Home Blog Page 2916

Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Lahan Sport Centre Sumut, Gubsu: Segera Kita Bangun

DINAS KOMINFO PROVINSI SUMUT SERAHKAN: Gubsu Edy Rahmayadi mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil pada acara Penyerahan Sertifikat Hasil Penyelesaian eks-HGU PTPN-II serta Sertifikat Program Strategis di Aula Tengku Rizal Nurdin, Selasa (28/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lahan seluas 300 hektar di Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Deliserdang, kini telah jelas status alas haknya. Dengan begitu, lahan tersebut kini sudah bisa digunakan oleh Pemprov Sumut untuk pembangunan Sport Centre Sumut.

DINAS KOMINFO PROVINSI SUMUT SERAHKAN: Gubsu Edy Rahmayadi mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil pada acara Penyerahan Sertifikat Hasil Penyelesaian eks-HGU PTPN-II serta Sertifikat Program Strategis di Aula Tengku Rizal Nurdin, Selasa (28/12).

Hal itu ditandai dengan penyerahan sertifikat lahan Sport Center Sumut oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN RI, Sofyan Djalil, kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Selasa (28/12). “Hari ini kita serahkan sertifikat untuk Sport Centre Pemda Sumut yang sejak lama bermasalah. Alhamdulillah berkat bantuan Pak Gubernur, Pak Kapolda, Pak Kajati dan teman-teman di BPN, Alhamdulillah telah clean and clear. Dan tanah itu sudah bisa digunakan oleh Pemda Sumut untuk pembangunan Sport Centre,” kata Sofyan Djalil.

Selain itu, Sofyan turut menyerahkan sertifikat tanah kepada sejumlah masyarakat dan UMSU soal kepemilikan eks PTPN II. Lahan ribuan hektare yang sejak 2000-2021 tidak diperpanjang oleh PTPN II. “Kemudian ada juga 5.800 tanah bekas PTPN II yang tidak diperpanjang sejak tahun 2000 sampai 2021, itu tanah belum mencapai titik terang bagaimana menyelesaikannya. Alhamdulillah tadi sudah ada 59 SK gubernur sudah dikeluarkan,” ungkapnya.

Diakuinya, sekitar 1.000 hektare lebih luas tanah tersebut, sudah clear and clean. Tinggal ada yang sudah diberikan sertifikat, seperti kepada UMSU. Lalu ada juga yang belum, mengingat kewajiban si penerima SK harus membayar BPHTB kepada pemda kota dan daerah. “Dan juga mengganti uang ganti rugi sesuai aturan yang berlaku kepada negara, dalam hal ini PTPN II,” jelasnya.

Sofyan pun mengklaim, kini penyelesaian persoalan tanah di Sumut sudah lebih baik. Menurutnya hal tersebut berkat peran dari seluruh Forkopimda Sumut. “Alhamdulillah lain-lain masalah pertanahan di Sumut sudah lebih baik. Sudah berkurang komplain masyarakat, demo pertanahan berkurang. Berkat dukungan gubernur, kajati dan Forkopimda Sumut,” ucapnya.

Usai menerima sertifikat, Gubernur Edy mengaku akan segera melakukan pembangunan Sport Centre Sumut yang bakal digunakan dalam ajang Pekan Olaharaga Nasional (PON) 2024. “Segera. Kalau itu posisi saat ini HGU, akan berubah menjadi HPL, sehingga bisa digunakan membuat suatu kawasan olahraga terpadu di sana,” katanya.

Edy Rahmayadi menceritakan, dirinya getol sekali meminta kepada Menteri ATR/Kepala BPN terkait penyelesaian sengketa tanah di Sumut, khususnya Sport Centre. Sebab Sport Centre adalah program strategis Sumut yang saat ini dikejar penyelesaiannya. Bahkan Menteri Sofyan Djalil sampai sering bolak balik ke Sumut, terkait hal itu.

Menurutnya, Menteri Sofyan Djalil adalah orang yang bisa menyelesaikan persoalan pertanahan. “Saya merengek-rengek seperti ini sudah enam kali. Saya tanya bapak (Menteri ATR/Kepala BPN) apakah sudah capek, beliau jawab nggak. Tanpa bantuan beliau sangat sulit, saya sudah dua kali Ratas bersama beliau dipimpin Presiden, begitu besarnya perhatian beliau terhadap Sumut,” kenang Edy, sembari mengatakan, kerumitan konflik di Sumut sangat tinggi ketimbang daerah lain.

Edy juga mengungkapkan, banyaknya persoalan tanah di Sumut membuat pihaknya mengalami kesulitan dalam melakukan berbagai kegiatan pembangunan. Salah satunya kesulitan membangun bendungan. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) tahun 2014, seharusnya di Sumut telah terbangun tujuh bendungan. “Sumut yang paling pelik konflik agrarianya. Dari akhir 2018 saat itu Kepala BPN Sumut, Pak Bambang. Keluar masuk tak selesai,” katanya.

Saat ini, sebut Edy, yang berjalan pembangunannya hanya satu bendungan yakni Lau Simeme. “Itu berjalan setelah turun dari Krimsus (Polda), kejaksaan mengawal itu semua supaya bisa berjalan,” ujarnya.

Padahal, menurut mantan Pangdam I/BB itu, keberadaan bendungan di Sumut sangat penting. Di antaranya dapat mengairi sawah atau lahan pertanian, mengatasi permasalahan banjir, menyelesaikan pesoalan air bersih hingga dapat menjadi tempat rekreasi.

Kondisi berbeda justru terjadi di luar Sumut. Edy membandingkan dengan daerah Jawa Barat yang saat ini terdapat 11 bendungan, Jawa Timur ada 18 bendungan dan Jawa Tengah memiliki 26 bendungan. “Di Karo, Asahan dan tempat lainnya ada enam bendungan yang saat ini tidak bisa dilakukan di Sumut, karena persoalan tanah,” ungkapnya.

Ia berharap pada 2022, Pemprov Sumut sudah bisa mulai mengerjakan pembangunan bendungan di Kabupaten Karo dan Asahan. “Sehingga bisa mengairi dataran tinggi Tanah Karo dan begitu banyak pertanian. Begitu juga di Asahan,” katanya.

Menteri Sofyan Djalil menyebutkan, kesulitan Pemprov Sumut membangun bendungan lantaran adanya persoalan tanah, bisa teratasi apabila semua elemen memiliki komitmen untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia pun berharap, wacana pembangunan enam bendungan di Sumut bisa segera terealisasi.

“Waduk yang tidak bisa terbangun karena persoalan tanah, sebenarnya kalau kita komit tak ada yang tak bisa. Mudah-mudahan enam waduk bisa terealisasi. Sekaligus bakal jadi warisan untuk anak cucu kita nanti,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kanwil BPN Sumut Dadang Suhendi memaparkan progres penyelesaian sengketa tanah di Sumut. Antara lain, dari eks HGU PTPN II seluas 5.816 hektare sudah terlesaikan 1.057 hektare. Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) BPN Sumut telah menyelesaikan 15.000 bidang, redistribusi 5.380 bidang, penyelesaian aset Pemprov/Pemkab/Pemko sebanyak 591 bidang, aset Pemprov Sumut 40 bidang, sertifikat rumah ibadah 55 bidang, aset Polri dua bidang.

“Penyelesaian aset Pemda di kabupaten/kota juga sangat signifikan, penyerahan sertifikat dilakukan secara langsung di tempat ini, Medan sebanyak 1.504 bidang, Binjai sebanyak 85 bidang, Langkat 1.076 bidang, Deliserdang 576 bidang,” papar Dadang. (prn)

Penilaian Pelayanan Publik: Tiga Kecamatan di Deliserdang Raih Predikat Terbaik

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Darwin Zein S Sos, dan Kepala Ombudsman RI Wilayah Sumut, Abyadi Siregar S Sos, menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga kecamatan terbaik dalam pelayanan publik pada penyelenggaraan pelayanan administrasi terpadu kecamatan (Paten) Kabupaten Deliserdang 2021 di Balairung Pemkab Deliserdang, Senin (27/12).

Ketiga kecamatan tersebut, yakni terbaik I Kecamatan Galang, terbaik II Kecamatan Percut Seituan, dan terbaik III diraih Kecamatan Labuhan Deli.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas dan motivasi pelayanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, perlu dilakukan penilaian pelayanan publik, khususnya pelayanan administrasi terpadu kecamatan atau Paten guna memperoleh gambaran kondisi kinerja untuk kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ungkap Wabup.

Di tempat yang sama, Kepala Ombudsman RI Wilayah Sumut, Abyadi Siregar S Sos, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Deliserdang, yang telah melaksanakan penilaian pelayanan publik pada penyelenggaraan pelayanan administrasi terpadu kecamatan atau Paten.

Abyadi menjelaskan, pelayanan publik merupakan hak masyarakat. “Dalam aturannya disebutkan masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan asas-asas, kecepatan, kemudahan, kesesuaian, keterjangkauan dan mudahnya akses,” jelasnya.

Hadir di acara tersebut, Staf Ahli Bidang Sumber Daya manusia Kemasyarakatan Drs H Hasbi, Asisten Administrasi Umum Dedi Maswardy S Sos M.AP, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) TM Zaki Aufa S Sos MAP, Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Dra Hj Rabiatul Adawiyah Lubis MPd, Kepala Dinas Perikanan Ir Hj Syarifah Alwiyah MMa, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu (PMPTSP) Muhammad Salim SP MSi, Sekretaris Dinas Kominfo Safi Sihombing, SIP, MAP serta para camat se-Deli Serdang. (mag-1/han)

DPD Pendowo Kabupaten Langkat Gelar Arisan

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Wong Jowo (Pendowo) Kabupaten Langkat, menggelar arisan dipenghujung tahun 2021 di Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, Minggu (26/12).

Arisan tersebut digelar di kediaman Dedy Dermawan yang dikenal dengan sebutan Badol, dan dihadiri sesepuh Pendowo Majelis Pertimbangan Organesasi (MPO)Bapak Noel.SM serta ibu.

Arisan DPD Pendowo Kabupaten Langkat dibawah kepemimpinan Ketua Supriadi, telah berjalan selama 3 tahun. Salah satu program kerja Pendowo yaitu anjangsono/silahturahmi dari rumah kerumah anggota pada Minggu ke-4.

Pada kesempatan tersebut, Noel SM dalam arahannya mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota Pendowo tetap menjaga persatuan dan kekompakan untuk membesarkan Pendowo di Kabupaten Langkat. Dan kehadiran Pendowo bisa bekerjasama dan bersinergi serta mendukung program-program Pemkab Langkat disektor pembangunan. (mag-6/han)

23 Bunda PAUD Kecamatan se-Langkat Dikukuhkan

DIABADIKAN: Wabup Langkat H. Syah Afandin dan Bunda PAUD Kabupaten Langkat, Tiorita Terbit Rencana diabadikan bersama 23 POKJA PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA diwakili Wakil Bupati Langkat, H. Syah Afandin menghadiri Pengukuhan Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Langkat, di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Senin (27/12).

DIABADIKAN: Wabup Langkat H. Syah Afandin dan Bunda PAUD Kabupaten Langkat, Tiorita Terbit Rencana diabadikan bersama 23 POKJA PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan.

Sebanyak 23 Kelompok Kerja (Pokja) PAUD kecamatan, masa bakti 2021- 2026 langsung dikukuhkan Bunda PAUD Kabupaten Langkat, Tiorita Terbit Rencana. Pengkuhan ini mengambil tema,

“Dengan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan, kita sukseskan gerakan Nasional PAUD berkualitas”.

Tiorita Terbit Rencana mengharapkan, Bunda PAUD di Masing-masing tingkatan yang telah diberikan amanah dan penghargaan, untuk senantiasa melaksanakan tanggung jawab dalam menjaga generasi yang berada dalam usia emas untuk tetap sehat secara fisik maupun batin demi kebaikan generasi bangsa.

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana itu menuturkan, PAUD memiliki peran yang strategis dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Pasalnya usia 0-6 tahun merupakan periode kritis atau golden moment bagi perkembangan otak seorang anak.

“Orangtua harus paham, enam tahun pertama kehidupan merupakan periode yang tepat untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak, sehingga kelak mereka menjadi SDM yang sehat, berakhlak, cerdas dan kuat.” jelas Bunda PAUD Tiorita.

    "Teruslah bekerja dengan cara terbaik untuk anak anak generasi bangsa." Tambahnya. 

Wakil Bupati Syah Afandin mengajak, melalui keberadaan Bunda PAUD, bersama memperkuat perhatian terhadap tumbuh kembang anak, utamanya kaum ibu yang tergabung dalam wadah tim penggerak PKK, sehingga keduanya dapat saling melengkapi kebutuhan melalui kemitraan yang ada.

Wabup Langkat juga berharap, Bunda Kecamatan yang telah dikukuhkan untuk melakukan program kerja yang nyata di tengah -tengah masyarakat, sehingga semangat untuk menguatkan generasi emas di Kabupaten Langkat, khususnya usia dini benar- benar menjadi tantangan dan kerja keras bersama.

“Segera lakukan koordinasi dan penanganan bila menemui kondisi gizi buruk dalam masyarakat, serta berikan motivasi yang kuat kepada kelembagaan PAUD di masing- masing wilayah, untuk dapat mendidik anak generasi dengan sepenuh hati.” Pintar wabup Syah Afandin mengakhiri. (mag-6/han)

Tiga Bulan Menjabat, Kapolres Binjai Diprapidkan

Sidang: Diana Gultom, hakim prapid menggelar sidang di Ruang Candra PN Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting yang baru tiga bulan menjabat sejak akhir September 2021 kemarin, diprapidkan ke Pengadilan Negeri Binjai. Selain dia, juga ada Iptu Arnawati saat menjabat Kanit Ekonomi dan Brigadir Harfis Fadri selaku penyidik.

Sidang: Diana Gultom, hakim prapid menggelar sidang di Ruang Candra PN Binjai.

Mereka diprapidkan karena telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan. Prapid SP3 ini didaftarkan oleh Syahrul Barus, Saiyah dan Siti Arbayani sesuai dengan nomor perkara: 5/Pid.Pra/2021/PN Bnj pada Selasa (30/11).

Saiyah yang sudah berusia lanjut terlihat datang ke PN Binjai, beberapa hari belakangan. Saiyah yang berjalan sudah payah, dibopong oleh anaknya, Syahrul Barus.

“Saya berharap hakim dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya,” ujar Syahrul usai sidang di PN Binjai.

Perkara ini disidangkan oleh hakim tinggal, Diana Gultom. Sementara, Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting belum menjawab ketika dihubungi.

Oleh wartawan, melayangkan pesan singkat ke WhatsApp orang nomor satu di Polres Binjai tersebut. Tujuannya, untuk konfirmasi terkait perkara prapid.

“Sorry bang, saya ada kegiatan di Polda. Nanti saya hubungi, atau koordinasi Kasubbag Humas,” tulis Kapolres dalam layanan pesan WhatsApp.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi mulanya tidak mengetahui perkara prapid dimaksud. Oleh wartawan kemudian memberikan informasi terkait perkara prapid tersebut.

Tak lama berselang, Junaidi menghubungi kembali. “Kasus itu 2014, masalahnya tersangka sudah meninggal. Makanya SP3. Sudah naik sidang itu,” kata Junaidi.

Dia menilai, pemohon yang melayangkan prapid untuk personalnya. “Di situ juga dibilang Kanit Ekonomi Iptu Arnawati, sementara ibu itu sudah AKP (pangkatnya). Personalnya yang diapakan, kalau Kanit Ekonomi ya Pak Rifaldi sekarang. Kaget juga saya dan beliau (Kapolres) baru tiga bulan di sini,” tukasnya.

Dalam perkara prapid ini, pemohon meminta hakim mengabulkan permohonan pemohon secara keseluruhan. Seperti SP3 atas nama ketiga pemohon dalam Laporan Polisi Nomor: LP/538/X/2014/SPKT-II/ Reskrim tertanggal 1 Oktober 2014, yang diterbitkan oleh Polres Binjai, dinyatakan batal demi hukum atau tidak sah.

Meminta kepada termohon untuk melanjutkan penyidikan perkara atas dugaan Pasal 263 KUHP Subsider Pasal 366 KUHPidana tentang pemalsuan dan pencabutan hak. Kemudian membayar kerugian materil atas penghentian penyidikan oleh penyidik sebesar Rp50 miliar dan melanjutkan pemeriksaan atas laporan yang dilayangkan Saiyah ke Propam Polda Sumut. (ted)

Tim Gabungan Periksa Urine Sopir Angkot dan Bus

PERIKSA: Petugas Polres, Dishub, BNNK Binjai melakukan pemeriksaan urine kepada para sopir angkot dan bus.Teddy Akbari/Sumut Pos .

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Para sopir bus antar kota dilakukan pemeriksaan urine mereka di Terminal Binjai, Jalan Ikan Paus, Binjai Timur, Selasa (28/12). Pemeriksaan urine tersebut dilakukan tim gabungan dari Polres, Dinas Perhubungan dan Badan Narkotika Nasional Kota Binjai.

PERIKSA: Petugas Polres, Dishub, BNNK Binjai melakukan pemeriksaan urine kepada para sopir angkot dan bus.Teddy Akbari/Sumut Pos .

Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Firman Imanuel Perangin-angin menyatakan, pengecekan urin dilakukan sebagai antisipasi adanya sopir angkutan antar kota yang dapat membahayakan penumpang. “Bulan Desember liburan panjang yang mana cukup padat jalur mudik, baik itu dari Aceh ataupun Kota Medan,” kata dia, saat ditemui di lokasi.

Firman mengatakan, kegiatan ini dilakukan sesuai dengan perintah Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak. Dengan adanya pemeriksaan urine ini, dia berharap, para sopir tidak lagi ugal-ugalan saat berkendara membawa penumpang.

Sebab, menurut dia, banyak ditemukan sopir yang ugal-ugalan berkendara dengan membawa penumpang antar kota pada tahun-tahun sebelumnya.

“Agar pengemudi tidak ugal-ugalan ataupun membawa resiko kepada masyarakat,” jelasnya. Selain di Terminal, pemeriksaan urin juga dilakukan pada tempat lain.

“Ada 15 sopir yang diperiksa urinenya oleh petugas di lapangan,” katanya.

Hasilnya, menurut dia, belum ada seorang sopir yang ditemukan positif narkoba berdasarkan pemeriksaan urine. Jika ditemukan positif, kata dia, sopir tersebut langsung dilakukan rehabilitasi oleh BNN.

“Kita berharap agar sopir angkutan umum antar kota dapat tertib berlalu lintas dan tidak membahayakan penumpang jelang pergantian tahun. Kalau ada yang positif, langsung dilakukan rehabilitasi,” tukasnya. (ted)

Waspadai Omicron Masuk di Kota Tebingtinggi, Wali Kota Minta Perketat PPKM

PEMAPARAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kapolres AKBP M Kunto Wibisono memberikan pemaparan terkait perketat PPKM di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (28/12).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan meminta memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan menyesuaikan jam operasional dan perketat penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 untuk cafe, restoran, tempat hiburan, hotel, atau tempat keramaian lainnya. Penegasan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron menjelang Tahun Baru 2022.

PEMAPARAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kapolres AKBP M Kunto Wibisono memberikan pemaparan terkait perketat PPKM di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (28/12).

Hal itu diungkapkan Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan usai memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah dan forkum koordinasi pimpinan daerah (Forkompinda) di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (28/12).

“Di malam pergantian tahun baru kita batasi kapasitas hanya 75 persen dan jam operasionalnya sampai pukul 22.00 WIB, terkecuali untuk take away, silahkan, kami perintahkan juga agar tempat usahanya dilengkapi barcode scan aplikasi PeduliLindungi,” pinta Umar Zunaidi.

Menurut Umar, teknisnya diperjelas dalam Instruksi Wali Kota Nomor: 188.45/9413 tahun 2021, isinya mengikuti sesuai isi dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor: 69 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur Nomor: 188.54/53/INST/2021,.

Umar juga, Polres Tebingtinggi dalam hal ini Satuan Lalulintas merancang sejumlah penyekatan jalan terutama saat malam pergantian tahun di sejumlah ruas jalan di pusat kota dan pusat keramaian berkumpul warga.

“Penyekatan jalan secara teknis di lapangan silahkan untuk berkoordinasi dengan jajaran Polres bersama Dishub, dibantu dari Satpol PP dan mungkin akan dibantu aparat dari Kodim, Koramil juga,” beber Umar.

Umar menjelaskan bahwa Instruksi Wali Kota yang dibuat ini bukan semata-mata diambil oleh Wali Kota sendiri, namun merupakan penerapan pemerintah pusat yang ditindaklanjuti pemerintah provinsi dan harus dikerjakan oleh Kabupaten Kota se Indonesia.

“Instruksi ini diterapkan pemerintah pusat, ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan harus dikerjakan oleh kabupaten, kota se Indonesia,” tegas Umar.

Di akhir, untuk mengatasi dan menekan penyebaran varian Omicron, Wali Kota Tebingtinggi berharap agar warga tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan melakukan vaksinasi Covid-19.

“Untuk mengatasi varian Omicron, protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan vaksin adalah kata kunci untuk itu, virus ini belum berakhir,” tandas Umar.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebingtinggi Akhyar Nasution menyampaikan dalam rangka menyelamatkan dari masyarakat Covid-19, perlu memperketat prekes terutama juga memakai masker. “Kalau kita belum kena Covid-19, kita anggap enteng. Saya bersama Kemenag, terus mengimbau dengan mengedarkan surat peringatan kepada unsur terkait agar betul-betul memperketat prokes,” tegas Akhyar. (ian/azw)

Waka Polres Asahan Tinjau Pos Pengamanan

KUNJUNGI POS: Waka Polres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar SH melakukan kunjungan sekaligus pengecekan kesiapan personil POS PAM I Meranti.ist/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Waka Polres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar SH melakukan kunjungan sekaligus pengecekan kesiapan personel di Pos Pengamanan (Pos Pam) I Meranti Asahan, Selasa (28/12). Pengecekan ini guna melihat kesiapan pelaksanaan piket serta meninjau kebersihan Pos Pam.

KUNJUNGI POS: Waka Polres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar SH melakukan kunjungan sekaligus pengecekan kesiapan personil POS PAM I Meranti.ist/SUMUT POS.

Kehadiran Waka Polres Asahan disambut Kapos Pam I dari Kanit Idik 2 Sat Reskrim Ipda Chandra R SH MH dengan personel gabungan dari TNI Polri serta petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pramuka.

Dalam kunjungannya, Waka Polres Asahan memberi arahan kepada semua personel agar menjaga kesehatan dan istirahat secara bergantian pada saat melaksanakan tugas di Pos Pam.

“Kepada personel yang bertugas di Pos Pam diimbau untuk tetap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, namun tetap dalam situasi sigap, sesuai dengan arahan dari Bapak Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH,”ujar Sri Juliani Siregar SH.

Bilamana ada pemudik yang di temukan terpapar Covid 19, Waka Polres Asahan mengingatkan kepada personel agar segera berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk segera di laksanakan isolasi.

“Jaga kebersihan di Pos Pam sehingga menjadi nyaman saat melaksanakan tugas di pos,” ucap perwira pangkat satu melati ini.(dat/azw)

Polres Asahan Ikuti Apel Tiga Pilar Plus Melalui Zoom Meeting dari Polda Sumut

TIGA PILAR: Satuan Binmas Polres Asahan mengikuti apel tiga pilar dengan seluruh Polres jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) melalui zoom meeting di Gedung Wirasatya Lantai 2 Polres Asahan, Selasa (28/12).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Binmas Polres Asahan mengikuti apel tiga pilar dengan seluruh Polres jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) melalui zoom meeting di Gedung Wirasatya Lantai 2 Polres Asahan, Selasa (28/12). Apel tiga pilar dengan tema ‘Sinergitas Tiga Pilar dalam Mensukseskan Vaksinasi Nasional dan Mewujudkan Stabilitas Kamtibmas yang Kondusif,’ ini dipimpin Direktur Binmas Polda Sumut Kombes Pol Safwan Hidayat SIK MM, Wamil Sterdam I/BB Mayor INF Puguh Prasetya Pabandya, Kabid Ketahanan Sosial Budaya dan Ormas Kesbangpol Prov Sumut Zulham Siregar.

TIGA PILAR: Satuan Binmas Polres Asahan mengikuti apel tiga pilar dengan seluruh Polres jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) melalui zoom meeting di Gedung Wirasatya Lantai 2 Polres Asahan, Selasa (28/12).

Dalam arahan Direktur Binmas Polda Sumut Kombes Pol Safwan Hidayat SIK MM menyampaikan data vaksinasi Polda Sumut sudah mencapai 74 persen. Untuk itu tiga pilar harus terus berupaya memaksimalkan vaksinasi 100 persen. “Varian Omicron harus diupayakan tidak ada terjadi di Wilkum Polda Sumut dan jika ada agar diupayakan tidak melonjak penyebarannya di wilkum Polda Sumut,”kata Kombes Pol Safwan Hidayat SIK MM.

Kombes Pol Safwan Hidayat juga menyampaikan agar tiga pilar terus melakukan imbauan prokes kepada masyarakat agar laju covid 19 bisa ditekan. Di mana hasil anilisa dan evaluasi, tiga pilar diharapkan dapat melakukan pencegahan dan penangkalan agar masyarakat yang melaksanakan natal dan tahun baru (Nataru) merasa aman dan nyaman. “Menjaga sinergitas 3 pilar, serta selalu melaksanakan koordinasi dan pencegahan Covid 19 serta memberikan bantuan dan obat obatan terhadap yang terkonfirmasi Covid 19. Kemudian mendorong masyarakat agar melakukan vaksinasi,”ucapnya.

Sementara Wamil Sterdam I/BB Mayor Inf Puguh Prasetya Pabandya, dalam sambutannya menyampaikan kota kabupaten yang belum mencapai vaksinasi 70 persen agar segera memaksimalkan sesuai dengan target yang telah diberikan.

“Capaian vaksinasi harus ditingkatkan, agar levelling kota kabupaten di Provinsi Sumut untuk ditingkatkan semua ke level 1,” urai Mayor Inf Puguh Prasetya Pabandya.

Wamil Sterdam I/BB juga menyampaikan agar tiga pilar pada saat Nataru untuk mengimbau masyarakat agar di rumah saja. “Saya memberikan apresiasi kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang merupakan ujung tombak pelaksanaan pencegahan covid 19 di wilayah-wilayah,”ujarnya.

Sedangkan Kabid Ketahanan Sosial Budaya dan Ormas Kesbangpol Prov Sumut Zulham Siregar menyampaikan sinergitas 3 pilar harus terus ditingkatkan dengan meminta kepada masyarakat menghindari keramaian agar terhindar dari Covid 19.

“Cakupan vaksinasi di sumut rata rata sudah mencapai 70 persen untuk itu terus diupayakan dalam memaksimalkan vaksinasi 100 persen,”katanya.

Di tempat berbeda, Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya BSc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Rahmad Hidayat Siregar kepada awak media mengatakan tak bosan-bosannya terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat asahan agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Mari kita jaga dan tetap mempertahankan prokes dengan tetap memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya. (dat/azw)

Praja IPDN Kunjungi Pemkab Asahan, Wabup: Hargai Senior dan Nama Baik

KUNJUNGAN: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menerima kunjungan Praja IPDN di Aula Kenanga Kantor Bupati Asahan, Selasa (27/12). ist/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri  (IPDN) angkatan 29, 30, 31, dan 32 yang berasal dari Kabupaten Asahan mengunjungi Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Selasa (27/12). Dalam kunjungan itu mereka diterima Wakil Bupati (Wabup) Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi di Aula Kenanga Kantor Bupati Asahan.

KUNJUNGAN: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menerima kunjungan Praja IPDN di Aula Kenanga Kantor Bupati Asahan, Selasa (27/12). ist/sumut pos.

Dalam nasihatnya Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi mengatakan kepada para Praja untuk menghargai para senior dan menjaga nama baik almamater serta nama Kabupaten Asahan.

“Hargai para senior, jaga nama baik almamater dan Kabupaten Asahan, jangan bikin malu Kabupaten Asahan,” tegas Wakil Bupati Asahan yang juga alumni APDN dan STPDN didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Asahan Drs John Hardi Nasution MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Buwono Prawana SIP MSi, dan Kadis Kominfo Kabupaten Asahan H Rahmat Hidayat Siregar SSos MSi.

Selain itu Wakil Bupati Asahan menekankan kepada para Praja untuk menjaga solidaritas dan menjalin komunikasi sesama korps, karena itu dapat menunjang kalian didunia pekerjaan nantinya.

Wakil Bupati Asahan juga mengingatkan kepada para praja untuk selalu patuh dan meyanyangi kedua orangtua, karena kalian dapat seperti ini, berkat doa dari kedua orangtua kalian.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs John Hardi Nasution MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Buwono Prawana SIP MSi, dan Kadis Kominfo Kabupaten Asahan H Rahmat Hidayat Siregar SSos MSi kepada para Praja IPDN.

Mereka meminta kepada praja dalam melaksanakan pendidikan di kampus, ikuti apa yang menjadi aturan dan jangan melanggar aturan kampus tersebut, karena dapat membuat jelek nama Kabupaten Asahan.

Menutup pembicaraan mereka berpesan kepada para praja, seteleh selesai menempuh pendidikan, diminta jangan pernah untuk berhenti belajar dan berjuang, karena awal dari perjalanan kalian sebagai Abdi Negera baru saja dimulai. (dat/azw)