SERGAI, SUMUTPOS.CO – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Mahkota Serumpun, mendeklarasikan diri menjadi bagian dari Partai Demokrat. Ketua DPP Mahkota Serumpun H Zul Hasan Basri MS menegaskan, mereka siap menjadi perpanjangan tangan partai untuk mendekati masyarakat Sumatera Utara.
Pernyataan itu disampaikan Zul Hasan Basri didampingi ratusan anggotanya dalam sebuah acara deklarasi sekaligus pelantikan sejumlah DPD Mahkota Serumpun di Pantai Pondok Indah Sergai, Minggu (14/11). Hadir dalam deklarasi itu anggota DPRD Sumut Armyn Simatupang yang didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina DPP Mahkota Serumpun dan Ketua DPC Partai Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu SH yang juga didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina DPD Mahkota Serumpun Kota Medan.
Dalam sambutannya, Armyn Simatupang menyatakan kegembiraannya dengan bergabungnya Mahkota Serumpun menjadi bagian dari Partai Demokrat. “Ini menjadi bukti, Partai Demokrat saat ini menjadi pilihan rakyat. Bergabungnya Mahkota Serumpun menjadi bagian nyata Demokrat konsisten berpihak kepada rakyat,” tegasnya.
Ia juga meminta anggota Mahkota Serumpun di seluruh wilayah Sumatera Utara untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. “Mari kita bergandengan tangan bersama memperjuangkan harapan rakyat,” ucapnya.
Sementara, Burhanuddin Sitepu menyebut, keberadaan Mahkota Serumpun dengan ketokohan yang dimiliki para pengurusnya tentu menjadi energi baru bagi Demokrat. “Saya sudah melihat dan merasakan sendiri aktivitas Mahkota Serumpun selama ini yang punya cara sendiri dalam menghimpun anggota masyarakat. Banyak kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya terkait kegiatan syiar keagamaan yang patut didukung dan dikembangkan,” ucapnya.
Sebelumnya di awal acara, Ustad Deni Khurniawan memanjatkan doa syukur atas terlaksananya dengan baik dan lancar operasi yang dilakukan tim dokter untuk mengangkat penyakit Presiden RI ke-6 SBY. “Pulihkan Ya Allah kesehatan Pak SBY sehingga beliau sebagai salah satu tokoh bangsa kami, bisa segera beraktifitas seperti sedia kala,’ ucapnya dalam munajatnya.
Acara dirangkai dengan pelantikan Ketua DPD Mahkota Serumpun Medan Drs M Ilyas AR, Ketua Deliserdang, M Kurnia Sitorus, Ketua DPD Tebingtinggi Syarif Hidayatul SS. Hadir pula Satgas Mahkota Serumpun Letkol TNI (Purn) Johansah Hasibuan dan Peltu Sarmin. Acara dimeriahkan hiburan, perlombaan dan makan bersama. (adz)
LOMBOK, SUMUTPOS.CO – Sirkuit balap internasional kebanggaan Indonesia telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo (12/11). PT PLN (Persero) pun berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan ajang kelas dunia di arena ini untuk dapat mengharumkan bangsa dan negara Indonesia.
PERSIAPAN: PLN melakukan persiapan pasokan listrik untuk ajang balap internasional di sirkuit Mandika.
Tak hanya menghadirkan listrik yang berkualitas dan andal, PLN juga telah menyiapkan pasokan listrik yang bersih untuk dapat menyukseskan gelaran yang ditatap dunia pada masa depan. Dengan komposisi bauran energi untuk energi baru terbarukan (EBT) di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 39,55 Mega Watt (MW) dari total daya mampu pembangkit sebesar 284 MW.
Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan jika gelaran balapan setiap tahunnya akan berdampak positif bagi perekonomian NTB. Gelaran balapan di sirkuit internasional Mandalika akan memunculkan efek berganda atau multiplier effect bagi perekonomian hingga Rp500 miliar setiap tahunnya, atau setiap penyelenggaraan balap.
Direktur Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersinergi sehingga acara peresmian oleh Presiden Jokowi dapat berjalan dengan lancar.
Untuk menyukseskan peresmian tersebut, PLN menyiagakan 103 personil yang tersebar di beberapa titik lokasi yang akan dikunjungi oleh Jokowi, antara lain Ruang VIP Room bandara, observation deck, race control, main pit building, masjid Nurul Bilad, Hotel Pullman dan Hotel Novotel.
“Suplai listrik aman di seluruh titik yang dikunjungi oleh Bapak Presiden. Suatu kebanggaan bagi kami dapat mengawal kegiatan peresmian hari ini sehingga bisa berjalan dengan luar biasa,” ujar Huda.
Tak hanya personel, beberapa peralatan sebagai cadangan apabila terjadi gangguan juga telah disiapkan. Total sebanyak sebelas unit Uniterruptible Power Supply kapasitas 1.200 kVA dan delapan buah genset berkapasitas 3.300 kW telah siap di lokasi.
Setelah diresmikan hari ini, Pertamina Mandalika International Street Circuit akan menjadi venue perdana ajang balap motor Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 yang akan digelar pada tanggal 12-14 November 2021, dan akan dilanjutkan dengan World Superbike (WSBK) pada tanggal 19-21 November 2021.
PLN telah menyiapkan skenario Zero Down Time atau layanan listrik tanpa kedip dengan sistem suplai berlapis untuk keandalan pasokan listrik selama perhelatan akbar berlangsung.
Persiapan untuk melistriki sirkuit ini telah dilakukan sejak Desember 2020. Proses bermula dari survei di lokasi, pembangunan ruas Jaringan Tegangan Menengah, mobilisasi peralatan, baik dari NTT, Bali, Jakarta, Jawa Timur, Sumbawa dan Bima, uji coba hingga tahap pengujian akhir.
“Sekali lagi kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, agar PLN bisa memberikan pelayanan yang terbaik, terutama pada ajang internasional IATC dan WSBK 2021,” ucapnya. Sebelumnya, lawatan Presiden RI ke Lombok bukan hanya untuk memastikan sirkuit Mandalika aman. Presiden dijadwalkan akan menghadiri pertemuan internasional secara virtual dari Lombok. Untuk itu, PLN memastikan pasokan listrik untuk menunjang kerja Presiden andal.
Presiden menghadiri penutupan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (KTT APEC) secara virtual di Hotel Novotel, Lombok (12/11). PLN memperkuat sistem kelistrikan lombok dengan dua Uninterruptible Power Supply berkapasitas total 200 kVA disiapkan sebagai back up apabila terjadi gangguan pada suplai utama.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Lasiran menjelaskan selain infrastruktur tambahan untuk menjaga pasokan listrik aman, PLN juga mengerahkan delapan orang ditugaskan untuk bersiaga, dari total 103 personel yang disiagakan di beberapa titik dalam rangka kunjungan Jokowi kali ini.
“KTT APEC ini merupakan forum ekonomi bergengsi di Asia Pacific. PLN harus memastikan keandalan listrik supaya kegiatan dapat berlangsung dengan baik”, jelas Lasiran. (jpg/ila)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas dari sektor pertanian yang memiliki daya tahan dan yang ikut serta menopang pertumbuhan ekonomi di Q3 tahun 2021. Industri kelapa sawit juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja baik langsung maupun tidak langsung. Pemerintah memiliki visi agar industri sawit Indonesia dapat menjadi produsen sawit terbesar dan mendorong hilirisasi atau pengembangan produk turunannya.
“Roadmap hilirisasi telah disiapkan, antara lain yaitu peningkatan produktivitas, penunjang kegiatan hilir seperti oleofood, oleokimia dan biofuel, penciptaan ekosistem, tata kelola, capacity buildingdan pengembangan teknologi untuk pengembangan usaha kelapa sawit. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjadi penentu harga ataupun price center bagi CPO global,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar dengan tema “Urgensi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional”, yang diselenggarakan oleh The Iconomics, Jumat (12/11).
Dengan luasan lahan 10% dari total global land bank for vegetable oil, Indonesia mampu menjadi negara produsen kelapa sawit terbesar dan menguasai 55% pangsa pasar minyak sawit dunia ataupun minyak nabati. Selain itu juga mampu menghasilkan 40% dari total minyak nabati dunia yang sangat berperan penting dalam konteks ketahanan pangan di dunia.
“Industri kelapa sawit berkontribusi pada ekspor nasional sebesar 15,6% dari total ekspor di tahun 2020. Nilai tersebut tentu menjadi salah satu penyumbang devisa yang secara konsisten terus meningkat meskipun di masa pandemi,” kata Menko Airlangga.
Luas tutupan kelapa sawit nasional yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada tahun 2019 teridentifikasi sebesar 16,38 juta hektar dengan rincian, Perkebunan Sawit Rakyat sebesar 41%, Perkebunan Besar Negara sebesar 6%, dan Perkebunan Besar Swasta Nasional sebesar 53%.
“Data-data tersebut menunjukan bahwa Perkebunan Sawit Rakyat punya kontribusi signifikan terhadap pengembangan industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia,” tegas Menko Airlangga.
Selanjutnya, Menko Airlangga juga menegaskan bahwa Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi krusial sebagai upaya peningkatan produktivitas dan penguatan Sumber Daya Manusia, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Program PSR juga berkontribusi di masa pandemi Covid-19 dengan penyerapan tenaga kerja dan memunculkan juga multiplier effect yang positif di daerah.
“Program PSR merupakan program strategis nasional agar produktivitas masyarakat bisa meningkat, menjaga luasan lahan, dan lahan yang ada bisa dioptimalkan,” tambah Menko Airlangga.
Pemerintah juga terus berkomitmen melakukan replanting dengan target seluas 540.000 hektar yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. “Bagi lahan yang produktivitasnya kurang dari 4 ton bisa ditingkatkan dengan program replantingdan bibit unggul yang berbasis pada Good Agriculture Practices,” kata Menko Airlangga.
Sementara itu, pada awal November 2021 harga CPO masuk pada level yang tinggi yaitu USD 1.435/ton serta Nilai Tukar Petani meningkat dengan harga antara Rp2.800/kg sampai Rp3.000/kg untuk Tandan Buah Segar.
“Dari segi tantangan terdapat kompetisi minyak sawit yang semakin kompleks dengan berbagai hambatan non-tarif, seperti ISPO yang belum dianggap sama standarnya dengan RSPO dan masing-masing negara, termasuk Malaysia mempunyai standarnya sendiri yaitu MSPO,” pungkas Menko Airlangga. (ltg/fsr/*)
DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS APTISI: Dr H Muhammad Isa Indrawan MM (2 kiri) bersama Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi (4 kiri), Yuris Danilwan MSi PhD (3 kanan) dan pimpinan perguruan tinggi peserta Muswil Aptisi Sumut.
REKTOR Universitas Panca Budi (Unpab) Dr H Muhammad Isa Indrawan MM secara aklamasi terpilih sebagai ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut periode 2021-2025.
Rektor Unpab menggantikan Dr H Bahdin Nur Tanjung MM yang memimpin Aptisi Sumut selama tiga periode atau 12 tahun. Sedangkan Muhammad Isa Indrawan sebelumnya adalah Sekretaris Aptisi Sumut periode 2017-2021.
Pengurus lengkap disusun tim formatur terdiri dari Dr H Muhammad Isa Indrawan MM, Prof Tarmizi MHum (Universitas Amir Hamzah), Prof Dr Agussani MAP (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).
Empat formatur berikutnya, Dr Bahdin Nur Tanjung MM (ketua Aptisi Sumut periode 2017-2021), Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes (STIKes Mitra Husada), Dr Ivan Elizabeth Purba MKes (Universitas Sari Mutiara), Wardayani SE MM (STIM Sukma) dan Diding Kusnadi SPd MM (Politeknik Ganesha).
Kepengurusan lengkap hasil Musyawarah Wilayah ke-6 Aptisi Sumut di Hotel Madani Medan, Jumat (12/11) akan dilantik paling lambat tiga bulan ke depan.
Muswil Aptisi 2021 diawali dengan seminar dan dialog pendidikan diikuti lebih 200 pimpinan perguruan tinggi swasta se-Sumut. Dua narasumber yakni Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi (kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Sumut) dan Prof Dr M Budi Djatmiko MSi MEI (ketua umum Aptisi Pusat).
Narasumber membedah hambatan masa lalu dan sekarang serta ancaman terhadap masa depan perguruan tinggi di era kemajuan teknologi dan pandemi.
Ibnu Hajar Damanik mendorong pimpinan perguruan tinggi mengimplementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk menjawab tantangan masa depan dan menghasilkan sumber daya manusia unggul.
Sedangkan M Budi Djatmiko mengupas gambaran masa depan yang harus disikapi dengan perubahan perkuliahan baik digitalisasi dan pengelolaan. Bila diabaikan, perguruan tinggi di Sumut akan terlindas. Perguruan tinggi dan dosen berkualitas yang akan bertahan.
Ketua umum Aptisi Pusat menjabarkan makalah hyflex learning for new normal education serta peluang dan tantangan pengembangan perguruan tinggi swasta pasca pandemi Covid-19.
Turut hadir dalam muswil antara lain Aptisi Sumut ini Prof Zainuddin MPd (mantan Koordinator Kopertis Sumut), Yuris Danilwan MSi PhD (Politeknik AMI Medan), Kamson Sirait MKom (AMIK Medicom), Dr H Sakhyan Asmara MSP (STIK Pembangunan) dan Akhwanul Akhmal (Politeknik LP3I Jakarta). (dmp)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia telah menunjukkan perbaikan yang signifikan. Hal ini merupakan perkembangan positif, sehingga diharapkan penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional semakin berangsur membaik. Pemerintah juga terus menjaga keseimbangan penanganan kesehatan dan ekonomi.
Kinerja penanganan Covid-19 dan kecepatan vaksinasi di Indonesia menjadi salah satu yang diakui dunia. Menurut WHO dalam “Laporan Covid-19 Situation Report – 79” per 3 November 2021, seluruh provinsi di Indonesia telah berada pada Tingkat Penularan Masyarakat (community transmission) Level 1 atau tingkat penularan rendah. Sementara itu, berdasarkan NIKKEI Covid-19 Recovery Index, performa Indonesia menempati urutan 41 dari 121 negara, terbaik di antara negara-negara ASEAN. Peringkat ini terus membaik dari sebelumnya di peringkat 54.
Perkembangan capaian vaksinasi juga menunjukkan hal yang semakin baik. Dimana per 10 November 2021, sebanyak total 209,6 juta dosis telah disuntikkan. Dengan demikian, 61,2% target telah tervaksinasi dosis 1 dan 38,9% target telah tervaksinasi lengkap. Pemerintah akan terus mendorong capaian vaksinasi ini agar semakin cepat mencapai herd immunity.
Kondisi ekonomi secara makro juga menunjukkan resiliensi yang baik, hingga awal November 2021 pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,51% (yoy) pada Kuartal III-2021. “Pemerintah optimis di tahun 2021 secara full year Indonesia pertumbuhan pada rentang 3,7 sampai dengan 4,0% dapat dicapai,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara webinar Kadin Indonesia dengan tema “Strategi Pemulihan Bisnis Transportasi di Indonesia Melalui Pembiayaan Bank dan Non Bank”, Kamis (11/11).
Sementara itu, Pemerintah juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 dapat mencapai 5,2% yang sejalan dengan proyeksi dari berbagai lembaga internasional.
“Momentum pemulihan ekonomi yang terus berlanjut sampai Q3-2021 ini harus tetap dijaga karena hal ini adalah kunci penting agar perekonomian kita dapat terus pulih dengan lebih cepat,” tegas Menko Airlangga.
Realisasi Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) sampai dengan 5 November 2021 telah mencapai Rp456,35 triliun atau sebesar 61,3% dari pagu Rp744,77 triliun. Program PEN akan terus dioptimalkan untuk menopang penghidupan dan daya beli masyarakat serta menjaga keberlangsungan usaha serta memulihkan ekonomi di berbagai sektor, termasuk sektor transportasi.
Serangkaian insentif fiskal juga telah diberikan untuk mendongkrak kinerja sektor usaha. Insentif PPh Pasal 22 Impor, PPh Pasal 25, Restitusi PPN, dan penurunan tarif PPh Badan telah diberikan untuk membantu likuiditas dan keberlangsungan usaha. Pemerintah juga telah memberikan insentif fiskal kepada sektor-sektor yang memiliki multiplier effect tinggi terhadap perekonomian, seperti sektor properti dan otomotif.
Sebagian besar insentif bagi sektor Transportasi dan Pergudangan diberikan untuk menjaga cash flow dan menahan gelombang PHK, antara lain berupa perpanjangan insentif pajak, restrukturisasi penyelesaian kredit bagi usaha di sektor transportasi baik yang ada di sektor perbankan maupun lembaga jasa keuangan non perbankan, serta bantuan subsidi gaji/upah.
“Sektor transportasi dan pergudangan adalah enabler untuk sektor yang lainnya. Pemulihan sektor ini akan mendorong percepatan pemulihan berbagai aktivitas ekonomi di berbagai sektor lainnya. Untuk itu, Pemerintah akan terus bersinergi dengan semua pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pemulihan sektor transprotasi dan pergudangan nasional,” pungkas Menko Airlangga. (frh/fsr/*)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSDS Deliserdang akhirnya meraih kemenangan. Traktor Kuning sukses mengalahkan Muspika FC dengan skor 2-1 pada lanjutan Penyisihan Grup C Liga 3 musim 2021 zona Sumatera Utara di Stadion Mini Pancing, Sabtu (13/11/2021).
MENANG: Skuad PSDS akhirnya meraih kemenangan di Liga 3 musim ini. (IST)
PSDS memulai laga dengan baik. Namun, komunikasi kurang baik di lini pertahanan, membuat gawang PSDS kebobolan. Gol Muspika dicetak oleh Agung. Keunggulan Muspika bertahan hingga babak pertama usai.
Tidak ingin gagal lagi, PSDS terus menekan Muspika di babak kedua. Usaha anak asuh Syahrial Effendi ini akhirnya membuahkan hasil. Tendangan sudut yang dilepaskan Purnomo, diumpan Yopi kepada Dicky Yudista. Tak membuang kesempatan, Dicky Yudista menjebol gawang Muspika.
Berhasil menyamakan kedudukan, pemain PSDS semakin bersemangat. Reja akhirnya memastikan kemenangan Traktor Kuning setelah menyambar bola rebound. Gol itu mengantar PSDS meraih kemenangan.
Pelatih PSDS, Syahrial Effendi mengaku anak asuhnya bermain kurang baik di babak pertama. Sering terjadi salah komunikasi di barisan pertahanan.
“Problem kita pada babak pertama adalah buruknya komunikasi dua stoper. Kita tidak sangka main begitu. Kejadian seperti kok di kompetisi, saat uji coba tidak pernah buat kesalahan demikian,” kata Syahrial.
Menurutnya, timnya bisa membalikkan keadaan dengan skor 2-1 karena pergantian pemain. Disebut rotasi pemain karena stamina sudah habis.
Sedangkan Pelatih Muspika FC, Apan Lubis mengatakan bahwa anak-anak asuhnya bermain baik babak pertama. Namun babak kedua kurang bermain baik sebab PSDS memanfaatkan bola-bola atas.
“Babak kedua pemain kita lengah bermain. Bola atas mereka sangat baik dan di atas rata-rata kita. Sehingga bisa mereka merubah keadaan,” terangnya. (btr)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menko Airlangga mengajak para calon investor untuk bergabung dengan para pelaku usaha lainnya yang telah merasakan kemudahan dalam berinvestasi di KEK.
Kebijakan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) hingga kini masih menjadi andalan Pemerintah guna mendistribusikan pertumbuhan ekonomi secara merata di seluruh Indonesia. Selain itu, KEK juga bertujuan meningkatkan nilai investasi di daerah, mengoptimalkan kegiatan industri termasuk aktivitas ekspor dan impor, serta mempercepat pembangunan dan pemerataan kesempatan kerja.
Keberadaan KEK di Indonesia juga menawarkan berbagai fasilitas bagi penanaman modal, berupa insentif fiskal seperti tax holiday dan tax allowance, serta insentif nonfiskal seperti layanan one-stop services menggunakan Online Single Submission (OSS) untuk perijinan dan pendaftaran usaha, peraturan keimigrasian, ketenagakerjaan, dan pengelolaan lahan. Hingga tahun 2021, telah ditetapkan 19 KEK di seluruh Indonesia, yang bergerak di sektor industri manufaktur, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.
“Lebih dari itu, KEK secara otomatis juga akan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), karenanya akan masuk sebagai prioritas untuk dikembangkan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual di acara Forum Bisnis mengenai Kawasan Ekonomi Khusus yang digelar di Paviliun Indonesia Dubai Expo. Forum Bisnis tersebut diselenggarakan mulai 7 November hingga 11 November 2021.
Untuk KEK yang berfokus pada industri manufaktur antara lain terdapat di Sei Mangkei, Gresik, Kendal, Palu, Arun Lhokseumawe, Galang Batang, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Tanjung Api-Api, Bitung, dan Sorong.
Sementara KEK pariwisata di antaranya yakni Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Morotai, Likupang, LIDO, dan Mandalika. Gelaran event olahraga berskala dunia yakni Indonesia First World Super Bike dan MotoGP juga akan diselenggarakan di KEK Mandalika.
Seiring dengan disahkannya UU Cipta Kerja, KEK juga memperluas cakupan industrinya hingga ke skala industri tersier, termasuk Nongsa dan Singhasari yang fokus pada industri digital dan pusat data terpadu, serta Batam Aero Technic yang bergerak pada sektor aeroplane maintenance, repair, and overhaul (MRO).
UU Cipta Kerja memang membawa Indonesia memasuki babak baru yang lebih baik, dalam kaitannya dengan upaya penciptaan lapangan kerja dan aktivitas penanaman modal.
“Melalui KEK, Pemerintah pun berkomitmen membangun iklim investasi yang baik dan memastikan tiga faktor yakni certainty, clarity, and simplicity bagi para investor dan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia,” tegas Menko Airlangga.
Mengakhiri sambutannya, Menko Airlangga mengajak para calon investor untuk bergabung dengan para pelaku usaha lainnya yang telah merasakan kemudahan dalam berinvestasi di KEK.
“Saya akan menyambut kehadiran Anda semua di Indonesia, segera bergabung dan jalankan usaha anda di Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia. Semoga semua agenda forum bisnis di World Expo 2020 Dubai kali ini berjalan dengan sukses, dan turut membawa angin segar bagi perekonomian Indonesia,” pungkas Menko Airlangga. (iqb/fsr/*)
SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO- DPD PDI Perjuangan Sumut kembali menunjukkan kepekaan sosial, dengan menyerahkan bantuan dan tali asih kepada anak-anak yatim piatu di Islamic Centre, Jalan Asahan, Kabupaten Simalungun, dan penyandang disabilitas di RBM Desa Bulu Pange, Kecamatan Pematang Raya, Jumat (12/11/1021). Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapididn Simbolon, kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan-kegiatan sebelumnya.
“Kemarin kita sudah berkunjung dan bergotong-royong untuk korban banjir di Deliserdang. Hari ini kita lanjutkan ke Kabupaten Simalungun, sebagai bagian dari kepedulian DPD PDI Perjuangan Sumut terhadap masyarakat yang kurang beruntung,” kata Rapidin di sela-sela kegiatan.
Menurut Rapidin, PDI Perjuangan akan terus menyatu dengan masyarakat sebagai bentuk kepekaan sosial yang memang sudah menjadi amanat Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Sukarnoputri agar kader PDI Perjuangan selalu memiliki kepedulian sosial. “Ketua Umum selalu berpesan, seluruh kader PDI perjuangan selalu menangis dan tertawa bersama rakyat, dan sebagai wujud tindakan tersebut maka kita akan selalu memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu,” ungkap mantan Bupati Samosir ini.
Selain menyerahkan bantuan, dalam kunjungannya ke Simalungun, Rapidin juga menghadiri pembukaan Pendidikan Kader Pratama di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Simalungun, Jalan Sutomo, Kecamatan Pematang Raya. “PDI Perjuangan sudah memasang target untuk meraih hattrick kemenangan Pemilu pada 2024, untuk itu DPD PDI perjuangan sudah menyiapkan sumberdaya sejak dini. Dan salah satu bentuk penyiapannya adalah dengan melakukan kaderisasi berjenjang secara massif,” pungkas Rapidin. (adz)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Belakangan, Bobby menyebutkan, program beasiswa untuk 300 calon mahasiswa tersebut, diketahui bukan merupakan program Pemko Medan, melainkan program pribadinya, yang bekerja sama dengan Unpri.
“Ini kemarin kami bicarakan, karena Unpri mau memberikan bantuan melalui Dana CSR (Corporate Social Responsibility) mereka. Calon mahasiswa dampak pandemi Covid-19 yang diutamakan. Serta yatim piatu yang tak memiliki biaya untuk melanjutkan sekolah, itu diutamakan,” ungkap Bobby, usai meninjau pelaksanaan ujian beasiswa di Kampus Unpri Jalan Sekip Medan, Kamis (11/11) lalu.
Bobby pun kembali memastikan, program beasiswa tersebut bukan program Pemko Medan, dengan kata lain, kegiatannya tidak menggunakan anggaran Pemko Medan.
“Ini bukan kebijakan atau program Pemko Medan. Nanti jangan tanya, uangnya dari mana? Kenapa Unpri? Dan segala macam. Itu kalau menggunakan uang pemerintah harus jelas landasannya. Kalau ini kan pribadi, Bobby Nasution. Kami kerja sama dengan Unpri,” bebernya.
Karena itu, dia juga membuka kesempatan bagi kampus lain di Kota Medan untuk melakukan hal serupa.
“Yang mau beri diskon untuk beasiswa, misalnya satu orang untuk satu semester biayanya Rp5 juta. Nah, Unpri mau kasih diskon jadi Rp2 juta sampai Rp2,5 juta, itu yang saya mampu bayar. Kalau ada kampus lain mau memberikan diskon, silakan,” imbau Bobby.
Sementara dalam pelaksanaan ujian beasiswa tersebut, Bobby menegaskan, dilakukan dengan menegakkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Sebab program beasiswa ini, diikuti lebih dari 900 orang. Nantinya, ujian akan dilakukan secara bertahap.
“Kan Medan masih suasana Covid-19. Tadi juga di dalam (ujiannya) berjarak. Karena yang mendaftar ada 900 lebih. Maka tesnya akan dilakukan bertahap, dan tetap mengikuti prokes,” jelasnya.
Menanggapi pernyataan Bobby, Ketua Komisi 1 DPRD Medan Rudiyanto Simangunsong, mengaku heran.
“Awalnya banyak yang bingung, itu program Pemko Medan atau program siapa? Kalau program Pemko Medan, anggarannya dari mana? Soalnya (program beasiswa) itu tak ada dibahas sama sekali dalam P-APBD 2021 ini. Tapi sekarang saudara Wali Kota justru bilang, beasiswa itu program pribadinya. Nah, sekarang saya malah tambah bingung jadinya,” katanya, Jumat (12/11).
Pasalnya, menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Medan itu, jika program beasiswa tersebut memang merupakan programnya secara pribadi, seharusnya Bobby tidak boleh membawa-bawa instansi Pemko Medan dan perangkat yang ada di jajaran Pemko Medan, dalam program itu.
“Ini yang kita lihat di mana-mana, di flyer beasiswa itu, foto Bobby justru menggunakan seragam (wali kota). Ditambah lagi ada logo Pemko Medan dalam flyer itu. Seharusnya saudara Bobby bisa membedakan, mana Bobby secara pribadi, dan mana Bobby selaku Wali Kota Medan. Kalau itu program pribadi dan bukan program Pemko Medan, seharusnya tidak boleh ada logo Pemko Medan dalam flyer itu. Karena yang bekerja sama dengan Unpri adalah Bobby secara pribadi, bukan Pemko Medan,” tegas Rudiyanto.
Selain itu, sambung Rudiyanto, dalam flyer itu juga tertulis, masyarakat Kota Medan yang ingin mendaftar sebagai mahasiswa Unpri, yang difasilitasi dari program beasiswa itu, harus mendaftarkan diri di kantor-kantor sesuai dengan domisili pendaftar.
“Ini lagi yang buat kami bingung. Programnya bukan program Pemko Medan, tentu anggaran beasiswa ini, pun bukan anggaran Pemko Medan. Lantas apa hubungannya dengan kecamatan? Kenapa mendaftarnya ke kecamatan? Sejak kapan kecamatan mengurusi program beasiswa ataupun program yang bukan milik Pemko Medan?” sergahnya.
Atas hal ini, dia pun meminta Bobby untuk lebih bisa memahami tertib administrasi.
“Untuk itu, saudara Wali Kota harus paham tertib administrasi. Untuk program pribadi, ya tidak perlu membawa-bawa Pemko Medan dan memanfaatkan kewenangannya dengan menugaskan jajarannya, seperti pihak kecamatan, dalam teknis pelaksanaan programnya secara pribadi,” kata Rudiyanto lagi.
Pun begitu, secara pribadi Rudiyanto mengaku, mendukung niat baik Bobby dalam memberikan beasiswa kepada masyarakat Kota Medan, yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana. Bahkan menurutnya, akan lebih baik jika Bobby secara pribadi dapat memberikan beasiswa jenjang sarjana kepada lebih banyak lagi masyarakat Kota Medan. Dengan demikian, kualitas pendidikan masyarakat Kota Medan akan jauh lebih baik. Namun begitu, Bobby diharapkan tetap harus sesuai aturan.
“Kalau bicara niat baik, tentu saya acungi jempol Pak Wali Kota Medan ini. Bahkan, Allah Subhanahu wa Taala selalu memandang segala sesuatunya itu dari niatnya dulu. Secara pribadi, saya tentu mendukung niat baik saudara Wali Kota ini. Bahkan kalau bisa 300 beasiswa itu bukan untuk se-Kota Medan, tapi untuk satu kecamatan, atau satu kelurahan, supaya semua orang bisa kuliah. Tapi sekali lagi, beasiswa di Unpri ini bukan program Pemko Medan, harusnya kesalahan seperti ini tidak perlu terjadi,” pungkasnya. (map/saz)
KUNJUNGAN: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno, didampingi Dirops Ismail Pardede, saat kunjungi Pasar Kwala Bekala, Jalan Pintu Air 4, Kecamatan Medan Johor, Kamis (11/11).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecamatan Medan Johor jadi satu kawasan di Kota Medan yang kerap tergenang banjir, setiap kali hujan turun. Satu di antaranya kawasan Pasar Kepala Bekala, yang berada di Kelurahan Kwala Bekala. Guna mengatasi persoalan banjir di pasar tersebut, PUD Pasar Kota Medan pun mencoba membangun koordinasi dan kolaborasi dengan pihak Kecamatan Medan Johor.
KUNJUNGAN: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno, didampingi Dirops Ismail Pardede, saat kunjungi Pasar Kwala Bekala, Jalan Pintu Air 4, Kecamatan Medan Johor, Kamis (11/11).
Hal ini terungkap ketika Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno, didampingi Dirops Ismail Pardede, mengunjungi pasar yang terletak di Jalan Pintu Air 4, Kecamatan Medan Johor itu, Kamis (11/11) sore.
Kedatangan Suwarno saat itu, untuk meninjau genangan air yang kerap terjadi di jalan menuju pasar. Akibat dari seringnya terjadi genangan air di kawasan tersebut, kondisi jalan menjadi berlubang dan rusak parah. Setelah dicek lebih jauh, ternyata satu penyebabnya adalah drainase yang tersumbat.
“Setelah kami cek, ternyata ada drainase yang tersumbat. Akhirnya kami sepakat, agar drainase dulu dibenahi, sebelum jalan diperbaiki,” ungkap Suwarno, yang bersama-sama dengan Kasi Sarpras Kecamatan Medan Johor Tengku Mahari Abdillah, saat melakukan pengecekan sejumlah drainase di pasar tersebut.
Kasi Sarpras Kecamatan Medan Johor, Tengku Mahari Abdillah menjelaskan, dari hasil peninjauan itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PU Kota Medan untuk menormalisasi drainase. Sebab, dari hasil amatan yang dilakukan, drainase memang sudah tersumbat.
“Jika normalisasi sudah dilakukan, maka pelaksanaan perbaikan jalan pun bisa diselenggarakan,” jelasnya.
Suwarno pun menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan. Selanjutnya, PUD Pasar Kota Medan juga akan berkolaborasi dengan pihak kecamatan untuk bergotong royong membersihkan drainase.
Kepada para karyawan di Pasar Kwala Bekala, Suwarno berpesan, agar segera mengadakan sosialisasi kepada para pedagang, mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Sebab, kebersihan merupakan satu program prioritas dari Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.
“Lakukan koordinasi dengan pihak eksternal, misalnya kelurahan, kecamatan, ataupun organisasi perangkat daerah (OPD), untuk menjaga kebersihan pasar. Jadi untuk kebersihan itu, tidak akan bisa kepala pasar bekerja sendiri, seluruh karyawan harus saling bahu membahu, saling berkolaborasi menjaga kebersihan,” imbaunya. (map/saz)