27 C
Medan
Monday, February 2, 2026
Home Blog Page 2776

DPD AMPI Kota Medan Gelar Vaksinasi Tahap III

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Guna menunjang program pemerintah dalam rangka menekan pandemi Covid, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Medan menggelar vaksinasi tahap III atau yang lebih dikenal dengan sebutan vaksin booster di Lapangan Merdeka, Kamis (27/1).

Ketua Panitia Ricky Rangkuti, mengatakan digelarnya vaksin booster ini untuk mempertahankan status Level I yang disandang Kota Medan dan tak ingin kembali ke Level II. Bahkan,  kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi DPD AMPI Kota Medan dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, sekaligus ingin menunjukkan kepada masyarakat kalau AMPI bukan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) premanisme, tapi organisasi yang peduli dengan masyarakat serta mendukung program-program pemerintah.

“Bukti kepedulian terhadap masyarakatadalah dengan mengumpulkan masa yang ada di 21 Kecamatan se-Kota Medan untuk dilakukan vaksinasi tahap III, dengan target 1000 dosis atau 1000 orang dalam waktu dua hari dimulai hari ini dan besok, Jumat (28/1),” ungkapnya.

Pelaksana tugas Ketua DPD AMPI Kota Medan, Amas Muda Siregar, mengatakan giat vaksinasi tahap III ini sebagai upaya membantu pemerintah dalam menekan Virus Corona jenis Omicron. Sekaligus menterjemahkan program-program Partai Golkar dalam kedekatannya kepada masyarakat.

Ketua DPD AMPI Sumatera Utara David Luther Lubis, sangat mengapresiasi digelarnya vaksinasi DPD AMPI Kota Medan tersebut. Mudah-mudahan apa yang dilakukan DPD Kota Medan ini dapat membantu Pemko Medan dalam menekan merebaknya Varian Omicron.

“Hari ini varian omicron mulai menghantui Kota Medan, dan hari ini juga, AMPI Kota Medan ikut terlibat dalam membantu pemerintah memberikan vaksin Booster guna mencegah merebaknya varian omicron tersebut,” ungkap David.

Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Golkar M Rizki Nugraha, mendukung penuh digelarnya vaksin booster DPD AMPI Kota Medan. Bahkan, dirinya berharap kegiatan serupa juga dilakukan organisasi lain yang ada di Kota Medan.

“Kita tahu saat ini Kota Medan berada di PPKM LeveI I. Namun dengan masuknya Varian Omicron menjadi kekhawatiran di masyarakat. Mudah-mudahan dengan kepedulian berbagai pihak melaksanakan vaksinasi seperti yang dilaksanakan AMPI Medan ini, Kota Medan akan turun level menjadi zona hijau,” harapnya.

Sementar itu, warga Medan Johor Lim Kuat mengucapkan terima kasih kepada DPD AMPI Kota Medan yang telah menggelar vaksin booster ini.  “Kegiatan ini membuktikan AMPI dekat dengan masyarakat. Dengan adanya vaksin tahap III ini, masyarakat jadi terbantu. Terutama dalam hal daya tahan tubuh guna mencegah masuknya Virus Covid Omicron,” ungkapnya. (Rel)

PFI Medan Latih Fotografi Anak Desa Wisata Bukit Lawang

Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menggelar pelatihan fotografi dasar dan ponsel untuk anak- anak desa wisata di Rock Island, Bukit Lawang, Langkat, Kamis (27/1). Ist/Sumut Pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan mengelar pelatihan fotografi dasar dan ponsel untuk anak- anak Desa wisata di Rock Island, Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Kamis (27/1). Pelatihan tersebut dibimbing oleh Dosen fotografi dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ( UMSU) Dr. M. Said Harahap M.Ikom.

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi mengatakan, pelatihan fotografi tersebut merupakan kegiatan pengabdian organisasi agar  dapat bermanfaat bagi masyarakat.

PFI Medan ingin kelak ada fotografer muda berbakat yang berasal dari desa wisata Bukit Lawang. Harapannya, para generasi muda tersebut dapat mengembangkan pariwisata melalui visual fotografi.

“Materi diskusi yang diberikan pun cukup sederhana. Hanya seputar fotografi dasar dan fotografi ponsel.Kita ingin anak-anak di sini bisa memanfaatkan fasilitas ponsel pintar yang mereka miliki jadi alat untuk berkarya,” ujar Ketua PFI Medan Rahmad Suryadi.

Pengurus Anak Asuh Colibri, Yusuf Sihotang mengungkapkan, pelatihan fotografi  tersebut sangat bermanfaat bagi anak-anak. Melalui kegiatan positif ini kita dapat melihat potensi anak-anak desa wisata Bukit Lawang, dalam menyalurkan minat mereka dalam mempelajari teknik fotografi.

“Semoga melalui pelatihan fotografi ini, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan mereka untuk mempromosikan desa wisata Bukit Lawang ini, paling nggak melalui media sosial”, ungkapnya.

Pengelola Rock Island, Bukit Lawang yang merupakan Komandan SAR Bukit Lawang, Alex Alzuhri menilai pelatihan fotografi yang digelar PFI Medan sangat positif dan menarik.

Menurutnya, banyak potensi anak-anak yang harus dikembangkan, karena dunia visual dan digital perlu dipahami dan dipelajari agar tidak tertinggal dari perkembangan teknologi.

“Kita mengembangkan Rock Island, Bukit Lawang, menjadi lokasi wisata dan pusat pendidikan latihan. ” Kemarin kita sudah melatih anak-anak panjat tebing alam, hari ini para jurnalis dari Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menggelar pelatihan fotografi. Kedepannya kita juga akan menyelenggarakan pelatihan untuk kebencanaan”, ujarnya.

Puluhan anak- anak didesa wisata Rock Island terlihat antusias saat mendengar arahan dan bimbingan Dosen fotografi Kampus UMSU Dr. M. Said Harahap M.Ikom, yang juga merupakan salah satu Dewan Pembina di PFI Medan.(Tri)

Menko Airlangga Tekankan Penting Kembangkan Model Bisnis yang Berdaya Saing

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM – Optimisme sektor industri terus terlihat pada Triwulan IV tahun 2021 dengan kembalinya PMI Manufaktur di level ekspansif dengan capaian 53,5. Utilisasi industri pengolahan juga terus meningkat dan mencapai yang tertinggi sebesar 67,6%. Impor Barang Modal dan Bahan Baku juga tumbuh masing-masing 23,1% dan 60,5% secara year on year di bulan November 2021. Hal ini mencerminkan bahwa sektor industri semakin solid dalam menopang pemulihan ekonomi nasional.

“Melalui penciptaan pusat-pusat ekonomi baru, pembentukan kawasan strategis ekonomi, serta memberikan insentif yang menarik untuk berbagai Kawasan Industri (KI), termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pemerintah terus mendorong pemulihan ekonomi dan peningkatan investasi di daerah,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual dalam acara dialog nasional bertajuk “Strategi Meningkatkan Daya Saing Kawasan Industri Indonesia” yang diselenggarakan oleh Himpunan Kawasan Industri (HKI), Kamis (27/01).

Menko Airlangga dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa pengembangan KI diutamakan di luar Pulau Jawa dan difokuskan pada percepatan penyediaan sarana penunjang, infrastruktur, mempercepat perizinan, guna mendorong peningkatan investasi, juga bentuk-bentuk kerja sama antara Pemerintah dan Badan Usaha.

“Peningkatan daya saing di sektor industri tidak lepas dari dukungan infrastruktur, juga terkait dengan aplikasi teknologi. Tentunya industri yang berbasis hilirisasi, substitusi impor, orientasi ekspor, dan juga pendalaman struktur value chain membutuhkan SDM yang tangguh,” kata Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sektor Industri. Melalui PP tersebut diharapkan dapat diwujudkan industri yang mampu menjadi pengungkit pengembangan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja dan juga meningkatkan daya saing ekspor, serta mampu menarik investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Lebih lanjut, Pemerintah juga terus melakukan percepatan program PSN melalui percepatan pembangunan infrastruktur kewilayahan guna mendukung pengembangan industri. Total investasi kegiatan tersebut mencapai Rp5.698,5 triliun, dimana kontribusi dari swasta mendekati kisaran 70%.

“Hingga bulan November tahun 2021, telah selesai sebanyak 32 proyek. Sementara itu, 25 proyek dan 7 program telah beroperasi sebagian, 93 proyek dalam tahap konstruksi, 10 proyek dalam transaksi, terutama financing, dan 48 proyek dalam tahap penyiapan,” ungkap Menko Airlangga.

Sehubungan dengan Presidensi Indonesia dalam Forum G20 tahun ini, Menko Airlangga kembali menegaskan bahwa momentum ini akan mendorong peningkatan lapangan kerja secara langsung, meningkatkan konsumsi domestik, dan meningkatkan PDB nasional. Ini merupakan momentum bagi para pelaku usaha dan industri yang juga berada di dalam kawasan ataupun yang terhimpun dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Tentunya hal ini juga akan difasilitasi dalam penyelenggaraan Business20 (B20), guna memperkuat kerjasama business to business antar para pelaku industri dan usaha.

”Kita perlu terus menarik investasi, terutama untuk memperbaiki daya saing di berbagai sektor yang nilai tambah maupun value chain-nya perlu diperdalam, antara lain, makanan dan minuman, otomotif, kimia, farmasi, produk tekstil, dan kesehatan. Untuk itu, penting dikembangkan model-model bisnis yang tentunya bisa mendorong ekosistem yang lebih berdaya saing di pasar regional. Tentu kita harapkan agar pelaku usaha, pelaku ekonomi dan juga pengusaha dari HKI dapat memberikan masukan sekaligus upaya untuk menyerap dan mempromosikan investasi di Indonesia,” pungkas Menko Airlangga. (ltg/fsr/*)

Sekber Nahdliyin Sumut Diresmikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretariat Bersama (Sekber) Nahdliyin (Warga NU) Sumut, diresmikan. Acara peresmian ditandai dengan Kenduri, Tahlilan, kirim doa untuk Ulama NU serta pemotongan nasi tumpeng di Jalan Menteng VII Gang Sepakat Medan, Kamis (27/1/2022).

Syukuran dan peresmian Sekber Nahdliyin Sumut yang diinisiasi kader-kader muda NU, Eriza Hudori dan Husein Tanjung dihadiri beberapa tokoh NU Sumut, diantaranya Drs KH Anwar Noor Siregar, Ketua IKA PMII Sumut Ance Selian, Musaddad Daulay, Dr Aswan Jaya, H Mahsin, Ketua Muslimat NU Medan serta para sejumlah pengurus Banom NU Sumut. Dalam kegiatan itu tampak hadir juga Kakan Kemenag Kota Medan, Dr Impun Siregar.

KH Anwar Noor Siregar dalam tausyiahnya mengatakan, dirinya sangat menyambut baik keberadaan Sekber Nahdliyin Sumut karena sekber ini akan menghidupkan ghiroh Nahdliyin di Sumut. “Mari kita isi Sekber ini dengan kegiatan kegiatan NU sehingga semangat NU akan semakin meningkat di kalangan Nahdliyin. Ada Halaqoh, ada Lailatul Ijtima’ ada Muzakaroh sejumlah kegiatan ini harus kita galakkan sehingga semangat ber NU akan terus berkembang di kalangan Nahdliyin,” kata mantan Ketua Tanfidziyah PWNU Sumut ini.

KH Anwar Nur mengungkapkan, kekuatan NU ini ada pada jamaahnya. Jadi kalau jamaah NU di Sumut ini kuat, maka akan kuat NU di Sumut ini. Tapi kalau Nahdliyin Sumut-nya lemah, maka NU nya juga akan lemah. “Oleh karena itu, mari kita hidupkan sekber ini untuk menguatkan jamaah NU dengan sejumlah kegiatan kegiatan pelatihan sehingga kita akan menjadi kuat,” kata KH Anwar Nur.

Hal senada juga disampaikan Ance Selian. Dikatakannya, Sekber ini harus dijadikan wadah penguatan generasi muda NU sehingga generasi muda NU di Sumut ini bisa tampil untuk membesarkan NU di Sumut. “Saya juga mengingatkan bahwa keberadaan Sekber ini jangan dipolemikkan dari siapa untuk apa dan untuk siapa. Akan tetapi Sekber ini harus dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sesama warga NU khusunya di Sumut,” kata Ance.

Sementara Musaddad Daulay mengharapkan Sekber Nahdliyin Sumut ini menjadi kegiatan kultur NU yang selama ini kurang kita galakkan. “Saya akan hadir dalam kegiatan kegiatan di Sekber ini karena saya nilai Sekber ini sangat baik,” tegas Musaddad.

Sebelumnya Inisiator pengundang Eriza Hudori mengatakan, keberadaan Sekber Nahdliyin ini untuk memperkuat kultur NU di Sumut serta sebagai tempat bagi warga NU di Sumut. “Sekber ini bukan untuk menandingi keberadaan NU struktural, melainkan untuk mensinergikan penguatan kultural NU. Kegiatan kegiatan kultural NU akan kita gelar di Sekber ini secara kontiniu,” kata Eriza. (adz)

Pisah Sambut Dandim 0208, Bupati Asahan Berikan Cendramata

CENDERAMATA: Bupati Asahan memberikan cenderamata Pisah sambut Dandim 0208/Asahan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan menyelenggarakan acara pisah sambut Dandim 0208/Asahan dari Letkol Inf. Sri Marantika Beruh, kepada Letkol Inf. Franki Susanto, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (25/1).

Dikesempatan ini Letkol Inf. Sri Marantika Beruh, S. Sos, M. Ipol mengucapkan terima kasih telah melaksanakan acara pisah sambut malam hari ini kepada saya sebagai Dandim 0208/Asahan.

Beliau juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan selama ini oleh Forkopimda Kabupaten Asahan, Batu Bara dan Kota Tanjung Balai kepada saya, dalam melaksanakan tugas di Kodim 0208/Asahan, sehingga tugas yang saya emban selama di Kodim 0208/Asahan dapat terlaksana dengan baik.

Dikesempatan ini juga beliau berharap kepada Dandim 0208/Asahan yang baru Letkol Inf. Franki Susanto, SE dapat membuat 3 wilayah tersebut menjadi lebih baik lagi kedepannya. “Saya yakin Letkol Inf. Franki Susanto, SE dapat bersinergi dengan Forkopimda 3 wilayah tersebut dalam menjalankan setiap program kerja,” ucap beliau.

Selanjutnya beliau memohon maaf jika selama bertugas di Kodim 0208/Asahan ada kesalahan yang menyinggung perasaan masyarakat Kabupaten Asahan, Batu Bara dan Kota Tanjung Balai. “Perpisahan malam ini menjadi sebuah kenangan indah bagi saya dan keluarga,” ucap beliau menutup sambutannya.

Dandim 0208/Asahan yang baru Letkol Inf. Franki Susanto, SE mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan untuk dirinya dan keluarga. Dirinya merasa senang karena diterima di Bumi Melayu (Kabupaten Asahan, Batubara dan Kota Tanjung Balai). (dat/ram)

Pengaduan Masyarakat Soal Dana Desa, Kordinasi dengan Camat dan Inspektorat

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Batubara, Radiansyah Fitrianda Lubis.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Pengaduan masyarakat soal kebijakan penggunaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021 sedang marak. Seperti diketahui, ada sejumlah kalangan penggiat anti korupsi di Batubara menyampaikan pengaduan penggunaan Dana Desa kepada Aparat Penegak Hukum (APH), Rabu (26/1)

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Radyansyah Fitrianda Lubis, saat dikonfirmasi Sumut Pos menyatakan untuk jalur pengaduan ini, pihaknya akan berkoordinasi kepada Camat dan diteruskan ke Inspektorat.

“Kemudian, kami juga akan bermohon kepada Inspektorat, karena ada advisnya sebagai aparatur internal pemerintah untuk melakukan pengawasan. Karena verifikasinya ada di kecamatan terhadap barang-barang yang dibelanjakan,” jelas Radyansyah saat dikonfirmasi melalui telepon.

Intinya, sambung Radyansyah, pengawasan itu dilakukan agar kepala desa se-Kabupaten Batubara tidak terjebak melakukan pengadaan-pengadaan fiktif dan belanja barang lainnya. Hal ini tentunya, akan mendorong Inspektorat untuk bisa memberikan pembinaan terhadap apa yang dianggarkan di desa-desa itu.

Kepala Inspektorat Kabupaten Batubara, Attaruddin, ketika dihubungi terkait maraknya pengaduan masyarakat soal penggunaan Dana Desa, dia enggan untuk menjawabnya.

Diberitakan sebelumnya, Aliansi Pers Batubara (APMBB) melaporkan dua Kepala Desa, yakni Kepala Desa Bagan Baru dan Kepala Desa Gunung Rantai kepada Kejaksaan Negeri Batubara. Laporan tersebut terkait proyek Dana Desa tahun 2021 yang diduga tidak sesuai bestek. (aci/ram)

Warga Kecamatan Juhar Keluhkan Fasilitas Umum

TINJAU: Wakil Bupati saat meninjau Kecamatan Juhar.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo Kamis (20/1). Adapun tujuan dari kunjungan kerja ini untuk meninjau fasilitas umum dan mendengarkan sekaligus menyerap aspirasi rakyat.

“Adapun desa yang sempat kami kunjungi, yakni Desa Lau Lingga, Desa Ketawaren, Desa Mbetong Desa Kuta Mbelin semua di Kecamatan Juhar,” ungkap Theopilus Ginting.

Dari kunjungan dan dialog dengan warga beberapa desa tersebut, dikatakan Theopilus Ginting, didapati warga mengeluhkan akses jalan desa, yang merupakan akses jalan usaha tani mereka, akses jalan longsor, yang membutuhkan penanganan, fasilitas pendidikan, tenaga pengajar, ketersedian pupuk, MCK dan bantuan bibit tanaman.

“Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas terkait, akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut, agar segera mungkin dapat diatasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Theopilus Ginting, berpesan kepada semua Kepala Desa, BPD dan Perangkat Desa agar dapat mengoptimalkan Dana Desa untuk kepentingan masyarakat, dan mengutamakan yang menjadi skala prioritas.

Dalam kunjungan kerja ini, Wakil Bupati didampingi oleh Kadis PUPR Karo, Edward Sinulingga, Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Ferinanta Sebayang, Fungsional Perencana Bapeda, Dedi Ramon Ginting, Kabid Humas IKP Dinas Kominfo, Elyeser Tarigan dan Kabag Protokol Pimpinan dan Komunikasi Leonard Frans. (deo/ram)

Tagih Janji Politik Eddy-Jimmy, Gerakan Mahasiswa Pemuda Dairi Unjukrasa

UNJUKRASA: Koordinator lapangan dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Dairi, Firman Lingga menyampaikan orasi menagih janji politik Bupati/Wakil Bupati Dairi, Eddy/Jimmy saat menggelar aksi unjukrasa di Kantor Bupati Dairi, Rabu (26/1).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Gerakan Mahasiswa Pemuda Dairi, menggelar aksi unjukrasa di Kantor Bupati Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Rabu (26/1). Aksi ini untuk menagih janji politik pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu dan Jimmy Andrea Lukita Sihombing.

Firman Lingga, Prada Maha, Supriadi Sidabutar, Rifky Simanjorang dan kawan-kawan saat berorasi menyampaikan, tahun 2022 ini, sudah 3 tahun kepemimpinan Eddy KA Berutu, namun tidak ada pondasi pembangunan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Tagline “Perubahan Menuju Dairi Unggul”, hanya slogan semata dan belum terealisasi sampai sekarang,” ucap Firman.

Mahasiswa menyebut, dalam janji politik Eddy-Jimmy, ada 10 program unggulan dijanjikan mereka diantaranya, perbaikan infrastruktur, pertanian dan pendidikan.

Untuk infrastruktur, banyak jalan di Dairi rusak parah dan luput dari perhatian pemerintah. Begitu juga sektor pertanian, masyarakat susah dapat pupuk bersubsidi. Penyaluran pupuk ke petani tidak jelas, dan tidak ada upaya pemerintah untuk pengawasan.

“Begitu juga masalah harga jual komoditas pertanian, disaat harga jual anjlok pemerintah kabupaten Dairi tidak peduli. Beban berat ditangunggung petani, padahal disaat harga anjlok ekonomi petani makin terpuruk dan kami anak-anak mereka terancam putus sekolah,” tambah Firman yang diamini kawann-kawannya.

Begitu juga sektor pendidikan, Bupati Dairi Eddy KA Berutu berjanji akan memberikan beasiswa bagi pelajar Dairi, tetapi sampai sekarang tidak ada realisasi. Eddy KA Berutu juga berjanji akan mendirikan Universitas Negeri di Dairi, sudah bagaimana perkembanganya sampai sekarang belum jelas.

Firman menambahkan, mereka menggelar aksi bukan untuk menjatuhkan penguasa tetapi untuk menagih janji manis yang pernah disampaikan saat janji kampanye pada Pilkada lalu.

Sampai akhir aksi, Bupati Dairi Eddy KA Berutu tidak menemui mahasiswa. Bupati hanya mengutus Asisten 1, Jonny Hutasoit dan Asisten 3, Edi Banurea menemui pengunjukrasa.

Dalam aksinya, mahasiswa membawa hasil pertanian dan satu ekor ternak ayam. Aksi mahasiswa mendapat pengawalan dari anggota Polres Dairi dan Satpol PP. (rud/fam)

Kembangkan UKM Sumut, Nawal Lubis Kenalkan Marketplace untuk Transaksi Online

BERSAMA: Ketua Dekranasda Sumut, Nawal Lubis, bersama peserta pelatihan marketplace yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) Nusantara Sumut di Jalan Gatot Subroto Km 5 Medan, Selasa (25/1)..

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara ( Sumut) Nawal Lubis mengajak para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk mengenal dan memanfaatkan marketplace, dalam memasarkan hasil UKM secara online.

Serta meningkatkan kualitas serta desain produk yang lebih menarik sesuai selera pasar.

Hal ini disampaikan Nawal Lubis saat membuka pelatihan marketplace yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) Nusantara Sumut bekerja sama ShopeePay dan ShopeeFood di UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Komplek PRSU Jalan Gatot Subroto Km 5 Medan, Selasa (25/1).

“Kemasan yang baik dan tampilan foto produk yang akan dipromosikan merupakan upaya mengantisipasi persaingan di pasar global yang semakin ketat,” ujar Nawal Lubis.

Menurut Nawal, UKM berperan untuk pemulihan ekonomi nasional, khususnya Sumut di tengah pandemi Covid-19, mengingat sebagian besar masyarakat berkegiatan melakukan usaha kecil, baik di sektor tradisional maupun modern. Karenanya sangat diperlukan program pendidikan, pelatihan, pendampingan dan fasilitasi usaha bagi peningkatan akses pasar.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, katanya, penggunaan marketplace untuk memasarkan hasil-hasil UKM merupakan salah satu solusi meningkatkan penjualan. Karena di tengah pandemi Covid-19 adanya keterbatasan untuk bertemu dengan pelanggan secara fisik. “Marketplace merupakan salah satu solusi mengalihkan bisnis dari offline ke online, untuk meningkatkan transaksi penjualan,” katanya.

Selain itu, Nawal juga mengajak para pelaku UKM mendukung program pemerintah yaitu Gerakan Nasional melalui kampanye “Bangga Buatan Indonesia”. Kampanye ini perlu terus digalakan untuk menciptakan kesadaran, kecintaan dan kebanggaan menggunakan produk-produk Indonesia, khususnya Sumut.

Nawal mengucapkan apresiasi kepada DPW UKM dan IKM Nusantara yang telah memiliki perhatiannya terhadap usaha kecil, dan berharap kepada peserta pelatihan mengikuti pelatihan ini dengan baik. “Bapak/Ibu tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes), teruslah berlatih dan mengembangkan diri untuk kemajuan UKM agar UKM Sumut banyak yang naik kelas,” ujarnya.

Sementara Ketua DPW UKM Nusantara Sumut Binsar M Simatupang mengatakan pelatihan ini melibatkan 100 pelaku UKM binaan DPW UKM dan IKM Nusantara yang ada di Kota Medan. “Di sini pelaku UKM akan dilatih bagaimana produk UKM itu masuk ke marketplace, di sini ada program ShopeePay yang berbicara bagaimana pembayaran transaksi online, sedangkan ShopeeFood layanan pesan antar makanan,” katanya.

Binsar berharap UKM yang belum bergabung dengan IKM Nusantara untuk segera bergabung. “IKM Nusantara terbuka dan siap mendukung pengembangan UKM di Sumut,” jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut Suherman mengatakan siap mendukung dan memfasilitasi asosiasi UKM, salah satunya memperkenalkan marketplace kepada UKM.

“Dinas Koperasi mendorong UKM kita untuk bermain di pasar digital, apalagi di tengah pandemi Covid -19 ini agar produk UKM yang dihasilkan tersampaikan kepada pelanggan,” jelasnya.(gus)

PLN UIKSBU, Kantah Dairi, Pakpak Bharat Kolaborasi Tuntaskan Sertifikasi Aset

BERSAMA: Kepala Kantor Pertanahan Dairi Rasmon Sinamo, perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi Betsyeba Tarigan, Manajer Aset Properti, Komunikasi dan Umum Khairul PLN UIK SBU, foto bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN terus membangun sinergi bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Terutama, dalam mempercepat proses sertifikasi aset yang dimiliki PLN.

Karena itu, PLN UIKSBU menerima sertifikasi aset dari Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Dairi dan Kantah Kabupaten Pakpak Bharat, dan sekaligus melakukan serah terima Sarana dan Prasarana Kerja ke kantor Kantah Dairi dan Pakpak Bharat, Minggu (23/1).

Didukung Supervisi KPK kali ini Kantah Kabupaten Dairi menerbitkan 2 Persil Sertifikat dan Kantah Pakpak Bharat menerbitkan 4 Persil Sertifikat untuk aset PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumbagut.

Kepala Kantor Pertanahan Dairi, Drs Rasmon Sinamo, MAP  menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi dan hubungan kerjasama yang baik yang terjalin saat ini. Selama enam tahun ini, tugas BPN Dairi sangat padat. Sampai saat ini ada sekita 8.000 target sertifikasi yang akan dilaksanakan di luar aset PLN. “Jika ada aset PLN yang masih belum didaftarkan agar segera dilakukan untuk proses sertifikasinya,” ujar Rasmon Sinamo.

Mewakili Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi, Betsyeba Br. Tarigan mengucapkan terima kasihnya sehingga sertifikasi aset PLN UIKSBU di Pakpak Barat dapat terlaksana dengan baik.

Manajer Aset Properti, Komunikasi dan Umum Khairul, mewakili General Manager PLN UIK SBU Purnomo mengatakan, bantuan sarana dan prasarana yang disampaikan PLN UIKSBU merupakan bentuk apresiasi guna mendukung kinerja Kantah Dairi dan Pakpak Barat. “Kegiatan ceremony yang dilaksanakan ini merupakan bentuk penghargaan dan terima kasih atas bantuan rekan-rekan BPN dalam penyelesaian sertifikasi aset PLN UIKSBU,” ujar Khairul. (ila)