30 C
Medan
Wednesday, February 4, 2026
Home Blog Page 2737

Airlangga Hartarto Janjikan Insentif Seniman Pedalangan di Jatim

SURABAYA, SUMUTPOS.CO — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjanjikan pemberian insentif bagi seniman pedalangan di Indonesia.

Menurut Airlangga, seniman pedalangan menjadi pihak yang terdampak langsung kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dikeluarkan pemerintah.

“Kami akan pikirkan bagaimana diberikan keleluasaan untuk terus menjalankan pertunjukan seni pedalangan ini,” tutur Airlangga saat menggelar pertemuan dengan perwakilan seniman perdalangan yang tergabung dalam Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) di Hotel JW Marriot Surabaya, Sabtu (19/2/2022) malam.

Menko Airlangga menambahkan, kalau situasinya PPKM Level 2 tidak ada masalah.

“Kalau PPKM level 3, sebagai contoh gedung pertunjukan bioskop diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas 50 persen, tentu mekanisme untuk pertunjukan wayang yang pertunjukannya semalam suntuk, bisa kita sesuaikan,” tutur dia.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengakui, seni tradisional asal Pulau Jawa itu tidak hanya terancam punah akibat larangan pertunjukan di masa pandemi Covid-19 yang telah melanda selama lebih dari dua tahun.

Seniman pedalangan juga menjadi pihak paling terdampak secara ekonomi. Ketum Golkar menegaskan pertunjukan seni pedalangan tidak boleh punah.

Terlebih, saat ini gamelan sebagai alat musik utama dalam pertunjukan pedalangan telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unesco) pada akhir 2021 kemarin.

“Kami menanyakan kepada senimannya langsung, insentif apa yang bisa diberikan,” tegasnya.

Sementara, perwakilan pengurus Pepadi Jawa Timur Kukuh Setyobudi mengaku, seorang dalang dalam satu pertunjukan, di belakangnya melibatkan sebanyak 30 hingga 40 orang seniman. Ia mengatakan secara ekonomi, seniman pedalangan yang melibatkan banyak seniman, menjadi pihak yang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19.

Pepadi berharap seniman pedalangan bisa kembali berkiprah tanpa dibenturkan dengan kebijakan pemerintah maupun masyarakat bawah melalui jam malam PPKM.

Mungkin pusat membolehkan, tapi di bawah kami dibenturkan. Karena sebenarnya wayang ini, dibalik dalang itu ada puluhan pekerja,” kata Kukuh.

Kukuh menambahkan, profesi kerja dalang sering dibenturkan dengan pemberlakuan jam malam selama PPKM. Bahkan, ia mengaku banyak acara yang sudah dijadwalkan dibatalkan dan para seniman pedalangan harus terusir.

“Kita minta pemerintah buat kebijakan yang policy-nya jangan sampai membenturkan kami seniman dalang. Kami diberi kelonggaran, agar tidak berbenturan dengan di bawah. Kami berharap keluhan kami direspons dan teruskan dengan baik oleh Pak Airlangga,” harapnya. (advt/*)

PSBI Gelar Doa Bersama Jelang Kongres IV

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO -Punguan Simbolon dohot Boruna se-Indonesia (PSBI) menggelar doa bersama (partangiangan bolon), di Museum Huta Bolon di Simanindo, Samosir, Sabtu (19/2) kemarin. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari jelang Kongres IV dan Pesta Bolon Simbolon IV yang akan berlangsung pada 4-11 Juli 2022 di Bali.

Doa bersama ini diikuti Ketua Umum PSBI, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon dan Ketua INA PSBI, Dessy Trinita br Tobing, dan dilanjutkan dengan rapat konsolidasi Pengurus Pusat PSBI dan Pengurus Wilayah PSBI se-Sumatera Utara yang diikuti 149 wilayah secara hybrid.

Ketua Umum PSBI, Dr. Effendi MS Simbolon, mengatakan doa bersama diikuti semua anggota PSBI lintas agama yang dipimpin Pdt. Rein Justin Gultom, S.Th, MA, Praeses HKBP Distrik Samosir, dan Romo Krisna Aji Nugroho, Ordo, Carm, Pastor Gereja Katolik Perdagangan Simalungun.

“Selain doa bersama menjelang Pesta Bolon Simbolon, PSBI bekerja sama dengan Polri, TNI, Dinas Kesehatan, BIN, mendukung pencapaian target herd immunity di wilayah Samosir. Dukungan PSBI dimulai di komunitas kami dengan ikut melaksanakan vaksinasi di tengah keterbatasan tenaga kesehatan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Effendi Simbolon juga menyinggung pemerintah yang tidak fokus terhadap pengembangan wisata di Samosir. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang selalu ditonjolkan, namun abai pada pengembangan seni budaya yang ada di Samosir.

“Kami berharap bukan hanya dari sisi pembangunan dermaga, kapal dan lainnya. Tetapi juga seni budaya. Pemusik asli daerah ini disentuh juga seharusnya. Padahal karakter batak itu seni, wisatawan disuguhkan dengan musik-musik khas daerah. Saya heran, daerah wisata tapi tidak menumbuh suburkan nilai-nilai yang menjadi objek para wisatawan,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P ini, PSBI siap turut serta mengembangkan kawasan Danau Toba menjadi destinasi wisata dari seluruh dunia. Salah satunya, dengan melestarikan seni budaya daerah di setiap kegiatan yang ada.

“Banyak cara mengenalkan Danau Toba ke seluruh dunia. Jadi tidak semua harus fokus pada pembangunan fisik, tetapi budayanya. Seperti museum tempat doa bersama ini (Museum Huta Bolon) yang banyak sejarahnya. Jadi tidak melulu hanya melihat pemandangan danau saja, tapi tempat-tempat mengenal situs budaya sejarah di Samosir ini,” pungkasnya.(gus)

teks foto: PSBI Gelar Doa Bersama Jelang Kongres IV.(ist)

Masyarakat Dapil 5 Bangun Kebersamaan dengan Burhanuddin Sitepu Lewat Reses

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu menggelar Reses I Tahun III Tahun Anggaran 2022 di dua lokasi, yakni di Jalan Setia Budi Nomor 173D, Kelurahan Tanjungrejo, Medan Sunggal, Sabtu (19/2), dan Jalan Purna Bakti, Karang Sari 2, Kelurahan Sarirejo, Medan Polonia, Minggu (20/2). Kegiatan ini dijadikan masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) 5 Kota Medan, meliputi Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Maimun, Medan Polonia, dan Medan Johor, sebagai momen membangun kebersamaan dengan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan tersebut.

Burhanuddin berharap, reses yang digelar tiga kali dalam setahun itu, dapat benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan segala persoalan yang dihadapi, khususnya dalam pelayanan dari pemerintah. Baik itu pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan sebagainya. “Saya sebagai wakil rakyat ingin tahu, apa kendala yang bapak ibu hadapi, apa hak-hak bapak ibu yang terabaikan. Bapak dan ibu memiliki hak untuk menikmati pembangunan dan pelayanan dari pemerintah. Jika ada hak-hak bapak dan ibu yang tidak diberikan, maka saya lah tempat untuk mengadu. Sampaikan kepada saya, baik secara langsung maupun tertulis. Saya akan perjuangkan,” tegas Burhanuddin.

Dia tak ingin, kegiatan reses ini hanya seremonial belaka dan tidak ada manfaatnya bagi masyarakat yang hadir. Apalagi, kegiatan ini dibiayai oleh pemerintah, pakai uang rakyat. “Kita akan sangat berdosa sekali, jika tidak ada manfaat yang bisa kita rasakan dari pertemuan ini. Jadi, ambillah hikmah dari pertemuan ini. Kalau hikmah silaturahim sudah pasti kita dapatkan. Tapi yang paling utama adalah, aspirasi bapak ibu tersampaikan dan ada solusi yang didapat, karena pejabat berwenang hadir dalam kegiatan ini,” sebut anggota DPRD Medan tiga periode ini.

Sugiati, warga Jalan Bunga Wijaya Kesuma, Kelurahan PB Selayang 2, Medan Selayang, mengaku terharu dengan kepedulian Burhanuddin Sitepu terhadap masyarakat. “Kebanyakan anggota dewan datang ke masyarakat waktu musim Pemilu saja. Tapi Pak Burhanuddin ini tidak pernah lupa kepada warganya. Kalau bapak ini senang, semua masyarakat ikut merasakan kesenangan itu. Saya haru, betul. Dia tidak pernah meninggalkan masyarakatnya,” ungkap Sugiati.

Dalam kesempatan itu, Sugiati mempertanyakan soal bantuan sosial dari masyarakat yang sejak 2021 lalu dilakukan pendataan, namun hingga kini belum tahu kapan bantuan tersebut direalisasikan. “Di pintu-pintu rumah warga, sudah ditempeli stiker bertuliskan warga miskin atau tak mampu. Tapi, tidak tahu kapan bantuan dari pemerintah itu diberikan? Dapat bantuan beras saja, kami sudah sangat bersyukur sekali. Mohon melalui pertemuan ini ada solusinya,” harap Sugiati.

Menyikapi hal ini, Helena br Saragih dari Dinas Sosial menjelaskan, saat ini bantuan tersebut sedang dalam proses. “Data yang sudah diajukan, belum disetujui Pak Wali Kota, karena masih banyak warga kurang mampu yang belum terdata. Jadi pada Maret mendatang, setiap kelurahan akan kembali melakukan verifikasi data warga kurang mampu yang belum terdata untuk diajukan kembali,” ungkap Helena.

Agustinus Lase, Kepala Lingkungan 8, Kelurahan Tegalrejo, Medan Sunggal, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Burhanuddin Sitepu, karena pengaspalan Jalan Mawar yang dia usulkan pada reses akhir 2021 lalu, sudah terealisasi. “Tapi, pengaspalan jalan itu belum dibarengi dengan perbaikan drainasenya pak. Jadi, kami mohon agar drainasenya juga dapat segera diperbaiki,” kata Lase.

Selain itu, Lase juga berharap agar pohon di sepanjang Jalan Setia Budi, mulai dari persimpangan Jalan Rahayu hingga simpang Jalan Dr Mansur agar dipangkas. Pasalnya, lampu penerangan jalan umum di sepanjang jalan itu tertutup oleh rindangnya pohon. “Jadi kalau malam, jalan menjadi gelap karen cahaya lampu terhalang pepohonan. Kami mohon pohon-pohon di sepanjang itu dipangkas Pak,” ujar Lase.

Menyahuti aspirasi itu, spontan Burhanuddin langsung menelepon Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Syarif Irsan Dongoran. Di hadapan masyarakat, Burhanuddin meminta kepada Kadis untuk segera memangkas pohon di sepanjang Jalan Setia Budi mulai persimpangan Jalan Rahayu hingga simpang Jalan Dr Mansur. “Pak Kadis, ini saya sedang reses. Ada aspirasi masyarakat agar pohon di Jalan Setia Budi dipangkas, karena sudah menghalangi lampu penerangan jalan. Tolong ditindaklanjuti ya,” pinta Burhanuddin yang langsung disanggupi sang Kadis.

Menyikapi hal itu, Agustinus Lase dan warga lainnya spontan memberi apresiasi kepada Burhanuddin yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Medan ini. “Alhamdulillah, tidak menunggu besok-besok. Aspirasi kami langsung disahuti hari ini juga. Terima kasih Pak Burhanuddin,” tandas Lase.(adz)

Airlangga: Kewirausahaan Mahasiswa Bantu Indonesia Keluar dari Pandemi Covid

SURABAYA, SUMUTPOS.CO — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) dapat membentuk incubator-inkubator bisnis untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Menurut Menko Perekonomian, peningkatan kewirausahaan menjadi fokus penting untuk menaikkan rasionya di Indonesia yang masih di angka 3,47 persen dari total populasi.

Airlangga menegaskan, pemerintah membuka peluang besar kepada siapapun untuk menjadi wirausaha melalui berbagai program. Baik berupa program pembiayaan melalui Kredit Usaha rakyat (KUR), pelatihan pengembangan kemampuan, hingga pelatihan digital untuk mendukung pengembangan usaha. Menko mendorong banyak muncul wirausaha muda dari mahasiswa UWKS.

“Saya berharap agar mahasiswa selalu mengikuti perkembangan zaman dan mengasah diri untuk menjadi entrepreneur. Seperti moto UWKS yakni ‘Anggung Wimbuh Linuwih’, agar mahasiswa selalu tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik serta pertahankan nilai-nilai bangsa dan budaya Indonesia,” tutur Airlangga saat memberi Kuliah Umum di UWKS, Sabtu (19/2/2022).

Menurut Menko Perekonomian, munculnya wirausaha dari mahasiswa maupun generasi muda Indonesia bisa membangkitkan perekonomian nasional.

Hal ini dibutuhkan karena saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19. Airlangga optimistis, jiwa kewirausahaan yang kian banyak membuat Indonesia keluar dari pandemi Covid-19.

“Saya yakin kita bisa keluar sebagai juara dari pandemi Covid-19 ini,” ujar Menko Airlangga.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menegaskan, pemerintah telah menyiapkan banyak program untuk mendorong peningkatan kualitas generasi muda Indonesia. Antara lain, melalui Program Bidik Misi/Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang akan menjangkau 713,8 ribu mahasiswa, Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan untuk 8.600 mahasiswa baru dan 20.090 mahasiswa on going, bantuan operasional sekolah yang akan menyasar 8,8 juta siswa, serta program Indonesia Pintar yang akan diterima oleh 20,1 juta siswa.

Namun, Airlangga mengingatkan, akselerasi dalam meningkatkan kualitas SDM dan transformasi ekonomi memerlukan koordinasi dan sinergi dengan perguruan tinggi.

Secara khusus UWKS diharapkan terus dapat bekerjasama mendorong Pendidikan Tinggi agar dapat mengembangkan riset-riset yang inovatif, dan juga dapat terus berinovasi, serta ikut dalam memberdayakan masyarakat.

Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini mengatakan, Indonesia saat ini tengah merasakan bonus demografi dengan mayoritas generasi muda usia produktif (16 s.d. 30 tahun).

Berdasarkan sensus penduduk Badan Pusat Statistik tahun 2020, Indonesia memiliki 64,50 juta pemuda dari total 270,20 juta penduduk. Bonus demografi ini tentunya akan mendorong produktivitas dan dari segi demand. Oleh karena itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi sangat krusial.

“Melalui APBN 2022, pemerintah akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM. Anggaran yang telah disiapkan adalah sebesar Rp 542,8 triliun dan ini dipergunakan untuk peningkatan kualitas SDM sebagai modal utama pembangunan nasional,” tegas Airlangga. (advt/*)

Airlangga Temui Rais Aam PBNU Kiai Miftachul Akhyar Harap Pandemi Berakhir

SURABAYA, SUMUTPOS.CO—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersilaturahim ke kediaman Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Miftachul Akhyar di Surabaya, Sabtu (19/2/2022).

Dalam pertemuan keduanya di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah milik Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini, Airlangga mengaku meminta doa agar pandemi Covid-19 di Indonesia segera berakhir.

Airlangga juga meminta doa agar Indonesia selamat dari gelombang tiga pandemi akibat varian omicron.

“Kami datang ke pondok pesantren beliau untuk mengharapkan doa agar pandemi segera berakhir dan penyakit Covid-19 yang saat ini masuk gelombang ketiga segera diangkat oleh Allah SWT,” ujar Airlangga, Sabtu (19/2/2022).

Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini terlihat khusyuk saat Kiai Miftachul Akhyar memimpin doa keselamatan Indonesia dari bahaya Covid-19. Airlangga yang duduk di depan sebelah kiri Kiai Akhyar tampak tertunduk sembari mengucap ‘Aaamiin’ atas doa yang dibaca Rais Aam PBNU itu.

Kedatangan Airlangga di Ponpes milik Kiai Akhyar didampingi dua menteri dari Partai Golkar, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Fraksi DPR RI dan sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar Jawa Timur.

Airlangga berharap, doa dari para ulama dan kiai membuat pandemi Covid-19 segera berakhir di Tanah Air. Terlebih, saat ini, Indonesia sedang menghadapi varian baru omicron yang dinilai lebih menular dibanding varian delta.

Menko Perekonomian mengaku, pandemi memaksa seluruh masyarakat membatasi kegiatan dan mobilitas mereka. Hal ini berdampak pada seluruh sektor, terutama sektor ekonomi.

Pemerintah telah berupaya mengatasi dampak pandemi ini agar tidak terlalu memukul perekonomian masyarakat. Terutama pada masyarakat kecil dan UMKM.

Selain itu, Ketum Golkar menegaskan mendukung kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Muktamar Lampung. Airlangga juga menyampaikan selamat merayakan Harlah PBNU ke-99.

“Hari ini tak berbicara politik sama sekali, tapi murni meminta masukan dan membahas sosial kemasyarakatan,” ujar Airlangga.

Kiai Miftachul Akhyar sendiri mengaku tersanjung mendapat kunjungan dari Menko Airlangga dan rombongannya. Ia mengaku, Airlangga membawa dua menteri sekaligus mengunjungi pondok pesantrennya.

Secara khusus, Rais Aam PBNU tersebut menyampaikan berterima kasih kepada Airlangga yang mewakili pemerintah karena telah memberikan izin penyelenggaraan Muktamar NU di Lampung pada 22-24 Desember 2021.

Ia mengatakan, pengawasan dari Airlangga sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) atas Muktamar NU membuat jalannya muktamar aman, lancar dan tertib.

“Meski masih pandemi, namun tertibnya penyelenggaraan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan membuat muktamar berakhir dengan lancar. Sekali lagi terima kasih kami sampaikan,” katanya.

Kiai Miftachul Akhyar menegaskan, seluruh umat Nahdliyin pasti mendoakan pandemi Covid-19 segera diangkat dari Indonesia.

“Kami dari tingkat PBNU, PWNU, PCNU, MWC, hingga ranting, terus memohon kepada Allah SWT agar pandemi berakhir. Warga juga bisa melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti semula,” tutur Kiai Miftachul Akhyar. (advt/*)

Menko Airlangga Hadiri Groundbreaking Perluasan Pabrik Refinery Mineral

GRESIK, SUMUTPOS.CO – Efektivitas penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional telah memberikan dampak positif pada peningkatan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2021, selain bahwa pertumbuhan ini juga ditopang oleh seluruh komponen pengeluaran yang mencatat pertumbuhan yang positif.

Sesuai dengan rilis Badan Pusat Statistik, perekonomian nasional pada kuartal IV 2021 lalu mengalami pertumbuhan sebesar 5,02%, sementara pertumbuhan rata-rata pada 2021 adalah sebesar 3,69%. “Meski belum setinggi beberapa negara mitra seperti China, India, Amerika Serikat, Uni Eropa yang tumbuh lebih dari 5% di tahun 2021, hasil pertumbuhan ekonomi pada 2021 ini patut kita syukuri, karena pada kuartal I dan kuartal III laju pertumbuhan ekonomi ini terkontraksi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara groundbreaking proyek perluasan PT Smelting di Gresik, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (19/02).

Kebijakan Pemerintah dalam hiliriasi produk mineral dan batubara (minerba) terutama ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah. Selain itu juga menjadi sumber penerimaan negara serta untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta ekspor, termasuk menghasilkan bahan baku energi bersih. Dengan demikian, keberadaan proyek ekspansi PT Smelting sebagai industri pionir dalam pengembangan hilirisasi produk minerba diharapkan dapat turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional maupun secara spasial di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Saat ini Indonesia memiliki cadangan bijih tembaga sebesar 3,1 miliar ton dengan tingkat produksi sebanyak 100 juta ton per tahun.  Cadangan bijih tembaga tersebut diperkirakan akan habis dalam 30 tahun apabila tidak ada tambahan cadangan baru. Oleh karenanya peningkatan nilai tambah bijih tembaga sangat diperlukan, baik dengan pembangunan pabrik baru atau ekspansi pabrik yang ada untuk ekstraksi tembaga.

“Dengan ekspansi di pabrik refinery mineral pertama di Indonesia ini, ada 3,3 juta ton konsentrat yang nantinya akan di olah, sehingga Gresik menjadi sentra dari hilirisasi tembaga. Ke depannya dengan renewable energi, electric vehicle dan solar panel seluruhnya membutuhkan tembaga. Oleh karena itu, hilirisasi produk turunannya perlu untuk terus didorong, terutama untuk kebutuhan memproduksi produk elektronik,” kata Menko Airlangga.

Dengan ekspansi ini, kapasitas pengolahan konsentrat PT Smelting direncanakan akan mengalami peningkatan menjadi sebanyak 1,3 juta ton dan kapasitas produksi katoda tembaga juga meningkat menjadi 342.000 ton pertahun. Proyek ekspansi PT Smelting yang keempat sejak tahun 1999 ini, juga akan menambah pabrik asam sulfat baru, menaikkan kapasitas beberapa peralatan di smelter, serta menambah jumlah sel elektrolisa di refinery. Peningkatan kapasitas dalam ekspansi tersebut membutuhkan Capex sebesar USD 231 juta dan direncanakan akan selesai pada September 2023.

Ekspansi PT Smelting tidak hanya memenuhi kebutuhan produk di dalam negeri seperti katoda tembaga untuk industri kawat/kabel (wire), batangan tembaga (rod bar), industri kimia, serta produk samping berupa asam sulfat untuk bahan baku pabrik pupuk serta copper slag dan gipsum sebagai bahan baku semen, namun PT Smelting juga mengekspor katoda tembaga dan tembaga telurida.

“Kekuatan industri copper di Indonesia akan terus ditingkatkan dan klaster yang ada di Gresik  tentunya perlu terus didorong, sehingga Pak Bupati Gresik ini bisa juga menjadi Bupati Tembaga,” tutur Menko Airlangga sambil mengakhiri sambutannya.

Dalam rangkaian kegiatan groundbreaking perluasan pabrik tersebut, Menko Airlangga juga menyaksikan penandatanganan Amandemen Perjanjian Kerja Sama Penyaluran Air Minum Curah SPAM Umbulan antara PT Air Bersih Jawa Timur (Perseroda) dengan Bupati Gresik. Selain itu, juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta penanaman pohon di lokasi kegiatan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Perindustrian, Anggota DPRI RI, Wakil Menteri Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Pengembangan Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Bupati Gresik, Direktur PT Smelting, dan Sekretariat Daerah Jawa Timur. (frh/fsr/*)

H Hanafi Minta Pemerintah Turunkan Kadar Nikotin Dalam Rokok

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS, H Hanafi meminta pemerintah untuk menurunkan kadar nikotin dalam rokok. Hal ini disampaikannya dalam Sosialisasi Perda Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2019 tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya, yang digelar di lapangan Kota Matsum (Komat) 1, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Jumat (17/2/2022).

Menurut Hanafi, pengurangan kadar nikotin dalam rokok sudah dilakukan oleh negara-negara di Eropa. “Penyakit yang didapat, lebih besar ketimbang cukai yang diterima. Apalagi, rokok bisa menjadi pintu masuk dari penyalahgunaan narkoba. Maka dari itu, sudah sepatutnya pemerintah menutup pintu masuk ini Salah satunya dengan mengurangi nikotin yang ada di dalam rokok,” katanya.

Sementara Basir, warga Jalan Seser, Medan Amplas, dalam sosialisasi itu menyampaikan keluhan, adanya sekelompok pemuda yang menggunakan narkoba di daerah aliran sungai (DAS) kawasan Medan Amplas. “Ketika kami tegur, mereka bubar. Tapi setelah itu, mereka kembali lagi. Kami mohon hal ini dapat diselesaikan oleh aparat terkait, karena sangat meresahkan,” pinta Basir.

Menyikapi hal ini, Hanafi mengaku akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak para pemuda tersebut. “Kami akan tindak tegas, apabila memang ada warga yang kedapatan memakai narkoba di daerah aliran sungai Amplas,” tegasnya.

Masih dalam acara sosialisasi perda itu, Wasis yang hadir sebagai pemateri ahli dalam pemaparannya mengatakan, 50 persen pemakai narkoba adalah anak usia sekolah. Maka dari itu, pendidikan karakter atau ahlak menjadi penting untuk diajarkan semenjak kecil. “Kita ingin bangsa ini menjadi bangsa yang kuat dan bermartabat. Syaratnya, kita semua harus bebas dari narkoba,” jelas lelaki kelahiran Depok ini.

Hadir juga dalam sosialisasi perda kali ini Sekretasris Lurah Komat 1 Nensi, Ketua Bidang Pembinaan Cabang (BPC 4 PKS) Khoiruddin Butarbutar, dan lainnya. Kegiatan ini juga digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti mencuci tangan memakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak. (adz)

PFI Medan MOU Dengan UMSU Soal Pendampingan Karya Foto Jurnalistik

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi bersama Dekan Fakultas Hukum UMSU menandatangani MOU tentang pendampingan kasus kinerja jurnalistik dan HAKI Anggota PFI Medan. (Ist/Sumut Pos).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar diskusi perlindungan hukum atas karya fotografer. Mengingat peluang pengambilan karya atau hak cipta fotografer sangat bisa terjadi.

Dekan Fakultas Hukum UMSU, Dr Faisal SH M Hum mengatakan banyaknya fotografer yang berjuang mendapatkan momen sebuah foto. Kemudian ada pihak lain yang menggunakan foto itu lalu menjadi masalah.

“Terkadang, karya cipta fotografer diklaim dan diambil oleh pihak lain. Padahal itu mempunyai nilai ekonomis yang luar biasa,” ujar Faisal usai seminar, Jumat (18/2).

Menurut Faisal, perlu adanya pihak yang mampu mendampingi jika persoalan-persoalan mengklaiman foto terjadi. Faisal menegaskan, pihaknya siap melakukan pembelaan terhadap fotografer yang menjadi korban pengambilan karya fotonya.

“Kita juga melakukan kerjasama dengan Pewarta Foto Indonesia Medan untuk melakukan advokasi dan perlindungan-perlindungan hukum dalam rangka kerja jurnalis teman-teman media, terutama teman-teman fotografer,” kata Faisal.

“Situasi di lapangan, kawan-kawan foto sering mengalami, kameranya dirampas, fotonya dibajak. Kerjasama ini dilakukan mengingat 70 persen Dosen Hukum UMSU adalah advokat. Mereka siap untuk membantu teman-teman media dengan perlindungan hukum yang berlaku,” ujar Faisal.

Seminar ini dibuka oleh Wakil Rektor UMSU, Prof. Muhammad Arifin SH M.Hum. Fotografer Nasional Oscar Motuloh, Pendiri Pewarta Foto Indonesia, Beawiharta dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) UMSU, Faisal Riza menjadi narasumber, sedangkan moderator Dr Said Harahap M.I.Kom.

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi bersama Dekan Fakultas Hukum UMSU menandatangani MOU tentang pendampingan kasus kinerja jurnalistik dan HAKI Anggota PFI Medan.

Menurut Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi, kerjasama soal pendampingan hukum antara PFI Medan dengan Fakultas Hukum UMSU melalui LBH UMSU sangat penting, karena pewarta foto kerap mengalami kekerasan saat melakukan liputan. Bahkan, karya foto jurnalistik para pewarta foto sering dipergunakan pihak lain untuk kepentingan bisnis tanpa izin.

“Saya mengapresiasi Fakultas Hukum yang menginisiasi seminar dan kerjasama tersebut. Hal ini merupakan monumental dan hal baru yang bisa menjadi trigger bagi pengurus daerah Pewarta Foto Indonesia”, ujarnya

Beawiharta mengingatkan agar fotografer tetap menyimpan file asli dengan rapi. Agar fotografer bisa melindungi hak kepemilikan foto karya yang telah diproduksinya.

“Itu penting. Jadi sekali-sekali foto itu dipakai, itu fotoku. Langsung cari aslinya. Kalau kami punya foto ini, kamu punya foto sebelahnya dong? Ini sudah menunjukkan kalau ini adalah foto kamu,” ucap Bea.

Sementara itu melalui saluran video call, Oscar mengatakan segala sesuatu yang sudah terbang ke publik akan sangat mudah diakses dan dijiplak.

“Jadi hati-hati, segala sesuatu yang sudah terbang ke publik akan sangat mudah diakses dan dijiplak karyanya, untuk kepentingannya, ” kata Oscar.(rel/tri)

PT Inalum Latih Pemuda di Sekitar Perusahaan Operasikan Alat Berat

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) bekerjasama dengan United Tractor School melaksanakan pelatihan penggunaan alat berat Excavator untuk pemuda sekitar di wilayah operasional INALUM. Pelatihan ini dilaksanakan di Pekanbaru yang dimulai sejak tanggal 11 Januari 2022 sampai 11 Maret 2022.

Senior Vice President CSR/PKBL INALUM, Ismail Midi menyebut program ini merupakan komitmen perusahaan untuk memberikan pendidikan keahlian kepada masyarakat sekitar terutama pemuda yang masih belum mendapatkan kesempatan pekerjaan. Ismail berharap melalui program ini seluruh peserta dapat segera lulus sertifikasi dan mendapatkan pekerjaan dengan keahlian baru tersebut.

“Kami melihat masih banyak pemuda di sekitar perusahaan yang belum mendapatkan pekerjaan, oleh karena itu program ini kami rasa berguna sebagai salah satu upaya untuk mengurangi pengangguran usia produktif. Peserta yang lulus dari program ini akan mendapatkan surat izin mengoperasikan alat berat (lisensi) dan sertifikat dari United Tractor School yang tentu sangat bernilai sebagai bekal dan keahlian baru dalam rangka memperoleh pekerjaan sebagai operator alat berat khususnya excavator.

Pelatihan diikuti oleh 10 pemuda dari 3 desa terdekat Perusahaan di Kabupaten Batu Bara yaitu Desa Lalang, Desa Kuala Indah, dan Desa Kuala Tanjung. Sebelum dilaksanakannya pelatihan di lapangan, selama satu minggu pertama peserta dibekali materi terlebih dahulu melalui via kanal daring mengenai teori dan standar keselamatan pengoperasian alat berat.

Setelah itu, para peserta dikirim ke Pekanbaru untuk melakukan pelatihan secara langsung bersama United Tractor School. Adapun pelaksanaan pelatihan ini memenuhi protokol kesehatan untuk mengurangi risiko terjadinya klaster Covid-19 serta peserta diwajibkan karantina selama 3 hari sebelum dilaksanakannya pelatihan.

Pelatihan ini merupakan wujud dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) INALUM dibidang pendidikan berkualitas yang mendorong peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sekitar Perusahaan agar memilki kemampuan untuk bersaing dalam dunia kerja khususnya dibidang proyek pembangunan dan pengoperasian alat berat.

Target dari pelatihan ini adalah semua peserta lulus uji kelayakan mengoperasikan excavator dan dapat memperoleh sertifikat dri United Tractor sekaligus surat izin operasi alat berat dri Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DISNAKER).(rel)