28 C
Medan
Monday, February 2, 2026
Home Blog Page 2774

Memanas! Fit and Proper Test KPID Sumut Banyak Kejanggalan, Ini Pengakuannya

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Situasi makin memanas pascapenetapan 7 nama komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut. Pasalnya, para peserta yang ikut seleksi merasa fit and proper test yang digelar Komisi A DPRD Sumut pada 20 dan 21 Januari 2022 lalu terkesan ‘ecek-ecek’ dan akhirnya melahirkan kejanggalan dalam mekanisme skoring yang berpotensi melanggar hukum.

Kecurangan inilah menjadi alasan para peserta buka suara dan akan dijadikan bukti saat melayangkan gugatan secara pidana dan perdata. Misalnya Ahmad Zainal Lubis SPd MM, sebagai peserta yang mendapat jatah fit and proper tes Hari Kamis, 20 Januari 2022. Dia diundang hadir kembali di Hari Jumat, 21 Januari 2022 pukul 15.00 WIB.

Setelah tiba di ruang Komisi A DPRD Sumut, Zainal menyaksikan adanya peserta yang memaparkan visi misinya tanpa membawa bahan tertulis sebagaimana syarat utama untuk dapat ikut uji kelayakan. Anehnya, orang tersebut bisa lolos menjadi anggota KPID Sumut.

“Kami kan peserta fit and proper test sesi pertama, besoknya disuruh datang oleh tenaga ahli komisi A bernama Khairul, mau foto bareng katanya. Datanglah saya. Saya terkejut, melihat salah seorang calon petahana tidak membawa bahan pemaparannya, dan itu dipertanyakan sama anggota Komisi A. Di sini saja dia sudah tidak patuh dengan syarat utama untuk uji kelayakan. Anehnya, kok bisa lolos dia,” beber Zainal, Jumat (28/1/2022) siang.

Video viral penolakan dari anggota Komisi A yakni Meryl Rouli Br Saragih dan Rudy Hermanto pada Sabtu, 22 Januari 2022 dini hari lalu, menjadi keyakinan dari peserta bernama Viona Sekar Bayu SKom untuk mempertanyakan dasar perolehan nilai 7 nama terpilih. Pasalnya, saat uji kelayakan berlangsung, tidak seluruh anggota dewan hadir, menyimak dan memberikan nilai terhadap visi dan misi yang mereka utarakan.

“Ketika saya fit and proper test kemarin, hanya ada 10-12 anggota dewan di dalam. Saya gak begitu hafal nama-nama mereka, hanya ada dua dewan yang aktif bertanya. Namun saya tidak tahu, apa yang menjadi tolok ukur fit and proper test kemarin. Saya sangat menyesalkan video dan berita yang beredar, kenapa nama-nama yang terpilih bukan hasil dari seluruh suara anggota dewan komisi A? Saya menilai, ada ketidakadilan di sini. Harusnya DPRD itu mewakili suara rakyat (suara anggota dewan semua dalam hal ini, khususnya Komisi A) bukan hanya suara beberapa orang saja,” tegas Viona.

Peserta lainnya, Valdesz Junianto Nainggolan mengatakan, dalam pelaksanaan fit and proper test, anggota Komisi A DPRD Sumut tidak menunjukkan rasa penghargaan mereka terhadap calon anggota KPID Sumut yang sedang memaparkan visi misinya. Anggota Komisi A tampak sibuk mengobrol, bermain gadget, dan keluar masuk ruangan.

“Selama pemaparan itu, saya merasa presentasi yang sudah saya kerjakan dengan sebaik-baiknya seperti tidak dihargai. Ada anggota Komisi A yang melihat-lihat HP, berbicara dan bisik-bisik, bahkan ada yang sambil menelepon dengan suara yang cukup keras yang mengganggu konsentrasi. Saya menyampaikan slide 26 halaman dan membagikan 10 print slide yang diperbanyak 20 eksemplar sesuai arahan staf Komisi A via WA,” ungkap Valdesz mengingat hari uji kelayakan sesi kedua.

Selaras, pengalaman tersebut juga dirasakan oleh Robinson Simbolon dan Eddy Iriawan. Saat proses uji kelayakan berlangsung, suasana ruang pemaparan sudah dapat ditebaknya sebagai formalitas saja. Sebab, ia hanya diuji oleh beberapa anggota komisi A yang di dalam ruangan cenderung berisik karena mementingkan obrolan pribadi dibanding memerhatikan pemaparannya.

“Saat fit and proper test yang hadir hanya 7 orang, rapat dipimpin Pak Subandi. Ketika paparan selama 10 menit, anggota dewan yg hadir asyik ngobrol, yang bertanya hanya 2 orang yaitu Pak Rudi Hermanto dan Pak Rudi Rangkuti. Suasananya tak serius dan agak bising. Kesan fit and proper test hanya formalitas sangat terasa. 13 anggota dewan yang lain entah di mana,” tukas Robinson.

Meski tidak ingin berkomentar banyak, peserta bernama Nurhasanah Nasution tetap merasakan keanehan dalam fit and propertest yang berlangsung. Menurut dia, para anggota Komisi A harus menyadari kesalahannya tersebut. Sebab, segala tindakan yang dilakukan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

“Di dalam ruangan dipuji-puji, ditepuk tangani. Intinya Komisi A DPRD harus jujur. Tuhan mencatat dan akan minta pertanggungjawaban,” ucap Nurhasanah mengingatkan.

Sementara itu, narahubung aksi penolakan hasil penetapan 7 nama anggota KPID Sumut periode 2021-2024, T Prasetiyo MIKom dan Dr Topan Bilardo Marpaung, yang dijumpai di salah satu kafe di kawasan Jalan Sudirman Medan menegaskan, penolakan mereka ini adalah bentuk nyata untuk memutus rantai kecurangan yang dilakukan oleh oknum Komisi A dalam pemilihan lembaga adhoc.

“Itulah pengalaman kami dan teman-teman yang lain. Bukan dibuat-buat. Itu faktanya. Kita sedih dan marah melihat perilaku ini membudaya. Kami akan kawal terus kasus ini. Kalau bisa, pemilihan diulang. Siapapun yang terpilih, kita tidak keberatan asal prosesnya jujur dan taat aturan,” ungkap Prasetiyo didampingi Topan. (adz)

Galaxy S21 FE 5G Jadi Smartphone Impian Gen Z Masa Kini

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sekarang smartphone itu udah jadi bestie dari Gen Z masa kini, siap nemenin aktivitas Gen Z seharian untuk penuhin semua life goals dan buat Gen Z jadi lebih inspiratif. Berdasarkan kebutuhan tersebut, Samsung menghadirkan berbagai fitur inovatif untuk buat hidup Gen Z semakin epic, salah satunya melalui Samsung Galaxy S21 FE 5G.

Gaya hidup Gen Z yang serba dinamis dan colorful menuntut mereka untuk tampil anti-mainstream. Untuk itulah Galaxy S21 FE 5G menghadirkan 4 pilihan warna baru anti-mainstream yaitu Olive, Lavender, Graphite serta White yang buat semua orang pengen punya smartphone kayak kamu.

Design unik khas Galaxy Contour Cut juga buat Galaxy S21 FE 5G kelihatan lebih premium dan kekinian. Gen Z yang anti ribet juga butuh smartphone yang compact, serta ringan agar bisa mereka genggam dalam waktu yang lama. Untuk itulah Galaxy S21 FE 5G punya slim form factor dengan ketebalan 7.9mm dan berat 177 gram, siap disimpan di kantong saku tanpa perlu worry.

Buat Gen Z yang hobi banget ngabisin waktu untuk marathon streaming serta gaming, Galaxy S21 FE 5G hadirkan layar Dynamic AMOLED 2X 6,4 inci yang super clear, crisp, serta immersive. Dengan Design Infinity-O Display serta tingkat kecerahan 1200 nits dan rasio 20:9 buat pengalaman cinematic jadi super epic.

Tampilan konten juga kelihatan super smooth dan seamless karena dukungan refresh rate 120 Hz, dan adanya touch sampling rate 240Hz buat pengalaman gaming Genshin Impact sangat flawless. Say goodbye to lag and delay. Semua pengalaman immersive ini bisa kamu nikmatin dimana aja bahkan ketika lagi makan-makan cantik atau ngopi kekinian bareng bestie atau doi.

Galaxy S21 FE 5G juga sudah dilengkapi ONE UI 4 yang berbasis Android 12. Tampilan baru ONE UI 4 yang lebih clean dan fresh juga bisa kalian ubah-ubah mulai dari warna icon, homescreen, wallpaper dan lainnya. Buat tampilan Galaxy S21 FE 5G kamu sesuai dengan hidup kamu yang dinamis dan penuh warna. Dijamin bakal buat smartphone kamu jadi lebih unik, dan ningkatin mood kamu jadi makin hepi.

Samsung juga bawa fitur keamanan super canggih, Samsung Knox yang akan jaga semua data-data rahasia kamu dari tangan-tangan jahat sehingga kamu gak perlu worry lagi berselancar di dunia maya. Untuk mendukung tren workation yang belakangan lagi hype, Samsung Dex permudah hidup kamu untuk pindahin semua konten kreatif kamu ke laptop dengan satu sambungan kabel. Bikin semuanya jadi serba instan dan cepat. Tak lupa juga dengan adanya dukungan sertifikasi IP68 dan Gorilla Glass Victus buat smartphone kamu tahan sayatan, anti debu, air hingga segala macam bentuk cairan, buat kamu less worry dan more confidence untuk kerja dimana aja dan kapan aja.

Untuk melengkapi semua pengalaman epic di atas, dukungan Samsung Care+ yang tersedia di 128 service center Samsung di seluruh Indonesia serta kemudahan layanan after services yang bisa kamu akses dari live chat, whatsapp, dan lainnya benar-benar memudahkan kamu apabila smartphone kamu kena masalah di kemudian hari. Samsung juga tawarkan opsi cicilan 0% serta program trade in lho, buat kamu segera pindah ke Galaxy S21 FE 5G.

Gak perlu alasan lagi kan untuk jadiin Samsung Galaxy S21 FE 5G daily driver kamu? Smartphone paling canggih yang siap diandalkan mulai dari kerja berat, bikin konten kreatif inspiratif, serta bikin kamu selalu secure dengan berbagai fitur epic ini sudah bisa kamu dapatkan melalui berbagai retailer resmi atau secara online di :
https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-5g/galaxy-s21-fe-5g/buy/ (rel/adz)

B20 Inception Meeting: Menko Airlangga Tekankan Perlunya Komunikasi Strategi

JAKARTA, SUMUTPOS.JAWAPOS.COM – Sebagai Presidensi G20 tahun 2022, Indonesia akan fokus pada tiga isu utama yakni memperkuat arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi berbasis digital, dan transisi energi. Dalam Presidensi G20 Indonesia juga diupayakan penciptaan ide-ide baru untuk mempercepat pemulihan global dan mewujudkannya melalui berbagai aksi nyata bagi kehidupan masyarakat lintas batas dan lintas negara.

Sebagaimana diketahui, perekonomian global saat ini menghadapi tantangan pemulihan yang tidak merata dan ketidakpastian global, yang berdampak pada perekonomian negara berkembang dan maju, baik bagi negara anggota G20 maupun di luar G20. Untuk itu, dalam mendukung G20 agar dapat mencapai pertumbuhan yang inklusif, kuat dan berkelanjutan, Forum Business20 (B20) harus dapat menjembatani antara konsep dan ide dengan aksi nyata, sehingga G20 dapat diimplementasikan secara kongkret.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi media diskusi antara Pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat regional maupun global, untuk mengomunikasikan strategi untuk memastikan percepatan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada acara “B20 Inception Meeting” yang dilaksanakan di Jakarta, Kamis (27/01).

Menko Airlangga juga menekankan perlu ditemukannya cara untuk mencapai keseimbangan antara pemulihan dari pandemi dan pemulihan ekonomi. Pembukaan kembali kegiatan ekonomi, bisnis dan masyarakat perlu diiringi dengan diperkuatnya sistem kesehatan dalam mengendalikan penyebaran virus.

Peristiwa pandemi menegaskan bahwa pengambilan kebijakan terkait kesehatan yang tepat sasaran akan menopang ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Kebijakan kesehatan yang lebih kuat adalah kunci exit strategy.

Sementara itu, dalam kaitannya dengan pengembangan digitalisasi, Indonesia mengajak negara anggota G20 untuk meningkatkan upaya dalam memastikan transformasi digital berlangsung, karena inovasi dan teknologi akan bermanfaat bagi yang dapat mengelolanya. Forum B20 diharapkan dapat berbagi pengetahuan tentang bagaimana mempersiapkan pekerja dan sumber daya manusia untuk pekerjaan di masa depan.

Dalam upaya mempercepat transisi energi bersih, terutama di negara berkembang, komitmen tegas telah dibuat pada KTT G20 Roma dan COP26 Glasgow. Dengan bantuan Forum B20, G20 dapat bergerak cepat ke implementasi sektor energi dengan menempatkan kerangka kerja untuk mencapai tujuan Perjanjian Paris.

Dengan demikian, dunia usaha dan Pemerintah harus dapat bersinergi dan yang tidak kalah penting adalah agar pada Forum B20, setiap negara harus dapat mengesampingkan perbedaan politik serta meningkatkan kerjasama dengan anggota B20 lainnya.

“Kita juga perlu bermitra dengan sektor bisnis untuk memastikan pemulihan yang lebih hijau. Tanpa dukungan keuangan yang nyata dan berkelanjutan, kita mungkin tidak dapat mencapai target ’emisi nol bersih global’ pada pertengahan abad ini, di tahun 2060,” pungkas Menko Airlangga.

Acara B20 Inception Meeting yang dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo tersebut, turut dihadiri secara daring dan luring antara lain oleh jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, Chair B20 Shinta Kamdani, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Arsjad Rasyid, Executive Chairman of the World Economic Forum Klaus Schwab, dan para delegasi dari berbagai negara B20. (ag/fsr/*)

Rutan Labuhan Deli Limpahkan 60 Tahanan ke Kabanjahe

Tahanan: Warga binaan Rutan Labuhan Deli saat tiba di Rutan Kabanjahe.

KARO, SUMUTPOS.CO – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe menerima pindahan warga binaan sebanyak 60 orang dari Rutan Kelas I Labuhan Deli, Senin (24/1).

Selain mengatasi over kapasitas, pemindahan warga binaan juga bertujuan untuk mendukung implementasi program revitalisasi pemasyarakatan.

Proses penerimaan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Dimulai dari pengecekan administrasi, kesehatan, pemeriksaan badan dan barang bawaan warga binaan.

Sebelumnya, 60 warga binaan tersebut juga sudah menjalani rapid tes dengan hasil nonreaktif.

Setelah proses penerimaan selesai kemudian akan dilakukan Masa Pengenalan lingkungan (Mapenaling ) 30 hari dengan kegiatan Pengenalan Lingkungan, Program kebersihan, Kesadaran Berbangsa bernegara dan Latihan baris berbaris.

Seluruh proses penerimaan warga binaan ke Rutan Kabanjahe sudah mengikuti standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta berlangsung aman dan tertib. (deo/azw)

Ondim Terima Silaturahim Baznas dan Dua OKP

SILATURAHIM: Pemerintah Kabupaten Langkat menerima audiensi orgnisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), di Rumah Dinas Wakil Bupati Langkat, Stabat, Kamis (27/1).

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Langkat menerima silaturahim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Langkat dan dua audiensi organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), di Rumah Dinas Wakil Bupati Langkat, Stabat, Kamis (27/1) pagi.

Adapun kedua OKP itu, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Langkat dengan Pengurus Daerah Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (PD II GM FKPPI) Sumut

Dikatakan Syah Afandin, silaturahim dengan ketua Baznas Ustad H Panjang Harahap dan M Jamil bertujuan membahas kepempimpinan Baznas Langkat. Hal itu bertujuan untuk perkembangan dan berjalannya program program yang nantinya akan memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dikatakan putra Melayu itu, Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus berkordinasi dan mendukung program itu, demi sukses dan terlaksananya wacana yang telah dicanangkan. “Hingga manfaat dan keberadaannya dirasakan dalam kemaslahatan masyarakat tanah betuah ini. Kami pemerintah, tentunya mendukung program BAZNAS untuk kemaslahatan umat,” ungkap mantan wakil rakyat dari Fraksi PAN itu.

Selanjutnya, pejabat yang biasa disapa Ondim itu menerima audiensi Sekretaris KNPI Langkat Maulana Akbar beserta unsur kepanitiaan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) dan Musyawarah DPD KNPI Langkat.

Audiensi itu bertujuan sebagai silaturahim sekaligus memohon bimbingan dan arahan, serta mengundang Plt Bupati Langkat hadir pada Musda Pemuda KNPI Langkat, pada 4-5 Pebruari 2022 mendatang.

Pejabat asal Brandan itu mengapresiasi dan mendukung kegiatan Musda KNPI yang akan dilaksanakan pada Pebruari mendatang.

Terakhir, Ondim menerima Audensi PD ll GM FKPPI Sumut, yang dipimpin Sekretaris Yan Surya Darma didampingi Medinawaty SH, Wakil Ketua Sukirman, Wakil Sekretaris Ali Akbar SE, dan Ketua GM FKPPI PC 0215 Langkat Dedy Putra Lubis bersama Sekretaris Anggiat Siagian, Bendahara Zulkarnain.

Sekretaris PD ll GM FKPPI Sumut Yan Surya Dharma berterima kasih atas kesediaan dan kesempatan yang diluangkan Ondim. Disampaikan Surya, audensi dalam Rangka Pembentukan Pengurus Cabang 0215 GM FKPPI Kabupaten Langkat, serta mohon bimbingan dan arahan untuk kebaikan dan lancarnya kegiatan.

Ondim mengucapkan terima kasih atas kedatangan tamunya serta mengapresiasi rencana kegiatan Pembentukan Pengurus Cabang 0215 GM FKPP Kabupaten Langkat.

“Semoga nantinya dapat memilih kepengurusan yang mampu memajukan PC 0215 GM FKPPI Kabupaten Langkat, menjadikan lebih baik lagi dan dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Hadir mendampingi Plt Bupati, Plt Asisten Adm Tata Pemerintahan Drs Basrah Pardomuan, Kadis Kominfo H Syamadi SSos MSP, Kadispora Ngaturken SPd, Kakan Kesbangpol Faisal Badawi SSos, Kabag Prokopim Mahardhika Sastra Nasution SSTP MAP.(rul/azw).

Perwiritan dan Hafidz Audiensi ke Wali Kota Binjai

AUDIENSI: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah (dua kiri) menerima audiensi pengurus perwiritan ibu-ibu di rumah dinas, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Selasa (25/1).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menerima audiensi dari ibu-ibu Perwiritan Kelurahan Sumbermulyo Rejo, Binjai Timur dan 25 orang hafidz Alquran di rumah dinas, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Selasa (25/1).

Ketua Perwiritan, Asni menjelaskan kedatangannya dalam rangka mengundang Wali Kota Binjai ke Kelurahan Sumbermulyo Rejo untuk melaksanakan syukuran atas kepemimpinannya saat ini.

Syukuran ini rencananya akan dilaksanakan pada 30 Januari 2022 mendatang dan akan diisi dengan berbagai kegiatan.

Satu di antaranya adalah melaksanakan Salat Tasbih dan sedekag subuh. “Sedekah ini nantinya akan dibagikan ke masjid-masjid sekitar,” ujar dia.

Asni juga menginformasikan pelaksanaan MTQ tingkat kelurahan yang mulai dilaksanakan, dan meminta dukungan dari Pemko Binjai.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Binjai mendukung semua kegiatan yang dilakukan kelompok perwiritan di Kelurahan Sumbermulyo Rejo tersebut.

Dia meminta para ibu yang datang untuk tetap berbuat kebaikan dan membantu orang lain dengan ikhlah. “Bantulah dengan ikhlas dan jangan ada iri dengki,” pungkasnya. (ted/azw)

Pengangkatan P3K Dinilai Tak Tepat Sasaran, Guru Honorer di Karo Kecewa

Ilustrasi.

KARO, SUMUTPOS.CO – Sebagian besar status guru yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Karo masih berstatus honorer. Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bagi para guru honorer juga dinilai tidak tepat sasaran.

Terkhusus bagi guru honorer yang sudah mengajar 3 tahun sampai 30 tahun masa kerja.

Hal ini diungkapkan seorang guru honorer Antonius Berahmana (55), pada wartawan Kamis (27/1) siang. Menurut guru honorer di SD Negeri 046574 Sadaperarih SD Negeri 044830 Cinta Rakyat dengan ijazah Sarjana Strata Satu Sastra Inggris yang sudah mengabdikan diri mengajar selama lebih 25 tahun.

“Kami sangat sedih, dengan adanya program P3K untuk guru honorer yang masih belum tepat sasaran dalam melaksanakan peraturan pengangkatan untuk P3K. Kami khususnya guru yang berizajah Bahasa Inggris di Karo tidak dibuka formasi dengan alasan kuota penuh. Artinya tidak di buka kesempatan untuk mengikuti ujian tersebut. Padahal menurut kami dengan masa pengabdian 3 tahun ke atas sudah sewajarnya di angkat menjadi ASN mengingat guru merupakan jantungnya negara ini,” katanya.

Meski posisi guru sangat penting, namun para honorer justru merasa tertindas. “Mami punya ijazah S1, tapi nasib kami sangat menyedihkan. Masih ada teman kami yang mendapat gaji honor hanya Rp150 ribu/bulan Itupun dibayarkan 3 bulan sekali,” lirihnya

Meski menderita, namun mereka terpaksa bertahan demi sebuah pengabdian dan kelangsungan hidup.”Kami berharap suatu saat ada perhatian pemerintah kepada kami. Dan saat ini ada kesempatan kepada kami yang bertahan dalam pengabdian malah terkesan diabaikan oleh pemerintah khususnya pihak Dinas Pendidikan Tanah Karo,” katanya.

Hal senada dikatakan Revina (41), guru honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi. Wanita ini juga berijazahkan S1 Sastra Inggris. Namun di Dapodik dia terdaftar sebagai guru kelas. “Itu sebabnya nomor peserta ujian P3K mereka keluar semua. Tapi yang kami sangat sayangkan formasi untuk guru bahasa Inggris tidak dibuka di Karo, alasannya jurusan dengan jabatan sebagai guru kelas tidak linier. Formasi untuk guru bahasa inggris di bilang penuh. Padahal kurikulum untuk muatan lokal bahasa Inggris di SD untuk kelas 4,5,6 sudah ada,” katanya.

“Mengapa tidak diusulkan hal tersebut, di mana nilai pengabdian dan keadilan untuk kami selama ini. Banyak sekali kami guru kelas dengan ijazah Sastra Inggris khususnya, namun tidak di buka kesempatan. Malah kami yang di salahkan, kenapa tidak kuliah PGSD saja dulu kata pihak dinas sementara Dapodik kami sebagai guru kelas mereka yang membuat. kami mengajar sudah bertahun tahun dengan gelar sarjana pendidikan yang kami punya,” ujarnya.

Harapan mereka, program P3K ini memang betul-betul mengutamakan para guru honorer yang sudah mengajar bertahun tahun. Karena ini kesempatan dan seharusnya pengabdian mereka selama ini dinilai dan diapresiasi bukan malah dikritik. “Untuk itu tolonglah bagi para pemangku jabatan di bidangnya di daerah kami ini mengajukan ke BKN pusat keluhan dan permohonan kami yg selama ini,” ucap Revina yang mengajar di SD Negeri 047178 Desa Kineppen Kecamatan Munthe Kabupaten Karo ini. (deo/azw)

Dharma Wanita Labuhanbatu Sosialisasi Bahaya Kanker Payudara

SOSIALISASI: Dharma Wanita Kabupaten Labuhanbatu sosialisasi mengenai kanker payudara yang bertajuk "Pencegahan, Deteksi Dini, dan Penanganan Kanker Payudara’ pada (26/1) di Aula Kantor PKK Jalan WR Supratman Rantauprapat.fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Dharma Wanita Kabupaten Labuhanbatu melakukan sosialisasi mengenai kanker payudara yang bertajuk ‘Pencegahan, Deteksi Dini, dan Penanganan Kanker Payudara’, Rabu (26/1) di Aula Kantor PKK Jalan WR Supratman Rantauprapat.

Narasumber sosialisasi tersebut dr Nuraini Siregar, MKM dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Labuhanbatu.

Ketua Dharma Wanita Kabupaten Labuhanbatu Diah Yusuf Siagian mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulannya dan harapannya ilmu yang didapat bisa memberikan manfaat dan dapat disosialisaikan kepada keluarga dan masyarakat.

“Pertemuan bulanan ini merupakan kegiatan rutin dharma wanita setiap bulannya dan saya berharap sosialisasi ini akan menambah ilmu kita sehingga kita dapat mensosialisakan kepada keluarga dan masyarakat sekitar kita,” kata Diah

Dalam sosialisasi tersebut, dr Nuraini memaparkan kanker yang terbanyak menjangkit wanita adalah kanker payudara dengan 34,40%, kanker serviks dengan 19,32%, kanker ovarium dengan 7,84%, kanker kolorektal 6,42%, kanker thiroid 4,64%, kanker paru-paru dengan 4,46%, kanker rahim dengan 3,37%, kanker leukimia dengan 3,08%, kanker Non-hogdkinlymphoma dengan 2,82%, kanker hati dengan 2,49%.

Dari hasil survey tersebut kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak terjangkit pada wanita, untuk itu saat ini YKI lagi menggalakkan sosialisasi mengenai kanker payudara.

Kanker Payudara merupakan penyakit tumor ganas diseluruh jaringan payudara kecuali jaringan kulit payudara yang dapat menyebar (metasis) ke organ – organ yang lain dan menyebabkan kematian.

Adapun yang beresiko terkena kanker payudara adalah perempuan yang mendapatkan menstrubasi pertama pada usia kurang dari 12 tahun, perempuan yang menopause diatas usia 50 tahun, belum pernah melahirkan, tidak pernah menyusui, melahirkan anak pertama diusia lebih dari 35 tahun, riwayat adanya penyakit tumor jinak serta adanya riwayat penyakit kanker pada anggota keluarga lainnya

Kanker payudara dapat dideteksi sejak dini dengan cara identik dengan skrining kanker payudara, upaya menemukan KPD pada wanita atau sekelompok masyarakat yang tidak ada keluhan dengan faktor resiko, dan tujuan menurunkan morbiditas dan mortalitas.

Pengobatan kanker payudara ada beberapa cara yaitu dengan operasi, kemoterapi, radioterapi, hormonal therapy, targeting therapy, combined therapy. (fdh)