntz ingin membawa tim nasional Turki ke kompetisi tertinggi sepak bola dunia. “Tujuan utama saya saat ini adalah memilih skuat yang mampu mengalahkan Portugal, dan Anda akan melihat beberapa nama baru di lembar tim untuk pertandingan ini,” ujar Stefan Kuntz. (tid)