28 C
Medan
Friday, January 30, 2026
Home Blog Page 2815

PLN Mobile Proiiga 2022 Siap untuk Ajang Sea Games Vietnam

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kompetisi voli paling bergengsi di Tanah Air, PLN Mobile Proliga 2022 resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pada Jumat (7/1/2022). Pada laga perdana yang diadakan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jakarta Elektrik PLN akan menghadapi juara bertahan Jakarta Mandiri Popsivo Polwan.

Pada sambutannya, Menpora Zainudin Amali mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berusaha keras agar kompetisi bergengsi ini kembali bergulir setelah hampir dua tahun vakum karena pandemi Covid-19. Mulai dari para pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), panitia, para atlet, hingga sponsor PT PLN (Persero).

“Dengan kerja keras semua pihak, hari ini kita akan memulai lagi kompetisi PLN Mobile Proliga 2022. Proliga kali ini tentu memberi harapan bagi para penggemar bola voli Tanah Air,” kata Zainudin.

Zainudin pun berharap kompetisi PLN Mobile Proliga 2022 bisa menjadi ajang persiapan bagi tim nasional bola voli yang akan bertanding di Sea Games 2022 Vietnam pada bulan Mei nanti.

“Untuk tim putra semoga bisa mempertahankan medali emas yang didapatkan di Sea Games 2019 Philipina. Pada tim putri saya harap bisa menyamai prestasi tim putra,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP PBVSI Komjend Pol (Purn) Drs. Imam Sudjarwo mengatakan PLN Mobile Proliga 2022 merupakan ajang kompetisi bola voli bergengsi di Tanah Air yang sangat ditunggu kehadirannya.

“Semoga dilaksanakannya kembali PLN Mobile Proliga 2022 bisa mengobati rasa rindu para pecinta bola voli,” ucapnya.

Imam pun berpesan agar seluruh klub dan para atlet peserta bisa memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya, dengan menunjukkan permainan yang menarik, enak ditonton, serta menjaga sportivitas yang tinggi. “Selamat bertanding, jaga sportivitas yang tinggi,” tegas Imam.

Di sisi lain, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi menambahkan, PLN antusias menyambut kembali digelarnya PLN Mobile Proliga 2022. Bagi PLN, kompetisi ini merupakan salah satu bagian pembinaan dari PLN untuk kemajuan olahraga Nasional, khusunya di cabang bola voli.
“Karena olahraga voli ini penggemarnya dari segala kalangan di seluruh tanah air,” ucapnya.

Terlebih lagi, dalam gelaran PLN Mobile Proliga 2022 yang dimulai pada 7 Januari sampai 27 Maret ini, PLN memiliki andil besar untuk menyukseskannya.

Agung pun berharap, pelaksanaan ajang ini dapat mengasah kemampuan para atlet voli dan menjadi modal untuk menoreh prestasi di kancah global. Tak lupa, Ia mengingatkan agar para peserta tim voli selalu menjaga protokol kesehatan selama mengikuti gelaran PLN Mobile Proliga 2022.

Pertandingan pembuka sendiri mempertemukan dua unggulan, tim putri Jakarta Elektrik PLN sebagai pemegang gelar terbanyak, melawan juara bertahan Jakarta Mandiri Popsivo Polwan. Sama-sama mengusung banyak pemain muda, pertemuan kedua tim ini pun menyanjikan tontonan yang menarik bagi para pecinta bola voli.

Setelah melalui pertandingan yang berjalan cukup ketat, Jakarta Elektrik PLN harus tergelincir dengan skor akhir 3-2. Jalannya pertandingan sendiri berjalan sangat seru dan memukau puluhan ribu penonton (Vidio.com) yang menonton secara langsung secara daring.

Pelatih Jakarta Elektrik PLN Risco Herlambang menilai Jakarta Popsivo bermain luar biasa hari ini. Baginya, secara tim Jakarta Elektrik PLN lebih unggul, hanya saja irama permainan lawannya di saat-saat krusial berhasil mengecoh para pemainnya yang rata-rata masih berusia muda.

“Pertama, kalau sampai set penentuan 2-2 itu hampir sama dengan lempar koin. Kedua juga mereka ini baru tampil jadi masih belum 100 persen,” kata Risco.

Bagi Risco kekalahan Jakarta Elektrik hari akan menjadi pelajaran yang sangat berharga, terutama untuk para pemain yang masih junior ini. Tentunya Dia akan segera mengevaluasi untuk menemukan kelemahan dan lebih bagus lagi ke depan.

“Memang komposisi pemain tim ini masih muda, tapi kan bisa lihat sendiri tadi bagaimana permainan dan kualitas mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, pada sektor putra tim yang akan melakoni pertandingan pertama adalah Palembang Bank Sumsel Babel melawan Surabaya Bhayangkara Samator. Pekan pertama putaran I Proliga 2022 bakal bergulir sebanyak tujuh pertandingan.

Meski tanpa penonton, aksi dari para pemain bola voli terbaik di Tanah Air tetap dapat disaksikan melalui siaran langsung melalui televisi maupun streaming. Adapun secara keseluruhan, PLN Mobile Proliga 2022 akan menyuguhkan 66 pertandingan.

Sebanyak 11 tim dengan rincian enam tim putra dan lima tim putri bakal bersaing mendapatkan gelar juara. Semua tim akan bersaing satu sama lain dengan lebih dulu melewati babak penyisihan yang terbagi dua putaran.

Putaran pertama berlangsung pada 7-30 Januari. Kemudian berlanjut ke putaran kedua pada 11 Februari-6 Maret. Setelah itu, sebanyak empat tim terbaik masing-masing dari sektor putra dan putri akan kembali adu kekuatan pada semifinal pada 11-20 Maret. Kemudian berlanjut ke final pada 26-27 Maret 2021. (ila)

Relawan Sobat Erick se-Indonesia Deklarasi Dukung Erick Thohir Capres 2024

Relawan Sobat Erick se-Indonesia Deklarasi Dukung Erick Thohir Capres 2024.(ist).

SUMUTPOS.CO – Relawan Sobat Erick mendeklarasikan dukungan terhadap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk maju sebagai calon presiden (Capres) di 2024. Kegiatan tersebut diadakan di Lampung dan digelar serentak di 9 Provinsi lainnya.

Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Sobat Erick, Dionisius Bria menilai Erick Thohir memiliki kinerja yang baik. Menurutnya, prestasi Erick Thohir perlu mendapatkan apresiasi maksimal.

“Capaian, prestasi dan kinerja Pak Erick adalah satu hal yang perlu kita apresiasi, sehingga kerja hebat yang selama ini dilakukan bisa terus kita rasakan di seluruh Indonesia,” ujar Dionisius di Hotel Horison Lampung, Kota Bandar Lampung, Minggu (9/1).

Dionisius menegaskan, pihaknya terbuka kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadi mitra dukungan dan pemenangan Erick Thohir sebagai Capres 2024. Terlebih, jika memiliki visi dan misi yang sama untuk memajukan bangsa.

“Sobat Erick akan terus memantapkan dan menjaring relawan dan siapapun yang memiliki visi yang sama, kita bisa bergerak bersama-sama, sehingga kerja nyata hadir di tengah masyarakat dengan optimisme,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Lampung Sobat Erick, Alisa Hendra menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung Erick Thohir. Dia juga mengaku siap menjadi mitra strategis demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur dan rukun.

“Sobat Erick juga siap untuk melakukan, memenangkan, dengan cara-cara yang tidak bertentangan dengan peraturan undang-undang dan peraturan yang berlaku,” katanya.

Selain Lampung, deklarasi juga digelar di 9 provinsi lainnya. Di antaranya yakni DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, DIY Yogyakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Banten, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Relawan Sobat Erick di Lampung juga memberikan sejumlah bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat di wilayah Bumi Waras, Teruk Betung Selatan. Kemudian, para relawan juga turut memborong jualan para pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Bambu Kuning, Tanjung Karang Pusat, Lampung.

Adapun kegiatan bagi-bagi sembako dan memborong barang jualan tersebut juga diikuti relawan Sobat Erick yang ada di 9 provinsi lainnya.(gus)

Tingkatkan Kompetensi Guru dan Dosen di Al-Washliyah

DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS IGDA SUMUT: Ketua Umum IGDA Dr Dedi Iskandar Batubara MSP (4 kanan) bersama peserta musyawarah wilayah IGDA Sumut di Aula PW Al-Washliyah Sumut, Sabtu (8/1).

SUMUTPOS.CO – KEPALA Madrasah Aliyah Swasta Proyek Univa Drs H Ahmad Yani MPd terpilih sebagai ketua Ikatan Guru dan Dosen Al-Washliyah (IGDA) Sumut periode 2022-2027. Ia meneruskan kepemimpinan Dr H Milhan Yusuf MA.

Muswil IGDA Sumut ini diikuti pengurus daerah dan cabang IGDA se-Sumut. Acara dibuka Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IGDA yang juga Ketua Pimpinan Wilayah Al-Washliyah Sumut dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr H Dedi Iskandar Batubara MSP.

Dedi Iskandar Batubara mengingatkan dalam proses pemilihan IGDA pada semua tingkatan agar lebih mengutamakan musyawarah mufakat. Proses semacam ini juga sudah dilaksanakan dalam pemilihan ketua Al-Washliyah pada kabupaten/kota di Sumut.

Senator asal Sumut juga menegaskan bahwa dirinya juga tidak mencampuri dalam menentukan pimpinan sekolah binaan Al-Washliyah di Sumut. Sebab sudah ada Majelis Pendidikan PW Al-Washliyah Sumut yang diisi oleh tokoh yang kompeten.

Menghadapi muktamar IGDA pada Februari 2022, Dedi Iskandar Batubara mendorong adanya regenerasi kepemimpinan di pengurus pusat IGDA melalui proses musyawarah.

Ia menambahkan bahwa pada tahun 2022 ini Pemprovsu akan memberikan bantuan anggaran pada PW Al-Washliyah Sumut. Ia menyebutkan bahwa IGDA didirikan pada kabupaten dan kota yang ada perguruan tinggi dan sekolah binaan Al-Washliyah.

Ketua PW IGDA Sumut periode 2016-2021 Dr Milhan Yusuf MA berterima kasih atas dukungan seluruh pengurus dan semua pihak termasuk pimpinan perguruan tinggi dan sekolah dilingkungan Al-Washliyah terhadap IGDA Sumut.

Mantan Wakil Rektor III UMN Al-Washliyah yang saat ini menjabat Sekretaris PB Mabmi tersebut mengajak untuk terus meningkatkan iman dan taqwa (Imtaq) serta ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Ia mendorong anggota dan pengurus memajukan IGDA dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sumut. Ia mengatakan peningkatan kompetensi merupakan suatu tantangan masa depan. ”Kita mulai dari diri kita sendiri,” katanya.

Sedangkan Ketua Panitia Muswil X IGDA Dr Dedy Juliandri Panjaitan mengungkapkan tema muswil adalah membangun IGDA sebagai organisasi profesional untuk meningkatkan kompetensi guru dan dosen dilingkungan Al-Washliyah.

Muswil dilaksanakan secara tatap muka diikuti pengurus daerah dari 12 kabupaten/kota dan 25 pimpinan cabang dari kecamatan di Sumut. ”Kita sebagai tenaga pendidik profesional harus berperan dalam pembangunan Indonesia,” katanya. (dmp)

176 Tokoh Pendidikan jadi Pengurus Aptisi Sumut

SALAM KOMANDO: Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Prof Dr H M Budi Djatmiko MSi MEI (kanan) bersama Ketua Aptisi Sumut saat muswil Aptisi Sumut di Medan pada 12 November 2021.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

KETUA Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Prof Dr H M Budi Djatmiko MSi MEI dijadwalkan melantik pengurus Aptisi Wilayah I Sumut Periode 2021-2025, Senin (10/1) hari ini.

Pelantikan pengurus organisasi pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut ini digelar di Aula Tengku Rizal Nurdin
Rumah Dinas Gubsu Jalan Sudirman Medan. Pengurus Aptisi Sumut terdiri dewan pembina, dewan pertimbangan, dewan penasehat, pengurus dan kordinator wilayah berjumlah 176 tokoh peduli pendidikan Sumut.

Beragam latar belakang diantaranya kepala daerah, pejabat militer, anggota legislatif dan pengusaha. Kebanyakan pengurus inti ada rektor universitas dan institut, direktur politeknik, ketua sekolah tinggi dan pimpinan yayasan PTS.

Gubsu H Edy Rahmayadi bersama 13 tokoh lainnya sebagai Dewan Pembina Aptisi Sumut. Mantan Ketua Aptisi Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung MM bersama 28 tokoh lainnya menjadi
Dewan Pertimbangan Aptisi Sumut. Kemudian Prof Dr Agussani MAP bersama 28 tokoh lainnya menjadi
Dewan Penasehat Aptisi Sumut.

Sedangkan Dr H Muhammad Isa Indrawan MM, Supriyanto SP MSi dan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes menjadi ketua umum, sekretaris umum dan bendahara umum pengurus harian Aptisi Sumut bersama 36 tokoh lainnya. Turut dilantik 60 pengurus Aptisi Sumut pada 12 lembaga serta lima pengurus sebagai kordinator wilayah Aptisi Sumut.

Musyawarah wilayah Aptisi Sumut diadakan di Hotel Madani Medan pada 12 November 2021. Saat itu Dr H Muhammad Isa Indrawan MM terpilih secara aklamasi mengganti Dr H Bahdin Nur Tanjung MM.

Gubsu, Ketua DPRD Sumut, Pangdam I Bukit Barisan, Kapolda Sumut, Kajati Sumut, Kepala BIN Daerah Sumut, Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional III, Komandan Pangkalan Utama TNI AL I, Wali Kota Medan, Kepala LLDikti Wilayah-1 Sumut, Kepala Perwakilan BI Sumut, Ketua Kadin Sumut, Ketua Komite Advokasi Daerah Sumut dan Ketua PWI Sumut sebagai dewan pembina.

Dewan Pertimbangan Aptisi Sumut terdiri Dr H Bahdin Nur Tanjung, Dr Mahriyuni MHum, Prof Dr Ramlan Silaban, Prof Dr H Paul Sirait SKM MM MKes, Prof Dr Erna Frida MSi, Prof Dr Tri Harsono MSi, Dr H Sakhyan Asmara MSP, Dr Ismail Effendy MSi, Dr HM Jamil MA, Dr Lukieto Cahyadi, MM CMA, Dr Calen SE MM, Dr Dra Ivan Elisabeth Purba MKes, Dr Amarullah Nasution, Dr H Zamakhsyari bin Hasballah Thaib Lc MA, Dr Hj Irma Fatmawati, Dr Rudi Gunawan MSi, Dr Lili Suryati SE MM AMA CITA, Yuris Danilwan SE MSi PhD, Dr Jaminuddin Marbun SH MHum, Dr Mutiara MKTI, Ivan Iskandar Batubara, Arman Chandra SE, Brilian Moktar SE MM, Hj Nuriandy BA, Ngajudin Nugroho SS MM, Drs H Margono MM, H Hasan Basri Nasution SKM MKes, L Manullang SKM MM dan Aries Sukariawan SP MP

Dewan penasehat terdiri Prof Dr Agussani MAP, Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin, Prof Dr Sihol Situngkir MBA, dr Sofyan Tan, Drs Johannes Sembiring MPd MKes, Dr KRT H Hardi Mulyono K Surbakti SE MAP, Dr Ir Jenny Elisabeth MSi, Dr Darwin Lie, Dr Dedi Holden Simbolon SSi MPd, Dr Ismail MAg, Dr Suzanna Joshepine Tobing MS, Dr Haposan Siallagan SH MH, Dr Parlindungan Purba SH MM, H Sempurna Tarigan MKes, HM Nasir Mahmud SE MBA MSi, Bob Subhan Riza ST MKom, Rika Rosnelly SH MKom, Drs Imran Saputra Surbakti MM, Adelima CR Simamora MKes, Rexon Nainggolan SE Ak MM MAk CPA CA, Susanto ST MM, Feiruz Hamid, Kaharuddin, Dra Binur Pretty N MM, Ilham Syahputra Siregar MKes, Dr Ahmad Calam, Nurhikmah Panjaitan, Dra Muksana Pasaribu MA dan Drs Eddy Iskandar MM.

Sedangkan pengurus harian dipimpin Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM sebagai ketua umum. Dr Wardayani SE MSi (wakil ketua organisasi, hubungan internal dan luar negeri), Dr Rudianto SSos MSi (wakil ketua pembelajaran dan akademik), Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes (wakil ketua sumber daya manusia), Dr Masdalifa Pasaribu Skep Ners SKM MKes (wakil ketua dana dan usaha).

Selanjutnya Dr Sri Rezeki SE MSi (wakil ketua kemahasiswaan dan kewirausahaan), dr Hj Liliana Puspa Sari MKes (wakil ketua riset dan abdimas), Dr Yanhar Jamaluddin MAP (wakil ketua jurnal dan publikasi ilmiah), Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc (wakil ketua akreditasi dan penjaminan mutu).

Kemudian Dr Pahala Sirait ST MKom (wakil ketua sistem informasi), Dr Arnaldo Marulitua Sinaga ST MInfo Tech (wakil ketua humas, publikasi dan dokumentasi),
Prof Dr Tarmizi SH MHum (wakil ketua hukum dan advokasi) dan Ns Rahmad Gurusinga SKep MKep (wakil ketua pengembangan karir).

Sekretaris Umum Aptisi Sumut adalah Supriyanto SP MSi. Sedangkan Wakil Sekretaris Umum Aptisi Sumut yakni Dr Ferial Faesha Sirait SE MSc, Ir Bhakti Alamsyah MT PhD, Dr Ade Gunawan SE MSi, Sontina Griche Tambunan SE, Hj Endang Maryanti SKM MSi, Ainul Rakhman Tarigan SKed, Muhammad Darwis SPd MPd, Afridayanti Surbakti SE MSi, Sahat Manomu Marbun SKom MKom, Sahat Sonang Sitanggang MKom, Surya Hendra Putra SE SKom MKom dan Nabila Paramita SH.

Bendahara umum Aptisi Sumut kembali dijabar Dr Siti Nurmawan Sinaga SKM MKes. Sedangkan wakil bendahara umum terdiri Dr Hj Emmy Erwina MA, Mestiana Br Karo (Sr Felic) SKep NS MKep DNSc, Dr Samsul Bahri MSi, Herna Rinayanti Manurung MKes, Said Rizal SHI MA, Seriga Banjarnahor SKep Ns MARS, Herlina Simanjuntak SST MKes, Dirhamsyah SE MSi, Dr Rahmat Hidayat MA, Suharto SKM MKes, Wanra Tarigan ST MKom dan Rakhmadani Sari SE MM.

Kemudian lembaga organisasi, hubungan internal dan luar negeri terdiri H Abdul Razak Nasution SHInt MSc, Elserra Siemin Ciamas SE MM, Syahrida Kairani SE, Zubaidah Hanum SE MM dan Agnita Yolanda BComm MSc. Lembaga pembelajaran dan akademik ditangani Roslilawati SSn MIKom, Dr Rahmaniar ST MT IPM, Cahyo Pramono SE MM, Mhd Zulkifli Hasibuan SE MSi
dan Aswin Akbar MBA.

Untuk lembaga sumber daya manusia terdiri Sutikno SPd MPd PhD CIQaR, Supiah Ningsih SE MM, Usti Fina Hasanah Hasibuan SST MKes, Faija Sihombing SKM MKes dan Tengku Moriza SE MM. Lembaga dana dan usaha ditangani Dr Muhammad Sadri MM, Dr Hj Feby Milanie ST SE SH MM MH, Ratmisusiani Sagala SH MH, Hj Lily SS SPd MPd dan Muhammad Amri Nasution SE MSi.

Lembaga kemahasiswaan dan kewirausahaan yakni
Riandani Rezki Prana SEI MSi, Miftah El Fikri SE MSi, Oktafiana Akmal SAk, Rahmat Kartolo SPd MPd PhD dan Ns Johansen Hutajulu AP SKep MKep. Lembaga riset dan pengabdian masyarakat terdiri Dr E Rusiadi SE MSi, Fahmi Sulaiman ST MM, Rizaldy Khair SKom MKom, Kartika Sari Lubis SE MSc dan Benny Aprial M SPd MPd.

Lembaga jurnal dan publikasi ilmiah yakni Dodi Siregar MKom, Solly Aryza Lubis ST MEng, Tengku Mohd Diansyah ST MKom, Asnawi SPd MHum
dan Rahmi Ramadhani SPdI MPd. Lembaga akreditasi dan penjaminan mutu terdiri Robert Tua Siregar PhD, Anggi Pratama Nst SE MSi, Sylvia Vianty Ranita SE MSi, Rahmat Hidayat SE MSi dan Sri Eka Wulandari SE MSi.

Lembaga sistem informasi terdiri Ruri Aditya Sari MSc, Ahmad Yazid SFil SKom MMet, Iswandi Idris ST MT, Fauzi Akbar Maulana Hutabarat SE dan Kartina Rahmadhani Rambe SPd MHum. Lembaga humas, publikasi dan dokumentasi ditangani Dra Ernawati Ginting MPd MKes, Hasrul Azwar Hasibuan SE MM, Amril SKom SE MSi, Murniati Endang Sulastri SPd MPd dan Marliani SST MKM.

Lembaga hukum dan advokasi terdiri Dr Yasmirah Mandasari Saragih SH MH, Dr Redyanto Sidi SH MH CPArb, JE Melky Purba SH MKn, Muhammad Mahendra M Sinaga SH MH dan Mahadi Siregar SH MH. Lembaga pengembangan karir yakni Hendra Utama SSos MSP, Husni Mubarak SE MM, Darwin Syamsul SSi MSi Apt, Sri Melda Br Bangun SKM MKes dan Ns Selamat Ginting SKep MKes.

Untuk koordinator wilayah I-VI yakni Dr Mangasi Sinurat SE MSi CMA (Deliserdang wilayah Timur, Serdangbedagai dan Tanahkaro), Dr Corry MSi (Simalungun, Pematangsiantar, Tebingtinggi, Tobasamosir, Tapanuli Utara), Danil Syahputra SEI MSi (Asahan, Tanjungbalai, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu), Aisyah Nurmi SPt MPt (Padanglawas, Padanglawas Utara, Padangsidimpuan, Mandailingnatal, Tapanuli Tengah dan Sibolga), Desman Serius Nazara SE MM (Nias) serta David JM Sembiring SKom MKom (Langkat, Binjai dan Deliserdang wilayah Barat). (dmp)

Bantah Pasar Induk Terpadu Mangkrak, Wali Kota Pekanbaru Sebut Tondi Investor

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus ST MT membantah jika proyek pembangunan Pasar Induk Terpadu Pekanbaru mangkrak. Firdaus bahkan menyebut, dengan pembangunan Pasar Induk Terpadu tersebut, Pemko Pekanbaru sudah diuntungkan karena keterlibatan investor dan pemasukan kas daerah.

“Siapa yang bilang mangkrak, itu tidak benar. Pembangunannya sudah mencapai 60 persen,” kata Firdaus, saat dihubungi wartawan dari Medan, Sabtu (8/1/2022) malam, terkait adanya tudingan salah seorang mantan pengurus DPD Partai Demokrat Sumut yang menyebut pembangunan Pasar Induk Terpadu Pekanbaru mangkrak yang investornya Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumut.

Firdaus bahkan menyebut jika pembangunan Pasar Induk Terpadu Pekanbaru bukan menggunakan APBD atau APBN, namun dari investor yang ingin menanamkan investasinya di Pekanbaru. “Kami sangat senang, ada investor yang menanamkan modalnya di kota kami ini. Pak Tondi itu bukan kontraktor, dia investor dan kami sangat senang ada investor seperti Pak Tondi datang ke kota kami ini,” ujarnya.

“Insya Allah tahun ini pembangunannya akan selesai dan bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat, khususnya pedagang. Jika ada keterlambatan, itu biasa. Hanya administrasi. Jadi tak ada yang mangkrak,” sebut Firdaus lagi.

Ditanya, berapa investasi/modal untuk pembangunan Pasar Induk Terpadu Pekanbaru tersebut, Firdaus menyebut, mencapai Rp96 miliar, sehingga pihaknya sangat berterima kasih kepada investor yang melakukan pembangunan atau menanam modalnya di Pekanbaru. “Pembangunannya sudah mencapai 60 persen. Dan mudah-mudahan tahun 2022 ini selesai, sehingga bisa dioperasikan dan digunakan,” ujar Firdaus lagi.

Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumut, H Tondi Roni Tua SSos saat dihubungi wartawan terkait tudingan salah seorang kader terhadap dirinya dan dinilai telah mencemarkan nama baiknya, Tondi hanya menyebut, hal itu biasa sebagai dinamika politik. “Saya tidak akan menuntut, toh dia sahabat kader Partai Demokrat, itu saya anggap dinamika politik. Apalagi jelang Musda Partai Demokrat Sumut yang akan digelar Senin nanti,” kata Tondi yang bakal maju sebagai kandidat Ketua DPD Partai Demokrat Sumut itu saat dihubungi melalui telepon selularnya.

“Terimakasih infonya sahabatku para wartawan semuanya,” pungkas Plt Ketua DPC Partai Demokrat Padang Lawas itu.

Diketahui, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumatera Utara (Sumut), Tondi Roni Tua, dilaporkan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), karena terlibat dalam proyek mangkrak pembangunan Pasar Induk di Jalan Tambusai persimpangan Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru Provinsi Riau.

Dalam proyek tersebut Tondi Roni Tua bertindak sebagai Direktur PT Agung Rafa Bonai, yang memenangi lelang investasi pada tahun 2016 lalu dengan kontrak Bangun Guna Serah (BGS) bangunan selama 30 tahun. Pasar induk dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare, dengan nilai pembangunan diperkirakan menelan biaya Rp94 miliar.

Adapun yang melaporkan Tondi ke DPP adalah Sekretaris Bidang Pengembangan dan Pengawasan Infrastruktur Partai Daerah DPD Partai Demokrat Sumatera Utara yakni Ahmad Kamil Lubis. Laporan itu ditujukan Ahmad Kamil kepada Ketua Umum AHY, Sekretaris Jenderal Teuku Rifky Harsya, Kepala BPOKK Herman Khoiron dan Wakil Sekretaris Jenderal Jansen Sitindaon.

Dalam laporannya, Kamil mengatakan, dia melampirkan sejumlah bukti, seperti foto kunjungan dirinya ke lokasi proyek mangkrak di Pekanbaru. Ada juga salinan kontrak kerjasama dengan pihak ketiga yang ditandatangani Tondi sebagai Direktur Utama PT Agung Rafa Bona.

Dia menerangkan, proyek pembangunan Pasar Induk di Pekanbaru itu tidak kunjung selesai. Padahal sesuai perjanjian dengan Pemko Pekanbaru, proyek yang dimulai 2017 harus sudah selesai pada November 2018, namun tidak selesai dan akhirnya kontrak di addendum berakhir pekerjaan Oktober tahun 2019.

Hingga akhir 2021, proyek pembangunan tak selesai dan menyisakan konflik dengan sejumlah warga di sekitar lokasi pembangunan akibat pembangunannya melanggar garis sepadan bangunan (GSB).

Mantan Sekretaris Anshor Sumut ini juga menyampaikan, selain bangunan yang ditinggalkan, Tondi juga tidak membayarkan upah pekerja yang ada di sana. Selain itu juga Tondi meninggalkan hutang material bahan bangunan senilai Rp600 juta.

Kamil berpendapat, perbuatan Tondi akan membuat citra Partai Demokrat menjadi tidak baik. Apalagi beliau mengikuti pencalonan sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumut pada Musyawarah Daerah IV yang akan digelar 10 Januari 2022 mendatang. “Saya berharap agar DPP Partai Demokrat dapat benar benar melakukan kajian mendalam atas pencalonan Tondi Roni Tua, karena diduga kuat tersangkut adanya pembangunan Pasar Induk Kota Pekanbaru Provinsi Riau yang saat ini mangkrak, dan berpotensi menjadi permasalahan tindak pidana,” sebutnya. (rel/adz)

Upaya Wujudkan Budaya Hidup Bersih, Kabupaten Humbahas Raih Adipura

MEMBERSIHKAN:Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Humbahas tengah membersihkan pasir di jalanan. Tampak, menandakan masih rendahnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan. DEDY SIMBOLON/SUMUT POS.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) terus berupaya menjadikan kota Dolok Sanggul yang bersih dan nyaman. Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kebersihan di ibu kota tersebut.

Kini, kota Dolok Sanggul lebih bersih dibandingkan puluhan tahun lalu. Di sejumlah ruas jalan terutama di kawasan protokuler jarang dijumpai sampah berserakan. Siapa sangka dibalik itu semua, peran petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (Dislup) Kabupaten Humbahas.

Mereka tak kenal lelah dan waktu, baik ketika terik, panas, dan hujan membersihka jalan kota Dolok Sanggul, untuk mengangkut dan membersihkan seluruh titik kota agar tidak kotor.

Apalagi ketika musim hujan seperti ini. Banyak sampah yang menghambat saluran air. Bahkan sering menyebabkan banjir.

Meski setiap hari harus membersihkan berbagai jenis sampah, mereka selalu siap siaga untuk selalu menggerakkan tenaga, tangan dan kakinya demi keindahan dan kebersihan. Hal ini agar Humbahas nyaman untuk dipandang maupun ditinggali.

Lewat sederet potret petugas kebersihan, saat ditemui Rabu (5/1), Hotma boru Sidabutar bersama temannya, Putri Ayu briu Purba. Mereka terlihat tengah membersihkan pasir di Jalan Lintas Dolok Sanggul-Siborongborong, tepatnya Jalan SM Raja.

Pagi yang cerah tidak membuat mereka itu lentur, tanpa kata lain mereka tidak menghiraukan maut menanti, demi upaya mewujudkan budaya hidup bersih untuk raih Adipura.

Hotma petugas yang dijumpai menceritakan, bahwa mereka sebutannya petugas kebersihan jalan, kebersihan saluran air dan kebersihan taman.

Mereka bekerja mulai dari jam 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Dan, itu tanpa ada kata hari libur. Pasalnya, hari Minggu juga mereka melakukan kebersihan.

Dalam bekerja, mereka menangani sampah-sampah, dan saluran air. Di sela berbagi cerita soal suka duka menjadi petugas kebersihan, mereka mengaku miris melihat masih banyaknya warga Dolok Sanggul yang kurang punya peduli dengan kebersihan lingkungan, karena ia masih sering melihat mereka membuang sampah sembarangan.

“Terkadang kurang ada timbal baliknya dari warga sekitar. Misal kami ketika menyapu jalan, belum ada beberapa langkah kami lewat ada warga, yang kita enggak tahu sengaja atau tidak sengaja, membuang sampah sembarangan. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, ya sudah kita bersihkan lagi,” ucap Hotma.

Namun, demi profesi ini, menurut ibu berumur 49 tahun ini, mereka melakukan ini untuk mewujudkan budaya hidup bersih.

Selain mewujudkan budaya hidup bersih dari salah satu program Bupati Humbahas, mereka juga berharap agar dapat penghargaan Piala Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

“ Budaya hidup bersih selalu jadi prioritas utama kami, agar Humbahas dapat penghargaan Adipura. Setelah dapat, masyarakat akan paham apa arti budaya bersih,” kata Hotma.

Menurutnya, wilayah kota Dolok Sanggul khususnya jalan SM Raja/Jalan Merdeka merupakan wilayah yang bisa dikatakan selalu berlangganan sampah. Kemudian, jalan Pasaribu ujung langganan banjir.

Mereka memiliki tim yang bertugas menangani hal tersebut. Baik ketika membersihkan sampah, selokan dan mengangkut sampah. “ Kami siap selalu,” jelasnya.

Menurutnya lagi, untuk jam operasional atau jam kerja ada 4 zona atau titik-titik yang menjadi perhatian tim pasukan petugas kebersihan untuk membersihkan sampah, selokan air dan pasir yang berada dijalanan. Satu terdiri dari 4 orang hingga 8 orang, tergantung dari lokasi atau wilayah yang akan mereka kerjakan.

Sebagai contoh, anggota tim yang terdapat di Kota Dolok Sanggul-Bakara berjumlah 4 orang, 8 orang Purba Dolok-Simpang Empat, dan 4 orang Sirisirisi, Lapas 8 orang.

“ Kalau timnya , bakara 4 orang, 8 orang tim Purba Dolok-Simpang Empat , 4 orang Sirisirisi, Lapas 8 orang,” terangnya.

Seperti yang mereka kerjakan, sehabis menyapu pasir ini , mereka menuju kantor Bukit Inspirasi , hingga ke Purba Manalu. Pendeknya tim petugas kebersihan ini siap 24 jam.

Untuk kinerja yang mereka lakukan selama ini, dirinya mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan sudah sebanding dengan apa yang mereka dapat dalam hal ini gaji yang mereka terima.

Sejak Dosmar Banjarnahor menjadi Bupati Humbahas tahun 2016 hingga 2021 sudah mengalami dua kali kenaikan gaji yang semula dari Rp 1,8 juta menjadi Rp 2 juta.

“ Kalau disebut pahlawan, bisa juga. Karena kami berjasa menciptakan kebersihan ini kota ini. Mudah-mudahaan dari jasa kami ini mendapatkan piala Adipura,” harapnya.

Hotma secara khusus berharap, agar kiranya diera kepemimpinan Dosmar Banjarnahor, gajinya sebagai petugas kebersihan dapat dinaikkan lagi. Tapi meski demikian, satu yang ia harapkan, Dosmar dapat mengangkat mereka menjadi pegawai.

“ Hanya satu permintaanku, kiranya Pak Dosmar bisa mengangkat kami yang lama ini. Saya sejak tahun 2010 , sudah petugas kebersihan. Makanya kita harapkan kalau bisa kami diangkat ada enam orang perempuan yang sudah sejak 2010 dan gaji dinaikan lagi,” ujarnya.

Karena selama ini katanya kemudian, sangat berat penghasilan yang diperoleh untuk menutupi biaya hidup sehari-hari keluarganya. “Ya kalau Rp 2 juta pas-pasan. Karena itu untuk saya, anak-anak. Tapi walau begitu, saya tetap bersyukur. Mudah-mudahan ada perubahan yang begitu besar nantinya,”ujar Ayu menambahkan.

Sekilas, tentu sebagai masyarakat kita juga harus membantu meringankan kerja petugas kebersihan inj untuk menjaga kebersihan, dengan membuang sampah di tempat yang tepat.

Kalau bersih, kita sendiri yang juga akan merasakan manfaatnya bukan? (des)

Kejatisu Tangkap Buronan Kasus Korupsi di Rumah Sewa

DIGIRING: Tersangka FSN saat digiring petugas ke Kantor Kejati Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menangkap Direktur CV Dewi Karya berinisial FNS di rumah sewaan di Komplek Perumahan Villa Karida Indah, Medan.

FSN ditangkap atas dugaan kasus korupsi peningkatan hotmix ruas Jalan di Kisaran Timur, Asahan, dengan kerugian negara sebesar Rp232 juta.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Yos A Tarigan mengatakan, tim Intelijen Kejati Sumut telah melakukan pemantauan selama seminggu untuk memastikan keberadaan FSN.

“Tersangka yang buron 8 tahun ini pada saat diamankan tidak ada perlawanan. Dan dibawa langsung ke kantor Kejati Sumut untuk kelengkapan administrasi untuk selanjutnya diserahkan ke Kejari Asahan,” ujarnya.

Posisi kasus FSN, lanjutnya, terkait perkara tindak pidana korupsi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Asahan yang melaksanakan kegiatan jasa konstruksi berupa peningkatan dengan hotmix ruas Jalan Pasar V-Pasar IV Ruas No.002 Kecamatan Kisaran Timur yang bersumber dari DAK TA 2013 dengan pagu anggaran sebesar Rp690.800.000 yang pelaksanaannya dikerjakan oleh CV Dewi Karya, FSN adalah selaku Direktur dalam Perusahaan ini.

“Berdasarkan audit yang dilakukan BPKP Perwakilan Sumut, diperoleh kerugian keuangan negara Rp232.212.358 dalam pekerjaan ini, Tim Penyidik Pidsus Kejari Asahan menetapkan FSN sebagai tersangka. Begitu ditetapkan tersangka, FSN melarikan diri. Setelah dilakukan pemanggilan sebanyak 3 kali dan tidak pernah hadir memenuhi panggilan, Kejari Asahan menetapkan FSN sebagai DPO berdasarkan surat Kejari Asahan tanggal 4 Juli 2018 No : TAR-R-116/N.2.23/Dsp.1/07/2018,” kata Asintel.

Terkait dengan perkara ini, kata Dwi Setyo, Kejari Asahan menetapkan 4 tersangka, dua tersangka sudah menjalani hukuman (B dan S), satu tersangka meninggal dunia (S) dan FSN sebagai DPO yang akhirnya berhasil diamankan.

Lebih lanjut, kata dia, bahwa selama melarikan diri, FSN berpindah-pindah tempat mulai dari Kalimantan Barat, kemudian ke Tangerang dan dalam 2 tahun terakhir bekerja sebagai driver ojol di Medan.

Tersangka FSN melanggar Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 juncto Pasal 18 UU No 3 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

“Tersangka FSN selanjutnya diserahkan langsung kepada Kajari Asahan Aluwi, SH didampingi Tim Penyidik Pidsus Kejari Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (man/han)

Istri Terpidana Korupsi pembangunan Water Park Nisel Kembalikan Uang Negara

TUNJUKKAN: Kajari Nisel, Mukharom didampingi Kasi Pidsus, Kasi Intel dan Kasi Pidum Kajari Nisel menunjukkan uang yang dikembalikan terpidana kasus korupsi water park Nisel. EURISMAN/SUMUT POS.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Terpidana kasus korupsi pembangunan Water Park di Kabupaten Nias Selatan Tahun 2014, Johanes Lukman Lukito mengembalikan kerugian Negara sebesar Rp3,6 miliar. Jum’at, (7/1) oleh istri terpidana Johanes Lukman Lukito lewat bank BNI kas Negara.

Hal ini disampaikan Kajari Nias Selatan, Mukharom dalam konferensi pers di Kantornya, Jalan Diponegoro Kelurahan Pasar Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan.

“Pada hari ini, istri terpidana Johanes Lukman Lukito mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp3.590.698.714, melalui rekening Kas Negara di BNI”, ujar Mukharom didampingi Kasi Pidsus, Kasi Intel, dan Kasi Pidum, Jumat (7/1).

Dijelaskan Mukharom, berdasarkan amar putusan Mahkamah Agung (MA) pada poin ke 3 menyatakan bahwa menghukum terdakwa Johanes Lukman Lukito, untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 7.890.698.715.

Dikompensasi dengan uang yang disita/disetor terpidana sebesar Rp 4.500.000.000 yang sudah terlebih dahulu disetorkan oleh yang bersangkutan tertanggal 6 September 2019 ke Kas Negara. Sehingga sisa uang pengganti sebesar Rp 3.390.698.715 ditambah uang dengan denda sebesar Rp 200.000.000.

“Hari ini melalui keluarganya, terpidana telah menutupi sisa kerugian negara tersebut sebesar Rp 3.590.698.714”, jelas Mukharom.

Terpidana Johanes Lukman Lukito, saat ini masih ditahan di Lapas Tanjung Gusta Medan. Dia ditangkap oleh Tim Kejati Sumut pada 17 Februari 2020 di Mal Pantai Indah Kapuk, setelah ditetapkan sebagai DPO selama kurang lebih 1 tahun.

Atas kasus tersebut, Johanes Lukman Lukito, divonis 4 tahun penjara. Ditambah bila yang bersangkutan tidak membayar denda sebesar Rp 200.000.000 dan uang pengganti sebesar Rp 3.390.698.714, maka yang bersangkutan dihukum penjara menjadi 8 tahun 4 bulan penjara.

“Dengan sudah dibayarnya uang denda dan uang pengganti, hukuman yang akan dijalani oleh terpidana hanya hukuman badan saja yakni, 4 tahun penjara. hukuman tambahan berupa 4 tahun 4 bulan penjara dengan sendirinya akan hangus dan hanya hukuman badan selama 4 tahun penjara”, kata Mukharom.

Saat Ditanyai terkait kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, Mukharom mengungkapkan bahwa saat ini sudah dua yang ditetapkan sebagai terpidana, satu atas Yulius Dakhi, telah selesai menjalani hukuman badan, sementara satunya lagi yaitu Johanes Lukman Lukito, sedang menjalani hukuman badan.

“Kita belum tau (ada tersangka lain), tapi kalau ada bukti pendukung lain maka kita akan coba buka kembali untuk pengembangan berikutnya”, tukasnya.

Johanes Lukman Lukito, sendiri diketahui adalah merupakan Direktur PT Rejo Megah yang merupakan perusahaan yang mengerjakan pembangunan Nias Water Park di Kabupaten Nias Selatan. Sementara Yulius Dakhi, adalah merupakan Direktur BUMD Nias Selatan. (mag-10/han)

Kasus Jual Beli Vaksin: Terdakwa Selviwaty Berterima Kasih ke Penegak Hukum

BERSAMA: Selviwaty (kanan) bersama pengacaranya, Darmawan Yusuf SH SE MPd MH CTLA.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Niat hati membantu rekan untuk divaksin Covid-19, Selviwaty malah terjerat hukuman. Agen properti Kota Medan ini didakwa dalam kasus jual beli vaksin bersama dengan dr Kristinus Saragih dan dr Indra Indrawan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Melalui kuasa hukumnya, Darmawan Yusuf SH SE MPd MH CTLA, Sabtu (8/1), mengatakan, bahwa kliennya Selviwaty yang merupakan seorang agen properti tidaklah mungkin mencari keuntungan memperkaya diri. Bahkan, dari vaksinasi ilegal yang sudah dilakukan beberapa kali di beberapa komplek di Kota Medan itu, Selviwaty tidak pernah meminta upah. Namun diberi secara suka rela oleh dr Kristinus Saragih dan dr Indra Irawan sebesar Rp30 ribu per orangnya.

“Kalau memang mau dijadikan sebagai mata pencaharian oleh klien saya Selviwaty, kenapa vaksinasi awal beberapa kali di beberapa komplek (Selviwaty) tidak menerima upah terima kasih, namun dia (Selviwaty) tetap menjalankan niat baik tersebut (vaksinasi),” terang Dermawan.

Kata Dermawan lagi, bahwa penghasilan Selviwaty dari penjualan satu unit bangunan properti saja sudah puluhan juta rupiah. Jadi, tidaklah mungkin Selviwaty mengambil keuntungan sebesar Rp30 ribu.

Diketahui, vaksinasi ilegal itu berawal dari Selviwaty ingin membantu teman – temannya yang juga kolega bisnisnya untuk mendapat vaksin Covid 19 di Medan yang sempat susah pada masa itu, Karena pada saat itu pemerintah masih berfokus kepada orang-orang lanjut usia (lansia); berumur 60 tahun ke atas. Apalagi, stok vaksin saat itu tidak mencukupi untuk seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga, melalui Selviwaty diberi jalan untuk mendapat vaksin melalui dr Kristinus Saragih dan dr Indra Irawan.

Bahkan seluruh upah terima kasih yang diberikan kedua dokter dari program vaksin ilegal itu diperuntukan untuk akomodasi pelaksanaan vaksin itu juga.
Hal itu jelas terungkap di fakta persidangan melalui saksi-saksi yang dihadirkan di PN Medan, kemarin.

”Upah terima kasih hasil vaksin ilegal yang diberi kedua dokter tersebut kepada Selviwaty itu tidak pernah dimintanya, hanya diberikan dan itu juga digunakan kembali untuk membayar kedua dokter tersebut dan ditambah uang pribadi Selviwaty untuk membantu orang-orang kurang mampu, yang sangat membutuhkan juga ada yang divaksin di sana. Hal itu terungkap di fakta persidangan, banyak saksi yang dihadirkan mengakui dikasih oleh Selviwaty gratis (tanpa bayar)” jelas Darmawan lebih dalam.

“Saya yakin orang-orang yang mengenal Selviwaty pasti tahu siapa Selviwaty, dia mana mungkin mencari kaya dari vaksin ilegal itu, penghasilannya dalam pekerjaannya saja sudah begitu memuaskan.” terangnya.

Atas apa yang menimpanya, Selviwaty melalui pengacaranya, Darmawan Yusuf juga mengungkapkan rasa terima kasih kliennya kepada seluruh aparat penegak hukum, dari Polda Sumut, Kejatisu hingga yang mulia Hakim Pengadilan Negeri Medan yang menangani perkara tersebut, yang sudah sangat objektif, memenuhi rasa keadilan dalam melihat dan memutuskan vonis kasus tersebut.

Di tempat terpisah, warga lingkungan sekitar tempat Selviwaty tinggal bernama Albert yang ditemui wartawan juga mengatakan perihal sosok Selviwaty, “Dia (Selviwaty), orangnya suka bergaul ya, memiliki sosial tinggi. Jadi terkejut aja mendengar kondisinya seperti ini, kita doakan semoga masalahnya lekas selesai, yang sabar menghadapi cobaan dan semoga sehat-sehat,” tutur Albert.

Sebelumnya, sempat viral kasus vaksinasi ilegal di Kota Medan, dimana saat itu biaya vaksinnya sebesar 250 ribu sekali divaksin dengan mengambil jatah sisa vaksin dari Rutan Tanjunggusta dan beberapa tempat lainnya.

Dua orang dokter jadi tersangka dan kini menjadi narapidana, mereka bernama dr Indra Irawan dan dr Kritinus Saragih serta Selviawaty seorang agen property mewah.(rel/azw)

Musda Himpaudi Binjai, Persatukan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD

BERSAMA: Bunda Paud Kota Binjai Hj Nurhayati (tengah) diabadikan bersama peserta Musda Himpaudi Kota Binjai Periode 2022-2026, Jumat (7/1).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Binjai menggelar musyawarah daerah (musda) untuk kepenguruaan periode 2022-2026. Musda yang dihadiri Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Kota Binjai, Hj Nurhayati ini digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Binjai, Jalan Gunung Merapi No 1A.

Dalam kegiatan ini, hadir pula Ketua Pokja Bunda Paud Kota Binjai Winda Widya br Sebayang, Kepala Bidang Paud-Dikmas Dinas Pendidikan Susilo Budi Saktiawan, perwakilan Himpaudi Sumut Rajudin Batubara, Kepala IGTKI Kota Binjai Rahmida Siregar, Ketua IGRA Kota Binjai Siti Khadijah, para kepala sekolah PAUD, dan seluruh pengurus Himpaudi Kota Binjai. Musda Himpaudi ini mengangkat tema, ‘Tingkatkan Kemandirian dan Profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Menuju PAUD Berkualitas’.

Dalam Musda ini, dilaksanakan pemilihan pengurus Himpaudi Periode 2022-2026. Desti Irmayani pun terpilih sebagai ketua.

Kabid Paud-Dikmas Disdik Kota Binjai, Susilo Budi Saktiawan mengucapkan, terima kasih kepada seluruh jajaran Himpaudi yang telah memfasilitasi terselenggaranya Musda ini. Dia berharap, Himpaudi ini dapat berkolaborasi dengan seluruh jajaran dan organisasi di bawahnya, untuk dapat melahirkan program-program bermanfaat. Dia juga mengingatkan seluruh anggota Himpaudi, agar dapat saling membantu dan memahami. Hal ini, menurutnya, karena tujuan utama dari himpunan ini, yakni mencerdaskan anak bangsa.

Sementara itu, Bunda Paud Kota Binjai, Hj Nurhayati, dalam sambutannya menyampaikan, masa anak usia dini merupakan masa usia yang paling peka dan butuh respons serta rangsangan pembekalan pendidikan yang berawal dari bimbingan orang tua. Menurutnya, beranjak dari kebutuhan akan pendidikan ini pula, lembaga Paud yang merupakan penyelenggara PAUD harus mampu mengembangkan kelembagaannya.

“Himpaudi sebagai organisasi mandiri dan profesional bertujuan mempersatukan pendidikan dan tenaga pendidik anak usia dini,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, keberadaan Himpaudi berbanding lurus dengan pembentukan karakter bangsa. “Saya berharap musda yang dilaksanakan ini, mampu melahirkan pemimpin yang amanah, punya gagasan, ide-ide, dan sebagai wadah yang dapat bekerja sama dengan Pemko Binjai,” pungkasnya. (ted/saz)