Home Blog Page 2730

Sejak Pandemi Covid-19, Cakupan Imunisasi di Sumut Menurun

File/SUMUT POS - Petugas Puskesmas Glugur Darat memberikan vaksin imunisasi polio kepada seorang balita, di Jalan Pendidikan, Kec Medan Timur, Jumat (11/3) lalu. PIN Polio bagi balita ini, dilakukan serentak di seluruh Indonesia dari 8-15 Maret 2016 mendatang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak pandemi Covid-19, cakupan imunisasi di Indonesia termasuk Provinsi Sumatera Utara menurun secara signifikan. Hal ini tentunya meningkatkan risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis mengatakan, sudah terjadi di beberapa kab/kota di Indonesia, termasuk Sumut. Di mana, terjadi KLB Campak di Sibolga dan Tapteng, Difteri di Langkat selama Tahun 2022. “Imunisasi merupakan salah satu upaya yang aman dan efektif untuk melindungi anak-anak kita secara aktif terhadap penyakit-penyakit berbahaya seperti campak, rubella, polio, difteri, pertusis, tetanus atau penyakit lainnya,” kata Ismail pada webinar bagi Masyarakat Umum dan Tokoh Agama dalam Rangka Perayaan Pekan Imunisasi Dunia 16-22 April 2022, Kamis (14/4).

Ismail menjelaskan, imunisasi atau vaksin telah menyelamatkan nyawa tanpa pandang bulu sejak 1798. Imunisasi cacar adalah yang pertama perlawanan terhadap penyakit. Untuk pertama kalinya, vaksin memberi semua orang kesempatan.

“Imunisasi yang selama ini diberikan hanya kepada bayi (0-11 bulan) ternyata tidak cukup untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Artinya, harus diberikan booster atau imunisasi lanjutan pada baduta (18-24 bulan) dan anak sekolah (BIAS), sehingga pemberian imunisasi tidak boleh berhenti hanya sampai usia 9 bulan,” terangnya.

Menurut Ismail, Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan rubella pada tahun 2023, mempertahankan status Indonesia Bebas Polio dan mewujudkan Dunia Bebas Polio tahun 2026. Karena itu, untuk menutup gap anak-anak yang belum mendapat imunisasi lengkap dan memutus mata rantai transmisi campak-rubella secara cepat, perlu dilakukan upaya penguatan imunisasi rutin dan juga pemberian imunisasi tambahan melalui kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional pada bulan Mei-Juni 2022 dengan target cakupan 95% di semua tingkat administratif atau wilayah.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar membawa anak-anak ke pos-pos pelayanan imunisasi untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal dan mengejar imunisasi yang belum lengkap. “Peran lintas program dan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada semua pihak, bahwa imunisasi sangat penting untuk memberikan perlindungan,” ujarnya.

terhadap PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi ) dan mencegah KLB pada masa yang akan datang dalam rangka mewujudkan generasi bangsa yang sehat, kuat dan cerdas,” pungkasnya.

“Melalui momen Pekan Imunisasi Dunia ini, saya mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, pelayan publik, lembaga swadaya masyarakat, media, dunia, usaha, kader, dan seluruh sektor di seluruh Provinsi Sumatera Utara, mari kita berkontribusi dalam mempertahankan cakupan imunisasi tinggi dan merata di semua tingkat administratif dengan target 95% untuk setiap jenis antigen imunisasi. KLB penyakit dapat dicegah dengan imunisasi, sehingga tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar membawa anak-anak ke pos-pos pelayanan imunisasi untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal dan mengejar imunisasi yang belum lengkap.

“Meluruskan informasi yang tidak benar tentang imunisasi, perlu dukungan lintas sektor, lintas program, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk ikut mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional Mei-Juni 2022 di Provinsi Sumatera Utara.

Peran lintas program dan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada semua pihak, bahwa imunisasi sangat penting untuk memberikan perlindungan terhadap PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi ) dan mencegah KLB pada masa yang akan datang dalam rangka mewujudkan generasi bangsa yang sehat, kuat dan cerdas,” pungkasnya. (ris/ila)

Dua Perantara Sabu Divonis 12 Tahun Penjara

agusman/sumutpos PUTUSAN: Majelis hakim membacakan putusan terhadap dua terdakwa kasus sabu, secara virtual Kamis (14/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Yudi Firmansyah dan Muhammad Fadlan dua terdakwa perantara sabu seharga Rp22,5 juta, diganjar hukuman 12 tahun penjara. Putusan dibacakan hakim ketua Oloan Silalahi, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri Medan, Kamis (14/4).

Dalam amar putusannya, perbuatan kedua terdakwa warga Jalan Brigjen Katamso Medan itu, terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana. “Menjatuhkan terdakwa Yudi Firmansyah dan Muhammad Fadlan oleh karenanya dengan pidana penjara selama 12 tahun, denda Rp1 miliar, subsider 6 bulan,” ujar hakim. Atas putusan itu, majelis hakim memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa maupun Jaksa penuntut umum (JPU) untuk menyatakan menerima atau mengajukan banding.

Putusan hakim, diketahui lebih berat dari tuntutan JPU Fitri Sumarni, yang semula menuntut kedua terdakwa masing-masing selama 10 tahun penjara, denda Rp1 miliar, subsider 3 bulan penjara.

Diketahui, pada 18 November 2021, tiga petugas dari Ditres Narkoba Poldasu mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di warung Bakso Amat Jalan Ir H Juanda Medan, sering terjadi penjualan narkotika jenis sabu.

Selanjutnya, pada 18 November 2021, ketiga petugas bersama informan melakukan pembelian terselubung, dengan memesan sabu sebanyak 50 gram kepada seorang pria bernama Nanang (dalam lidik) seharga Rp22,5 juta.

Kemudian Nanang menghubungi terdakwa Fadlan menjemput sabu di daerah Kanal yang akan diantar oleh seorang perempuan. Setelah bertemu dan menerima sabu tersebut, kemudian Fadlan kembali ke rumah dan mengajak terdakwa Yudi untuk mengantar sabu itu ke calon pembeli, dengan upah Rp200 ribu.

Kedua terdakwa kemudian menemui pembeli sabu tersebut di Bakso Amat. Untuk memastikan, terdakwa Fadlan menitipkan sabu itu kepada terdakwa Yudi yang menunggu di pinggir jalan. Lalu, setelah terjadi kesepakatan, terdakwa Fadlan menyuruh Yudi untuk masuk ke dalam Basko Amat, dan saat itu juga keduanya langsung ditangkap. Dari keduanya, petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 46,11 gram. (man/ila)

Yasora Salurkan Paket Ramadan untuk 9 Panti Asuhan

PAKET RAMADAN: Para perwakilan Yasora Medan diabadikan bersama pengurus dan anak panti asuhan, usai menyerahkan Paket Ramadan, Jumat (15/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Yayasan Sosial Angsapura (Yasora) Medan, kembali menunjukkan komitmennya untuk terus menjalankan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat, dengan menyalurkan bantuan Paket Ramadan di bulan penuh berkah ini, Jumat (15/4).

Kegiatan kepedulian sosial yang rutin setiap tahunnya dilaksanakan Yasora Medan, kembali berlanjut dengan menyambangi sekaligus menyalurkan Paket Ramadan untuk 9 panti asuhan di sejumlah kawasan Kota Medan. Paket yang disalurkan itu berisi 100 kilogram beras, 50 kilogram kacang hijau, dan 50 kilogram gula pasir.

Adapun kesembilan panti asuhan yang mendapatkan bantuan tersebut, yakni Panti Asuhan Al Washliyah Jalan KL Yos Sudarso, Panti Asuhan Didikan Islam Jalan Jamin Ginting, Panti Al Washliyah Gedung Johor, Panti Asuhan Zending Islam Indonesia Jalan Sisingamangaraja, Panti Asuhan Muhammadiyah Putri Jalan Santun,  Panti Asuhan Mamiyai Al-Ittihadiyah Jalan Bromo, Darul Aitam Aceh Sepakat Jalan Medan Area, Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Jalan Amaliun, dan Panti Asuhan Al Jamiyatul Washliyah Jalan Ismailiyah.

Pelaksana Tugas (Plt)  Ketua Umum Yasora Medan Tarman Hartono, melalui Plt Ketua Membidangi Sosial, Effendi Simin menjelaskan, penyaluran Paket Ramadan ini bersumber dari masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda tahunan Yasora Medan setiap Ramadan.

“Paket Ramadan sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, dan ini bentuk kepedulian sosial Keluarga Besar Yasora Medan. Bantuan ini, untuk ikut meringankan beban pengurus panti dan anak asuhnya dalam memenuhi kebutuhan untuk sahur dan berbuka puasa, selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Terlebih lagi saat ini, masyarakat Indonesia khususnya Sumut, masih pandemi Covid-19,” ungkap Effendi.

Effendi juga mengatakan, Paket Ramadan ini diserahkan untuk anak-anak yatim piatu melalui pengurus panti asuhan masing-masing.

“Semoga bantuan yang diberikan Yasora Medan dapat meringankan beban pengurus panti asuhan, dalam memenuhi kebutuhan anak asuh selama pelaksanaan Ramadan. Kami juga berharap agar seluruh pengurus dan anak asuh di masing-masing panti asuhan, dapat mendoakan agar Yasora Medan tetap eksis. Sehingga penyaluran bantuan tersebut tetap akan dilakukan secara rutin setiap Ramadan,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang pengurus Panti Asuhan Al-Wasliyah Jalan KL Yos Sudarso, Zulkifli menyampaikan ucapan terima kasihnya, atas bantuan yang sangat dibutuhkan tersebut. “Terlebih lagi di masa pandemi saat ini, perekonomian masyarakat belum juga pulih. Sehingga sekecil apapun bantuan yang diberikan, akan sangat berharga,” ujarnya.

Penyaluran bantuan Paket Ramadan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Penyaluran Paket Ramadan tersebut turut disaksikan sejumlah pengurus lainnya, di antaranya Suhardi Rusman, Kasan Tasman, Jandi Salim, Ang Cong Sai, Bun Han, dan Tjendana Kusuma. (ila)

PLN UIK SBU Gelar Safari Ramadan

FOTO BERSAMA : General Manager (GM) UIK SBU, Purnomo; Senior Manager (SRM) Produksi, Dony Ocniza; SRM Enjiniring, Sujana foto bersama anak yatim dan duafa di sela-sela Safari Ramadan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut momen suci Bulan Ramadan 1443 H, Manajemen PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIK SBU) melaksanakan Safari Ramadan ke Unit Pelaksana di lingkungan PLN UIK SBU.

Melalui kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini, manajemen ingin memastikan seluruh pegawai di lingkungan PLN UIK SBU menjaga performa meski tengah menjalankan ibadah puasa.

Safari Ramadan ke Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Pekanbaru yang dilaksanakan pada Rabu (13/4) ini merupakan tujuan kedua Manajemen PLN UIK SBU, setelah sebelumnya mengunjungi UPDK Kepulauan Riau.

Hadir dalam rombongan, General Manager (GM) UIK SBU, Purnomo; Senior Manager (SRM) Produksi, Dony Ocniza; SRM Enjiniring, Sujana; serta jajarannya masing-masing.

Selain memastikan keandalan, kehadiran GM beserta rombongan ini juga menjadi ajang silaturahmi. “Kegiatan seperti ini sebaiknya rutin kita laksanakan. Karna melalui kegiatan ini kita bisa berinteraksi, saling memberikan motivasi,” ungkap Purnomo.

Digelar jelang berbuka, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UPDK Pekanbaru turut menyerahkan bantuan kepada yatim dan dhuafa. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh GM PLN UIK SBU kepada 15 orang perwakilan penerima.

Membawa tagline Semangat Berbagi, Merawat Negeri, dalam Program Ramadan 1443 H ini, YBM PLN UPDK Pekanbaru dan Unit Layanan telah menyerahkan bantuan senilai Rp72.900.000 kepada masyarakat.

Mewakili Manager UPDK Pekanbaru, Manajer Bagian Operasi dan Pemeliharaan, Zulfikar Rambe, memaparkan beberapa kebaikan di bulan Ramadhan yang tidak boleh dilewatkan. “Saya mengajak semua pihak untuk terus berdoa untuk kebaikan kita semua, serta beramal, karena di bulan yang mulia ini tidak ada hambatan doa kita untuk sampai kepada Allah,” pungkas Zulfikar. (ila)

Wali Kota Tebingtnggi Sampaikan LKPJ 2021

SAMPAIKAN : Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dalam penyampaian LKPJ TA 2021 dengan anggota DPRD Tebingtinggi. sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar sampaikan nota pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2021 pada rapat paripurna yang digelar DPRD Tebingtinggi, di ruang sidang Paripurna Sekretariat DPRD Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis(14/4).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dan Sekda Muhammad Dimiyathi, sempat di scor sampai jam 14.00 karena tidak qorum nya rapat dari 25 anggota Dewan hanya dihadiri 12 anggota. Rapat lanjutan jam 14.00 WIB baru dapat digelar, setelah bertambahnya kehadiran beberapa anggota lainnya dengan agenda penyampaian LKPJ TA 2021 dan Pengumuman masa akhir jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2018-2022.

Dalam pidato nota pengantar, Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan kebijakan pokok yang ditempuh dalam APBD Kota Tebingtinggi TA 2021 diprioritaskan untuk penanganan kesehatan dan dampak ekonomi terutama agar dunia usaha tetap hidup, penyediaan jaringan pengaman sosial.

“Kita juga memperhatikan bidang pendidikan, peningkatan infrastruktur dan tenaga kerja serta mengoptimalkan belanja daerah,” kata Umar.

Dikatakannya, nota pengantar hanya menyampaikan ringkasan kinerja atas program dan kegiatan berdasarkan wajib dan urusan yang dilaksanakan serta laporan keuangan TA 2021. “Laporan keuangan sudah diaudit. Kita telah berhasil mencapai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 4 kali secara berturut-turut,” ungkapnya.

Nota pengantar Wali Kota, selanjutnya di bacakan Wakil Wali Kota, Oki Doni Siregar, menerangkan laporan keuangan APBD TA 2021 yakni pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp 738 miliar lebih bertambah menjadi Rp 759 miliar lebih dan direalisasikan sebesar Rp 692 miliar lebih. “Pencapaian realisasi pendapatan Daerah sebesar 91,13 persen,” kata Oki.

Untuk belanja daerah ditargetkan Rp 776 miliar lebih berkurang menjadi Rp 767 miliar lebih dan terealisasikan sebesar Rp 668 miliar lebih atau 87,10 persen.

Dipaparkan Oki, pencapaian kinerja atas penyelenggaraan urusan pemerintahan yakni Urusan wajib pendidikan, kesehatan, PUPR, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, sosial, tenaga kerja,

Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pangan, lingkungan hidup, adminstrasi kependudukan dan pencatatan sipil, pemberdayaan masyarakat, pengendalian penduduk. Urusan wajib perhubungan, Komunikasi dan informatika, koperasi usaha kecil dan menengah, penanaman modal, kepemudaan dan olahraga.

“Pencapaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan yang disampaikan tentu banyak kekurangan. Dalam kesempatan ini, kami berharap masukan dan koreksinya,” kata Oki. (ian/han)

Panglong di Kabanjahe Ludes Dilalap Api

KARO, SUMUTPOS.CO – Si jago merah kembali ‘mengamuk’ di Kota Kabanjahe. Setelah rumah makan Selera Kabanjahe, pada Jumat (15/4) dini hari, ruko Panglong Prima Jaya di Jalan Mariam Ginting, 100 meter dari Mesjid Agung Kabanjahe habis dilalap api.

Info yang dihimpun, kebakaran berawal saat padamya PLN sekitar pukul 02.00 WIB, tidak lama kemudian listrik PLN hidup kembali. Nah disitulah terjadinya kebakaran mungkin akibat korsleting.

Sementara Hery, salah seorang karyawan yang bekerja di panglong tersebut mengatakan, awal mula dia dihubungi pemilik Panglong via telepon seluler bahwa panglong kebakaran.

Setiba di lokasi, bangunan yang dipenuhi material alat-alat bangunan ini sudah membara.

Tak lama berselang, 10 unit truk pemadam kebakaran tiba di lokasi. Meski petugas telah berjibaku, namun api tak kunjung padam hingga pukul 07.00 WIB. Hal ini terjadi karena banyaknya material bangunan yang tersimpan di ruko tersebut.

Meski tak ada korban jiwa dan luka, namun kerugian akibat kebakaran ini mencapai miliaran rupiah. Kasi Humas Polres Karo, Iptu M. Sahril mengatakan, api baru berhasil dijinakkan sekira pukul 10.00 WIB.

Menurut keterangan pemilik panglong, pagi dini hari tadi, korban terbangun dari tidurnya dan melihat kondisi lantai II rumahnya sudah penuh asap dan gelap.

Melihat situasi tersebut, korban langsung membangunkan seluruh keluarganya, dan berusaha menyelamatkan diri turun dari lantai 2 untuk ke luar rumah. Beruntung seluruh anggota keluarga dapat keluar rumah dengan selamat, namun api dengan cepat membesar.

Tak lama berselang, petugas pemadam Kebakaran Pemkab dan Pokres Karo tiba di lokasi.

“Karena banyaknya material bangunan yang mudah terbakar di dalam bangunan, membuat api sulit dipadamkan. Baru pukul 10.00 WIB tadi api sudah dapat dipadamkan,” tandasnya. (deo/han)

Dugaan Korupsi Pekerjaan Peningkatan Jalan Silimbat-Parsoburan, Kepala UPTJJ Tarutung Diadili

Palu Hakim-Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Rico Menanti Sianipar selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Tarutung pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumatera Utara, diadili di Ruang Cakra 9 Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (14/4).

Dia bersama Anda Abdul Gafur Silaban selaku rekanan dari CV Ryhez Mandiri (berkas terpisah), didakwa atas dugaan korupsi pekerjaan peningkatan jalan Silimbat-Parsoburan, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) TA 2020.

Tim JPU dari Kejari Tobasa Richard Sembiring dalam dakwaan menguraikan, Dinas PUPR Provinsi Sumut melalui UPTJJ Tarutung mendapat kegiatan untuk pekerjaan konstruksi peningkatan struktur jalan Silimbat-Parsoburan sebesar Rp9 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut.

Kapasitas terdakwa Rico Menanti Sianipar selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Sedangkan Anda Abdul Gafur Silaban selaku Direktur CV Ryhez Mandiri (RM).

“Di proses tender pekerjaan proyek, orang pertama di UPTJJ Tarutung itu memang ada membuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp8.995.020.000 dan terdakwa Anda Abdul Gafur Silaban selaku Direktur CV RM diumumkan sebagai pemenang tender,” kata JPU di hadapan Hakim Ketua Rina Lestari Sembiring.

Namun, setelah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, disinyalir terjadi kelebihan bayar dikarenakan hasil pekerjaan selain tidak sesuai dengan isi kontrak pekerjaan tapi juga kekurangan volume pekerjaan.

Akibat perbuatan terdakwa, keuangan negara dirugikan sebesar Rp415. 359.236 dan telah dikembalikan sebesar Rp38.150.911 ke rekening Kas Umum Daerah Provinsi Sumut. Dengan demikian total kerugian keuangan negara sebesar Rp377.208.325.

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diancam pidana Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU N 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana. “Atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana. Atas dakwaan JPU,” pungkas JPU.

Usai mendengarkan dakwaan, terdakwa melalui penasehat hukum akan menyampaikan nota keberatan (eksepsi) pada sidang berikutnya. (man/han)

Man City vs Liverpool: Menanti Kejutan Klopp

LONDON, SUMUTPOS.CO – Manchester City dan Liverpool akan kembali berduel di Wembley Stadium pada babak semifinal Piala FA 2021/22, Sabtu (16/4) malam pukul 21.30 WIB. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp berharap, anak-anak asuhnya bisa memberikan kejutan pada laga ini.

Manchester City dan Liverpool musim ini sudah bertemu sebanyak 2 kali di Liga Inggris, dengan kedua laga tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2. Adapun pertandingan terakhir kedua tim terjadi pada pekan lalu di Stadion Etihadn

Oleh karena 2 laga antara Manchester City vs Liverpool musim ini selalu berakhir imbang, pertandingan semifinal Piala FA 2021/2022 diprediksi berlangsung sengit, dan tidak menutup kemungkinan bakal berjalan hingga adu penalti.

Dalam laga ini, Pep Guardiola City terancam kehilangan Kevin De Bruyne dan Kyle Walker, karena mengalami cedera setelah laga melawan Atletico Madrid. Namun, situasi tersebut dianggap Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tidak akan mempengaruhi performa Manchester City, yang dia sebut memiliki skuad yang bagus, dan banyak pemain bisa menggantikan posisi De Bruyne, serta Walker.

Meski begitu, pelatih asal Jerman itu mengaku optimis Liverpool akan bisa tampil lebih baik di semifinal FA Cup nanti melawan Manchester City. Ia juga mengaku sangat menantikan duel yang digelar di Wembley nanti. “Manchester City benar-benar kuat minggu lalu, dan kami tidak dalam kondisi terbaik saat itu, sehingga saya ingin melihat pertandingan antara kedua tim yang berada dalam kondisi terbaik,” kata Klopp.

Disebutnya, anak-anak asuhnya akan melakukan banyak hal dalam permainan nanti. “Saya benar-benar berpikir dalam beberapa posisi kami dapat tampil di level yang sama sekali berbeda dan saya pikir kami harus mencobanya. Dan ini adalah pertandingan piala FA, satu kali, jika 2-2 lagi, itu 120 menit dan jika tetap seperti itu itu penalti dan itu akan sangat gila jika terus berlanjut,” serunya.

Di sisi lain, Manchester City menatap pertandingan ini dengan masalah besar. Mereka terancam tak diperkuat beberapa pemain andalannya seperti Kevin De Bruyne, Kyle Walker, dan mungkin Phil Foden.

De Bruyne dan Walker mengalami cedera ketika menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions 2021/2022 pada Kamis (14/4/2022) lalu. Sementara kepala Phil Foden harus diperban ketika tampil di laga yang sama.

“Kami dalam masalah besar. Kami tidak bisa melupakan kami bermain tiga hari lalu di pertandingan yang sulit melawan Liverpool. Kami datang ke sini, kami memiliki banyak cedera,” kata Pep Guardiola kepada BT Sport dikutip dari Sky Sports, Jumat (15/4).

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan, tetapi hari ini kami akan merayakannya kelolosan ke semifinal Liga Champions,” beber Guardiola.

“Saya sangat menantikan pertandingan itu. Wembley adalah lapangan yang besar, kami harus menutupi banyak area lapangan dan banyak berlari dan menutup celah besar, tapi saya pikir itu akan keren,” serunya. (bbs/adz)