Home Blog Page 2777

Menko Airlangga: Silahkan Mafia Minyak Goreng Segera Ditangkap

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta aparat penegak untuk segera menangkap mafia minyak goreng. Ia menegaskan, pihak kepolisian atau bea cukai bisa menangkap jika menemukan dugaan mafia kebutuhan yang sempat langka di masyarakat ini.

“Penyelundupan (minyak goreng) tangkap saja. Silahkan saja kalau ada (mafia) tangkap. Ada bea cukai, ada polisi, segera tangkap,” tutur Airlangga, dalam keterangan, Jumat (18/3/2022).

Airlangga meminta kepolisian menindak secara hukum siapapun yang melanggar hukum terkait kelangkaan dan harga tinggi minyak goreng di Indonesia.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menegaskan, pemerintah tidak akan menolelir setiap perbuatan hukum. Terlebih, hal ini menyangkut kebutuhan masyarakat.

“Prinsipnya, yang melawan hukum akan diselesaikan hukum, ada satgasnya dibawah Polri,” tegasnya.

Airlangga mengaku pemerintah sudah berupaya menjaga stabilitas kebutuhan minyak goreng di masyarakat. Salah satunya tetap memberi subsidi pada minyak goreng curah di harga Rp 14 ribu. Menurut Menko Perekonomian, seharusnya minyak goreng mudah ditemui masyarakat.

Terlebih, pemerintah juga sudah menerjunkan Satgas Pangan untuk mengawal distribusi minyak goreng ke masyarakat. Bahkan, kata Airlangga, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga siap mengamankan distribusi minyak goreng ke pasar.

“Pak Kapolri juga sudah menyarankan bahwa distribusi ke pasar akan diamankan Satgas Pangan,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, rapat terbatas di Istana Negara pada Selasa (15/3/2022), memutuskan pemerintah menjamin komoditas minyak goreng melalui sejumlah kebijakan. Pemerintah menetapkan harga minyak goreng curah di masyarakat sebesar Rp 14 ribu per liter.

Airlangga menuturkan, untuk mendapatkan harga minyak goreng di harga ini, pemerintah menggelontorkan subsidi.

“Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) akan memberikan subsidi, agar masyarakat mendapatkan minyak goreng curah dengan harga Rp 14 ribu/liter,” tutur Airlangga.

Harga minyak goreng kemasan akan disesuaikan dengan harga keekonomian. Kebijakan ini diputuskan sebagai upaya pemerintah menjamin ketersediaan komoditas minyak goreng untuk masyarakat.

Pemerintah mengakui ada ketidakpastian situasi dunia yang menyebabkan kenaikan harga pasokan energi dan pangan. Hal ini mengakibatkan adanya kelangkaan ketersediaan minyak goreng, termasuk ketersediaan Crude Palm Oil (CPO) untuk minyak goreng. (adv/*)

IPHI Salurkan Bantuan kepada 32.000 Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) membuktikan komitmennya untuk memberikan kontribusi positif dalam membantu masalah kebangsaan. Salah satu yang dilakukan adalah membantu pemerintah di bidang perlindungan kepada anak yatim, miskin, dhuafa, termasuk keluarga dengan anak dan ibu hamil yang terdampak risiko stunting, dengan memberikan santunan sebanyak 32.000 paket tersebar di seluruh Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) H. Ismed Hasan Putro dalam keterangan persnya Jumat (18/3/2022) mengatakan, pemberian santunan ini diberikan bertepatan dengan hari ulang tahun IPHI yang ke-32 pada 22 Maret 2022, sekaligus sebagai bagian dari gerakan kepedulian bersama. Oleh karena itu tema Harlah kali ini adalah Haji Mabrur Sepanjang Hayat untuk Indonesia Sejahtera dan Berkeadilan.

“Gerakan Haji Berbagi untuk 32.000 Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa ini merupakan wujud kongkrit IPHI dalam mengimplementasikan komitmen untuk ikut berkontribusi dalam membangun Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI), H. Ismed Hasan Putro.

Ismed menambahkan bahwa gerakan Haji Berbagi juga sebagai bentuk konsolidasi dan soliditas organisasi IPHI, sebagai perkumpulan para alumni haji dan calon jamaah haji, untuk merawat Haji Mabrur Sepanjang Hayat.

Haji Berbagi juga dimaknai sebagai bentuk kepedulian sosial, sekaligus memanjatkan doa bersama anak yatim dan dhuafa, atas masalah bangsa khususnya pandemi covid-19 agar segera berakhir, serta doa bersama agar haji dan umrah tahun ini dapat ditunaikan kembali dengan mendapat kuota yang maksimal.

Haji Berbagi untuk Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa ini dilaksanakan bersama PP IPHI dengan 34 Pengurus Wilayah IPHI dan 365 Pengurus Daerah IPHI Kabupaten/Kota dari Sabang, Aceh hingga Merauke, Papua.

Bagi para Alumni Haji atau Calon Jamaah Haji Indonesia yang ingin berpartisipasi dalam Gerakan Haji Berbagi dapat menyalurkan pada Rekening Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, di Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening 703 603 4558.

Pemberian santunan pada puncak acara dilakukan secara simbolis dari berbagai titik lokasi Pengurus Wilayah IPHI dan Pengurus daerah IPHI di seluruh Indonesia. Kegiatan disiarkan langsung melalui jaringan zoom dan live youtube HajiNewsTV. Masyarakat umum dapat menyaksikan kegiatan ini serentak di berbagai daerah. (rel).

Pengukuhan 51 Kadet Praktek Laut Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS PENGUKUHAN KADET: Pembina YPM Politeknik AMI Medan Yuris Danilwan SE MSi PhD (2 kiri) bersama Direktur Politeknik AMI Capt Dafid Ginting MMar MSi pada pengukuhan kadet, Kamis (17/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PENGUKUHAN kadet dilakukan Direktur Politeknik AMI Medan Capt Dafid Ginting MMar MSi disaksikan Pembina Yayasan Pendidikan Maritim (YPM) Politeknik AMI Medan Yuris Danilwan SE MSi PhD, dosen dan orangtua taruna/taruni Politeknik AMI Medan.

Pembina Yayasan Pendidikan Maritim Politeknik AMI Medan Yuris Danilwan SE MSi PhD bersyukur atas terlaksananya pengukuhan tersebut. ”Kadet adalah sebutan yang sangat ditunggu-tunggu. Karena kadet menunjukkan bahwa mereka telah siap melakukan praktik laut di kapal dan telah melaksanakan ujian keahlian laut,” katanya.

Yuris Danilwan menegaskan bahwa soft skill dan keterampilan yang diperoleh di kampus harus dikembangkan. ”Termasuk untuk menghargai orangtua dan keluarga,” harapnya.

Ia bersama para pendiri Politeknik AMI Medan selalu menginginkan taruna/taruni dapat menyelesaikan pendidikan di Politeknik AMI Medan dengan tepat waktu agar dapat cepat mengabdi pada masyarakat.

Pembina Yayasan Pendidikan Maritim Politeknik AMI Medan juga berterima kasih atas dukungan orangtua dan keluarga taruna dan taruni. Disebutkan, Politeknik AMI sudah ada sejak 24 November 1960.

Diawali Akademi Perdagangan Pelayaran (APP) kemudian pada tahun 1982 menjadi Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (APNI). Tahun 1984 menjadi Akademi Maritim Indonesia (AMI) Medan dan tahun 2020 menjadi Politeknik Adiguna Maritim Indonesia.

Yuris Danilwan mengibaratkan perubahan menjadi politeknik sebagai perubahan rumah kecil menjadi rumah besar yang diisi dengan berbagai fasilitas perkuliahan termasuk program studi diploma III menjadi diploma IV guna memenuhi tuntutan pasar kerja.

Saat ini, ungkap pembina yayasan, Politeknik AMI Medan banyak mengukir prestasi termasuk penghargaan pemerintah yang menilai Politeknik AMI Medan sebagai politeknik swasta terbaik di Sumut pada tahun 2021 lalu.

Semua perubahan sesuai kebutuhan pendidikan tersebut, lanjut Yuris Danilwan, membutuhkan dukungan orangtua dan keluarga besar Politeknik AMI Medan serta masyarakat.

Direktur Politeknik AMI Capt Dafid Ginting MMar MSi mengemukakan pada era revolusi industri maka lulusan perguruan tinggi harus memiliki kemampuan menggunakan semua media komunikasi, bisa berkolaborasi (bekerja sama dengan tim) dan kreatif dengan berbuat lebih baik serta berpikir kritis. ”Harus ingin tahu terhadap segala sesuatu,” katanya.

Dafid Ginting menambahkan kadet juga harus memiliki karakter yang mulia. Meliputi pengetahuan tentang kebaikan, komitmen terhadap kebaikan hingga akhirnya benar-benar melakukan kebaikan.

Saat belajar di kapal maka lihat dan catat semua alat dan bagian kapal. Seperti haluan, anjungan dan mesin kapal tersebut. ”Jangan cengeng nanti di atas kapal. Lakukan yang terbaik dan utama keselamatan. Ciptakan nuansa kerja yang harmonis dan jadikan rekan kerja menjadi sahabat,” ucapnya.

Perwira Muda—
Sebelumnya
Politeknik AMI Medan melantik 82 perwira muda pelayaran besar di Ballroom Machmoeddin Politeknik AMI, Rabu (16/3).

Pelantikan ahli teknika tingkat III dan ahli nautika tingkat III ini dilakukan Direktur Politeknik AMI Capt Dafid Ginting MMar MSi disaksikan Ketua YPM Politeknik AMI Medan Surya Putra Sani SE, orangtua perwira muda dan undangan.

Dengan bekal pendidikan tinggi, perwira muda pelayaran besar alumni Politeknik AMI Medan diyakini akan menjadi pelaut unggul yang mampu bersaing dengan lulusan dari dalam dan luar negeri.

Politeknik AMI Medan memiliki banyak keunggulan berkat pengalaman panjang politeknik yang berusia lebih 61 tahun. Selama lebih enam dasawarsa berdiri, Politeknik AMI Medan tetap terus dipercaya masyarakat sebagai tempat kuliah untuk meraih masa depan yang baik.

Politeknik ini telah memiliki gedung perkuliahan dengan berbagai fasilitas termasuk bridge simulator dengan teknologi terbaru. Saat ini juga segera dibangun gedung perkuliahan baru.

Direktur Politeknik AMI Medan Capt Dafid Ginting MMar MSi mengungkapkan politeknik dituntut memenuhi syarat-syarat spesifik secara internasional termasuk sertifikat keahlian bagi para perwira muda. ”Selain ijazah diploma-3, juga menerima ijazah laut ahli teknika dan nautika tingkat tiga yang berlaku secara internasional. Bisa bekerja di dalam negeri maupun luar negeri. Peluang kerja begitu banyak,” katanya. (dmp)

Lewat Fraksi Demokrat DPRD Sumut, Lokot Perjuangkan Dana Hibah Kepemudaan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pergerakan mahasiswa di Sumut harus terus diberikan ruangnya, sehingga terlaksananya pemerintahan yang adil dan mampu mensejahterakan masyarakat. Alasan inilah yang membuat Ketua DPD Partai Demokrat Sumut terpilih, Muhammad Lokot Nasution melaksanakan Silaturahim 360 derajat ke Aliansi Cipayung Plus Sumut.

Lokot Nasution menemui Aliansi Cipayung Plus dengan didampingi sejumlah kader Partai Demokrat yang nantinya akan masuk dalam pengurusan DPD Partai Demokrat, yang juga mantan aktivis mahasiswa seperti Turedo Sitindaon, Qahfi Siregar, Wan September Situmorang, dan Chairil Hudha di Cafe Seis Jalan Sei Silau, Medan, Kamis (17/3/2022) malam. Silaturahim ini diisi dengan diskusi kebangsaan bersama.

Hadir dari Aliansi Cipayung Plus diantaranya, Ketua PKC PMII Sumut Muhammad Tarmizi, Ketua GMNI Sumut Daniel Jonathan Tito Sigalingging, Plt Ketua Himmah Sumut Syukri Saleh Sitorus, Sekretaris PMKRI Medan Mega Rianta Nadeak, Ketua KAMMI Sumut Akhir Rangkuti dan sejumlah aktivis mahasiswa lainnya.

Dalam diskusi tersebut, mahasiswa menyampaikan aspirasi tentang beberapa hal, diantaranya minyak goreng yang langka dan harganya mahal, kemudian penundaan Pemilu, infrastruktur jalan di Sumut, tidak adanya dana pembinaan pemuda oleh Pemerintah Provinsi Sumut serta isu hak azasi manusia (HAM) serta isu perempuan.

Menyikapi sejumlah isu yang disampaikan mahasiswa, Lokot Nasution menyampaikan, Partai Demokrat di Sumut memiliki 116 anggota legislatif di DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Sumut dan DPR RI. Dengan adanya anggota legislatif ini, silahkan mahasiswa menyampaikan aspirasi tentang berbagai isu tersebut. “Jika ada anggota legislatif yang tidak mau menampung aspirasi mahasiswa dan masyarakat, silahkan lapor langsung ke saya. Segera akan saya proses untuk memberikan tegurannya,” katanya diiringi tepuk tangan mahasiswa.

Lokot menyatakan, sebagai anak Medan dan selama 25 tahun tumbuh besar di Pulau Jawa, ia mengaku perlu banyak merajut silaturahim ke sejumlah elemen masyarakat, mulai dari kelompok ormas keagamaan, ormas kepemudaan, kelompok adat hingga ke mahasiswa. Hal ini untuk meningkatkan semangat dirinya dan Partai Demokrat bersama-sama hadir untuk kemaslahatan masyarakat.

Lokot juga menyinggung tentang bonus demografi pada 2045. Itulah makanya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, sudah mencanangkan Indonesia Emas 2045. Di mana pada bonus demografi ini, jumlah generasi z akan meningkat tajam di atas 50 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Hal ini akan terjadi di mana usia produktif lebih banyak dari pada jumlah yang tidak produktif. Dengan adanya ini, dibutuhkan persiapan skill bagi generasi muda akan datang.

“Kami membuka seluas-luasnya anak muda masuk di Partai Demokrat. Jika ada dari Aliansi Cipayung Plus Sumut mau berkarier di politik, masuk ke Partai Demokrat, saya berikan posisi pengurus. Kita akan bekerjasama membantu menyalurkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Khusus mengenai Pemerintah Provinsi Sumut, terkait dana hibah untuk kepemudaan, dia meminta aliansi Cipayung Plus menyurati langsung ke Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut. Setelah surat masuk pekan depan, akan ditugaskan untuk mengawal anggaran hibah untuk pengkaderan kepemudaan Sumut ditampung dalam anggaran tahun 2023. “Kami di Partai Demokrat Sumut akan bekerja penuh di tengah-tengah masyarakat, jika ada anggota legislatif di Sumut yang tidak mau bekerja ke masyarakat, silahkan laporkan ke saya langsung,” pungkasnya.

Diskusi Aliansi Cipayung Plus dengan Partai Demokrat Sumut ini diakhiri dengan slogan Hidup Mahasiswa, Hidup Pemuda dan Jaya-jaya Partai Demokrat. (adz)

Suparjo Dapat Gerobak & Modal Usaha dari Perindo

BERSIHKAN: Suparjo saat membersihkan gerobak jualan yang diberikan oleh partai Perindo.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terus melanjutkan pembagian gerobak dan modal usaha. Ini mengacu pada arahan Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo kepada seluruh jajaran pengurus partai untuk terus berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan peduli ekonomi rakyat melalui program Gerobak Partai Perindo.

Terbaru, Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq membagikan Gerobak Partai Perindo untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Penerima bantuan Gerobak Partai Perindo tersebut adalah 2 pelaku UMKM yakni pedagang bakmi bakso dan penjual nasi uduk sekaligus gado-gado.

Tidak hanya mendapatkan bantuan gerobak, Partai Perindo pun memberikan modal kerja bagi kedua pedagang tersebut. “Satu pedagang mi ayam dan satu pedagang gado-gado. Kita menyerahkan ini juga sekaligus kita berikan modal kerja,” kata Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq selepas membagikan bantuan gerobak Partai Perindo kepada pelaku UMKM, Kamis (17/3/2022), di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat.

Rofiq mengatakan bantuan gerobak UMKM adalah bagian dari simbol keberpihakan Partai Perindo terhadap rakyat kecil dan pelaku UMKM yang secara otomatis bisa membangun pondasi ekonomi yang semakin kuat. “Kita tahu bahwa ketika masyarakat di lapisan bawah itu ekonominya kuat, maka bangsa ini juga akan semakin kuat,” ujar Rofiq

Menurut Rofiq, pembagian gerobak kepada pelaku UMKM adalah bagian dari simbol serta komitmen Partai Perindo yang tidak henti-hentinya peduli terhadap ekonomi kerakyatan. “Gerobak ini adalah bagian dari simbol keberpihakan kita terhadap mereka dan ini menjadi sebuah komitmen program Partai Perindo terhadap masyarakat,” jelasnya.

Dikatakannya untuk mencapai ekonomi yang sejahtera tidaklah mudah, maka perlu adanya pondasi dari bawah untuk bisa mendongkrak kesejahteraan ekonomi bangsa, salah satunya adalah memberikan bantuan gerobak Partai Perindo agar pelaku UMKM bisa naik kelas. “Gerobak ini menjadi salah satu cara yang paling efektif agar masyarakat bisa naik kelas,” tuturnya.

Dengan bantuan ini, Rofiq berharap Partai Perindo dapat berkontribusi dalam menyejahterakan rakyat, sehingga program ini lebih berkualitas dan tepat sasaran. “Harapannya ke depan, mereka bisa membuat program ini jauh lebih berkualitas, sehingga para customer- nya akan bertahan dan terus bertambah,” tutur Rofiq.

Selain membantu masyarakat melalui gerobak gratis, bantuan Partai Perindo yang identik dengan peduli dan turun tangan itu, juga diiringi dengan pelatihan UMKM dan pemberian modal gratis.

Salah satu penerima gerobak ialah pedagang mi ayam, Suparjo (59). Ia mengaku senang dan berterima kasih telah menjadi salah satu pedagang yang terpilih. “Perasaan saya senang sekali, sekarang saya bisa menerima gerobak ini, gerobak yang baru. Jadi Perindo semakin maju, semakin sukses,” ujar Suparjo di kantor DPP Perindo.

Ia mengatakan, akan menggunakan gerobak tersebut dengan baik. Sebab, dengan adanya gerobak baru, ia optimis usahanya mampu terus maju. “Semoga omzet naik, dan lancar menyekolahkan anak,” ujarnya. Pekan lalu, Perindo juga telah membagikan gerobak kepada Rumsiah pedagang mi ayam dan Durahman pedagang sayur.

Sebelumnya, Partai Perindo meluncurkan kembali program berbagi Gerobak Partai Perindo yang kali ini ditambah dengan program modal usaha guna membantu ekonomi rakyat. “Program gerobak ini kami aktifkan lagi seperti dulu. Dengan tujuan bagaimana Partai Perindo bisa ikut ambil bagian dalam meringankan atau membantu ekonomi rakyat,” kata Hary Tanoesoedibjo beberapa waktu lalu.

Gerobak yang dibagikan Partai Perindo, yang bertuliskan Peduli Ekonomi Rakyat itu, memiliki jenis dan desain gerobak yang berbeda-beda. Hal itu agar bisa mendukung berbagai jenis usaha, seperti gerobak sayur, gerobak mie ayam atau gerobak untuk usaha lainnya.

Penyerahan gerobak kali ini merupakah sebagian dari rangkaian rencana pembagian gerobak ke depan. Hary menjelaskan, Partai Perindo akan terus membagikan sebanyak-banyaknya gerobak gratis kembali secara swadaya ke masyarakat. Lokasinya pun bukan hanya di Jakarta tapi mencakup daerah-daerah lain di Indonesia.

“Setiap minggu kami akan mencoba membagikan gerobak, yang mungkin nantinya bukan di Jakarta saja tapi juga di daerah daerah lain,” ujar Hary Tanoesoedibjo.

Adapun, Liliana Tanoesoedibjo, Ketua Umum DPP Kartini Perindo, merasa bersyukur bisa membantu ekonomi rakyat kecil melalui pemberian gerobak. “Ke depan, Kartini Perindo juga mendampingi terus. Kartini Perindo sebagai sayap perempuan akan membantu para perempuan berusaha untuk membantu keluarganya,” katanya.

Dia berharap, dengan gerobak baru, usaha bisa lebih baik lagi dan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih lagi. “Supaya mereka dapat mencukupi keluarga mereka,” tuturnya.

Sebelumnya, diketahui Partai Perindo telah menjalankan program Gerobak Perindo dengan puluhan ribu binaan hingga ke pelosok desa terpencil. Banyak kisah keberhasilan dari usaha yang dibina oleh Partai Perindo tersebut. Para pelaku usaha bisa mendapatkan penghasilan besar, bahkan ada yang mendapatkan omzet Rp45 juta per bulan dari usaha yang dirintisnya. (rel/ram)

KPPU Sidak di Sejumlah Distributor Minyak Goreng, Jangan Ada Permainan Minyak

dewi/sumut pos SALURKAN: PT Salim Ivomas Pratama Medan, saat menurunkan stok minyak goreng kemasan dari kontainer, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan dan Polrestabes Medan melakukan sidak sejumlah distributor minyak goreng di jalan Medan-Binjai, Kamis (17/3). Hal itu dilakukan untuk melihat pasokan dan harga pasca-Pemerintah Indonesia resmi mencabut penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan dengan membuat harga menyesuaikan mekanisme pasar.

Kepala KPPU Kantor Wilayah I, Ridho Pamungkas mengatakan jangan lagi ada permainan untuk minyak goreng curah yang hingga kini masih diatur dengan HET Rp14 ribu per liter.

“Kita juga mengingatkan distributor jangan sampai minyak curah ini dikemas menjadi minyak kemasan. Karena akan langka juga nanti minyak curah ini. Indikasi kartel kita masih mendalaminya,” tegas Ridho kepada wartawan.

Ridho mengaku miris dengan kondisi minyak goreng yang ditentukan sesuai dengan HET stok langkah. Setelah Pemerintah Indonesia mencabut HET pasokan melimpah di tengah masyarakat.

“Taruhlah ini, sebagai sinyal ketika harga HET di atur migor langka setelah dilepas dibanjiri di pasaran. Jadi ini sinyal juga mereka melakukan penahanan pasokan dengan tujuan tertentu. Ketika dibuka mereka melakukannya itu menjadi sinyal juga. Menjadi salah satu kendala,” kata Ridho.

Ridho mengatakan sidak ini, melihat pasokan di tingkat produsen dan jangan sampai lagi ada hambatan pasokan.

“Sidak sebelumnya kita ke distributor juga. Waktu itu ada indikasi dari produsen terhambat pasokannya. Di sini juga ada informasi semacam itu juga, distribusi dari Wahaya sebagai distribusi tunggalnya Musimas. Juga terbatas pasokannya di sini,” kata Ridho.

Ridho mengungkapkan KPPU masih melihat keterlambatan pasokan minyak goreng ada di level distributor utama, karena Wahana dan Musimas terafiliasi satu produsen. “Jadi belum kita cek lebih jauh di level produsen, karena dari informasi, catatannya harga saat ini sudah dilepas lagi, harga HET sudah dicabut. Artinya, pembelian kemarin sudah diharga lama. Kita mau pastikan apakah di jual masih HET atau dilepas diharga kompetitif atau pasar,” tandas Ridho. (gus/azw)

Iswar Lubis SSiT MT: “Cekcok Petugas Parkir dan Polisi Cuma Salah Paham”

MEDAN, SUMUTPOS.CO – KEPALA Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Iswar Lubis SSiT MT memastikan, bahwa peristiwa terjadinya perselisihan antara petugas parking elektorinic (e-Parking) dengan seorang oknum polisi berinisial S di seputaran Jalan Putri Hijau Medan, Rabu (16/3) lalu hanya sebagai bentuk kesalahpahaman.

“Saya luruskan ya, itu tidak ada perselisihan antara petugas dan pihak kepolisian. Hanya saja mungkin salah pengertian, mis komuniasi (salah paham) lah,” ucap Iswar, Kamis (17/3).

Dikatakan Iswar, pascaviralnya video diduga perselihan tersebut, pihaknya telah langsung berkoordinasi dengan Direktorat Lalulintas Polda Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut). Sebab, lokasi yang terekam dalam video tersebut merupakan kantor Samsat Ditlantas Polda Sumut Putri Hijau.

“Per hari ini (kemarin) kita langsung rapat dengan Ditlantas Polda Sumut. Dan detik ini juga saya dengan Ditlantas di lapangan, semuanya klir,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah jalan di samping kantor Samsat Putri Hijau itu masuk ke dalam kawasan zona e-Parking? Iswar pun membenarkannya. Mengenai video yang viral itu, sekali lagi dirinya menyebut hanya mis komunikasi.

“Aktivitas di lokasi itu sekarang sudah normal. Gak ada kendala apapun, dan petugas e-Parking masih tetap bertugas di sana,” pungkasnya.

Seperti diketahui, video polisi cekcok dengan petugas parkir dibagikan di media sosial. Kejadian terjadi karena urusan parkir di dekat Samsat Medan Utara. Dalam video, polisi berdebat dengan seorang pria berbaju merah. Oknum polisi itu merasa pria tersebut menantangnya. “Mau institusi mau kau lawan. Institusi mau kau lawan,” kata oknum polisi tersebut.

Mendengar itu, pria berbaju merah yang berdebat dengan oknum polisi tersebut menjawab dirinya tak pernah menantang. “Siapa yang menantang. Sudah tunggu ya pak, tunggu,” ujarnya sambil memegang ponsel.(map/azw)

Raker di Komisi VI DPR, Mendag: Migor Curah Rp 14.000 per Liter

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI tentang stabilisasi harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang puasa dan Lebaran di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/3/2022).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO —Kementerian Perdagangan melakukan Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI membahas persoalan bahan pokok minyak goreng di pasaran. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam rapker menyebutkan mulai berlakunya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak Goreng Curah sebesar Rp14.000/liter. Penetapan ini sekaligus mencabut Permendag Nomor 6 Tahun 2022 tentang HET Minyak Goreng Sawit. Pemerintah memutuskan menyubsidi migor curah dan melepaskan harga migor kemasan sederhana dan premium ke harga keekonomian.

“Menyikapi perkembangan situasi terkait minyak goreng, Kementerian Perdagangan menerbitkan Permendag Nomor 11 Tahun 2022,yang mencabut Permendag Nomor 6 Tahun 2022,dan mulai berlaku saat diundangkan yaitu pada16 Maret 2022. Salah satu pokok peraturan tersebut adalah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah sebesar Rp14 ribu per liter,”ungkap Mendag Lutfi dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Kamis (17/3).

Mendag Lutfi juga menyampaikan, selama periode 14 Februari–16 Februari 2022, telah terkumpul sebesar 720.612 ton bahan baku minyak goreng dari skema domestic market obligation(DMO). Dari jumlah tersebut, sebesar 76,4 persennya atau sebanyak 551.069 ton tercatat telah didistribusikan ke pasar dalam bentuk minyak goreng curah dan kemasan.

“Kalau kita konversi menjadi liter, jumlahnya lebih dari 570 juta liter. Secara teoritis, ini sudah berjalan,”ungkap Mendag Lutfi.

Jelang Puasa, Jaga Pasokan Bapok

Dalam kesempatan ini, Mendag Lutfi memaparkan kesiapan Kementerian Perdagangan menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga barang kebutuhan pokok (bapok) jelang puasa dan Lebaran. Kemendag terus memantau sejumlah bapok dan menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin stok dan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Selain membahas migor, Mendag Lutfi menyampaikan harga beras terpantau stabil di kisaran Rp10.400/kg untuk beras medium dan Rp12.400/kg untuk beras premium. Kebutuhan beras nasional tahun 2022 mencapai 30 juta ton, sementara produksi dalam negeri tahun ini diproyeksikan mencapai 31 juta ton.

Sementara itu, cabai dan bawang merah terpantau meningkat harganya akibat curah hujan tinggi. Namun, diperkirakan saat bulan puasa pasokan kembali optimal.

Untuk pasokan daging ayam dan telur ayam tersedia cukup, bahkan diproyeksi surplus pada bulan Ramadan. Terkait daging sapi, selain mengoptimalisasi penyerapan sapi lokal, Kemendag juga telah meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk segera merealisasikan alokasi impor daging kerbau beku dari India sebanyak 20.000 ton pada akhir Maret 2022.

Sedangkan terkait kedelai, kenaikan harga kedelai selama dua tahun periode pandemi mencapai 92,08 persen. Harga tertinggi untuk kedelai sebelum pandemi mencapai USD 345 per ton pada 2 Januari 2020. Sedangkan per tanggal 11 Maret 2022, harga kedelai di bursa internasional mencapai USD 607 per ton. “Saat ini Pemerintah sedang mempersiapkan mekanisme intervensi untuk mengatasi hal tersebut,”ungkap Mendag Lutfi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Mendag Lutfi juga menyampaikan terjadinya deflasi pada Februari 2022. Dengan kata lain, indeks harga konsumen pada Februari 2022 lebih rendah dibandingkan Januari 2022.

“Volatile foods mencatat deflasihingga1,50 persen. Sejumlah komoditas yang menyumbang deflasi di antaranya minyak goreng (0,11 persen), telur ayam ras (0,10 persen), daging ayam ras (0,06 persen), cabai rawit (0,05 persen), dan ikan segar (0,02 persen). Sedangkan, bawang merah menyumbang inflasi 0,03 persen,” kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi juga menyampaikan, pada periode puasa dan Lebaran 2022, kasus Covid-19 diproyeksi akan berada pada level yang rendah. “Untuk itu, Kemendag mewaspadai adanya kenaikan permintaan sebagai dampak pelonggaran pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),”imbuh Mendag Lutfi. (*/sih)

Hasyim Ajak KBPP Polri Medan Dukung Program Pemko Medan

AUDIENSI: Ketua DPRD Medan Hasyim SE saat menerima audiensi pengurus KBPP Polri Resor Medan di ruang kerjanya, Selasa (15/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Medan, Hasyim SE mengajak Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Medan untuk bersinergi dan bergandeng tangan memberi masukan dan kritikan guna mendukung Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam membangun Kota Medan. Sebab, saat ini masalah penanganan banjir, infrastruktur dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama masalah Narkoba masih membutuhkan penanganan serius.

Hal itu disampaikan Hasyim SE saat menerima audensi pimpinan Resor KBPP Polri Medan Ade Suherman didampingi pengurus lainnya di ruang Ketua DPRD Medan, Selasa (15/3) sore. Hasyim berharap, semua pihak dapat berpartisipasi membangun Kota Medan dan memberantas narkoba yang saat ini peredarannya semakin luas. “Perlu keseriusan membantu pemerintah. Untuk itu, KBPP Polri harus melakukan kolaborasi kepada semua pihak,” ucap Hasyim.

Dikatakan Hasyim, saat ini banyak generasi muda yang salah jalan dan terjerumus ke hal negatif yaitu Narkoba. Untuk itu, KBPP Polri harus proaktif dalam mengendalikan pemuda agar tidak menjurus ke hal negatif.

“Masa depan generasi muda harus diselamatkan. Bila terjerumus narkoba akan berdampak kriminalitas,” kata Hasyim yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Medan itu seraya mengajak untuk rutin melakulan sosialisasi pencegahan Narkoba.

Sementara itu, Ketua KBPP Polri Resor Medan Ade Suherman didampingi Wakil Ketua bidang OKK Enok Sutriadi, bidang Hukum HAM Jhon Jabat, bidang kesehatan dan sosial drg Tina Arriani M Kes dan Sri Dewi dan bagian wanita Siti Rahma menyampaikan kedatangan mereka sebagai wujud kordinasi dan sinergitas dengan Ketua DPRD Medan.

Setelah mendapat SK dari Pimpinan Daerah KBPP Polri Sumatera Utara pada Tanggal 26 Januari 2022 tentang susunan personalia Dewan Penasehat dan Pimpinan Resor KBPP Polri masa bakti 2022 – 2027, mereka juga membutuhkan dukungan dari DPRD Medan.

Untuk itu, kata Ade Suherman, pihaknya siap berkolaborasi dengan pihak manapun termasuk DPRD Medan untuk mendapat masukan dalam mendukung Wali Kota Medan Bobby Nasution yang saat ini bergerak dalam percepatan pembangunan.

“Ke depan kami bersinergi, dan kami akan buktikan niat kami untuk terlibat membangun kota Medan,” kata Ade.

Selain itu tambah, Ade Suherman, selaku pimpinan KBPP Polri Resor Medan, pihaknya secara perlahan akan menciptakan organisasi yang bersahabat dan dapar diterima ditengah masyarakat.

“Saya akan merubah minset ditengah masyarakat. OKP KBPP Polri akan tampil beda dengan mengedepankan persahabatan dan bersikap profesional,” tambahnya.

Pada kesempatan itu juga, bidang kesehatan dan sosial KBPP Polri Resor Medan, drg Tina Arriani M Kes, menyampaikan program mereka dalam waktu dekat, yakni akan melakukan sosialisasi pendirian Bank Sampah di Kota Medan. “Kami melihat program Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk mendirikan Bank Sampah di setiap sekolah dan lingkungan sangat tepat. Untuk itu, akan kami gelorakan sosialisasi kapanpun dan dimanapun,” pungkasnya.(map/azw)

F.SPTI-K.SPSI Langkat Datangi Kantor Bupati, Minta Ganti Kadis Tenaga Kerja

FOTO: Plt Bupati Langkat berfoto bersama massa organisasi F.SPTI dan K.SPSI.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ratusan massa yang tergabung dalam organisasi DPC Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (F.SPTI)-Konferensi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K.SPSI) Kabupaten Langkat, mendatangi kantor Bupati Langkat, Kamis (17/3).

Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (F.SPTI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K.SPSI) Kabupaten Langkat, Sejarahta Sembiring, dihadapan ratusan kader, anggota dan pengurus PUK K-SPSI seluruh kecamatan di Kabupaten Langkat, meminta dengan tegas agar Plt.Bupati Langkat Syah Afandin, segera mengganti Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemkab Langkat, karena dinilai mengambil keputusan sepihak dalam penetapan F-SPTI-SPSI.

Didampingi Sekretaris DPC F-SPTI-SPSI Kab Langkat Syafril SH dan Ucok BL, Sejarahta menilai, organisasi pekerja yang resmi dan terdaftar serta diakui oleh negara melalui Kementerian Tenaga Kerja RI, malah ditolak oleh Disnaker Langkat.

“Surat dan administrasi yang sah dan sesuai dengan UU berlaku di Republik Indonesia, ditolak untuk dicatatkan di Disnaker Langkat sebagai organisasi profesi pekerja yang sah. Kami minta kebenaran ditegakkan, kalau permohonan kami ini dan organisaai kita tidak segera dicatatkan di Disnaker Langkat, kami akan menerjunkan 30 ribu anggota dari DPC F.SPTI-K.SPSI seluruh Provinsi Sumut ke Kabupaten Langkat,” ujar Sejarahta. Sementara itu, Sekretaris F-SPTI-SPSI Langkat Syafril SH, meminta Pemkab Langkat untuk membekukan administrasi yang salah.

“Organisasi pekerja F.SPTI-K.SPSI kami telah resmi tercatat di Depnaker RI No.01.11/OP/BW/BWH/VIII/1993 dan telah memiliki SK

MENAKER RI.No.KEP.366/MEN/1993. Selain itu Anggota Federasi SPTI telah terdaftar di Kepmenkumham Nomor AHU-0000673.AH.0108 Tahun 2017 tertanggal 08 Desember 2017,” jelas Syafril.

Aksi damai organisasi pekerja ini dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB secara konvoi dari Kantor DPC F.SPTI-K.SPSI Kab Langkat, Jln Proklamasi menuju Kantor Bupati Langkat.

Plt Bupati Langkat Syah Afandin, saat menerima kehadiran pengurus F-SPTI- K.SPSI mengatakan, pihaknya akan membantu menyelesaikan kisruh organisasi pekerja ini.

“Kami siap memfasilitasi serikat pekerja ini, untuk selanjutnya akan mempertanyakan langsung ke Kementerian terkait keabsahan kepengurusannya,” ujar Ondim sapaan akrab Syah Afandin.

Dia pun meminta, Disnaker Langkat turut serta dalam menyelesaikan serikat pekerja ini. “Senin (21/3) nanti, saya minta Disnaker Langkat ikut serta ke Jakarta menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.(mag-2/ram)