Home Blog Page 2679

Banding Jaksa Kandas, Mantan Kades Kutatonggal Tetap Dihukum 2 Tahun Penjara

PUTUSAN: Mantan Kades Kuta Tonggal, Andreas Tarigan terdakwa kasus korupsi menjalani sidang putusan secara virtual beberapa waktu lalu di PN Medan.agusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Banding yang dilayangkan jaksa terhadap mantan Kepala Desa (Kades) Kutatonggal, Namanteran, Kabupaten Karo, Andreas Tarigan Kandas di Pengadilan Tinggi (PT) Medan. Pasalnya dalam putusan banding, dia tetap diganjar hukuman 2 tahun penjara.

Majelis hakim banding diketuai Pahatar Simarmata dalam amar putusannya, menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Medan, tertanggal 21 Februari 2022. “Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Medan, menetapkan terdakwa tetap ditahan,” ujarnya sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Senin (16/5).

Hakim banding menilai, terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi dana desa (DD) sebagaimana Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) b UU No 31 Tahun 1999 diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, PN Medan menghukum terdakwa selama 2 tahun denda Rp50 juta, subsider 3 bulan kurungan. Selain itu, dia juga dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp116 juta, subsider 6 bulan penjara, pada 22 Februari 2022.

Tak puas atas putusan itu, JPU Mora Sakti yang semula menuntut 4 tahun 6 bulan penjara, denda Rp400 juta, subsider 6 bulan kurungan. Kemudian, dituntut membayar uang pengganti Rp158 juta, subsider 1 tahun penjara.

Diketahui, terdakwa didakwa melakukan korupsi Dana Desa mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp116.230.912. Terdakwa dalam kegiatan belanja barang sosialisasi penggunaan pupuk dan pestisida, belanja barang sosialisasi pengolahan tanaman yang baik, dan belanja barang penyuluhan pertanian, membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPj) DD tidak sebagaimana mestinya.

Pria paruh baya itu juga membuat dokumen pertanggungjawaban dan merealisasikan anggaran kegiatan Sosialisasi Penyusunan APBDesa Kuta Tonggal TA 2016, seolah telah terealisasi 100 persen, pembelian komputer, pembayaran honor perangkat desa serta beberapa item lainnya namun tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. (man/azw)

Kasus Penikaman Teman Pakai Kunci Motor Didamaikan

KORBAN: Abdul Latif dalam kondisi bersimbah darah mendatangi Polrestabes Medan untuk membuat laporan pengaduan, Rabu (11/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satreskrim Polrestabes Medan akhirnya melakukan restorative justice kasus penganiayaan terhadap Abdul Latif (18) warga Jalan Sidomulyo Dusun 9, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang ditikam lehernya oleh FS menggunakan kunci sepeda motor. Kasus yang sempat viral di media sosial ini berakhir dengan perdamaian antara korban dengan pelaku.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan, restorative justice dilakukan setelah kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan ke proses hukum. Menurutnya, korban dan pelaku sudah saling kenal bahkan berteman lama.

“Alhamdulillah kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan. Mereka ini bertetangga dan sudah berteman lama, sehingga tidak ingin melanjutkan permasalahan ini ke proses hukum,” kata Fathir, Senin (16/5).

Menurut Fathir, korban dan pelaku sepakat berdamai. “Korban mencabut laporannya, karena itu permasalahan tersebut akan kita hentikan,” ujarnya singkat.

Diketahui, dalam kondisi berdarah-darah, Abdul Latif datang ke Kantor Polrestabes Medan untuk membuat laporan kasus dugaan penganiayaan, Rabu (11/5) siang. Peristiwa penganiayaan terjadi di dekat rumah korban.

Kebetulan, pelaku melintas menggunakan sepeda motor dengan knalpot blong. Karena merasa dekat, korban mencoba menegur pelaku dengan bercanda. Namun, pelaku tidak terima. “Pelaku berhenti di depan rumahnya. Lalu, saya bilang, kayak becak,” sambungnya.

Pelaku emosi dan mengejar korban sambil berkata tidak sopan. “Dia (pelaku) mengejar saya sambil cakap kotor. Bahkan, bapak saya mau diajak nya duel,” kata Abdul.

Pelaku langsung menikam korban di bagian leher sebanyak dua kali. (ris/azw)

dengan menggunakan kunci sepeda motor. Usai menikam, pelaku melarikan diri. “Saya dicegat setelah keluar dari gerbang. Lalu saya keluar dari mobil dan langsung ditikam pakai kunci sepeda motornya,” terang korban yang merupakan mahasiswa Universitas Medan Area (UMA). (ris)

Dua Tersangka Pencuri Pintu Ditangkap

TERSANGKA: Dua tersangka Andreas dan Sutrisno pelaku pencurian empat set pintu besi Pasar Gambir Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dua pelaku mencuri empat set pintu lipat milik Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Tebingtinggi di Pasar Tradisional Gambir Jalan Iskandar Muda Kota Tebingtinggi diringkus Satreskrim Polres Tebingtinggi, Minggu (15/5).

Kini kedua pelaku pencurian Sutrisno (32) warga Jalan SM Raja Kelurahan Bandar Sono dan Andreas Fernando (29) warga Jalan Thamrin Kelurahan Pasar Gambir Kota Tebingtinggi dijebloskan kedalam tahanan Mapolres Tebingtinggi.

Guna pengusutan lebih lanjut, Satreskrim mengamankan empat set pintu lipat besi merk hormonika, linggis, obeng dan peralatan tukang besi lainnya. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kasat Reskrim AKP Rudianto Silalahi dan Kasie Humas AKP Agus Arianto menjelaskan bahwa kedua pelaku berhasil diamankan di lokasi pencurian dan pelaku belum berhasil menjual hasil curian.

“Kami mendapat laporan dari penjaga Pasar Gambir Edi Rianto (29) warga Jalan Simalungun Kota Tebingtinggi, bahwa ada dua pelaku membongkar pintu lipat besi di bagian Blok C, langsung personil bergerak dan langsung menangkap kedua pelaku di lokasi pencurian,” paparnya.

Sedangkan pengakuan penjaga malam Pasa Gambir, Edi Rianto malam itu ketika bertugas mendengar suara berisik yang berasal dari blok C Pasar Gambir, setelah dicek dari dekat, ada dua orang pelaku berupaya mencuri pintu lipat besi dengan cara mencongkolnya menggunakan peralatan linggis dan pemotong besi.

“Suara berisik itu terdengar jelas. Ketika dilihat dua orang pelaku sedang membongkar pintu besi. Dari hasil suara berisik itu kawanan pelaku bisa ditangkap karena sudah sering pelaralatan peralatan milik Dinas Perdangan dan UMKM Kota Tebingtinggi sering, hilang di Pasar Gambir ini,” jelasnya. (ian/azw)

Polres Simalungun Gelar Rekonstruksi Ulang Pencurian Buah Kelapa Sawit

POLRES: Kantor Polres Simalungun.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Terkait kasus pencurian buah kelapa sawit 14 April 2022 yang terjadi di lokasi Afdeling (Afd) IX Kebun Bahjambi, pihak Polres Simalungun melakukan Rekonstruksi ulang terhadap tersangka, Sabtu (14/5).

Rekonstruksi yang di gelar di tempat kejadin perkara (TKP) Afd IX langsung dipimpin Kasat Reskrim Simalungun AKP. Rachmat Aribowo SIK MH beserta dengan tim dan disaksikan oleh management PTPN IV Kebun Bah Jambi.

Menurut laporan yang diterima oleh Pihak Polres Simalungun , dengan Nomor: STPL/125/IV/22/ SU Simalungun bahwasanya Pelapor an: Sudarno melaporkan tentang peristiwa Pidana UU No39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan.

Adupun pihak yang terlapor yakni: Jamson Situmorang, Juliasman, dan Rindu Sinaga, ketiganya merupakan warga Huta Babiding, Kecamatan Jawamaraja Bahjambi Kabupaten Simalungun.

Adapun kronologis pencurian buah kelapa sawit bermula pada Kamis 14 April 2022 pukul 03.00 WIB, saat itu Satuan Pengamanan (Satpam) PTPN IV Kebun Bahjambi yang berada di Afdeling IX atas nama Riandus Sinaga dan Facru Adrizas Saragih melakukan patroli di Blok 2015 AL dan melihat dari kejauhan ada cahaya senter di dalam areal Blok 2015 AL.

“Setelah mendekati lokasi cahaya tersebut, satpam mendengar suara bua sawit jatuh dari pohon kelapa sawit dan melihat beberapa orang melangsir buah dengan cara dipanggul sambil menggunakan senter kepala,” ujar Riza Fahlevi Naim selaku Sekretaris Perusahaan PTPN IV.

Menurut keterangan Riza Fahlevi selaku Kabag Sekper, diketahui jumlah pencuri lebih dari 2 orang, yaitu 2 orang bertugas memanen buah sawit dan 3 orang bertugas untuk melangsir buah sawit ke dalam jurang, Satpam kemudian menghubungi BKO dan rekan pengamanan yang lain untuk dilakukan penangkapan.

Selanjutnya, Riza Fahlevi Naim menerangkan, pada pukul 04.30 WIB tim pengamanan yang terdiri dari BKO TNI AD dan Satpam Afdeling IX berkumpul dan menyusun rencana penangkapan dengan membagi 2 tim yaitu 1 tim melakukan pengejaran dari dalam HGU Afdeling IX dan 1 tim lagi berputar untuk melakukan penangkapan dari arah kampung. Pukul 05.30 WIB tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap 3 orang dan 2 orang berhasil melarikan diri. Tiga orang yang tertangkap bertugas melangsir buah dari dalam HGU ke dalam Jurang.

“Setelah dilakukan penangkapan, kemudian tim melakukan penyisiran di sekitaran lokasi penangkapan dan kemudian menemukan 21 TBS di dalam jurang dan 52 TBS di dalam hak guna usaha (HGU) Blok 2015 AL Afdeling IX yang berjarak ± 50 meter dari penemuan TBS pertama yang belum selesai dilangsir oleh pencuri. Selanjutnya ke 3 pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke kantor Korkam untuk dilakukan interogasi dan dilanjutkan ke Polres Simalungun,” ungkap Riza Fahlevi Naim.

Di sisi lain, Riza Fahlevi Naim mengatakan, terkait kejadian pencurian di Kebun Bah Jambi menegaskan bahwa PTPN IV sudah menjalankan SOP pengamanan kebun sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan terhadap pengamanan kebun, PTPN IV bersama Poldasu telah mengadakan kerja sama melalui MOU yang menjadi salah satu acuan dalam SOP pengamanan PTPN IV.

“Kemudian, terhadap adanya perbedaan jumlah barang bukti TBS yang dicuri antara laporan PTPN IV dengan pengakuan pelaku, dalam hal ini PTPN IV sepenuhnya mendukung dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan pada tahap penyidikan Polres Simalungun,” ujar k Riza, Minggu (15/5).

Sementara itu , menurut terlapor Rindu Sinaga ketika di konfirmasi kru media ini mengatakan bahwasanya dia melakukan pencurian buah ini baru pertama sekali. “Saya melakukan pencurian buah ini baru pertama kali bang. Saya melakukan ini biar ada uang jajan bang , biar jangan minta sama orang tua lagi bang,” ujar Rindu Sinaga. (ila/azw)

Usai Libur Lebaran, Pemko Medan Klaim Tak Ada Lonjakan Kasus Covid

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Robi Barus.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah kota di Indonesia mengaku mulai menemukan penambahan kasus-kasus baru Covid-19 pasca libur Idul Fitri 1443 Hijriah atau Lebaran Tahun 2022. Namun begitu, hal itu tampaknya tidak terjadi di Kota Medan. Pasalnya hingga kemarin, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kesehatan justru mengaku masih belum menemukan adanya lonjakan kasus Covid-19 usai libur panjang Idul Fitri pekan lalu.

“Alhamdulillah tidak ada lonjakan kasus Covid-19 yang baru selesai libur lebaran,” ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Pocut Fatima Fitri kepada Sumut Pos, Kamis (12/5).

 Bahkan, kata dr Pocut, beberapa hari belakangan pasca libur lebaran, Kota Medan tidak menemukan adanya kasus baru harian atau 0 kasus. “Kasus hariannya banyak yang nol. Adapun kasus hariannya satu atau dua kasus per hari, lalu kembali nol lagi. Tidak pernah di atas tiga kasus perhari, begitu terus, jadi memang tidak ada lonjakan. InsyaAllah terkendali,” ujarnya.

 Namun begitu, sambung Pocut, Pemerintah Kota Medan terus menggalakkan Vaksinasi Covid-19 kepada warga Kota Medan, termasuk vaksin tambahan ataupun vaksin booster. Saat ini, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan vaksinasi booster di fasilitas-fasilitas kesehatan di Kota Medan seperti di rumah-rumah sakit dan puskesmas.

 “Tapi memang saat ini tidak semua rumah sakit, fokusnya ke rumah-rumah sakit pemerintah dulu karena keterbatasan vaksinnya juga, di RS Haji juga ada. Kalau di RS swasta juga ada, tapi tidak banyak. Tapi yang pasti, saat ini masyarakat tidak sulit untuk mendapatkan vaksinasi booster itu,” katanya.

 Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Robi Barus memberikan apresiasi kepada Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Pasalnya, Pemko Medan dinilai telah berhasil menekan angka penyebaran Covid-19, khususnya setelah libur panjang Idul Fitri 1443H.

 “Beberapa wilayah di Indonesia justru mengalami peningkatan kasus usai libur lebaran kemarin, tapi Alhamdulillah angka Covid-19 di Medan tetap dapat dikendalikan dan terus melandai sekalipun warga Kota Medan telah selesai libur lebaran. Ini sebuah pencapaian yang baik, kita berikan apresiasi untuk Wali Kota Medan, Bobby Nasution,” ucap Robi Barus.

 Dikatakan Ketua Komisi I DPRD Medan itu, tetap melandainya angka Covid-19 di Kota Medan usai libur lebaran merupakan hasil dari upaya serius Pemko Medan hingga membuahkan hasil yang positif.

 Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Medan dan OPD terkait diminta untuk terus mempertahankan tren positif ini. Salah satunya, Dinas Kesehatan diminta untuk terus secara gencar melakukan vaksinasi dan peningkatan prokes di tempat-tempat umum. “Vaksinasi Booster dan vaksinasi anak harus terus digenjot. Jangan sampai lengah, Dinas Kesehatan harus mendukung penuh keseriusan Wali Kota Medan dalam menekan angka Covid-19,” katanya.

 Tak cuma itu, Robi Barus juga mengimbau kepada seluruh warga Kota Medan untuk tetap mematuhi prokes agar penyebaran Covid-19 di Medan tidak kembali melonjak. “Kita juga meminta kepada masyarakat untuk tidak lengah. Ayo tetap patuhi prokes dan ikuti vaksinasi lengkap. Kalau pandemi tetap bisa terkendali seperti ini, ekonomi juga akan terus bertumbuh, dan inilah yang kita harapkan bersama,” pungkasnya. (rel)

Jepang-UMSU Join Riset Pengembangan Energi Terbarukan

CENDERA MATA: Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP (kanan) menyerahkan cendera mata pada Dekan Fakultas Teknik dan Inovasi Nagaoka University of Technology, Japan, Prof Kobayashi, Senin (16/5).

Akademisi dan pengusaha Jepang mengunjungi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk menjalin kerja sama penelitian guna pengembangan energi terbarukan.

Kehadiran ilmuwan dari Nagaoka University of Technology, Japan dan para pengusaha didampingi Financial/Customs Departemen Kedutaan Besar Indonesia di Jepang, Fadli Rinaldi Lubis. “Kami merasa sangat bangga atas kunjungan langsung Prof Kobayasi bersama sejumlah investor dari Jepang ke UMSU,” ungkap Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP saat menerima kunjungan delegasi Jepang di Kampus UMSU Jalan Kapten Mukhtar Basri Medan, Senin (16/5).

Menurut rektor, UMSU siap untuk menjalin kerja sama penelitian dan pendidikan

Rektor berharap kerja sama yang terjalin akan bisa terwujud dan bisa memberikan manfaat dan kebaikan bersama. “Kolaborasi kerja sama ini diharapkan bisa memberikan manfaat dan kebaikan bersama. UMSU memiliki sumber daya di bidang pertanian dan teknik sesuai dengan bidang kerja sama yang ditawarkan,” katanya.

Sementara Dekan Fakultas Teknik dan Inovasi Nagaoka University of Technology, Japan, Prof Kobayashi mengungkapkan, kedatangannya ke UMSU untuk melanjutkan Super Global Project yang dicanangkan oleh Nagaoka University of Technology yang telah bekerja sama dengan 9 negara. Untuk negara selanjutnya Prof Kobayashi menginginkan Indonesia dan memilih UMSU sebagai salah satu mitra kerja sama.

Untuk itu, dia menawarkan kepada UMSU untuk terlibat dalam proyek pemanfaatan limbah cangkang kelapa sawit dan limbah pengolahan kelapa sawit menjadi biofuel. Selain itu juga kerja sama terkait penggunaan cangkang kelapa sawit untuk dijadikan mechanical pulp.

“Saya juga menawarkan joint research terkait penggunaan batubara coklat yang dicampur cangkang untuk dijadikan biofuel,” katanya.

Lebih lanjut, dia juga membuka peluang untuk pertukaran mahasiswa dan dosen untuk pengembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Sementara itu Financial/ Customs Departemen Kedutaan Besar Indonesia di Jepang, Fadli Rinaldi Lubis mengungkapkan, pihaknya membawa serta sejumlah investor untuk ikut melakukan kunjungan ke UMSU guna memberikan kemungkinan peluang dalam mengembangkan usaha di bidang energi terbarukan khususnya pengolahan limbah sawit.

“Investor sengaja kita undang untuk invest buat mesin pengolahan limbah sawit di indonesia atau mengangkat mesin dari Malaysia ke Indonesia. Mudah-mudahan ada CEO yang tertarik untuk invest di project ini,” katanya

Turut hadir dalam pertemuan itu, CEO HKGP Co, Ltd., Lee Guang Zhe, Secretary of Mr. Lee HKGP Co, Ltd. (Hongkong)
Hu Sang, Vice President Green Eco Energy Asset Management Co, Ltd. Kenechiro Yamamoto, President Director PT Osaka Gas Indonesia, Toshihiro Ouchi, Director PT Osaka Gas Indonesia, Masakazu Hara, Director International Technical and Brains Services Co. Sei Tomio, CEO Matsuda Koi Farm, Matsuo Matsuda, Presiden PT Gistec Prima Energindo, Kevin Hidajat, S.E. Director Japan Halal Certification Promotion Organization (JHCPO)
Kato Yosuke, Asisten Research Manager Japan Halal Certification Promotion Organization (JHCPO), Fathan Abdillah.

Dari UMSU hadir Wakil Rektor I, Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M Hum, WR2, Prof. Dr. Akrim, MPd, WR 3, Dr. Rudianto dan dekanat se-UMSU. (dmp)

Melalui Perayaan Hari Raya Waisak, Bobby Ajak Umat Buddha Kembangkan Nilai Kasih Buddha

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Melalui momentum perayaan hari raya Waisak 2566 BE atau tahun 2022 ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak seluruh umat Buddha yang ada di Kota Medan untuk mengembangkan nilai kasih Buddha dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan Wali Kota Medan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan OK Zulfi saat membacakan sambutan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam acara perayaan hari raya Waisak yang digelar di Yayasan Mohan Vihara Loka Shanti, Jalan Karya Pembangunan, Senin (16/5).

Berbeda dari dua tahun sebelumnya dimana perayaan Waisak hanya digelar secara virtual akibat pandemi covid-19, kini di tahun ini umat Buddha di kota Medan dapat kembali merayakan hari raya waisak dengan gembira dan penuh suka cita.

Meskipun demikian Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan OK Zulfi yang hadir mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution tetap mengingatkan masyarakat umat Buddha yang merayakan hari raya waisak ini agar tetap menjaga protokol kesehatan dan disiplin menjaga kebersihan sehingga masyarakat kedepannya dapat menjalani kehidupan new normal seperti yang diharapkan.

“Perayaan waisak kini mulai dapat dirayakan kembali setelah dua tahun tidak kita rayakan akibat pandemi Covid-19, tentunya pandemi covid-19 yang melanda kota Medan sangat mempengaruhi aktivitas kehidupan kita, Meskipun kini kita mulai bangkit kembali dari keterpurukan akibat pandemi covid-19, namun kita tetap harus menjaga protokol kesehatan dan disiplin menjaga kebersihan.”kata OK Zulfi.

Lebih lanjut lagi OK Zulfi mengatakan di tahun ini perayaan Waisak hanya berbeda 15 hari dari perayaan hari raya Idul Fitri 1443 H, namun suasana kondusif masih bisa terjaga dengan baik. Oleh sebab itu kondisi ini patut disyukuri karena bangsa ini sangat menjaga toleransi dan sangat menghormati antar pemeluk agama yang berbeda.”Sikap tenggang rasa dalam kehidupan masyarakat Indonesia menjadi modal untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.

Di samping itu bagi umat Buddha sendiri hari raya waisak ini tentulah merupakan hari besar yang penuh makna dan sejarah. Perayaan hari raya waisak ini juga merupakan moment bagi umat Buddha dalam menitik beratkan kebhinekaan dalam keberagaman secara kebersamaan. Untuk itu, OK Zulfi berharap kebersamaan ini dapat terus terjaga demi keharmonisan seluruh masyarakat.

“Karena itu umat Buddha dan seluruh umat di tanah air harus terus menjaga kebhinekaan ini khususnya di kota Medan yang sudah terbina dengan baik sejak lama agar tetap terjaga secara harmonis dan jangan sampai terkoyak-koyak,” pesanya. (rel)

Beri Dukungan Airlangga Jadi Capres, Ridwan Kamil: Balas Budi ke Golkar

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk maju menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil usai bertemu dengan Airlangga di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, di Kompleks Menteri Widya Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (15/5).

“Pertama tentu saya mendukung cita-cita Pak Airlangga, kapasitas beliau tanggung jawabnya besar sebagai Menko Ekonomi,” ujar Ridwan Kamil.

Kang Emil (RK) sapaan akrabnya mengaku akan membalas budi Partai Golkar, lantaran sudah mendukungnya di Jawa Barat saat menjadi Gubernur.

“Kalau nanti ada dimensi-dimensi politik yang mungkin tidak bisa dihitung dari sekarang ya, menjelang-menjelang pasti, saya berbalas budilah terhadap dukungan Golkar di Jawa Barat,” tegas Emil.

Saat ditanya potensi mendampingi Ketum Golkar untuk pilpres 2024, Kang Emil belum menyampaikan kesiapannya untuk mendampingi Airlangga Hartarto berlaga di Pilpres 2024. Dia mengaku akan memberi jawaban jika waktunya sudah tepat.

“Belum sampai ke situ, tapi kalau takdirnya sudah sampai ke situ, pertanyaannya juga dijawab dengan mudah kira-kira begitu,” tutur mantan Wali Kota Bandung ini.

Sementara itu, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Ridwan Kamil yang berlangsung sekitar 30 menit itu juga diwarnai guyonan-guyonan. Salah satunya soal sebutan untuk RK.

“Tadi saya sampaikan kepada Pak RK, singkatan RK artinya ‘Rada Kasep’,” kata Airlangga kepada Ridwan Kami.

Emil pun menyambutnya dengan senyuman. Kemudian Airlangga menjelaskan dalam pertemuan itu membahas beberapa hal, mulai dari pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Jawa Barat hingga perkembangan politik di Indonesia.

“Tentu dalam pembicaraan kami membahas hal lain, perkembangan politik saat ini, di mana tentu Pak Emil selaku Gubernur Jawa Barat juga didukung partai golkar agar pekerjaannya bisa berjalan dengan lancar,” kata Airlangga.

Saat ditanya terkait apakah pertemuan membahas soal Calon Presiden (Capres) 2024, Airlangga Hartarto memastikan hal itu akan dibahas secara kolektif dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN, dan PPP.

“Seluruhnya kita akan dibahas secara bersama secara kolektif dengan KIB.” kata Airlangga.

Airlangga memastikan bahwa KIB saat ini menjadi medium terbuka terhadap seluruh perkembangan dan dinamika politik yang ada jelang Pemilu 2024.

Menko Perekonomian ini juga memastikan, bahwa Partai Golkar akan terus mendukung kinerja Ridwan Kamil di Jawa Barat.

“Golkar mengapresiasi capaian-capaian Pak Emil dan kita ingin menjaga proyek yang sudah dibuatkan Perpresnya oleh Pak Presiden bisa dikawal sampai 2024. Untuk mengawal itu koalisi akan bisa mengakselarasi itu,” ucap Airlangga. (adv/*)

Bupati Dairi Berharap Pemuda Merga Silima Jadi Pemersatu Perbedaan

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan, kehadiran organisasi kepemudaan seperti Pemuda Merga Silima (PMS) di Kabupaten Dairi bukanlah sesuatu yang baru.

Namun kehadiran PMS ini, tentu akan menambah warna bahwa Kabupaten Dairi merupakan sebuah wilayah yang memiliki pluralisme yang sangat kuat namun senantiasa menjunjung tinggi harmonisasi.

Hal itu disampaikan Eddy KA Berutu dalam sambutanya, saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PMS Kabupaten Dairi periode 2022-2027, Minggu (15/5/2022) di GOR Sidikalang.

Eddy Keleng Ate Berutu menegaskan, kehadiran PMS harus menjadi organisasi pemersatu keberagaman. Disebutkan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat kaya dan dipengaruhi oleh wilayah yang sangat luas.

“Tak ubahnya Kabupaten Dairi Cara – cara hidup, dan bertutur karena perbedaan itupun sangat beragam disini. Kabupaten Dairi bisa dijadikan sebagai miniaturnya Indonesia karena memiliki keberagaman dan perbedaan yang menyatukan,”kata bupati.

Bupati Eddy pun sedikit bercerita pengalamanya saat mengikuti pertemuan dengan presiden Joko Widodo bersama kepala daerah se-Indonesia di Bali.

Dikatakan, Presiden dalam pertemuan bersama kepala daerah di Bali mengingatkan bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar bila seluruh masyarakatnya saling menguatkan dan menghilangkan kertegantungan pada bangsa lain seperti menggunakan produk lokal terlebih produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM).

“Mari kita suksekan program nasional bangga menggunakan produk lokal, dan menghilangkan ketergantungan pada bangsa lain. Karena ini adalah era digital, gunakanlah teknologi digital itu dalam memasarkan produk lokal kita. Namun di zaman digital kita juga mesti tetap hati-hati untuk tetap bijak menggunakan teknologi informasi dan sosial media. PMS bersama seluruh masyarakat Karo tidak mudah terpropokasi atas informasi yang diragukan kebenarannya,” kata Eddy.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) PMS, Mbelin Brahmana, menyampaikan sejarah berdirinya PMS sejak tahun 1985 diawali dari pemuda – pemuda Karo di terminal Medan yang sering terjadi perselisihan, karena berbagai penyebab.

Untuk menyatukan perbedaan dan mencegah perselisihan itu, beberapa pemuda menginisiasi dibentuknya wadah yang menyatukan.

“Untuk itu perlu sebuah wadah agar tidak ada lagi sengketa. Itulah awal terbentuknya PMS,” ujar Brahmana

Diakhir sambutan Brahmana menjelaskan DPD PMS juga sudah hadir di beberapa daerah lain. Ia berharap, walau merupakan organisasi suku,namun PMS merupakan milik semua suku.

“Saya berharap kehadiran PMS akan membawa persatuan dan kesatuan, terlebih PMS harus bisa mengambil peran membantu tugas pemerintah untuk mendukung pembangunan dimana PMS itu berada,” kata Brahmana mengakhiri.

Kemudian, Ketua DPD PMS Kabupaten Dairi Robert Ginting dalam sambutannya mengatakan PMS hadir untuk mempertahankan budaya Karo agar tidak hilang di telan zaman.

“Tugas utama kami PMS Dairi Adalah memastikan tidak ada lost generation adat dan budaya Karo. Upaya pengembangan budaya adat Karo dalam kemasan tekhnologi online serta kreatifitas kekinian dan pelibatan tokoh adat buda adalah kuncinya”, sebutnya.

Robert menyebut bahwa suku Karo itu terkenal dengan sifat setia dan bukan penghianat.

“Kalau ada orang yang baik dengan suku Karo, atau PMS maka yakinlah pasti PMS atau orang Karo akan 10 kali bahkan 1000 kali lebih baik . Namun tidaklah egois kalau yang terjadi justru sebaliknya”, tambah Robert.

“PMS ingin bersahabat dengan siapapun tidak memandang apapun kepentingannya sekarang atau kedepan. Yakinlah, jika berbuat baik dengan kader PMS dan masyarakat Karo, tidak akan menyesal”, ucap Robert.

Dikatakan PMS Dairi bukan organisasi politik, untuk itu di sarankan bersahabatlah dengan PMS Dairi.

“Matahari dan panglima tertinggi di organisasi Pemuda Merga Silima adalah Ketua Umum DPP PMS Indonesia. Silahkan bangunlah komunikasi dengan Ketum DPP PMS I donesia”, pungkas Robert.

Dalam pelantikan DPD PMS Dairi ini, Robert Ginting, menjadi ketua, Jaini Tarigan sebagai sekretaris, dan Javeth Pinem sebagai ketua harian, serta Iwanta Sitepu sebagai bendahara.

Hadir Wabup Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing, anggota DPRD Dairi, Jembal Ginting, Idul Fitri Tarigan, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, Sekda, Budianta Pinem, Asisten Administrasi Umum, Eddy Banurea, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, Ormas dan warga Karo yang ada di Kabupaten Dairi.(rud).

 

DIABADIKAN. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Wabup, Jimmy AL Sihombing, Ketua Umum PMS, Ketua DPD PMS Dairi serta unsur Forkopimda dibadikan usai pelantikan di GOR Sidikalang, Minggu (15/5/2022).SUMUTPOS.CO/ISTIMEWA.