Home Blog Page 2965

Vaksinasi Covid-19, Polres Tebingtinggi Target 1.000 Dosis per Hari

TINJAU: Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono dan Waka Polres Kompol Asrul Robert Sembiring meninjau pelaksanaan vaksinasi.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi serentak dengan menghabiskan 1.000 dosis vaksinasi baik tahap I dan tahap II di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (6/12).

TINJAU: Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono dan Waka Polres Kompol Asrul Robert Sembiring meninjau pelaksanaan vaksinasi.sopian/sumut pos.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono didampingi Waka Polres Kompol Asrul Robert Sembiring mengatakan kegiatan vaksinasi ini dalam rangka percepatan program pemerintah dalam percepatan vaksinasi di Kota Tebingtinggi.

“Vaksinasi serentak seluruh indonesia dilaksanakan agar capaian target vaksinasi bisa tercapai dalam menekan angka jumlah penyebaran pandemi Covid-19 pada gelombang ke 3,” bilangnya.

Dijelaskannya, vaksinasi serentak Indonesia diperuntukan kepada pelajar dan masayarakat umum dengan jumlah dosis vaksin jenis sinovac sebanyak 1.000 dosis untuk tahap I dan tahap II. “Kita berharap kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi baik masyarakat umum dan pelajar agar mendatangi gerai vaksin yang ada di Kota Tebingtinggi,” bilangnya.

Diimbau Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono kepada masayarakat yang sudah vaksin untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan menghindari mobilitas warga.

“Kami mengimbau kembali kepada masyarakat Kota Tebingtinggi, dalam menghadapi gelombang 3, Natal dan Tahun Baru, kita akan tekan angka penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (ian/azw)

Bupati Asahan Terima Audiensi BPK DHD 45 Sumut

AUDIENSI: BPK DHD 45 Sumut dan Asahan melakukan audiensi ke Pemkab Asahan di Ruang Kerja Bupati Asahan, Senin, (6/12).darul/Sumut Pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pembudayaan Kejuangan (BPK) Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara (Sumut) dan BPK Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Kabupaten Asahan melakukan audiensi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan. Dalam audiensi ini, Sekretaris Umum BPK DHD 45 Sumut Drs H Eddy Syofian MAP mengucapkan terima kasih karena telah diterima langsung Bupati Asahan H Surya BSc di Ruang Kerja Bupati Asahan, Senin, (6/12).

AUDIENSI: BPK DHD 45 Sumut dan Asahan melakukan audiensi ke Pemkab Asahan di Ruang Kerja Bupati Asahan, Senin, (6/12).darul/Sumut Pos.

Eddy juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah berkomitmen membudayakan Perjuangan Pahlawan 45. Hal ini dapat dilihat dengan adanya Museum Juang 45 Asahan yang merupakan satu-satunya Meseum Juang 45 yang ada di Sumatera Utara.

Selain itu Eddy juga menyampaikan kepada Bupati Asahan dalam waktu dekat ini BPK DHC 45 Kabupaten Asahan akan melaksanakan pelantikan kepengurusan, “Kami berharap Bupati Asahan dapat mendukung pelantikan tersebut,” katanya.

Mengakhiri pembicaraannya Eddy berharap BPK DHC 45 Kabupaten Asahan dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam melestarikan nilai-nilai Budaya Perjuangan 45 yang ada di Kabupaten Asahan.

Sementara, Bupati Asahan H Surya BSc mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung setiap program kerja BPK DHC 45 Kabupaten Asahan. Apalagi program kerja tersebut untuk melestarikan dan membudayakan nilai-nilai Perjuangan 45 yang ada di Kabupaten Asahan.

Terkait tentang pelantikan BPK DHC 45 Kabupaten Asahan, Bupati Asahan siap mendukung dan memfasilitasi pelantikan tersebut.(dat/azw)

Kemenag Sumut Kunker ke Labuhanbatu

KUNKER: Kakanwil Kemenag Sumut kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Labuhanbatu didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu, Senin (6/12).fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumut Abd Amri Siregar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Labuhanbatu, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rantauprapat, Senin (6/12). Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar turut mendampingi.

KUNKER: Kakanwil Kemenag Sumut kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Labuhanbatu didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu, Senin (6/12).fajar/SUMUT POS.

Ellya Rosa mengucapkan selamat datang kepada Kakanwil Prov Sumut di Bumi ika bina en pabolo Kabupaten Labuhanbatu. Ellya mengatakan dengan penduduk lebih dari lima ratus ribu dari berbagai suku, agama, dan adat istiadat di Kabupaten Labuhanbatu. Namun, kondisi di Kabupaten Labuhanbatu sangat kondusif dan tidak terdapat gesekan-gesekan baik agama maupun suku yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

“Selamat datang Bapak Kakanwil Provinsi Sumut di Labuhanbatu, saya jelaskan, Labuhanbatu memiliki 500 ribu lebih penduduk dari berbagai suku. Namun, Labuhanbatu tetap aman dan kondusif,” katanya.

Ellya menjelaskan, kerjasama Pemkab Labuhanbatu, Kementerian Agama, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi pondasi dalam kerukunan penduduk Labuhanbatu yang terdiri dari beberapa suku. Ellya menegaskan bahwa pendidikan menjadi perhatian khusus untuk kemajuan Labuhanbatu.

“Labuhanbatu sangat kondusif, ini semua atas kerjasama dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Kementerian Agama, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang saling bahu-membahu untuk menjaga kerukunan umat beragama,” jelasnya.

Sementara itu, Kakan kemenag Provinsi. Abd Amri Siregar mengatakan ini merupakan rangkaian kunjungan kerja di Labuhanbatu. Kunjungan ini bertujuan memberikan semangat kepada para pendidik agar dapat mengajar lebih baik lagi. Ia juga berharap agar bersama-sama memajukan pendidikan di Labuhanbatu.

“Kehadiran saya merupakan kunjungan kerja di Labuhanbatu. Semoga, para pendidik agar dapat mengajar lebih baik. Saya berharap untuk bersama memajukan pendidikan di Labuhanbatu,” harapnya.

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja dari Kakanwil Kemenag Prov Sumut turut menyambangi Sekolah MAN 1 Labuhanbatu, MIN 3 Labuhanbatu, KUA Kecamatan Rantau Selatan dan MTSN 1 Rantau Utara.

Turut hadir, Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Provinsi Sumut Mahmudah Azizah, Kakan Kemenag Labuhanbatu Syafruddin, Ketua Dharma Wanita Kantor Kemenag Labuhanbatu. (fdh/azw)

Dugaan Pelanggaran Etik Penyelenggara Pemilu, Nisel Terbanyak Aduan ke DKPP

PAPARAN: Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sumut, Suhadi Sukendar Situmorang beri paparan kepada insan pers pada kegiatan Pengembangan Pendidikan Pengawasan Pemilu Partisipatif ‘Pojok Pengawasan’ di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan H Adam Malik Medan, Senin (6/12). PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Nias Selatan (Nisel) menjadi daerah paling banyak aduan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dugaan pelanggaran kode etik. Tercatat ada enam laporan yang masuk ke DKPP mengenai dugaan pelanggaran etik penyelenggara pemilu di Kabupaten Nisel.

PAPARAN: Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sumut, Suhadi Sukendar Situmorang beri paparan kepada insan pers pada kegiatan Pengembangan Pendidikan Pengawasan Pemilu Partisipatif ‘Pojok Pengawasan’ di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan H Adam Malik Medan, Senin (6/12). PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.

“Dari 34 provinsi, Sumut peringkat pertama jumlah aduan terbanyak ke DKPP dengan jumlah aduan sekitar 25 kasus. Di Sumut yang terbanyak itu Nisel dengan jumlah aduan sebanyak enam kasus,” ujar Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sumut, Suhadi Sukendar Situmorang pada kegiatan ‘Pengembangan Pendidikan Pengawasan Pemilu Partisipatif Pojok Pengawasan’,” di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan H Adam Malik Medan, Senin (6/12).

Ia mengaku belum semua kasus dugaan pelanggaran kode etik yang diadukan ke DKPP telah diputus. Ada beberapa yang masih dalam proses pemeriksaan.

“Kalau tidak salah di Nisel ada dua kasus lagi yang masih berjalan. Yang lain sudah diputuskan, memang tidak ada putusan yang menyatakan pemberhentian, hanya diberikan peringatan keras,” tutur anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD) ini.

Secara pribadi, ia prihatin dengan banyaknya jumlah aduan terkait dugaan pelanggaran kode etik oleh penyelenggara Pemilu di Sumut.

Menurutnya, persoalan ini menjadi perhatian khusus Bawaslu RI. “Sebagai pimpinan atas teman-teman Bawaslu di daerah kami sudah turun ke lokasi khususnya Nisel untuk melakukan pembinaan,” tuturnya.

Karenanya ke depan, lanjut Suhadi, pengawasan pemilu dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat akan lebih ditingkatkan. Bahkan dalam setahun terakhir pihaknya telah melaksanakan beberapa program yang berkaitan dengan pengembangan pengawasan partisipatif selaku bagian dari program Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang ‘dititipkan’ pada Bawaslu. Karena itu pihaknya butuh meminta masukan dari insan pers, agar program 2022 dapat lebih baik lagi.

“Dari 304 kabupaten/kota yang dilibatkan untuk melaksanakan program ini, di Sumut ada sepuluh kabupaten/kota yang ditempatkan pada dua titik pelaksanaan kegiatan,”

Ia menyebut, kegiatan itu adalah Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP). Adapun sepuluh kabupaten/kota di Sumut tersebut yakni Kota Medan, Deli Serdang, Asahan, Pematangsiantar, Simalungun, Dairi, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Toba.

Pelaksanaan SKPP untuk 10 kabupaten/kota tersebut digelar di Parapat, Simalungun lewat dua gelombang yakni untuk gelombang pertama terhadap peserta dari Kota Medan, Deli Serdang, Asahan, Pematangsiantar, Simalungun. Lalu gelombang kedua kepada peserta dari Dairi, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Toba.”Sementara untuk SKPP tingkat menengah digelar di Karo dan Batubara,” sebutnya.

Kemudian dari seluruh rangkaian ini, dari Sumut pihaknya mengirim lima peserta untuk mengikuti SKPP tingkat lanjutan secara nasional di Bogor. (prn/azw)

Direktur Kelembagaan Sumber Daya Pendidikan Vokasi Kemendikbud Resmikan Full Mission Bridge Simulator Generation 2 di Politeknik AMI Medan

BRIDGE SIMULATOR: Direktur Kelembagaan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek Dr Henri Tagor Hasiholan Tambunan MA meresmikan bridge simulator Politeknik AMI Medan dengan menekan tombol sirene, Senin (6/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktur Kelembagaan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek Dr Henri Tagor Hasiholan Tambunan MA merasakan sensasi menjadi pelaut saat berada di ruang Bridge Simulator Politeknik Adiguna Maritim Indonesia (AMI) Medan, Senin (6/12).

BRIDGE SIMULATOR: Direktur Kelembagaan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek Dr Henri Tagor Hasiholan Tambunan MA meresmikan bridge simulator Politeknik AMI Medan dengan menekan tombol sirene, Senin (6/12).

KECANGGIHAN peralatan di ruang pengendali kapal di Politeknik AMI Medan yang sedang mengarungi ombak besar Samudera Hindia mendapat pujian dari direktur Kelembagaan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek tersebut.

Dr Henri Tagor Hasiholan Tambunan MA hadir Politeknik AMI Medan untuk memberi ceramah dan meresmikan Full Mission Bridge Simulator Generation 2 berteknologi India di Politeknik AMI Medan senilai Rp.4,5 milliar.

Peresmian bridge simulator terintegrasi juga dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti Sumut) Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi dan Sekretaris LLDikti Sumut Dr Mahriyuni MHum.

Turut hadir Pembina Yayasan Pendidikan Maritim Politeknik AMI Medan Yuris Danilwan MSi PhD, Direktur Politeknik AMI Medan Capt Dafid Ginting MMar MSi, dosen, taruna dan taruni politeknik.

Direktur Kelembagaan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek Dr Henri Tagor Hasiholan Tambunan MA mengutarakan apresiasi keseriusan Politeknik AMI Medan dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang didukung dunia kerja dunia industri sesuai program merdeka belajar.

Tokoh pendidikan asal Simalungun, Sumut ini menjelaskan melihat langsung fasilitas gedung, laboratorium dan gedung yang bagus di Politeknik AMI Medan.

Karenanya, Direktur Kelembagaan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek mendorong pengembangan Politeknik AMI Medan dengan membuka pendidikan diploma IV dan sarjana terapan sehingga alumni yang dihasilkan dapat lebih cepat menjadi pemimpin dan bisa membuka usaha sendiri.

Ditegaskan Dr Henri Tagor Hasiholan Tambunan MA, pendidikan vokasi mendapat perhatian yang besar dari pemerintah termasuk dukungan dari presiden dan menteri.

Bahkan beberapa kali presiden telah mengunjungi lembaga pendidikan vokasi yang lulusan siap untuk bekerja karena memiliki ijazah serta sertifikat keterampilan dan keahlian. ”Kita masih kekurangan lulusan pendidikan vokasi,” tegasnya.

Ia meminta Politeknik AMI Medan mempersiapkan taruna dan taruni sehingga mereka sangat layak dan sangat kompeten untuk berkarya di kancah nasional dan internasional.

Disamping itu lulusan pendidikan vokasi harus juga memiliki mental dan semangat yang kuat. Taruna dan taruni Politeknik AMI Medan belajar ditempat yang tepat.

Disisi lain, direktur Kelembagaan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek meminta kerja sama dunia usaha dunia industri ikut terlibat dalam satuan pendidikan vokasi termasuk dalam penyusunan kurikulum secara bersama-sama agar sesuai dengan kebutuhan.

Pembina Yayasan Pendidikan Maritim Politeknik AMI Medan Yuris Danilwan MSi PhD menceritakan perjalanan panjang perubahan bentuk Politeknik AMI Medan yang berusia lebih 61 tahun.

Diawali Akademi Perdagangan Pelayaran (APP) kemudian pada tahun 1982 menjadi Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (APNI). Tahun 1984 menjadi Akademi Maritim Indonesia (AMI) Medan dan tahun 2020 menjadi Politeknik Adiguna Maritim Indonesia.

Yuris Danilwan MSi PhD menegaskan bahwa Full Mission Bridge Simulator Generation 1 sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Namun belakangan diperbaharui dengan peralatan baru Full Mission Bridge Simulator Generation 2 mengikuti kemajuan teknologi terkini.

Dengan ada peralatan simulator berteknologi tinggi, tegas Yuris Danilwan MSi PhD, lulusan Politeknik AMI Medan telah memenuhi standar internasional. (dmp)

Terkait Pilkades Serentak 106 Desa: Ratusan Warga Desa Palipi Unjukrasa Ke DPRD Dairi Minta Penghitungan Ulang Surat Suara

UNJUKRASA: Ratusan masyarakat desa Palipi, Kecamatan Silima Pungga-Pungga unjukrasa ke Kantor DPRD minta penghitungan ulang surat suara Pilkades lalu, Senin (6/12).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS. 

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, 25 November 2021 lalu, kembali menuai protes. Seratusan masyarakat desa Palipi, kecamatan Silima Pungga-Pungga, kabupaten Dairi merupakan pendukung serta kandidat menggelar aksi unjukrasa ke Kantor DPRD Dairi, Senin (6/12).

UNJUKRASA: Ratusan masyarakat desa Palipi, Kecamatan Silima Pungga-Pungga unjukrasa ke Kantor DPRD minta penghitungan ulang surat suara Pilkades lalu, Senin (6/12).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS. 

Aksi warga itu, menuntut supaya panitia kabupaten mendesak panitia pemilihan kepala desa (P2KD) Palipi, melakukan penghitungan ulang surat suara. Penghitungan suara ulang dianggap perlu, karena dituding ada kecurangan.

Massa pendukung calon kades nomor urut 1, Hemat Silaban, berorasi di depan Kantor DPRD dinjalannSisingamangaraja Sidikalang. Mereka mendesak DPRD untuk meminta Pemkab Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) supaya mendesak P2KD memenuhi permintaan mereka melakukan penghitungan ulang.

Setelah beberapa saat melakukan orasi. Ketua DPRD, Sabam Sibarani dan lainya, meminta massa supaya aspirasi disampaikan digedung DPRD. Sabam meminta supaya, perwakilan warga melakukan pertemuan. 

Pertemuan dipimpin Ketua DPRD, Sabam Sibarani, didampingi Ketua farksi Nasdem, Nasib Marudur Sihombing, anggota fraksi Demokrat, Bona Tindaon, Juangga Silaban dan Jembal Ginting. 

DPRD juga menghadirkan mantan Kepala Dinas Pemdes  yang sekarang telah dimutasi menjadi Kasat Pol PP, Junihardi Siregar dan Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Administrasi Desa, Selamat Bancin.

Koordinator aksi mewakili warga desa Palipi, Robinson Simbolon menyampaikan, kedatangan mereka ke DPRD untuk meminta P2KD Palipi, melakukan perhitungan ulang surat suara.  Menurut mereka, perhitungan ulang perlu dilakukan karena ada diduga pemilih siluman.

Seperti diketahui, Pilkades Palipi hanya selisih 1 suara antara calon nomor urut 2, Rudi Sianturi dengan nomor urut 1, Hemat Silaban. Dan Rudi Sianturi, terpilih sebagai kades Palipi. Robinson mengatakan, mereka menuntut penghitungan ulang karena P2KD diduga mengakomodir pemilih siluman pada Pilkades lalu. 

Robinson menegaskan,  dalam Pilkades Palipi lalu, ada salah seorang pemilih yakni Vanner Sinaga merupakan warga desa Pangaribuan, memilih di desa Palipi. Menurut Robinson, Vanner terdata sesuai KTP dan KK, merupakan warga desa Pangaribuan, kecamatan Siempat Nempu Hulu.

Ia mengatakan, pada saat Vanner Sinaga melakukan pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS), kandidat kami, Hemat Silaban dan masyarakat lainya, sudah memberitahu kepada P2KD bahwa yang bersangkutan sudah tidak penduduk desa Palipi lagi dan sudah pindah ke desa Pangaribuan.

Tetapi laporan itu tidak diakomodir P2KD dan diabaikan. Selanjutnya, pada saat penghitungan surat suara, P2KD semena-mena dengan mengutamakan kemaunya. Dimana, kertas suara yang ditusuk lebih dari satu kali, dinyatakan tidak sah dan kertas yang dibatalkan suara nomor urut 1, hemat silaban.

Selisih suara hanya 1, kami meminta Pemkab Dairi supaya dilakukan penghitungan ulang, tegas Robinson. Ketua DPRD Sabam Sibarani, meminta Junihardi menjelaskan kepada warga. Junihardi menyampaikan, terkait Pilkades Palipi sudah dialksanakan sesuai aturan ditetapkan.

Terkait tuntutan warga, jika ada dianggap sesuai aturan silahkan digugat ke pengadilan. Menurutnya, P2KD sudah melaksanakan Pilkades sesuai diatur dalam peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup). Usai pertemuan, koordinator aksi Robinson Simbolon, kepada wartawan mengatakan, sangat kecewa karena Pemkab Dairi  tidak mengakomodir tuntutan mereka untuk melakukannpenghitungan ulang.

Robinson mengatakan, panitia kabupaten dalam hal iji Dispemdes, selalu mengarahkan supaya menggugat ke pengadilan bila ada tidak pas dalam Pilkades serentak lalu. (rud).

Poltekbang Medan Gelar Wisuda, Diikuti 27 Lulusan Teknisi Pesawat Udara

Poltekbang Medan gelar wisuda.(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan menggelar wisuda diikuti 27 lulusan. Kegiatan wisuda dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat berlangsung di  Gedung Serba Guna Poltekbang Medan, Senin (6/12).

Poltekbang Medan gelar wisuda.(ist).

Wisuda ini, merupakan upacara penutupan Pendidikan dan Pelatihan Non Diploma Teknik Pesawat Udara (TPU) angkatan III dan IV, Kegiatan ini, dilaksanakan secara luring dan secara daring. 

Hadir dalam wisuda ini, yakni Direktur dan beserta jajaran Poltekbang Medan. Sedangkan secara daring, hadir mewakili Kepala Pusat Pengembangan SDM Udara yaitu Geny Luhung Prasodjo, M.M, Direktur PT Batam Aero Technic, I Nyoman Rai Pering dan Direktur PT Sayap Garuda Indah serta orang tua / wali taruna taruni.

Direktur Poltekbang Medan, I Wayan Juliarta dalam sambutannya, mengatakan para lulusan dapat berkontribusi untuk kemajuan tanah air kedepannya. Ia juga menyampaikan pesan kepada para wisudawan, setelah lepas dari Poltekbang Medan agar bisa menjadi generasi dengan pribadi yang berani, unggul, profesional dan berakhlak.

“Kemudian, memiliki kompetensi yang luas dalam memahami permasalahan kerja di bidang transportasi udara khususnya bidang Teknik Pesawat Udara (Avionic),” kata I Wayan.

I Wayan mengatakan lulusan di wisuda ini, harus memiliki sikap yang profesional dan mental yang tangguh dengan berdasarkan nilai-nilai budaya Bangsa Indonesia yang Pancasilais.

“Sehingga mampu berkontribusi bagi bangsa menuju Indonesia maju,” kata I Wayan sembari menambahkan para lulusan harus bisa menjadi agen perubahan di bidang transportasi khususnya di bidang Teknik Pesawat Udara (Avionic).

I Wayan mengatakan para lulusan dari Poltekbang harus mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Sehingga menjadi, manusia yang bermanfaat, bertanggungjawab dan berkualitas

“Selaku generasi pemberani, generasi penerus bangsa harus menjadi agen perubahan. Melalui kerja keras, jujur dan disiplin. Lakukanlah perubahan mulai dari diri sendiri, mulai sekarang dan mulai dari yang mudah. Jadilah manusia yang bermanfaat, bertanggungjawab dan berkualitas,” jelas I Wayan.

Untuk wisuda kali ini, menghasilkan lulusan dengan nilai tertinggi yaitu I Nyoman Agus Bhudi Pratama dengan nilai 81,60 dari ND TPU Angkatan III. Kemudian Mahardika Dwi Renalta dengan nilai 81,16 dari ND TPU Angkatan IV.

Politeknik Penerbangan Medan merupakan Perguruan Tinggi Negeri di bawah Kementerian Perhubungan yang menghasilkan lulusan-lulusan yang mumpuni dan akan bekerja di transportasi udara.(gus)

Pemko Tebingtinggi Gelar Rakor: Operasi Pasar Jelang Nataru, Masyarakat Belum Divaksin Tak Dibolehkan Masuk

RAKOR: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Kapolres AKBP Mochammad Kunto Wibisono, Kajari Sundoro Aji, Kasdim Mayor Inf Toto Trianto dan kepala OPD se Kota Tebingtinggi menggelar rakor di Gedung Balai, Senin (6/12). sopian/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi dan Polres Tebingtinggi serta Koramil 13 Tebingtinggi 0204 Deliserdang menggelar rapat koordinasi (rakor) menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022 di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (6/12). Dalam rakor tersebut juga dibahas antiasipasi kemungkinan menghadapi gelombang 3 penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tebingtinggi.

RAKOR: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Kapolres AKBP Mochammad Kunto Wibisono, Kajari Sundoro Aji, Kasdim Mayor Inf Toto Trianto dan kepala OPD se Kota Tebingtinggi menggelar rakor di Gedung Balai, Senin (6/12). sopian/SUMUT POS.

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan banda pemerintah telah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat level 3 mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 3 Januari 2022.

“Kita menyatakan bahwa PPKM darurat ini dilaksanakan selama 10 hari ini adalah merupakan fase krisis. Jad, kita akan melakukan semacam KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) mulai tanggal 17 Desember 2021, oleh karena itu akan ada penjelasan dari pihak Polres Tebingtinggi tentang kesiapan Natal dan tahun baru ini, termasuk juga mengetahui stok bahan pangan dalam menghadapi Natal dan tahun baru,” urainya.

Umar Zunaidi menerangkan, bahwa pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2021 akan dilaksanakan operasi pasar di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi seperti beras, minyak goreng, daging dan lainnya. “Camat di pantau pemberian beras Madani kepada masyarakat dalam menjelang Natal dan tahun baru,” pintanya.

Sedangkan sesuai arahan Kapolda Sumatera Utara, lanjut Umar, bantuan sembako untuk social destinations agar segera dibagikan kepada masyarakat. Untuk itu, pembagian sembako beras Madani oleh Pemko Tebingtinggi dilakukan sekitar minggu kedua sampai dengan minggu ke 3 bulan Desember 2021.

“Diminta kepada dinas sosial, agar melakukan koordinasi dengan Bulog untuk penambahan bantuan beras. Harus ada ‘Barcode Peduli Lindungi’ sesuai dengan Kepres No. 17 Tahun 2021 setiap kantor itu harus ada Aplikasi Peduli Lindungi, kalau belum ada yang belum vaksin jangan dikasi masuk. Satgas Covid-19 di Kelurahan di hidupkan kembali atau dioperasionalkan,” tegasnya.

Sedangkan Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono mengataka untuk tahun ini pelaksanaan tahun baru ini sangat berbeda dari tahun berikutnya dikarenakan adanya PPKM Darurat Level 3. Dan ini, lanjutnya, suatu keharusan yang harus kita laksanakan. Data situasi kamtibmas, telah terjadi 33 kasus pada Operasi Lilin Toba 2020. Dibanding Operasi Lilin Toba 2019 sebelumnya jumlah gangguan kamtibmas sebanyak 9 kasus.

“Mengalami kenaikan sebanyak 24 kasus (266.67 persen). Kita akan membuat stiker kepada masyarakat yang sudah diperiksa kendaraannya di Bandarkajum. Operasi Lilin Toba 2021 akan dilakukan pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022,” jelasnya.

Penyampaian Kadis Kesehatan Pemko Tebingtinggi dr Henny Sri Hartati mengatakan percepatan vaksinasi target 70 persen dengan capaian vaksinasi di Kota Tebingtinggi masih 63 persen, maka untuk mencapai target 70 persen harus dilakukan vaksinasi minimal sebanyak 600 orang per hari dimulai dari tanggal 6-20 Desember 2021 (sebelum diberlakukannya PPKM secara nasional).

“Target minimal setiap hari adalah menghadirkan 150 orang perkecamatan. Pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan di kantor kecamatan dan kantor kelurahan. Puskesmas sudah kita siapkan selama 1X24 jam, bagi warga yang dilakukan rapid antigen di Pos Penyekatan dengan hasil positif maka akan langsung kita isolasi terpadu di TC Sosial,” terang dr Henny Sri Hartati. (ian/azw)

Jaringan Indosat Ooredoo Kencang Merata hingga ke Pinggiran Kota

Tampak Rendy Meiro, GTM & Trade Marketing Medan sedang menjelaskan tentang Site Indosat Ooredoo kepada awak media.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Indosat Ooredoo mengajak sejumlah media untuk melihat dan membuktikan langsung kualitas jaringan di kawasan pinggiran seperti di Jalan Sempurna Dusun 2 Mawar Desa Sambirejo Timur Percut Sei Tuan pada Senin (6/12) tepatnya tempat terpasangnya tower Indosat Ooredoo.
 
GTM & Trade Marketing Indosat Ooredoo Medan, Rendy Meiro mengatakan pihaknya terus memberikan pelayanan yang maksimal buat konsumen Indosat Ooredoo yakni dengan terus berupaya memberikan jaringan yang merata hingga ke pinggiran kota. Rendy yang saat itu langsung memperlihatkan hasil speedtest jaringan di kawasan pinggiran itu terbukti jaringannya sangat kencang. Padahal saat itu berada di jam padat.
 
“Kita mau buktiin kepada teman-teman media bahwa jaringan kita itu di daerah pinggiran kualitasnya tidak kalah bagus, merata jaringannya baik di kota dan pinggiran. Tadi terbuktikan sewaktu kita speedtest di jam sibuk (high traffic) jaringan kita itu masih ok bisa tembus di 27 sampai 30 MPS baik upload maupun downloadnya,” ucap Randy.

Selain melihat langsung jaringan disana, ia bersama timnya juga membawa media mengunjungi outlet seluler The One Ponsel yang terletak di Jalan Makmur Pasar 7 Tembung Percut Sei Tuan.

“Kita juga mendatangi salah satu outlet yang menjadi outletnya Indosat yang memang jualan Indosatnya paling ok bisa kita lihat brandingnya juga bagus kemudian produk Indosatnya juga banyak, pelanggan juga banyak yang cari Indosat karena dikawasan dimana outlet itu berdiri jaringannya sangat kencang,” jelasnya.
 
Pemilik outlet The One Ponsel, Ita yang mengaku baru buka usaha sekitar 6 bulan sudah merasakan nikmatnya menjual produk Indosat. Apalagi konsumennya sangat suka dengan banyaknya promo yang diberikan oleh Indosat Ooredoo.

“Saat ini yang paling diminati konsumen adalah promo Doble kuota, itu penjualannya bagus. Disini jaringannya bagus bahkan di jam sibuk sehingga kita mudah untuk menjual produk Indosat oreedo. Sejak buka sudah jual Indosat, awalnya karena saya suka warna kuning kemudian saya cari sales-nya lalu toko saya dibranding,” ungkapnya.

Ia berharap semoga Indosat semakin maju dan promonya semakin banyak lagi dan semakin banyak insentif juga.
Ia juga sangat senang karena diberi hadiah Spesial oleh Indosat Ooredoo. (Rel)

Meski Penyebaran Covid-19 Terus Melandai, Warga Medan Marelan Diminta Tetap Patuhi Prokes

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Gerindra Haris Kelana Damanik, kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan meskipun saat ini kasus Covid di Kota Medan sudah melandai. Hal itu ia katakan saat menggelar sosialisasi Perda Kota Medan Nomor 4/2012 tentang Sistem Kesehatan Masyarakat, di Jalan Kapten Rahmad Buddin Kompleks KPUM Lingkungan 13 dan 15 Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Senin (6/12) pagi dan sore hari.

“Jangan pernah lengah dengan keadaan karena kasus Covid di Medan sudah melandai. Kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketika berkegiatan di luar. Karena Virus Corona ini menyerang tidak pandang bulu, siapa saja bisa terpapar,” katanya kepada ratusan konstituen.

Lebih lanjut dijelaskannya, Perda Sistem Kesehatan Masyarakat ini sudah cukup baik. Sebab keberadaan perda ini diperkuat lagi dengan terbitnya Perpres Nomor 72/2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional. Dengan begitu, institusi kesehatan pemerintah di daerah wajib memberikan pelayanan yang maksimal kepada warganya.

“Pemerintah daerah punya puskesmas yang berfungsi memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Maka itu saya meminta agar totalitas melayani siapapun yang datang membutuhkan pertolongan. Berikan obat-obatan yang berkualitas, karena kita harus mampu mengurangi volume masyarakat berobat ke rumah sakit,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, pria yang duduk sebagai anggota Komisi II DPRD Medan itu juga mengapresiasi kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Bobby-Aulia dalam keseriusannya menekan angka penyebaran Covid di Kota Medan dengan perketat 3T (Testing, Tracing, dan Treatment).

“Tapi yang perlu juga diingat oleh masyakat adalah 5M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” pungkasnya. (map)