28.7 C
Medan
Wednesday, January 21, 2026
Home Blog Page 2959

Sumut Segera Punya Kapal Canggih

SUMUTPOS.CO – Sumatera Utara sejak 2004 tidak memiliki lagi kapal pengawas sumber daya kelautan dan perikanan. Namun tidak lama lagi, kapal berukuran 17 meter tersebut, siap kembali beroperasi di provinsi dengan luas lautan 110 ribu km² ini.

 “Kapal pengawas perikanan kita ini panjangnya 17 meter dengan lebar empat meter. Secara umum spesifikasinya terbuat dari aluminium dengan mesin inbord  2×500 Hp. Kapal yang kita punya terakhir tahun 2004. Jadi sudah 17 tahun lamanya kita punya lagi, walaupun baru satu unit,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumut, Mulyadi Simatupang kepada wartawan di kantornya, Senin (8/11).

 Adapun kapal pengawas yang lama, kondisinya sudah afkir. Sejak saat itu, Pemprovsu bersama pemerintah daerah melakukan pengawasan menggunakan kapal pengawas berukuran kecil. “Alhasil yang kerap berhasil kita tangkap adalah yang kecil-kecil juga. Bagaimana kita mau menangkap (kapal) yang besar, sementara untuk mengejarnya spesifikasi kapal kita tak mampu mengimbangi. Tetapi ke depan kita sudah punya yang bagus dengan standarisasi dan teknologi mumpuni. Mohon doanya,” katanya.

 Kapal tersebut saat ini berada di galangan kapal di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Progres pembangunannya sudah berjalan 80 persen hingga Oktober 2021. Diperkirakan pada pertengahan Desember mendatang, kapal tersebut sudah dapat dilakukan uji terakhir untuk segera beroperasi.

 “Alokasi dananya dari APBD Sumut 2021, sebesar Rp9,3 miliar lebih. Ini termasuk program besar di dinas kita, yang tentunya sangat bermanfaat sekali buat pengawasan di perairan laut dan perikanan kita. Selain itu juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Sumut,” terangnya.

 Sebenarnya, kata Mulyadi, perencanaan lelang pengadaan kapal itu sudah pihaknya siapkan di 2019. Lantaran tidak ada perusahaan atau kontraktor di Sumut yang berpartisipasi, DKP akhirnya menunda pelaksanaan tersebut. Alhasil pengadaan serupa kembali dilakukan pada 2020. Setelah didapati pihak pemenang tender, pengerjaan mulai dilakukan di tahun ini.

 “Jujur memang, (perusahaan) yang menang adalah di luar Sumut. Saya menganggap mereka lebih siap sesuai spesifikasi yang kita butuhkan. Rencana akan diserahkan Desember nanti. Kapal ini bisa melaju di atas 12 mil, dan sangat-sangat kita butuhkan,” katanya.

 Di sisi lain, Mulyadi mengungkapkan PAD dinas yang dipimpinnya dari tahun ke tahun terus ada peningkatan. Antara lain retribusi pemakaian kekayaan daerah, sejak 2018 yakni target Rp2 miliar dengan realisasi Rp293 miliar lebih atau 14,69 persen. Lalu di 2019, dari target Rp315 juta terealisasi Rp355.444.500 (112,84 persen).

 Di TA. 2020, dari target Rp330 juta realisasinya Rp1,14 miliar lebih atau 345,55 persen. Selanjutnya di 2021 ini, dari target Rp1.082.000.000, sudah terealisasi Rp831.890.000 atau 76,88 persen. “Sedangkan target kita di TA. 2020 untuk sektor tersebut sama dengan tahun 2021,” imbuhnya.

 Selanjutnya PAD di sektor retribusi produksi usaha, mengalami peningkatan signifikan. Yakni di 2018 dari target Rp700 juta, terealisasi Rp364.335.000 atau 52 persen. Di 2019, dari target Rp440 juta terealisasi Rp397.787.000 atau 90,41 persen. Kemudian di 2020, dari target Rp168 juta terealisasi Rp264.570.000 atau 157,48 persen. Lalu di 2021 ini, dari target Rp550 juta sudah terealisasi Rp454.172.000 atau 82,58 persen.

 Peningkatan PAD berikutnya dari sektor retribusi izin usaha perikanan. Yakni di 2018 dari target Rp1,5 miliar terealisasi Rp1,01 miliar lebih atau 67,33 persen. Di 2019, dari target Rp1,2 miliar lebih terealisasi Rp2,1 miliar lebih atau 172,13 persen. Di 2020, dari target Rp900 juta terealisasi Rp2,3 miliar lebih atau 257,46 persen. Dan di TA. 2021 ini, dari target Rp2,5 miliar lebih sudah terealisasi Rp2,06 miliar lebih atau 80,90 persen.

 “DKP Sumut masuk tiga besar sebagai dinas di jajaran Pemprovsu yang menyumbangkan PAD tertinggi setiap tahunnya, mesti dengan nilai Rp4 miliar PAD yang masuk. Dan yang terbesar itu dari sektor perizinan (perikanan) dan kapal tangkap,” pungkas Mulyadi. (prn/ila)

Banjir Rob Rendam 20 Ribu KK

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Banjir rob masih melanda enam kelurahan di Medan Belawan, Sumatera Utara (Sumut). Ada 20 ribu kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir rob. “Untuk warga yang sakit akibat banjir rob ini kami belum dapat informasi dari Kepling dan Lurah. Kami belum dapat data pastinya dari Lurah tapi diperkirakan sekitar 20 ribu KK dengan ribuan rumah yang terendam di enam kelurahan,” kata Camat Medan Belawan, Subhan Harahap, saat dimintai konfirmasi, Senin (8/11/2021).

 Dia mengatakan banjir sebenarnya mulai berangsur surut. Namun, kata Subhan, banjir rob itu bakal naik lagi karena air laut pasang.”Kalau saat ini sudah surut total tapi nanti pasti masih ada pasang lagi. Kondisi warga yang terdampak rob banyak rumah yang terendam, akibatnya banyak juga barang-barang milik warga yang terendam. Setiap hari warga menguras air yang masuk ke dalam rumah dan membersihkan sisa lumpur dari dalam rumah,” sebut Subhan.

Subhan mengatakan pihaknya telah memberi peringatan ke warga bahwa soal banjir rob sejak 1 November. Dia mengatakan pemerintah setempat juga telah melakukan pembersihan saluran agar air cepat kembali ke laut.”Upaya pembersihan saluran drainase yang tersumbat akibat tumpukan sampah yang dibuang masyarakat juga sudah kami lakukan agar pada saat surut air bisa cepat kembali ke laut melalui paluh-paluh. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan lagi membuang sampah sembarangan karena sampah tersebut dapat menyumbat saluran drainase,” ucap Subhan.

Banjir rob telah melanda kawasan Medan Belawan, Medan, sejak Jumat (5/11). Ada enam kelurahan yang terendam banjir.”Betul. Iya (diakibatkan oleh banjir rob),” kata Camat Medan Belawan, Subhan Harahap.

Seorang bayi 1 bulan tewas diduga tenggelam saat terjadi banjir rob. Bayi itu diduga hanyut saat ditinggal neneknya yang mengambil minum untuk korban.”Pada Sabtu (6/11) sekitar pukul 14.00 WIB, korban bersama neneknya, Erlis, duduk di teras rumah. Ibu Erlis kemudian masuk ke rumah untuk mengambil dodot untuk korban,” kata Subhan, Minggu (7/11).

Usai dari dapur, Erlis kemudian kembali ke teras rumahnya. Saat kembali ke teras, Erlis tidak lagi menemukan cucunya.”Ibu Erlis panik menjerit-jerit minta tolong ke warga, warga pun seketika datang dan turun ke laut melakukan pencarian korban,” tutur Subhan.

Korban kemudian ditemukan warga pada pukul 15.45 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.”Sekitar pukul 15:45 WIB, korban ditemukan warga di sekitar kolong dapur rumah Ibu Erlis dengan posisi terlungkup kepala di bawah,” ucap Subhan.

Warga Diminta Waspada

Masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir Belawan, Kota Medan, diimbau mewaspadai banjir rob 2 hingga 9 Nopember 2021, terutama ketika turun hujan. Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap fenemena alam tersebut.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Belawan Medan, Sugiyono mengatakan kepada wartawan, banjir rob berpotensi melanda kawasan pesisir pada malam hari pada tanggal 2 hingga 9 Nopember 2021 Kondisi ini terjadi akibat adanya aktivitas pasang air laut dan curah hujan cukup tinggi yang dapat mempengaruhi banjir pesisir.

Hal yang sama juga dikatakan Camat Medan Belawan, Subhab Harahap. Dikatakannya kondisi air laut berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan Belawan dan aktivitas masyarakat teruama pada malam hari akan terganggu akibat naiknya air laut ke pemukiman warga. “Masyarakat diimbau untuk selalu waspadai dan siaga mengantisipasi dampak dari banjir rob tersebut, serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” katanya.

Bulan lalu, kawasan Kecamatan Medan Belawan dan kawasan sekitarnya juga dilanda banjir rob. Kondisi ini terjadi akibat tingginya permuksaan air laut 70 sampai 100 sentimeter yang disebabkan pasang air laut. Setidaknya ada 15.000 rumah terendam dan 70.685 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Syarifah Dinda Br Simanjuntak kepada medanbisnisdaily.com, mengatakan, sejak awal bulan lalu dirinya dan keluarga telah mengantisipasi banjir rob dengan meninggikan bangunan rumah, namun banjir rob pada bulan ini tetap juga memasuki rumah, ujar Dinda Br Simanjuntak. Banjir rob juga telah meminta korban jiwa seorang bocah berusia 1,7 bulan warga Kelurahan Belawan Bahagia, Sabtu (5/11/2021). Korban tewas ketika neneknya membuatkan susu, sementara korban seorang diri terjatuh dan ditemukan di bawah kolong setelah rumah air surut. (mbo/ila)

Bupati Nias Selatan Lantik 5 Pejabat Eselon II

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Nias Selatan Hilarius Duha melantik sekaligus mengambil sumpah 5 pejabat struktural eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, di Aula Kantor Bupati Jalan Arah Lagundri, KM 5, Senin (8/11).

Adapun kelima pejabat struktural eselon II, yakni Arifman F Fau Sekretaris DPRD Nias Selatan yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Fanayama, Fanotona Laia sebagai Kaban Kesbangpol yang sebelumnya menjabat Kabag Hukum dan Risalah DPRD, Abdiel Sonasa Amazihono menjadi Kaban Bappeda yang sebelumnya menjabat Plt. Kaban Bappeda, Ridho ASK Fau menjadi Asisten bidang Administrasi Umum sebelumnya Kabag Infrastruktur dan Sawato Lase Kadis P2KBP3A yang sebelumnya Kabag Perencanaan dan Keuangan.

Bupati Nias Selatan dalam arahannya menyampaikan bahwa pelantikan pejabat struktural eselon II ini merupakan hal biasa namun yang luar biasa itu ketika dipercayakan dan dinilai bekerja baik.

“Saya memberikan kepercayaan kepada rekan-rekan untuk menjabat eselon II b, tentu kepercayaan ini saudara tidak hanya bertanggungjawab terhadap saya tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Hilarius Duha yang didampingi Wabup Nisel.

Dia juga meminta kepada para pejabat yang baru dilantik untuk bisa bekerja dengan baik secara profesional dan taat terhadap aturan-aturan berdasarkan regulasi yang ada.

Hilarius Duha, juga mengingatkan para pejabat yang dilantik bahwa pekerjaan yang dikerjakan bukan hanya pekerjaan dinas itu sendiri namun itu adalah merupakan pekerjaan kepala Daerah.

“Karena rekan-rekan yang mengerjakannya, tetapi pekerjaan itu adalah pekerjaan kepala Daerah, bukan pekerjaan individual. Makanya semua pekerjaan mengerucut kepada pemerintah daerah,” ujar Hilarius Duha.

Dalam pelantikan eselon II b tersebut turut dihadiri Sekda, Ikhtiar Duha, Kepala OPD, asisten dan staf ahli lingkup pemerintahan Nias Selatan dengan mematuhi protokol kesehatan. (mag-10/ram)

Tim Gabungan Cari Jejak Harimau Sumatera, Masuk Perkebunan Warga

PADANG LAWAS, SUMUTPOS.CO – Tim gabungan BBKSDA Sumut, bersama aparat TNI- Polri kembali melakukan pencarian jejak Harimau Sumatera liar di sekitar lokasi perkebunan masyarakat, Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas ( Palas), Sumatera Utara.

Kapolres Palas AKBP Indra Yanitra Irawan SIK, M.Si melalui Kapolsek Barumun AKP Miptahuddin, kepada wartawan Senin ( 7/11) menjelaskan tim gabungan kembali melakukan pencarian jejak Harimau Sumatera yang masuk ke perkebunan milik warga.

Pencarian jejak, penghalauan, sekaligus pemasangan CCTV pemantau tersebut, didasari adanya informasi laporan masyarakat yang melihat kembali keberadaan harimau liar itu, di sekitar lokasi perkebunan masyarakat desa setempat.

Terkait keberadaan harimau liar itu, pihaknya kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Ulu Barumun, khususnya masyarakat desa setempat, supaya tetap tenang namun tetap waspada. 

Juga mengurangi aktivitas di lahan perkebunan masing – masing kedepan. Serta saling memberi informasi dan melaporkan secepatnya, apabila ada masyarakat yang melihat harimau liar tersebut atau menemukan jejak injakan kaki yang baru, kepada pihaknya Baik melalui pemerintah desa masing – masing, atau melalui Bhabinkamtibmas Polsek Barumun, kecamatan setempat.

“Kepada masyarakat sekali lagi jangan melakukan tindakan sembarangan yang diluar aturan apabila menemukan atau melihat harimau liar tersebut. Karena selain dapat mengancam keselamatan, harimau juga salah satu satwa yang dilindungi,” katanya.

Ia  mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Ulu Barumun, supaya mendoakan bersama, agar keresahan yang disebabkan keberadaan harimau liar tersebut dapat segera berakhir tampa ada masalah. Dan masyarakat kembali dapat melakukan aktivitas kegiatan masing – masing sebagaimana biasanya, di wilayah kecamatan setempat kedepannya.

Kegiatan pencarian jejak, penghalauan, pengusiran memakai alat jenduman dan pemasangan CCTV pemantau HS liar tersebut, turut diikuti Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI, BBKSDA Sumut Darmawan S.hut. M.Sc dan masyarakat Desa Siraisan. (ant/ram)

Sandiaga Uno: Seni Sebagai Penunjang Kemajuan Lokasi Wisata

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pengembangan wisata tidak hanya pada lokasi atau souvernir. Ada juga hal yang paling penting yaitu hal pendukungnya seperti seni pertunjukan, yang bisa menceritakan kebudayaan suatu lokasi tempat wisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga, Salahuddin Uno.(BAGUS/Sumut Pos).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga, Salahuddin Uno mengatakan bahwa seni pertunjukan atau pementasan adalah salah satu pendukung lokasi wisata. Apalagi seni pertunjukan menceritakan tentang Legenda atau hal lain yang ada di lokasi wisata tersebut.

“Itu pasti menariK, jadi wisatawan bisa mengetahui ceritanya,” sebut Sandi saat menghadiri ‘KaTa Kreatif Indonesia’ di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Senin (8/11) malam.

Sandi mengungkapkan, karena visual lebih menarik dibandingkan hanya mendengarkan cerita. Dengan adanya visual cerita maka wisatawan bisa berimajinasi seakan-akan menyaksikan peristiwa atau legenda tersebut di depan mata.

“Kita juga tahu, seni pertunjukan di Kabupaten Deli Serdang dinilai cukup baik, hal ini dapat dilihat melalui beragam karya ekonomi kreatif yang menembus pasar nasional maupun internasional,” sebut Sandi.

Sandi berharap, Subsektor seni pertunjukan dapat menjadi lokomotif sub sektor ekonomi kreatif Kabupaten Deli Serdang lainnya yang mampu mendorong pembangunan daerah. Program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia merupakan salah satu program Kemenparekraf/Baparekraf yang bertujuan untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengkonservasi kreativitas.

“Selain itu kita berharap dapat mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensI,” pungkasnya.(gus)

Korban Banjir Diminta Mengungsi, Kemensos dan Polres Tebinggitinggi Tinjau Banjir di Desa Mariahpadang Sergai

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi melalui Kabag Ops Kompol Burju Siahaan didampingi dari Kasi PKBA Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, Joko Purnomo meninjau sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang menjadi korban banjir putusnya tanggul Sungai Sibarau di Dusun II Desa Mariahpadang Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (8/11).

Banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Mariahpadang tersebut sempat menghentikan aktivitas warga yang berpenghasilan sebagai petani, karena banyak lahan sawah yang terendam sehingga menimbulkam kerugian hingga ratusan ribu rupiah. Bahkan kedalaman air mencapai selutut hingga dada orang dewasa.

Tampak petugas kepolisian Polres Tebingtinggi bersama Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Sergai dan masyarakat mendistribusikan bantuan menggunakan perahu karet untuk sampai kelokasi pengungsian warga.

Kompol Burju Siahaan mengatakan bahwa sampai saat ini air masih tetap menggenangi jalan menuju Dusun II Desa Mariahpadang dan halaman rumah masyarakat di Dusun II Desa Mariahpadang Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

“Kepada masyarakat Dusun II Desa Mariahpadang yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Sibarau telah diimbau untuk mengungsi ke posko maupun ketempat keluarga masing masing, namun masyarakat tetap bertahan di rumah masing masing karena bencana banjir hampir setiap tahun terjadi,” jelas Kompol Burju Siahaan.

Kasi PKBA Kemensos RI, Joko Purnomo menyatakan bahwa wujud kepedulian pemerintah pusat melalui Kemensos RI untuk memberikan bantuan sembako kepada korban banjir dan kita harapkan bantuan sembako ini diterima langsung oleh warga yang berdampak korban banjir.

“Kami mengimbau kepada Kepala Desa Mariahpadang dan perangkat Desa Mariahpadang agar tenda posko dan tenda untuk penggungsian tetap berdiri dan ditunjuk perangkat yang bertanggung jawab. Diminta juga kepada Kades Mariah Padang  menyiapkan masyarakat untuk tetap memonitor perkembangan kenaikan debit air. “Kami imbau agar warga tetap waspada dan mengungsi apabila debit air Sungai Sibarau mengalami kenaikan,” pungkasnya. (ian/azw)

Gali Potensi Desa, INALUM Gelar Lomba Inovasi di Kabupaten Toba

BALIGE, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) INALUM menyelenggarakan Lomba Potensi dan Inovasi Desa di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Perlombaan ini merupakan bentuk dukungan Inalum terhadap potensi desa yang ada di sekitar wilayah operasional Perusahaan dan berkolaborasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta beberapa dinas terikat lainnya.

Vice Presiden CSR / PKBL INALUM, Zainuddin Iqbal Sidabutar mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kerjasama Pemkab Toba dan seluruh pihak terkait sehingga kegiatan Lomba Inovasi Desa ini dapat berjalan dengan sukses dan berharap bahwa program ini bisa menggali potensi dan inovasi terbaik dari desa-desa di Kabupaten Toba dan Sumatera Utara pada umumnya.

“Lomba Inovasi Desa merupakan kegiatan perdana yang dilakukan PT INALUM (Persero). Kegiatan ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility INALUM untuk memotivasi semua pihak dalam peningkatan potensi yang ada di desa – desa di Kabupaten Toba”, ujar Zainuudin Iqbal Sidabutar dalam sambutannya.

Program ini berlangsung sejak bulan Agustus sampai September 2021 sebagai bagian dari perayaan HUT RI ke-76. Masyarakat khususnya Kabupaten Toba menyambut dengan antusias perlombaan ini. Hal ini dilihat dari jumlah desa yang berpartisipasi untuk turut serta memeriahkan perlombaan.

Ada tiga kategori lomba yang diadakan yakni kategori perekonomian, lingkungan, dan pariwisata. Perlombaan ini diawali dengan desa yang ikut serta mengirimkan video terkait inovasi desa. Video yang terpilih selanjutnya dilakukan penilaian dan survey ke lapangan oleh Tim Penilai.

Bupati Toba, Ir. Poltak Sitorus dalam sambutannya mengucapkan syukur dan berterima kasih atas inisiasi kegiatan inovasi desa yang dilakukan PT INALUM (Persero) dalam mendorong potensi dan inovasi desa.

“Program ini tepat sasaran dan berharap kepada desa-desa pemenang dalam kegiatan inovasi desa dapat terus mengembangkan dan mempertahankan potensi dan prestasinya serta membudayakan atau menyebarkan inovasinya ke desa lain dan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Poltak.

Pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para Juara lomba potensi dan inovasi desa di Kabupaten Toba dilaksanakan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Toba dan PT INALUM (Persero) pada 28 Oktober 2021 di Kantor Bupati Toba – Balige yang juga bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Untuk kategori lingkungan lomba inovasi desa di wilayah kabupaten Toba dimenangkan oleh Kelurahan Pardede Onan – Kecamatan Balige (juara 1), disusul Desa Lumban Gaol – Kecamatan Balige (juara 2), kemudian diikuti oleh Desa Siantar Utara – Kecamatan Parmaksian (juara 3), dan Desa Parsuratan – Kecamatan Balige (harapan 1) serta Desa Tarabunga – Kecamatan Tampahan (harapan 2).

Adapun untuk kategori Ekonomi, Desa Tambunan Sunge – Kecamatan Balige berhasil meraih juara pertama, diikuti Desa Tarabunga – Kecamatan Tampahan pada posisi kedua dan Desa Hutabulu Mejan – Kecamatan Balige di urutan ketiga serta Desa Meat – Kecamatan Tampahan, dan Desa Banjar Ganjang – Kecamatan Parmaksian pada harapan 1 dan harapan 2.

Serta Desa Tarabunga – Kecamatan Tampahan berhasil meraih nilai tertinggi untuk kategori pariwisata disusul Desa Lumban Gaol – Kecamatan Balige di urutan kedua, dan Desa Meat – Kecamatan Tampahan sebagai pemenang ketiga dan Desa Siantar Utara – Kecamatan Parmaksian sebagai harapan 1.

Acara dihadiri oleh Bupati Toba, Ir.Poltak Sitorus, Wakil Bupati Toba, Tonny M.Simanjuntak, SE, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Toba beserta jajaran, Kepala Dinas, Camat dan Kepala Desa bersama dengan Manajemen PT INALUM (Persero) – Vice Presiden CSR & PKBL, Zainuddin Iqbal Sidabutar dan Vice Presiden Public Relations, A.Iqbal Harahap. (rel)

Awal 2022, Gedung DPRD Binjai Dapat Digunakan

BINJAI, SUMUTPOS.CO -Pembangunan Gedung DPRD Binjai di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, sudah masuk tahap terakhir atau penyelesaian. Diprediksi, Gedung DPRD Binjai yang dilakukan rehabilitasi total ini, bakal dapat digunakan awal 2022 mendatang.

“Desember ini sepertinya sudah bisa digunakan,” ungkap Sekretaris DPRD Binjai, Putri Syawal Sembiring, Senin (8/11).

Saat ini, lanjut Putri, Sekretariat DPRD Binjai tengah melakukan persiapan untuk pengadaan isi dalamnya. Seperti kursi, meja, hingga komputer.

“Sudah ada perusahaan yang ikut lelang terbuka dan prosesnya sudah kualifikasi,” tuturnya, yang juga bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam pengadaan tersebut.

Pengadaan tersebut dianggarkan sekitar Rp2 miliar. Barang-barang baru ini, nantinya akan mengisi ruangan paripurna dan unsur pimpinan.

“Sementara perlengkapan yang sudah ada, diberdayakan untuk ruang fraksi dan ruangan lainnya, yang berada di lantai 3,” jelas Putri lagi.

Sekretariat DPRD Binjai, sambung Putri, juga meminta pendampingan dari Kejaksaan Negeri setempat dalam pengadaan tersebut. Ini dilakukan untuk menghindari adanya kerugian negara.

“Mudah-mudahan cepat dipakai gedung DPRD Binjai yang baru ini,” harapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Binjai, Zulfan mengaku, pembangunan gedung DPRD Binjai sudah mencapai tahap akhir. Artinya, pembangunan fisik tersebut bakal rampung pada akhir tahun.

“Pada akhir tahun ini sudah selesai dikerjakan. Pengerjaan sudah sekitar 90 persen lebih,” bebernya.

Dia mengatakan, kemungkinan tahun depan seluruh anggota dewan dapat menggunakan gedung tersebut untuk bekerja.

“Kemungkinan tahun depan sudah dapat digunakan untuk seluruh anggota dewan,” jelas Zulfan.

Gedung ini ditargetkan selesai pada November 2019, tapi molor. Dan pembangunan dilanjutkan kembali pada 2020 lalu, namun tak juga selesai. Alasan utama Pemko Binjai, karena adanya refocusing dana terkait pandemi Covid-19. Dalam pembangunan gedung DPRD Binjai ini, Pemko Binjai menghabiskan anggaran Rp20 miliar.

Gedung baru untuk legislator ini, dibangun berlantai 4. Fasilitas yang ada pada gedung baru itu, yakni satu ruang rapat paripurna, 3 ruang rapat komisi, 10 ruang fraksi, satu ruang rapat Badan Anggaran (Banggar), satu ruang rapat pleno, satu ruang wartawan, ruang kerja Setwan, hingga 3 ruangan untuk unsur pimpinan DPRD Binjai.

Pembangunan gedung ini, awalnya dikerjakan PT Cahaya Artha Indonesia sebagai kontraktor. Namun dalam pengerjaanya, perusahaan ini terbilang lambat, berdasar batas waktu yang ditentukan oleh Pemko Binjai. Karena itu, perusahaan tersebut dikenakan pinalti.

Karena tidak juga selesai, Dinas PUPR Kota Binjai kembali menganggarkan Rp25 miliar untuk pembangunan, dan pengerjaannya dilanjutkan PT Manel Star asal Kota Medan. Total, jumlah anggaran yang dikeluarkan untuk membangun gedung DPRD Binjai ini, mencapai Rp45 miliar. (ted/saz)

Teks Foto

TEDDY AKBARI/SUMUT POS

DIBANGUN: Gedung DPRD Binjai di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota.

Jembatan Sei Wampu Segera Diserahterimakan, Bupati Terima Audiensi Camat Kutambaru

KUALA, SUMUTPOS.CO -Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin menerima audiensi Camat Kutambaru, Edi Suratman, didampingi Kepala Desa Kuta Gajah, Jiman Tarigan di kediaman pribadi Bupati Langkat, Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Sabtu (6/11) lalu.

Adapun audiensi ini, dalam rangka rencana persiapan serah terima Jembatan Sei Wampu dari PT Aek Simonggo Energi (ASE) kepada Pemkab Langkat, yang berlokasi di Desa Kuta Gajah, Kecamatan Kutambaru.

Camat Kutambaru, Edi Suratman mengatakan, Jembatan Sei Wampu yang dibangun PT ASE kini sudah  dapat dipergunakan oleh masyarakat. Sebelumnya, pun telah dilakukan peninjauan kesiapan dan kelengkapan oleh Dinas PUPR Kabupaten Langkat, yang didampingi olehnya, Kepala Desa Kuta Gajah, Kepala Desa Perkebunan Marike, serta pimpinan PT ASE.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin yang menerima langsung audiensi tersebut, menyampaikan terima kasih serta menyambut baik rencana penyerahterimaan Jembatan Sei Wampu tersebut, dari PT ASE kepada Pemkab Langkat.

Rencana meyakini, dengan selesainya pembangunan Jembatan Sei Wampu tersebut, akan mempermudah akses masyarakat, khususnya Dusun Kuta Gajah, dan masyarakat lainnya, untuk membawa hasil perkebunan dan urusan lainnya, dari Desa Kuta Gajah melalui Desa Perkebunan Marike, menuju Kecamatan Kutambaru.

“Saya yakin, melalui jembatan ini akan mempermudah akses kegiatan masyarakat, dan meningkatkan perekonomian,” ungkap Rencana.

Lebih lanjut, Rencana berharap, dari adanya kegiatan perusahaan pembangkit listrik milik PT ASE, ke depannya dapat memberikan kompensasi, berupa layanan listrik gratis. Sehingga masyarakat sekitar ikut merasakan dampak positif, serta membantu peningkatan perekonomian, dengan berkurangnya beban masyarakat.

Turut hadir pada audiensi tersebut, Staf Khusus Bupati Sedar Sembiring, Syahrul, Kepala Dinas Pendidikan Saiful Abdi, dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Romlan Harahap. (mag-6/saz)

Pemko Medan dan UINSU Bahas Program Masjid Mandiri

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan (UINSU) menjalin kerja sama Memorandum of Understanding (MOU) dalam bidang pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pelatihan dewan pengawas koperasi syariah Masjid. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan bersama antara Wali Kota Medan, Bobby Nasution dengan Rektor UIN Sumatera Utara, Syahrin Harahap di Kampus UINSU, Senin (8/11).

Dengan adanya MOU ini diharapkan dapat mendukung program Pemko Medan khususnya dalam mewujudkan Program Masjid Mandiri yang telah dicanangkan oleh Wali Kota Medan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan juga menerima penghargaan dari Rektor UINSU sebagai tokoh yang peduli ekonomi islam melalui Program Masjid Mandiri.

Dalam sambutan Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyampaikan rasa terimakasih kepada UINSU yang telah mendukung program Pemko Medan, di antaranya mewujudkan seluruh masjid di Kota Medan menjadi Masjid Mandiri. Sebab untuk menjadikan Masjid Mandiri harus memenuhi 16 poin yang harus diselesaikan baik oleh Pemko Medan, BKM Masjid dan stakeholder terkait lainya.

“Kita ingin menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja tetapi juga tempat pradaban dan pusat ekonomi syariah yang harus dimulai dari Masjid sehingga kita dapat bersaing,”kata Bobby Nasution.

Selanjutnya, Bobby Nasution juga mengapresiasi UINSU yang telah berkenan membantu Pemko Medan dalam memberikan kesempatan bagi para anak-anak Kota Medan yang berprestasi dan mengharumkan nama Kota Medan di bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) untuk melanjutkan pendidikan di UINSU tanpa harus mengikuti seleksi.

“Alhamdulillah UINSU mau membantu Pemko Medan menerima adik-adik kita yang berprestasi diajang MTQ agar dapat melanjutkan pendidikan di UINSU tanpa tes seleksi.”Ucap Bobby Nasution yang hadir didampingi pimpinan OPD terkait diantaranya Asisten Pemerintahan dan Sosial, M. Sofyan, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Regen, Kabag Kerjasama, Ummy Wahyuni, dan Kabag Kesejahteraan Rakyat, Khoiruddin.

Sementara itu Rektor UINSU, Syahrin Harahap turut mengapresiasi langkah Wali Kota Medan yang memajukan Masjid melalui program Masjid Mandiri. Sebab, menurutnya pembangunan tidak bisa terlepas dari spritualitas.

“Dari Masjid Mandiri tersebut nantinya ada dua poin penting yakni ekonomi dan pendidikan di Masjid, karena itu kami siap mendukung program ini sekaligus menobatkan Bapak Wali Kota Medan sebagai tokoh yang peduli dengan ekonomi islam,” pungkasnya. (rel/azw)