MEDAN, SUMUTPOS.CO -Universitas Sumatera Utara (USU) menduduki peringkat ke 19 sebagai universitas terbaik di Indonesia. Hal itu berdasarkan data yang dirilis Quacquarelli Symonds Asia University Rankings (QS AUR) 2022. Sementara di Asia, USU menjadi yang terbaik di peringkat 501-550 dari 687 institusi pendidikan yang dinilai.
QS AUR 2022 pertama kali dirilis pada 2009. Dalam pemeringkatan ini, digunakan sejumlah metodologi, yakni reputasi akademik berdasarkan survei global 30%, reputasi lulusan berdasarkan survei global 20%, rasio fakultas/mahasiswa 10%, sitasi penelitian terindeks scopus 10%, jejaring penelitian internasional 10%.
Riset per fakultas yang terindeks scopus 5%, reputasi akademik berdasarkan survei global 30%, reputasi lulusan berdasarkan survei global 20%, rasio fakultas/mahasiswa 10%, sitasi penelitian terindeks scopus 10%, jejaring penelitian internasional 10%, riset per fakultas yang terindeks scopus 5%, jumlah staf dengan gelar doktor 5%, jumlah mahasiswa internasional 2,5%, jumlah fakultas internasional 2,5%, proporsi mahasiswa pertukaran masuk 2,5% dan proporsi mahasiswa pertukaran keluar 2,5%.
QS Asia University Rankings menyoroti universitas-universitas top di Asia setiap tahun. Metodologi yang digunakan untuk membuat peringkat serupa dengan yang digunakan untuk QS World University Rankings.
Rektor USU Dr Muryanto Amin mengatakan, untuk memantapkan program internasionalisasi USU melakukan pemetaan keunggulan universitas. Ada lima keunggulan USU yang bisa dijadikan modal untuk memperbaiki peringkat USU ke depan, yaitu keunggulan di bidang Agricultural and Biological Sciences, Business, Management, and Accounting, Environmental Science, Biochemistry, Genetics, and Molecular Biology dan Earth and Planetary Sciences.
Keunggulan USU itu pada bidang itu didasari pada jumlah sitasi dan jurnal ilmiah yang banyak dirujuk oleh peneliti lainnya. Bidang Agricultural and Biological Sciences misalnya, meraih ranking 445 di world ranking, peringkat 133 di asian ranking dan peringkat satu di Indonesian ranking.
“Dengan pemetaan yang kita lakukan, maka kita bisa dapat fokus meningkatkan bidang apa yang menjadi prioritas kita ke depan. Kita akan dorong sehingga keunggulan itu menjadi ciri khas USU dalam menapaki internasionalisasi,” sebutnya, Senin (8/11).
Terkait capaian USU di QS AUR 2022, rektor berharap hal itu bisa menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja khususnya peningkatan pada indikator-indikator penilaian dalam pemeringkatan internasionalisasi.
“Program internasionalisasi ini setiap tahun akan menjadi perhatian universitas untuk terus dioptimalkan dan disosialisasikan sehingga target internasionalisasi sesuai Renstra USU pada 2025 dapat tercapai,” katanya.(gus/azw)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Utara 2022 pada 21 November ini, sejumlah elemen buruh/serikat pekerja kembali berteriak minta naikkan upah.
Kali ini mereka lakukan aksi di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (8/11) siang. Adapun tiga elemen buruh yang berunjuk rasa; Serikat Buruh Merdeka Indonesia (SBMI), DPC F SB KIKES KSBSI dan PPMI.
“Kami hadir di sini untuk mengingatkan Bapak Gubernur agar upah yang ditetapkan tahun 2022, adalah upah yang memang layak untuk pekerja buruh Sumut,” kata Koordinator Serikat Pekerja/Buruh Sumut, Rintang Berutu di sela-sela aksi menjawab wartawan.
“Kita tau semua bahwa upah 2021 sesuai instruksi menteri tidak naik. Sehingga banyak daerah-daerah upahnya tidak naik. Hanya di Sumut, Kota Medan mengalami kenaikan walaupun sangat kecil,” sambung dia.
Di samping memerhatikan kesejahteraan bagi buruh, pihaknya pun mendesak agar Gubernur Edy Rahmayadi dapat menginstruksikan atau memberi pengarahan kepada Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) se-Sumut agar penetapan UPM memedomani prinsip keadilan. “Karena bagi kami melewati masa pandemi hampir dua tahun ini yang mengalami kesulitan adalah pekerja buruh,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyebut, tindakan berbeda justru ditunjukkan pemerintah kepada pengusaha maupun investor selama pandemi Covid-19 berlangsung. “Sangat jelas kita tau untuk pengusaha untuk investor di back-up pemerintah dengan berupa kebijakan tidak menaikkan upah pekerja buruh. Sedangkan pekerja buruh mengalami kesulitan dan tak ada perhatian dari pemerintah,” ungkap Rintang.
Di akhir tuntutannya, ketiga elemen serikat pekerja itu mendesak kenaikan UMP Sumut sebesar 8 persen. “Kami menegaskan kepada Bapak Gubernur untuk menunjukkan keseriusannya kepada pekerja buruh Sumut demi rakyat sumut yang bermartabat. Naikkan UMP sebesar 8 persen. Naikkan UMK Medan dan Deliserdang masing-masing 10 persen,” pungkasnya.
Aksi tersebut berlangsung damai dan tertib. Terlihat aparat kepolisian dan Satpol PP Sumut, berjaga-jaga di lokasi aksi untuk mencegah kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Usai berorasi, perwakilan masing-masing serikat buruh diakomodir oleh Pemprov Sumut guna menyampaikan aspirasi mereka secara resmi. Adapun Pemprov Sumut, mengaku siap menyampaikan aspirasi tersebut kepada Gubernur Edy Rahmayadi.
Selain menggelar aksi di Kantor Gubernur, ratusan buruh ini juga menyambangi Balaikota Medan. Mereka meminta Wali Kota Medan Bobby Nasution agar mengajukan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Medan tahun 2022 sebesar 10 persen dari nilai UMK saat ini.
Pantauan Sumut Pos, ratusan buruh tersebut hadir di Balai Kota Medan sekitar Pukul 10.00 WIB. Setibanya di depan pintu gerbang Balai Kota Medan, para buruh langsung meneriakkan tuntutannya. “Kami minta kepada Pak Bobby Nasution, supaya Pemko Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) dapat mengajukan kenaikan UMK Medan di tahun 2022 kepada Pemerintah Provinsi. Kami minta, agar kenaikan UMK tidak kurang dari 10 persen, karena hal itu telah diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan,” teriak Ketua Umum SBMI Rintang Berutu SH.
Apalagi katanya, di tahun 2021 ini, UMK Medan tidak naik sama sekali bila dibandingkan dengan UMK Medan Tahun 2019. Dengan kata lain, UMK Medan Tahun 2019 sama besarnya dengan UMK Medan tahun 2020, yakni senilai Rp3.222.556. Alasan tidak naiknya UMK di tahun 2020, tak terlepas sebagai imbas dari Pandemi Covid-19. Akibat pandemi, ekonomi sempat terpuruk dan berakibat kepada tidak naiknya UMK di tahun ini.
“Selama pandemi, upah tak naik, tapi justru disaat itu juga harga bahan-bahan pokok meningkat. Apalagi di penghujung tahun seperti ini. Dengan harga-harga yang terus naik tapi upah kami tidak naik-naik, bagaimana kami bisa hidup? Kami minta kepada Wali Kota Medan Pak Bobby Nasution, tolong naikkan upah kami tahun depan, setidaknya 10 persen. Jangan lagi upah kami tidak naik, anak istri kami butuh makan, butuh sekolah, butuh biaya hidup. Beri kami para buruh hidup yang layak,” tegasnya.
Minta Kadisnaker Medan Dicopot
Selain itu, para buruh juga meminta Wali Kota Medan segera mencopot Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Hannalore Simanjuntak dari jabatannya. Meskipun para buruh mengetahui masa jabatan Hannalore hanya tinggal satu bulan lagi, sebab Hannalore akan memasuki masa pensiun pada bulan Desember mendatang.
“Kami minta kepada Pak Wali Kota, copot Ibu Kadisnaker Kota Medan Hannalore dari jabatannya. Kami tahu Ibu Kadis akan pensiun bulan depan, Bulan Desember, tapi kami butuh Kadisnaker yang berkompeten secepatnya,” kata Ketua BPC SBMI Kota Medan, Saiful Amri.
Alasannya, para buruh menilai jika Hannalore tidak pernah bekerja dengan baik, terutama dalam memperjuangkan nasib para buruh di Kota Medan. Sebaliknya, Hannalore justru disebut selalu membuat gab (jarak) antara para buruh dengan Dinas Ketenagakerjaan. “Ibu Kadis tidak pernah melakukan apa-apa, dia selalu mempercayakan semuanya kepada bawahannya yang tidak berkompeten. Copot Hannalore sebagai Kadisnaker Kota Medan, ganti dengan yang berkompeten,” ujarnya.
Pantauan Sumut Pos, Pemko Medan menerima sejumlah perwakilan dari para buruh untuk bertemu Wali Kota Medan Bobby Nasution di kantornya. Usai melakukan pertemuan, para buruh pun beranjak dari kantor Wali Kota Medan menuju kantor Gubernur Sumatera Utara.
Pemko Medan Tunggu UMP
Terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Hannalore Simanjuntak menanggapi tuntutan Serikat Buruh terkait kenaikan UMK Medan sebesar 10 persen. Hannalore mengatakan, penetapan UMK dilakukan Dewan Pengupahan yang terdiri dari unsur pekerja, pemerintah dan pelaku usaha.
“Jadi kalau untuk penentuan upah yang akan dibicarakan itu, ada dewan pengupahan. Dewan pengupahan ini yang akan membicarakan pengupahan yang akan ditetapkan. Di dewan pengupahan unsur pemerintah ada, unsur pengusaha ada, unsur pekerja juga ada,” jawab Hannalore, Senin (8/11).
Ditanya mengenai sikap Pemko Medan terkait tuntutan tersebut, Hannalore mengaku pihaknya menunggu peraturan dari pemerintah pusat dan provinsi. “Jadi ketentuan dari pusat belum kita terima, belum dapat kita, peraturan nya itu harus ada petunjuk dari kementrian. Karena dari provinsi juga belum ada ketentuan UMP, untuk menentukan UMK kita harus ada ketentuan UMP terlebih dahulu,” tuturnya.
Dijelaskannya, kenaikan upah tersebut nantinya akan berdasarkan keputusan dari dewan pengupahan. “Kita tetap mematuhi mekanisme dan kita belum membahas karena upah minimum provinsi belum ditetapkan gubernur. UMK itu tidak boleh di bawah provinsi, kalau sesuai mekanisme (naik 10 persen) ya silakan. Kita lihat saja nanti, bukan pasrah, itu yang menentukan bukan kita, ada dewan pengupahan yang menentukan kita tetap mematuhi ketentuan,” pungkasnya. (prn/map)
SUMUTPOS.CO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno, mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sumatra Utara (Sumut) khususnya Kota Medan untuk memanfaatkan stimulus Bangga Buatan Indonesia (BBI) senilai Rp50 juta per UMKM. Program ini dilakukan untuk membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha mereka setelah diterjang pandemi Covid-19.
PROGRAM ini merupakan rangkaian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia untuk mendorong peningkatan transaksi penjualan produk kreatif nasional para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor fesyen, kriya dan kuliner di platform digital. “Ayo, segera mendaftar. Stimulus Rp50 juta adalah bentuk dorongan pemerintah bagi pelaku ekonomi kreatif. Slot kini masih tersisa 3.000 dan harus segera dimanfaatkan,” kata Sandiaga, pada acara Pengembangan KataKreatif Indonesia Workshop Pelaku Ekonomi Kreatif, di Medan Club, Jalan Kartini Medan, Senin (8/11).
Sandiaga memastikan, pendaftaran untuk mendapatkan bantuan tersebut, pelaku usaha tidak perlu ribet. Calon penerima bantuan cukup mendaftarkan usahanya di stimulus-bbi.kemenparekraf.go.id. Dengan persyaratan sudah ditetapkan oleh pihak Kemenparekraf. “Ini murni program stimulasi, gak pake ribut, gak pake mumet, gak pake bentar-bentar, hari ini bisa klaim,” ucap mantan Wakil Gubernur DKI itu.
Bantuan UMKM ini, lanjut Sandiaga, berlaku untuk berlaku UMKM kuliner, fashion, kerjaninan dan lain-lain. Ia berharap dengan berkembangnya UMKM ini, dapat membuka seluas-luasnya lapangan kerja di Tanah Air ini. “Mudah-mudahan ini, bisa menggerakan ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ungkap Sandiaga.
Dia berharap, stimulus ini mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan mengajak masyarakat ikut berperan dengan lebih memilih untuk membeli produk buatan dalam negeri. Pemerintah menyediakan bantuan Stimulus BBI berupa voucher belanja Rp100.000 untuk setiap pembeli. Total bantuan voucher maksimal Rp50 juta untuk merchant terpilih yang memenuhi syarat.
Sandiaga mengatakan, saat ini, lapangan kerja mulai terbuka dan UMKM men jadi salah satu sektor yang menciptakan lapangan kerja. Karena itu, stimulus BBI ini diharapkan dapat dimanfaatkan UMKM dan ikut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional.
Kota Medan sendiri yang terpilih menjadi Kota Kreatif di Indonesia, diharapkan dapat memanfaatkan stimulus ini. Apalagi saat ini UMKM sudah mulai bangkit setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rahman mengatakan, saat ini memang sudah mulai ada kebangkitan ekonomi di Kota Medan. Karena itu juga pihaknya akan segera membuka kembali Kesawan City Square. Selain itu, Pemko Medan juga menekankan untuk lebih masif lagi menginformasukan UMKM dan apa yang dibutuhkan. “Supaya anggaran pusat dan daerah tidak sia-sia. Anggaran untuk pengembangan UMKM harus digunakan dengan tepat. Bukan malah untuk bayar sekolah, listrik dan lainnya. Sekarang UMKM sedang di data secara detail,” katanya.
Mengutip laman stimulus-bbi.kemenparekraf.go.id, program ini ditujukan bagi pelaku ekonomi kreatif pada subsektor fesyen, kriya dan kuliner di platform digital. Syarat penerima bantuan yakni produk merupakan buatan Indonesia dan tervalidasi sebagai merek lokal. Kemudian merchant dimiliki WNI dan merupakan produsen atau distributor resmi yang memiliki hak kuasa atas merek untuk produk kategori fesyen, kuliner, dan kriya.
Selanjutnya memiliki sertifikat merek yang masih berlaku dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan terdaftar sebagai merchant di Platform Digital yang bekerjasama dengan Program SBBI. Lalu yang terakhir harus memiliki NIB atas nama pribadi atau badan usaha.
2022, Target 2 Juta Kunjungan Wisman
Di sisi lain, Kemenparekraf menargetkan 2 juta kunjungan wisman pada tahun 2022. Untuk itu, Kemenparekraf akan membuka pariwisata Indonesia untuk wisatawan mancanegara (Wisman). Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengaktifkan kembali dunia pariwisata Tanah Air ini. Salah satunya, sarana dan prasarana protokol kesehatan disetiap objek wisata.
Di tahun 2022, Sandiaga mengatakan, pihaknya ingin membuka secara normal pariwisata di Indonesia bagi wisatawan Nusantara. Sehingga orang Indonesia cukup berliburan di Tanah Air. “Untuk di tahun depan, angka kunjungan wisatawan Nusantara pulih,” ucap Sandiaga.
Sandiaga mengungkapkan, baru-baru ini pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga sudah menggelar rapat kerja dengan DPR RI dengan pembahasan target Wisman tahun 2022.
“Wisatawan mancanegara mulai terbuka, sesuai dengan kita sepakati dengan DPR RI, Bapenas 1,5 juta sampai 2 juta kunjungan wisatawan mancanegara,” sebutnya.
Sedangkan, aktivitas wisatawan di Indonesia ini. Sandiaga mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan secara peningkatan, bertingkat, bertahap dan berkelanjutan. Hingga akhir 2021, Mantan Calon Wakil Presiden 2019 itu, menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 20 persen hingga 30 persen.
Optimis target itu tercapai, Sandiaga menjelaskan, akan digelarnya Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Bali, pada 1 Desember 2021. Ditambah lagi, ada beberapa even internasional juga akan digelar di Indonesia. “Apa lagi, ada G-20 dan berapa event internasional, kita lakukan. Kita membidik, peningkatan 20 persen hingga 30 persen (sampai akhir tahun 2021),” ucap politisi Partai Gerindra itu. (gus)
MEDAN, SUMUTPOS.CO—Partai Demokrat baru saja kehilangan salah satu kader terbaiknya. Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Abdul Wahab Dalimunthe tutup usia pada Senin (8/11/2021) dikarenakan sakit.
Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada pukul 14.15 WIB di Rumah Sakit Columbia Medan, Sumatera Utara.
Almarhum Abdul Wahab Dalimunthe merupakan Anggota DPR RI tertua di keanggotaan periode 2019-2024 yang berasal dari daerah pemilihan Provinsi Sumatera Utara.
Oleh karena itu, Edhie Baskoro Yudhoyono selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum.
“Saya selaku pribadi dan atas nama Fraksi Partai Demokrat DPR RI turut kehilangan. Inalillahi wainailahi rojiun. Beliau adalah pejuang Demokrat yang hebat, humble, dan tak kenal lelah,” ungkap pria yang kerap disapa Ibas melalui pernyataan tertulis kepada sumutpos.co, Senin malam.
Ibas juga menyampaikan doa agar Almarhum Wahab diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
“Semoga Almarhum Pak Wahab Dalimunthe tenang, tentram, dan bahagia di surga. Diampuni segala dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya, husnul khotimah. Aamiin ya rabbal alamin,” pungkas Ibas.
Saat ini jenazah Abdul Wahab Dalimunthe disemayamkan di rumah duka, kompleks Setia Budi Indah (Tasbi), Blok II No.22 Medan.
Rencananya almarhum akan dimakamkan pada Selasa (8/11/2021) usai Salat Zuhur. Almarhum akan dimakamkan di pemakaman sekitar Masjid Al Musabbihin, Kompleks Tasbi Medan. (rel/prn)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Evaluasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada wilayah Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali dilakukan kembali pada minggu ini. Kondisi pandemi sudah sangat membaik jika dibandingkan dengan puncaknya pada Juli 2021 lalu.
Per 7 November 2021, jumlah Kasus Aktif sebesar 10.825 kasus atau 0,3% dari total keseluruhan kasus, dan ini jauh lebih baik daripada rata-rata Global yang sebesar 7,4%. Apabila dibandingkan dari kondisi puncak di 24 Juli 2021, maka persentasenya sudah turun 98,11%. Kasus Konfirmasi Harian rata-rata 7 hari (7DMA) sebesar 543 kasus, dengan tren penurunan per 7 November yaitu sebanyak 444 kasus, atau sudah turun 99,2% dari situasi puncak 15 Juli 2021.
Secara nasional, persentase Tingkat Kesembuhan (Recovery Rate/RR) adalah 96,37% lebih baik dari Global yang sebesar 90,52%, Tingkat Kematian (Case Fatality Rate/CFR) adalah 3,38%, dengan penurunan total kasus aktif adalah -97,59%.
“Selama 2021 ini, tren penurunan kasus secara konsisten terjadi di Jawa-Bali maupun Luar Jawa-Bali dengan tren penurunan di luar Jawa Bali yang lebih tinggi dibandingkan Jawa-Bali. Proporsi kasus dari luar Jawa-Bali menurun sejak akhir Oktober 2021. Data proporsi Luar Jawa-Bali terhadap Total Kasus Nasional (per 7 November): Kasus Konfirmasi 25,2% (112 dari 444 kasus), dan Kasus Aktif 47,9% (5.736 dari 11.960 kasus),” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Ratas Evaluasi PPKM, Senin (8/11).
Kondisi yang terus membaik ini juga diakui oleh WHO, di mana dalam Covid-19 Situation Report No. 79 (3 November 2021), disebutkan oleh WHO bahwa seluruh Provinsi di Indonesia telah berada pada Tingkat Penularan Masyarakat (Community Transmission/CT) Level 1 atau Tingkat Penularan Rendah. Hal ini berarti seluruh provinsi sudah berada pada CT1, yang merupakan tingkat penularan/infeksi rendah pada periode 25 hingga 31 Oktober 2021.
Hasil laporan tersebut sejalan dengan angka Tingkat Reproduksi (Rt) virus Covid-19 yang masih terus terkendali, yakni berada di angka 0,95 per 5 November. “Hal ini akan terus dijaga dengan terus mendorong program Penerapan Prokes, 3M dan 3T secara ketat, serta percepatan Vaksinasi secara konsisten,” imbuh Menko Airlangga.
Sementara, dari segi mobilitas penduduk memang sudah mulai meningkat dalam beberapa minggu terakhir, namun kasus Covid-19 masih tetap terkendali atau tidak diikuti dengan peningkatan kasus. Jika dilihat per pulau, mobilitas tertinggi terjadi di Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua yang sudah meningkat melebihi kondisi pra-pandemi Covid-19.
Selain itu, kabar baik juga datang dari Indonesia Covid Recovery Indeks yang dirilis oleh Nikkei. Menurut data Indeks Nikkei, Indonesia berada di peringkat 41 dari 121 negara di dunia, tertinggi di antara negara-negara lain di ASEAN, dengan nilai 56 (31 Oktober 2021). Peringkat ini membaik dari sebelumnya yang berada di peringkat 54.
Perkembangan Kondisi Luar Jawa-Bali
Dilihat dari jumlah kasus aktif di Luar Jawa-Bali, per 7 November 2021, sebesar 5.736 kasus atau 0,4% dari total kasus, atau sudah menurun 97,5% dari puncaknya di 6 Agustus 2021. Kasus Konfirmasi Harian rata-rata 7 hari (7DMA) sebesar 159 kasus dengan tren terus menurun, per 7 November sebanyak 112 kasus, atau sudah menurun 99,5% dari puncak 06 Agustus 2021.
Untuk di Luar Jawa-Bali, jumlah Kasus Kesembuhan (RR), Kasus Kematian (CFR), dan penurunan jumlah Total Kasus Aktif, adalah sbb:
Sumatera: RR = 96,13% dan CFR = 3,57%, dengan penurunan (jumlah total kasus aktif) -98,02%
Nusa Tenggara: RR = 97,41% dan CFR = 2,34% dengan penurunan -98,23%
Kalimantan: RR = 96,55% dan CFR = 3,17% dengan penurunan -97,90%
Sulawesi: RR = 97,10% dan CFR = 2,63% dengan penurunan -98,16%
Maluku dan Papua: RR = 96,07% dan CFR = 1,75% dengan penurunan -90,26%
Mengenai Level Asesmen per 5 November 2021, dari 27 Provinsi di Luar Jawa-Bali tercatat bahwa tidak ada Provinsi yang masuk Level 4 dan Level 3; Terdapat 22 Provinsi pada Level 2, serta 5 Provinsi di Level 1 yaitu Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, Jambi, dan Gorontalo.
Sementara, jika dilihat dari masing-masing Kabupaten/Kota, maka tidak ada Kabupaten/Kota yang masuk di Level 4, terdapat 4 Kabupaten/Kota pada Level 3, sebanyak 231 Kabupaten/Kota di Level 2; dan sebanyak 151 Kabupaten/Kota pada Level 1.
Dari hasil evaluasi tersebut, diputuskan bahwa penerapan PPKM di Luar Jawa-Bali diperpanjang selama dua minggu, mulai 9 November hingga 22 November 2021. Kriteria penerapan level PPKM berdasarkan Level Asesmen Situasi Pandemi dan ditambahkan pertimbangan Capaian Vaksinasi di Kabupaten/Kota tersebut, untuk Kabupaten/Kota dengan Capaian Vaksinasi Dosis 1 kurang dari 50%, Level PPKM-nya akan dinaikkan 1 level lebih tinggi (dari hasil evaluasi).
Sehingga, untuk PPKM periode berikutnya ini terdapat 156 Kabupaten/Kota dengan Level Asesmen 2 yang capaian vaksinasinya kurang dari 50%, dinaikkan menjadi Level 3 (Total PPKM Level 3 menjadi 160 Kabupaten/Kota); kemudian untuk 100 Kabupaten/Kota dengan Level Asesmen 1 yang capaian vaksinasinya kurang dari 50%, dinaikkan menjadi Level 2 (Total PPKM Level 2 menjadi 175 Kabupaten/Kota); dan 51 Kabupaten/Kota dengan Asesmen Level 1 yang capaian vaksinasinya sudah mencapai lebih dari 50%, jadi tetap di Level 1 (Total PPKM Level 1 menjadi 51 Kabupaten/Kota).
Capaian Vaksinasi
Pencapaian vaksinasi semakin mendekati target, yaitu per 7 November sudah sebanyak 205.355.327 dosis telah disuntikkan, dengan 60,11% target telah tervaksinasi sebagian (baru Dosis 1) dan 37,96% tervaksinasi lengkap (Dosis 1 dan 2). Percepatan vaksinasi pada masyarakat umum dan lansia juga menunjukkan hasil signifikan. Secara kumulatif, suntikan terpantau masih sesuai tren yang diharapkan untuk mencapai 80% Dosis 1 dan 60% Dosis 2. Jika dilihat di masing-masing Provinsi, terdapat 18 Provinsi (dari 34 Provinsi) dengan jumlah Vaksinasi Dosis-1 sudah mencapai lebih dari 50%.
Sementara, capaian vaksinasi di 27 Provinsi Luar Jawa-Bali, untuk Dosis-1 tercatat baru 6 Provinsi yang capaiannya di atas nasional (60,11%) yakni Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Utara. Sedangkan, 21 Provinsi lainnya masih berada di bawah nasional dan perlu diakselerasi.
Kalau untuk capaian vaksinasi Dosis-2 untuk daerah Luar Jawa-Bali, baru 4 Provinsi yang angkanya berada di atas nasional (37,96%) yaitu Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Timur, dan Jambi. Sedangkan 23 Provinsi lainnya masih berada di bawah rata-rata nasional.
Perkembangan Sisi Ekonomi
Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) s.d. 5 November 2021 mencapai Rp456,35 triliun atau 61,3% dari pagu Rp744,77 triliun. Jika dilihat per klaster, maka realisasinya adalah sbb:
Realisasi Klaster Kesehatan sebesar Rp126,65 triliun (58,9%);
Realisasi Klaster Perlinsos sebesar Rp132,49 triliun (72,4%);
Realisasi Klaster Program Prioritas sebesar Rp72,59 triliun (61,6%);
Realisasi Klaster Dukungan UMKM dan Korporasi sebesar Rp63,45 triliun (39,1%);
Realisasi Klaster Insentif Usaha sebesar Rp61,17 triliun (97,4%).
Realisasi Klaster Kesehatan yang sebesar Rp126,65 triliun yang utama adalah untuk Diagnostik (Testing dan Tracing) realisasi sebesar 68,5% atau Rp3,08 triliun; Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes) sebesar Rp14,31 triliun atau 75,6% dari pagu Rp18,94 triliun; dan Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan) sebesar 45,3% atau Rp26,18 triliun.
Sedangkan, realisasi dari klaster Perlinsos yang sebesar Rp132,49 triliun, antara lain digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 73,4% atau Rp20,79 triliun dari pagu Rp28,31 triliun, Kartu Sembako sebesar 66,6% atau Rp33,22 triliun dari pagu Rp49,89 triliun, BLT Desa sebesar 64,00% atau Rp18,43 triliun dari pagu Rp28,80 triliun; dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 75,60% atau Rp6,65 triliun dari pagu Rp8,80 triliun.
Untuk kondisi makro ekonomi, indikator utama Sektor Eksternal menunjukkan resiliensi yang baik hingga awal November 2021. Posisi Cadangan Devisa dan Surplus Neraca Perdagangan Indonesia relatif terus meningkat sejak 2019 hingga Oktober 2021, kemudian IHSG dan Nilai Tukar memiliki tren fluktuatif, namun tetap membaik pada awal bulan ini. Indonesia juga berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,51% (YoY) pada Kuartal III-2021.
“Dengan momentum perekonomian yang masih dalam jalur positif dan terus membaik, Pemerintah optimis perekonomian nasional akan mencatatkan pertumbuhan 3,7% s.d. 4,0% (YoY) selama tahun 2021, dan di tahun 2022 diproyeksikan akan tumbuh 5,2% (YoY). Hal ini sejalan dengan proyeksi dari berbagai Lembaga Internasional,” tutup Menko Airlangga.
Turut hadir dalam Konferensi Pers tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (rep/fsr/hls/*)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias fokus mempercepat pemulihan pasokan listrik akibat cuaca ekstrem di beberapa wilayah Kepulauan Nias, Sumatera Utara.
Cuaca ekstrem melanda Kepulauan Nias (5/11) yang meliputi Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Selatan yang disebabkan angin kencang dan hujan lebat ini mengakibatkan distribusi listrik terganggu.
Manager PLN UP3 Nias Hasudungan Siahaan mengatakan, proses percepatan pemulihan pasca cuaca ekstrim tersebut berhasil dilakukan, dan pada pukul 21.25 WIB sistem kelistrikan Kepulauan Nias pulih 100%.
Dalam upaya percepatan pemulihan kondisi kelistrikan di Kepulauan Nias, PLN UP3 Nias mengerahkan tim siaga sebanyak 39 orang meliputi Pegawai dan Petugas Pelayanan Teknik (Yantek). Langkah perbaikan melalui pemulihan 22 penyulang, 1.524 gardu dan melakukan penggantian tiang tumbang dengan konstruksi SC 1 (Double Net) dan konstruksi SC 5 (Double Net). Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini untuk tetap waspada dan apabila melihat potensi bahaya ketenagalistrikan segera melapor via PLN Mobile atau Contact Center 123″ ujarnya.
Pada lokasi yang berbeda, melalui wawancara kepada General Manager PLN UIW Sumatera Utara, Pandapotan Manurung, mengatakan “Kami ucapkan terima kasih kepada PLN UP3 Nias dan para Stakeholder yang turut mendukung percepatan pemulihan kondisi kelistrikan di Kepulauan Nias,” ujar Pandapotan.
PLN terus berupaya menjaga kehandalan listrik kepada masyarakat di Kepulauan Nias, karena Pulau Nias merupakan salah satu daerah rawan bencana cuaca ekstrem.
“Selain itu kepada masyarakat agar tetap waspadai cuaca ekstrem yang melanda beberapa daerah di Sumatera Utara dan apabila menemukan pohon yang mendekati jaringan listrik agar segera melapor kepada PLN Setempat sehingga dapat meminimalisir penyebab gangguan yang disebabkan pohon tidak terulang kembali,” pungkasnya. (ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pesta Gotilon 2021 HKBP Uskup Agung Sugiopranoto (UAS), Resort Medan Kota berlangsung penuh sukacita, Minggu (7/11/2021). Memasuki acara kebaktian, warga dari masing-masing sektor bersama rombongan parhalado membawa buah jeruk, salak dan pisang sebagai simbol mewakili hasil panen dari warga.
Hasil panen itu disambut parhalado dan ditempatkan di samping altar. Kemudian dilanjutkan dengan kebaktian Minggu dengan liturgi dari mewakili parhalado dan jemaat yang dipimpin langsung pendeta resort Pdt Feybert Siregar STh, MM, Pdt Elvis Simanjuntak STh, MPsi, dan Bibelvrow Rolly Br Panjaitan serta Sekretaris Huria St Lundu Simanjuntak ST.
Pesta gotilon ini juga diwarnai dengan pemberian ulos kepada jemaat yang diberkati Tuhan hingga berumur 70 tahun pada tahun 2021. Ada 9 jemaat yang menerima ulos. Meskipun penerima ulos tidak semua hadir, tetapi penyerahan yang langsung diuloskan pendeta itu berlangsung hikmat dan tampak wajah-wajah mereka bersukacita menerimanya.
Usai kebaktian dilanjutkan dengan pesta bersama di kompleks gereja dengan tetap menjaga jarak dan prokes ketat yang diawasi seksi kesehatan Dr dr Horas Rajagukguk Sp.B dan panitia lainnya.
Pesta gotilon sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas berkat yang diterima selama ini sungguh luar biasa. Jemaat yang hadir juga jumlahnya dua kali lipat dari yang biasanya hadir di masa pandemi. Sehingga acara ini selain bersekutu bersama dengan Tuhan, juga melepas rindu dengan sesama jemaat.
Acara panortoron juga diatur dengan tetap jaga jarak dan prokes. Sehingga tidak ada rasa takut lagi karena masing-masing jemaat saling menjaga dan pakai masker kesehatan dan sering-sering cuci tangan.
Tidak terasa acara berlangsung dengan sukacita dan resmi berakhir sebelum pukul 16.00 WIB sebagaimana diijinkan pihak keamanan yang dikoordinir AKBP (Purn) Juliana Situmorang. Dana pesta gotilon yang disampaikan jemaat juga jauh di atas ekpektasi panitia yang diketuai St Sepanya Hutapea, Sekretaris CSt Dr Haposan Siallagan dan Bendahara Lisbeth Tambunan itu.
Ekspektasi panitia, diperkirakan Rp.200 juta, namun realisasinya diperkirakan bisa lebih dari Rp.300 juta. Dana itu, menurut Hutapea akan disampaikan ke huria untuk digunakan membiayai operasional pelayanan, perbaikan gedung gereja dan rumah dinas serta pembiayaan perayaan Natal yang tidak lama lagi.
Pengumpulan dana juga berlangsung lewat penyerahan amplop persembahan yang diantarkan jemaat ke depan saat kebaktian, pengantaran silua dari masing-masing sektor saat acara panortoron, donatur, olop-olop jemaat kepada parhalado, panitia pesta NHKBP dan guru-guru sekolah minggu. Kepada para donatur, panitia juga memberikan cinderamata berupa jam dinding bertuliskan pesta gotilon HKBP UAS.
Acara demi acara dipandu dengan apik dan tanpa merasa lelah oleh anggota jemaat Luhut Sihombing dan Willer Marpaung. Dua pendeta yang melayani di HKBP UAS bersama Bibelvrow dan Sekretaris Huria St Lundu Simanjuntak juga tampak bersukacita saat jemaat beramai-ramai mangolopi. (rel/adz)
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Di antaranya dengan menggelar kegiatan olahraga, terutama yang digandrungi kalangan anak muda yakni olahraga futsal.
Seperti yang dilakukan Bidang Kepemudaan DPC PKS Medan Amplas. Mereka menggelar pertandingan persahabatan dengan kader-kader muda dari DPC PKS Medan Kota di lapangan Futsal Galaxy, Jalan Air Bersih, Medan Kota, Minggu (7/11/2021). Hadir dalam pertandingan persahabatan itu Ketua Komisi 1 DPRD Kota Medan Rudiyanto Simangunsong SPdi, Ketua DPC PKS Medan Amplas Suwarno, Ketua DPC PKS Medan Kota Robin Ginting MPd, dan Ahmad selaku Ketua Bidang Kepemudaan PKS Medan Amplas.
Rudiyanto Simangunsong menyambut positif kegiatan yang diinisiasi Bidang Kepemudaan DPC PKS Medan Amplas ini. Menurutnya, anak muda bagian terpenting dalam pembangunan Kota Medan. Karena itu, anak muda harus dijaga dan diayomi dengan baik, serta harus dijauhkan dari bahaya narkoba. “Melalui pertandingan futsal persahabatan ini diharapkan mampu menjaga generasi muda Kota Medan dari bahaya narkoba,” jelas politisi senior PKS Medan ini.
Ketua Bidang Kepemudaan DPC PKS Medan Amplas, Ahmad mengamini jika anak muda adalah aset Kota Medan, sehingga harus diarahkan pada hal-hal yang positif. “Maka dari itu kami sengaja mengadakan pertandingan futsal hari ini, sekaligus sebagai ajang silaturahim antara pengurus PKS Medan Amplas dan Pengurus PKS Medan kota,” ungkapnya.
Sedangkan Suwarno selaku Ketua PKS Medan Amplas mengatakan, olahraga adalah hal yang penting pada saat ini. “Karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Saya mengapresiasi kegiatan kali ini, semoga dapat berjalan secara rutin,” pungkasnya. (adz)
GoFood menghadirkan promo ongkos kirim (ongkir) untuk pesanan dari resto terdekat (maksimal 2 km dari lokasi pemesanan).
Terus Manjakan Pelanggan
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – GoFood, layanan pesan-antar makanan dari Gojek, terus manjakan pelanggan dengan pilihan cara berkuliner yang lebih menarik dan terjangkau. Kali ini, GoFood menghadirkan promo ongkos kirim (ongkir) untuk pesanan dari resto terdekat (maksimal 2 km dari lokasi pemesanan). Tidak hanya ongkir lebih hemat, pesanan dari resto terdekat juga memungkinkan pelanggan dapat menerima pesanan dengan waktu yang relatif lebih cepat.
Promo ongkir hingga 20 persen untuk pesanan dari resto terdekat ini berlaku di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Palembang, Medan, dan Surabaya.
Ichmeralda Rahman, Global Head Marketing GoFoodmengatakan, “Sebagai platform pencarian dan pesan-antar makanan andalan, GoFood terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman kuliner terbaik bagi pelanggan melalui berbagai cara. Kali ini, kami menghadirkan promo ongkir hemat di mana pelanggan cukup membuka tiles judul Terdekat(Near Me) dan memilih mitra UMKM yang berada dalam radius hingga 2 km.”
Lewat tilesTerdekatpelanggan bisa langsung menjelajah berbagai menu kuliner yang telah dikurasi berdasarkan lokasi terdekat dari tempat pemesanan. Pelanggan juga semakin dimudahkan dengan adanya fitur filter yang memungkinkan pelanggan mendapatkan rekomendasi langsung resto dengan rating dan ulasan terbaik di sekitar. Selain ongkir hemat, pelanggan dapat memaksimalkan promo menarik lainnya yang GoFood hadirkan secara rutin.
Selain promo ongkir hemat untuk pesanan jarak dekat, hingga akhir November 2021, pelanggan juga bisa memanfaatkan ragam penawaran menarik lainnya melalui Promo Kesebelasan yang merupakan bagian dari perayaan ulang tahun Gojek yang ke-11. Setiap harinya, pelanggan dimanjakan dengan berbagai penawaran menarik mulai dari potongan harga hingga Rp200 ribu.
“Dengan adanya inisiatif ini, permintaan pelanggan dapat turut berkontribusi terhadap meningkatnya peluang penghasilan para mitra driver dan mitra UMKM, terutama di masa pandemi yang masih belum usai. Semakin sering pelanggan memesan makanan dan minuman, semakin banyak pesanan yang diterima mitra UMKM, maka semakin banyak juga pesanan yang diantarkan mitra driver,” jelas Ichmeralda.
Jadi, bagi kamu yang belum punya aplikasi Gojek segera unduh untuk menemukan berbagai promo spesial di halaman GoFood. Kapan lagi bisa kulineran di rumah lewat puluhan juta menu makanan dengan harga yang bikin nyaman di kantong. Yuk, makan nikmat, diantar lebih cepat, lebih hemat, Go-Food-in aja! (rel)
PENGURUS Pusat Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ) dan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Medan Club Jalan Kartini Medan, Jumat (5/11).
KERJA SAMA: Ketua Umum KSJ Saharuddin dan Ketua DPD KNPI Sumut El Adrian Shah memegang naskah MoU.
Saharuddin (ketua umum KSJ) dan El Adrian Shah (ketua DPD KNPI Sumut) menyepakati untuk berkolaborasi mendorong dan mengusulkan Peraturan Daerah tentang Pembinaan Pemuda (Perda PP) sesuai pasal 13 Undang Undang Nomor 40 Tahun 2009.
Selain itu ruang lingkup MoU KSJ dan DPD KNPI Sumut juga dalam bidang pendidikan dan pelatihan kewiraan berbasis sedekah produktif dengan mengembangkan program kampung sedekah serta bersinergi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan amal sosial ditingkat kabupaten/kota se-Sumut.
KSJ binaan AKBP Ikhwan SH MH, Kapolres Batubara, memberikan apresiasi kepada El Adrian Shah (ketua DPD KNPI Sumut). “Bung El secara pribadi adalah tokoh pemuda yang juga ikut membidani kelahiran KSJ sebab awal-awalnya Bung El kerap memberikan donasi berupa beras dan uang tunai untuk disalurkan oleh KSJ,” ucap Saharuddin dalam sambutannya.
Sementara itu El Adrian Shah menegaskan dengan MoU ini diharapkan kegiatan sosial KSJ bersama KNPI Sumut dapat diikuti oleh KNPI sampai tingkat bawah di Provinsi Sumut.
Usai menandatangani MoU, KSJ memberikan cendera mata kepada El Adrian Shah dan dilanjutkan dengan menyalurkan paket sembako serta tali asih kepada anak yatim, yatim piatu dan duafa.
Hadir dalam acara tersebut Hermawan Lubis (owner PT CBS dan penanggung jawab KSJ Property), M Sahil SE (wakil ketua umum), Ustadz Drs H Samin Pane MA, Ustadz Farhan dan ketua DPD KNPI Kabupaten/Kota se-Sumut. (dmp)