26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 278

Aturan Parkir Bakal Direvisi, Agus Setiawan Minta Tarif Parkir Diturunkan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota Komisi III DPRD Kota Medan Agus Setiawan meminta Pemerintah Kota Medan menurunkan tarif parkir, mengingat kondisi ekonomi saat ini yang begitu sulit.

Permintaan ini disampaikan Agus menyikapi pernyataan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono yang akan merevisi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 26 Tahun 2024 tentang sistem parkir berlangganan ketika rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Medan di gedung dewan, Senin (21/4) lalu.

Agus berharap, apa yang disampaikan Suriono di Komisi IV itu bukan lips service belaka. “Saya minta, saat revisi Perwal nanti, bukan hanya penyempurnaan sistem pembayaran retribusi parkir secara elektronik saja, tapi tarif parkirnya juga diturunkan,” kata politisi PDI Perjuangan ini kepada wartawan, Kamis (24/4) malam.

Menurut Agus, perekonomian saat ini sedang sulit. Karenanya, Pemko Medan harus memikirkan nasib rakat kecil, seperti driver ojek online. ”Mereka adalah bagian dari masyarakat pengguna jalan yang prasejahtera. Kasihan jika mereka juga harus dibebani tarif parkir yang mahal,” katanya.

Diketahui, sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemko Medan resmi menaikkan tarif parkir pinggir jalan di Kota Medan sejak Oktober 2024. Untuk tarif parkir sepeda motor dari Rp2 ribu menjadi Rp3 ribu, dan tarif parkir mobil dari Rp3 ribu menjadi Rp5 ribu. Untuk itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Kota ini juga meminta Perda tersebut direvisi.

Dia juga menilai, kebijakan retribusi parkir ini menimbulkan kebingungan di masyarakat, karena masih banyak juga juru parkir yang tidak memahami sistem tersebut. Di lapangan, lanjutnya, banyak warga yang sudah membayar retribusi parkir berlangganan, namun tetap diminta bayar tunai oleh juru parkir (jukir). Hal ini dinilai kontraproduktif terhadap tujuan digitalisasi dan efisiensi sistem parkir.

“Sistem ini belum berjalan optimal. Masyarakat sudah bayar, tapi masih kena pungutan. Jukir juga masih belum tahu bagaimana sistem kerjanya. Kita perlu standarisasi dan pembinaan,” tegasnya.

Terkait dengan jukir liar yang meminta bayar lagi meski sudah berlangganan, ke depannya Agus meminta agar penertiban dilakukan ke vendor sehingga tidak ada lagi parkir tanpa karcis resmi serta ID Card atau kartu pengenal yang resmi. “Bila ada laporan, agar ditindak tegas dengan melibatkan aparat penegak hukum. Cabut juga izin jukirnya dan proses ke ranah hukum agar ada efek jera,” pungkasnya. (adz)

Peran Sepadan, Agincourt Resources Dorong Budaya Inklusif Lingkungan Kerja

FGD: Puluhan karyawan PT Agincourt Resources dan mitra kerja mengikuti focus group discussion (FGD) bertajuk ‘Speak Up! is Our Power’ di Tambang Emas Martabe, Tapanuli Selatan, Kamis (24/4/2025). (Dok: PTAR)
FGD: Puluhan karyawan PT Agincourt Resources dan mitra kerja mengikuti focus group discussion (FGD) bertajuk ‘Speak Up! is Our Power’ di Tambang Emas Martabe, Tapanuli Selatan, Kamis (24/4/2025). (Dok: PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, menggelar rangkaian kegiatan tahunan PERAN SEPADAN yang berlangsung selama 1 bulan dan ditutup pada 23-24 April 2025 dengan talk show dan Focus Group Discussion bertajuk ‘Speak Up! is Our Power.’

PERAN SEPADAN (Perayaan KesetARaan -Serentak Berpacu dalam Kesetaraan dan Keberagaman) digagas sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang adil dan setara bagi semua gender, sejalan dengan inisiatif keberagaman gender yang telah digulirkan PTAR secara konsisten sejak hampir satu dekade lalu.

Berkaitan dengan Hari Kartini, program ini mengingatkan pentingnya keberanian untuk bersuara dan menjaga ruang kerja yang saling menghormati. Karyawan didorong untuk aktif melawan pelecehan, perundungan, dan diskriminasi demi terciptanya lingkungan yang aman dan bermartabat.

Director & CFO Agincourt Resources, Noviandri, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi keberagaman dan kesetaraan yang dijalankan perusahaan secara berkelanjutan.

“Kami ingin membangun keberanian setiap individu untuk bersuara, baik saat menjadi korban, saksi, maupun saat melihat ada nilai perusahaan yang dilanggar. Speak Up bukan hanya tentang melapor, tetapi tentang menciptakan budaya saling menghormati dan menjaga satu sama lain,” katanya.

Menurut Noviandri, keberanian untuk bersuara merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan berdaya.

“Budaya Speak Up merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen kami untuk menciptakan tempat kerja yang aman, inklusif, dan beretika. Kami ingin semua karyawan merasa didengar dan dilindungi karena rasa aman di tempat kerja adalah prasyarat utama bagi produktivitas dan keberlanjutan,” ujarnya.

Talk show dan Focus Group Discussion (FGD) menghadirkan narasumber Johana Rosalina, Ph.D., konselor dan fasilitator dari Binus Business School Executive Education sekaligus Senior Facilitator & Lead Facilitator of ASTRA Program. Pengalamannya di bidang komunikasi, kepemimpinan, dan edukasi keberagaman dibagikannya kepada para karyawan PT Agincourt Resources (PTAR) dan mitra kerja dari berbagai tingkat jabatan.

Di sesi FGD, para peserta terlibat aktif dalam diskusi kelompok, studi kasus, dan role play untuk mengenali bentuk-bentuk pelecehan verbal dan non-verbal serta strategi penanganannya. PTAR juga menegaskan komitmennya terhadap jalur pelaporan resmi yang aman, rahasia, dan responsif.

Senior Manager Human Capital Development Agincourt Resources, Sandra Makadada, menuturkan kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pelecehan di tempat kerja, baik yang bersifat verbal, fisik, maupun psikologis, masih bisa terjadi dalam bentuk-bentuk halus dan kerap diabaikan.

“Oleh karena itu, budaya “Speak Up” diharapkan menjadi kekuatan kolektif untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan inklusif bagi semua,” ucapnya.

Komitmen PTAR terhadap keberagaman gender juga tercermin dalam komposisi jumlah karyawan perempuan yang selalu di atas 20%. Pada 2024, keterwakilan perempuan mencapai 23,1% dari total karyawan PTAR dan mitra kerja. Angka tersebut meningkat dari 22,5% pada 2023; 21,65% pada 2022; dan 20,88% pada 2021. Pada 2020, PTAR mencatat persentase perempuan hingga 26%. Persentase ini jauh melampaui 8,3% perempuan yang bekerja di sektor pertambangan dan penggalian di Indonesia, mengutip data Badan Pusat Statistik per Agustus 2024.

Karyawan perempuan di PTAR turut berkontribusi dari perencanaan tambang, pengolahan, K3, pemeliharaan, hingga lingkungan. Bahkan, 19 perempuan di antaranya menjabat posisi manajerial, termasuk tiga perempuan yang saat ini menduduki posisi komisaris dan Director.

Berbagai kebijakan seperti cuti melahirkan selama 4 bulan dengan upah penuh, cuti ayah 2 minggu, ruang laktasi, sistem evaluasi objektif, dan kebijakan anti-pelecehan memperkuat upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang setara.

Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-5 (Kesetaraan Gender), serta mendukung SDG ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG ke-10 (Mengurangi Ketimpangan). (dek)

PLN Ajak Mahasiswa Pahami Peran Strategis Pemanfaatan EBT dalam Sistem Kelistrikan Nasional

DISKUSI: Manager PLN UP3 Medan Gebyar Pandito saat memberikan materi sebagai narasumber di Universitas Panca Budi (UNPAB), Medan.
DISKUSI: Manager PLN UP3 Medan Gebyar Pandito saat memberikan materi sebagai narasumber di Universitas Panca Budi (UNPAB), Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN UP3 Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih melalui partisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran PLN dalam Kesiapan Pertumbuhan Listrik Pembangkitan Energi Terbarukan”. Acara ini berlangsung di Aula Mahabento, Universitas Panca Budi (UNPAB), Medan.

Forum ini mempertemukan pemangku kepentingan dari sektor pendidikan dan kelistrikan. Manager PLN UP3 Medan Gebyar Pandito, hadir sebagai narasumber utama bersama akademisi UNPAB, Hj Zuraidah Tharo, ST, MT, yang turut memberikan pemaparan dalam kapasitasnya sebagai tuan rumah kegiatan.

Dalam diskusi, PLN memaparkan berbagai langkah strategis perusahaan dalam menyiapkan infrastruktur kelistrikan guna mendukung pengembangan pembangkit energi terbarukan di wilayah Sumatera Utara.

“PLN secara konsisten mempersiapkan sistem kelistrikan yang tangguh, fleksibel, dan adaptif untuk menopang pemanfaatan pembangkit energi terbarukan. Ini bukan hanya komitmen perusahaan, tapi juga bentuk kontribusi kami terhadap target transisi energi nasional,” ujar Gebyar Pandito dalam sesi diskusi.

Diskusi berlangsung interaktif, melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang antusias menggali peran PLN dalam membangun ekosistem kelistrikan berbasis energi baru dan terbarukan (EBT), baik dari sisi teknis, kebijakan, hingga tantangan yang dihadapi ke depan.

UNPAB, melalui Hj Zuraidah Tharo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran PLN dalam forum tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN, khususnya PLN UID Sumatera Utara dan PLN UP3 Medan, atas kolaborasinya dalam kegiatan FGD ini. Kehadiran PLN sangat memperkaya pengetahuan para peserta, dan menjadi inspirasi nyata tentang bagaimana dunia industri bertransformasi menuju energi bersih. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin di masa depan,” ungkap Zuraidah.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menegaskan pentingnya keterlibatan PLN dalam forum-forum edukatif sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung visi energi berkelanjutan. PLN terbuka terhadap pertukaran ide dan gagasan, karena masa depan energi bersih sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Kami ingin memastikan generasi muda memiliki pemahaman yang kuat tentang sistem kelistrikan dan kesiapan menghadapi era energi terbarukan,” ujar Agus.

PLN UID Sumatera Utara menyambut baik antusiasme mahasiswa dalam mendukung transisi energi dan berharap forum seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi bersama generasi muda, PLN berkomitmen menjadi motor penggerak transformasi energi di Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor yang inklusif dan edukatif. (ila)

Warga Langkat Bawa Sabu Ditangkap di Binjai

DIAMANKAN: MAR warga Babalan yang diamankan polisi bawa sabu.(Istimewa/Sumut Pos)
DIAMANKAN: MAR warga Babalan yang diamankan polisi bawa sabu.(Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Unit II Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap seorang pria berinisial MAR di Jalan Apel, Kelurahan Sukaramai, Binjai Barat, belum lama ini. Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Syamsul Bahri menjelaskan, pria berusia 19 tahun itu ditangkap atas informasi dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Informasi yang didapat dari masyarakat bahwa di tempat kejadian penangkapan sering terjadi transaksi jual beli narkoba. Atas informasi itu, kemudian dilakukan penyelidikan sesuai informasi,” ujarnya, Kamis (24/4/2025).

Dia menjelaskan, penyelidikan yang dilakukan petugas mendapati seorang pria tengah berdiri di pinggir jalan. Gerak-geriknya, kata dia, patut dicurigai.

Atas hal itu, petugas langsung mendekatinya dan dilakukan penangkapan. “Dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti padanya berupa 1 klip transparan narkotika jenis sabu dengan berat kotor 4,24 gram dan 1 hp warna merah muda,” bebernya.

MAR merupakan warga Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan. Kini, MAR sudah meringkuk di sel tahanan Polres Binjai guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

MAR disangkakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. Pengungkapan ini menunjukkan komitmen Polres Binjai dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. (ted/han)

Tingkatkan Keamanan Pekerja dan Keandalan Listrik, GM PLN UID Sumut Kunker ke ULP

General Manager PLN UID Sumut (dua dari kiri) saat melakukan inspeksi pekerjaan pemasangan key point, didampingi oleh Manager K3L dan Keamanan (kanan) dan Pengawas Pekerjaan (kiri) (23/4)
General Manager PLN UID Sumut (dua dari kiri) saat melakukan inspeksi pekerjaan pemasangan key point, didampingi oleh Manager K3L dan Keamanan (kanan) dan Pengawas Pekerjaan (kiri) (23/4)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik serta memastikan keselamatan kerja di lingkungan PLN, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Unit Layanan Pelanggan (ULP) Medan Denai, Rabu (23/4).

Kunjungan ini turut didampingi Senior Manager Distribusi PLN UID Sumut Hariadi Fitrianto, dan Manager UP3 Medan Utara Edy Syahputra. Dalam agenda tersebut, GM PLN UID Sumut juga melakukan inspeksi langsung ke lapangan untuk meninjau pekerjaan teknis pemasangan Pemisah (PMS) atau Load Break Switch (LBS), serta pemasangan key point yang bertujuan untuk meningkatkan kehandalan sistem distribusi listrik di wilayah tersebut.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas layanan kepada pelanggan sekaligus memastikan seluruh pekerjaan di lapangan dilakukan dengan standar keselamatan kerja tertinggi,” ujar Agus Kuswardoyo.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pula pengecekan menyeluruh terhadap peralatan kerja, mulai dari alat uji, Alat Pelindung Diri (APD), hingga perlengkapan bantu lainnya. Hal ini untuk memastikan bahwa seluruh peralatan dalam kondisi prima dan aman digunakan, guna menjamin keselamatan pekerja serta masyarakat sekitar saat kegiatan operasional berlangsung.

Agus menegaskan pentingnya kesiapan dan perencanaan matang sebelum pekerjaan dilakukan di lapangan. “Penggunaan APD harus lengkap dan sesuai standar. Rambu-rambu pengaman juga wajib dipasang agar tidak membahayakan masyarakat,” jelasnya.

Agus juga menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan. “Pekerjaan yang selesai lebih cepat itu baik. Namun, jika pekerjaan selesai tepat waktu dan semua selamat, itu jauh lebih baik. Karena ada keluarga yang menanti kita di rumah,” pungkasnya.

Melalui kunjungan ini, PLN UID Sumut berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, keandalan sistem distribusi, dan budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional. (ila)

Dewan Hakim Rapatkan Persiapan MTQ ke-56 Tingkat Kota Binjai

RAPAT: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah (dua dari kanan) dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi (dua dari kiri) dalam kesempatan rapat teknis dewan hakim.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)
RAPAT: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah (dua dari kanan) dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi (dua dari kiri) dalam kesempatan rapat teknis dewan hakim.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Dewan hakim menggelar rapat teknis dalam rangka persiapan MTQ ke-56 tingkat kota di Pendopo Umar Baki, Kamis (24/4/2025). Wali Kota Binjai, Amir Hamzah dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam arahannya, Amir menyatakan, dewan hakim merupakan salah satu unsur penting dalam pelaksanaan MTQ. Ia mengatakan, tugas dewan hakim dalam pelaksanaan MTQ sangat krusial sehingga perlu dibangun kesepahaman di antara dewan hakim dalam tata cara penilaian peserta MTQ.

“Kepada seluruh panitia, dan juga dewan hakim, agar melaksanakan tugas-tugasnya sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Dengan harapan kita bersama, pelaksanaan MTQ Ke-56 tahun 2025 ini menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, sehingga nantinya melahirkan bibit qori dan qoriah berkualitas,” ujarnya.

Wawako Binjai, Hasanul Jihadi yang juga Ketua LPTQ Binjai, Hasanul Jihadi dalam arahannya menyatakan, rapat teknis dewan hakim ini diharap dapat terbangun kesamaan visi, misi, integritas, profesionalitas dan objektivitas. Selain itu, bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan kualitas dewan hakim serta majelis hakim dalam melaksanakan tugasnya.

“Sebab keberhasilan dan kesuksesan perhelatan akbar MTQ ke-56 Tahun 2025 Kota Binjai ini tidak terlepas dari peran dewan hakim dan majelis hakim. Saya yakin para dewan hakim dapat melaksanakan amanah dengan profesional, serta memberikan penilaian secara jujur, dan objektif dengan menjunjung tinggi sportifitas,” katanya.

“Semoga dengan diadakannya MTQ Ke-56 tingkat Kota Binjai ini benar-benar mampu menghasilkan Qori dan Qoriah terbaik dan unggul, yang diharapkan akan menjadi duta Kota Binjai di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tandasnya.

MTQ ke-56 Tingkat Kota Binjai Tahun 2025 digelar Sabtu (26/4/2025) sampai Senin (28/4/2025). (ted/han)

Peringatan Haul Siantar Jangan Hanya Serimonial Saja

SAPA: Wali Kota Siantar, Wesly Silalahi menyapa masyarakat. ISTIMEWA/SUMUT POS
SAPA: Wali Kota Siantar, Wesly Silalahi menyapa masyarakat. ISTIMEWA/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO- Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menghadiri peringatan Haul ke-111 Raja Sang Naualuh Damanik. Acara yang termasuk rangkaian peringatan Hari Jadi ke-154 Kota Pematangsiantar Tahun 2025, digelar di Pesanggrahan Raja Siantar, Rabu (23/4/2025) malam.

Dalam sambutannya, Wesly mengatakan peringatan Haul untuk mengenang perjuangan dan jasa Raja Sang Naualuh Damanik terhadap bangsa dan negara, khususnya Kota Pematangsiantar.

Wesly menilai, Haul ke-111 Wafatnya Sang Naualuh menjadi pengingat untuk selalu berusaha meneladani ketulusannya dan menjaga silaturahmi. Meneladani kesederhanaan dan kesukarelaannya dalam bermasyarakat dan kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara sampai akhir hayatnya.

Menurut Wesly, hikmat dan manfaat acara Haul tersebut di antaranya: meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta meningkatkan amal dan ibadah; merupakan salah satu ajang meningkatkan silaturahmi antar sesame; serta mengingatkan pada akhirat dan dapat mendoakan arwah secara bersama-sama.

Sebelumnya, Ketua Panitia Haul Raja Sang Naualuh Damanik yang juga Sekretaris Umum Yayasan Raja Sang Naualuh Damanik, Edy Juniharto dalam laporannya menyampaikan peringatan Haul Sang Naualuh rutin dilakukan setiap tahun, atas kerjasama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dengan Yayasan Raja Sang Naualuh Damanik dan ahli waris Raja Sang Naualuh Damanik.

“Seperti tahun sebelumnya, peringatan Haul ini juga didahului kegiatan penyantunan kepada anak yatim. Acara tersebut telah dilakukan tadi sore oleh Bapak Wali Kota Pematangsiantar beserta ibu dan didampingi pengurus Yayasan Raja Sang Naualuh Damanik,” jelasnya.

“Kami berharap acara Haul Raja Sang Naualuh Damanik ini janganlah menjadi seremonial belaka. Namun marilah kita ambil makna yang terdalam, yakni mengirimkan doa-doa kepada almarhum Raja Sang Naualuh Damanik sebagai bentuk penghormatan, penghargaan, dan kecintaan kepada Raja Sang Naualuh Damanik, selaku perintis dan pendiri Kota Pematangsiantar, yang telah menciptakan toleransi antar umat beragama, toleransi antar suku dan antar masyarakat,” sebutnya.

Paparan tentang Raja Sang Naualuh Damanik disampaikan dua narasumber, yaitu Prof Dr Hisarma Saragih MHum dan Prof Dr Ir Harmein Nasution. (mag-7/han)

Warga Kelurahan Mandala II Dapat Air Bersih, Fajri Akbar Kawal Langsung di Lapangan

BERKUMPUL: Warga Lingkungan 13, Kelurahan Tegalsari Mandala II, Medan Denai, berkumpul di sekitar lokasi penggalian pipa air bersih yang dikerjakan setelah mendapat perhatian dari Anggota DPRD Sumut Fajri Akbar.
BERKUMPUL: Warga Lingkungan 13, Kelurahan Tegalsari Mandala II, Medan Denai, berkumpul di sekitar lokasi penggalian pipa air bersih yang dikerjakan setelah mendapat perhatian dari Anggota DPRD Sumut Fajri Akbar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Demokrat, Fajri Akbar, menegaskan komitmennya untuk mengawal secara langsung distribusi air bersih di wilayah Kelurahan Tegalsari Mandala II, Kota Medan, menyusul keluhan warga soal sulitnya akses air bersih selama hampir dua bulan terakhir.

Dalam keterangannya, Fajri mengaku awalnya tidak mengetahui secara utuh persoalan yang dihadapi warga di kawasan tersebut. Informasi baru ia terima pada 21 April 2025, setelah sebelumnya sempat berkomunikasi dengan salah satu tokoh masyarakat setempat, Asri Nasution, melalui video call. Masyarakat menyampaikan bahwa selama ini mereka hanya mengandalkan sumur bor yang kini tidak berfungsi karena kerusakan mesin pompa.

“Saya tidak ingin dikira memanfaatkan kondisi ini untuk kepentingan politik. Tapi karena masyarakat sudah menanti dan tahu bahwa saya wakil rakyat dari dapil ini, saya putuskan untuk hadir,” ujar Fajri di sela peninjauan di Lingkungan 13, Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai, Kamis (24/4/2025).

Setibanya di lokasi, Fajri melihat langsung kondisi sumur bor yang rusak dan menerima langsung permintaan warga untuk membantu penyediaan air bersih. Ia kemudian menghubungi langsung Plt Dirut PDAM Tirtanadi, Erwin Putra, dan meminta solusi segera.

“Alhamdulillah, respon dari Dirut sangat baik. Beliau bersedia hadir ke lokasi dan menindaklanjuti keluhan warga. Malam itu juga dilakukan pembongkaran jaringan pipa sampai pukul 9 malam, dan jam 10 air mulai mengalir,” ungkap Fajri.

Dari total 550 rumah, sekitar 100 rumah telah menerima aliran air bersih. Sisanya masih menunggu penyelesaian teknis instalasi. Fajri menegaskan bahwa ia akan terus mengawal sampai seluruh warga menerima pasokan air secara merata.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam proses distribusi air oleh PDAM nantinya, setiap rumah akan dipasangi meteran air, sementara biaya instalasi dan sambungan akan disesuaikan dan dikomunikasikan dengan warga.

“Intinya, jangan sampai ada warga yang tidak mendapat aliran air bersih. Kami ingin pastikan semua rumah terlayani,” pungkas Fajri.

Tak hanya di tingkat provinsi, persoalan krisis air bersih yang dialami masyarakat, juga mendapat sorotan serius dari Anggota DPR RI Komisi V, Lokot Nasution. Ia menegaskan, isu ini bukan semata-mata menjadi keluhan warga, melainkan sudah masuk dalam agenda prioritas nasional yang harus segera ditangani.

“Ini bukan cuma persoalan warga. Persoalan ini sudah jadi bagian dari Asta Cita-nya Presiden RI Prabowo, yang salah satunya soal ketersediaan air bersih,” ujar Lokot, usai melakukan peninjauan bersama tim.

Lokot juga menyampaikan, pihaknya di Komisi V DPR RI sudah bersinergi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah Sumatera Utara. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan solusi terhadap permasalahan ini.

“Sudah kami minta agar semua yang berkaitan dengan masalah ini bisa dieksekusi secepatnya. Ini demi warga yang terdampak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lokot menyampaikan pesan penting kepada masyarakat dan pemerintah terkait pentingnya tata kelola air yang lebih baik.

“Negara kita ini dua pertiganya air. Kalau sampai masih ada masyarakat yang tidak mendapat akses air bersih, berarti ada yang salah dalam tata kelola air kita. Ini bukan hal yang bisa ditunda lagi,” tegasnya.

Lokot berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan ini, agar tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar seperti air bersih.

Di sisi lain, Fajri juga menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menyikapi persoalan krisis air bersih yang masih melanda sejumlah kawasan, khususnya di wilayah Lingkungan 13, TSM-2, Kecamatan Medan Denai.

“Negara tetap harus hadir, karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat,” ujarnya saat meninjau kondisi lapangan.

Ia menyampaikan, keterlibatannya dalam penanganan krisis ini tidak lepas dari peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari elemen masyarakat serta mitra kerja pemerintah provinsi.

“Apa yang saya lakukan ini juga diketahui dan menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Sumut. Jadi bukan inisiatif pribadi, tapi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial,” katanya.

Fajri menjelaskan, saat ini masyarakat masih menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih, bahkan sejak bulan Ramadan lalu. Berbagai upaya swadaya telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil yang maksimal.

“Selama Ramadan, warga tidak mendapat air bersih. Masyarakat sudah berinisiatif sendiri memperbaiki jalur distribusi, tapi tetap tidak berhasil,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah Wali Kota Medan yang telah turun langsung meninjau lokasi merupakan bentuk kepedulian pemerintah yang sangat diapresiasi. Namun, dia berharap ada solusi yang lebih konkret dan cepat.

“Saya akan terus pantau dan tanyakan langsung kepada masyarakat, apakah semua sudah teraliri air atau belum. Jika masih ada kendala, kami akan koordinasikan lagi dengan pihak-pihak terkait agar persoalan ini segera tuntas,” ucap Asri.

Ia pun menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan aspirasi warga dan memperjuangkan hak masyarakat atas kebutuhan dasar seperti air bersih.

“Kalau bicara wilayah, saya fokus di sekitar Medan Denai. Tapi secara luas, ini jadi tanggung jawab kita semua sebagai bagian dari masyarakat Sumut,” tutupnya.

Sementara itu, Tokoh masyarakat Medan Denai, Asri Nasution, menekankan bahwa hak masyarakat atas air bersih tidak boleh diabaikan. Menurutnya, air bersih adalah kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi negara.

Dalam kesempatan itu, Asri juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak Tirtanadi sempat menyuplai air bersih menggunakan mobil tangki—dua tangki per hari. Namun suplai tersebut tidak konsisten dan tidak mencukupi kebutuhan warga.

“Itu pun hanya dilakukan selama seminggu. Kadang-kadang satu kali sehari saja, bahkan sering terlambat. Ini jelas tidak cukup,” ujarnya.

Dia pun juga mengucapkan terimakasih kepada anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat, Fajri Akbar dan anggota Komisi V DPR RI, Lokot Nasution yang turut andil dalam mengatasi persoalan yang dialami warga.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada DPRD kota, provinsi dan DPR RI terkait sinergi dengan pemerintah daerah, dalam hal ini Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan,” pungkasnya. (ila)

Bandar Narkoba Bacok Anggota Poldasu di Langkat

Polres Langkat di Stabat.(Istimewa/Sumut Pos)
Polres Langkat di Stabat.(Istimewa/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Anggota Polda Sumut berinisial RDS (30) dibacok terduga bandar narkoba berisinial AJ di Dusun III, Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjungpura, Langkat, Selasa (22/4/2025) siang.

Buntut peristiwa tindak pidana itu, laporannya mendarat di meja SPKT Polsek Tanjungpura, sesuai nomor: B/22/IV/2025/SPKT/Polsek Tanjungpura/Polres Langkat.

Informasi dihimpun, tim dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mulanya mau menangkap terduga bandar narkoba berisinial AJ dengan cara menyaru sebagai pembeli di sebuah pondok. Saat akan transaksi, AJ menaruh curiga dan memilih kabur dari arah belakang.

Namun diduga AJ tidak lari begitu saja. Melainkan, AJ diduga mengambil parang yang kemudian membacok petugas yang menyamar tersebut.

Setelah itu, petugas memilih membubarkan diri karena ada yang menjadi korban. Adalah RDS (30) yang menjadi korban dengan luka robek si bagian lengan tangan kiri.

Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Pandu Batubara sudah mengetahui peristiwa tersebut ketika dikonfirmasi, Kamis (24/4/2025). “Untuk saat ini saya sudah terima laporan dari Polsek Tanjungpura. Proses lidik (penyelidikan), sidik (penyidikan) sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, profesional, prosedural, transparan dan akuntabel,” tandasnya. (ted/han)

Tubuh Sering Lemas dan Pusing? Begini Cara Mengatasinya

SUMUTPOS.CO- Kelelahan setelah beraktivitas, kurang tidur, dan makan tidak teratur, jelas saja bisa membuat tubuh terasa lemas dan pusing. Kedua keluhan ini bisa muncul akibat tubuh kekurangan nutrisi dan cairan, serta tidak dipenuhi kebutuhannya untuk beristirahat.

Bukan itu saja, lemas dan pusing yang dialami bisa juga diperparah oleh dispepsia, anemia, hipotensi, stres psikis, gangguan hati, infeksi virus atau bakteri, gangguan hormon, gangguan psikosomatis, lemah jantung, dan banyak lagi masalah medis lainnya.

Jika keluhan lemas dan pusing rasanya masih ringan, cobalah mengatasinya dulu dengan minum minimal 2 liter sehari, terutama air putih, batasi kafein, dan jauhi alkohol. Makanlah makanan bergizi seimbang secara teratur, porsi kecil tetapi sering.

Kemudian, tidurlah yang cukup, setidaknya 6-7 jam sehari. Jangan lupa sempatkan berolahraga setiap 2 hingga 3 hari sekali. Sempatkan juga berelaksasi, jangan terlalu stres.

Dan yang harus diingat, jangan sembarangan meminum obat sebelum periksa ke dokter. Akan tetapi, jika keluhan Anda terasa memberat, baiknya segeralah diperiksakan ke dokter ya.

Semoga membantu.