25 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 2880

Personel Polisi Masih Banyak Lakukan Pelanggaran, Kapoldasu Minta Maaf

MINTA MAAF: Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak meminta maaf atas personel kepolisian di Sumut yang masih banyak melakukan pelanggaran.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak meminta maaf atas personel kepolisian di Sumut yang masih banyak melakukan pelanggaran.

MINTA MAAF: Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak meminta maaf atas personel kepolisian di Sumut yang masih banyak melakukan pelanggaran.

“Saya selaku Kapolda Sumut menyampaikan permohonan maaf karena masih ada anggota saya yang melakukan pelanggaran, anak-anak saya juga merupakan manusia biasa tentu tidak lepas dari salah. Karenanya jika ada yang melakukan itu tolong ingatkan, jewer dia,” katanya di Medan, Rabu (8/12).

Panca mengungkapkan, sebagai Kapolda Sumut, pihaknya telah mengatensikan ke seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati, berikan yang terbaik kepada masyarakat, memberantas segala penyakit masyarakat judi dan Narkoba.

“Namun begitu, kami (Polri) tidak bisa bekerja sendirian sehingga memohon dukungan dari seluruh pemuka agama karena masalah judi dan narkoba merupakan masalah bersama dan harus dihadapi bersama,” tegasnya.

Jelang Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Kapoldda mengaku optimis untuk memaksimalkan pencapaian vaksinasi 70 persen dalam mempercepat herd immunity di Sumut dengan menggandeng seluruh tokoh umat beragama. Dan dunia mengapresiasi Indonesia karena percepatan vaksin yang signifikan.

“Saya selaku Kapolda Sumut mengucapkan terima kasih kepada semua pemuka agama yang telah menyampaikan sosialisasi dan pemahaman kepada umatnya agar terus menjaga diri dengan tidak keluar rumah saat perayaan natal dan tahun baru,” pungkasnya.

Terpisah, Kabag Ops Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Hendri Rickson Sibarani, saat disinggung terkait penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri, mengatakan bahwa jumlah pelaku tindak pidana di Poldasu dan sejajaran sesuai data Tahun 2020, sebanyak 32 orang, yang terlibat penyalahgunaan narkoba, baik pengguna maupun pengedar.”Dalam hal ini cuma ada satu kata secara tegas, pecat dan tindak pidana bagi personel yang terlibat, terutama pengedar. Dan ini sudah dibuktikan,” ujarnya.

Hendri memaparkan contoh-contoh kasus yang terjadi di Poldasu sejajaran. Seperti dugaan kasus 11 polisi di Tanjungbalai. Seharusnya mendapatkan penghargaan, tetapi karena tergiur uang, mereka malah diduga menyelundupkan 11 bungkus barang bukti Narkoba dengan menjualnya dan akhirnya tertangkap dan di Pecat Tidak Dengan Hormat (PTDH).

“Ini bentuk ketegasan Polri. Begitu juga dengan kasus Polsek Kutalimbaru Deliserdang, yang diduga melecehkan dan mencekoki Narkoba kepada istri tersangka Narkoba yang sedang hamil,” bebernya.

Kemudian, saat disinggung lagi, terkait kasus-kasus narkoba yang ditangani pihak Poldasu, tetapi masyarakat merasa belum puas dengan kinerja polisi tersebut, seperti kasus bandar narkoba Siantar-Simalungun, berinisial UH, dan kasus pejabat pemerintahan di Nias Utara yang tertangkap diduga saat pesta narkoba.

Hendri menjelaskan, awalnya, UH diduga pelaku pembunuhan namun tidak terbukti. Kemudian, karena santer disebut-sebut bandar narkoba, sehingga pihak Ditresnarkoba Poldasu sempat melakukan penggeledahan di rumahnya, tetapi tidak ditemukan barang bukti. Sudah ditanyakan juga ke agen-agen narkoba dan tidak ada yang berhubungan langsung dengannya. Ini bentuk kelihaiannya, sementara saat dites urine positif narkoba, sehingga UH hanya di rehabilitasi.

“Tetapi ini menjadi target pihak Kepolisian untuk menjerat UH jika memang terbukti. Sebab menangkap para pengedar narkoba ini harus ada barang bukti yang ditemukan. Kalau pejabat di Nias Utara tersebut, karena dia korban sebagai pengguna narkoba, sehingga juga hanya direhabilitasi,” pungkasnya. (dwi/ila)

Gubsu Raih Anugerah Meritokrasi dari KASN

DISKOMINFO SUMUT PENGHARGAAN: Gubsu menerima Anugerah Meritokrasi kategori baik. Piagam penghargaan diterima langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Hotel Westin Surabaya, Selasa (7/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendapat Anugerah Meritokrasi kategori baik dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait penerapan sistem Merit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Piagam penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Hotel Westin Surabaya, Selasa (7/12).

PENGHARGAAN: Gubsu menerima Anugerah Meritokrasi kategori baik. Piagam penghargaan diterima langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Hotel Westin Surabaya, Selasa (7/12). DISKOMINFO SUMUT.

Gubernur Edy Rahmayadi mengapresiasi berbagai pihak terkait atas capaian penghargaan tersebut. Namun menurutnya, penghargaan tersebut jangan sampai membuat Pemprov Sumut cepat merasa bangga, lalu lupa diri. Prestasi yang saat ini diterima, harus ditingkatkan lagi dan tetap konsisten memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sumut.

“Alhamdulillah, Sumut dapat penghargaan, namun kita tidak boleh cepat puas. Ke depan kita harus meningkatkan prestasi, agar pelayanan ASN naik kelas, sehingga masyarakat kita merasakan pelayanan prima dari ASN,” ungkapnya.

Prestasi ini, lanjut Edy, merupakan bukti bahwa Pemprov Sumut menerapkan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil, tanpa membedakan latar belakang politik, warna kulit dan agama. Hingga menghasilkan organisasi berkinerja tinggi.

Edy berharap, KASN terus memantau Pemprov Sumut dalam menjalankan sistem Merit, jika ada yang salah jangan segan-segan untuk memberi teguran. Edy yakin, jika sistem Merit berjalan dengan baik, Indonesia akan menjadi negara yang maju karena orang-orang yang berkualitas dan berintegritas yang menjalankan pemerintahan.

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dalam sambutannya secara virtual memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menerapkan sistem Merit. “Saya berharap sistem Merit ini mampu mempercepat transformasi ASN, untuk mencapai reformasi birokrasi. Penyerahan Anugerah ini juga bentuk nyata atas konsistensi pemerintah dalam pengawasan sistem Merit di instansi pemerintah,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin

Ketua KASN Agus Pramusinto menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada instansi pemerintah, bentuk apresiasi dan motivasi kepada instasi yang belum baik menerapkan sistem Merit. “Penghargaan diberikan berdasarkan atas penilaian delapan aspek, yaitu perencanaan kebutuhan pegawai, pengadaan, pembinaan karir dan peningkatan kompetensi, mutasi, rotasi dan promosi, pengelolaan kinerja, penggajian, penghargaan dan disiplin, perlindungan serta sistem pendukung,” pungkasnya. (prn/ila)

Pertamina Berkunjung ke Kantor Harian Sumut Pos, Pastikan Pasokan BBM Aman Saat Nataru

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) aman saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) dan prediksikan Konsumsi BBM akan meningkatkan.

Hal itu, diungkapkan oleh Section Head Communication & Relation Agustiawan saat berkunjung di Kantor Harian Sumut Pos di Gedung Graha Pena di Jalan SM Raja, Kota Medan, Kamis (9/12) siang.

Kedatangan tim Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut itu, disambut langsung oleh Pimpinan Redaksi Harian Sumut, Asih Astuti, Manajer Pemasaran, Hirzan.

“Kehadiran kami, selain memperkenalkan diri (di Kantor Harian Sumut Pos). Kami mau menyampaikan persiapan Nataru. Karena, Lebaran dan Natal. Pertamina menjadi sorotan. Kita bersama-sama ingin menyukseskan Nataru,” sebut Agustiawan.

Agustiawan didampingi staf Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Zaki dan Natalin, menjelaskan bahwa pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi BBM saat Nataru.

Ia mengatakan BBM seperti gasoline, yakni Premium, Pertalite, dan Pertamax Series maupun gasoil, yakni Solar dan sejenisnya mengalami kenaikan di wilayah Sumut dari hari biasanya.

“Untuk gasoline di prediksi ada peningkatan konsumsi BBM sekitar 1,3 persen. Sementara untuk gasoil, atau solar ada peningkatan sekitar 4 persen,” ucap Agustiawan.

Selain itu, Pertamina membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru, yang bertugas untuk melakukan mitigasi kendala di lapangan. Sehingga mampu dilakukan antisipasi dan memberikan dampak yang baik dalam pelayanan kepada masyarakat saat Nataru.

“Satgas Nataru, sudah bergerak 1 bulan lalu. Kita mitagasi untuk mengatasi lonjakan BBM. Pengamanan pasokan BBM, beberapa depot kita, lembaga-lembaga penyalur,” kata Agustiawan.

Agustiawan mengungkapkan dapat pesan dari Kapolda Sumut, Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak, agar pasokan BBM tetap terjaga saat pelaksanaan Nataru.

“Kapolda Sumut titip pesan kepada Pertamina untuk suplai BBM mencukupi,” ucap Agustiawan.

Pertamina sendiri dalam mengatasi antrian panjang saat pengisian BBM di SPBU saat Nataru juga sudah menyiapkan SPBU mobile, SPBU Kantong 10 titik di jalur mengarah objek wisata dan jalur mudik di Sumatera Utara.

“10 titik SPBU kantong, daerah wisata dan jalur mudik, yakni Kabupaten Karo, Simalungun, Samosir dan sejumlah daerah lainnya,” sebut Agustiawan.

Agustiawan mengucapkan terima kasih kepada tim Redaksi Harian Sumut Pos yang sudah menyempatkan waktu luang untuk menerima kunjungan silaturahmi pihak Pertamina. Ia berharap ada sinergitas Pertamina dengan Harian Sumut Pos kedepannya tetap berjalan dengan baik.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Harian Sumut, Asih Astuti, juga menyampaikan terima kasih kepada tim Pertamina tersebut atas kunjungan tersebut. Ia berpesan agar Pertamina terus meningkat pelayanan kepada masyarakat akan BBM yang menjadi kebutuhan pokok.

“Kita dari Sumut Pos terus mendukung Pertamina dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung dengan penerapan BBM berkualitas dan ramah lingkungan,” kata Asih.(gus)

Prof Arief Hidayat Pimpin DPP PA GMNI, Dr Soetarto Masuk Tim Formatur

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Prof Arief Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) periode 2021 – 2026 dalam Kongres V di Trans Hotel Luxsury Bandung, 6-8 Desember 2021. Kongres yang dibuka Presiden RI Joko Widodo dari Istana Negara secara vertual itu diikuti 34 DPD PA GMNI se-Indonesia secara luring , sementara peserta dari DPC mengikuti secara daring.

Prof Arief Hidayat yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan saat ini sebagai Hakim MK, akan didampingi 11 orang formatur untuk menyusun komposisi struktur DPP PA GMNI. Formatur terdiri dari Ketua terpilih, Ketua DPP yang lama dan DPD PA yang dipilih melalui sidang pleno Kongres.

“Terpilihnya Prof Arief Hidayat secara aklamasi, ini menunjukkan Alumni GMNI solid dan mempunyai kedewasaan dalam berdemokrasi. Dan tentu ini merupakan amunisi besar yang akan mendorong spirit konsolidasi organisasi PA, baik secara internal maupun eksternal, melanjutkan kepimpinan DPP sebelumnya,” kata Ketua DPD PA GMNI Sumut, Dr Soetarto MSi dalam siaran persnya yang diterima SumutPos.co, Kamis (9/12/2021).

Soetarto, yang juga merupakan Dosen Pascasarjana UDA dan USU ini, mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan peserta kongres yang memilih dirinya sebagai salah satu Tim Formatur, yang bersama dengan Ketum dan formatur lainnya, akan menyusun Komposisi Struktur DPP PA GMNI periode 2021-2026.

“Harapan saya khusus untuk PA GMNI Sumut, setelah Kongres ini, kita akan semakin solid dan bersama menata serta mengembangkan PA GMNI Sumut. Sehingga akan dapat secara bersama mengimplementasikan program – program kerja organisasi dan program kerakyatan dimasa Pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. (rel/adz)

Seleksi PPPK Tahap II di Batubara Diikuti 325 Peserta Calon Guru

PERTEMUAN: Kadisdik Batubara, Ilyas Sitorus bersama Ditjen GTK Kemdikbudristek, dr Fitri Kuswardani, dan Ketua Komisi III DPRD Batubara, Amat Muktas serta tiga anggotanya melakukan pertemuan dalam rangka pelaksanaan ujian seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru tahap II di SMKN 1 Air Putih Kabupaten Batubara, Selasa (7/12).ist/SUMUT POS.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara, Ir H Zahir MAP mengimbau kepada 536 peserta ujian seleksi PPPK Tahap II diminta fokus mengikuti tes agar lulus passing grade dan mengedepankan protokoler kesehatan (prokes).

PERTEMUAN: Kadisdik Batubara, Ilyas Sitorus bersama Ditjen GTK Kemdikbudristek, dr Fitri Kuswardani, dan Ketua Komisi III DPRD Batubara, Amat Muktas serta tiga anggotanya melakukan pertemuan dalam rangka pelaksanaan ujian seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru tahap II di SMKN 1 Air Putih Kabupaten Batubara, Selasa (7/12).ist/SUMUT POS.

Demikian disampaikan Bupati Batubara yang diwakili Kadisdik Ilyas Sitorus, usai memantau pelaksanaan ujian seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru tahap II di SMKN 1 Air Putih Kabupaten Batubara, Selasa (7/12) .

Ilyas Sitorus mejelaskan, bahwa seleksi tahap II ini sama seperti seleksi tahap I. Peserta tes PPPK juga akan mendapatkan afirmasi yang sama di samping itu juga guru honorer usia 35 tahun ke atas mendapatkan nilai kompetensi teknis 15 persen, guru difabel 10 persen, guru honorer K2 10 persen, peserta bersertifikasi pendidik 100 persen. Semua nilai bisa diakumulasi dengan maksimal nilai 100 persen.

Selain itu, tambah mantan Kepala Biro Humas Keprotokolan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara ini, seleksi guru PPPK ini merupakan upaya agar guru honorer mendapatkan perlindungan kerja dan penghasilan yang layak.

Dan seleksi guru ASN PPPK ini upaya untuk menyediakan kesempatan yang adil, bersih dan demokratis untuk guru-guru honorer yang memiliki kompetensi yang baik agar dapat mendapatkan perlindungan kerja dan penghasilan yang layak. papar Kadisdik yang selalu akrab bersama insan pers.

Kemudian, Incekli sapaan akrabnya, ia mengemukakan, jumlah peserta tes PPPK guru tahap II ini ada 536 orang untuk mengisi formasi 325 orang yang masih kosong.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Batubara Amat Muktas berharap semua honorer lulus PPPK jabatan fungsional guru yang mengikuti seleksi tahan II ini bisa mengisi formasi yang masih kosong. Harapan ini menjadi atensi dan diaminkan oleh semua anggota DPRD Komisi III. (aci/azw)

Pengembang Serahkan Perumahan ke Pemko Tebingtinggi

PENERIMAAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kajari Sundoro Adi dan Kadis Perkimsi Hj Rusmiaty Harahap menerima PSU dari 12 Pengembang di Aula Lantai IV Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (8/12).SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kajari Subdoro Adi menerima 12 unit perumahan dari 7 pengembang yang langsung di Aula Lantai IV Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (8/12). Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) didampingi Kajari Sundoro Adi, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Tebingtinggi Rusmiaty Harahap.

PENERIMAAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kajari Sundoro Adi dan Kadis Perkimsi Hj Rusmiaty Harahap menerima PSU dari 12 Pengembang di Aula Lantai IV Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (8/12).SOPIAN/SUMUT POS.

Berita acara serah terima dan naskah tersebut akan menjadi bukti bagi kedua belah pihak bahwa aset tersebut akan dihapus dari aset milik swasta untuk selanjutnya disahkan dan menjadi tanggungjawab Kota Tebingtinggi.

Dasar penyerahan tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2009, Peraturan Menteri PUPR Nomor 03/PRT/M/2018, Peraturan Wali Kota Tebingtinggi nomor 52 Tahun 2020 dan Peraturan Wali Kota Tebingtinggi nomor 73 Tahun 2021.

Dalam bimbingan arahan Wali Kota Tebingtinggi, bahwa setelah dilakukan berita acara serah terima, maka beralihlah tanggungjawab dari pengembang ke Pemko Tebingtinggi.

“Ini akan menjadi tanggung jawab kita (Pemko Tebingtinggi). Maka kita bersyukur berterima kasih dan akan menjadi bagian yang kita catat dalam aset dan sertifikat agar bisa diterbitkan oleh ATR BPN. Melalui OPD yang lain untuk menindaklanjuti dalam perawatan, pemeliharaan dan pengembangan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya,” tegas Umar Zunaidi.

Kajari Sundoro Adi dalam sambutan, mengucapkan terima kasih kepada pihak pengembang yang telah melaksanakan kewajiban dalam hal memenuhi peraturan perundang-undangan yang ada, ke depan menjadi tanggungjawab Pemko Tebingtinggi untuk mengelola PSU perumahan tersebut.

“Ke depan penyerahan PSU menjadi kewajiban dan tanggungjawab pihak pengembang untuk menyerahkan PSU kepada Pemda (Pemko). Selanjutnya akan dikelola oleh Pemko disesuaikan keadaan keuangan Pemko atau diserahkan pihak ketiga untuk mengelola PSU itu sendiri,” pungkas Sundoro.

Adapun kedua belas perumahan tersebut, seperti mana disampaikan Kadis Perkim Hj Rusmiaty Harahap di antaranya Perumahan Griya Aira Permai, Perumahan Griya Aira Bukit Bindar, Perumahan Griya Aira Zakaria, Perumahan Griya Aira Land, Perumahan Mutiara Residence (Multi Star Kreasindo), Perumahan Griya Mutiara, Perumahan Tebingtinggi Asri, Perumahan Damar Sari Residence, Perumahan Salsabila Residence (Karya Mikyla Abadi), Perumahan Merbau Permai Indah dan Perumahan Deli Indah.

“Penyerahan PSU perumahan ini sudah sesuai dan memenuhi syarat-syarat dengan peraturan yang ada, tentunya setelah penyerahan PSU perumahan akan ditindaklanjuti dengan penerbitan sertifikat yang menjadi dasar bagi Pemko Tebingtinggi untuk melakukan pemeliharaan PSU perumahan diserahkan, tentunya sesuai kemampuan keuangan Pemko Tebingtinggi,” pungkas Rusmiaty.

Turut menghadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bambang Sudaryono, perwakilan kepala OPD terkait, Kepala ATR BPN atau mewakili, Ketua REI (Real Estate Indonesia) Ashari akbar dan perwakilan Asosiasi Perumahan se-Kota Tebingtinggi. (ian/azw)

Asian Agri Bantu Korban Banjir di Dusun Tangkahan Bosi

Beni Purba, Manager PT HSJ Kebun Negeri Lama Utara, didampingi SF Hasoloan Debataraja manager PTAIL Kebun Aek Kuo saat menyerahkan bantuan, Selasa 30 November 2021 lalu.

AEKANOPAN, SUMUTPOS.CO – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara beberapa hari lalu, menyisakan musibah bagi sejumlah masyarakat. Masyarakat Dusun Tangkahan Bosi, Desa Kuala Bangka, Kecamatan Kualuh Hilir Labura –berbatasan dengan PTHari Sawit Jaya (PTHSJ) Labuhanbatu dan PTAndalas Intiagro Lestari (PTAIL) Labura– mengalami kebanjiran.

Sejumlah rumah terendam banjir, yang berasal dari luapan air sungai usai hujan deras beberapa waktu yang lalu.

Mendengarkan kabar banjir itu, pimpinan dan staf PT HSJ dan PTAIL unit bisnis Asian Agri, anggota dari Group Royal Golden Eagle (RGE), terjun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan berupa sembako pada masyarakat yang terdampak.

“Bantuan sembako ini dalam rangka mengurangi beban masyarakat Dusun Tangkahan Bosi Desa Kuala Bangka Kecamatan Kualuh Hilir Labura yang tertimpa musibah banjir,” ungkap Beni Purba, Manager PT HSJ Kebun Negeri Lama Utara yang didampingi SF.Hasoloan Debataraja manager PTAIL Kebun Aek Kuo pada waktu menyerahkan bantuan. Selasa 30 November 2021 lalu.

Beni Purba, Manager PT HSJ Kebun Negeri Lama Utara, didampingi SF Hasoloan Debataraja manager PTAIL Kebun Aek Kuo saat menyerahkan bantuan, Selasa 30 November 2021 lalu.

Sebanyak 60 paket bantuan sembako disalurkan Asian Agri melalui program Corporate Social Responsibility.

Ia berharap, masyarakat dapat bersabar menghadapi musibah banjir ini dan semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak.

Kepala Dusun Tangkahan Bosi, C. Oppusunggu mengucapkan terimakasih atas kepedulian Asian Agri – PT HSJ dan PTAIL yang telah membantu masyarakatnya yang tertimpa banjir. “Asian Agri di mata masyarakat merupakan perusahaan yang begitu peduli dengan sesama. Sudah banyak yang dirasakan masyarakat sejak kehadiran Asian Agri,” ucapnya.

 M. Siboro mewakili tokoh masyarakat menambahkan, kini beban masyarakat yang tertimpa banjir sudah berkurang. “Berkat bantuan sembako Asian Agri ini, beban ekonomi berkurang. Masyarakat bisa melanjutkan aktivitas membersihkan kediamannya yang terendam air tanpa harus memikirkan kebutuhan makan untuk beberapa hari ke depan,” ungkapnya. (rel)

Bupati Asahan Tinjau Pelaksanaan Ujian PPPK

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan, H. Surya B.Sc melalui Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi meninjau pelaksanaan ujian Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di SMKN 2 Sei Renggas, Rabu (09/12/2021).

MENINJAU: Wakil Bupati Asahan bersama Kadis Pendidikan beserta team meninjau pelaksanaan ujian PPPK 2021. (IST).

Kunjungan yang dilakukan hari ini guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan kondusif dan sesuai protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
Di lokasi pelaksanaan ujian juga tampak sejumlah panitia yang bertugas mengecek suhu tubuh peserta. Lalu sejumlah sarana pencuci tangan dan titik-titik tempat registrasi peserta ujian.

Di sela sela Peninjauan Taufik Zainal Abidin mengatakan kedatangannya untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan kondusif. Kemudian, pihaknya juga mengecek penyelenggaraan ujian sudah mempedomani prokes Covid-19.
Wakil Bupati juga memastikan bagaimana mekanisme bagi peserta ujian yang memiliki kendala menghadiri ujian. Pihaknya berharap hak-hak peserta ujian dapat diakomodir dengan baik.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Drs. Supriyanto, MPd menjelaskan pelaksanaan ujian PPPK di lingkup Pemerintahan Kabupaten Asahan sudah berlangsung selama dua hari.

Disebutkan pelaksanaan ujian PPPK Kabupaten Asahan berlangsung sejak tanggal 07 s/ 10 Desember 2021 dan diikuti sebanyak 1500 peserta untuk Formasi 300 0rang dan pelaksanaan ujian di tiga lokasi yaitu SMKN 2 Sei Renggas, SMA 1 JL. Madong Lubis Kisaran, SMA 2 Jl. Latsitarda Kisaran.
Lebih lanjut disebutkan, bagi peserta yang terkendala mengikuti ujian dengan melampirkan bukti keterangan yang sah, dapat mengikuti ujian susulan yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2021.

“Sementara bagi peserta yang sama sekali tidak ada keterangan, nanti penyelenggara di pusat yang akan menentukan, apakah gagal atau berlanjut,” pungkas Supriyanto.

Turut hadir saat kunjungan Wakil Bupati Asahan di SMKN 2 Sei Renggas Asisten Pemerintahan Buwono Prawana, SIP, Asisten Administrasi Umum Khaidir Afrin, SE, UPT Kemendikbudristek Aprianti Monalissa , SSi, MSi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Drs. Supriyanto, MPd, Kadis Kominfo, Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Sei Renggas Drs. Rajiman MSi. (dat)

Habib Sinuraya Terus Mengajak Warga Medan Sukseskan Vaksinasi dan Tingkatkan Prokes

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya terus mengajak warga Kota Medan untuk menyukseskan Vaksinasi Covid-19 dan terus meningkatkan Protokol Kesehatan (Prokes) guna mengantisipasi pandemi Covid-19, khususnya varian omicron yang dikabarkan telah ditemukan di Singapura dan Malaysia.

“Meski di Kota Medan sudah mencapai 80 persen lebih warganya yang sudah divaksin, tapi penegakan prokes tetap harus dilakukan. Mari sama-sama kita mencegah datangnya penyebaran Covid 19, khususnya varian Omicron di Indonesia,” ucap Habib saat menggelar Sosialisasi Perda Nomor 4 tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jl Sei Kapuas No.64 Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (8/12).

Dikatakan politisi Partai NasDem ini, penegakan prokes menjadi sangat penting agar penyebaran pandemi dapat ditekan semaksimal mungkin dan mencegah meningkatnya kembali status Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Medan.

“Kita sudah merasakan gak enaknya ada PPKM, semuanya dibatasi, bahkan berusaha saja tidak bisa bebas dan menganggu perekonomian semua kalangan. Kalau pandemi ini terus bisa ditekan, status PPKM kita terus menurun, ekonomi kita pasti akan bangkit lagi,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Sekretaris Komisi I DPRD Kota Medan, menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, masyarakat diminta agar tidak terlena dan abai terhadap prokes saat liburan.

Sebab meskipun pemerintah sudah memutuskan PPKM Level 3 Nataru tidak diberlakukan, tapi pemerintah telah berencana untuk membuat aturan atau prosedur baru terkait pencegahan pandemi di masa libur Nataru yang belum diumumkan sampai saat ini.

“Jadi walau tidak jadi PPKM level 3, bukan berarti kita bisa bebas liburan. Jangan lengah, cukup lah hampir 2 tahun kita berjuang melawan pandemi Covid-19 Ini. Varian Omicron ini juga lebih ganas penyebarannya, mari kita jaga prokes dan jangan lengah agar tidak sampai terkena virus dan membawa virus,” katanya.

Habiburrahman juga menyatakan, Fraksi NasDem DPRD Medan juga telah berjuang untuk menambah alokasi kepesertaan BPJS Kesehatan yang menjadi tanggungan pemerintah.

“Alhamdulillah APBD 2022 telah disahkan dan dialokasi tambahan perserta sebanyak 10 ribu untuk mendapatkan BPJS gratis,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Habiburrahman juga memaparkan bahwa Perda Nomor 4 tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota (SKK) Medan yang terdiri XVI BAB dan 92 Pasal. Dalam BAB I Pasal 1 di ketentuan umum terdiri atas 51 ayat. SKK sebagai pedoman penyelenggaraan pembangunan kesehatan di wilayah Kota Medan. Pada ayat 18 disebut pelayanan dasar, yakni pelayanan kesehatan kepada warga Medan, baik perorangan maupun pelayanan dasar pemerintah dan swasta.

Pada BAB II bertujuan untuk mewujudkan tatanan kesehatan yang mampu melibatkan partisipasi semua unsur terkait meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota. Juga mewujudkan pembangunan kota berwawasan kesehatan dan kemandirian.

Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka bagi masyarakat. Meningkatkan akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.
(Map)

Jelang Nataru, Kesiapan Armada Memadai

MEMADAI: Seorang ibu menggendong anaknya di pool bus kawasan Medan Amplas. Organda Sumut mengklaim, kesiapan armada menyambut libur Natatu sudah memadai.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Utara mengaku, kesiapan armada menyambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 cukup memadai. Ia tak memungkiri, baik pengusaha dan pelaku transportasi umum, menyambut gembira pembatalan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 oleh pemerintah pusat.

MEMADAI: Seorang ibu menggendong anaknya di pool bus kawasan Medan Amplas. Organda Sumut mengklaim, kesiapan armada menyambut libur Natatu sudah memadai.istimewa/sumutpos.

“Begitupun kami tentu lebih menyesuaikan saja, dibilang senang tentu senang namun tidaklah harus euforia,” kata Ketua Organda Sumut, Haposan Siallagan menjawab Sumut Pos, Rabu (8/12).

Hal ini, kata Haposan, mengingat sudah terlalu lama sektor transportasi umum ‘puasa’ dampak pandemi Covid-19. “Kita semua tahu, efek Covid ini buat ekonomi masyarakat anjlok termasuk sektor transportasi,” katanya.

Paling terpenting lagi, imbuh dia, pihaknya ingatkan agar para sopir dan pengelola transportasi darat yang tergabung di Organda, senantiasa menjaga protokol kesehatan serta menjadi garda terdepan akan hal itu kepada setiap penumpang.

“Lalu kita harus menyesuaikan juga aturan PPKM di tiap wilayah karena kondisinya pasti berbeda-beda. Pada prinsipnya kami bersyukur dan semoga momen Nataru kali ini dapat membangkitkan perekonomian sektor transportasi,” terangnya.

Sisi lain pihaknya mendukung supaya pemerintah dan stakeholder terkait segera melakukan tes urine terhadap para sopir dan kernet. Ini bertujuan agar sebelum memulai perjalanan terlebih di momen sibuk seperti Nataru, dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. “Ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi kami, karena belakangan banyak sekali kejadian kecelakaan justru melibatkan sopir terindikasi memakai narkoba,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan pemberlakuan PPKM level 3 di semua daerah pada periode libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru). Hal itu seiring dengan keluarnya aturan terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penangananan Covid-19 Nomor 24 Tahun 2021.

Berdasarkan surat edaran tersebut, aturan mulai berlaku dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Langkah kebijakan dilakukan guna mencegah lonjakan kasus Covid-19 setelah libur Nataru.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, selama libur Nataru, syarat perjalanan jarak jauh dalam negeri adalah wajib vaksinasi lengkap dan hasil antigen negatif maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara anak-anak dapat melakukan perjalanan, tetapi dengan syarat PCR yang berlaku 3×24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1×24 jam untuk perjalanan darat atau laut. “Untuk orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap ataupun tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak diizinkan untuk bepergian jarak jauh,” kata Luhut dikutip Rabu (8/12).

Penumpang Pesawat

Penumpang transportasi Udara dari maupun tujuan wilayah di Jawa dan Bali serta perjalanan antar kabupaten atau antar kota di Jawa dan Bali wajib menunjukkan bukti vaksin dosis kedua dan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara penumpang yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama, maka wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan, penumpang di luar Jawa dan Bali bisa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Sampel untuk tes RT-PCR diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan, sedangkan rapid test antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Penumpang Kereta Api

Penumpang kereta api jarak jauh wajib menunjukkan bukti vaksin Covid-19 minimal dosis pertama. Selain itu, penumpang juga harus menunjukkan bukti hasil negatif tes covid-19 rapid test antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan atau RT-PCR maksimal diambil 3×24 jam.

Penumpang Perjalanan Laut dan Darat

Baik bagi yang menggunakan kendaraan pribadi atau umum harus menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan, atau bisa juga hasil tes negatif dengan rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Kendaraan Logistik

Wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap dan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 14×24 jam sebelum keberangkatan. Jika baru mendapatkan vaksin dosis pertama, maka harus menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 7×24 jam.

Namun, untuk yang belum vaksin sama sekali, pelaku perjalanan wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam. (prn/jpc)