29 C
Medan
Tuesday, February 3, 2026
Home Blog Page 2751

Rizky Yunanda Jabat Ketua PMI Binjai

BErSAMA: H Rizky Yunanda Sitepu (dua kanan) bersama pengurus PMI Sumut dan Binjai di Balai Kota, Kamis (10/2).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu diamanahkan sebagai Ketua Palang Merah Indonesia Kota Binjai masa bakti 2022-2027. Ini terungkap dari Musyawarah Kota XXI PMI Kota Binjai yang digelar di Balai Kota, Kamis (10/2).

Rizky menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Dia menegaskan, kedepannya akan mengarahkan PMI Kota Binjai untuk menjajaki dunia digital dan media sosial.

Bagi dia, langkah tersebut merupakan salah satu cara untuk mencapai masyarakat, dan menyebarkan informasi penting lainnya terkait pelayanan PMI Kota Binjai. Sementara, Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah membuka Muskot XXI PMI Kota Binjai yang dihadiri perwakilan dari Sumut, pengurus hingga jajaran OPD terkait.

Amir berharap, PMI sebagai organisasi kemanusiaan juga memiliki kepekaan dan kepedulian sosial yang tinggi dan terus berinovasi untuk menampung keluhan-keluhan masyarakat, serta memberikan pelayanan yang prima hingga memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai aturan yang berlaku. Dia pun meminta segenap pengurus dan anggota PMI Kota Binjai yang telah terpilih, agar dapat memaknai peran dan tanggung jawab sebagai pengurus.

Hal ini agar tercipta sinergitas dalam mengemban amanah sehingga program kerja yang direncanakan dapat berjalan dengan baik, bermanfaat dan bernilai ibadah. “Saya berharap bisa membesarkan PMI di Kota Binjai. Pemerintah kota siap memfasilitasi kegiatan PMI Kota Binjai, dan semoga bisa bersinergi dengan pemerintah kota,” ujar dia.

Amir pun meminta komitmen dari para pengurus untuk sama-sama membesarkan PMI Kota Binjai. Sebab, menurutnya, niat yang ikhlas dan tulus untuk membesarkan PMI Kota Binjai merupakan salah satu ladang ibadah dan kebaikan sebagai manusia.

Terpisah, Wawako Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu menghadiri kegiatan kirim doa sekaligus pembacaan tahlil, tahtim di kediaman Almarhum Haji Juliadi, Wali Kota Binjai terpilih periose 2021-2024, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Langkat, Rabu (9/2) malam. Ustaz Ibnu Jarot Al-Jauhari juga mengisi tausyiah pada kesempatan tersebut. (ted/azw)

Harlah ke-96 NU di Deliserdang, Ashari: NU Menunjukkan Islam Sesungguhnya

SAMBUTAN: Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan memberi kata sambutan pada acara Peringatan Harlah ke-96 Nahdlatul Ulama di Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD) Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (9/2).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan menyatakan hampir satu abad ini, Nahdlatul Ulama (NU) sudah memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan umat, bangsa dan negara.

Bupati ketika memberi sambutan pada acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 Nahdlatul Ulama di Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD) Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (9/2).

“Izinkan saya, mengucapkan selamat hari lahir ke-96 Nahdlatul Ulama. Dengan doa dan harapan, agar organisasi yang kita cintai ini semakin maju dan meningkat kontribusinya bagi umat, bangsa dan negara,” ucap Bupati. “Satu abad hampir, NU telah menunjukkan sumbangsihnya bagi pembangunan bangsa dan negara dalam berbagai aktivitas, terutama keagamaan, pendidikan, kesehatan dan lainnya,” sambung Bupati.

Keberadaan NU selama ini, imbuh Bupati, telah menunjukkan wajah Islam sesungguhnya yang Rahmatan Lil Alamin. “NU telah menunjukkan wajah Islam. Wajah Islam yang baik dan benar, Islam yang rahmatan lil alamin. Dan, NU telah menunjukkan wajah Indonesia yang teduh dan ramah,” kata Bupati lagi.

Disebutkan Bupati, NU juga sudah menunjukkan betapa agama bisa bersanding dengan budaya yang saling melengkapi satu sama lainnya. “Insya Allah, ke depan kader NU dalam kehadirannya mampu memberi peran sebagai umat Muhammad dan sebagai bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Musthofa dalam ceramahnya mengisahkan kunjungannya ke China bersama teman-temannya, pada 2015 lalu.

“Saya dengan teman-teman, tahun 2015. Salat di masjid tua di sana (China), di daerah yang dijuluki The Little Makkah of China. Di sana ada 70 juta muslim, penduduk China itu sekitar 2 miliar lebih. Jadi saya berpikir, ternyata kita jangan dikit-dikit bilang orang baca Alquran dengan langgam atau dialek Jawa terus dibilang sesat, Islam Nusantara. Budaya tidak bisa dipaksakan, lidah tidak bisa dipaksakan. Itu di China, saya salat, aksen atau dialek Mandarin. Saya dengar azan juga begitu,” ungkapnya.

Lantas, KH Zulfa Musthofa menegaskan apakah membaca Alquran dengan langgam atau dialek dan budaya masing-masing daerah salah? “Tidak. Itu budaya. Itu bawaan,” tandasnya.

“Wong umat Nabi Muhammad SAW itu disebar oleh Allah SWT, ‘Dan tidak Aku utus engkau hai Muhammad, kecuali agar engkau membawa rahmat bagi seluruh alam,’ supaya Islam itu menyebar membawa rahmat. Apakah alam itu hanya Arab? Hanya Jawa? Tidak. Tapi seluruh bumi ini. seluruh jagat raya. Makanya, Harlah NU yang hampir satu abad ini, NU punya tema besar, merawat jagad, membangun peradaban,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tanfidziah PCNU Deliserdang H Timur Tumanggor mengucapkan selamat datang kepada Wakil Ketua PBNU KH Zulfa Mustofa di Kabupaten Deliserdang dan juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelenggaraan Harlah NU yang ke 96 yang dilaksanakan pada hari ini.

“PCNU Deliserdang mendukung visi misi yang telah ditetapkan Pemerintah kabupaten Deliserdang yaitu Deli Serdang yang maju dan sejahtera, masyarakat yang religius dan rukun dalam Kebhinekaan”, jelas H Timur Tumanggor.

Hadir pada Harlah Nahdlatul Ulama Deliserdang Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Musthofa beserta Nyai Hj Marhumah Latifah, Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar, Ketua TP PKK Deliserdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan, Wakil Ketua TP PKK Deliserdang Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar, Pj Rois Syuriyah PWNU Sumatera Utara DR KH Abdul Hamid Ritonga MA. (btr/azw)

PLN UIW Sumut Aksi Donor Darah di Bulan K3 Nasional Tahun 2022

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai wujud kepedulian kepada sesama, PLN UIW Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan sosial Donor Darah pada moment Bulan K3 Nasional Tahun 2022. Dalam kegiatan ini PLN UIW Sumatera Utara bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Pada kegiatan donor darah ini yang merupakan agenda rutin oleh seluruh insan PLN dan Mitra kerja yang berada di Kantor PLN UIW Sumatera Utara dan seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) secara serentak pada tanggal 07 Februari 2022.

General Manager Pandapotan Manurung mengungkapkan pada pelaksanaan hari ini PLN UIW Sumatera Utara berhasil menghimpun sebanyak 200 kantong darah dari seluruh unit kerja PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara. Kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata dan wujud kepedulian insan PLN kepada bangsa Indonesia. Melalui kegiatan donor darah ini, saya berharap semangat PLN tidak hanya untuk menyediakan listrik bagi masyarakat di Sumatera Utara tetapi juga turut meningkatkan kesadaran dalam diri insan PLN akan pentingnya persaudaraan dan saling tolong – menolong antar sesama manusia.

Harapannya kegiatan sosial donor darah ini dapat diadakan secara rutin dan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan rasa kepedulian sosial kita terhadap orang lain yang membutuhkan. (ila)

Daihatsu Awali Tahun 2022 Dengan Kenaikan Penjualan 83,7%

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu awali penjualan tahun 2022 dengan raihan yang baik. Secara total penjualan unit pada Januari 2022, Daihatsu catatkan capaian sebanyak 17.506 unit atau naik 83,7% dibandingkan bulan yang sama tahun 2021 lalu sebanyak 9.528 unit.

Secara berturut-turut, penjualan Daihatsu pada Januari 2022 didominasi oleh top 3 model, yaitu Sigra sebanyak 4.931 unit, atau berkontribusi 28,2%; disusul Gran Max PU (Pick Up) sebanyak 3.767 unit (21,5%); dan Ayla 2.376 unit (13,6%).

Bila membandingkan penjualan per-model antara bulan Januari 2022 VS Januari 2021, top 3 kenaikan penjualan tertinggi secara berturut-turut ada pada Xenia yang naik sebesar 350%, atau lebih dari 3 kali lipat menjadi 2.286 unit dari sebelumnya 654 unit; disusul Sigra naik 222% menjadi 4.931 unit; dan Ayla 200% menjadi 2.376 unit.

“Daihatsu bersyukur dapat mengawali penjualan awal tahun 2022 dengan raihan positif. Kami berharap capaian baik ini bisa terus berlangsung, diiringi peningkatan pasar otomotif nasional,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Rancangan Pembuatan Kas Rumah Tangga

PENGABDIAN MANDIRI: Kegiatan pengabdian mandiri dosen Unpab tentang Rancangan Pembuatan Kas Kecil dalam Mengestimasi Biaya Pengeluaran Rumah Tangga, Minggu (6/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DOSEN Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) yakni Hendra Saputra dan Ayu Kurnia Saei melakukan kegiatan pengabdian mandiri. Kedua dosen Unpab menjadi narasumber.

Tema pengabdian mandiri tersebut adalah Rancangan Pembuatan Kas Kecil dalam Mengestimasi Biaya Pengeluaran Rumah Tangga.

Pengabdian mandiri dari dua dosen Unpab ini dilakukan kepada sejumlah masyarakat di Kecamatan Siborong-borong, Minggu (6/2).

Dalam pertemuan ini dikemukakan bahwa setiap rumah tangga harus memiliki anggaran untuk dapat mengestimasi pengeluaran rutin bulanan.

Namun yang menjadi masalah adalah penghasilan upah bulanan maupun mingguan bahkan ada yang harian sehingga jumlah pendapatan tak selalu sama tiap bulan.

Kondisi semacam terkadang menjadi kendala dalam membuat rancangan pembuatan kas kecil dalam mengestimasi biaya pengeluaran rumah tangga.

Narasumber juga mengungkapkan bahwa pengeluaran bisa dicatat setiap hari ketika uang keluar dari rumah tangga. Seperti pencatatan untuk biaya makan harian, rokok, bensin dan sebagainya.

Hal ini bertujuan agar rumah tangga tahu berapa besaran bulanan yang mereka keluarkan dan untuk meminimalisir biaya-biaya tak terduga.

Catatan ini berguna agar rumah tangga dapat menyimpan dana cadangan meskipun hanya satu persen dari biaya-biaya kebutuhan rumah tangga.

”Tujuannya agar kedepan dengan adanya estimasi biaya, dapat menghemat segala bentuk pengeluaran. Kemudian dapat menyisihkan sedikitnya tabungan untuk biaya keperluan tak terduga,” kata Dosen Unpab Hendra Saputra (dmp)

Memanfaatkan Pengolahan Limbah, EEI Gelar Pelatihan Eco Enzyme

Menanam: Penggagas EEI, Vera Tan berfoto bersama Pendiri/ Pemilik Bank Pohon, Paris Sembiring, Praktisi Pertanian Sumut, Jhon Sinaga saat menanam bibit yang menggunakan eco enzyme.dewi/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komunitas pecinta dan penggiat lingkungan lintas profesi di Sumatera Utara (Sumut) yang tergabung di dalam Eco Enzyme Indonesia (EEI) menggelar pelatihan Eco Enzyme, di kebun pisang barangan merah Panabanana, Jalan Bunga Herba/ Ngumban Surbakti Medan, Rabu (9/2).

Acara digelar selama tiga hari, Rabu-Jumat, 9-11 Februari 2022, dengan dihadiri seribuan peserta, yang berasal dari Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), yakni Pekan Baru, Aceh, Dumai, Pematangsiantar, Medan, dan sebagainya. Dengan dihadiri Penggagas EEI, Vera Tan dari Batam, dan Pendiri/ Pemilik Bank Pohon serta Pendiri Sekolah Adiwiyata, Paris Sembiring, yang juga penerima penghargaan Kalpataru 2012.

Praktisi Pertanian Sumut, Jhon Sinaga mengatakan, pelatihan ini bertujuan agar komunitas peduli lingkungan lebih memahami cara mengolah dan mengaplikasikan eco enzyme ke tanaman, dengan mengundang khusus penggagas EEI, Vera Tan dari Batam, yang telah belajar langsung di Thailand. “Selama ini banyak didengar eco enzyme ini, tetapi masih kurang tepat, masih bau dan berulat,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, juga untuk mengangkat harkat dan martabat petani. Apalagi saat ini, harga pupuk dan pestisida sudah mahal. “Nah, eco enzyme ini dari memanfaatkan pengolahan limbah rumah tangga, limbah restoran dan sebagainya. Setelah itu nanti menjadi pestisida nabati, pupuk organik cair dan padat. Sehingga petani tidak lagi membeli pupuk dan pestisida lainnya. Ini sangat membantu,” ujarnya.

Dijelaskannya, eco enzyme ini diolah sendiri, seperti pupuk kandang. Contohnya, seperti pohon pisang, setelah panen, maka disiram dengan eco enzyme dan bisa ditanam kembali dengan tumbuh banyak tunas, tentunya hasilnya semakin bagus. “Kita berharap dengan pelatihan ini agar pembuatan eco enzyme secara benar, mengaplikasikannya juga benar, terutama untuk pertanian dan kesehatan,” ungkapnya.

Dia berpesan agar masyarakat dapat memanfaatkan limbah basah dari yangbterkecil, yakni limbah dapur rumah tangga. “Kita rawat bumi kita dan kita rawat lingkungan kita,” imbaunya.

Menurut Jhon, eco enzyme tidak bisa dijual dengan klaim brand sendiri. Hal ini sudah terdaftar di PBB dan UNICEF. Sehingga, semua orang bisa membuatnya sendiri. Bahkan di luar negeri sudah maju dengan praktik pertanian menggunakan eco enzyme tersebut, seperti Thailand, India dan negara lainnya. “Untuk di Sumut sosialisasinya sudah 3 tahun lamanya dan sudah ribuan yang ikut dalam komunitas EEI ini,” pungkasnya.

Sementara itu, penggagas EEI, Vera Tan menjelaskan, dirinya mengikuti pelatihan eco enzyme selama 9 hari di Thailand, sebagai murid Doktor Rosukon Poompanvong. Pertama saya diajarin melihat jamur dan memakannya. Hari kedua diberikan membaca kamus tentang antibiotik, hari ketiga belajar terkait tambang selama tiga hari dan kemudian belajar terapi terkait puluhan produk menggunakan eco enzyme. Lalu dibawa ke kebun durian yang tidak laku.

Setelah menggunakan eco enzyme dan akhirnya menjadi kebun paling ngetop dengan harganya paling mahal. Akhirnya di hari ke delapan, diajarkan membuat jamur hingga panen. Lahannya dikelilingi pabrik kimia. “Namun meski keadaan lingkungannya seperti tetap bisa panen dengan hasil yang bagus berkat eco enzyme,” ujarnya.

Selain itu, Vera juga belajar dengan suami Doktor Joean tentang pupuk organik. “Saya juga dulu punya panti jompo. Berkat eco enzyme, akhirnya Panti Jompo miliknya tidak lagi menggunakan deterjen kimia. Kita hanya menggunakan eco enzyme, segala bau-baunya hilang, bahkan dapat mengobati penyakit kulit. Jadi bisa untuk kesehatan,” tuturnya.

Vera mengungkapkan, bahwa olahan eco enzyme untuk kesehatan dan rumah tangga atau pengganti deterjen berbeda dengan yang untuk tanaman. “Olahan eco enzyme dari saya, berasal dari kulit nenas, jambu, kulit jeruk dan difermentasikan dengan gula merah tebu,” bebernya.

Dalam hal ini, kata dia, lebih menyenangi masyarakat yang berminat belajar membuat eco enzyme tersebut, dibandingkan membeli dengan pihak yang mengolahnya. “Jika ada yang ingin membuatnya, kita semangat 45 melatihnya,” pungkasnya. (dwi/ila)

Menko Airlangga : Dua Rumus Hadapi Varian Omicron yaitu Prokes dan Vaksinasi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Guna menanggulangi pandemi Covid-19, Pemerintah terus mendorong vaksinasi di berbagai daerah. Khususnya dalam menghadapi varian omicron ini, vaksinasi dosis ketiga/booster terus digencarkan. Dengan penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia yang baik, diharapkan perekonomian Indonesia juga semakin membaik.

Dalam rangka memastikan pelaksanaan vaksinasi terselenggara dengan baik, dilakukan peninjauan ke beberapa sentra vaksinasi Pemerintah maupun sektor swasta di beberapa daerah. Kali ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi beserta rombongan meninjau penyelenggaraan vaksinasi yang dilaksanakan di area Gedung Indofood Tower, Jakarta, Kamis (10/2).

“Pemerintah terus mendorong vaksinasi booster, tentunya vaksinasi booster ini diperlukan untuk menghadapi varian Omicron. Dalam menghadapi Omicron ini tentunya salah satu yang paling berisiko adalah lansia. Oleh karena itu, lansia ini diprioritaskan,” ujar Menko Airlangga.

Seraya meninjau penyelenggaraan vaksinasi, Menko Airlangga juga menyapa para peserta vaksinasi yang sedang menunggu antrian di lokasi vaksinasi. Rencananya kegiatan ini akan diselenggarakan selama 5 hari, di mana hari ini merupakan hari ketiga. Dengan target harian 500 hingga 600 orang, untuk hari pertama dan kedua penyelenggara telah melakukan vaksinasi kepada sekitar 1000 orang.

Kegiatan vaksinasi booster yang terselenggara atas kerja sama beberapa pihak antara lain Kementerian Kesehatan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, PROJO, Yellow Clinic, Indofood, ACA Asuransi, dan Indomaret ini diperuntukkan bukan hanya bagi karyawan yang bekerja di area Gedung Indofood Tower, namun terbuka untuk seluruh masyarakat umum dengan cara menunjukkan e-sertifikat undangan vaksinasi ketiga.

Pihak penyelenggara telah menyiapkan lebih dari 2500 dosis vaksinasi booster dengan merek Pfizer. Sehingga diharapkan masyarakat sekitar dapat memanfaatkan momen ini untuk memperoleh vaksinasi booster guna menambah imunitas tubuh melawan virus Covid-19.

Dari target 208,3 juta sasaran, capaian vaksinasi nasional sudah mencapai 90,1% atau 187,6 juta untuk dosis pertama, dan 64,1% atau 133,5 juta untuk dosis kedua. Sedangkan untuk dosis ketiga yang sudah mulai dilaksanakan sejak awal tahun ini, vaksinasi sudah dilaksanakan kepada 3,5% atau sekitar 6,3 juta akseptor dari 181,5 juta sasaran dewasa.

Jika dilihat dari vaksinasi berdasarkan faskes, DKI Jakarta merupakan provinsi dengan capaian vaksinasi tertinggi di Indonesia. Dengan target sasaran 8,4 juta di mana 7,4 juta diantaranya adalah sasaran dewasa dengan capaian dosis pertama sebesar 147,4% atau sekitar 12,4 juta dan dosis kedua mencapai 122,6% atau sebesar 10,3 juta. Untuk vaksin booster, DKI Jakarta adalah provinsi yang sudah menyuntikkan booster terbanyak, yakni mencapai 12,3% atau 900 ribu akseptor.

Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan terkait pentingnya vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19. Terlebih di Provinsi DKI Jakarta di mana angka positif mulai meninggi. Oleh karena itu, Pemerintah mengharapkan adanya koordinasi yang baik dari semua stakeholder guna menanggulangi pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional.

“Angka Omicron di Jakarta adalah yang tertinggi di Jabodetabek. Untuk menambah imunitas, maka dibutuhkan vaksinasi dosis ketiga. Arahan Bapak Presiden, rumusnya hanya dua. Yang pertama adalah prokes dan yang kedua adalah vaksinasi. Jadi itu yang harus dijalankan agar aktivitas kita tidak terhenti,” tutup Menko Airlangga (map/fsr/*)

Pengunjung Positif Covid-19, Pemko Medan Segel Hotel De Paris

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan penyegelan atau penutupan sementara terhadap tempat hiburan Cello Sky Pool & Bar De Paris Hotel yang berada di Jalan Danau Marsabut, Kelurahan Sei Agul, Medan Medan Barat, Senin (7/2) malam. Penutupan itu dilakukan sebagai tindaklanjut dari adanya seorang pengunjung di Hotel De Paris yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat Tim Satgas gabungan melakukan razia ke tempat hiburan tersebut.

“Iya, kita segel kemarin malam. Itu terkait adanya yang positif Covid kemarin di sana,” ucap KasatPol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap kepada Sumut Pos, Rabu (9/2).

Dikatakan Rakhmat, pihaknya akan melakukan penutupan selama 14 hari kedepan. “Selama itu, mereka tidak boleh beroperasi. Kita minta mereka untuk mematuhi aturan yang berlaku,” ujarnya.

Rakhmat mengakui, selama ini masyarakat sekitar melakukan protes atas kebisingan dari aktifitas yang terjadi di Hotel De Paris. Namun penutupan yang dilakukan kemarin, murni karena adanya pengunjung yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ada laporan masyarakat, dirazia, lalu ada yang positif Covid atas hasil razia itu. Nah sekarang penutupannya, karena ada yang positif Covidnya,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Medan, Antonius Devolis Tumanggor mengapresiasi Pemko Medan yang langsung memberikan sanksi tegas dengan melakukan penutupan sementara terhadap tempat hiburan Cello Sky Pool & Bar De Paris Hotel yang berada di Jalan Danau Marsabut, Kelurahan Sei Agul, Medan Medan Barat.

“Kita apresiasi atas sanksi yang diberikan oleh Pemko Medan kepada pihak pengelola, dan kita berharap agar proses perizinan dapat ditinjau ulang kembali. Sebab semula izinnya hanya untuk tempat tinggal, kemudian beralih menjadi penginapan dan tempat hiburan,” ucap Antonius.

Menurut Antonius, langkah ini membuktikan bahwa Wali Kota Medan Bobby Nasution serius dengan komitmennya dalam menegakan aturan Perda guna mendukung kemajuan Kota Medan. Antonius pun menyebutkan, bahwa keberadaan De Paris Hotel semenjak beroperasi pada Oktober 2020 lalu telah ditentang oleh warga karena kerap menimbulkan keresahan.

“Selain musik yang hinggar bingar, pastinya menganggu waktu istirahat dan juga menimbulkan kerumunan orang. Padahal sesuai dengan protokol kesehatan, tidak boleh ada kerumunan,” jelasnya.

Selaku anggota dewan, sambung Antonius, dirinya mendukung penuh langkah tegas Pemko Medan dalam melaksanakan penindakan dan memberikan sanksi tegas kepada tempat usaha, maupun tempat hiburan yang melanggar prokes. (map/ila).

Sekda Samosir Tinjau Lokasi Pembangunan SIKM Kopi

TINJAU: Sekda Kabupaten Samosir, Drs Jabiat Sagala MHum besama para pejabat lainnya saat meninjau PSIKM) di kawasan Sigulatti Sianjur Mulamula, Selasa (8/2).SOPIAN/SUMUT POS.

SOMOSIR, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Samosir, Drs Jabiat Sagala MHum meninjau lapangan rencana lokasi pembangunan Sentra Industri Kecil Menengah (SIKM) Kopi Samosir di Kawasan Sigulatti Kecamatan Sianjur Mulamula, Selasa,(8/2). Peninjauan bersama ini dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis DAK Fisik Bidang Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Lokasi Pembangunan Sentra IKM Kopi Samosir di Kawasan Sigulatti merupakan Program Pengembangan Sentra IKM (PSIKM) Sumber DAK IKM 2022 dari Kementerian Perindustrian RepubIik Indonesia.

“Diharapkan untuk pembangunan Sentra IKM Kopi Samosir agar disesuaikan dengan view yang menarik supaya wisatawan banyak datang berkunjung dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir khususnya masyarakat Kecamatan Sianjur Mulamula,” kata Sekda.

Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Sekretaris Koperindag.(int/azw)

Bupati Labuhanbatu Bercerita Sejarah HPN

BERSAMA: Bupati dan MOI Labuhanbatu Ucapkan Selamat HPN 2022.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu H Erik Adtrada Ritonga dan Ketua Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Labuhanbatu mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional (HPN). Keduanya secara bersamaan mengutarakan hal itu di Rantauprapat, Rabu (9/2).

Bahkan di Peringatan HPN 2022 yang mengangkat tema Hari Pers Nasional 2022, ‘Sultra Jaya Indonesia Maju’ itu Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga juga menuliskan status di akun Facebook-nya sejarah lahirnya Hari Pers Nasional.

Bupati Erik menuliskan, ketika Inggris menguasai wilayah Hindia Timur pada 1811, terbit surat kabar berbahasa Inggris “Java Government Gazzete” pada 1812. “Bataviasche Courant” kemudian diganti menjadi “Javasche Courant” yang terbit tiga kali seminggu pada 1829 yang memuat pengumuman-pengumuman resmi, peraturan-peraturan dan keputusan-keputusan pemerintah.

Abad ke-19, tulisnya untuk menandingi surat kabar-surat kabar berbahasa Belanda, muncul surat kabar berbahasa Melayu dan Jawa meskipun para redakturnya masih orang-orang Belanda. Seperti “Bintang Timoer” (Surabaya, 1850), “Bromartani” (Surakarta, 1855), “Bianglala” (Batavia, 1867), dan “Berita Betawie” (Batavia, 1874).

Kemudian lanjut Erik, pada 1907 terbit “Medan Prijaji” di Bandung yang dianggap sebagai pelopor pers nasional karena diterbitkan oleh pengusaha pribumi untuk pertama kali, yaitu Tirto Adhi Soerjo. Ketika Jepang berhasil menaklukkan Belanda dan akhirnya menduduki Indonesia pada 1942, kebijakan pers turut berubah.

Saat itu terdapat lima surat kabar yaitu Jawa Shinbun yang terbit di Jawa, Boernoe Shinbun di Kalimantan, Celebes Shinbun di Sulawesi, Sumatra Shinbun di Sumatra dan Ceram Shinbun di Seram.

Pada masa ini sejumlah tonggak sejarah pers Indonesia juga lahir, seperti LKBN Antara pada 13 Desember 1937, RRI pada 11 september 1945, dan organisasi PWI pada 1946 yang kemudian menjadi cikal bakal Hari Pers Nasional. Lahir pula TVRI, stasiun televisi pemerintah pada 1962.

September hingga akhir 1945, pers nasional semakin kuat ditandai dengan penerbitan “Soeara Merdeka” di Bandung dan “Berita Indonesia” di Jakarta, serta beberapa surat kabar lain, seperti “Merdeka”, “Independent”, “Indonesian News Bulletin”, “Warta Indonesia”, dan “The Voice of Free Indonesia”.

Hari Pers Nasional diperingati setiap tanggal 9 Februari, diambil dari tanggal lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1946.

Hari Pers Nasional ditetapkan Presiden Suharto pada 1985 melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.

“Selamat Hari Pers Nasional Wujudkan Pers Sehat Demokratis dan Merdeka,” tulisan Erik mengakhiri.

Sementara, Ketua Media online indonesia (MOI) Labuhanbatu Syaiful Bahri Ritonga mengatakan, profesi wartawan harus profesional dan jangan melupakan kaidah jurnalistik, kode jurnalis mutlak harus dikedepankan.

Seiring berkembangnya zaman, Syaiful berharap semoga media-media baik media cetak, elektronik dan online dapat terus mendidik rakyat dengan informasi faktual, mendidik negara dengan informasi kritis, dengan tujuan kesejahteraan rakyat.

“Selamat Hari Pers Nasional pada tanggal 9 Februari tahun 2022. Teruslah berkarya, menyajikan informasi yang berkualitas, mencerdaskan, serta jadilah akselerator perubahan,” tandas Syaiful Bahri. (fdh)