Dua suami istri, Syafda Ridha Syukurillah dan Devi Andria Sari terdakwa kasus korupsi menjalani sidang, Senin (13/12). agusman/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Devi Andria Sari selaku Kepala Unit Pelayanan Cabang (UPC) Perdamaian Stabat PT Pegadaian (persero) bersama Syafda Ridha Syukurillah (PNS) menjalani sidang lanjutan. Kedua terdakwa suami istri ini, didakwa atas kasus dugaan korupsi pencairan pinjaman 306 KCA berupa emas palsu sebesar Rp2,39 miliar.
Dua suami istri, Syafda Ridha Syukurillah dan Devi Andria Sari terdakwa kasus korupsi menjalani sidang, Senin (13/12). agusman/sumut pos.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ingan Malem Purba dalam dakwaannya, keduanya secara bersama-sama sejak 11 Juni 2019 sampai 24 Maret 2020 melakukan gadai fiktif atau gadai menggunakan perhiasan imitasi (emas palsu).
“Di mana terdakwa Syafda mengajukan permohonan kredit/gadai dan diterima istrinya, Devi sebagai Kepala UPC Perdamaian Stabat dalam periode Juli 2019 sampai dengan Maret 2020 telah terjadi pencairan uang pinjaman total 306 transaksi yang menggunakan jaminan fiktif berupa perhiasan emas palsu,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata JPU, ada 306 lembar bukti surat gadai dengan total pencairan penjaminan dilakukan DAS atas permohonan suaminya SS alias Ridho sebesar Rp2.394.468.800.
“Devi Andria Sari diduga menyalahgunakan jabatannya dengan mencairkan uang pinjaman kepada suaminya dan digunakan untuk kepentingan pribadi. Perbuatan kedua terdakwa telah merugikan keuangan negara, khususnya BUMN PT Pegadaian (Persero) UPC Perdamaian Stabat,” bebernya.
Disebutkan, dari keterangan ahli independen dan tim audit dari PT Pegadaian sendiri yang melakukan uji kadar emas ternyata diketahui bahwa yang dijadikan jaminan itu bukan emas melainkan emas palsu.
Atas perbuatan kedua terdakwa, diancam dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 Undang Undang (UU) No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi junto (jo) Pasal 55 ayat 1 KUHPidana.
“Atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 KUHPidana,” pungkasnya. (man)
TERSANGKA: Kepolisian Resor Labuhanbatu memaparkan tiga tersangka dan barang bukti ganja kering, Senin (13/12).fajar/sumut pos.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resor Labuhanbatu menangkap tiga tersangka dan menyita 6.214,34 gram ganja kering sisa dari 50 kg ganja yang telah beredar di masyarakat. Selain ganja polisi juga menyita sabu-sabu 6,56 gram.
TERSANGKA: Kepolisian Resor Labuhanbatu memaparkan tiga tersangka dan barang bukti ganja kering, Senin (13/12).fajar/sumut pos.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasubag Humas AKP Murniati, di Mapolres, Senin (13/12) memaparkan jaringan narkoba golongan 1 tanaman jenis ganja dan sabu serta menangkap tiga tersangka.
Pengungkapan diawali dengan penangkapan tersangka Khairuddin Hasibuan aalias Pak Khai (55) warga jalan Padangpasir Kelurahan Ujungbandar Rantauprapat dengan barang bukti sebelas paket plastik klip berisi sabu berat 1,3 gram.
Kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap Himpun Meliala (40) saat sedang menimbang ganja di rumahnya di Lingkungan Bandar-reja Kelurahan Ujungbandar Rantauprapat.”Barang bukti satu plastik klip berisi sabu berat 6,56 gram dan ganja total berat 3.863 gram,” urainya.
Selanjutnya dilakukan pengembangan kasus dan penyelidikan selama sepekan dan pada tanggal 10 Desember 2021 sekira pkl 21 WIB dilakukan penggrebekan di Jalan Durian Lingkungan Imam Bonjol Rantauprapat dan berhasil menangkap tersangka Sahrul Roni Nasution (40).
Tersangka Roni pada saat itu baru tiba di rumahnya dan saat akan menutup pagar rumah yang di rumah kontrakanya dan selanjutnya dilakukan penggeledahan.
“Dari penggeledahan rumah Roni berhasil disita 1 plastik transparan berisi ganja yang disimpan dalam tas merah dengan berat 1.942 gram ditemukan di kap mesin mobil Toyota Land Rover,1 boks streopom berisi ganja berat 3.200 Gram,satu buah timbangan warna merah,” lanjut Murniaty.
Dari keterangan tersangka Roni pasokan ganja tersebut dikirim seseorang warga Aceh yang diterima tersangka pada tanggal 4 November 2021 sebanyak 50 Kg dengan harga total Rp85 juta dengan harga per kilo Rp1,7 juta.
“Di mana ganja sudah beredar sebanyak 44 Kg lebih,adapun tersangka Roni menjual Rp2.000.000 per kilogram (kg) di mana para tersangka ini sudah terlibat selam 3 bulan lebih,” paparnya.
Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalah gunaan narkoba jenis apapun. Karena akan berdampak dalam kehidupan.
“Penggunaan ganja dapat merusak kesehatan otak. Yaitu mengganggu kemampuan berpikir. Sulit berkonsentrasi. Kesehatan paru dikarenakan kandungan TAR ganja tinggi sehingga dapat menyebabkan kanker paru,” ujar Martualesi.
Terhadap tersangka Pak Khai, lanjut Kasat, akan dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 Ayat 1 UU dan tersangka Himpun dengan Pasal 114 Sub 112 Ayat 2 Dan Pasal 111 Ayat 2. Untuk tersangka Roni, Pasal 114 Sub 111 Ayat 2 UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara. (fdh/azw)
TKPSDA Wilayah Sungai Rokan mengundang organisasi/asosiasi yang sesuai dengan kelompok unsur organisasi sebagaimana di bawah ini untuk menjadi anggota TKPSDA Wilayah Sungai Rokan Unsur Nonpemerintah Periode I (2022-2027), dengan persyaratan sebagai berikut:
A. Organisasi/asosiasi nonpemerintah yang dapat mendaftar adalah organisasi/asosiasi yang termasuk dałam unsur sebagai berikut:
1) Organisasi / asosiasi masyarakat adat 2) Organisasi / asosiasi pengguna air untuk pertanian 3) Organisasi / asosiasi pengusaha air minum 4) Organisasi / asosiasi industri pengguna air 5) Organisasi / asosiasi pengguna air untuk perikanan 6) Organisasi / asosiasi konservasi sember daya air 7) Organisasi / asosiasi pengguna sda untuk transportasi 8) Organisasi / asosiasi pengguna sda untuk pariwisata/olahraga 9) Organisasi / asosiasi pengguna sda untuk pertambangan 10) Organisasi / asosiasi pengusaha bidang kehutanan 11) Organisasi / asosiasi pengendali daya rusak air
Catatan: Organisasi / asosiasi profesi keahlian tidak termasuk dałam 11 (sebelas) kelompok unsur tersebut di atas
B. Wilayah kerja organisasi / asosiasi meliputi seluruh Wilayah Sungai Rokan
C. Organisasi / asosiasi melampirkan daftar kegiatan yang relevan dengan kelompok unsur yang akan diwakili
D. Untuk asosiasi sekurang-kurangnya mempunyai anggota 5 (lima) organisasi / mitra organisasi / asosiasi wajib menyerahkan.
Formulir pendaftaran yang telah diisi dan ditandatangani oleh ketua organisasi di atas materai RP.10.000,- (Formulir pendaftaran dapat diambil di kantor Sekretariat TKPSDA WS ROKAN)
Menyerahkan copy akte pendirian Organisasi / Asosiasi dan perubahannya yang disahkan oleh pejabat berwenang dan didaftarkan di kantor Pengadilan Negeri setempat
Menyerahkan daftar nama pengurus organisasi yang ditandatangani oleh ketua
Daftar kegiatan yang relevan dengan kelompok unsur yang akan diwakili, disertai keterangan yang memuat:
a. Nama Kegiatan b. Lokasi c. Waktu Pelaksanaan d. Kelompok sasaran kegiatan disertai foto kegiatan e. Kelompok sasaran kegaitan dan jumlah peserta f. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan E. Bagi pendaftar dari Asosiasi harus memiliki anggota asosiasi paling sedikit 5 organisasi (Lampirkan daftar nama, alamat, nomor telepon/fax/email) organisasi yang menjadi anggota asosiasi Seluruh berkas harus diterima Sekretariat TKPSDA WS ROKAN Mulai Tanggal 14 Desember 2021 hingga 17 Januari 2022. Berkas dapat dikirimkan melalui email, pos atau diantar sendiri.
Dikirimkan / diantar kepada TIM PEMILIHAN / SEKRETARIAT TKPSDA WS ROKAN Balai Wilayah Sungai Sumatera III Jalan Pepaya No. 26, Kota Pekanbaru, Telepon: 0761- 35795 Contact Person :
Aisha Sri Masputri, ST (0822 3542 6735)
Watri, M.Si (0853 6469 3395)
Alamat Email : tkpsdawsrokanbwss3@gmail.com Jam Operasional : 09.00 -12.00 WIB dan 13.00 – 15.00 WIB Kelengkapan dokumen pendaftaran:
Verifikasi dokumen pendaftaran
Tujuan organisasi dan pengalaman organisasi/asosiasi
Wilayah kerja organisasi/asosiasi
Pemenuhan kelompok 11 (sebelas) unsur organisasi/asosiasi
Ketentuan: a. Berkas pendaftaran yang sudah diterima sekretariat tidak akan dikembalikan; b. Selama proses seleksi pendaftar tidak dipungut biaya apapun; c. Hanya pendaftar yang persyaratannya lengkap akan dilakukan evaluasi dokumen; d. Pendaftar yang hasil evaluasinya meragukan akan dipanggil untuk klarifikasi; e. Evaluasi akan menghasilkan organisasi/asosiasi yang dinyatakan memenuhi syarat dan akan dikelompokkan ke dałam unsur yang sesuai; f. Hasil pengelompokkan unsur akan diumumkan melalui website: https://sda.pu.go.id/balai/bwssumatera3/
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kondisi pandemi yang terkendali di Indonesia telah membawa optimisme dan kepercayaan diri bagi masyarakat dan dunia usaha. Pemulihan ekonomi yang sempat melambat pada Q3 tahun 2021 akibat gelombang delta, berhasil menunjukkan perbaikan pada Q4-2021.
“Berbagai indikator utama ekonomi menunjukkan tren positif. Indeks kepercayaan konsumen pada bulan Oktober 2021 mencapai 118,5 yang mengindikasikan pulihnya kepercayaan dari sisi permintaan. PMI Manufaktur mencapai 53,9, turut menunjukkan perbaikan di sisi penawaran,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan Keynote Address dalam US-Indonesia Investment Summit 2021 secara virtual, Senin (13/12).
Berbagai indikator unggulan sektor eksternal menunjukkan ketahanan yang baik hingga akhir November 2021. Hal ini terlihat pada posisi Cadangan Devisa dan Neraca Perdagangan Indonesia yang relatif stabil meningkat sejak tahun 2019, sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan dan nilai tukar memiliki tren yang fluktuatif namun masih menunjukkan perbaikan.
Keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam menekan kasus positif Covid-19, telah memberikan keleluasaan bagi mobilitas masyarakat. Selain itu, pertumbuhan tabungan kelas menengah juga sudah mulai menurun, sehingga diperkirakan konsumsi masyarakat akan meningkat.
Perbaikan ini memberikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan IV tahun 2021 dapat mencapai hingga lebih dari 5% dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa mendatang. Pada tahun 2022, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 5,2%.
Pertumbuhan positif di sektor informasi dan komunikasi dipicu oleh adanya pergeseran perilaku masyarakat yang cenderung memiliki tingkat pemanfaatan teknologi yang tinggi di masa pandemi Covid-19. Pergeseran perilaku tersebut tentunya berdampak pada berbagai aspek penunjang kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi keuntungan untuk mempercepat transformasi digital sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi percepatan pemulihan ekonomi.
Penduduk usia produktif di Indonesia memiliki tingkat adopsi digital yang tinggi. Hampir seluruh penduduk Indonesia merupakan pengguna internet, handphone, dan media sosial. Sekitar 37% konsumen ekonomi digital baru muncul di masa pandemi Covid-19 dan 93% di antaranya akan tetap menggunakan produk ekonomi digital pasca pandemi Covid-19.
Senada dengan hal tesebut, ekonomi digital di Indonesia juga terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2020, sebanyak 41,9% dari total transaksi ekonomi digital ASEAN berasal dari Indonesia yang disumbangkan oleh sektor e-commerce. Total transaksi ekonomi digital Indonesia telah mencapai US$44 miliar pada tahun 2020 dan diprediksi akan meningkat hingga $124 miliar pada tahun 2025.
Di sisi lain, Pandemi Covid-19 turut mendorong perkembangan pesat di bidang edutech dan healthtech sebagai dampak dari penerapan pembelajaran berbasis online dan konsultasi kesehatan online.
Transaksi e-commerce, digital banking, dan uang elektronik juga diprediksi akan terus meningkat pada tahun ini. Peningkatan terbesar terjadi pada transaksi e-commerce, yakni sebesar 48,4% (YoY) pada tahun 2021. Uang elektronik dan perbankan digital diproyeksikan meningkat masing-masing sebesar 35,7% (YoY) dan 30,1% (YoY) pada tahun 2021.
“Peningkatan transaksi digital ini memiliki peran krusial dan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi Indonesia di masa pandemi Covid-19,” jelas Menko Airlangga.
Ada beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital yang baik. Indeks Inovasi Global Indonesia 2020 menunjukkan posisi Indonesia berada di peringkat 85 dari 131 negara. Sementara itu, Indeks Literasi Digital Indonesia 2020 berada pada skala “Sedang”.
Menko Airlangga mengungkapkan bahwa situasi ini membutuhkan terobosan baru. Pembangunan infrastruktur digital, pengembangan sumber daya manusia, dan regulasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekosistem ekonomi digital yang mendukung pemulihan ekonomi di berbagai sektor, termasuk sektor keuangan.
Terkait SDM, Pemerintah akan mendorong pengembangan talenta digital. Program keterampilan dasar untuk memajukan keterampilan digital akan membantu talenta digital sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Talenta digital akan meningkatkan produktivitas perusahaan di semua sektor, termasuk sektor keuangan digital.
Khusus untuk UMKM, Pemerintah Indonesia akan mendorong program digitalisasi UMKM sebagai bagian dari pemberdayaan UMKM. Berbagai dukungan telah diberikan kepada UMKM sebagai motivasi tambahan untuk go digital. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM dan mendorong kolaborasi dengan pelaku usaha di sektor keuangan digital.
Pemerintah Indonesia juga sedang membangun ekosistem industri digital antara lain melalui Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0). Di sini diterapkan sistem digital dari tingkat UMKM hingga industri untuk membawa manfaat ekonomi dalam transformasi digital, termasuk penerapan teknologi yang mendukung industri ramah lingkungan.
“Sebagai penutup, saya ingin menekankan bahwa upaya pemulihan ekonomi nasional kita perlu dilakukan dengan kolaborasi berkelanjutan antara sektor swasta dan Pemerintah, termasuk juga dalam memperoleh dukungan Internasional,” pungkas Menko Airlangga. (map/*)
FOTO BERSAMA: Manager Komunikasi dan TJSL Yasmir Lukman (kiri), foto bersama tim pengukur SROI.
SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Sebagai Perusahaan BUMN yang bergerak dibidang penyediaan ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) juga bertanggung jawab untuk memberikan bantuan bagi sosial dan lingkungan. Atas tanggung jawab tersebut PLN UIW Sumatera Utara telah melaksanakan pemberian bantuan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) di berbagai wilayah kerjanya.
FOTO BERSAMA: Manager Komunikasi dan TJSL Yasmir Lukman (kiri), foto bersama tim pengukur SROI.
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), disusun untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran kuantitatif dan kualitatif terkait pelayanan atau kegiatan yang dilakukan oleh organisasi/institusi tertentu.
IKM merupakan data dan informasi hasil pendapat dan penilaian penerima manfaat program terhadap kinerja perusahaan dalam menyelenggarakan program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan.
Untuk mendapatkan feedback dari pelaksanaan pemberian bantuan yang telah dilakukan oleh PLN UIW Sumatera Utara,
Manager Komunikasi dan TJSL, Yasmir Lukman, bersama dengan Tim dari Sucofindo melaksanakan pengukuran Social Return On Investment (SROI) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada program TJSL tahun 2020 yakni “Sambung Listrik Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu Tahun 2020”.
Kegiatan pengukuran SROI ini dilakukan di kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sei Rampah dan dihadiri juga oleh Manager ULP Sei Rampah, Charles Gultom, beserta puluhan penerima manfaat.
Yasmir menjelaskan, PLN menggandeng pihak independent (PT Sucofindo) sebagai tim pengukuran SROI dan IKM agar hasil yang didapat lebih akurat dan sesuai dengan apa yang telah dirasakan oleh penerima manfaat.
“Pengukuran ini dilakukan untuk mendengar langsung testimoni dari penerima manfaat dan hasilnya nanti akan kami gunakan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan program-program TJSL di tempat lainnya” pungkas Yasmir. (Ila)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berkolaborasi dengan Standard Chartered Bank Indonesia (Standard Chartered) memperkuat kepemimpinan di industri keuangan dengan meluncurkan dua dana investasi campuran dalam mata uang rupiah dan dolar AS yaitu PRULink Rupiah Global Managed Income Fund dan PRULink US Dollar Global Managed Income Fund. Kedua dana investasi ini sesuai bagi nasabah dengan profil risiko sedang-tinggi dan memiliki preferensi alokasi dana investasi di luar negeri dengan potensi Tambahan Nilai Investasi bulanan.
Ivy Widjaja, Chief Partnership Distribution Officer Prudential Indonesia mengatakan, Prudential Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, di antaranya dengan memberikan akses bagi nasabah untuk berinvestasi pada saham-saham luar negeri, termasuk perusahaan-perusahaan inovatif global. ‘’Pilihan dana investasi yang ditawarkan telah dipilih dengan cermat dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, dan memperhitungkan potensi imbal hasil investasi dalam jangka panjang, serta memberikan potensi Tambahan Nilai Investasi bulanan. Inovasi terbaru ini sejalan dengan aspirasi kami untuk menjadikan masyarakat Indonesia lebih sejahtera dan mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan,” ujarnya.
Selain ke pasar pendapatan tetap di dalam dan luar negeri, dana investasi ini juga diinvestasikan secara global di saham-saham perusahaan inovatif (megatrend) yang merupakan perusahaan global dan berkelanjutan dengan kekuatan ekonomi makro yang dapat memberikan pengaruh pada lanskap ekonomi, bisnis, dan sistem sosial dunia. Skema dana yang berinvestasi di pasar asing (offshore funds), termasuk dalam sektor teknologi dan media, memiliki potensi yang besar. Dari sisi kinerja, sektor-sektor tersebut masih menawarkan potensi pertumbuhan tinggi dan akan terus menggerakan ekonomi dunia. Data mengenai peringkat Return on Investment (ROI) berdasarkan sektor di AS pada kuartal ketiga 2021 yang dirilis CSI Market mencatat sektor teknologi dan layanan kesehatan masing-masing memiliki nilai ROI sebesar 24,89% dan 10,11%.
Meru Arumdalu, Head of Wealth Management, Standard Chartered Bank Indonesia mengatakan, “Kami sangat senang kemitraan kami dengan Prudential Indonesia terus berkembang melalui hadirnya inovasi-inovasi produk terbaru yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang sangat dinamis. Kami telah memperkenalkan PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund di September 2021 untuk memberikan kesempatan bagi para nasabah kami dapat berinvestasi secara global di saham perusahaan-perusahan yang mayoritas kegiatan ekonominya berada di sektor teknologi. ‘’
Prudential Indonesia selalu menerapkan prinsip kehati-hatian secara optimal dalam memilih instrumen investasi yang memiliki fundamental baik dan pendanaan yang kuat. Dalam mengelola dana nasabah, Prudential Indonesia bekerja sama dengan Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia), salah satu perusahaan pengelolaan investasi terkemuka di Indonesia, serta Wellington Management, perusahaan pengelolaan investasi terkemuka dengan dana kelolaan lebih dari USD1 triliun.
PRULink Rupiah Global Managed Income Fund dan PRULink US Dollar Global Managed Income Fund mulai tersedia dan dapat dipilih sebagai salah satu pilihan dana investasi mulai tanggal 22 November 2021 pada produk VERSALink Investor Account Plus milik nasabah Standard Chartered. (rel/sih)
Perwakilan Manajemen PTAR dipimpin oleh Direktur Hubungan Eksternal Sanny Tjan memberikan bantuan perlengkapan keamanan bekerja berstandar tinggi untuk para karyawan Barumun Tiger Sanctuary yang dikelola oleh Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan (YPBMM). Bantuan tersebut diterima oleh Ketua YPBMM Eddy.
MEDAN, SUMUTPOS.CO —PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe terus berupaya untuk mendukung konservasi alam, salah satunya dengan memberikan bantuan perlengkapan keamanan bekerja seperti sepatu lapangan, ransel, dan jas hujan berstandar tinggi untuk para karyawan Barumun Tiger Sanctuary yang dikelola oleh Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan (YPBMM).
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung pada Kamis,9 Desember 2021 oleh Direktur Hubungan Eksternal PTAR Sanny Tjan kepada Ketua Umum YPBMM Eddy, dan disaksikan langsung oleh Kepala Sub Bagian Data Evlap dan Kehumasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara Andoko Hidayat.
“Dukungan kepada Barumun merupakan salah satu upaya kami untuk berkontribusi terhadap konservasi alam, khususnya di SumatraUtara dan Batangtoru. Barumun Tiger Sanctuary memiliki banyak karyawan berdedikasi tinggi yang bersemangat melakukan konservasi demi kelestarian alam. Sebelumnya, kami juga telahmendonasikan mobil penyelamat satwa yang dilengkapi kandang dan peralatan penyelamatan. Semoga bantuan kami bermanfaat, dan tentuke depannya kami akan bekerjasama dan berkontribusi lebih jauh pada upaya-upaya konservasi,” ujar Sanny.
Ketua Umum YPBMM Eddy menyampaikan terima kasih kepada PTAR, karena dengan bantuan yang telah diberikan selama ini benar-benar bermanfaat untuk Barumun Tiger Sanctuary yang terus berupaya meningkatkan populasi harimau Sumatra dengan berbagai cara, antara lain dengan mengembangkan habitat kantong harimau, meningkatkan penegakan hukum terhadap perdagangan satwa liarkhususnya untuk menyelamatkan harimau Sumatra dari konflik dan mengembalikannya ke alam. Dengan adanya pusat rehabilitasi ini berharap dapat meningkatkan populasi harimau dan menekan ancaman kepunahan.
Direktur Hubungan Eksternal PTAR Sanny Tjan dan Ketua YPBMM Eddy seusai menandatangani berita acara penyerahan bantuan perlengkapan bekerja berstandar tinggi untuk para karyawan Barumun Tiger Sanctuary.
Senada, Kepala Sub Bagian Data Evlap dan Kehumasan BBKSDA Sumut Andoko Hidayat menuturkan, tren konflik harimau Sumatra semakin meningkat, sementara populasinya terus menurun. Adapun, penanggulangan konflik bekerja sama dengan pihak seperti Barumun Sanctuary Tiger sangat membantu. Berdasarkan data BBKSDA Sumut pada 2020, populasi harimau Sumatra di provinsi ini hanya bersisa sekitar 33 ekor, sementara di keseluruhan Pulau Sumatra terdapat sekitar 400-600 ekor.
Sebelumnya, pada 2020, PTAR telah mendukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui BBKSDA Sumut untuk melepasliarkan harimau Sumatra Sri Nabilla ke Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari PTAR. Dalam penanganan konflik harimau baru-baru ini kami juga terbantu dengan adanya kandang dan peralatan penyelamatan dari PTAR. Kerja konservasi ini tidak bisa sendiri. Kami berharap bisa terus bersinergi untuk upaya-upaya konservasi ke depan supaya semakin baik, sehingga tercipta keselarasan antara ekologi dengan ekonomi sosial,” tutur Andoko.
Manajer Senior Komunikasi Korporat PTAR Katarina Siburian Hardono mengungkapkan Perusahaan akan konsisten berupaya untuk mendukung berbagai inisiatif konservasi dan keanekaragaman hayati, khususnya yang ada didan sekitar operasional Tambang Emas Martabe.
“Pemulihan habitat hutan melalui reklamasi dan rehabilitasi konsisten dilakukan demi perlindungan keanekaragaman hayati. Keseluruhan upaya pengelolaan lingkungan pun sudah dirangkum dalam Kode Etik PTAR. Pengelolaan keanekaragaman hayati untuk dilaksanakan dan dimonitor secara ketat,” pungkas Katarina. (Rel)
BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe kembali menggelar Kompetisi Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2021 bagi insan media di Sumatra Utara. Dalam kompetisi yang digelar untuk kelima kalinya ini, PTAR mengundang para jurnalis di Sumatra Utara untuk mengikutsertakan karya jurnalistik berupa feature news dan laporan mendalam (in-depth reporting) bertema “Melestarikan Lingkungan Demi Masa Depan.”
Senior Manager Corporate Communications PTAR Katarina Siburian Hardono menyatakan pagelaran Kompetisi Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2021 ini dimaksudkan untuk mengapresiasi para jurnalis media massa di Sumatra Utara yang selama ini mendukung operasional Tambang Emas Martabe melalui karya-karya jurnalistiknya.
“Rekan-rekan jurnalis selama ini merupakan salah satu pemangku kepentingan utama PTAR bersama Pemerintah, masyarakat dan institusi lainnya untuk mendampingi dan mengawasi Perusahaan mewujudkan komitmen tata kelola pertambangan yang bertanggung jawab,” kata Katarina.
“Tanggal 24 Juli 2022 nanti genap sepuluh tahun Tambang Emas Martabe beroperasi penuh. Selama ini kami merasakan benar perhatian, dukungan dan kepedulian rekan-rekan media,” kata dia.
Terkait tema yang dipilih, Katarina menjelaskan, selama hampir sepuluh tahun beroperasi, Tambang Emas Martabe yang dikelola oleh PTAR secara konsisten menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan dan berkelas dunia. Tambang Emas Martabe dikelilingi oleh hutan, saluran air, pertanian, dan pemukiman. Perlindungan lingkungan adalah salah satu prioritas tertinggi perusahaan.
PTAR memahami dampak operasi penambangan terhadap keanekaragaman hayati,dan dalam seluruh aspek operasional PTAR tetap merujuk pada pengembangan Kode Praktik Perlindungan Keanekaragaman Hayati.
“Kami selalu berkomitmen menerapkan manajemen keanekaragaman hayati untuk meminimalkan dan bahkan menghindari dampak operasional,” Kata Katarina. Ditambahkannya, upaya pelestarian lingkungan serta pengelolaan keanekaragaman hayati merupakan tanggung jawab bersama. Kerjasama sinergis antara perusahaan, masyarakat, Pemerintah dan institusi terkait lainnya sangatlah penting bagi tercapainya tujuan melestarikan lingkungan demi masa depan.
Katarina menjelaskan, Kompetisi Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2021 diperuntukkan bagi jurnalis di Sumatra Utara yang bekerja di media massa (cetak, online, dan elektronik). Media massa yang dimaksud adalah yang telah berbadan hukum dan terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham) serta direkomendasikan oleh Dewan Pers.
Karya jurnalistik yang bisa diikutsertakan merupakan karya orisinal dan mandiri, keasliannya dapat dipertanggungjawabkan, bukan saduran, bukan terjemahan, bukan rangkuman, tidak mengandung suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), tidak tergolong iklan komersial atau advertorial, dan belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan atau kompetisi jurnalistik lainnya.
Untuk masing-masing kategori, jurnalis dapat mengirimkan minimal satu dan maksimal tiga karya penulisan. Karya jurnalistik tersebut telah dipublikasikan di media massa masing-masing pada periode 7 Desember 2021 – 7 Januari 2022. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada awalPebruari 2022.
Karya jurnalistik beserta persyaratan lainnya seperti data diri lengkap dan jelas; nama peserta, media massa, alamat kantor, nomor kontak yang bisa dihubungi, alamat email, scan KTP/SIM dan kartu pers yang masih berlaku dikirimkan melalui surat elektronik ke Martabe.CorporateCommunications@agincourtresources.com.
Dari seluruh karya jurnalistik yang masuk, akan dipilih tiga karya terbaik yang akan memperebutkan hadiah senilai total puluhan juta rupiah. Pajak dan biaya lainnya ditanggung oleh pemenang. Keputusan Dewan Juri terhadap pemenang tidak dapat diganggu gugat. Karya jurnalistik yang menjadi pemenang akan menjadi hak milik penyelenggara. “Kami mengundang seluruh wartawan di Sumatra Utara untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2021 ini,” tutup Katarina. (rel)
Ratusan warga Dairi unjuk rasa dukung Beroperasinya PT DPM.(ist).
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wujud mendukung beroperasinya, PT Dairi Prima Mineral (DPM) di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Ratusan warga lingkar tambang Kecamatan Silima Pungga-pungga, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati dan Gedung DPRD Dairi, Senin (13/12).
Ratusan warga Dairi unjuk rasa dukung Beroperasinya PT DPM.(ist).
Aksi unjuk rasa damai ini, menuntut keseriusan Bupati Dairi, Dr Eddy Kelleng Ate Berutu dan Ketua DPRD, Sabam Sibarani, tentang investasi tambang DPM yang kini belum jelas kapan bisa beroperasi.
Tim Koordinator lapangan, Juaedi Cibro menjelaskan menutut pemerintah untuk segera mengambil tindakan cepat terhadap beberapa organisasi atau LSM yang lantang menolak investasi PT.DPM dengan mengatasnamakan masyarakat lingkar tambang.
Sementara fakta lapangan, ia mengungkapkan 90 persen warga sangat mendukung perusahaan agar segera berproduksi karena membuka lapangan kerja dan ekonomi bertumbuh.
“Kami akan aksi di Kantor Bupati dan DPRD Dairi. Tuntutan agar pemerintah serius soal investasi PT DPM dan bertindak tegas kepada LSM penolak tambang yang mengatasnamakan masyarakat lingkar tambang. Sementara kami warga lingkar tambang mendukung investasi,” sebut Junaedi.
Sebelumnya pada Senin 29 November 2021, warga lingkar tambang juga telah melakukan aksi unjukrasa di Kantor Camat Silima Pungga-pungga di Parongil. Dalam aksi itu, warga menuntut Yayasan Diakonia Pelangi Kasih (YDPK) diusir dari Parongil.
Untuk diketahui, salah seorang warga lingkar tambang, Dusun Sopokomil, Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-pungga telah melaporkan dugaan peristiwa pidana UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan terlapor Yayasan Diakonia Pelangi Kasih (YDPK) ke Polres Dairi di Sidikalang, dengan nomor STPL/B/323?X/2021/SPKT/RES.DIRI/POLDA SUMUT.(gus)
Integrasi layanan Telkomsel MyAds dari Telkomsel DigiAds dan GoBiz dari Gojek berhasil mendapatkan Silver Winner di Kategori Seamless Consumer Experience pada The Smarties Indonesia 2021 yang merupakan ajang apresiasi terhadap kegiatan pemasaran modern yang efektif.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel melalui unit bisnis Telkomsel DigiAds menegaskan posisinya sebagai penyedia solusi periklanan digital terpadu yang mampu membantu pelaku bisnis memaksimalkan implementasi digital marketing, termasuk bagi UMKM. Hal tersebut kini ditunjukkan melalui penghargaan yang diperoleh dalam The Smarties Indonesia 2021, ajang apresiasi terhadap kegiatan pemasaran modern yang efektif. Dalam hal ini, integrasi layanan Telkomsel DigiAds, yaitu Telkomsel MyAds, dengan GoBiz–aplikasi bagi mitra usaha Gojek, mendapatkan Silver Winner di kategori “Seamless Consumer Experience” melalui inisiatif “Seamless Technology Integration between GoBiz and Telkomsel MyAds to Empower SMEs in Indonesia”.
Integrasi layanan Telkomsel MyAds dari Telkomsel DigiAds dan GoBiz dari Gojek berhasil mendapatkan Silver Winner di Kategori Seamless Consumer Experience pada The Smarties Indonesia 2021 yang merupakan ajang apresiasi terhadap kegiatan pemasaran modern yang efektif.
Senior Vice President Digital Advertising and Banking Telkomsel Ronny Sugiadha mengatakan, “Penghargaan ini memberikan motivasi lebih bagi kami untuk terus menjaga konsistensi sebagai penyedia solusi serta layanan periklanan dan pemasaran digital yang lengkap, fleksibel, terintegrasi, dan inovatif. Telkomsel mengapresiasi kolaborasi yang telah dibangun bersama Gojek dalam integrasi layanan ini. Unit bisnis Telkomsel DigiAds akan terus menyambut positif upaya kolaboratif lanjutan, baik dengan Gojek maupun pihak lainnya untuk buka semua peluang pemanfaatan digital marketing yang menumbuhkan bisnis secara berkelanjutan, terlebih bagi para UMKM. Integrasi layanan tersebut dianggap memberi metode baru kepada pelaku UKM untuk semakin membuka peluang menjangkau target konsumen yang lebih luas dan meningkatkan pertumbuhan bisnisnya.”
Inisiatif “Seamless Technology Integration between GoBiz and Telkomsel MyAds to Empower SMEs in Indonesia” sendiri memungkinkan mitra usaha Gojek untuk mengakses layanan Telkomsel MyAds dari aplikasi GoBiz untuk membuat, mengirimkan, dan memonitor kampanye iklan usaha mereka. Dengan begitu, mereka dapat memperluas pangsa pasar dan mengembangkan bisnis serta menjangkau lebih banyak pelanggan baru dengan mengandalkan solusi iklan yang terarah dari Telkomsel MyAds. Telkomsel DigiAds juga menyiapkan nilai tambah bagi mitra usaha Gojek dalam menggunakan layanan Telkomsel MyAds melalui promo khusus yang hadir secara berkala.
Ronny lebih lanjut menambahkan, upaya kolaboratif tersebut diumumkan pada Januari 2021 lalu sebagai bagian dari sinergi berkelanjutan antara Telkomsel dan Gojek. Secara keseluruhan, integrasi layanan Telkomsel MyAds dan GoBiz membukukan hasil positif dengan lebih dari 28.000 merchant yang telah bergabung. Selain itu, tercatat bahwa pertumbuhan transaksi oleh merchant (top-up untuk biaya iklan) melalui Telkomsel MyAds meningkat hingga 176%.
Head Ads Strategy & Demand Platform Gojek Vincent Bachtiar mengungkapkan, “Kolaborasi GoBiz dan Telkomsel MyAds hingga saat ini telah membantu pertumbuhan usaha pelaku UKM dalam ekosistem Gojek. Penghargaan yang kami peroleh bersama Telkomsel DigiAds serta manfaat yang diperoleh para merchant menjadi motivasi kami untuk bersama-sama terus melahirkan berbagai solusi inovatif ke depannya yang dapat mendorong para anggota dalam ekosistem kami, khususnya dalam hal ini para pelaku UMKM, untuk terus berkembang. Kolaborasi ini pun telah membawa dampak positif baik dari sisi GoBiz yang dapat memberi penawaran lebih bagi para merchant dan bagi Telkomsel MyAds yang dapat menjangkau lebih banyak pengguna.”
The Smarties Indonesia 2021 sendiri merupakan program penghargaan global yang digelar oleh The Mobile Marketing Association Indonesia (MMA) yang mendorong pemasar di berbagai industri untuk bersaing memperebutkan penghargaan tertinggi melalui kampanye digital yang inovatif dan efektif. Program penghargaan ini mengapresiasi inovasi dan kreativitas yang luar biasa dari para pemasar dan brand, yang menghasilkan dampak bisnis signifikan bagi perusahaan di seluruh Asia Pasifik.
Hadir sejak 2013, Telkomsel DigiAds konsisten menawarkan solusi periklanan digital yang lengkap melalui tiga pilar produk utama, yaitu Messaging, Display, dan Rewards. Solusi komprehensif tersebut mampu membantu para pelaku usaha dalam menjalankan berbagai kampanye mobile marketing atau digital marketing yang efektif, efisien, serta menemui target apa pun tujuannya, baik itu dalam meningkatkan awareness, trafik, hingga penjualan.
Solusi yang ditawarkan oleh Telkomsel MyAds telah dipercaya oleh para pelaku bisnis, termasuk UMKM di berbagai bidang usaha. Mulai dari kuliner, otomotif, warung elektronik, hingga edukasi. Selain Telkomsel MyAds, Telkomsel DigiAds juga memiliki solusi TADEX, platform premium publisher programmatic ads pertama dan terbesar di Indonesia yang menghubungkan para advertiser dengan berbagai publisher Indonesia terpercaya.
“Integrasi layanan antara GoBiz dan Telkomsel MyAds memberikan insight yang berharga bagi Telkomsel DigiAds untuk terus memperkuat solusi dan mengembangkan layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan dinamika pasar. Maka dari itu, Telkomsel DigiAds akan terus buka semua peluang kemajuan, terutama terhadap pengembangan inovasi maupun kemungkinan kolaborasi strategis, untuk terus memajukan sektor periklanan digital di Tanah Air, sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Ronny.
Informasi lebih lanjut mengenai Telkomsel DigiAds bisa diakses melaui situs digiads.co.id.