29 C
Medan
Tuesday, February 3, 2026
Home Blog Page 2750

SENYUM (Sentra Layanan Ultra Mikro ) Hadir di Pakpak Bharat

BERSAMA: Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor; Regional SME Banking Head BRI Ayatna Anang Widodo, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil 1 Medan yang diwakili oleh Deputi Bisnis Area Medan 1 I Anhar Nasution berfoto bersama para staf BRI - Pegadaian - PNM dan seluruh stakeholder Kabupaten Pakpak Bharat.

PAKPAK BHARAT, SUMUTPOS.CO – Sentra Layanan Ultra Mikro (SENYUM) hadir di Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat. SENYUM yang merupakan kolaborasi layanan antara Pegadaian, BRI dan PNM diresmikan pada Rabu (9/2).

Peresmian SENYUM dihadiri Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor; Regional SME Banking Head BRI Ayatna Anang Widodo; Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil 1 Medan yang diwakili oleh Deputi Bisnis Area Medan 1 I Anhar Nasution; Kepala Departemen Produk Gadai – Marzuki; Kabag Distribusi, Jaringan & Layanan – Evita Natasha Siahaan; Kabag Humas & Protokoler – Gopher Manurung beserta para staf BRI – Pegadaian – PNM dan seluruh stakeholder Kabupaten Pakpak Bharat.

Hadirnya SENYUM di wilayah Sumatera Utara (Sumut) menambah Co-Location (Co-Lo) yang sebelumnya telah dibuka oleh Pegadaian – BRI – PNM pada tahun 2021 yang lalu.

SENYUM merupakan pelayanan pembiayaan yang dihadirkan Holding Ultra Mikro untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pembiayaan transaksi sesuai dengan kebutuhan.

“Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro bertujuan untuk bisa memberikan akses pendanaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM dan masyarakat. Pegadaian selalu berkomitmen memberikan peIayanan yang terbaik bagi masyarakat, hadir di Co-Lo Salak Kabupaten Pakpak Bharat untuk lebih dekat kepada pelaku UMKM dan masyarakat yang membutuhkan layanan pembiayaan di Pegadaian,” sebut Anhar.

Menurut Anhar, hadirnya Pegadaian di CoLo Salak, akan memudahkan nasabah setia dan masyarakat di Pakpak Bharat, serta akan menghemat waktu dan biaya untuk mendapatkan layanan produk dan bertransaksi di Pegadaian. “Untuk di wilayah Sumut, sudah 18 Co-Lo SENYUM yang telah dibuka. Pegadaian memastikan tetap memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat,” sebut Anhar.

Anhar mengungkapkan, salah satu produk Pegadaian yang hadir di layanan SENYUM adalah Tabungan Emas. “Tabungan Emas Pegadaian merupakan layanan penitipan saldo Emas, dimana nominal rupiah yang disetorkan masyarakat langsung dikonversi dengan saldo gram emas pada saat bertransaksi,” jelas Anhar.

Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengajak masyarakat untuk menyimpankan emasnya di Pegadaian. “Bagi masyarakat Pakpak Bharat, saya mengharapkan ayolah menyimpan emasnya di Pegadaian. Karena Pegadaian itu mengatasi masalah tanpa masalah,” cetus Bupati mengawali sambutannya.

Menurutnya, pelayanan Co-Lo SENYUM ini hampir sama dengan layanan satu pintu atau satu atap yang diterapkan oleh pemerintah daerah. “Diharapkan Holding Ultra Mikro ini akan memperbanyak pilihan akses pembiayaan bagi masyarakat Pakpak Bharat. Selain itu, akan mendorong bertumbuhnya pelaku UMKM di Pakpak Bharat sebagai penopang ekonomi kerakyatan,” ujar Bupati. (rel/ram)

Ratusan Guru PAUD Non ASN Tak Terima Honor

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ratusan guru/tutor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) non Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak ada menerima honor dari Pemerintah Kabupaten Dairi.

Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Fatimah Boangmanalu melalui Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Marina Mangihut Ito Sinaga dikonfirmasi, Rabu (9/2), membenarkan seratusan tutor/ guru PAUD mengajar di 118 PAUD yang ada di Kabupaten Dairi, tidak ada menerima honor yang diplot di anggaran pendapan belanja daerah (APBD).

Dari 118 PAUD, hanya 10 orang ASN tutor dan baru- baru ini, ada yang lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan sisanya sebagai tenaga honorer.

Tidak dianggarkannya honor tutor PAUD di APBD, akibat keterbatasan anggaran.

“Honor tutor tidak ada dari Pemkab Dairi. Honor mereka dari pemilik PAUD atau yayasan,” katanya.

Anggaran pada Bidang Pembinaan PAUD, hanya sekitar Rp 135 juta lebih. Anggaran itu, untuk sosialisasi pembuatan izin PAUD, proses akreditasi dan gebyar PAUD. Pemerintah mendorong kepala desa, untuk menampung honor guru PAUD di Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang ada di desanya.

Memang PAUD mendapat Bantuan Operasional Penyelenggaran (BOP) PAUD dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Besaran BOP yang didapatkan sebesar Rp 600 ribu per siswa. PAUD penerima BOP, harus terdaftar di data pokok pendidikan.

BOP digunakan sesuai petunjuk teknis, untuk pelaksanaan pembelajaran dan bermain, pelaksanaan kegiatan pendukung pembelajaran dan bermain, pemenuhan administrasi satuan pendidikan.

Ditambahkan, tahun 2021, penerima BOP tahap II sebanyak 114 PAUD, dengan jumlah siswa/ i sebanyak 3.626 orang.(rud/han)

Ungkap Peredaran Ekstasi, 6 Personel Polres Tebingtinggi Dapat Penghargaan

REWARD: Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono memberikan reward kepada personel dan Kasat Narkoba Polres Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono memberikan reward kepada personel Sat Resnarkoba Polres Tebingtinggi yang berhasil mengungkap peredaran 13.500 butir ekstasi di Lapangan Serbaguna Mapolres Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi, Kamis (10/2).

Personel yang mendapat penghargaan tersebut adalah Kasat Narkoba AKP M Yunus Tarigan, Kanit II Satres Narkoba Ipdq Aris Darma Barus dan 6 personel anggota Satres Narkoba Polres Tebingtinggi.

“Atas nama pimpinan Polres Tebingtinggi, saya mengucapkan selamat kepada Satresnarkoba beserta jajarannya yang telah bekerja dengan baik sehingga mendapat hasil yang baik dan terima kasih juga saya sampaikan jepada seluruh pembina fungsi sehingga dapat mengarahkan anggotanya bekerja dengan baik,” paparnya.

Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono berharap dengan adanya penghargaan ini ke depannya dapat bekerja lebih baik lagi, dan setidaknya mempertahankan kinerja yang sudah baik.

“Kepada seluruh personel dan ASN Polres Tebingtinggi kiranya akan menambah semangat dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dengan sebaik-baiknya. (ian/han)

Dinsos Dairi Usulkan 15 Penyandang Disabilitas Terima Kaki Palsu

KUNJUNGI:. Kadis Sosial Dairi, Anggara Sinurat (2kanan) berkunjung kerumah salahsatu pengandang disabilitas, Juanda Sihombing (kiri) di Dusun Lumban Hariara, Desa Parbuluan 1, Kecamatan Parbuluan, Dairi untuk memberikan penjelasan kepada pihak keluarga terkait bantuan kaki palsu.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 15 penyandang disabilitas di Kabupaten Dairi, termasuk Juanda Sihombing warga Dusun Lumban Hariara, Desa Parbuluan 1, kecamatan Parbuluan, diusulkan sebagai penerima bantuan kaki palsu.

Usulan sudah kita sampaikan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia. Demikian diterangkan Kepala Dinas Sosial Dairi, Anggara Sinurat melalui Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Informasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Iswan Togatorop diterima wartawan, Senin (7/2).

Lanjut Iswan, Kadis Sosial, Anggara Sinurat, Senin (7/2) telah berkunjung ke rumah, Juanda Sihombing, menindaklanjuti beredarnya spanduk Juanda Sihombing, meminta kaki palsu saat Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Dairi, Kamis (3/2).

Kepada keluarga Juanda, sebut Iswan, Anggara Sinurat menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi sudah melakukan berbagai upaya agar kaki palsu untuk Juanda Sihombing segera diberikan.

Namun karena beberapa pertimbangan dari Kementerian Sosial melalui Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Prof Dr Soeharso Surakarta, maka kaki palsu untuk Juanda Sihombing belum bisa diberikan.

Adapun pertimbangan tersebut diantaranya, ujung tump masih sakit saat dilakukan pemeriksaan, kondisi jahitan pasca operasi belum kering dibagian jahitan lapis dalam serta kondisi penyakit peserta/diusulkan yang masih proses pengobatan, ucap Anggara.

Pertimbangan tersebut sesuai isi surat Kepala Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabiliitas Fisik Prof Dr Soeharso Surakarta diterima Dinas Sosial Dairi, Senin (7/2).

Kepada keluarga, Anggara mengatakan, dalam surat ditandatangani Kepala Balai Besar, Juena Sitepu disebutkan, hasil pemeriksaan dilakukan ahli teknisi prothese dan orthose saat ini kaki Juanda Sihombing belum bisa diukur untuk pembuatan kaki palsu, sebut Anggara.

Bukan tidak mau memberikan kaki palsu, tetapi kondisi saat ini, kaki Juanda belum bisa diukur, ujarnya. Hal itu sesuai hasil pemeriksaan dilakukan tim teknis prothese dan orthose berjumlah 2 orang dari Balai Besar, ungkap Iswan menirukan pernyataan Anggara Sinurat. (rud/han)

Longsor Timbun Satu Rumah di Dolok Merawan

SOPIAN/SUMUT POS BERSAMA: Personel Polsek Dolok Merawan bersama warga melakukan evakuasi di rumah milik Jeremih yang berdampak lonsor.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satu unit rumah milik Jerimih Saragih (59) warga Dusun VI Desa Dolok Merawan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), tertimbun tanah longsor, Kamis (10/2) sekira pukul 11.00 WIB.

Waka Polsek Dolok Merawan Ipda Budi Santoso mengatakan dampak longsor yang ditimbulkan merusak satu unit rumah permanen dengan kerugian ditaksir sekira Rp75 juta. “Tidak ada korban jiwa atas kejadiaan longsor tersebut, karena saat longsor pemilik rumah sedang tidak di tempat,”ujar Budi.

Persone Polsek Dolok Merawan yang mendapat kabar adanya longsor, langsung turun kelapangan untuk melakukan evakuasi barang barang milik korban. Karena dari kejadian tersebut korban sedang tidak berada di rumah.

“Penyebab longsor tersebut dikarenakan curah hujan di wilayah Dolok Merawan sangat tinggi, intensitas hujan sangat tinggi, sehingga bukit tidak bisa menyerap tanah dan mengakibatkan longsor,” jelasnya.

Korban, Jeremih Saragih mengatakan saat rumahnya ditimpa longsor sedang pergi bekerja. Dan istrinya berada di ladang. Kejadiaan longsor menimpa rumahnya setelah ada laporan dari warga setempat.

“Memang hujan turun deras mulai pqgi tadi, tapi karena ada pekerjaan maka tetap harus meninggalkan rumah untuk bekerja, dapat laporan rumah sudah kena longsor,” bilangnya. (ian/han)

5 Kecamatan Terendam Banjir Luapan Sungai Padang

EVAKUASI : Petugas Polsek Padang Hilir dan Polres Tebingtinggi melakukan evakuasi sekaligus memantau kondisi banjir kiriman meluapnya Sungai Padang.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Hujan yang mengguyur wilayah hulu Sungai Padang dan Sungai Bahilang berdampak banjir kiriman yang merendam lima kecamatan di Kota Tebingtinggi. Ada ribuan rumah yang terendam banjir kiriman dua sungai ini, dan diharapkan warga terus waspada yang dimungkinkan akan meluas lagi.

Diperhitungkan sebanyak ratusan Kepala Keluarga (KK) rumahnya terendam banjir kiriman dengan kedalaman bervariasi mulai 30-80 centimeter. Dengan rincian di Kecamatan Rambutan Kelurahan Sri Padang 70 KK, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kelurahan Tebingtinggi lama 220 KK, Badak bejuang 90 KK, Bandar Utama 240 KK dan Kelurahan Pasar Baru 270 KK.

Kecamatan Bajenis, Kelurahan Brohol 16 KK dan Kelurahan Bandar Sakti 56 KK. Kecamatan Padang Hilir, Kelurahan Satria 29 KK dan Kelurahan Tambangan Hulu 17 KK.

Kapolsek Padang Hilir Kota Tebingtinggi AKP Sulem Sigalingging, mengatakan bahwa banjir kiriman mulai masuk ke pemukiman warga pada Kamis (10/2) pukul 17.00 WIB.

Lurah Bandar Utama Kecamatan Tebingtinggi Kota Kota Tebingtinggi Ramadan melalui via telepon seluler, mengatakan wilayahnya merupakan bagian banjir yang terparah, karena perumahan penduduk berada di wilayah pinggirian Sungai Padang. Ramadan mengatakan banjir kiriman ini mulai masuk di Tebingtinggi pada sore hari.

“Karena wilayah hulu sungai diguyur hujan deras, Sungai Padang tidak mampu menampung debit air, sehingga air yang datang langsung menggenani rumah warga. Ada sekitar 240 rumah warga terendam banjir” paparnya.

Ramadan mengaku telah memerintahkan kepala lingkungannya untuk terus memantau kondisi banjir, dan pendataan rumah warga yang terendam banjir karena daerah Kelurahan Bandar Utama merupakan wilayah paling parah. “Kepling bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa stand buy di lokasi titik titik rawan banjir terparah, apabila harus dievakuasi, maka akan kita evakuasi warga ketempat yang lebih tinggi,” bilangnya.

Salah seorang Kepala Lingkungan 1 Sri Padang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Muhammad Erwan menyatakan, banjir kiriman mulai masuk ke Jalan Anturmangan sore hari, air dengan cepat menggenangi rumah warga dengan kedalaman 30 centimeter hingga 50 centimeter.

Dalam kondisi banjir, kami menghimbau warga untuk selalu tetap waspada akan banjir susulan yang lebih besar apabila wilayah hulu sungai masih diguyur hujan. (ian/han)

PLN Siagakan Unit Kerja Jadi Sentra Mitigasi dan Penanggulangan Bencana

JAKARTA – PT PLN (Persero) yang tergabung dalam Satgas Siaga Bencana BUMN yang dibentuk Kementerian BUMN selalu siap di garda terdepan untuk membantu penanggulangan bencana di Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, berdiri sejak 2021, Satgas Siaga Bencana BUMN merupakan wujud nyata hadirnya BUMN untuk masyarakat, terutama dalam membantu penanggulangan bencana di Tanah Air.

“Ini merupakan peran aktif BUMN sebagai wujud hadir di masyarakat. Satgas ini juga merupakan kolaborasi bagi semua BUMN untuk saling bahu membahu melakukan mitigasi dan penanggulangan awal saat bencana terjadi,” ujar Erick.

Dengan adanya Satgas ini, lanjut Erick, distribusi bantuan kepada masyarakat jadi lebih cepat. Apalagi, dengan adanya kolaborasi maka penumpukan bantuan bisa diminimalisir. BUMN bergerak bersama untuk memetakan kebutuhan saat bencana bahkan saat pemulihan.

“Tahun ini, kita ingin Satgas Siaga Bencana ini juga hadir sampai ke wilayah terbawah. Sebab, keberadaan BUMN ini sangat erat dengan masyarakat sampai ke wilayah terkecil seperti kabupaten bahkan kelurahan,” jelas Erick.

Turunnya Satgas sampai ke level kabupaten ini dinilai bisa mempercepat respons tanggap bencana. BUMN bisa memanfaatkan Rumah BUMN yang selama ini menjadi inkubator UMKM sebagai pusat pengaduan atau posko pertama saat bencana terjadi.

“Dalam Rumah BUMN juga bisa dijadikan tempat mengajarkan masyarakat perihal mitigasi bencana yang jarang diketahui oleh masyarakat. Rumah BUMN bisa menjadi ruang edukasi,” kata Erick.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mencatat, sepanjang 2021 silam ada kurang lebih 3.009 bencana yang melanda Indonesia. Bahkan di awal 2022 saja sudah tercatat 212 bencana yang terjadi di Tanah Air. Satgas Siaga Bencana BUMN selalu hadir terdepan dalam penanggulangan bencana ini.

“Di mana ada bencana kita ada yang pertama ada disana. Satgas ini pertama kali dibentuk untuk membantu saat banjir Jakarta terjadi di Januari 2021 lalu berlanjut berperan aktif dalam penanggulangan pandemi,” ujar Arya.

Ia mengakui, sebelum adanya Satgas semua BUMN ingin melakukan bantuan. Namun sayangnya, semua jalan sendiri sendiri sehingga bantuan menumpuk dan berulang.

“Untuk saat ini dengan adanya Satgas semuanya terkoordinasi dengan baik. Kita petakan seperti apa pemulihannya langkah selanjutnya hingga semua BUMN bisa mengambil peran,” ujar Arya.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi yang juga sebagai Sekretaris Utama Satgas Siaga Bencana BUMN mengatakan, peran BUMN dalam penanggulangan bencana sangatlah penting. Sebab, BUMN mempunyai perangkat hingga wilayah terdekat masyarakat yang tak jarang paling mengerti topografi wilayah sehingga menjadi penggerak utama dalam mendata seperti apa kebutuhan masyarakat dalam lokasi bencana.

“PLN dalam hal ini siap mendukung rencana Kementerian BUMN untuk membuat Satgas Siaga Bencana BUMN sampai ke level wilayah terkecil. Mengingat, PLN sendiri mempunyai perangkat unit kerja sampai ke wilayah Kabupaten bahkan Kecamatan,” ujar Agung.

Agung juga menyampaikan, PLN tak hanya gerak cepat pemulihan akses kelistrikan yang biasanya terputus akibat bencana. Tetapi, PLN juga bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.

Selain itu, Agung juga menjabarkan, PLN saat ini mengelola 28 Rumah BUMN di seluruh Indonesia. Rumah BUMN yang dikelola PLN ini bisa menjadi pusat utama penanggulangan dan mitigasi bencana ke depannya. (ila)

BRI Berikan Bantuan Sarana dan Prasarana Kepada 38 Pasar di Medan

Simbolis: Regional CEO BRI Medan, Budhi Novianto memberikan bantuan secara simbolis kepada Sekda Pemko Medan, Wiriya Alrahman didampingi Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno, di Gedung PD Pasar, Pasar Petisah lantai 3 Medan, Kamis (10/2). Sumut Pos/ Dwi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT BRI (Persero) Tbk Regional Office Medan kembali memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada 38 pasar di Kota Medan, di Gedung PD Pasar, Pasar Petisah lantai 3 Medan, Kamis (10/2). Hal ini bertujuan guna mendukung adaptasi kebiasaan baru.

Regional CEO BRI Medan, Budhi Novianto mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik keterbukaan dari Pemerintahan Kota (Pemko) Medan, karena BRI berkomitmen agar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Hadirnya kami akan senantiasa komit mendukung program-program Pemerintah dan tetap bersinergi yang lebih erat, dengan mendukung untuk menekan penyebaran Covid-19, dan membantu serta mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), khususnya di Kota Medan,” ujarnya.

Dalam hal ini, lanjutnya, pihaknya juga telah mengalokasikan dana sebesar Rp3 triliun untuk pengembangan UMKM. “Ini sebagai dukungan kesejahteraan pelaku usaha dan pembangunan ekonomi di Kota Medan,” katanya.

Budhi menjelaskan, UMKM adalah sebagai penopang, inilah sektor penopang yang di masa krisis pandemi tetap mampu bertahan hidup. “Kita harap mereka tetap ‘survive’ agar dapat menafkahi keluarganya, sehingga perekonomian di Medan tetap terjaga dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Pemko Medan, Wiriya Alrahman mengapresiasi bantuan yang diberikan BRI Kanwil Medan. Pihaknya sangat menyambut baik adanya Corporate Social Responsibility (CSR) dari BRI, dengan membantu PUD Pasar untuk ditempatkan di 38 pasar di Medan.

Adapun, tambahnya, dengan bantuan tersebut, tiga dari lima program Walikota Medan sudah terbantu, yakni dari sisi kesehatan, kebersihan dan bantuan kepada UMKM.

“Ini sangat membantu, khususnya kepada Pemko Medan dan terkhusus lagi kepada manajemen PUD Pasar,” ujarnya.

Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno menambahkan, dengan bantuan BRI di 38 pasar di Kota Medan, tentunya akan didistribusikan ke pasar-pasar di Kota Medan.

“Ini sangat membantu dari sisi kebersihan, kesehatan dan protokol kesehatan (Prokes). Harapan kita BUMN lain dapat mengikuti jejak BRI dalam memberikan bantuan seperti ini,” harapnya.

Suwarno merinci bantuan yang diberikan BRI, yakni tong sampah 138 buah, drum plastik 27 buah, troli sampah 64 buah, wastafel 21 unit dan renovasi kamar mandi serta musholla.

Dia berharap, agar kerja sama tersebut dapat terjalin semakin erat, terutama dalam bantuannya kepada UMKM.

“Sebab selama ini pihak pedagang di pasar sangat merasa kesulitan, karena dari sisi pinjam meminjam selalu ke pihak rentenir, sehingga sangat terbebani. “Dengan adanya bantuan BRI, para UMKM pun jadi ikut terbantu dari sisi pinjaman dengan suku bunga tang rendah,” pungkasnya. (Dwi)

5 Positif Narkoba Termasuk Pelajar, Kasat Narkoba Binjai: Semua Masih Ditahan

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai masih melakukan penahanan terhadap 7 orang yang diamankan dari barak narkoba dan judi di Desa Namu-ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, Kamis (10/2).

Meski demikian, mereka semua sudah diperiksa urinnya dengan hasil 5 dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba. “Masih ditahan mereka semua. Sudah dites urin, 2 negatif dan 5 positif narkoba,” ujar Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Firman Imanuel Peranginangin.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Binjai, Iptu Junaidi menambahkan, kelima orang yang positif zat mengandung narkoba berinisial, UG (31) warga Dusun I Desa Namu Ukur Utara Kecamatan Sei Bingai, ZS (33) warga Dusun VII Desa Durian Lingga Kecamatan Sei Bingai, PG (34) warga Dusun IV Desa Raja Tengah Kecamatan Kuala, EG (18) dan Z (39) warga Dusun I Desa Namu-ukur Utara Kecamatan Sei Bingai. Sementara dua lainnya berinisial MHS (34) dan HS (28) warga Dusun I Desa Namu-ukur Kecamatan Sei Bingai, dinyatakan negatif narkoba. “EG yang masih berusia 18 tahun adalah pelajar,” tambah Junaidi.

Adapun barang bukti yang disita yakni, 2 paket sabu dalam bungkus plastik klip transparan dengan berat kotor 0,95 gram, uang tunai Rp100 ribu dengan pecahan Rp50 ribu, Rp20 ribu dan Rp10 ribu.

Juga ada 1 bungkus plastik klip kosong, 1 dompet, 2 paket sabu dengan bungkus plastik klip transparan berat kotor 1,08 gram, 45 amplop ganja kering berat kotor 40,24 gram, 22 plastik klip kosong, 1 kaca pirek, 1 jarum, 1 sekop terbuat dari pipet, 1 kotak rokok, 8 alat isap atau bong dan 15 mancis. Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai bersama dengan Badan Narkotika Nasional, Satuan Polisi Pamong Praja hingga Subdenpom menggerebek barak atau lapak isap Narkoba di Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, Rabu (9/2) sore.

Hasilnya, 7 orang yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba, sabu, plastik klip, ganja dan alat isap diboyong ke Mapolres Binjai guna dimintai keterangan lebih lanjut. Informasi dihimpun, barak narkoba yang digerebek ini disebut-sebut milik oknum Ketua OKP yang sebelumnya sudah pernah ditindak.

Dalam penindakan sebelumnya, tim gabungan menyita mesin judi tembak ikan, narkotika jenis ganja hingga alat isap atau bong. Namun diduga kembali beroperasi, barak narkoba tersebut kembali digerebek. (ted/azw)

Dinas Kominfo Sumut Terima Kunjungan Komisi B DPRD Asahan

KUNJUNGAN: Sekretaris Dinas Kominfo Sumut, Iwan Sutani Siregar menerima kunker rombongan Komisi B DPRD Kabupaten Asahan di Aula Transparansi Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said Nomor 27 Medan, Rabu (9/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) menerima kunjungan rombongan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan di Aula Transparansi Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said Nomor 27 Medan, Rabu (9/2) kemarin. Pertemuan tersebut antara lain membahas tentang pengelolaan informasi dan komunikasi publik daerah.

Sekretaris Dinas Kominfo Sumut Iwan Sutani Siregar mewakili Kepala Dinas Kominfo menyambut baik kehadiran rombongan Komisi B DPRD Asahan yang dipimpin Koordinator Komisi B Benteng Panjaitan. Dijelaskannya, pengelolaan informasi dan komunikasi publik daerah merupakan salah satu tugas dan fungsi yang dilaksanakan Dinas Kominfo Sumut.

Tugas dan fungsi tersebut dalam pelaksanaannya ditangani oleh Bidang Pengelolaan Informasi Publik dan Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik. Antara lain memiliki tugas penyiapan koordinasi, fasilitasi perumusan dan pelaksanaan kebijakan, evaluasi serta pelaporan pelaksanaan pengelolaan opini dan aspirasi publik di lingkup pemerintah daerah. Pengelolaan informasi untuk mendukung kebijakan nasional dan pemerintah daerah.

Dirinya juga menjelaskan berbagai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari sejumlah bidang yang ada di instansi ini. Di antaranya yakni peran publikasi, kehumasan, kerja sama dengan media massa, hingga tugas membangun citra Pemerintah Provinsi (Pemprov). Termasuk juga mengeluarkan produk publikasi seperti bulletin, booklet, stiker hingga pernak-pernik berisi pesan bagi masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih dan selamat datang kepada bapak ibu dari DPRD Kabupaten Asahan. Salam dari Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut, beliau sedang ada tugas di luar,” kata Iwan.

Sementara Koordinator Komisi B DPRD Asahan, Benteng Panjaitan mengapresiasi sambutan dari Dinas Kominfo Sumut yang memberikan penjelasan cukup baik terkait tugas dan peran intansi ini, baik kepada Pemprov Sumut secara khusus, maupun kepada khalayak, terutama kepada media massa yang merupakan mitra kerja pemerintah.

Karena itu, menurutnya, hal seperti ini akan dapat dijadikan acuan agar bagaimana Dinas Kominfo di daerah bisa berperan lebih baik lagi dalam rangka mengelola informasi dan publikasi pemerintah daerah.

Usai pertemuan resmi, sekitar 10 orang anggota DPRD Asahan dari Komisi B itu pun menggelar dialog informal seputar kegiatan Dinas Kominfo Sumut. Meskipun telah dijelaskan secara gamblang oleh Sekretaris Dinas, namun mereka terlihat menikmati perbincangan ringan untuk mendapat informasi penting lainnya.

Turut hadir di antaranya, Wakil Ketua Komisi B DPRD Asahan Sukimin, Sekretaris Ahmad Zulhaduddin, Anggota Bambang Rusmanto, Mansur Marpaung, Emaris, Suyono, Parlindungan Manurung, Polman Simarmata, Dahrun Hutagaol, serta staf komisi Iin Andriani Tanjung. Sementara Sekretaris Dinas Kominfo Sumut didampingi Kepala Seksi Informasi Publik Porman Mahulae dan Kepala Seksi Pelayanan Informasi Evi Zarnita.(gus/azw)