Home Blog Page 2721

Kasatpol Airud Langkat Gelar Rapat Pengendalian Transportasi Laut Idul Fitri

DIABADIKAN: Peserta Rapat Pengendalian Trasportasi Laut saat diabadikan bersama, Selasa (19/4).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kasat Pol Airudres Polres Langkat Iptu Heru Ediyanto, mengikuti Rapat Pengendalian Tranportasi Laut menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah di Kantor KSOP Pangkalansusu, Selasa (19/4) lalu.

Rapat tersebut juga dihadiri Kepala BPTD Sumut Ahmad Sapian, KSOP Pangkalansusu Capt Juanda Silaen, Camat Pangkalansusu, perwakilan Polsek Pangkalansusu Ipda Junaidi Sembiring, perwakilan Danramil Sertu Alimusa, Dan Pos Angkatan Laut Pangkalansusu Letda Sunarno, perwakilan Puskesmas Pangkalansusu Ramlan, Kepala Karantina Kesehatan Pelabuhan Sapeudin, dan Lurah Beras Basah Zulkifli.

Rapat Pengendalian Tranportasi Laut menjelang Idul Fitri ini, menghasilkan kesepakatan, perlu dibentuk Posko Angkutan Laut Lebaran yang berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Pangkalansusu, dan pengadaannya dilakukan bersama.

Sementara itu, Pelaksanaan Pengawasan Pengendalian Angkutan Laut Lebaran dilakukan dari 27 April-9 Mei 2022.

Sedangkan personel jaga di Posko Angkutan Laut Lebaran ditentukan oleh Kapolsek Pangkalansusu, dengan 21 personel dari gabungan instansi terkait, siap bersinergi dan mendukung dalam hal pelaksanaannya di Kecamatan Pangkalansusu.

Terkait alat-alat keselamatan dan Sertifikat Pas Kecil terhadap masyarakat serta pemilik kapal, perlu dilaksanakan sosialisasi oleh KSOP Kelas 4 Pangkalansusu, Polair Pangkalansusu, Pos TNI AL Pangkalansusu, dan instansi terkait lainnya.

Pada kesempatan itu juga, diberikan imbauan kepada para nakhoda kapal penumpang dan pelaksana jasa perairan, agar mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam setiap kegiatan. Selain itu, melengkapi alat keselamatan di laut, seperti pelampung, sabun, dan lainnya, tidak membawa dan mengangkut penumpang melebihi manifest kapal, memperhatikan keadaan cuaca ekstrem, dan mengutamakan keselamatan pelayaran.

Kasat Polairud, Iptu Heru Ediyanto menjelaskan, rapat tersebut bertujuan untuk menjamin keselamatan pemudik dan pengguna jasa perairan dalam merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah. (ant/saz)

Silaturahim dengan FKP2LH, Ondim: Pemuda Harus Buka Peluang Bisnis dan Kerja

BERSAMA: Plt Bupati Langkat Syah Afandin diabadikan bersama FKP2LH, Rabu (20/4).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas Bupati Langkat Syah Affandin, mengikuti silaturahim dan berbuka puasa bersama Pengurus Forum Komunikasi Putra Putri Langkat Hulu (FKP2LH) di Kota Binjai. Hal ini disampaikan seorang penasehat FKP2LH, M Kurnia Amir, di Stabat, Rabu (20/4).

Pada kesempatan pertemuan itu, Ondim, sapaan karib Syah Affandin, mengatakan, pemuda harus punya andil dan ambil peran dalam pembangunan.

“Harus mampu membuka peluang bisnis dan kerja, serta menggali potensi pendidikan pemuda, khususnya di wilayah Langkat Hulu ini,” ungkap Syah Afandin.

Sementara itu, Muhammad Kurnia Amir mengatakan, pemuda tidak hanya pemimpin hari esok, tapi telah ditempa sejak saat ini. Maka, persiapkan diri dengan keilmuan dan wawasan yang luas, serta bangun silaturahim yang baik terhadap ulama dan umara.

Sebelumnya Ketua FKP2LH, Surya Melianta Depari berharap kepada Plt Bupati Langkat, agar memperhatikan pembangunan di Langkat Hulu, terutama jalan ke daerah wisata Bukitlawang, Batu Katak, Sei Bingai.

Surya juga berkomitmen untuk siap mendukung dan bersama-sama Plt Bupati Langkat dalam memimpin Kabupaten Langkat. (ant/saz)

Puluhan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung

DATANGI: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, saat mendatangi lokasi bencana angin puting beliung di Kelurahan Tanah Merah, Binjai Selatan, Rabu (20/4).Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang mengguyur Kota Binjai mengakibatkan puluhan rumah diterjang angin puting beliung, Selasa (19/4) lalu. Puluhan rumah yang diterjang bencana alam menyasar ke 2 kelurahan di Kota Rambutan itu, yakni Tanah Merah dan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan.

“Tadi sudah saya lihat datanya dari tim. Yang terkena angin puting beliung ada di 2 kelurahan dan terjadi pada kemarin sore,” ungkap Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, Rabu (20/4).

Amir menyempatkan diri untuk datang ke lokasi bencana. Ini dilakukan mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Binjai tersebut, untuk mengetahui dan menyerap langsung aspirasi dari masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

“Di Kelurahan Tanah Merah ini ada 49 rumah yang terkena bencana angin puting beliung. Dan 3 di antaranya mengalami rusak berat,” tuturnya.

Pantauan wartawan, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri, dan TNI, serta Tagana, terus melakukan pembenahan. Amir yang berada di lokasi bencana alam, juga berkeliling melihat ke sejumlah titik terdampak bencana. Rumah semi permanen terlihat ambruk. Pepohonan tumbang hingga tiang listrik yang terbuat dari kayu pun demikian.

Amir pun mengucapkan rasa duka atas peristiwa nahas ini. Dia prihatin dengan bencana alam yang menimpa warganya.

“Hari ini (kemarin, red) dari Bappeda, Perkim, dan BPBD, untuk sementara waktu mendirikan tenda darurat. Dan selanjutnya kami juga akan merenovasi rumah yang mengalami rusak berat, yang 3 tadi. Ini yang untuk Kelurahan Tanah Merah,” bebernya.

Sementara pada Kelurahan Bhakti Karya, menurutnya, dia sudah meninjau lokasi terdampak bencana.

“Di Bhakti Karya ada 12 rumah yang kena,” kata Amir.

Amir menjelaskan, Pemko Binjai sudah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana angin puting beliung tersebut. Adapun bantuan yang disalurkan, berupa sembako, terdiri dari mi instan, beras, susu, telur, dan lainnya.

“Sementara ini, kami salurkan dulu bantuan itu, untuk meringankan beban warga terdampak bencana,” sebutnya.

Terpisah, Ketua Palang Merah Indonesia Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu, juga turun ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada 23 rumah warga yang mengalami rusak sedang hingga berat. Bahkan, Wakil Wali Kota Binjai ini, juga menyalurkan bantuan kepada tempat ibadah, Gereja GBKP Beguldah 2, demi kemaslahatan umat.

Tak ketinggalan, setiap rumah masyarakat yang terkena dampak berat dari bencana alam ini, pun mendapat bantuan dari Rizky.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban dan bermanfaat bagi yang terkena bencana. Saya turut berduka atas kejadian yang menimpa warga sekitar Beguldah, Binjai Selatan,” pungkasnya.

Adanya bantuan ini, masyarakat sangat bersyukur. Bagi mereka, Pemko Binjai dan jajaran sigap dan responsif dalam memberikan perhatiannya. (ted/saz)

DPRD Palas Bertemu Gubsu, Bahas Pengganti Bupati karena Sakit

BERTEMU: Gubernur Sumut, Edy Rahyamadi bertemu dengan jajaran DPRD Palas di Aula Tengku Riza Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kota Medan, Selasa (19/4) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Padanglawas (Palas) menjumpai Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi di Aula Tengku Riza Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kota Medan, Selasa (19/4) sore. Dalam pertemuan itu, membahas kondisi Bupati Palas Ali Sutan Harahap bergelar Tengku Sutan Oloan (TSO).

DPRD Palas memaparkan hampir setahun jatuh sakit, belum ada keterangan dapat kembali bertugas sebagai kepala daerah. Sehingga mereka meminta kepada mantan Pangkostrad itu, untuk segera mengangkat Plt Bupati Palas Ahmad Zarnawi Pasaribu jadi definitif Bupati Palas.

Ketua DPRD Palas, Amran Pikal Siregar bersama seluruh anggota dewan lainnya menyebutkan bahwa kondisi kabupaten mereka saat ini membutuhkan uluran tangan pemerintah di atasnya, terutama infrastruktur jalan, serta rasa prihatin melihat kondisi Bupati TSO yang berdampak pada keberlangsungan pemerintahan daerah yang sekarang dipimpin Plt Bupati Ahmad Zarnawi Pasaribu.

“Kami berharap ada langkah yang bisa diambil, karena sudah hampir setahun Pak, Padanglawas dipimpin Plt Bupati,” sebut Amran dalam pertemuan tersebut.

Menjawab itu, Gubernur pun mengaku memahami bagaimana kondisi kesehatan yang dialami oleh TSO sejak awal hingga kini. Menurutnya, sakit bukanlah satu pilihan bagi manusia. Karena itu, tidak mungkin ada yang menginginkan sakit berkepanjangan.

“Saya tidak akan tutup mata dengan kondisi ini (kondisi Palas dipimpin Plt Bupati). Makanya dari awal, saya angkat itu Plt Bupati, karena yang bersangkutan sakit. Karena kan tidak mungkin kosong,” ucap Gubernur Edy.

Namun Gubernur meminta agar laporan mengenai kesehatan TSO bisa disampaikan, berikut analisisnya.

Apakah yang bersangkutan masih memungkinkan untuk pulih dan menjalankan tugas sebagai kepala daerah atau tidak. Sebab tanpa itu, dikhawatirkan keputusan bisa dipolitisasi.

“Walaupun ini sudah berpolitik (yang bersangkutan), saya tidak mau nanti dipolitisasi. Jadi harus dipastikan bahwa memang beliau itu sakit dan tidak bisa memimpin pemerintahan. Bohonglah kalau alasannya gara-gara (TSO) sakit, pemerintahan tidak jalan,” ungkapnya.

Untuk itu lanjut Gubernur, dirinya meminta waktu selama sepekan kedepan guna mencari solusi bagi kepemimpinan Kabupaten Padanglawas ke depan yang akan berakhir periodenya 2024 mendatang.

Sebagaimana diketahui TSO jatuh sakit sejak Mei 2021 dan berdasarkan laporan per 20 Oktober 2021, dirinya mengalami Post Stroke Iskemia dan membutuhkan fokus pengobatan secara medis.(gus/azw)

Kades Oladano Menghilang Diduga Bawa Kabur Dana Desa

KANTOR KADES: Kantor Desa Oladano, di Jalan Mbomboaukhu Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias.

NIAS, SMUTPOS.CO – Kepala Desa (Kades) Oladano Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias Seprianus Waruwu menghilang bak ditelan bumi. Bahkan, kades yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaanya itu, diduga membawa kabur sejumlah uang dana desa.

Sekretaris Desa (Sekdes) Oladano Marwansyah Hura mengungkapkan uang yang diduga dibawa kabur oleh Seprianus Waruwu sebesar Rp292 juta lebih merupakan dana desa yang diserahkan Kaur Keuangan Septiampunius Waruwu dua hari sebelum Kades Seprianus Waruwu menghilang.

Marwansyah Hura yang kini telah ditunjuk sebagai Pelaksana harian (Plh) Kades Oladano itu menjelaskan, sebelumnya pada bulan Januari 2022, Septiampunius Waruwu mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatanya, alasan telah lulus CPNS Kabupaten Nias.

“Maka pada tanggal 17 Februari 2022, Pemdes Oladano melaksanakan rapat agenda penyerahan dokumen beserta uang dana desa sebesar Rp 292 juta lebih, dari kaur keuangan kepada Kades Seprianus Waruwu,” Ungkap Marwansyah Hura kepada Sumut Pos di kantor Desa Oladano, Selasa (19/4).

“Dan sejak 19 Februari 2022 pak kades sudah tidak masuk kantor lagi. Sampai saat ini kami tidak mengetahui keberadaanya. Kami sudah mendatangi rumahnya, namun keluarganya juga tidak tau. Persoalan ini sudah kami laporkan kepada pak Camat Idanogawo,’ sambungya.

Sementara Kaur Keuangan Desa Oladano Septiampunius Waruwu membenarkan telah menyerahkan seluruh dokumen beserta uang dana desa kepada Kades Seprianus Waruwu. Namun ditanya total uang yang diserahkan kepada Kades Seprianus Waruwu, Setiampunius Waruwu tidak menyebutkan, ia hanya menjawab ada di berita acara. “Seluruh dokumen sudah saya serahkan kepada Kepala Desa, kalau jumlah uangnya ada diberita acara,” katanya singkat.

Terpisah, Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Oladano Ya’atulo Waruwu mengatakan akibat ulah Kades Seprianus Waruwu, penyelengaraan pemerintahan desa Oladano tak dapat berjalan. Ia pun berharap Pemerintah Daerah Kabupaten, segera mengambil tindakan.

Menurut wakil ketua BPD Oladano itu, kucuran dana desa di desa Oladano tahun 2022 terancam gagal, sebab hingga saat ini Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Desa Oladano tahun 2021 belum dilakukan pembahasan, padahal batas akhir penyerahan LPJ desa per 31 Maret 2022. Begitu juga RKPDes 2022 juga belum dibahas serta berbagai program dan pelayanan di desa itu terbengkalai. “Apalagi pada saat ini di desa Oladano, program prioritas Nasional berupa percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL sedang berjalan, dan masyarakat kesulitan melakukan pengurusan,” kata Ya’atulo.

“Maka kami sebagai lembaga BPD berharap kepada Pemkab Nias, segera mengambil tindakan kepada Kades Seprianus Waruwu baik secara administrasi maupun proses hukum. Selanjutnya supaya segera menghunjuk PJ Kades Oladano, demi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan desa Oladano,” Kata Ya’atulo. (adl/azw)

Sesepuh Ponpes Cipasung Doakan Airlangga Jadi Presiden

TASIKMALAYA, SUMUTPOS.CO — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersilaturahim ke Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (20/4/2022).

Kedatangan Menko Airlangga di Ponpes Cipasung bukan sekadar untuk bersilaturahmi namun membawa amanat pemerintah membantu para santri untuk tumbuh menjadi wirausahawan.

Airlangga diterima langsung sesepuh Ponpes Cipasung, KH. Abun Bunyamin Ruhiat. Pertemuan antara Airlangga dengan KH. Abun Bunyamin Ruhiat sendiri bukan kali pertama.

“Sebelumnya kami sudah bertemu di Palembang, saat Harlah NU beberapa waktu lalu. Pertemuan kali ini merupakan tindak lanjut dari itu, karena penting sekali untuk bersilaturahmi. Di samping itu, kami juga membawa program wirausaha bagi santri di Pondok Pesantren Cipasung,” terang Airlangga.

Airlangga mengatakan program yang dimaksud adalah inklusi keuangan bagi pondok pesantren dan bantuan program wirausaha bagi santri. Program ini berupa fasilitas pinjaman modal usaha dengan bunga nol persen.

Adapun program inklusi keuangan merupakan salah satu program Pemerintah Republik Indonesia, di mana Presiden Joko Widodo bertindak langsung sebagai Ketua Dewan Nasional Keuangan Inklusif. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 114 tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif, program ini menargetkan tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024.

Melalui program tersebut, kata Airlangga, pihaknya berharap para santri terdorong untuk menjadi wirausahawan.

Dalam pertemuan keduanya kali ini KH. Abun Bunyamin mendoakan Ketua Umum Partai Golkar itu agar menjadi presiden.

“Kita doakan Pak Airlangga ini bisa menjadi presiden,” tutur KH. Abun Bunyamin saat menemui Airlangga di Ponpes Cipasung, dalam keterangan, Kamis (21/4/2022).

Sesepuh Ponpes Cipasung ini tak hanya sekali mendoakan Airlangga sebagai presiden. Di depan rombongan kedua belah pihak yang bertemu, KH. Abun Bunyamin kembali mengatakan, Airlangga sebagai calon presiden 2024. Doa itu kembali diucapkannya saat sesi foto bersama rombongan Airlangga dan Ponpes Cipasung.

“Kita doakan semoga Golkar dan Pak Airlangga sukses dalam mengabdi dan mengemban amanah untuk bangsa dan negara ini,” ujar Kiai Abun Bunyamin.

Di Ponpes Cipasung, Airlangga dan rombongan ikut berbuka puasa bersama para pengurus pesantren dan santri. Ketum Golkar didampingi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Tubagus Ace Hasan Syadzily dan jajaran pengurus DPP partai berlambang pohon beringin lainnya.

Airlangga juga secara khusus mengajak perwakilan Bank BJB Jawa Barat untuk memberikan bantuan kredit di Cipasung.

Airlangga bersama Bank BJB secara simbolis menyalurkan Kredit BJB Mesra dan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpasu (Pesat) kepada para santri dan dewan guru di Ponpes Cipasung.

Ponpes Cipasung sendiri berlokasi di Desa Cipakat, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Pesantren ini didirikan Kiai Ruhiat sejak 1931. Ponpes ini memiliki ciri khas mendalami kitab kuning selain menerapkan program pendidikan formal.

Sidang Kurir Sabu, Warga Sunggal Dituntut 12 Tahun Penjara

TUNTUTAN: JPU membacakan tuntutan terhadap Heri Fitriyanto, terdakwa kasus sabu secara virtual, Rabu (20/4/2022).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Heri Fitriyanto alias Ogut (37) warga Jalan Pungguk, Medan Sunggal, dituntut 12 tahun penjara. Dia dinilai terbukti atas kasus kurir sabu seberat 550 gram, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri Medan, Rabu (20/4).

Jaksa penuntut umum (JPU) Rumondang manurung dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, agar menjatuhkan terdakwa Heri Fitriyanto dengan pidana penjara selama 12 tahun, denda Rp1 miliar, subsider 3 bulan penjara,” ujarnya.

Usai mendengarkan tuntutan, hakim ketua Denny Lumbantobing memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip surat dakwaan, terdakwa selama ini diketahui bekerja dengan Muhammad Zakir (DPO) sebagai kurir paket narkoba jenis sabu.

Informasi tersebut diperkuat oleh masyarakat sekitar Jalan Punggak, lalu Polisi melakukan penyelidikan.

Pada 19 Februari 2022, sekitar pukul 14.30, petugas menyamar memesan narkotika jenis sabu sebanyak 50 gram kepada Muhammad Zakir, dan sepakat melakukan transaksi di Jalan Pungguk, tepatnya disamping Hotel Saka.

Kemudian, terdakwa Ogut lalu dihubungi oleh Muhammad Zakir, memberitahukan ada orderan mengantarkan barang paket sabu dan terdakwa di suruh untuk datang menjemput paket sabu ke Ruko Tomang Elok.

Kemudian terdakwa bertemu dengan Muhammad Zakir dan menerima satu bungkus plastik kresek berisi 5 bungkus paket sabu seberat 500 gram, dan 1 bungkus plastik klip bening tembus berisi 50 gram.

Setelah itu, terdakwa langsung memasukkan paket sabu ke dalam bagasi di bawah jok sepeda motornya.

Sesuai kesepakatan, terdakwa akan diberikan upah sebesar Rp1,1 juta.

(man/azw)

JPU melanjutkan, setelah menerima sabu, terdakwa langsung menghubungi nomor handphone penerima yaitu saksi Rahmad Hidayat dan sepakat untuk bertemu di samping Hotel Saka. Namun, saat terdakwa menyerahkan paket sabu tersebut langsung dilakukan penangkapan terhadap terdakwa. (man/azw)

 

 

 

Jukir Rampok Uang Pengemis Tunanetra

TERSANGKA: Jukir (kanan) yang merampok uang pengemis saat diamankan petugas Polsek Medan Kota.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang juru parkir (jukir), Lindung Situmeang, ditangkap petugas Polsek Medan Kota. Pasalnya, Lindung tega merampok uang pengemis tunanetra di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Asrol Efendi Rambe mengatakan, aksi pelaku terjadi saat korbannya bernama Junud Simanjuntak bersama rekannya Merlin Siregar hendak ke minimarket menukarkan uang pecahan Rp2 ribu, Selasa (19/4). “Ketika korban melintas di depan minimarket, pelaku langsung menyambar kantong uang milik korban,” ungkap Asrol, Rabu (20/4).

Dia menyebutkan, di dalam kantong uang itu ada uang berkisar Rp1 juta. Setelah berhasil merampas, pelaku melarikan diri. Meski kabur, namun Tuhan berkehendak lain. Wajah pelaku ternyata terekam kamera CCTV dan korban bersama warga melaporkannya ke polisi. “Petugas yang menerima laporan korban kemudian bergerak cepat. Tanpa waktu lama, pelaku ditangkap,” sebutnya.

Asrol menyatakan, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik untuk proses hukum lebih lanjut. Dari pengakuan pelaku, motif perbuatannya karena ingin membeli narkoba. “Pelaku sudah kami amankan, sekarang masih dalam pemeriksaan. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana,” tandasnya. (ris/azw)