23 C
Medan
Thursday, February 5, 2026
Home Blog Page 2723

Dukung Medan Bebas Banjir, Warga Diimbau tak Tinggal di Bantaran Sungai

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk mendukung program pemerintah dalam melakukan normalisasi sungai. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada lagi warga di bantaran sungai yang menjadi korban banjir dan program Kota Medan bebas banjir yang dicanangkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, bisa segera terealisasi.

Menurut Burhanuddin, Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II telah mengatur batas bantaran sungai. Di mana bantaran sungai atau sempadan sungai adalah ruang di antara tepian palung sungai dan bagian dalam dari tanggul. “Didalam pengaturannya, bantaran sungai itu sudah jelas berapa meter dari titik nol. 16 meter ke kiri dan 16 meter ke kanan, jadi 32 meter. 7 meter dijadikan bantaran kiri kanan. Sisanya 25 meter itulah yang dijadikan aliran sungai,” beber Burhanuddin Sitepu saat menggelar sosialisasi produk hukum daerah Kota Medan, Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan Tahun 2021-2041 di Jalan Bunga Mawar No 104, Medan Selayang, Sabtu (26/2/2022).

Saat ini, kata Burhanuddin, sejumlah rumah di bantaran sungai sudah ditandai dengan cat warna merah. Itu artinya, rumah tersebut sudah masuk dalam garis sempadan sungai. “Jadi jangan sekali kali masyarakat mempergunakan bantaran sungai untuk jadi tempat tinggal. Itu menyalahi. Itu ada di atur dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah ini,” ungkap anggota DPRD Medan tiga periode ini.

Lantas, bagaimana dengan warga yang sudah terlanjur bertempat tinggal di bantaran sungai? Menurut Sekretaris Komisi 4 DPRD Kota Medan ini, hal itu akan menjadi masalah di kemudian hari. “Dengan terjadinya pembiaran oleh pemerintah selama ini, akan menimbulkan masalah. Jadi tolong, yang masih bertempat tinggal di bantaran sungai, itu tidak bisa dipertahankan lagi lebih lama. Apalagi sudah di-warning, tidak ada lagi alasan pembenaran untuk itu. Segeralah bersiap untuk pindah ke lokasi yang lebih layak,” tandasnya.

Sebelumnya, Burhanuddin mengatakan, sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2022 ini sangat perlu dan penting diketahui masyarakat Kota Medan, karena berkaitan dengan penataan pembangunan di Kota Medan. Misalnya di daerah selatan untuk pemukiman dan penghijauan, sebelah Utara tempat industri dan pergudangan. Inti kota sebagai pusat perekonomian dan jasa. “Jadi tata ruang ini disusun sebagai alat operasional pelaksanaan pembangunan wilayah daerah. Sehingga pembangunan yang dilakukan tidak amburadul,” bebernya.

Dia berharap, sosialisasi yang dilaksanakannya ini dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, termasuk aparatur pemerintahan seperti kepala lingkungan dan lurah yang hadir. “Jadi mari sama-sama kita jadikan pertemuan ini menjadi pembekalan atau penambah wawasan bagi kita. Jangan sampai pertemuan yang dibiayai oleh APBD Kota Medan ini berlalu begitu saja, tanpa memberi manfaat bagi kita yang hadir di sini,” pungkasnya. (adz)

Warga Berharap Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Dibagi Merata

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tahun ini, Pemko Medan menambah jumlah penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan hingga 100 ribu peserta. Untuk itu, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Ishaq Abrar, Mustafa Tarigan meminta Pemko Medan melalui Kepala Lingkungan (Kepling) untuk mendata warga kurang mampu yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sehingga warga penerima bantuan iuran tersebut bisa merata.

Hal itu disampaikan Abrar, sapaan akrab politisi Demokrat itu, menyahuti aspirasi warga saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan Nomor 4 tahun 2012 tentang sistem kesehatan di Jalan Pancing, Kelurahan Mabar Hilir, Medan Deli, Sabtu (26/2/2022). Dalam kegiatan itu, masyarakat berharap agar Pemko Medan bisa mendata kembali warga kurang mampu agar mendapatkan bantuan iuran BPJS Kesehatan dari pemerintah.

Pendataan ini juga dimaksudkan agar penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan bisa dibagikan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagaimana yang telah dijanjikan Wali Kota Medan saat kampanye Pilkada Kota Medan 2020 lalu.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar Pemko Medan melakukan pengawasan terhadap pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit, agar pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima. Pasalnya, cukup banyak masyarakat khususnya peserta BPJS Kesehatan, yang mengeluhkan pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit, khususnya kepada pasien peserta BPJS Kesehatan.

Menyahuti ini Abrar mengungkapkan, tahun ini pemko kembali menambah anggaran hingga Rp30 miliar untuk 100 ribu warga peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung APBD Kota Medan. Dengan adanya penambahan 100 ribu peserta ini, diharapkan warga kurang mampu yang belum terdaftar sebagai peserta PBI agar segera melapor ke Kepling atau kelurahan setempat.

“Untuk itu, kami harap Kepling bisa proaktif mendata warganya yang kurang mampu agar dapat ditampung sebagai peserta PBI BPJS Kesehatan. Masyarakat yang membutuhkan juga harus segera jemput bola dengan melaporkan ke Kepling atau kelurahan setempat,” ujarnya.

Selain itu, sebut Abrar, DPC Partai Demokrat Kota Medan juga siap untuk membantu dan memfasilitasi agar masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan haknya sebagai peserta PBI. “Bapak ibu bisa juga melalui Partai Demokrat, kami siap membantu,” tegasnya. (adz)

Stabilisasi Harga Migor di Aceh, Mendag Minta Medan Tambah Pasokan

BANDA ACEH, SUMUTPOS.CO — Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta Pemda meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam upaya memenuhi kebutuhan pasokan minyak goreng untuk masyarakat. Untuk memenuhi pasokan minyak goreng ke Aceh, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan jalur suplai dari Medan, Sumatra Utara.

Mendag Lutfi melakukan lawatan ke Banda Aceh untuk memantau stabilisasi pasokan dan harga minyak goreng serta barang kebutuhan pokok lainnya. Di kota Serambi Mekah ini, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengunjungi Pasar Al Mahirah di Banda Aceh, Provinsi Aceh, hari ini, Sabtu (26/2).

Hasil pantauan menunjukkan pasokan migor di Banda Aceh tersedia, tetapi harganya masih belum sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah. Mendag Lutfi meminta Pemerintah Daerah memperkuat kerjasama dengan Pusat untuk menambah suplai agar harga migor sesuai HET yang berlaku yaitu Rp11.500/liter untuk migor curah, Rp13.500/liter untuk kemasan sederhana, dan Rp14.000/liter untuk kemasan premium.

Pada pantauan migor di Pasar Al Mahirah, hadir Walikota Banda Aceh Aminullah Usman. Mendag juga turut didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan dan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana.

“Saya mengapresiasi ketersediaan migor di Banda Aceh walaupun harganya belum sesuai dengan HET. Untuk meningkatkan pasokan di Aceh diperlukan penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah sehingga harga migor dapat terjangkau masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu memanfaatkan jalur suplai dari Medan, Sumatra Utara untuk meningkatkan pasokan migor di Aceh,” ungkap Mendag Lutfi.

Rakor Minyak Goreng
Usai kunjungan ke Pasar Al Mahirah, Mendag Lutfi bersama Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, Dinas Perdagangan dan Perindustrian di seluruh Provinsi Aceh, perwakilan PT PPI, serta perwakilan dari distributor minyak goreng.

Mendag memastikan suplai migor akan bertambah dan meminta Kepala Disperindag Provinsi Aceh untuk memastikan distribusi migor berjalan baik. “Diharapkan dalam seminggu ke depan akan berangsur normal,” ujar Mendag.

Mendag menegaskan, Kemendag akan terus memantau ketersediaan migor dan keterjangkauan harga sesuai dengan HET yang ditetapkan Pemerintah dan mengawal kewajiban implementasi domestic market obligation (DMO) bagi perusahaan eksportir untuk memasok 20 persen dari volume ekspornya untuk kebutuhan domestik.

Kunjungan kerja ke Banda Aceh ini mengakhiri rangkaian kunjungan kerja Mendag Lutfi di Pulau Sumatra dalam rangka memantau ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga migor. Kunjungan kerja Mendag Lutfi di Pulau Sumatra berlangsung di lima kota yaitu Lampung, Padang, Jambi, Medan, dan Banda Aceh yang berlangsung pada 24–26 Februari 2022. Kunjungan kerja ini sekaligus menunjukkan komitmen Mendag Lutfi untuk memastikan ketersediaan migor yang terjangkau bagi masyarakat. Kunjungan kerja juga akan dilanjutkan ke sejumlah kota besar lainnya di Indonesia. (*/rel)

Usai Dilantik, DPD BAPERA Kota Medan Siap Berkolaborasi Bersama Pemko Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPP Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Fadh Elfouz Arafiq, melantik David Roni Ganda Sinaga sebagai Ketua DPD BAPERA Kota Medan di Hotel Santika Dyandra Medan, Sabtu (26/2). David Roni Ganda Sinaga dilantik bersama Sekretaris Edwin Sugesti Nasution dan segenap pengurus BAPERA Medan dengan masa bakti 2022-2027.

Selain melantik segenap pengurus DPD BAPERA Medan, bersama Ketua BAPERA Sumut Abdul Rahman alias Dedek dan jajarannya, Fadh Arafiq juga melantik pengurus DPD Brigade BAPERA Kota Medan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD BAPERA Kota Medan David Roni Ganda Sinaga mengaku akan menjalankan instruksi DPP BAPERA untuk mengawal dan mendukung jalannya roda pemerintahan. Selain itu, BAPERA Kota Medan juga berkomitmen akan membantu pemerintah dalam melakukan pembangunan di Kota Medan.

“Kami siap berkolaborasi dengan mengapa dan membantu jalannya pembangunan di Kota Medan,” ucap David Roni.

Usai dikukuhkan sebagai ketua, David Roni juga mengaku bahwa BAPERA juga akan membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 di Kota Medan, salah satunya dengan mempercepat proses vaksinasi. Caranya, BAPERA Kota Medan akan mendirikan sentra vaksinasi di seluruh kecamatan di Kota Medan.

“Program unggulan kita akan melaksanakan vaksinasi booster (penguat) target 5.000 dosis, seluruh DPK (Dewan Pimpinan Kecamatan) di Medan akan kita lakukan kegiatan vaksinasi untuk membantu mencegah penularan Covid-19 di Medan,” ujarnya.

Menurutnya, vaksinasi harus kembali digenjot untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini, Kota Medan kembali masuk ke PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3.

“Itu akan kita kejar, Bapera akan membantu percepatan vaksinasi di Medan,” katanya.

Selain itu, David juga mengaku akan melakukan konsolidasi untuk memperkuat organisasi yang dipimpinnya hingga ke akar rumput. Mengingat, para pengurus di BAPERA terdiri dari lintas partai.

Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bapera Fadh Elfouz Arafiq mengatakan, dirinya mendukung program kerja yang telah dicanangkan oleh David Roni Ganda Sinaga dan jajarannya di BAPERA Kota Medan. Dia pun mengapresiasi kepengurusan BAPERA Medan.

“Saya berharap, BAPERA Kota Medan ini bisa segera menjalankan apa yang menjadi program prioritasnya,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini kepengurusan DPD Bapera Kota Medan di isi oleh orang-orang berpengaruh di Kota Medan, khususnya para tokoh-tokoh yanh saat ini duduk sebagai anggota dewan.

“Teman-teman semua di BAPERA Medan sdah tahu jalan menang, tinggal bagaimana prioritas kedepannya saja,” sebutnya.

Arafiq pun menegaskan, BAPERA juga akan menjadi mitra strategis pemerintah dan siap mendukung setiap program pemerintah yang berpihak kepada rakyat.

Sebelumnya, Ketua Harian DPD BAPERA Kota Medan sekaligus Ketua Pantia pelantikan, Habiburrahman Sinuraya mengatakan, bahwa sudah saatnya pemuda di Kota Medan bersatu. Dikatakan Sekretaris Komisi I DPRD Medan itu, kehadiran BAPERA sejalan dengan slogan Pemko Medan, yakni kolaborasi.

“Untuk itu, BAPERA akan menjaga apa arti kolaborasi itu, supaya jangan di salah artikan. Kita bersama pemerintah, mengawal apa yang dilaksanakan pemerintah. Kita siap mendukung pemerintah, dan kita siap juga mengkritik pemerintah demi kemajuan Kota Medan,” pungkasnya. (map)

Teks
BERSAMA: Ketua DPD BAPERA Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga bersa pengurus. (IST)

Pemkab Dairi Akan Bentuk Pokja e-Katalog Pasarkan Produk UKM Lokal

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi akan segera membentuk Pokja e-Kalatog atau toko dalam jaringan (Daring). Pokja ini dibuat untuk memasarkan dan membeli produk-produk usaha kecil menengah (UKM) lokal.

Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Iswan Togagorop, Sabtu (26/2/2022) mengatakan, rencana itu disampaikan Eddy KA Berutu saat video conference (Vidcon) dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga dari Sulawesi Selatan, Kamis (24/2/2022) lalu.

Dalam kesempatan itu, Eddy KA Berutu menjelaskan, program tersebut sebagai salah satu upaya untuk memberdayakan produk-produk unggulan dari daerah.

“Progam ini dilakukan untuk mendorong kinerja UKM yang ada di daerah. Saya menilai, sistem ini akan membuka peluang bagi daerah untuk mempromosikan produk-produk unggulan dari daerah. Misalnya untuk Kabupaten Dairi, kopi Sidikalang sebagai produl unggulan, akan dipromosikan di dalam e-katalog dimaksud,” ucapnya.

Eddy menyebut, sudah menginstruksikan supaya kelompok kerja (Pokja) e-Katalog segera terbentuk yakni Dinas Pertanian, Kesehatan, Perizinan, Pariwisata, Bagian Perekonomian, Bidang Perindustrian, Pengadaan Barang dan Jasa serta Diskominfo.

Eddy menambahkan,  e-Katalog yang sudah dibuat nantinya akan segera disosialisasikan. Nantinya, di e-Katalog itu ada produk UKM unggulan Dairi seperti kopi dan produk lainnya. Kopi akan dipasarkan di sana. Ini adalah salah satu upaya menumbuhkan UKM.

“Saya meminta UKM segera melengkapi izinnya. Kalian (pelaku UKM) akan kita bantu oleh Dinas Perizinan dalam pengurusan ijin dimaksud. Peluang ini harus diambil,” ungkap Eddy KA Berutu.(rud).

Pelaku Penimbunan Minyak Goreng

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengancam akan menindak tegas pelaku penimbunan minyak goreng (migor). Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan aparat penegak hukum akan menerapkan sanksi tegas sehingga menimbulkan efek jera. Dalam kondisi seperti saat ini penimbunan migor sangat menyengsarakan rakyat. Karena itu pelakunya harus mendapatkan sanksi hukum yang keras dan berat.

Hal ini ditegaskan Mendag Lutfi saat memimpin rapat koordinasi distribusi migor di Medan, Sumatera Utara, pada hari ini, Sabtu (26/2). Sebelumnya, untuk memastikan stok dan kelancaran distribusi migor dan barang kebutuhan pokok lainnya, Mendag Lutfi juga memimpin rakor di Bandar Lampung, Lampung, Padang, Sumatra Barat, dan Jambi.

Turut hadir dalam rakor Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana, kepala dinas yang membidangi perdagangan di kabupaten kota di Sumut, serta perwakilan pelaku usaha migor.

“Kemendag akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum utuk mengawal distribusi migor di Sumut. Pasokan migor di Sumut melimpah namun keadaan tidak sesuai di pasar. Untuk itu, Kemendag akan melibatkan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku penimbunan, baik dari produsen maupun peritel,” jelas Mendag Lutfi.

Menurut Mendag Lutfi, pasokan migor di Sumut jumlahnya melimpah dengan jumlah sekitar 33 juta liter dalam sepuluh hari terakhir. “Ini menunjukkan tidak ada alasan migor jarang di Sumut. Untuk itu, dimohon kerja sama Pemerintah Sumut, seluruh kepala dinas kabupaten kota, serta pelaku usaha. Kita ingin mengedepankan mekanisme pasar yang baik agar pada kesempatan pertama keadaan menjadi normal karena Kemendag menjamin pasokan melimpah,” ujarnya.

Sementara Gubernur Edy menyampaikan, Pemerintah Sumut dan Kemendag telah berkoordinasi untuk mengatasi permasalahan distribusi migor. “Sebenarnya pasokan migor cukup. Selanjutnya, kita akan berkoordinasi dengan kepala dinas di kabupaten kota dan pelaku usaha agar harga migor kembali normal,” tandasnya.

Sebelumnya pada hari yang sama Mendag Lutfi juga mengunjungi Pasar Pusat di kota Medan untuk meninjau harga dan pasokan migor. Pada Pasar tersebut, pasokan migor mencukupi meskipun terdapat permasalahan distribusi.

“Di Sumut, pasokan migor jumlahnya surplus dan lebih banyak dibanding wilayah lain di Indonesia. Untuk itu diharapkan kerja sama Pemerintah Sumut agar distribusi migor diperlancar agar harganya sesuai dengan ketentuan pemerintah,” tutup Mendag Lutfi. (*/rel)

Partai Demokrat Sumut Bagikan Minyak Goreng Gratis kepada Masyarakat

Mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu membagikan minyak goreng gratis kepada Pasukan Melati Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan minyak goreng, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat  Sumatera Utara (Sumut) memberikan bantuan minyak goreng untuk meringankan beban masyarakat. Apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pembagian minyak goreng secara gratis itu dilakukan di Kantor DPD Partai Demokrat Sumut, Jalan Gatot Subroto Medan yang pembagian dikhususkan kepada penyapu jalan, pemulung,  penarik becak, serta petugas parkir, Sabtu (26/2/2022). Para penerima bantuan minyak goreng gratis tersebutpun diwajibkan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, seperti menggunakan masker, cuci tangan serta tidak berkerumun.

Untuk tidak terjadi kerumunan, petugas sebelumnya telah memberikan kupon dan menentukan jam pengambilan, hingga warga yang mengambil minyak goreng tidak berdesak-desakan. Selain membagikan minyak goreng kemasan 2 kg secara gratis, DPD Partai Demokrat Sumut juga memberikan nasi kotak kepada masyarakat.

Sulastri, penyapu jalan yang merupakan Pasukan Melati Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, mengaku terharu menerima minyak goreng kemasan secara gratis itu. Bahkan setelah minyak goreng dan nasi kotak diserahkan langsung mantan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu, Sulastri terlihat meneteskan air matanya. “Terimakasih pak, terima kasih buat Partai Demokrat dan Bapak AHY yang peduli kepada kami masyarakat kecil ini,” ujar Sulastri yang mengaku, dalam beberapa hari ini ia kesulitan mendapatkan minyak goreng dan harga sudah naik.

“Makanya saya terharu pak. Untung ada bantuan Demokrat ini, dan bisa saya gunakan untuk beberapa minggu ke depan,” ujar Sulastri yang juga mengaku sering mendapat bantuan serupa dari Partai Demokrat, seperti pada awal pandemi dan Lebaran tahun lalu.

Hal yang sama dikemukakan Donal Manalu. Petugas parkir yang sehari-hari bertugas di Jalan Gatot Subroto. Dia mengaku masih Partai Demokrat yang selalu memberi bantuan gratis kepadanya. “Istri saya pasti akan senang menerima minyak goreng ini. Terima kasih buat Partai Demokrat dan Bapak AHY,” ujar Manalu.

Sementara itu, mantan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain mengatakan, pihaknya sengaja memberikan minyak goreng gratis kepada masyarakat kecil, mengingat masih sulitnya masyarakat memenuhi kebutuhannya termasuk mendapatkan minyak goreng saat ini. “Kami Partai Demokrat prihatin atas kondisi langkanya minyak goreng di pasaran. Atas dasar itu Partai Demokrat peduli dan ingin selalu berbagi dengan masyarakat. Pembagian hari ini akan kita laksanakan hingga beberapa hari ke depan agar tidak terjadi kerumunan,” ujar Herri.

Mantan Ketua Fraksi DPRD Kota Medan dua periode ini berharap, jajaran pengurus DPC Partai Demokrat kabupaten/kota  se-Sumut serta anggota DPRD Fraksi Demokrat se-Sumut akan turun ke rakyat dengan membantu masyarakat yang membutuhkan minyak goreng saat ini. Apalagi, kata Herri, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah  mengajak seluruh DPD, DPC dan para anggota DPR RI, DPR Provinsi, dan DPRD kota/kabupaten untuk bisa berbagi dengan masyarakat.

“Karena saat ini dengan kondisi Covid-19 yang belum selesai, kita paham banyak warga masyarakat yang masih kesulitan secara ekonomi. Jadi kami diminta Ketua Umum Bapak AHY untuk bisa berbagi dengan masyarakat. Apalagi di saat langkanya kebutuhan minyak goreng di pasaran dan harganya yang melonjak,” ungkap Herri.

Lebih lanjut dikatakannya, seribuan kemasan minyak goreng telah disiapkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan wujud syukur, karena masyarakat masih tetap mencintai Partai Demokrat. Dan Partai Demokrat berusaha  meringankan beban rakyat yang kesulitan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Diharapkan dengan kegiatan  pemberian minyak goreng gratis ini dapat bermanfaat dan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” sebut Herri seraya berharap, pandemi Covid-19  segera berakhir. (adz)

Distankan Buka Posko Pengurusan TDKP di Belawan, Gratis, 3 Hari selesai

FORMULIR: Para nelayan saat mengambil formulir pengurusan TDKP di Lorong Ujung Tanjung, Kelurahan Bagan Deli.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Medan membuka 2 posko pengurusan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) kepada para nelayan di Kecamatan Medan Belawan, Kamis (24/2) lalu. Melalui UPT, Distankan Kota Medan membuka kedua posko itu di Lorong Ujung Tanjung, Kelurahan Bagan Deli, dan Kantor Lurah Belawan Bahagia.

Kabid Perikanan Tangkap Distankan Kota Medan, Friska Irnawati Purba mengatakan, langkah dibukanya kedua posko ini, merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, yang meminta pihaknya membuka posko pengurusan TDKP kepada para nelayan di Medan Belawan. Sebab, TDKP merupakan syarat bagi para nelayan agar bisa mendapatkan BBM bersubsidi, untuk operasional kapal-kapal mereka.

“Mulai hari ini (Kamis), kami telah membuka (pengurusan TDKP) di 2 lokasi, yakni Kantor Lurah Belawan Bahagia dan Lorong Ujung Tanjung, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan,” ungkap Friska.

Namun, lanjut Friska, pada hari pertama dibukanya posko pengurusan TDKP, hanya posko di Lorong Ujung Tanjung, Kelurahan Bagan Deli, yang didatangi para nelayan untuk mengambil formulir. Sedangkan untuk posko di Kantor Lurah Belawan Bahagia, belum ada seorang pun nelayan yang datang untuk mengambil formulir.

“Jumlah formulir TDKP yang sudah diambil nelayan di Posko Lorong Ujung Tanjung, Kelurahan Bagan Deli, ada sebanyak 60 formulir. Dan sudah dikembalikan sebanyak 32 berkas. Sedangkan di Posko Kelurahan Belawan Bahagia, belum ada nelayan yang mengambil formulir,” tuturnya.

Dia menjelaskan, formulir yang telah diisi dan dikembalikan nelayan, akan dibawa petugas ke Kantor Distankan Kota Medan di Jalan Selambo, Kecamatan Medan Amplas. Selanjutnya, Kepala Diskantan Kota Medan akan menurunkan petugas melakukan pengukuran kapal.

“Setelah pengukuran, baru kemudian diterbitkan TDKP-nya. Estimasi waktu selesainya pengurusan TDKP adalah 3 hari kerja, setelah pengembalian formulir,” beber Friska.

Menurut Friska, pengoperasian posko pengurusan TDKP ini, tak hanya di 2 lokasi itu, namun akan terus dilakukan pada sejumlah lokasi di Kecamatan Medan Belawan, secara bergantian. Pada Jumat (25/2), posko dibuka di lokasi lainnya, yakni di Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, untuk menjangkau nelayan di kelurahan tersebut.

“Pengurusan TDKP ini gratis. Nelayan hanya cukup menyediakan materai,” bebernya.

Dia juga mengatakan, formulir itu berisikan data nelayan dan data kapal. Di antaranya ukuran, merek mesin, kekuatan daya, nomor seri mesin, alat penangkap ikan, dan pangkalan pendaratan. Di samping mengisi formulir, juga dilampirkan surat pernyataan bermaterai tentang kepemilikan satu unit kapal ukuran paling besar 5 GT, dan kesanggupan melaporkan hasil tangkapan, fotokopi e-KTP satu lembar, serta pasfoto ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar.

Seperti diketahui, sejumlah nelayan di Kecamatan Medan Belawan langsung mengadu kepada Wali Kota Medan pada kegiatan Rembuk Nelayan, Rabu (23/2) lalu. Nelayan mengaku kesulitan saat mengurus TDKP, karena harus berurusan ke Kantor Distankan Kota Medan yang jaraknya cukup jauh di Kecamatan Medan Amplas. Mendengar keluhan itu, Bobby pun memerintahkan Distankan Kota Medan untuk membuka posko pengurusan TDKP di Kecamatan Medan Belawan. Tujuannya, agar para nelayan dapat dengan mudah menuju lokasi pengurusan. (map/saz)

PTPN-2 Kembali Operasi Pasar Minyak Goreng dan Gula Pasir

TINJAU : Direktur PTPN-2, Irwan Perangin-angin saat meninjau operasi pasar minyak goreng dan gula pasir di Kecamatan Beringin.

BERINGIN, SUMUTPOS.CO – Setelah sukses menggelar operasi pasar sebanyak 9.600 liter (7,68 ton) minyak goreng, gula pasir 7 ton dan 192 kotak bubuk teh, PT. Perkebunan Nusantara-II (PTPN-2) kembali melakukan hal serupa, kali ini operasi pasar dibertempat pada halaman kantor Camat Beringin, Kabupaten Deliserdang, Kamis (24/2) kemarin.

Operasi pasar yang bertujuan meringankan beban masyarakat ditengah-tengah kelangkaan serta menstabilkan harga minyak goreng yang mahal di pasaran, kali ini PTPN-2 menggelontorkan 7000 liter minyak goreng curah dan gula pasir sebanyak 4 ton.

“Operasi pasar ini merupakan bukti kepedulian PTPN-2, khususnya Holding Perkebunan terhadap warga masyarakat yang mana kelangkaan minyak goreng saat ini dipasaran. Dan Operasi Pasar ini direncanakan akan digelar setiap minggunya untuk membantu masyarakat dan hal ini akan terus berkesinambungan,” ungkap Direktur PTPN-2 Irwan Perangin-angin.

Direktur PTPN-2, Irwan Perangin-angin menjelaskan bahwa dalam operasi pasar minyak goreng dan gula pasir kali ini, pihaknya didukung PT. INL (Industri Nabati Lestari) dengan menyiapkan 7000 liter minyak goreng curah yang dijual seharga Rp. 11.500/liter dan gula pasir Walini produksi PTPN-2 yang disiapkan sebanyak 4 ton dengan harga Rp. 12.000/Kg,” jelasnya.

Dengan gerakan Operasi pasar ini, Irwan Perangin-angin pun berharap masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng dan gula pasir, ditengah sulitnya mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau saat ini.

“Operasi pasar minyak goreng ini sudah dilakukan di 2 (dua) kecamatan yakni Kecamatan Tanjung Morawa dan Kecamatan Beringin. Untuk kegiatan selanjutnya akan dijadwalkan di Kabupaten Langkat,” pungkasnya.

Disela-sela kegiatan Operasi pasar, Direktur PTPN-2 Irwan Perangin-angin menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang antusias menunggu untuk mendapatkan minyak goreng dan gula pasir. Irwan Perangin-angin juga menghimbau masyarakat yang antri untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan tetap menjaga jarak.

Sementara itu Wakil Bupati Deli Serdang, H M Ali Yusuf Siregar memberi apresiasi atas kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan oleh PTPN-2 ini. Beliau berharap nantinya bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Deli Serdang.

“Terima kasih kami ucapkan kepada pihak PTPN-2 sudah peduli terhadap masyarakat, khususnya kepada Direktur PTPN-2, Irwan Perangin-Angin yang sangat peduli dengan masyarakat disekitar wilayah perkebunannya terkhusus PTPN-2. Dan berharap kegiatan ini berkelanjutan setiap bulannya,” ungkapnya.

Tampak hadir pada kegiatan operasi pasar tersebut antara lain SEVP Operation PTPN-2 RM Mulianta Sitepu, SEVP Business Support PTPN-2 Syahriadi, SEVP Manajemen Aset PTPN-2 Pulung Rinandoro, Kepala Bagian Sekretariat PTPN-2 Henny Mailena Siregar, Kepala Bagian Pengadaan Umum PTPN-2 Toto P. Ginting, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Deli Serdang Tengku M. Zaki Aufa, Camat Beringin Wahyu Rismiana, Kapolsek Beringin AKP Doni Simanjuntak dan Kasubbag Humas PTPN-2 Rahmat Kurniawan. (rel)

Airlangga: Pemerintah Komitmen Dukung Usaha Sektor Properti Hunian yang Layak

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keberlangsungan sektor usaha properti menjadi salah satu fokus utama Pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.

Saat ini, penduduk perkotaan di Indonesia telah mencapai 56,7% dan diperkirakan akan meningkat menjadi 66,6% di tahun 2035 serta mencapai 72,8% di tahun 2045.

“Masih ada 15,5 juta orang yang tinggal di rumah tidak layak huni di tahun 2020. Untuk itu, sektor properti terus didorong agar dapat berkontribusi aktif dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech pada acara Indonesian Property & Bank Award XVI dan Indonesia MYHome Award V tahun 2022, Kamis (24/02).

Sektor properti memiliki multiplier-effect yang tinggi, baik dari sisi forward-linkage, maupun backward-linkage terhadap 174 sub sektor industri, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penyerapan tenaga kerja langsung di industri properti bahkan mencapai 19 juta orang.

Dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan di sektor properti di tahun 2022, sejumlah kebijakan strategis akan terus dilakukan Pemerintah seperti insentif fiskal untuk menstimulus sektor properti.

Sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional, insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) Perumahan akan diberikan untuk penyerahan pada Masa Pajak Januari sampai dengan September 2022.

Besaran PPN DTP yang diberikan adalah sebesar 50% untuk rumah tapak/rumah susun dengan harga jual paling tinggi Rp2 miliar dan PPN DTP sebesar 25% untuk rumah tapak/rumah susun dengan harga jual di atas Rp2 miliar sampai dengan Rp5 miliar.

Selain itu, kepastian hukum dan dukungan Pemerintah akan terus dijalankan dalam bentuk simplifikasi regulasi dan perizinan, termasuk kemudahan investasi di sektor properti, sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini sangat mengapresiasi langkah-langkah relaksasi yang sudah diberikan selama masa pandemi, termasuk kebijakan penjaminan kredit dan restrukturisasi, sehingga penyaluran kredit dapat tumbuh positif di awal Triwulan IV-2021 dengan rasio NPL yang terkendali di kisaran 3%.

Sektor keuangan juga diharapkan dapat terus mengoptimalkan fungsinya sebagai intermediasi terutama dalam mendukung sektor properti sekaligus menjadi pendamping bagi pemulihan ekonomi di sektor riil, di antaranya melalui beberapa kegiatan termasuk peningkatan literasi keuangan dan pendalaman pasar, serta akses pembiayaan ke seluruh masyarakat Indonesia.

Menko Airlangga juga mengucapkan selamat kepada para nominator dan pemenang Indonesia Property & Bank Award 2022 dan Indonesia MyHome Award 2022 serta berharap agar penghargaan ini dapat menjadi pemacu untuk dapat terus berkarya dalam memajukan industri properti dan keuangan demi mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah tetap berkomitmen untuk mendukung sektor perumahan dan sektor keuangan agar bersinergi dan optimis sehingga pemulihan ekonomi nasional dapat berjalan secara baik,” pungkas Menko Airlangga. (advt/*)