Home Blog Page 2911

Peci Biru: Pak Gubsu Mau Ajak Pahlawan Olahraga satu Komando

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Aksi jewer Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi terhadap pelatih billiard Sumut, Khoiruddin ‘Coki’ Aritonang, merupakan reaksi spontan untuk menunjukkan sayangnya terhadap segenap Pahlawan Olahraga Sumut. Reaksinya muncul untuk menguji satu komandonya para kontingen olahraga di Sumut.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Komunitas Pemuda Cinta Indonesia Bangun Indonesia Rasional dan Universal (Peci Biru), Risdianto kepada sejumlah wartawan, Jumat (31/12). Menurut Risdianto yang kerap disapa Anto, dalam berbagai kesempatan, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi selalu muncul dengan tata bahasa dan gesture tubuh seorang militer.

Hal itu disebabkan selama puluhan tahun, beliau berkarier sebagai seorang prajurit di Medan Tempur, dan terakhir merupakan Pangkostrad. “Selama tiga tahun memimpin Sumut, kami melihat Pak Edy justru menunjukkan ketegasannya dan mengajak semua untuk satu komando demi Sumut bermartabat. Tapi, jika dipandang-pandang dari ketidaksukaan secara politik, inilah yang membuat suasana menjadi melebar. Baiknya para politisi di Sumut, yang sudah bertemu dengan Bang Coki memberikan pandangan meneduhkan, bukan memprovokasi,” katanya.

Dia berpandangan, selama kepemimpinan Edy Rahmayadi di Sumut, ada sejumlah gairah atlet olahraga, karena pada 2024 mendatang akan digelar event bergengsi di Sumut dan Aceh yakni Pekan Olah Raga Nasional (PON). Hal inilah yang sebenarnya kami lihat perlu satu kekuatan bersama, dalam setiap kesempatan ada kebersamaan.

“Jadi kami berpandangan tepuk tangan itu bukan untuk Gubernur Sumut, melainkan untuk membangun semangat kebersamaan serta pesan-pesan yang disampaikan Gubernur tak hanya satu dua kata, tapi harus runtut di dengarkan dari awal sampai habis. Sehingga anggaran pembinaan atlet serta sarana prasarana benar-benar disiapkan secara penuh,” pendapatnya.

Terkait sarana dan prasarana olahraga di Sumut, Anto menyarankan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut untuk segera muncul dan menengahi polemik ini. Sebab, Kadispora inilah awal masalahnya yang belum melaporkan secara utuh tentang sarana dan prasarana di Sumut. “Kami menyarankan, Pak Gubsu Edy harus melakukan evaluasi terhadap kinerja Kadispora Sumut,” ujarnya.

“Kami memandang, Kadispora inilah perpanjangan Gubsu di bidang olahraga, jika ada hal-hal yang terkomunikasikan, justru Kadispora inilah yang menjadi tanda tanya, apakah ikut dalam agenda politik tertentu atau untuk tujuan yang lain-lain,” kritiknya. (rel/adz)

IPHI Kota Medan Wujudkan Pelestarian Haji Mabrur Sepanjang Hayat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan dalam upaya mewujudkan pelestarian haji mabrur sepanjang hayat melaksnakan berbagai kegiatan yang sudah diprogramkan di tahun 2021.

ISTIMEWA
IPHI MEDAN: Pembinaan manasik haji bagi guru-guru RA, MDA, MI dan MTS sederajat oleh IPHI Kota Medan.

KEGIATAN IPHI Kota Medan ini antara lain manasik haji bagi calon jemaah haji, safari Ramadan, buka puasa bersama dan santunan pada 100 anak yatim.

Kemudian silaturahim persaudaraan aji (halal bi halal) di Tanahkaro, pengajian rutin setiap Hari Sabtu di sekretariat IPHI Kota Medan Jalan Nibung Raya Nomor 190 Medan, santunan kepada 100 orang kaum duafa.

IPHI Kota Medan juga melaksanakan pelatihan pembimbing manasik haji bagi guru-guru RA, TPA, MDA, MI dan MTS sederajat, pembinaan terhadap bilal jenazah dan melaksanakan sunat massal bagi masyarakat kurang mampu.

Selanjutnya mengadakan donor darah, mengadakan vaksinasi masal, melakukan study comoeratif ke PD IPHI Kepri dan silaturrahim ke Perkampungan Tarekat Naqsabandiyah Babussalam, Besilam.

Demikian disampaikan Ketua PD IPHI Kota Medan Drs H Ilyas Halim MPd didampingi
Ir H Rudi Zul Adha (sekretaris) serta Drs H Munim dan Dra Hj Rebeka Girsang (wakil ketua) di Medan, Kamis (29/12).

Ilyas Halim mengatakan bahwa kegiatan IPHI Kota Medan ini sepenuhnya didukung oleh Pemko Medan dan para donatur. Ketua IPHI Kota Medan pun mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution yang telah banyak membantu serta memberikan bimbingan dan arahan sehingga IPHI kota Medan dapat menjalankan roda organisasi dengan baik.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para dermawan yg telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk dinikmati oleh para dhuafa.

”Sehingga terlaksana motto IPHI yakni Haji Mabrur Sepanjang Hayat,” kata Ketua PD IPHI Kota Medan
Drs H Ilyas Halim MPd. (dmp)

Menko Airlangga Prioritaskan Program Vaksinasi Anak, Akselerasi Sekolah Tatap Muka

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan program vaksinasi anak menjadi prioritas pemerintah. Program ini dilakukan untuk mengakselerasi kegiatan sekolah, khususnya pembelajaran tatap muka. Pemerintah menargetkan vaksinasi covid-19 khusus untuk anak 6-11 tahun selesai pada kuartal I-2022.

“Ini menjadi prioritas pemerintah, kemudian pendidikan dan sekolah pertemuan tatap muka sekolah nanti dikondisikan sesuai situasi dan kondisi di sekolah dan terus kami akselerasi,” kata Airlangga saat meninjau Program Vaksinasi Anak di SDN 05 Kemanggisan, Jakarta Barat, Jumat (31/12).

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga mengatakan dalam tinjauannya, untuk program vaksinasi anak oleh Pemerintah ditargetkan akan rampung pada kuartal 1 di tahun 2022, program vaksinasi anak 6-11 tahun merupakan program vaksinasi Dosis Pertama dan menjadi suatu keharusan bagi masyarakat.

“Partisipasi anak-anak sudah dimulai beberapa hari yang lalu dan ditargetkan di kuartal satu (Q1) tahun depan harus diselesaikan,” ucap Menko Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan akan terus melakukan perluasan dan percepatan atas cakupan vaksinasi termasuk kepada anak-anak akan mendorong tercapainya herd immunity.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengatakan upaya percepatan dan perluasan vaksinasi bagi anak 6-11 tahun membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik dari pemerintah pusat, daerah, sekolah, media, dan tentunya orang tua.

“Kami ucapkan selamat kepada SDN 05 Kemanggisan yang telah menyelenggarakan vaksin anak dan akan mencakup sejumlah sekolah lain dan nanti seluruhnya akan divaksin bekerja sama dengan Yellow Klinik,” ungkapnya.

“Kita melihat capaian vaksinasi kita yang sudah di atas 70 persen secara nasional dan dosis dua sudah diatas 50 persen di atas nasional,” paparnya.

Selanjutnya disebutkan juga bahwa target program vaksinasi anak-anak untuk menciptakan kekebalan anak dalam mengatasi khususnya varian baru omicron.

“Jadi vaksinasi itu adalah suatu keharusan, maka Kami terus mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi termasuk kepada anak-anak akan mendorong tercapainya herd immunity di Indonesia,” tutup Airlangga. (adv/*)

Praktisi Olahraga, Abdul Hakim Siregar: Olahraga Adalah Pemersatu

Abdul Hakim Siregar

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dalam olahraga, tidak mengenal suku, bahasa, dan agama. Itulah yang membuat olahraga dikenal sebagai salahsatu cara untuk mempersatukan bangsa. Oleh karena itu, diharapkan bidang olahraga tidak dicampurkan dengan bidang lainnya, terutama politik.

Akademisi Olahraga dari Unimed, Abdul Hakim Siregar mengatakan yang membedakan olahraga dengan bidang lainnya adalah sikap sportivitas. Selain prestasi, jiwa sportivitas ini akan membuat seorang atlet dikenal oleh masyarakat, dan tidak memungkinkan dirinya menjadi legenda.

“Jiwa seorang olahragawan harus setia kawan dan memiliki jiwa kekeluargaan. Saat akan membuat prestasi, bukan hanya pelatih dan atlet yang harus bekerja keras. Tetapi, pengurus cabang olahraga juga harus menyiapkan fasilitas dan faktor pendukung lainnya,” ujarnya.

Abdul Hakim Siregar yang juga menjadi pengurus Pengprov FOPI Sumut ini menambahkan adanya ketergantungan dengan pembagian kerja ini, maka terjalinlah sebuah rasa kekeluargaan dalam olahraga.

Dengan saling menjaga, diharapkan dapat menghasilkan atlet yang berprestasi sehingga dapat mengharumkan nama daerah dan negara.

“Saya harap, tidak ada yang akan mencampurkan dunia olahraga dengan hal lainnya. Karena ini akan berdampak pada olahraga itu sendiri,” ujarnya.

Hakim menyatakan meredam emosi adalah hal yang paling penting untuk seorang atlet. Saat bertanding, bila dia emosi maka akan membuat dirinya menjadi hilang fokus, dan akan berdampak pada hasil pertandingan nantinya.

Oleh karena itu, Hakim mengharapkan kejadian saat pemberian tali asih untuk atlet yang berprestasi di PON XX di Aula Teuku Rizal Nurdin pada Senin (27/12) dapat menjadi pembelajaran. Karena bila emosi yang berbicara, maka dampaknya adalah perpecahan pada olahraga itu sendiri.

“Pandangan saya, di sini hanya antara pak Edy yang menjadi pelindung di KONI yang ingin bersenda gurau dengan pelatih. Orangtua itu tugasnya bukan hanya melindungi tetapi membimbing. Karena itu, yang biarkan yang menyelesaikan adalah mereka. Orang luar tidak perlu. Dan satu lagi, kalau emosi yang ikut berbicara maka banyak yang menjadi korban,” tegasnya.

Selain banyak yang menjadi korban, hal lainnya adalah simpang siur pemberitaan yang membuat berbagai pihak menjadi bingung.

“Mari kita tegakkan kembali sportivitas, dan junjung tinggi profesionalitas. Dan marilah kita bersatu untuk mencapai yang terbaik di PON XXI 2024 mendatang,” tutupnya. (ram)

Kapoldasu Klaim di Tahun 2021 Berhasil Tuntaskan Kejahatan Sebesar 76 Persen

Pemaparan: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat melakukan pemaparan keberhasilan Polda Sumut mengungkap penyalahgunaan Narkotika, di di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (30/12) sore. Sumut Pos/ Dwi.

SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengklaim di Tahun 2021, Polda Sumut berhasil mengungkap dan menyelesaikan perkara untuk berbagai jenis kejahatan sebesar 76 persen, dibandingkan Tahun 2020.

Pemaparan: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat melakukan pemaparan keberhasilan Polda Sumut mengungkap penyalahgunaan Narkotika, di di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (30/12) sore. Sumut Pos/ Dwi.

Hal itu dikatakannya, saat memimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 Polda Sumut, di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (30/12) sore.

“Beberapa kasus menonjol seperti kasus perampokan Toko Emas di Simpang Limun Medan, kasus penembakan wartawan di Simalungun, serta kasus-kasus atensi masyarakat lainnya yang berhasil dituntaskan berkat kerja keras serta dukungan masyarakat dan rekan-rekan media,” ujarnya.

Turut hadir, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Forkopimda Sumut, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut dan sejumlah wartawan di Medan.

Selain itu, lanjutnya, penanganan kasus Narkotika pada Tahun 2021 mengalami peningkatan dibanding Tahun 2020, di mana Polda Sumut berhasil menuntaskan 6.098 kasus dengan 7.708 tersangka yang berhasil diamankan.

Kemudian, sambung Panca, Ditresnarkoba Polda Sumut juga melakukan pendekatan Restorative Justice, diberikan kepada 520 tersangka yang direhabilitasi atas 186 kasus.

“Sama-sama kita berantas permasalahan Narkotika, tidak ada tempat bagi para pelaku kejahatan tersebut. Saya minta rekan-rekan media bantu edukasi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan Narkotika agar jangan sampai lebih banyak generasi muda yang menjadi korban,” pintanya.

Panca juga menjelaskan terkait penanggulangan Covid-19, bahwa saat ini Jumlah masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 mengalami penurunan drastis, namun masyarakat tidak boleh lengah karena virus mematikan tersebut masih ada.

Saat ini, imbuhnya, untuk pencapaian vaksinasi di wilayah Sumut sudah mencapai target, yaitu 75,35 persen, namun masih ada empat kabupaten yang harus mengejar capaian vaksinasi diatas 70 persen, yakni Labuhanbatu Selatan (Labusel), Niasutara, Niasbarat dan Deliserdang.

“Harus bersama-sama bergandengan tangan mencegah penyebaran Covid-19. Saat ini seluruh wilayah Sumut masuk dalam Level PPKM 1 dan 2. Penentuan level ini selain dari jumlah masyarakat juga dari terkonfirmasi pencapaian vaksinasinya,” ungkapnya.

Lalu, paparnya, memasuki pergantian Tahun 2022, ada sembilan lokasi di Medan yang menjadi perhatian khusus, yaitu Lapangan Merdeka, Kampung Madras, Istana Maimun, Petronas, Cemara Asri, Komplek MMTC Pancing, Citraland, Komplek Johor J-City dan Ringroad.

“Kita akan batasi pergerakan masyarakat di sembilan lokasi tersebut. Mulai pukul 19.30 WIB, Polrestabes Medan didukung unsur TNI akan menerapkan sistem ring di daerah yang menjadi atensi. Tidak perlu merayakan pesta kembang api dan tidak ada kerumunan. Semua harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes),” bebernya.

Kemudian, terang Panca lagi, Polri didukung TNI dan stakeholder terkait akan melakukan langkah-langkah, yakni dengan mengimbau masyarakat untuk tidak berpergian pada malam Tahun Baru di tengah pandemi Covid-19 ini, apalagi muncul varian baru virus Omicron yang semakin ramai di tengah masyarakat. “Kita harus sama-sama mewaspadainya,” tandasnya sembari menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan pemilihan kepala desa di tujuh kabupaten/kota di Sumut yang terlaksana dengan aman, damai dan kondusif.

Dari amatan, usai memimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 Polda Sumut, Panca bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Forkopimda Sumut, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut, dengan disaksikan sejumlah wartawan melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika dengan cara dibakar dan direbus, di depan Aula Tribrata Mapolda Sumut. (Dwi)

Kolaborasi IndiHome dan CXO Media, Suguhkan Program K-Pop untuk Milenial

DIABADIKAN: Direktur Consumer Service Telkom Venusiana, Vice President Marketing Management Telkom E. Kurniawan, CEO CXO Media, Putri Tanjung, Business Director Detik Network Agustina Sembiring, dan Executive General Manager Telkom Divisi TV Video Anak, Agung Gede Mayun Wirayuda diabadikan usai penandatanganan MoU CXO Media & IndiHome di Jakarta, Rabu (29/12/2021). ISTIMEWA

JAKARTA, SUMUTPOS.CO —IndiHome sebagai layanan fixed broadband unggulan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan CXO Media, sebuah penyedia konten kreatif milenial.

DIABADIKAN: Direktur Consumer Service Telkom Venusiana, Vice President Marketing Management Telkom E. Kurniawan, CEO CXO Media, Putri Tanjung, Business Director Detik Network Agustina Sembiring, dan Executive General Manager Telkom Divisi TV Video Anak, Agung Gede Mayun Wirayuda diabadikan usai penandatanganan MoU CXO Media & IndiHome di Jakarta, Rabu (29/12/2021). ISTIMEWA

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) oleh E Kurniawan selaku Vice President Marketing Management Telkom dan Putri Tanjung selaku CEO CXO Media di Jakarta, Rabu (29/12/2021).

“IndiHome sebagai internetnya Indonesia sangat antusias bekerjasama dan berkolaborasi dengan CXO Media dalam menyediakan beragam program dan konten menarik spesial untuk generasi muda Indonesia, salah satunya yaitu program K-Pop,” kata Kurniawan.

Dengan adanya kolaborasi ini, IndiHome dan CXO Media juga akan menyediakan beragam program dan konten talkshow, konser dan lain sebagainya.

“IndiHome berkomitmen akan selalu memberikan layanan dan hiburan digital berkualitas demi memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan sehingga masyarakat dapat beraktivitas tanpa batas,” pungkas Kurniawan.

Putri Tanjung mengungkapkan, sebagai media yang berfokus kepada generasi muda dengan memberikan experience lebih, CXO sangat senang untuk berkolaborasi dengan IndiHome dalam menyediakan beragam konten dan aktivitas menarik untuk generasi muda Indonesia. (rel/prn)

Deklarasi Relawan Erick Thohir, The ETeam Siap Berkiprah di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di masa kini, anak milenial Indonesia terus berkiprah menunjukkan sepak terjangnya dalam berkarya. Oleh karena itu The ETeam yang dimotori anak-anak muda di Sumatera Utara (Sumut) mendeklarasikan diri sebagai relawan Menteri BUMN Erick Thohir, di The Coffee Kedan, Jalan Sei Galang, Merdeka, Medan Baru, Kamis (30/12).

“Hal ini bertujuan, menginisiasi wadah atau komunitas milenial di Sumut, dengan salah satu programnya yang dapat menyentuh aspirasi dan kebutuhan milenal serta masyarakat, yakni pelatihan barista pada Januari 2022. Dan ini menjadi program jangka pendek kita,” ujar Direktur Eksekutif The ETeam Sumut, Pemiga Orba Yusra didampingi Ketua Dewan Pembina The ETeam, Andhi Satria kepada sejumlah wartawan yang hadir.

Dia menyebutkan, jumlah relawan The ETeam sudah mencapai ratusan orang yang tersebar di sejumlah kabupaten/ kota di Sumut. Pemiga optimis dapat menyentuh di angka ribuan orang.

Menurutnya, relawan ini dibentuk atas keresahan dan keinginan anak muda atau kaum milenial untuk mengisi perubahan di Indonesia. Harapan anak muda tersebut, lanjutnya, dinilai ada pada sosok Erick Thohir yang selama ini punya keberpihakan kepada kaum milenial.

“Pak Erick Thohir telah menunjukkan keberpihakannya kepada kaum muda, terlihat dari beberapa direksi di perusahaan dibawah BUMN, masih tergolong kategori anak muda,” ungkapnya.

Pemiga menambahkan, semangat kaum milenial terdorong oleh prediksi yang menyebut kepemimpinan Indonesia akan lahir dari generasi enterpreneur. Prediksi tersebut, terangnya, sudah terlihat dari sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini sukses memimpin Indonesia.

“Oleh sebab itu kami yakin bahwa dengan kepemimpinan Bapak Erick Thohir, akan membawa Indonesia lebih maju,” tegasnya.

Dikatakannya, Relawan Erick Thohir The ETeam akan mengajak kaum milenial untuk menyatukan visi menyongsong Indonesia di hari depan. ETeam selanjutnya tidak hanya mengumpulkan anak muda, lebih jauh akan mendorong potensi dan kreativitas setiap anak muda di Sumut.

“Kami memulai focal pointnya dari milenial. Milenial adalah subjek dan objek, sebagai agen dan pelaku. Pelaku dalam artian mereka akan menjadi agen perubahan untuk program kita di masyarakat. Tapi selain itu, kami melihat ‘women’, kaum perempuan menjadi salah satu yang akan kita sentuh. Jadi tidak hanya milenial tapi seluruh unsur masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Pemiga, untuk Sumut saat ini, The ETeam telah terbentuk di 10 chapter, yakni ada di Tabagsel (Tapanuli bagian selatan), Asahan, Tanjungbalai, Batubara, Simalungun-Siantar dan Medan-Deliserdang-Langkat.

Disinggung terkait dukungan kepada Erick Thohir sebagai calon presiden 2024, Pemiga menjelaskan, meski relawan ini berangkat dari dorongan memperjuangkan kaum milenial, dia tak menampik bahwa tim nya akan siap memenangkan Erick Thohir jika maju sebagai calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.

“Kami selalu mendorong agar pak Erick Thohir bisa menjadi pemimpin Nasional, meski gerakan ETeam bukan politik praktis, tapi kami siap memperjuangkan pak Erick,” tandasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina The ETeam, Adhi Satria menambahkan, terkait pembentukan relawan tersebut telah disetujui oleh Erick Thohir.

“Sudah saya tanya kepada beliau, pak Erick mengatakan silahkan pak Adhi lanjutkan. Makanya kita mulai mengonsolidasikan kaum milenial di seluruh Indonesia,” katanya. (dwi)

NB: Teks Foto: Bersama: Direktur Eksekutif The ETeam Sumut, Pemiga Orba Yusra bersama Ketua Dewan Pembina The ETeam, Andhi Satria dan Relawan The ETeam Relawan Erick Thohir, di The Coffee Kedan, Jalan Sei Galang, Merdeka, Medan Baru, Kamis (30/12).  Sumut Pos/ Dwi

Akdemisi Sosial dari Unimed: Tidak Ada Konflik Antara Gubernur dan Khoiruddin Aritonang

SANTAI: Bahrul Khair Amal saat duduk santa

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kejadian pemberian tali asih bagi atlet berprestasi di Aula Teuku Rizal Nurdin pada Senin (24/12) lalu dan sempat viral bukanlah sebuah konflik. Kejadian tersebut hanyalah sebuah momen yang menunjukkan rasa kasih sayang antara sesama sesama manusia.

Menurut Akademisi dari Universitas Negeri Medan, Bahrul Khair Amal, dari berbagai video yang beredar di dunia Maya, menunjukkan keakraban antara Gubsu dan sang pelatih.

“Kejadian tersebut terjadi saat momen yang membahagiakan, yaitu pemberian tali asih untuk atlet berprestasi. Jadi, seharusnya semua bahagia. Nah, kalau kita mengurut ke belakang, momen tersebut hanyalah momen di mana Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi sebagai pelindung di KONI Sumut menyapa pelatih yang merupakan bagian dari KONI Sumut. Jadi, bisa dibilang seperti orangtua menegur anak,” ujarnya saat ditemui, Kamis (30/12).

Dijelaskan Dosen Fakutas Ilmu Sosial Unimed ini, melihat video yang beredar akan menimbulkan berbagai persepsi. Dan hal itu tidak disalahkan, karena setiap manusia memiliki hak berpendapat. Tetapi, sebagai warga negara, pendapat yang diberikan seharusnya tidak memihak atau yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Pasti akan ada berbagai argumen. Jadi, seharusnya kita dalam menanggapi kejadian ini, semua pihak harus menahan diri. Karena Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Pelatih Billiar, Khoiruddin Aritonang saat ini memiliki tanggungjawab masing-masing. Apalagi sebentar lagi PON 2024, dan Sumut-Aceh menjadi tuan rumah,” jelasnya.

Seperti diketahui, tahun 2024 mendatang, Sumatera Utara dan Aceh akan menjadi tuan rumah PON XXI. Keberhasilan Penyelenggaraan pekan olahraga tersebut akan sukses bila semua stakeholder saling mendukung. Nah, jadi jangan karena sebuah perlakuan membuat konsentrasi terpecah, sehingga melupakan target yang ingin dicapai.

Bahrul Khair Amal mengatakan Sumatera Utara dikenal sebagai provinsi yang memiliki keberagaman. Dan keberagaman tersebutlah menjadi daya tarik. Nah, begitu pula dengan kejadian di Aula Teuku Rizal Nurdin kemarin, menunjukkan betapa beragamnya warga di Sumut. Di mana, saat berkomunikasi latar belakang budaya dan sosial menjadi bagian dari hal tersebut.

“Oleh karena itu, tahan diri dan jangan memberikan komentar yang akhirnya dapat menimbulkan pertikaian. Ingat, kita satu tanah air, yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, dan agama,” tambahnya.

Bahrul Khair Amal mengatakan saat ini yang dibutuhkan adalah solusi, bukan hanya sekadar memberikan komentar yang membuat panas telinga dan membuat emosi. Dan salah satu solusi yang ditawarkan adalah saling bertemu dan memberikan klarifikasi.

“Dan jangan jadikan ini menjadi ajang politik. Ini murni komunikasi dalam olahraga,” tutupnya. (ram)

Menko Airlangga: Di 2021, Dominasi Investor Domestik, Perkuat Fundamental Pasar Modal terhadap Risiko Eksternal

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sepanjang 2021, perekonomian global dihadapkan pada berbagai tantangan seperti kenaikan harga energi, disrupsi supply chain, krisis Evergrande Tiongkok, serta risiko yang mempengaruhi arus modal Indonesia seperti tapering off The FED dan potensi kenaikan suku bunga acuan AS, serta lonjakan kasus aktif varian Delta di awal Triwulan III-2021.

“Pemerintahan di masing-masing negara merespon cepat untuk memitigasi risiko varian Delta dan berhasil menjaga optimisme hingga akhir tahun. Arus modal asing kembali masuk ke negara berkembang sehingga mendorong perbaikan indeks saham dunia di tahun ini. Pada saat bersamaan, aktivitas manufaktur global juga meningkat bahkan konsisten berada di level ekspansif untuk negara maju dan negara berkembang,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021, di Jakarta, Kamis (30/12).

Optimisme juga terlihat di Indonesia, dengan respon cepat Pemerintah dan seluruh stakeholders berhasil memitigasi dampak lonjakan varian Delta. Upaya ini juga telah menjaga tren penurunan kasus harian Covid-19 Indonesia di tengah kembali meningkatnya kasus harian global.

Pulihnya kepercayaan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi telah mendorong ekonomi untuk tetap tumbuh positif di Triwulan III-2021, yakni sebesar 3,51% (yoy). Hal tersebut meningkatkan demand yang juga mendorong peningkatan aktivitas manufaktur hingga berada di zona ekspansif pada level 53,9 pada November 2021.

Sementara itu, harga barang dan jasa secara umum rendah dan stabil, baik secara nasional dan spasial. Secara tahunan, inflasi November 2021 terjadi di 1,75% (yoy) dan 0,37% (mtm). Perkembangan tersebut didorong oleh peningkatan inflasi pada seluruh komponen yang menandakan mulai pulihnya aktivitas dan konsumsi masyarakat. Kinerja perbankan juga menunjukan perkembangan baik. Penyaluran kredit perbankan pada November 2021 tumbuh sebesar 4,82% (yoy) atau 4,17% (ytd).

Perbaikan di sektor riil ini juga didukung dengan perbaikan di sektor keuangan di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat hingga mencapai level 6.500 menjelang akhir tahun ini. Sebelumnya pada 22 November 2021, pertumbuhan IHSG sempat menembus rekor baru yakni di level 6.723,39. Untuk return di pasar modal Indonesia juga bisa mencapai 10% (ytd). Seiring naiknya IHSG, nilai tukar rupiah juga terapresiasi kembali mendekati level pra pandemi.

“Perbaikan kinerja sektor keuangan juga didukung oleh strategi pendalaman pasar modal yang berjalan baik. Jumlah investor pasar modal telah meningkat signifikan menjadi 7,38 juta atau naik 90,32% dibandingkan 2020. Kinerja positif juga terlihat dari sisi peningkatan jumlah Initial Public Offering (IPO) yakni sebanyak 54 perusahaan baru melakukan IPO di 2021,” ujar Menko Airlangga.

Saat ini, porsi kepemilikan aset pasar modal Indonesia lebih di dominasi oleh investor domestik. “Kondisi ini telah memperkuat fundamental pasar modal kita terhadap risiko eksternal yang muncul sepanjang 2021. Porsi yang besar di sisi domestik ini turut berkontribusi dalam meredam taper tantrum yang telah terjadi di Semester II-2021,” lanjut Menko Airlangga.

Mayoritas investor pasar modal juga didominasi oleh penduduk dengan kategori usia di bawah 30 tahun. Kategori ini memiliki literasi keuangan dan digital yang relatif tinggi sehingga lebih cepat menyerap informasi baru di pasar modal.

Untuk menjaga daya beli masyarakat dan keberlangsungan dunia usaha, Pemerintah juga telah memberikan dukungan melalui berbagai stimulus fiskal. Pokok-pokok instrumen utama yang digunakan telah tercantum pada Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN). Program ini tetap akan berlanjut di 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp414 triliun yang terbagi untuk Klaster Kesehatan, Perlindungan Sosial, dan Dukungan Korporasi/Usaha.

Dalam rangka mendukung pengembangan pasar modal, tarif PPh Badan telah diturunkan menjadi sebesar 22% sepanjang tahun 2021. Selain itu, Pemerintah juga telah memberikan insentif tarif PPh Badan yang lebih rendah, yakni sebesar 19% bagi Wajib Pajak Badan dalam negeri yang berbentuk Perseroan Terbuka. Hal ini dilakukan untuk mendorong peningkatan jumlah IPO di pasar modal Indonesia.

Pemerintah juga terus berkomitmen untuk memperbaiki iklim investasi Indonesia, salah satunya melalui implementasi UU Cipta Kerja. “Selain itu, dalam sejarah Indonesia, kita akhirnya punya engineuntuk long term investment yaitu Indonesia Investment Authority (INA), yang akan bisa mulai kerja di 2022,” ucap Menko Airlangga.

Menko Airlangga menegaskan, pengendalian pandemi tetap menjadi kunci utama dalam mendorong pemulihan ekonomi tahun depan untuk berbagai sektor, termasuk di pasar modal. Ekspektasi investor akan pemulihan ekonomi telah tercermin di perkembangan pasar modal sepanjang 2021.

“Koordinasi dan sinergi antara Pemerintah dengan seluruh stakeholders perlu diperkuat dalam menjaga optimisme pelaku pasar di 2022. Semoga seluruh strategi yang telah kita lakukan bersama selama tahun ini dapat menjadi bekal untuk menghadapi tahun depan,” tutup Menko Airlangga. (rep/fsr/*)

Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi 2022, Menko Airlangga: Teruslah Berinovasi, Optimis, dan Kita akan Maju

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perekonomian Indonesia diprediksi akan tumbuh di atas 5% pada Triwulan IV-2021 dan 3,7% sampai dengan 4.0% secara tahun penuh 2021. Prediksi tersebut diperkirakan akan tercapai karena berbagai indikator utama dalam perekonomian nasional telah menunjukkan perbaikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan beberapa hal yang akan mewujudkan prediksi pertumbuhan ekonomi di akhir 2021 tersebut, dalam acara Indonesia Business Forum TV One, Selasa (29/12) malam. Melandainya kasus positif Covid-19 mendorong mobilitas masyarakat dan berpotensi meningkatkan sektor-sektor strategis seperti industri manufaktur dan perdagangan.

Selain itu, sektor lain yang mendukung pertumbuhan ekonomi yakni sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial karena semakin efektifnya penanganan Covid-19 dan meluasnya pelaksanaan vaksinasi, kemudian sektor informasi dan komunikasi akibat adaptasi kebiasaan baru yang membutuhkan koneksi internet, serta sektor pertambangan dan penggalian yang disebabkan tingginya permintaan ekspor dan penguatan harga komoditas.

Terkait pencapaian penerimaan perpajakan, tercatat sampai 26 Desember 2021 jumlah neto penerimaan pajak mencapai Rp1.231,87 triliun atau menembus 100,19% dari target yang diamanatkan dalam APBN sebesar Rp1.229,6 triliun. “Jadi dari sisi penerimaan aman dan dari segi Indeks Keyakinan Konsumen juga kami berharap akan naik lagi di Triwulan IV,” tutur Menko Airlangga.

Kinerja investasi di 2021 juga tergolong sangat baik dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan. Realisasi investasi pada Triwulan III-21 telah mencapai Rp216,7 triliun atau meningkat sebesar 3,7% (yoy), yang terdiri atas PMA sebesar Rp103,2 triliun (47,6%) dan PMDN sebesar Rp113,5 triliun (52,4%). Sepanjang Triwulan I-III 2021, realisasi investasi telah mencapai Rp659,4 triliun atau 73,3% dari target realisasi investasi tahun ini sebesar Rp900 triliun.

“Ke depannya, kita harapkan Indonesia Investment Authority bisa bergerak karena Pemerintah sudah memberikan modal Rp30 triliun, sehingga tinggal realisasi proyek-proyek mana yang akan dibiayai. Kita juga mendorong berbagai Proyek Strategis Nasional yang hingga 2024 nilainya bisa mendekati Rp5.000 triliun,” tutur Menko Airlangga.

Membaiknya kondisi perekonomian tentu saja tak lepas dari sokongan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah digulirkan sejak 2020. “Klaster Insentif Usaha dan Perlinsos menjadi klaster yang mencatatkan realisasi tertinggi. Misalnya PPh Pasal 25 dan pajak UMKM yang ditanggung Pemerintah, PPNBM, dan PPn yang ditanggung Pemerintah untuk properti. Ini semua mendorong perekonomian bergerak, dan menunjukkan komitmen serta keseriusan Pemerintah mendukung masyarakat menghadapi pandemi,” jelas Menko Airlangga.

Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 ditargetkan dapat mencapai 5,2%. Target ini sejalan dengan proyeksi dari sejumlah lembaga internasional seperti IMF (5,9%), OECD (5,2%), dan World Bank (5,2%). “Proyeksi itu akan bisa dicapai dengan catatan kondisi kesehatan stabil, dan nilai ekspor naiknya besar karena harga komoditas juga sedang tinggi. Tapi momentum ini harus dilihat dalam 6 bulan pertama dulu untuk bisa memutuskan kebijakan selanjutnya,” kata Menko Airlangga.

Pertumbuhan ekonomi di tahun depan tetap akan bergantung pada keberhasilan pengendalian pandemi yang didukung kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, menjalankan vaksinasi, dan membatasi kerumunan, kemudian respon kebijakan ekonomi yang tepat dari sisi fiskal dan moneter serta penciptaan lapangan kerja dan kesiapan bertransformasi.

“Kalau dari APBN capaiannya maksimal, kemudian dari segi investasi sudah memenuhi target, juga dari konsumen dan sektor industri yang pulih, maka inilah empat engine yang membuat ekonomi kita bergerak. Kemudian, engine yang juga penting adalah digitalisasi, yang di 2020 valuasinya mencapai US$40 miliar, di 2021 loncat ke US$70 miliar, dan di 2025 akan naik lagi ke US$130 miliar. Transformasi digital harus didorong karena ini dijalankan oleh anak-anak muda kita yang menjadi backbone perekonomian ke depan,” ujar Menko Airlangga.

Di sisi lain, sejumlah risiko tetap harus diwaspadai agar tidak menganggu momentum pemulihan ekonomi ke depan. Risiko tersebut diantaranya kenaikan harga energi dan inflasi, disrupsi, krisis Evergrande di Tiongkok, dan normalisasi kebijakan moneter negara maju.

“Tahun 2021 adalah tahun yang berat, tetapi solusinya adalah inovasi dan optimisme. Jadi, bekal untuk 2022 adalah teruslah berinovasi, optimis, jadi kita akan maju. Jangan lupa prokes menjadi kunci, juga lakukan booster vaksin,” tutup Menko Airlangga. (rep/fsr/*)