Home Blog Page 2680

Bupati Dairi Serahkan BLT DD Bagi Warga Desa Pandiangan

SIMBOLIS: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Camat Lae Parira, Lamhot Silalahi secara simbolis serahkan BLT kepada salahsatu warga desa Pandiangan, kecamatan Lae Parira.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, secara simbolis menyerahkan dana bantuan langsung tunai (BLT) bersumber dari alokasi dana desa (ADD) tahap 1 tahun 2022.

Penyerahan BLT bagi 83 kepala keluarga tersebar di 10 dusun di desa Pandiangan, kecamatan Laeparira dilaksanakan di Kantor kepala desa, Sabtu (14/5/2022). Adapun BLT diserahkan itu, periode Januari-Maret 2022 sebesar Rp900 ribu.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop, Senin (16/5/2022).

Iswan menerangkan, dalam arahanya menyampaikan, pandemi Covid-19 belum usai, namun perlahan sudah melandai dan diprediksi menjadi endemi, kata Eddy.

“Disampaikan, pemerintah telah melalukan banyak langkah untuk penanganan dampak pandemi, termasuk mengalihkan berbagai anggaran untuk pemulihan ekonomi “, ujar Eddy.

Termasuk yang kita lakukan hari ini, ada pengalihan anggaran dari dana desa untuk BLT kepada masyarakat untuk pemulihan ekonomi masyarakat desa supaya berangsur bisa pulih, katanya.

Lanjut Eddy, BLT yang kalian terima hari ini bukan bantuan akibat pandemi lagi, melainkan bantuan untuk masyarakat tidak mampu.

“Gunakan dana ini untuk hal positif dan bermanfaat, ajak Eddy kepada penerima BLT merupakan lanjut usia. Hadir Camat Lae Parira, Lamhot Silalahi dan Kepala Desa Pandiangan, Antonius Nainggolan.(rud).

Bupati Dairi Sebut Siltap Kades & Perangkat Dibayarkan Lewat Rekening

SERAHKAN. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Camat Lae Parira, Lamhot Silalahi menyerahkan buku tabungan salahsatu perangkat desa di kecamatan Lae Parira.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyebut, penghasilan tetap (Siltap) kepala desa dan perangkat desa, kini dibayarkan lewat rekening. Hal itu disampaikan Eddy, saat memberikan secara simbolis buku tabungan kepada kepala desa dan perangkat desa di Kecamatan Lae Parira di Desa Kabanjulu, Sabtu (14/5/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop, Senin (16/5/2022) mengatakan, dalam kesempatan itu, Eddy KA Berutu menyampaikan, untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan penyelenggaraan pemerintahan desa.

Pemerintah memandang perlu memperhatikan kesejahteraan kades dan perangkat desa melalui penyesuaian penghasilan tetap. Eddy menyebut, Siltap merupakan hak semestinya diterima kades dan perangkatnya sebagai kewajiban negara atas kinerja dilakukan.

Diakhir kegiatan, secara simbolis Bupati menyerahkan Siltap bagi perangkat desa perwakilan dari desa di kecamatan Laeparira. Tidak hanya itu, Bupati juga menyerahkan administrasi kependudukan seperti, akta perkawinan, akta lahir, kartu keluarga, KTP dan surat kematian bagi warga.

Hadir Camat Lae Parira, Lamhot Silalahi, kepala desa Kabanjulu, Sarman Matanari, para kepala desa dan perangkat desa se kecamata Lae Parira serta warga.Kabanjulu.(rud).

Rakerda PBFI Sumut Wujudkan Atlet, Pelatih dan Juri Profesional

SERAHKAN: Ketua Umum PBFI Sumut, Drs Herri Zulkarnain SH MSi menyerahkan berkas kepada Wakil Ketua KONI Sumut Sakiruddin pada Raker I PBFI Sumut. (IST).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka mewujudkan atlet profesional dan anti doping, dibutuhkan juga pelatih yang memiliki sertifikasi nasional. Selain itu, pada pertandingan Binaraga, Man Fitnes, Man Phyisik, serta olahraga di bawah naungan Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) juga diperlukan juri yang tidak bisa disuap.

Hal ini disampaikan Ketua PBFI Sumut, Drs Herri Zulkanain SH MSi pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I PBFI Sumut di Universitas Mahkota Tricom Unggul, Sabtu (14/05/2022). “Untuk itu, dihimbau kepada seluruh pengurus PBFI yang ada di 20 kabupaten/kota agar mengikuti pelatihan atlet profesional dan antidoping,” ujar Herri didampingi Sekretaris PBFI Sumut, Tommy Chung.

Selain itu juga, Herri meminta pelatih dan pengurus PBFI se-Sumut yang sudah terbentuk untuk mengutamakan atlet sendiri. “Jangan karena sesuatu, kita tidak memperhatikan atlet yang ada didaerahnya sendiri. Kemudian malah mengambil atlet lain diluar daerah. Kita harus mengutamakan atlet dari daerah kita sendiri,” pesannya

Pengelola Millinium Plaza ini menambahkan, saat ini sangat dibutuhkan juri yang profesional dan anti suap. Jangan membuat para atlet yang sudah susah payah berlatih keras dan memiliki body yang bagus serta layak juara malah dikalakan. “Tentunya ini akan membuat kesal para atlet dan apatis mengikuti berbagai event di bawah naung BPFI,” terangnya.

Herri mengingatkan, sudah melihat berbagai permasalahan di berbagai pertandingan binaraga yang berakhir ricuh dan ribut sampai akhirnya adu jotos. Misalnya seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua dan Mr. Indonesia tahun ini.

“Itu jadi pembelajaran berharga bagi kita. Mari mengikuti pelatihan juri profesional dengan tujuan agar kita memahami layak atau tidak atlet juara dalam pertandingan dan tidak melihat kasat mata,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBFI Pusat, Irwan Alwi merasa bangga dengan kinerja PBFI Sumut. Karena sudah membentuk 20 pengurus Clcabang (pencab) PBFI Sumut dalam jangka belum sampai dua tahun. Kemudian telah beberapa kali menurunkan atlet dalam berbagai even olahraga di bawah naungan PBFI Sumut.

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua KONI Sumut, Sakiruddin yang membuka Raker I PBFI Sumut ini. “Dan, PBFI Sumut merupakan cabang olahraga terbaru dan memiliki data yang bagus. Kiranya pendataan ini lebih ditingkatkan lagi agar dapat menginventarisir pengurusnya dan para atletnya,” harapnya. (dek)

AHY Beri Sinyal Dukung Edy Rahmayadi jadi Gubsu Dua Periode

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberi sinyal untuk kembali mendukung Edy Rahmayadi menjadi Gubernur Sumut untuk periode kedua di Pilkada 2024 mendatang. Sinyal dukungan itu disampaikan AHY saat ditanya wartawan usai makan malam bersama Gubsu di Rumah Dinas Gubsu, Minggu (15/5/2022) malam.

AHY yang didampingi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut, M Lokot Nasution, Sekretaris Yudha Johansyah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumut,Tondi Roni Tua, Sekretaris Tangkas Manimpan Lumbantobing, Wakil Sekretris, Andri Alfisa dan sejumlah pengurus DPD, menilai Edy Rahmayadi masih energik.

AHY juga mengaku jika Edy Rahmayadi sebagai senior yang dia banggakan, dan Di Pilkada 2018 lalu Partai Demokrat juga menjadi pendukung Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah. Bahkan AHY menilai Edy Rahmayadi mempunyai cita-cita untuk mensejahterakan masyarakat Sumut.

AHY pun meminta Partai Demokrat khususnya Fraksi Demokrat untuk membantu Edy untuk menggapai cita-cita mensejahterakan rakyat Sumut. “Partai Demokrat di setiap tingkatan akan siap membantu pemerintah untuk mensejahtetakan rakyat, yang walau bukan koalisi di pemerintahan” sebut AHY yang juga didampingi istri Annisa Larasati Pohan.

AHY juga mengatakan jika Edy Rahmayadi maju lagi di Pilkada 2024 untuk menyelesaikan apa yang belum tuntas dalam pembangunan pro rakyat selama satu periode. “Harapannya 2024 ketika ada ikhtiar berikutnya dalam rangka semangatnya adalah melanjutkan apa yang belum tuntas dan meningkatkan apa yang beliau belum bisa lakukan tentunya masih perlu waktu lagi,” sebut putra sulung Presiden RI ke -6 SBY tersebut.

Bahkan Ketua Umum DPP Partai Demokrat tersebut menilai jika Edy Rahmayadi memiliki banyak pemikiran strategis,gagasan-gagasan dan niat baik untuk kepentingan rakyat. (adz)

Warga Tak Punya Tempat Aduan Terkait Bansos, DPRD Medan Minta Dinsos Buat Layanan Aduan Interaktif

BANTUAN: Warga berkerumun di Kantor Dinsos Medan untuk serehkan berkas demi mendapatkan bantuan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Lingkungan X, Kelurahan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan mengadukan nasibnya pada Bobby Nasution di Balai Kota Medan, baru-baru ini. Warga mengadu, lantaran tak mendapatkan bantuan sosial (Bansos) meski sudah memiliki kartu sebagai tanda penerima bantuan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Medan Syaiful Ramadhan meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan untuk membuat layanan aduan interaktif terkait penyaluran Bansos di Kota Medan. Apalagi, banyak Bansos yang merupakan program Kemensos, sehingga masyarakat merasa bingung untuk dapat mengadu secara langsung.

“Kedatangan masyarakat ke Kantor Wali Kota merupakan bentuk bingungnya mereka mau melapor kemana, tidak mungkin masyarakat mengadu ke Pusat. Oleh sebab itu, sangat perlu bagi Dinsos untuk membuat layanan aduan interaktif agar warga ada tempat pengaduannya,” ucap Syaiful.

Ketua Fraksi PKS DPRD Medan itu juga mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinsos agar lebih aktif dalam melakukan pendataan terhadap masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan. “Tentu ini sebuah miskomunikasi, sehingga ada masyarakat yang memiliki kartu bantuan tapi tak ada saldonya,” ujarnya.

Syaiful meminta Dinsos agar bergerak cepat dalam melakukan pendataan yang akurat, sehingga kejadian seperti itu tidak terulang lagi. “Dinsos harus bisa mengikuti gercep Pak Wali. Kejadian ini sebenarnya sudah berlarut-larut dan masih banyak masyarakat yang mengalaminya. Kalau bisa Dinsos langsung turun ke lapangan melakukan pendataannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti saat dikonfirmasi mengaku bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pembersihan data. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengajuan kembali ke Kemensos.

“Apakah diterima atau tidak, Kemensos yang punya wewenang. Kita hanya memfasilitasi saja,” tuturnya.

Saat disinggung apakah Dinsos Medan menyediakan layanan aduan interaktif, Khoiruddin mengaku jika pihaknya belum mengapa kesana. Namun saat ini, pihaknya sudah menyiapkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di kelurahan maupun kecamatan. “Bagi masyarakat yang ingin mengadu terkait Bansos bisa melalui petugas pendamping. Tentu itu nanti diteruskan ke kita dan akan ditindaklanjuti,” pungkasnya. (rel)

Ridwan Kamil Temui Airlangga, Tegaskan Bakal Balas Budi Terhadap Golkar

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menerima silaturahim Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di kediaman, di Jakarta, Minggu (15/5/2022). Airlangga mengaku pertemuannya dengan Emil hanya silaturahim dalam rangka berlebaran atau merayakan Idul Fitri.

Namun, ia mengakui pertemuan tersebut juga membahas banyak hal, termasuk perkembangan politik saat ini.

Menurut Airlangga, Golkar mendukung kinerja Emil sebagai orang nomor satu di Jawa Barat untuk menuntaskan masa jabatannya dengan lancar.

“Kami sebagai Partai Golkar mengapresiasi capaian Pak Gubernur, Kang Emil, dan juga kita ingin menjaga project yang sudah dibuatkan Perpres oleh Pak Presiden bisa dikawal sampai 2024,” ujar Airlangga usai pertemuan dengan Ridwan Kamil dirumah dinas Widya Chandra, Jakarta, Minggu (15/5/2022).

Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, selain perkembangan politik, pertemuan keduanya juga dilakukan untuk membahas pembangunan perekonomian di Jawa Barat.

Provinsi Jabar masuk dalam proyek strategis nasional yang mendapatkan anggaran mencapai Rp 300 triliun untuk berbagai proyek di seluruh wilayah.

Menko Perekonomian berharap proyek ini bisa selesai sebelum 2024 dengan sejumlah kriteria, antara lain, infrastruktur, penanganan kemiskinan wilayah selatan Jabar.

“Selanjutnya juga pertumbuhan kawasan baru, pertumbuhan ekonomi baru terutama di kawasan rebana,” tegas Airlangga.

Sementara, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan mendukung cita-cita Airlangga Hartarto untuk menjadi calon presiden dari Partai Golkar. Kang Emil mengakui kapasitas dan tanggungjawab Airlangga saat ini sangat besar terhadap pemulihan ekonomi nasional, terutama menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Emil menegaskan, pertemuannya dengan Ketum Golkar belum membahas pada dinamika calon pendamping Airlangga di Pilpres 2024.

“Kalau nanti ada dimensi-dimensi politik yang mungkin tidak bisa dihitung dari sekarang ya, menjelang-menjelang pasti, saya berbalas budilah terhadap dukungan Golkar di Jawa Barat,” tegas Emil.

Gubernur Jabar menambahkan, secara khusus kedatangannya juga untuk berterima kasih kepada Menko Airlangga atas pemberian dukungan terhadap pembangunan di Tanah Pasundan hingga Rp 300 triliun hanya dalam waktu dua tahun untuk melaksanakan proyek strategis nasional.

Kang Emil juga mengaku menyampaikan laporan dari masyarakat terkait berita koalisi-koalisi yang tengah dibangun Airlangga dan Golkar beberapa hari terakhir.

“Saya laporkan ke Pak Airlangga, Pak koalisi ini responnya sangat positif memberikan harapan-harapan,” ujarnya.

Emil berharap, Airlangga dan Golkar terus mendukung kerja pemerintahan Provinsi Jabar sampai selesai masa jabatan Gubernur Jabar mendatang.

Diketahui, sebelum Ridwan Kamil, Airlangga juga bertemu dengan tiga ketua umum partai dalam waktu yang berbeda. Yakni, bertemu dengan Ketua Umum PAN dan PPP sercara bersama, dan menerima kunjungan silaturahim Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (adv/*)

Kader Gerindra Puji Langkah Airlangga Bangun Koalisi Indonesia Bersatu

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Politikus Gerindra Arief Poyuono menilai Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tokoh paling siap maju sebagai calon presiden (Capres) pada pemilihan presiden atau Pilpres 2024.

Analisis ini disampaikan Arief setelah melihat pertemuan Airlangga dengan ketum PPP Suharso Monoarfa dan Ketum PAN Zulkifli Hasan, serta kunjungan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Ini langkah skak ster dan langkah open untuk tokoh-tokoh bakal capres lainnya, di mana Airlangga menjadi tokoh yang paling siap untuk maju pada Pilpres 2024,” ucap Arief Poyuono dalam keterangan, Sabtu (14/5).

Ketua umum FSP BUMN Bersatu itu menyebut Airlangga paling siap, meskipun dia tidak suka melakukan pencitraan di masyarakat, serta tidak pernah menggunakan politik populisme seperti yang dilakukan bakal capres lain.

Menurut Arief Poyuono, pertemuan dengan sejumlah ketum parpol itu dapat diartikan bahwa Airlangga bisa menjadi simbol persatuan bagi bangsa Indonesia.

Terlebih lagi, pertemuan itu sebagai upaya menghabisi virus perpecahan dan kebencian yang menjangkiti masyarakat akibat dua kali perhelatan Pilpres antara Jokowi vs Prabowo.

“Terus terang masyarakat saat ini sudah mulai muak dan enek dengan tokoh-tokoh yang menggunakan strategi populisme dan politik identitas dalam meningkatkan popularitas dan elektabilitas tokoh bakal capres tersebut,” ujar Arief.
Eks waketum Gerindra itu menilai rakyat tidak butuh pemimpin yang doyan pencitraan tetapi hasilnya nol gede.

Selain itu, masyarakat juga sudah cerdas dan bisa mendapatkan informasi tentang tokoh-tokoh bakal capres 2024 yang berpotensi memecah belah masyarakat dan nol prestasi, dan kinerjanya tidak dirasakan rakyat.

Dalam situasi sekarang, Arief menilai Menko Perekonomian Airlangga sulit disaingi karena menjadi tokoh sentral yang diberikan mandat penuh oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperbaiki dan memulihkan perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19.

Selain itu, sekarang ini hasilnya mulai terlihat yang terbukti dengan positifnya pertumbuhan ekonomi nasional di atas pertumbuhan ekonomi global.

Hal itu menurutnya terbukti dengan angka inflasi yang terkendali, tidak adanya krisis perbankan dan keuangan, serta mulai menurunnya angka pengangguran.

“Bukan tidak mungkin jika maju sebagai capres, Airlangga akan menang dalam Pilpres 2024 nanti. Dia sulit untuk dikalahkan oleh pesaingnya,” beber Arief Poyuono. (adv/*)

Tak Ada Lonjakan Covid-19 Pasca Program Mudik Bareng Pemko Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program Mudik Bareng Pemko Medan usai sudah. Diperkirakan sebanyak 3.491 warga yang diantar secara gratis ke kampung halamannya agar dapat merayakan Idulfitri 1443 H bersama keluarga telah kembali ke Medan. Selain tidak adanya kendala berarti dalam program yang pertama kali digelar Pemko Medan ini, pasca kembalinya para pemudik ini tidak menyebabkan lonjakan kasus konfirmasi Covid-19 di Medan.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Medan menunjukkan, dalam beberapa hari ini perkembangan kasus Covid-19 di Medan bahkan cukup menggembirakan. Pada Jumat (13/5) tidak terjadi kenaikan angka konfirmasi Covid-19 atau 0, sebaliknya terjadi peningkatan pasien sembuh sebanyak 2. Sehari sebelumnya, Kamis (12/5), tidak ada kenaikan angka konfirmasi Covid-19 dan terjadi peningkatan pasien sembuh sebanyak 5. Begitu juga pada Rabu (11/5), sama sekali tidak terjadi kenaikan angka konfirmasi Covid-19 dan jumlah pasien sembuh meningkat sebanyak 2.

Dalam pelaksanaan mudik gratis ini, Pemko Medan juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, seluruh pemudik yang mengikuti program ini wajib telah melakukan vaksinasi. Untuk memberikan kemudahan, Pemko Medan juga menyiapkan vaksinasi gratis bagi calon pemudik yang belum melakukan vaksin.

Program yang pertama kali dilaksanakan Pemko Medan ini tanpa menggunakan anggaran APBD dan merupakan hasil kolaborasi Pemko Medan dengan stakeholders, pelaku usaha, Kadin, Bank Sumut, serta didukung oleh Forkompimda Medan.

Program ini berlangsung selama tiga hari yakni 29 dan 30 April, serta 1 Mei bersamaan dengan peringatan Hari Buruh. Sasaran dari program ini adalah buruh, pekerja, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat di Medan. Program mudik gratis ini disambut antusias oleh masyarakat. Dalam tiga hari pendaftaran dibuka, jumlah jumlah warga yang mendaftar sudah melampaui jumlah.

Jumlah warga yang mendaftarkan mengikuti program ini baik secara online maupun langsung sebanyak 3.600. Namun setelah seleksi, termasuk soal persyaratan vaksin, jumlah pemudik program Mudik Bareng Pemko Medan ini menjadi sebanyak 3.491. Total armada yang digunakan untuk mudik gratis ini sebanyak 125, yang terdiri dari 68 bus besar dan 1 bus sedang, dan 56 bus keci.

Ada 13 daerah tujuan dalam program mudik gratis ini. Ketigabelas daerah tujuan itu adalah Medan – Gunungtua, Medan – Kotapinang, Medan – Palas, Medan – Rantauparapat, Medan – Natal, Medan – Padangsidempuan, Medan – Panyabungan, Medan – Parapat, Medan – Sipirok, Medan – Tarutung, Medan – Sibolga, Medan – Sidikalang, Medan – PakpakBarat. (rel)

Bicara 2024, Ikhtiar AHY Hingga Last Minute

KARO, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan terus berupaya membawa dan menjadikan Partai Demokrat sebagai solusi untuk masa depan bangsa. Penjajakan koalisi partai politik menuju Pilpres 2024 akan terus dilakukan dengan semua pihak. Tidak ada sedikitpun hambatan bagi AHY untuk membicarakan koalisi dengan segenap stakeholders yang ada.

“Kita tidak pernah tahu kondisi yang terjadi ke depan. Karena itu, dinamika yang berjalan hingga saat ini masih cair. Mas AHY tidak merasa sedang dalam posisi kesulitan apalagi mengalami hambatan dalam mengomunikasikan kepentingan 2024,” ungkap Deputi Balitbang Syahrial Nasution, usai melakukan diskusi panjang dengan AHY di Simalem, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sabtu,14/5/2022).

AHY melaksanakan tour ke Sumut dalam rangkaian pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat yang dipimpin Muhammad Lokot Nasution, di Medan, pada Kamis (12/5). Usai melantik pengurus DPD Sumut, putra sulung Presiden ke-6 RI SBY tersebut menghadiri sejumlah acara. Antara lain pesta marga, mengunjungi pusat pasar, Salat Jumat di Masjid Raya Medan, dialog dengan pengusaha muda dan dialog dengan rakyat di Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan AHY dilanjutkan dengan meresmikan Overlanding Indonesia Sumut di Simalem, Kabupaten Tanah Karo. Di sela-sela mendampingi kegitan AHY, Syahrial Nasution melakukan banyak diskusi. Termasuk membahas soal koalisi menjelang Pilpres 2024.

“Mas AHY tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. Sambil terus-menerus melakukan dialog dengan rakyat, AHY juga berupaya berkomunikasi dengan penentu-penentu kebijakan di sejumlah partai politik. Mas AHY akan senantiasa berikhtiar dan mengikhtiarkan diri hingga batas akhir, last minute,” jelas Syahrial.

Berkaca dari yang pernah terjadi, ketika Presiden Jokowi akhirnya memilih KH Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden. Pertimbangan, penentuan dan keputusan politik menyangkut kepentingan bangsa, tidak bisa dilakukan tergesa-gesa. AHY akan mendengarkan sebanyak-banyaknya masukan agar pemikiran yang dihasilkan menjadi jernih. Tidak hanya dari kalangan politik, termasuk dari civil society.

“Pada akhirnya, jika AHY akan maju sebagai calon presiden atau wakil presiden, maka konteksnya adalah soal bangsa. Tidak lagi dibatasi hanya pada kepentingan kelompok atau partai. Apalagi kepentingan pribadi,” kata Syahrial Nasution menyimpulkan beberapa kali diskusinya dengan AHY. (adz)

Dukung Penambahan Anggaran Penerima Jasa Hibah Pemko Medan, DPRD Dorong Pendataan Ulang

Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Syaiful.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi II DPRD Medan, mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk melakukan pendataan kembali terkait penerima dana jasa hibah Pemko Medan. Hal ini perlu dilakukan, terkait dengan banyaknya laporan dari masyarakat yang tidak terdata untuk mendapatkan dana jasa ini.

“Kita mendapatkan banyak laporan masyarakat terkait program dana Jasa Hibah Pemko Medan, di lapangan banyak yang belum terdata untuk mendapatkan program ini. Beberapa diantaranya seperti Bilal Jenazah, Penggali Kubur, Guru Maghrib Mengaji dan beberapa lainnya,” ucap Syaiful.

Ketua Fraksi PKS DPRD Medan ini juga mendorong Pemko Medan agar untuk anggaran selanjutnya, Pemko Medan dapat melakukan pendataan kembali untuk mereka yang belum menerima jasa ini. “Kita akan terus mendorong agar Pemko Medan bisa melakukan pendataan kembali di masyarakat sekaitan dengan banyaknya laporan yang disampaikan,” ujarnya.

Dikatakan Syaiful, Frasi PKS siap mendukung upaya tersebut sekaligus dalam upaya memperjuangkan penambahan anggaran di tahun berikutnya. “Fraksi PKS akan terus memberikan dukungan kepada Pemko Medan untuk menganggarkan anggaran tambahan sehingga nantinya masyarakat yang belum menerima jasa ini bisa ditampung dalam APBD,” katanya.

Dijelaskannya, pemberian dana jasa pelayanan kepada masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh pelayan masyarakat. Pemberian bantuan diberikan kepada para pelayan masyarakat seperti Bilal jenazah, penggali kubur, pengurus rumah ibadah, imam masjid, guru magrib mengaji, guru sekolah minggu, guru sekolah Hindu-Budha dan Khong Hu Chu, panatua gereja, petugas gereja Katolik, ustadz dan ustadzah serta Khotib Salat Jumat. (map)