30 C
Medan
Saturday, January 31, 2026
Home Blog Page 2800

Suap Jual Beli Vaksinasi, Oknum ASN Dinkes Sumut Dituntut 1,5 Tahun Penjara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Oknum aparatur sipil negara (ASN) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Suhadi MKM, MKes dituntut jaksa selama 1 tahun 6 bulan penjara. Warga Jalan Tuamang, Medan Tembung ini, dinilai terbukti memberi suap jual beli vaksinasi, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 2 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (17/1).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendri Edison Sipahutar menyatakan dalam nota tuntutannya, terdakwa melanggar Pasal 5 ayat (2) UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 56 ayat (2) KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, agar menjatuhkan terdakwa Suhadi dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan, denda Rp50 juta, subsider 2 bulan kurungan,” ujarnya.

Menurut JPU, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Sedangkan hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan bersikap sopan dipersidangan.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip surat dakwaan, Suhadi didakwa dalam pemberian vaksin Covid-19 kepada dr Indra, tanpa menyeleksi pemakaiannya sehingga memberikan celah untuk dimanfaatkan kepentingan pribadi melaksanakan vaksinasi berbayar.

Vaksin-vaksin yang diterima oleh dr Indra Wirawan dari terdakwa Suhadi, tidak seluruhnya digunakan untuk atau sesuai dengan surat permohonan yang disampaikan oleh Indra kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, karena sebagian telah digunakan oleh Indra untuk menvaksin orang-orang yang mau membayar yang telah dikoordinir oleh saksi Selvi.

Dalam proses keluarnya vaksin seharusnya ada laporan pertanggungjawaban dari penggunaannya. Artinya, bila SOP dilakukan maka tidak mungkin ada celah bagi para pelaku untuk memanfaatkan situasi terlebih anggaran pengadaan vaksin covid19 berasal dari negara yang harus ada pertanggungjawabannya.

Suhadi, sengaja memberi kesempatan kepada dr Indra mengeluarkan dan menyerahkan vaksin secara berulang-ulang tanpa dilengkapi surat permintaan (permohonan) yang sah, dimana Suhadi terlebih dahulu menyimpan vaksin tersebut bukan di gudang farmasi.(man/azw)

Terlambat Tutup Portal Jalan, Petugas Jaga Malam Ditembak Airsoft Gun

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petugas jaga malam, Juang Parlindungan Naibaho (50) ditembak airsoft gun oleh pria diduga berinisial IHMS di Jalan Flamboyan Raya Gang Bersama, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (16/1) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Akibatnya, Juang bersimbah darah lantaran mengalami luka tembak di bagian pipi kirinya dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa penembakan itu bermula ketika korban dihubungi melalui telepon seluler oleh kepala lingkungan setempat, M Ansari, yang memintanya untuk datang ke Pos Kamling karena ada terjadi masalah pada Minggu malam. Sebelum dihubungi, korban tengah tidur di rumahnya.

Selanjutnya, korban bergegas ke Pos Kamling yang tak jauh dari rumahnya. Setibanya di lokasi, korban bertemu dengan kepling dan istri pelaku. Saat bertemu, istri pelaku protes dan langsung marah-marah kepada korban karena portal terlambat ditutup oleh petugas jaga Pos Kamling.

Karena tak ingin ribut, korban bergegas hendak meninggalkan lokasi. Namun, di saat bersamaan datang pelaku IHMS ke lokasi dan bertemu dengan korban lalu memarahinya.

Pelaku kemudian mengeluarkan senjata airsoft gun dari dari dalam tas sandangnya dan langsung menembak pipi kiri korban beberapa kali. Spontan, korban terkapar bersimbah darah. Usai menembak korban, pelaku dan istrinya meninggalkan lokasi.

Sedangkan korban yang mengalami luka tembak, ditolong kepling dan warga lainnya dibawa ke rumah sakit. Setelah itu, datang ke Mapolsek Medan Sunggal untuk membuat laporan yang tertuang dengan Nomor: STTLP/B/18/I/2022/SPKT/Polsek Medan Sunggal.

Kepada wartawan, korban berharap agar polisi dapat menindak lanjuti laporannya dan menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. “Saya percayakan sepenuhnya laporan itu kepada polisi, semoga pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata membenarkan korban sudah membuat pengaduan. Kata dia, laporan korban saat ini sedang dalam proses lebih lanjut. Namun, “Laporan korban sedang kita proses,” ujarnya, Senin (17/1). (ris/azw)

Polisi Rekonstruksi Kasus Tewasnya Pria di Pos Satpam Patumbak

REKONSTRUKSI: Petugas Polsek Patumbak saat gelar rekonstruksi tewasnya Warso, di Pos Satpam PT Sumber Baru, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Senin (17/1). dewi/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Patumbak menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan, menyebabkan warga bernama Warso tewas, yang terjadi di Pos Satpam PT Sumber Baru, Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, Senin (17/1).

Rekontruksi tersebut dipimpin langsung Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago, diwakili oleh Kanit Reskrim AKP Ridwan, didampingi personel Polsek Patumbak, penasehat hukum pelaku, dan sejumlah saksi.

“Ada sembilan adegan yang dilaksanakan sesuai dengan keterangan pelaku dan saksi, saat saat terjadinya penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku berinisial LM alias Palas terhadap korban Warso,” ujar Ridwan.

Dalam rekontruksi tersebut, lanjutnya, diperagakan dari awal kejadian yang terjadi pada Selasa, (30/11), sekira pukul 22.15 WIB. Di mana awalnya pelaku datang dari Jalan Sisingamangaraja Medan dalam keadaan mabuk usai minum tuak bersama kawan-kawannya di suatu tempat.

Sesampainya di pos Satpam PT Sumber Baru, tambah Ridwan, pelaku LM melihat korban Warso sedang berada di pos dan pelaku menegur korban, ‘Sombong Kali Kau Warso!’.

“Tapi korban hanya diam saja tanpa menghiraukan apa yang dibilang oleh pelaku. Selanjutnya, korban masuk ke dalam pos dan berbaring di kursi,” ungkapnya.

Kemudian, terang Ridwan, pelaku menemui korban dan menarik rambut korban, sehingga korban terjatuh dan kepalanya terhempas ke lantai hingga tak sadarkan diri.

“Selanjutnya saksi berinisial I alias Ucok menjumpai pelaku di depan Pos Satpam dan menanyakan kepada pelaku, ‘Kau Apain si Warso. Kemudian pelaku menjawab, Gak ku apa-apain, sehingga terjadi cekcok mulut antara saksi dan pelaku hingga akhirnya keduanya berantam dan saksi Ucok lari ke belakang gudang PT Sumber Baru dan pelaku LM mengejar saksi Ucok. Namun tidak ketemu,” bebernya.

Lalu, sebut Ridwan lagi, saksi J dan saksi ES membawa korban Warso ke Rumah Sakit Mitra Medica dengan menggunakan sepeda motor, guna mendapatkan perawatan medis. Sesampainya di ruang ICU RS Mitra Medica Medan, langsung dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

“Pelaku LM diamankan dan dilakukan penyidikan atas kasus tersebut. Imbas perbuatannya, pelaku dijerat dengan melanggar Pasal 351 ayat (3) KUHPidana, Tentang penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman minimal tujuh tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (dwi/azw)

Irman Gusman dan Parlindungan Purba Hadiri Peresmian Jamaliah Building

PRASASTI: Tokoh nasional H Irman Gusman SE MBA didampingi H Sofyan Raz Ak MM dan Dr Parlindungan Purba SH MM menandatangani prasasti peresmian Jamaliah Building serta Re-opening Raz Museum & Gallery.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – TOKOH nasional yang pernah menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) H Irman Gusman SE MBA mengapresiasi peresmian Jamaliah Building serta Re-opening Raz Museum Gallery.

”Kita bangga terhadap semua yang kita saksikan gedung yang diperuntukkan untuk tahfidz dan re-opening museum dan galeri tersebut sebagai usaha yang mulia dari keluarga besar Drs H Sofyan Raz Ak MM yang membuat yayasan berbasiskan Islam tetapi berwawasan global,” kata Irman Gusman kepada Sumut Pos di Bandara Kualanamu, Sabtu (15/1).

Didampingi Dr Parlindungan Purba SH MM (mantan Anggota DPD RI), Irman Gusman berharap dapat terus dihasilkan generasi penerus yang disiplin, religi dan smart. ”Ini luar biasa karena memadukan antara emotional quotients, spiritual quotients dan intelligence quotient,” tegasnya.

Ia menambahkan sosok Sofyan Raz yang berjuang mulai dari bawah. ”Pada satu abad Indonesia merdeka pada tahun 2045, yayasan ini mampu menghasilkan kader-kader bangsa yang Islami, berwawasan global dan terkemuka buat bangsa dan negara,” harap tokoh nasional tersebut.

Peresmian Jamaliah Building serta Re-opening Raz Museum dan Gallery berlantai enam ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubsu H Edy Rahmayadi bersama H Irman Gusman SE MBA, Dr Parlindungan Purba SH MM, H Sofyan Raz Ak MM, Hj Rahmawaty Sofyan Raz beserta sejumlah tokoh masyarakat Sumut.

Sedangkan pengguntingan pita dilakukan oleh gubernur. Rangkaian kegiatan ini turut dihadiri Pangdam I BB, Kapoldasu, rektor UIN Sumatera Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (dmp)

Tiga Dosen STIKes Mitra Husada Raih Gelar Doktor

MITRA HUSADA: Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes (2 kiri) bersama Dr Herna Rinayanti Manurung STrKeb MKes (3 kiri) dan keluarga besar STIKes Mitra Husada.

SUMUTPOS.CO – TIGA dosen Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan meraih gelar doktor dari Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Islam Nusantara.

Disertasi Ketua STIKes Mitra Husada Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes dalam promosi doktor di USU berjudul: Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Kesehatan Ibu Hamil dan Bersalin melalui Pendekatan Dalihan Na Tolu di Kabupaten Toba, Jumat (14/1)

Disertasi Dr Herna Rina Yanti Manurung MKes juga di USU pada hari yang sama berjudul: Pemberdayaan Ibu dalam Kepatuhan Pemeriksaan Kehamilan di Kabupaten Deliserdang.

Sedangkan Dr Rosmani Sinaga MM menamatkan jenjang pendidikan S3 dari Universitas Islam Nusantara pada Desember 2021 lalu.

Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes, Dr Rosmani Sinaga MM dan Dr Herna Rina Yanti Manurung MKes bersyukur pada Tuhan karena telah menyelesaikan penelitian hingga promosi doktor.

Siti Nurmawan Sinaga menyampaikan ucapan terima kasih kepada
Dr Muryanto Amin MSi (rektor USU),
Dr Edy Ikhsan MA (wakil rektor I USU), M Arifin Nst MSP (wakil rektor II USU), Dr Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan MSi Apt (wakil rektor III USU) dan Prof Dr Opim Salim Sitompul MSc (wakil rektor IV USU).

Sebagai insan yang senantiasa memegang budi baik sesama dan rasa syukur kepada Tuhan. ”Semoga karunia yang Saya peroleh mendapat ridho Tuhan Yang Maha Esa dan membawa manfaat bagi Saya dan keluarga, masyarakat dan almamater USU,” katanya.

Siti Nurmawan Sinaga berterima kasih kepada Prof Dr Albiner Siagian MSi (promotor), Prof Dr Badaruddin MSi dan Nurmaini MKM PhD (co-promotor).
Kemudian Prof Dr dr Sarma N Lumbanraja MKed (OG) SpOG (K), Fazidah Aguslina Siregar MKes PhD,
Dr Fikarwin Zuska PhD, Prof dr Ari Natalia Probandari MPH PhD
(penguji luar komisi).

Herna Rina Yanti Manurung juga berterima kasih kepada Prof Heru Santosa, MS PhD (promotor), Dr R Kintoko Rochadi, MKM dan Dr Juanita SE MKes (co-promotor).
Kemudian Nurmaini MKM PhD, Dr Zulhaida Lubis MKes, Dr Fikarwin Zuska PhD dan Dr Eti Poncorini P MPd (penguji luar komisi).

Rosmani Sinaga pun berucap syukur pada Tuhan karena telah menyelesaikan pendidikan S3. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan rektor Universitas Islam Nusantara serta promotor, co-promotor dan penguji.

Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes, Dr Rosmani Sinaga MM dan Dr Herna Rina Yanti Manurung MKes juga berucap syukur atas selesainya ujian promosi doktor. Terima kasih juga kepada
Ketua Yayasan Mitra Husada Medan Drs Imran Saputra Surbakti beserta seluruh keluarga besar STIKes Mitra Husada. (dmp)

 

— info grafis —
1. Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes

Usia: 47 Tahun

Orangtua: Kanur Sinaga dan Pittama Manurung

Suami: Drs Imran Saputra Surbakti MM

Anak: Jesica Ranti Yosyeba Surbakti dan Jazoen Karen Pasyeba Surbakti

Riwayat pendidikan: SD Negeri 173665 Hutinggian, SMP Negeri 1 Lumbanjulu, SPK RSU Herna, D3 Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan, S1 FKM USU, Program Kebidanan STIKes Deli Husada, S2 dan S3 FKM USU

Riwayat pekerjaan: pegawai RSU Herna Medan (1993-1996), staf pengajar Akper Deli Husada dan Medistra (1996-2000), direktris Akbid Deli Husada (2001-2006), direktris Akbid Mitra Husada (2006-2017) dan ketua STIKes Mitra Husada (2017-sekarang)

Organisasi: bendahara Aptisi Sumut (2011-2025), divisi I Regulasi dan Kelembagaan Aipkind, ketua IBI Ranting STIKes Mitra Husada (2013-2018), dewan pakar Artipena Sumut, bendahara HPTKes Sumut (2016-2021) dan wakil ketua II Bidang Pendidikan IBI Kota Medan (2019-2024).

2. Dr Rosmani Sinaga MM

Usia: 52 Tahun

Orangtua: Kanur Sinaga dan Pittama Manurung

Riwayat pendidikan: S1 Ilmu Manajemen, Sekoah Tinggi Ekonomi Graha Kirana (2006-2010), S2 Ilmu Manajemen Universitas Islam Sumatera Utara (2012-2015) dan S3 Ilmu Pendidikan Universitas Islam Nusantara (2018)

Pekerjaan: dosen STIKes Mitra Husada Medan

Prestasi:
– Mendapat HAKI Modul Kewirausahaan dangan nomor 000149873 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada 2018
– Memberikan orasi ilmiah dengan judul Relationship between Knowledge and Adolescent Attiudes towards Communicable Sexual HIV/AIDS Diseases in Senior High School Tigapanah pada temu ilmiah The 1st Mitra Husada Health International Conference (MIHHICo) 2020 di STIKes Mitra Husada Medan
– memiliki beberapa karya publikasi nasional.

Pengalaman:
– aktif mengikuti pertemuan ilmiah, seminar, workshop dan kegiatan pengembangan diri
– aktif dalam organisasi keagamaan dan lingkungan masyarakat setempat.

3. Dr Herna Rinayanti Manurung MKes

Usia: 36 Tahun

Orangtua: Mangatur Manurung dan Pinondang S

Suami: dr Chandra Siagian MKM

Anak: Andrew William Agaperana Siagian

Pendidikan: SD Negeri 173665 Hatinggian, SMP Negeri 1 Lumbanjulu, SMA Negeri 1 Balige, D3 Keperawatan Politeknik Kesehatan Negeri Medan, D3 Kebidanan Akbid Senior Medan, D4 Bidan Pendidik Poltekkes Kemenkes Medan, S2 dan S3 FKM USU

Pekerjaan: dosen STIKes Mitra Husada Medan

Organisasi: bendahara IBI Medan Ranting STIKes Mitra Husada (2013-2018, ketua IBI Medan Ranting STIKes Mitra Husada (2019-2024), bendahara pengurus Korda I Artipena Sumut (2020-2022) dan sekretaris Divisi Pelatihan HPTKes Sumut. (*)

Medan Harus Terus Dimodernisasi dan Miliki MRT

KUNJUNGI SUMUT: Tokoh nasional H Irman Gusman SE MBA (kiri) dan Dr Parlindungan Purba SH MM di Bandara Kualanamu Deliserdang, pekan lalu.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

SUMUTPOS.CO – TOKOH nasional yang pernah menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) H Irman Gusman SE MBA berharap Kota Medan terus modernisasi untuk menjadi kota yang ramah pada masyarakat.

Hal ini ditegaskan Irman Gusman di Bandara Kualanamu, akhir pekan lalu seusai melakukan kunjungan silaturahim ke sejumlah tokoh di Medan, Sabtu (15/1).

Dalam kunjungan ke Medan, Irman Gusman didampingi Dr Parlindungan Purba SH MM (mantan Anggota DPD RI) menandatangani prasasti peresmian Jamaliah Building serta Re-opening Raz Museum & Gallery di Jalan dr Mansyur Medan.

Irman Gusman juga bertemu Wakil Gubernur Sumut H Musa Rajekshah SSos MHum di rumah dinas Wagubsu Jalan Tengku Daud Medan. Tokoh nasional ini juga bertemu dengan berbagai lapisan masyarakat di Teratai Residence Medan serta bertemu Wakil Ketua Perhimpunan Hindu Dharma Indonesia Sumut M Manogren dan pengurus Anak Indonesia Timur di Medan Yohan Alfarisi.

”Medan sebagai kota paling maju diluar Jawa tentu harus melakukan modernisasi. Medan harus berdiri satu langkah didepan,” sebut Irman Gusman.

Mantan senator asal Sumatera Barat ini meminta infrastruktur di Medan harus terus dibenahi. ”Medan sudah agak macet ya. Jadi harus dibangun Mass Rapid Transportation,” pintanya.

Infrastruktur ini, lanjut mantan ketua DPD RI, merupakan kewajiban bagi sebuah kota berpenduduk diatas satu juta jiwa. ”Jadi dengan Medan bertrasformasi lebih modern dan maju sehingga mampu mengimbangi kemajuan kawasan Bandara Kualanamu di Deliserdang,” harapnya.

Terhadap peresmian Jamaliah Building serta Re-opening Raz Museum & Gallery, Irman Gusman memberikan apresiasi atas upaya mulia mendidik para tahfidz dan generasi penerus bangsa yang dilakukan H Sofyan Raz Ak MM beserta keluarga.

Saat bertemu Ijeck, dirinya menyampaikan ucapan selamat atas amanah sebagai Wagubsu. Ia juga menyampaikan turut belangsukawa atas wafatnya orangtua Wagubsu tersebut. ”Saya sudah lima tahun tak bertemu,” katanya.

Mantan Anggota DPD RI Dr Parlindungan Purba MM juga melihat besar apresiasi Irman Gusman terhadap pertumbuhan Kota Medan dan kawasan Bandara Kualanamu tersebut. Saat Medan, Deliserdang dan Serdangbedagai berkolaborasi membangun MRT. ”Ini pernah dipikirkan pemerintah. Dan saat ini harus didorong kembali,” kata Parlindungan Purba. (dmp)

Triple Pro Grade Camera Siap Dukung Konten Inspiratifmu Jadi Viral

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Memiliki hari yang dipenuhi dengan rangkaian aktivitas penuh passion merupakan salah satu life goal bagi generasi muda, khususnya gen Z. Untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut, gen Z wajib punya devices yang dapat mendukung serta menemani semua kegiatan epic mereka seharian. Samsung menjawab semua kebutuhan tersebut dengan menghadirkan Galaxy S21 FE 5G , smartphone yang dirancang khusus untuk Galaxy Fan agar tetap terhubung 24/7 dengan dunia.

Mengawali awal tahun 2022 dengan Galaxy S21 FE 5G yang secara resmi sudah hadir di Indonesia pada 11 Januari 2022, Samsung optimis bahwa Galaxy S21 FE 5G dapat menjadi partner utama Gen Z agar mereka secara bebas dapat berekspresi dan mengaktualisasikan diri melalui berbagai kreasi konten di sosial media, main game online seharian bareng sahabat hingga menikmati berbagai tayangan streaming favorit untuk menutup kegiatan epic mereka seharian. Untuk menjawab kebutuhan Gen Z yang super kreatif, Samsung hadirkan Triple Pro Grade Camera yang siap buat konten Instagram Reels dan TikTok mereka yang inspiratif jadi viral.

Gen Z selalu punya segudang inspirasi dan ide kreatif untuk membuat suatu konten menjadi epic dan viral. Triple Pro Grade Camera yang terdiri dari 12 MP Ultra Wide, 12 MP Wide, serta 8 MP Telephoto siap menjadi senjata andalan untuk penuhi segala kebutuhan kamu untuk buat konten dengan kualitas terbaik. Samsung juga melengkapi Triple Pro Grade Camera dengan sederet fitur unggulan seperti Portrait Mode yang hadir dalam 5 efek dramatis background yaitu Blur, High-Key Mono, Low-Key Mono, Back Drop, dan Color Point.

Fitur AI Photo Remaster yang buat hasil foto jadi lebih natural dan epic. Tidak ketinggalan juga, dengan adanya Object Eraser, kini kamu bisa hilangkan berbagai objek manusia atau benda yang tidak diinginkan pada background dengan sekali sentuh. Untuk melengkapi pengalaman epic kamu, Triple Pro Grade Camera di Galaxy S21 FE 5G juga sudah mendukung Dual Recording, siap hadirkan konten kamu terasa nyata dengan berbagai mode seperti Splitview, Vlog mode, dan lainnya. Night Photography juga semakin epic dengan adanya Night Mode yang dapat menangkap gambar dengan lebih jelas serta minim noise di kondisi lingkungan yang minim cahaya.

Setelah merekam aksi epic melalui Triple Pro Grade Camera, jadikan konten-mu makin epic dengan melakukan edit secara langsung melalui layar 6,4 inci Dynamic Amoled 2X yang punya tingkat kecerahan hingga 1200 nits, dan sudah mendukung refresh rate 120Hz serta Eye Comfort Shield yang tentunya akan hadirkan pengalaman ngedit yang lebih nyaman dan juga dengan visual tajam.

Buat kamu yang super kreatif dan suka cari inspirasi, Samsung Galaxy S21 FE 5G juga dirancang untuk nemenin kamu seharian. Dengan All Day Battery 4.500 mAh serta didukung Super Fast Charging bikin kamu less worry buat ngonten, ngedit, bahkan enjoy entertainment seharian. Design-nya yang compact dan ringan juga nyaman digenggam dengan waktu yang lama, apalagi dengan adanya 4 pilihan warna baru yaitu Olive, Lavender, Graphite serta White bikin style kamu jadi epic.

Jadi nggak ada alasan kan untuk gak ngonten pake Galaxy S21 FE 5G, smartphone yang memang dirancang untuk kamu Galaxy Fan supaya hidup kamu jadi lebih kreatif dan inspiratif. Untuk buat hidup kamu makin epic, Samsung Galaxy S21 FE 5G sudah bisa didapatkan melalui berbagai retailer resmi atau secara online di :
https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-5g/galaxy-s21-fe-5g/buy/ .(rel/adz)

Dugaan Gunakan Uang Hasil Tangkapan, Poldasu Bentuk Tim Usut Kapolrestabes

WAWANCARA: Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Uang itupun, diduga digunakan membeli sepeda motor untuk hadiah anggota TNI yang berhasil membongkar peredaran ganja.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, melalui grup WhatsApp (WA), Sabtu (15/1), menegaskan, akan mengusut tuntas, kasus dugaan suap dari bandar narkoba tersebut.

Dia juga telah membentuk tim dari personel Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Reserse Kriminal (Reskrim). “Saya sudah bentuk tim gabungan Propam dan Reskrim, untuk dalami kasus ini, dan saat ini tim sedang bekerja dan kita tunggu hasilnya,” ujarnya.

Tetapi, lanjutnya, pihaknya merasa perlu kembali menegaskan bahwa dalam pemeriksaan berkas perkara, baik yang ditangani Propam maupun Ditreskrimum Polda Sumut, serta yang saat ini sedang berjalan pemeriksaan di Pengadilan Negeri (PN) Medan yang bersangkutan (terdakwa) tidak bisa menjelaskan bahwa Kapolrestabes Medan menerima suap seperti apa yang disampaikan di persidangan. Sehingga hal ini juga menjadi materi pendalaman.

“Apabila terbukti melakukan suap sebagai yang dijelaskan yang bersangkutan tersebut. Saya tidak akan ragu menindak tegas Kapolrestabes Medan,” tandasnya.

Sebelumnya, isu Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko menerima suap muncul dalam persidangan di PN Medan, sesuai dari penuturan Anggota Polrestabes Medan, Bripka Ricardo yang menjadi terdakwa dalam kasus narkoba. Sidang tersebut, digelar di PN Medan pada Rabu (12/1) kemarin.

Saat sidang beragendakan keterangan saksi, Ricardo mengaku menerima uang suap dari istri bandar narkoba senilai Rp300 juta. Uang itu lalu dibagi-bagi ke atasannya. Lalu dia, diperintahkan Riko menggunakan uang sebesar Rp75 juta untuk membeli sepeda motor sebagai hadiah anggota Koramil 13 Percut Seituan, atas jasanya menggagalkan peredaran ganja.

DPRD Kota Medan juga angkat bicara soal isu kasus miring yang melibatkan orang nomor satu di Polrestabes Medan itu. Wakil rakyat itu meminta kepolisian untuk segera mengusut tuntas dugaan penggunaan uang hasil suap bandar narkoba yang melibatkan nama Kapolrestabes Kota Medan, Kembes Pol Riko Sunarko. Pasalnya dalam kasus ini, ada lima personel Satuan Narkoba Polrestabes Medan yang menjadi terdakwa yang didakwa mencuri dan membagilan uang hasil penggeledahan kasus narkotika sebesar Rp650 juta dari terduga bandar narkoba Jusuf alias Jus.

Dalam sidang itu, satu terdakwa menyebutkan bahwa uang suap yang berasal dari istri Jus, sudah dibagi-bagikan ke pejabat di lingkungan Polrestabes Medan, di antaranya Kombes Pol Riko Sunarko.

“Kami berharap, kasus ini bisa diusut secara tuntas dan transparan serta terang benderang agar kasi ini menjadi jelas dan tidak menimbulkan tanya di masyarakat. Harus tuntas, agar masyarakat masih bisa merasakan keadilan,” ucap Wakil Ketua DPRD Medan H Rajuddin Sagala, Minggu (16/1).

Dikatakan politisi PKS itu, DPRD Medan mendukung penegakan hukum kepada para pejabat yang melanggar aturan, termasuk kepada para aparat hukum itu sendiri.

Untuk itu, Rajudin pun meminta agar Kapolda Sumut serta Kapolri dapat segera menyelidiki adanya dugaan tersebut secara jelas, terlebih hal itu berkaitan dengan instansi penegak hukum yang diduga mencari keuntungan dari bandar narkoba.

“Jika pejabat yang disebut itu benar menerima sejumlah uang dari bandar narkoba, maka perlu Kapolda bahkan Kapolri memberikan sanksi tegas pada bawahannya itu, serta mempublisaikan secara terbuka sanksinya agar masyarakat tahu siapapun yang melanggar hukum akan tetap diberikan sanksi tegas sesuai aturan hukum yang berlaku tanpa pilih kasih,” ujarnya.

Rajuddin pun mengaku, DPRD Medan akan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Meskipun demikian, dia mengingatkan agar kasus ini diungkap secara adil dan transparan.

“Untuk kasus ini sepenuhnya kita serahkan ke penegak hukum untuk menyelidikinya, agar kasus tersebut diungkap dengan sejelas-jelasnya,” ungkapnya.

Senada dengan Rajuddin, Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus meminta Mapolda Sumut dan Mabes Polri untuk segera mengusut tuntas kasus yang melibatkan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko. “Hukum itu harus adil, tidak boleh hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Siapapun yang bermain-main dengan hukum, maka harus mendapatkan sanksi tegas,” kata Robi Barus.

Robi meyakini, pihak kepolisian masih profesional untuk mengungkap kebenaran, sekalipun kasus tersebut melibatkan anggotanya sendiri. “Kita yakin seperti taglinenya, Polri itu harus presisi. Dan kita yakin, masih banyak polisi yang profesional dan jujur dalam bekerja dan menjalankan tugas-tugasnya,” pungkasnya. (dwi/map/azw)

Peringati HUT Bintang Medan, Cari Bibit Atlet, Gelar Kejuaraan Sepatu Roda

Bintang Medan Gelar Kejuaraan Sepatu Roda.(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati HUT Ke-9, Bintang Medan Roller Skate menggelar kejuaraan sepatu roda di Lintasan Sepatu Roda Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu-Minggu,15-16 Januari 2022.

Kejuaraan ini, diikuti oleh Bintang Medan Roller Skate, diikuti atlet Bintang Medan, Asahan, dan Langsa, Aceh. Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan Pulungan Harahap. Kemudian, dihadiri oleh Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Porserosi) Kota Medan, Eko Yudhistira Kalo.

Ketua Porserosi Kota Medan, Eko Yudhistira Kalo dalam sambutannya mendukung penuh kejuaraan sepatu roda yang digelar dalam rangka memperingati HUT Ke-9 Bintang Medan Roller Skate.

“Dengan diadakannya kejuaraan ini, saya berharap akan muncul bibit atlet baru yang nantinya bisa berlaga di ajang nasional,” ungkap Eko, Minggu (16/1).

Sementara itu, Kadispora Kota Medan, Pulungan Harahap juga mengucapkan selamat atas diselenggarakannya kejuaraan sepatu roda tersebut.

“Sebagai salah satu klub sepatu roda di Kota Medan, Bintang Medan diharapkan menghasilkan atlet yang dapat berlaga di ajang nasional termasuk di PON Sumut-Aceh yang akan digelar pada 2024 mendatang,” kata Pulungan.

Dalam kesempatan itu, Pulungan juga mengharapkan Bintang Medan untuk menjaga dan memanfaatkan Lintasan Sepatu Roda Taman Cadika dengan baik sehingga bisa menghasilkan bibit atlet berprestasi tidak hanya di kancah daerah tapi juga di tingkat nasional hingga internasional.

Selanjutnya, Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap membuka secara resmi Kejuaraan Sepatu Roda HUT Ke-9 Bintang Medan Roller Skate.

Sebelumnya, juga menyampaikan kata sambutan Ketua Umum Bintang Medan Roller Skate Taufik Budi Lubis, serta laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia.(gus)

Diskon PPnBM Diperpanjang

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui beberapa program terkait dengan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang tahun ini dianggarkan Rp 451 triliun. Salah satunya diskon PPnBM untuk pembelian mobil baru.

Hal itu diungkapkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual evaluasi PPKM, Minggu (16/1).

“Selanjutnya juga tadi Bapak Presiden telah menyetujui bahwa diberikan juga fasilitas tarif PPnBM yang ditanggung pemerintah. Ini khusus untuk sektor otomotif,” tuturnya.

Dia menerangkan untuk penjualan mobil dengan harga di bawah Rp 200 juta atau dalam kategori LCGC akan diberikan diskon PPnBM bertahap. Adapun PPnBM yang berlaku untuk LCGC saat ini sebesar 3%.

Untuk sepanjang kuartal I-2022, PPnBM untuk LCGC sebesar 0%, atau sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Lalu di kuartal II-2022 pemerintah akan menanggung 2% dari tarif PPnBM LCGC, tapi pembeli hanya menanggung 1%.

“Lalu di kuartal III-2022 dalah 1% ditanggung pemerintah dan di kuartal IV bayar penuh sesuai dengan tatifnya yaitu 3%,” tambahnya.

Selain itu insentif juga diberikan untuk mobil dengan harga Rp 200-250 juta yang saat ini tarif PPnBM-nya 15%. Untuk di kuartal I-2022 pembeli hanya menanggung 7,5% pajak atau 50% ditanggung pemerintah. Laku di kuartal II-2022 PPnBM sudah kembali berlaku penuh atau 15%. (dtc/ram)