31 C
Medan
Sunday, February 1, 2026
Home Blog Page 2787

Inalum Catat Kinerja Produksi Aluminium 243 ribu ton di 2021

KUALA TANJUNG, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (INALUM Operating) bagian dari BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID mencatat kinerja produksi aluminium sebesar 243 ribu ton dengan tingkat penjualan sebesar 218 ribu ton. Komoditas aluminium dengan diversifikasi produk Ingot, Alloy dan Billet menjadi salah satu inventori strategis Grup MIND ID sekaligus menjadi andalan INALUM Operating.

Direktur Operasi dan Portofolio MIND ID, Danny Praditya mengatakan, “Di sepanjang tahun 2021, di tengah tahun kedua pandemi, Perusahaan tetap mengoptimalkan efektivitas operasional pabrik peleburan aluminium dengan menjaga seluruh rantai bisnis tetap berjalan. Mulai dari menjaga rantai pasok bahan baku hingga kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebagai sumber energi utama. Hasil kinerja tahun 2021 berhasil membuktikan bahwa INALUM Operating mampu melewati 2 tahun pandemi dan tetap berkontribusi bagi semua pemangku kepentingan dan masyarakat.”

Pencapaian kinerja positif INALUM Operating didukung oleh optimalnya kinerja tiga fasilitas utama pabrik peleburan aluminium yakni Pabrik Karbon, Reduksi, dan Pencetakan. Pada tahun 2021, rata-rata operasional tungku tercatat sebanyak 458 unit dari total 510 unit atau 90% dari kapasitas terpasang di Pabrik Reduksi.

Selain pabrik peleburan, PLTA juga merupakan indikator utama pendukung kinerja operasional. Pada tahun 2021, PLTA INALUM Operating menghasilkan total energi listrik sebesar 4.041.774 MWh dengan tingkat pemakaian sebesar 4.027.118 MWh.

INALUM Operating juga mencatat surplus listrik yang didistribusikan kepada PT PLN (Persero) sebesar 41.447 MWh atau meningkat 10% dari tahun sebelumnya. Penggunaan energi baru terbarukan dalam proses produksi aluminium menjadikan INALUM Operating sebagai satu-satunya pabrik peleburan yang menghasilkan emisi rendah diseluruh Grup MIND ID.

INALUM Operating terus berkomitmen meningkatkan nilai tambah produk melalui inisiatif pengembangan klaster industri aluminium nasional. Melalui anak usaha PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA), Perusahaan akan memproduksi billet aluminium sekunder berkapasitas cetak 50.000 ton per tahun secara bertahap, serta kedepannya berbagai produk aluminium ekstrusi sebagai produk turunan.

Inisiatif peningkatan nilai tambah dari proses pengolahan aluminium ini berperan strategis untuk mengembangkan klaster industri aluminium di Indonesia dan mendukung pemenuhan kebutuhan aluminium nasional.

Di sepanjang 2021, Perusahaan terus melaksanakan kebijakan protokol kesehatan COVID-19. Hal ini dilakukan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan pegawai sehingga turut mendukung optimalnya tingkat produksi aluminium. Dengan pencapaian kinerja yang positif, Perusahaan turut mendukung kontribusi kepada negara serta masyarakat. (rel/tri)

Anggota Komisi A DPRD Sumut Minta Pengumuman 7 Nama KPID Dibatalkan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kisruh penetapan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Utara (KPID Sumut) berbuntut panjang. Anggota DPRD Sumut yang keberatan berencana membuat surat keberatan dan pembatalan keputusan pemilihan KPID.

Rencana ini dikemukakan Anggota Komisi A DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Meryl Rouly Saragih, Sabtu (22/1/2022) kepada wartawan. Menurut dia, penetapan tujuh nama komisioner KPID Sumut periode 2021-2022 pada Jumat (21/1/2022) tidak sah.

“Pimpinan arogansi dan langsung mengetok palu. Tanpa mempertimbangkan interupsi dari
anggota sidang saat menetapkan tujuh nama Komisioner KPID Sumut,” ujarnya.
Meryl mengungkapkan keberatannya terkait mekanisme skoring. Terlebih pimpinan rapat menentukan yang terpilih dari skoring yang tidak ada tata tertibnya.

“Mekanisme skoringnya tidak jelaskan dan tidak berdasar. Yang menentukan skoring Tenaga Ahli, tidak disaksikan oleh Anggota DPRD (Sumut). Bagaimana mekanisme skoringnya? Karena di lembar penilaian itu huruf, tapi yang keluar angka. Tidak ada disampaikan cara menghitung dan hasilnya ke anggota,” ucap dia.

Makanya, sambung Meryl, dia tidak setuju dengan mekanisme skoring fit and proper test yang menentukan pemilihan. Karena tidak disepakati mekanismenya dari awal. “Itu tidak adil. Kemudian yang hitung dan menentukan angkanya Tenaga Ahli. Memang ada kapasitasnya buat skoring?” ungkap Meryl.

Bahkan, imbuhnya, anggota rapat mau interupsi tidak disepakati pimpinan sidang. “Asal main ketok saja pimpinan sidang, tanpa hitung berapa yang setuju dan tidak. Bagaimana dia bilang musyawarah mufakat, sementara masih ada yang tidak setuju dan interupsi,” bebernya.

Ditegaskannya, setiap anggota Komisi A punya hak menyampaikan pilihan. Karenanya, sebagai anggota DPRD Komisi A Meryl mengaku punya hak menyampaikan pilihannya. “Bukan langsung ketok palu saja sama pimpinan sidang, dia pilih siapa. Ini tidak adil bagi calon KPID yang lain,” tuturnya.

Menurut dia, harusnya pimpinan menanyakan kepada anggota setuju atau tidak setuju, berdasarkan suara verbal harusnya dihitung. Karena masing-masing anggota DPRD punya hak. Lantaran tidak semua memberikan penilaian di kertas skoring waktu fit and proper test DPRD Sumut.

“Karena dari awal disepakati itu bukan tools (persyaratan) resmi. Bukan dari situ penentuannya. Tapi ternyata yang merekap nilai skoring itu Tenaga Ahli Komisi, tidak di dewan. Kan kita gak tahu dia betul atau tidak menghitung nilainya. Dari situ saja sudah salah,” ungkap dia.

Makanya, surat keberatan dan pembatalan keputusan pemilihan KPID akan segera dikirimkan. Apalagi cukup banyak saksi yang hadir dalam rapat penetapan. “Banyak wartawan yang kemarin aku minta masuk. Dan (rapat) terbuka, jadi biar transparan. Menurut kami kemarin (penetapan) tidak sah secara mekanisme sidang dan harus diulang,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, lantaran keberatan, rapat penetapan diwarnai aksi memukul, menendang dan membalikkan meja oleh anggota DPRD Sumut di Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol, Jumat (21/1/2022) malam.

Tidak hanya di dalam rapat, wartawan juga melihat Meryl adu argumentasi dengan pimpinan rapat Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto di luar ruangan rapat. Dalam video di media sosial yang beredar, tampak Meryl Rouly Saragih dan Rudy Hermanto getol menyatakan keberatan dengan gaya kepemimpinan Hendro dalam memimpin rapat. (adz)

Airlangga: Indonesia Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi Global

JAKARTA, SUMUTPOS.JAWAPOS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo pada pertemuan World Economic Forum (WEF) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/1/2022).

Airlangga menyampaikan, dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi menegaskan posisi Indonesia yang ingin menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi global saat memegang Presidensi G20.

“Bapak Presiden menyampaikan kepada seluruh negara sahabat, Indonesia berusaha menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi global yang inklusif. Terutama pascapandemi Covid-19 berakhir,” tutur Airlangga kepada wartawan, Minggu (23/1/2022).

Menko Perekonomian menambahkan, hal itu dilakukan dengan mulai membenahi diri di berbagai sektor selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Misalnya, pemerintah tengah melakukan reformasi struktural di sektor ekonomi, perbaikan iklim bisnis, mendorong ekosistem investasi, mempermudah perizinan, serta memberi kepastian hukum dan menyalurkan insentif khusus bagi sektor investasi prioritas.

Salah satu investasi prioritas yang mendapat kemudahan di Indonesia pada masa pandemi saat ini ada di sektor kesehatan. Menurut Airlangga, Presiden Jokowi sudah menyampaikan kepada seluruh peserta WEF bahwa dunia membutuhkan solusi permanen untuk menghadapi permasalahan kesehatan.

Sebagai pemegang Presidensi G20, Indonesia akan memperjuangkan penguatan arsitektur sistem ketahanan kesehatan dunia. Bentuknya bisa jadi seperti yang dilakukan IMF seperti saat ini.

Nantinya, badan ini akan memiliki tugas menggalang sumber daya kesehatan dunia, antara lain untuk pembiayaan darurat kesehatan dunia, pembelian vaksin, pembelian obat-obatan, serta pembelian alat kesehatan.

Airlangga menuturkan, seperti pesan Presiden, badan ini nantinya juga bakal merumuskan standar protokol kesehatan global. Antara lain, mengatur perjalanan lintas batas negara, sampai standar penerapan protokol kesehatan di seluruh negara.

“Dalam Presidensi G20 nantinya, Indonesia menilai negara maju tidak akan keberatan untuk mendukung inisiasi ini. Sebab, ketahanan kesehatan dunia ini dibutuhkan semua negara menghadapi pandemi yang mungkin bakal terjadi setelah Covid-19,” tegas Airlangga. (*)

Perawatan Wajah Pakai Teknik IPL, Kulit Lembab Cerah

Treatment wajah dengan teknik IPL Rejuvenation di ZAP Clinic, Jalan Iskandar Muda, Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Cintailah kulitmu. Kulit yang sehat, lembab, cerah, dan kenyal adalah kunci kecantikan para wanita. Dan tahukah Anda, kulit sehat bisa dimiliki dengan perawatan yang rutin dan tepat.

Kulit sehat dan terbebas dari berbagai permasalahan kulit, seperti jerawat, milia, bruntusan, dan sebagainya bisa diperoleh melalui perawatan dengan teknologi berbasis laser dan cahaya.

Di Medan, ZAP Clinic di Jalan Iskandar Muda dan ZAP Clinic Sun Plaza menawarkan perawatan maksimal berbasis teknologi.

“ZAP Clinic menyediakan perawatan kecantikan kulit dengan teknik IPL Rejuvenation + Oxy Infusion. Perawatan ini cocok untuk kulit kusam akibat kotoran menumpuk yang menyumbat pori-pori seperti mylia, jerawat akibat infeksi kuman, dan bruntusan (jerawat kecil-kecil), bahkan tahi lalat,” kata dr Eliza SpKK, seorang dokter kecantikan di ZAP Clinic Jalan Iskandar Muda Medan, Jumat (21/1/2022).

Perawatan pasien diawali konsultasi dengan dokter sesuai keluhan pasien: dokter estetik (kecantikan), dokter spesialis kulit dan kelamin, atau dokter umum.

Untuk perawatan kecantikan misalnya, pertanyaan standar dokter adalah: Apa keluhan pasien. Kemudian dilakukan pemeriksaan kulit wajah. Apakah ada riwayat penyakit seperti alergi, kejang-kejang, penyakit kulit, dan sebagainya.

Setelah mendiagnosa, pasien diarahkan untuk melakukan perawatan di ruang treatment.

Perawatan kecantikan kulit dengan teknik IPL Rejuvenation + Oxy Infusion, diawali oleh staf perawat yang menutup mata pasien dengan kacamata khusus.

“Perawatan ini menggunakan teknik cahaya. Jadi akan silau sedikit yaa ,” kata dr Eliza sebelum menangani pasien.

Selanjutnya gel dingin dioleskan tebal-tebal ke kulit wajah, dibiarkan beberapa saat sebelum mulai teknik IPL Rejuvenation. Kulit terasa dipijat dan ditekan dengan alat yang mengeluarkan cahaya. Meski mata ditutup, cahaya tetap terasa berpendar.

Usai pemijatan dengan alat tersebut, kulit kembali dibersihkan sebelum dioles pelembab.

“Gimana rasanya, ada keluhan?” tanya dokter Eliza.

“Tak ada dokter.”

“Oke, selama dua hari ke depan, jangan dulu berolahraga berat atau berenang ya. Trus hindari mandi air panas, jangan pakai scrub, jangan pakai krim malam. Dua hari saja,” katanya.

Dr Eliza, SpKK, dokter spesialis kecantikan di ZAP Clinic Jalan Iskandar Muda, Medan.

Selebihnya, pasien disarankan untuk melakukan perawatan secara teratur sekali seminggu atau sekali dua minggu. “Perawatan mesti teratur, tidak ada hasil instan jika ingin mendapat hasil maksimal,” katanya.

Usai perawatan dengan teknik IPL Rejuvenation, kulit wajah terasa bersih, lembab, kenyal, dan nyaman sekali.

“Perawatan ini bila dilakukan dengan rutin akan membantu meningkatkan produksi kolagen pada kulit. Wanita di atas 30 tahun ‘kan kolagennya sudah berkurang. Makanya muncul kerutan. Nah perawatan ini merangsang pembentukan kolagen sehingga kulit lebih awet,” jelas dr Eliza.

Selain itu, treatment juga mampu mencerahkan, meratakan warna kulit dengan mengurangi pigmen di epidermis, serta melembabkan kulit.

“Perawatan ini aman, bahkan untuk dilakukan pada kulit yang sensitif sekali pun,” ujar Eliza.

Dua pasien lainnya, yakni Adel dan Donna yang menjalani perawatan serupa, mengakui hasilnya. “Kulit terasa lembab dan kenyal. Rasanya segar sekali,” kata Donna.

Klinik ini menawarkan paket perawatan kecantikan selama setahun, dengan harga bervariasi dan relatif terjangkau.

ZAP Clinic di Sun Plaza Medan.

Ketiak Mulus

Tak hanya kulit wajah, wanita juga kerap lebih percaya diri jika bulu-bulu di ketiak, kaki, dan lainnya dicukur bersih.

Di ZAP Klinik, ada Underarms Hair Removal yang dapat menghilangkan rambut-rambut membandel pada area ketiak hingga ilang permanen, dengan dibantu teknologi IPL Underarms Rejuvenation.

Teknik ini mampu membantu mencerahkan kulit area ketiak. Bahka Super Brightening Underarm yang merupakan perawatan premium, mampu memberi hasil signifikan dengan metode khusus yang aman, guna mencerahkan kulit yang menghitam sekalipun.

Layanan hair removal ini tersedia baik di klinik premium ZAP di Iskandar Muda, maupun di Sun Plaza.

Di ZAP Clinic Sun Plaza, dokter Jessica, juga mengawali pelayanan ke pasien dengan konsultasi. Apa keluhan, apakah ada riwayat sakit: kejang, cacar, herpes, HIV, obat yang konsumsi secara teratur, dan seterusnya.

Selanjutnya, pasien dibawa ke ruang perawatan, berbaring dan mulai proses perawatan. Pertama, ketiak pasien dibersihkan dan dicukur.
Dengan mata ditutup, ketiak dioles gel dingin, dibiarkan sejenak kemudian ditreatment dengan mesin IPL Rejuvenation. Prosesnya mirip denngan perawatan wajah. Di mana alat IPL Rejuvenation yang bercahaya ditekan-tekan ke ketiak di atas gel dingin tersebut. Rasanya sedikit kejet-kejet. Tapi ringan saja. Hanya saja pagi pasien yang sensitif, rasanya bakal geli saat ditreatment

Setelah selesai treatment kiri dan kanan, ketiak kembali dibersihkan dan dioles semacam pelembab.

Sudah. Treatment elesai.

“Proses perawatan sebaiknya dilakukan setiap bulan, agar ketiak benar-benar bersih. Nanti setelah proses dilakukan rutin, pertumbuhan akar rambut akan semakin melambat dan bisa kemungkinan tidak tumbuh lagi. Tergantung kondisi tubuh pasien,” kata dr Jessica.

ZaP Clinik menyediakan paket hair removal selama setahun, dengan harga relatif. Paket ketiak merupakan paket paling murah.

Dr Jessica juga menjelaskan tips yang mesti dihindari pascatreatment.
Yakni hindari olahraga berat, jangan mandi air panas, jangan pakai deodorant, scrup, dan lainnya. “Dua hari saja,” katanya seraya tersenyum.

Pasien-pasian terlihat silih berganti datang untuk berkonsultasi maupun ditreatment di ZAP Clinic, baik Iskadar Muda maupun Sun Plaza Medan.

“Kami ada paket hemat unlimited 1 year hair removal membership mulai dari Rp104 ribu per bulan. Ada tambahan cashback Rp 750 ribu. Paket ini khusus untuk membership baru. Tersedia paket underarms, underarms combo, women brazilian, dan lower legs,” kata Josephine, staf Zap Clinik Sun Plaza.

Oh iya, di ZAP Clinik, juga tersedia layanan kecantikan photo facial glow, infus premium glowing, PRP Face. Kemudian pelayanan dokter Spesialis Kandungan dan Spesialis Anak, USG, Papsmear, Toilet Vagina, KB, Vaksin, dan Imunisasi Anak. (Mea)

Foto:
1. Treatment wajah dengan teknik IPL Rejuvenation di ZAP Clinic, Jalan Iskandar Muda, Medan.

2. Dr Eliza, SpKK, dokter spesialis kecantikan di ZAP Clinic Jalan Iskandar Muda, Medan.

3. ZAP Clinic di Sun Plaza Medan.

Warga Labura Belum Bisa Beli Minyak Goreng Murah, Lho Kenapa?

Arif Ripai, SP., Ketua Fraksi Nasdem DPRD Labuhanbatu Utara.

AEKKANOPAN, SUMUTPOS.CO- Pemerintah pusat bekerja sama dengan produsen minyak goreng dan retail modern untuk menjual minyak goreng murah bersubsidi seharga Rp14 ribu per liter. Kebijakan ini mulai berlaku Rabu (19/1) lalu di seluruh Indonesia.

Tetapi sayangnya, di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), warga belum bisa menikmati kebijakan pemerintah pusat itu. Mengingat Labuhanbatu Utara yang terdiri dari 8 kecamatan, 82 desa, 8 ke, dan hanya ada beberapa desa di 6 kecamatan yang berada dalam lintasan Jalan Lintas Sumatera. Sementara, keberadaan 17 retail yang ada di Labura terletak di Jalan Lintas Sumatera, sehingga praktis warga Labra masih tetap membeli minyak goreng dengan kisaran harga Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per liternya.

Irwansyah, seorang pedagang grosir di Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Labura, mempertanyakan kebijakan pemerintah yang lebih memilih subsidi minyak goreng kemasan tersebut. Ia menilai kebijakan subsidi tersebut lebih menguntungkan perusahaan retail besar.

Sementara, pedang grosir di daerah pedalaman membutuhkan modal besar untuk pembelian minya goreng dari jaringan distributornya. “Kenapa kedai rakyat gak dapat program subsidi? Modal kita lebih besar loh dari penjualan di retail (alfamart, Indomaret, Alfamidi). Ibu-ibu semua nanyak kita, kenapa harga masih mahal”, sesal Irwan.

Arif Ripai SP., Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Labuhanbatu Utara mengatakan, pemasok kebutuhan pangan di daerah bukanlah retail. Ia bahkan pesimis dengan isu yang dihembuskan oleh kementrian perdangan bahwa dalam sepekan ke depan akan membuat harga minyak goreng kemasan satu harga di seluruh Indonesia.

“Sementara ini, saya akan coba panggil Disperindag Labuhanbatu Utara untuk mencoba mencari jalan keluar terkait dengan persoalan ini dan mencoba akan berkomunikasi dengan BPDPKS untuk tidak cuma retail saja, harus tetapkan juga di daerah,” kata Arif, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW Apkasindo Sumatera Utara.

Arif juga menhaku sering mendapat keluhan dari warga yang jauh dari keberadaan retail. Pemberian subsidi kepada produsen minyak goreng ia nilai hanya kebijakan yang menimbulkan polemik baru bagi masyarakat yang mayoritas tinggal di pedalaman. “Ibu-ibu di Kuala Beringin, di Sonomartani, di Sukarame, jaraknya itu hingga 30 km dari retail. Hanya untuk beli minyaak goreng, mereka harus buang duit lebih dari itu dong,” sesal Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Labura ini.

Ia berharap, kebijakan pemerintah pusat harus lebih mengena bagi masyarakat di daerah pedalaman. Sebab, mayoritas masyarakat di daerah tidak seluruhnya berada dalam kawasan retail yang ditunjuk sebagai tempat pendistribusian minyak goreng kemasan bersubsidi tersebut. (adz)

Erwin Aksa dan Musa Rajekshah Ingin AMPG Sumut Gaet Kaum Milenial

BUKA: Wakil Ketua DPP Partai Golkar Bidang Penggalangan Strategis Erwin Aksa didampingi Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah dan lainnya saat membuka Rakorda AMPG Sumut di Hotel Santika, Medan, Sabtu (21/1/2022). (IST).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPP Partai Golkar Bidang Penggalangan Strategis Erwin Aksa dan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah kompak memberi semangat dan target yang sama kepada Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumut untuk menggaet suara kaum milenial.

Hal ini disampaikan keduanya saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) AMPG Sumut di Hotel Santika, Medan, Sabtu (21/1/2022). Hadir juga dalam acara Ketua Umum Pimpinan Pusat AMPG Ilham Permana, Sekjen DPD Partai Golkar Sumut Ilhamsyah, Ketua PD AMPG Sumut Dedi Dermawan Milaya, Para Pengurus Kabupaten/Kota AMPG se-Sumut.

Secara resmi Rakorda dibuka Erwin Aksa yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali. Dalam kesempatan itu, Erwin menyampaikan Rakorda sebagai upaya konsolidasi organisasi ini berjalan di seluruh Indonesia. Sebelumnya di Jambi, Palembang lanjut di Kota Medan, dan semua ini sebagai persiapan menuju 2024.

“Memasuki tahun 2022 sudah saatnya seluruh stakeholder partai bergerak menyongsong Pemilu 2024. Terlebih tahapan Pemilu 2024 dalam waktu dekat sudah akan dilakukan oleh KPU, mulai dari tingkatan kabupaten/kota, provinsi hingga pusat. Tahun ini sudah waktunya kita menghidupkan mesin partai, mulai dari organisasi masyarakat, organisasi sayap, pengurus DPD I dan DPD II serta semua anggota fraksi Golkar di DPR/DPRD,” ujarnya.

Sesuai motonya, solid, tangguh dan terdepan, lanjut Erwin, pihaknya berharap AMPG bisa menjaga kekompakan. Bahkan AMPG harus mampu menjaring serta merangkul suara kaum milenial di Pemilu 2024. “Untuk itu AMPG Sumut harus mampu membuat program yang mampu menarik minat bagi anak muda agar dekat dengan Partai Golkar,” katanya.

Terlebih Partai Golkar memiliki target menjadi pemenang pada Pemilu mendatang dan mendukung penuh pencalonan Ketua Umum Airlangga Hartarto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Golkar merupakan salah satu partai tertua di Indonesia. Memiliki sejarah, telah melewati banyak ombak yang begitu besar. Golkar ini sudah melewati begitu banyak rintangan. Saya kira dalam kesempatan ini dengan AMPG yang memiliki moto tangguh, solid dan terdepan. Saya yakin Golkar di Sumut menjadi pemenang di pemilu yang akan datang,” jelasnya.

Hal sama disampaikan Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah. Ia berharap AMPG hadir di Kabupaten/Kota tidak sekedar struktur susunan pengurus, tapi harus hadir dengan kerja nyata menyampaikan apa yang menjadi visi misi Partai Golkar dan merekrut kader-kader baru, kaum muda milenial.

“Saya berharap kepada AMPG Sumut untuk bisa merekrut milenial muda kita apalagi target kita Sumut 2 juta kader dan ini bukan hal mustahil. Kaum muda harus sadar akan politik. Jangan lagi politik dianggap tabu karena sebuah kebijakan prosesnya ada di parlemen. Dan DPR merupakan perwakilan partai politik. Bila kita sudah bergabung maka kita bisa menyampaikan aspirasi secara langsung, mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Dia pun berharap seluruh pengurus dan kader AMPG di Sumut tidak hanya sekadar bangga memakai seragam organisasi. Tetapi juga dapat memunculkan jiwa militansi dan kerja keras dalam mewujudkan keinginan serta cita-cita. “Anda semua sudah menyatakan diri dan bergabung, kehadiran secara organisasi tidak hanya sekedar semangat pakai atribut, kami berharap munculah semangat dan militansi,” katanya.

Dia juga berharap AMPG tidak bermental loyo saat dihadapkan masalah. “Khusus AMPG tidak ada bermental loyo. Kita harus siap dalam keadaan apapun dan sama sama berjuang dalam mencapai tujuan kita. Setelah Rakorda ini segera siapkan program-prohram yang bisa menarik minat para kaum muda, semua bisa dilakukan dengan perencanaan yang baik,” tutupnya. (rel/dek)

Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan NTB Senilai Rp 700 Juta

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi.

LOMBOK UTARA, SUMUTPOS.CO – Sebanyak sepuluh jenis produk olahan sorgum senilai Rp 700 juta diekspor ke Timor Leste dan Malaysia hari ini, Sabtu (22/1) di Dusun Lokok Sutrang, Desa Santong Mulia, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kementerian Perdagangan bersama PT. Astra International Tbk.

Produk-produk yang diekspor kali ini diproduksi CV. Yant Sorghum yang membina petani sorgum di Desa Sejahtera Astra (DSA) Lombok, NTB. Kesepuluh produk olahan sorgum yang dilepas ekspornya adalah keripik tempe sorgum, roll sorgum, puff sorgum, keciput sorgum, stik bawang sorgum, beras sorgum, tepung sorgum, biskuit sorgum, gula cair sorgum kemasan botol dan saset, serta sendok dan garpu berbahan sorgum yang bisa dimakan (edible sorghum spoon and fork).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi, menyambut positif kegiatan panen raya sorgum untuk ekspor. Ia  berharap desa binaan Astra mampu mencetak eksportir yang dapat mengekspor produk-produk unggulan secara berkesinambungan.

“Kegiatan hari ini merupakan salah satu implementasi Kerja Sama Pengembangan Ekspor Produk Unggulan Desa dengan PT. Astra International Tbk yang bertujuan meningkatkan kapasitas ekspor desa ke pasar global, salah satunya adalah produk olahan sorgum. Sejak diformalkan pada 28 Juli 2021, Kemendag dan Astra berkomitmen bahwa dari sekitar 900 desa binaan Astra, minimal 100 desa harus mampu ekspor secara mandiri dan mendapatkan repeat order dalam kurun waktu dua tahun, yaitu pada 2023 mendatang,” kata Didi menegaskan.

Kegiatan pelepasan ekspor ini turut dihadiri Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag Ni Made Ayu Marthini, Head of CSR Communication PT. Astra International Tbk Bima Krida Pamungkas, pemilik CV. Yant Sorghum Nur Rahmi Yanti, dan perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT).

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan komitmen Kemendag untuk mendukung produk-produk bernilai tambah yang inovatif, seperti hasil olahan sorgum ini.

“Sorgum bisa menjadi sumber pangan alternatif menggantikan gandum, padi, atau jagung, yang dapat dikreasikan menjadi berbagai bentuk makanan dan minuman olahan. Hal yang menarik adalah inovasi sendok dan garpu dari sorgum. Hal ini yang ingin kami dorong promosinya, sekaligus mengedukasi buyers bahwa produk ini sustainable karena bersifat bebas sampah (zero waste). Kami akan berkoordinasi dengan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri untuk membukakan akses pasar di 46 kota yang menjadi akreditasi dari Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center,” kata Made.

Sorgum merupakan tanaman bersifat zero waste product. Biji, batang, dan daun dapat diolah menjadi sejumlah produk. Biji sorgum dapat diolah menjadi tepung, pakan ternak, nasi, dan biskuit. Batangnya dapat diolah menjadi gula, pakan sapi, kompos, dan permen. Sedangkan daunnya dapat diolah menjadi kompos, pewarna alami, dan keripik.

Program DSA sorgum Lombok mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mencoba bangkit dari dampak gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19. Program yang dimulai lima tahun lalu dengan dua desa binaan, saat ini jumlahnya meningkat menjadi 22 desa dan melibatkan lebih dari 1.000 petani di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Selatan dengan konsep korporasi petani. Berkembangnya DSA sorgum ini juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, khususnya ibu rumah tangga yang terlibat dalam proses pengolahan menjadi berbagai aneka makanan dan minuman.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor olahan serealia Indonesia selama lima tahun terakhir (2016–2020) tumbuh dengan tren sebesar 12,16 persen per tahun. Pada periode Januari–November 2021, nilainya tercatat sebesar USD 4,6 juta atau turun 10,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Pasar ekspor utama olahan serealia Indonesia adalah Korea, Turki, India, Hong Kong, Taiwan, Timor Leste, Malaysia, Australia, Kanada, dan Arab Saudi.
(*/rel)

Tanggapi Gugatan, Holy Nurrachman: DPM tidak Terganggu Putusan Tersebut

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Manager Eksternal PT Dairi Prima Mineral (DPM), Holy Nurrachman menanggapi santai soal adanya gugatan masyarakat mengenai salinan Kontrak Karya dan Status Operasi Produksi terbaru pertambangan DPM.

Salah satu gugatan sengketa informasi yang dikabulkan KIP adalah yang diajukan oleh Serli Siahaan, warga Kabupaten Dairi, Sumatera Utara kepada termohon Kementerian ESDM.

Objek yang disengketakan adalah salinan dokumen Kontrak Karya Hasil Renegosiasi Terbaru dan Salinan SK Kontrak Karya Nomor 272.K/30/D/DJB/2018 beserta dokumen pendukungnya milik PT. Dairi Prima Mineral.

Menanggapi adanya gugatan warga Dairi tentang SK Salinan Kontrak Karya yang dikabulkan oleh Majelis Hakim Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP), Kamis 20 Januari 2022. Holy menilai gugatan masyarakat kepada Kementerian ESDM sebagai termohon justru akan membuat kinerja perusahaan semakin baik kedepannya dalam pengelolaan pertambangan.

Dengan itu, ia menjelaskan informasi mengenai Kontrak Karya antara pemerintah dengan perusahaan akan terbuka ke publik. “Saya kira DPM tidak terganggu dengan putusan tersebut. Perlu kami sampaikan, bahwa putusan ini justru akan membuat kinerja perusahaan semakin baik kedepannya,” kata Holy dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/1).

Ia mengutarakan, soal gugatan itu bagi perusahaan sebenarnya tidak ada masalah.
“Saya perlu jelaskan, bagi kami tidak ada masalah kalau misalnya gugatan itu dimenangkan oleh Pemohon. Kami tentu akan mengikuti pemerintah bagaimana arahan terhadap kami tentang keterbukaan informasi publik tersebut. Mau dibuka atau tidak dibuka itu tidak ada masalah bagi DPM. Kalau misalnya perjanjian itu menjadi domain publik tidak ada masalah. DPM juga tidak dirugikan. Perlu diketahui juga bahwa masih ada kesempatan bagi pemerintah untuk tidak menerima putusan tersebut dalam 14 hari kerja setelah keputusan KIP tersebut, tapi kita tunggu saja. ” katanya.

Ia pun memastikan tidak mungkin PT DPM ditutup gara-gara Salinan Kontrak Karya tersebut dibuka ke publik. Karena Putusan KIP tidak memiliki kapasitas untuk penutupan tambang.

“Saya perlu jelaskan yang dibuka itu hanya perjanjiannya saja, bukan berarti operasi pertambangan dihentikan,” jelasnya.

“Nggak ah, itu keterbukaan informasi publik. Kalau kontrak karya itu dibuka kepada masyarakat berarti kan bisa dipelajari, nah kemudian masyarakat bisa membantu pemerintah dalam mengawasi dan memberikan pembinaan kepada DPM. Kan perusahaan ini dibina dan diawasi oleh pemerintah. Kalau misalnya DPM melakukan kesalahan, pemerintah kan bisa tegur,” katanya.

Ditambahkannya, bahwa Pemohon ini adalah bukan para pihak yang terlibat dalam Kontrak Karya. Dikatakannya perjanjian Kontrak Karya itu antara pemerintah dan perusahaan.

“Kalau perusahaan ada melakukan pelanggaran, maka jangan masyarakat yang menegur perusahaan, tetapi mereka bisa sampaikan kepada pemerintah. Kalau bicara rakyat, perusahaan itu juga rakyat. Kalau ada yang ingin disampaikan, sampaikanlah kepada pemerintah,” jelasnya.

Untuk itu, Holy menjelaskan bahwa gugatan informasi tersebut tidak berpengaruh soal keberadaan perusahaan.

“Jadi tidak ada masalah itu. Kalau tujuannya baik tentu tidak ada masalah bagi perusahaan,” tandasnya.(gus)

teks foto: Manager Eksternal PT Dairi Prima Mineral (DPM) Holy Nurrachman.(ist)