28 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 3016

Gelar Pertandingan, Pimda 018 Tapak Suci Jaring Atlet Persiapan PON

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pimpinan Daerah (Pimda) 018 Tapak Suci Kota Medan menggelar Tapak Suci CUP Pimda 018 khusus usia dini. Ajang ini adalah untuk pertama kali sepanjang satu tahun lebih vakum dalam pertandingan.

Tapak Suci Cup Pimda 018 ini dibuka Ketua Dewan Pendekar Tapak Suci Sumut, Ahmad Arief di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Peternakan Muhammadiyah di Jalan Besar Tanjung Anom Gang Snakma, Deliserdang, pada Minggu (17/10/2021). Dalam amanatnya, Ahmad Arif berpesan agar para pesilat Tapak Suci dilatih sejak dini dalam setiap jenjang kompetisi. Dengan begitu, para pesilat akan semakin memiliki mental dan kemampuan.

Pada Tapak Suci Cup Pimda 018 ini, ada sebanyak 89 peserta usia dini dari golongan usia 6-12 tahun ikut bertanding dari 75 partai dan 13 kelas yang dipertandingkan. Dari 13 kelas ini, ada sebanyak 8 kelas putra, dan 6 kelas putri.

Ketua Pimda 018 Tapak Suci Kota Medan, Andi Syahputra mengatakan, dalam periodesasi kepemimpinannya, ini baru pertama kali digelarnya ajang pertandingan. Hal ini dikarenakan ada kondisi yang berbeda akibat pandemi Covid 19.

Tujuan digelarnya pertandingan ini, papar Andi untuk menjaring atlet-atlet berbakat dan disiapkan untuk mengikuti ajang Pekan Olah Raga (PON) asal Sumut. “Pesan saya teruslah berlatih, bertanding dengan sportif. Kami akan terus pantau perkembangan dari setiap pesilat,” katanya.

Lebih lanjut, ia berpesan, kepada adik-adik pesilat, jangan gunakan kemampuan tendangan, dan pukulan yang dimiliki untuk menciderai, tapi jadikan kemampuan itu melindungi diri. Sebab, apa yang dimiliki para pesilat ini sudah melebihi dari yang lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga para pendekar Tapak Suci, diantaranya Kepala Pendekar Kolonel INF (Purn) Syafruddin Tanjung yang juga didaulat membuka gelanggang pertandingan. Selain itu, dihadiri beberapa pendekar yaitu Pendekar Madya Efendi Agus, Paiman Sumardi, dan Rahman Jambak. (adz)

Rekonsiliasi Jelang Musda Partai Demokrat Sumut, Begini Kata Pengamat Politik USU

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Semangat rekonsiliasi kader menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat di Sumut yang digaungkan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Lokot Nasution mendapat apresiasi dari eksternal partai. Dosen Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Warjio SSos MA PhD mengatakan, pelaksanaan Musda biasanya menjadi ajang terkelompoknya sejumlah kader dalam hal mengusung kandidat calon ketua.

Dinamika ini biasa terjadi dengan beberapa partai, tapi perlu hati-hati dalam membuat kelompok. “Jangan menggunakan kelompok usia, ras, agama atau kelompok lainnya yang hanya digunakan dalam Musda. Pasca Musda harus bisa membaur, dan menyatukan semua kemampuan para kader demi kerja politik 2024,” kata Warjio kepada wartawan, kemarin.

Ia mengingatkan, Partai Demokrat juga harus berhati-hati dalam memainkan dinamika Musda ini. Sebab, bisa menjadi ajang konflik berkelanjutan, jika arah konflik kekuasaan terus digaungkan. “Bila melihat ada calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumut berasal dari pengurus DPP, ini menjadi semangat positif untuk menjaga keseimbangan dinamika partai, dan soliditas para kader,” katanya.

Sebelumnya, Lokot Nasution hadir ke Sumut dalam rangka menyampaikan pesan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Sekjen Teuku Rifky Harsya dan Kepala BPOKK Herman Khaeron kepada kader dan terkhusus kepada kandidat Calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumut. Dalam pesan itu, AHY memberikan arahan melalui Lokot Nasution untuk membangun rekonsiliasi dan konsolidasi Partai Demokrat di Sumut.

Dengan adanya pesan rekonsiliasi ini, Warjio menyampaikan, DPP Partai Demokrat tentunya memiliki pandangan dan analisis tentang Sumut dalam hal menjaga soliditas partai. “Utusan DPP Partai Demokrat yang juga ikut meramaikan bursa Ketua DPD Partai Demokrat, tentu ini membuat pesan positif bagi partai, dalam menjaga soliditas para kader hingga 2024,” sebutnya.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Demokrat, Meilizar Latif berharap Musda Partai Demokrat Sumut ini harus kondusif dan menjadi ajang silaturahim serta ajang pembesaran partai menuju 2024. “Jangan jadikan ajang Musda ini menjadi terkotak-kotak, seolah-olah memang di Sumut menjelang Musda ini terpecah-pecah. Itu tidak ada, kita mulus saja. Kita sesuai aturan sesuai dengan yang ditentukan oleh DPP,” harapnya.

Dia menyampaikan, dalam pelaksanaan Musda Partai Demokrat ada mekanisme berjenjang. Musda itu wewenangnya DPD. “Kalau kita semuanya sudah diamanahkan dengan Pak Herri Zulkarnain, kami berharap yang terpilih nanti kader terbaik yang dapat melakukan konsolidasi, yang dapat melaksanakan amanat partai dan memiliki loyalitas tinggi serta mampu memimpin sebagai leader,” katanya.

Dia mengatakan, setiap kader tunduk kepada Peraturan Organisasi (PO), karena mekanismenya sudah diatur. “Ajang Musda ini harus menjadi rekonsiliasi sampai bawah, dan semua kader bisa diakomodir dalam melaksanakan visi dan misi partai. Jadi tidak boleh pemimpin nanti memiliki visi dan misi sendiri, dan kader juga harus loyal, tunduk aturan dan kader juga memiliki job description masing-masing. Karena partai inikan punya jenjang kepengurusan dari DPAC, DPC, DPD hingga DPP,” ujarnya. (adz)

RPJMD Nisel Tahun 2021-2026: DPRD Sahkan Jadi Perda

TANDA TANGAN: Ketua DPRD dan Bupati Nias Selatan saat menandatangani RPJDM Tahun 2021-2024, disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Nisel Jalan Saonigeho Km 3 Teluk Dalam, Kamis (14/10).

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias Selatan, menggelar rapat paripurna dalam rangka persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nias Selatan Tahun 2021-2026, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Nisel Jalan Saonigeho KM. 3 Teluk Dalam, Kamis (14/10).

TANDA TANGAN: Ketua DPRD dan Bupati Nias Selatan saat menandatangani RPJDM Tahun 2021-2024, disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Nisel Jalan Saonigeho Km 3 Teluk Dalam, Kamis (14/10).

Sembilan fraksi DPRD Nias Selatan memiliki pandangan yang sama dengan menyetujui Ranperda RPJMD Kabupaten Nias Selatan Tahun 2021-2026 untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Maka kesimpulan rapat kita adalah menyetujui Raperda tentang RPJMD Kabupaten Nias Selatan untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan, Elisati Halawa.

Selanjutnya, Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha dalam sambutannya, sangat apresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD yang telah mengagendakan paripurna tersebut sebagai langkah percepatan dalam tahapan penetapan Ranperda tentang RPJMD Kabupaten Nias Selatan Tahun 2021-2026.

“Agenda ini tentunya telah melalui proses dan tahapan pembahasan yang intens, serta berkat semangat kemitraan yang tinggi dan komitmen yang kuat antara pemerintah daerah dengan DPRD Kabupaten Nias Selatan,” ucapnya.

Ia menyebut, saran dan masukan terhadap tujuan, sasaran strategi, arah kebijakan, pembangunan daerah, keuangan daerah serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu 5 (lima) tahun, akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen RPJMD ini.

“Ia mengharapkan agar permasalahan pembangunan daerah dapat terselesaikan secara efektif dan efisien menuju Nias Selatan Maju Masyarakat Sejahtera,” harapnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan penetapan konsep nota persetujuan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan dengan DPRD Nias Selatan dalam konsep persetujuan DPRD Kabupaten Nias Selatan terhadap RPJMD Kabupaten Nias Selatan Tahun 2021-2026.

Kemudian persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Bupati Nias Selatan dengan DPRD Nias Selatan.

Dalam acara paripurna tersebut turut hadir para Bupati dan Wakil Bupati Nisel, Pimpinan dan Anggota DPRD, Forkopimda Nisel, dan serta para undangan lainnya. (mag-10/ram)

Pembicara pada Seminar Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia, Satika Simamora Tebarkan Konsep ‘Hu Haholongi Do Ho’

KOMUNIKASI: Ketua TP PKK Taput, Sartika Simamora saat berkomunikasi dengan peserta pada seminar ‘Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia’ di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung, Sabtu (16/10).

SUMUTPOS.CO – Ketua TP. PKK Tapanuli Utara Ny. Satika Nikson Nababan menjadi pembicara pada Seminar ‘Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia’ sekaitan dalam memperingati Hari Ulos sedunia, di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung, Sabtu (16/10).

KOMUNIKASI: Ketua TP PKK Taput, Sartika Simamora saat berkomunikasi dengan peserta pada seminar ‘Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia’ di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung, Sabtu (16/10).

Seminar yang diprakarsai oleh Gema Karya Tapanuli Utara ini dibuka oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung dan beberapa pimpinan Perangkat Daerah dihadiri Wakil Ketua TP PKK Ny Marsaulina Sarlandy Hutabarat, para perempuan dari berbagai profesi, organisasi dan komunitas serta beberapa stakeholder.

Tampil sebagai pembicara ke-3, Satika Simamora yang menjabat sebagai Ketua TP PKK, Bunda PAUD Taput, Yayasan Kanker Indonesia Taput dan Ketua Dekranasda Taput mengawali dengan melantunkan lagu yang berjudul ‘Hu Haholongi Do Ho’ untuk menggugah peserta sekaligus menjadi topik paparannya.

“Semoga dengan adanya seminar ini menjadi titik awal untuk perubahan lebih baik, ke depannya kita harapkan kaum perempuan menjadi saluran kasih bagi sekitar kita. Lakukan hal yang positif dalam kehidupan kita, pasti akan memunculkan ‘Feminisme yang Seksi’. Sebagai ibu rumahtangga, perempuan harus menjadi panutan bagi anaknya agar generasi muda kita memiliki pikiran positif,” awal paparan Satika Simamora.

Dalam kesimpulan paparannya, Ketua TP PKK Taput menjelaskan bahwa pemimpin tidak harus seorang laki-laki saja tetapi peran kepemimpinan seorang wanita di era modern ini juga sangat dibutuhkan kiprahnya organisasi dipimpin oleh laki-laki. Perkembangan zaman yang modern ini juga menuntut wanita untuk mampu menjadi seorang pemimpin dimana wanita dan pria memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda, tidak selamanya wanita selalu dengan sikap feminisme dan pria dengan sikap maskulin namun ketika perempuan memimpin juga memiliki sisi feminisme dan maskulin.

“Laki-laki dan perempuan harus berjalan selaras dan saling mendukung ibarat kepala dan leher. Hidup itu simpel, yang penting kita berpikir dan berbuat positif karena pertanggungjawaban kita langsung kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya maka kita harus siap atas apa yang akan terjadi pada kita, biarlah kehendak Tuhan yang terjadi. Hidup ini perlu berserah diri, berdoa dan tetap fokus untuk melakukan sesuatu yang positif. Kita harus mampu memberikan solusi atas permasalahan di sekelilingnya, lakukan apa yang dapat kita lakukan demi kebaikan, jadilah saluran berkat yang dilatar-belakangi oleh rasa sayang,” ucap Satika Simamora diakhir paparannya.

Turut menjadi pembicara pada Seminar tersebut antara lain Insty R Malau yang merupakan penggiat issu perempuan serta Ujiana Sianturi selalu Ketua Asosiasi UMKM Sumut. (rel/des)

Dukung Percepatan Vaksinasi, Projo & DPC PDIP Dairi Gelar Vaksinasi Covid-19

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi nasional, Komunitas Pro Jokowidodo (Projo) bersama Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC-PDIP) Kabupaten Dairi, menggelar vaksinasi corona virus disiase 2019 (Covid-19) massal di Aula Gereja Katolik Sidikalang, Sabtu (16/10).

Ketua DPC PDIP Kabupaten Dairi, Resoalon Lumbangaol didampingi pengurus Projo Sumatera Utara, anggota Komisi B fraksi PDIP DPRD Sumut, Anwar Sani Tarigan mengatakan,  gerakan vaksinasi nasional dilakukan Projo dan PDIP, serentak di gelar di 8 Kabupaten Sumatera Utara. Kegiatan vaksinasi itu merupakan kerjasama Projo, PDI dan Polri.

Resoalon menyebut, awalnya diusulkan untuk vaksin sebanyak 1500-2000 vial. Tetapi, karena ini digelar di 8 Kabupaten, kuota kita disetujui hanya sebanyak 1000 vial yang digelar serentak di 4 titik berlokasi di Aula gereja Khatolik Paroki Sidikalang, Aula gereja Khatolik Paroki Parongil, Aula gereja Khatolik Paroki Tigalingga serta gereja Khatolik Stasi Sibabi Paroki Sumbul. 

Masing-masing Paroki mendapatkan vaksin 250 vial. Resoalon mengatakan, vaksinasi ini bebas untuk umum, masyarakat hanya membawa KTP jika layak untuk divaksin langsung divaksinasi, ucapnya. 

Resoalon menambahkan, vaksinasi dilakukan Projo bersama PDIP ini, untuk mempercepat pemulihan kesehatan nasional dari wabah covid-19, supaya aktivitas kita kembali normal, tandasnya.  

Sementara itu, BupatI Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman, saat memantau pelaksanaan vaksinasi mengaku, bersyukur semua elemen masyarakat termasuk komunitas Projo dan partai politik yakni PDIP.

Bersama pemerintah, terus bersemangat penuntasan vaksinasi sebagai langkah pemulihan kesehatan nasional untuk menaikkan imun tubuh Masyarakat agar terhindar dari Covid-19. Eddy mengatakan, hingga saat ini vaksinasi bagi masyarakat Dairi sudah mencapai 70%, termasuk usia 12-17 tahun. 

Sesuai standart ditetapkan pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19, dengan vaksinasi sudah 70%, kita akan masuk ke level 1. Pemerintah tetap menghimbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (Prokes), pungkas Eddy KA Berutu. (rud).  

Tanpak Kudadiri Dilantik Jadi Ketua DPP Gema SiCikeCike Periode 2021-2024

BERFOTO: Ketua Sulang Silima Si Pitu Marga, Tumpu Capah, Pengurus DPP Gema SiCikeCike yang baru dilantik, Bupati Eddy KA Berutu, Ketua DPRD, Sabam Sibarani dan lainya foto bersama usai pelantikan di gedung Nasional Djauli Manik, Kamis (14/10).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ketua Sulang Silima Si Pitu Marga, Angkat, Ujung, Bintang, Capah, Kudadiri, Gajahmanik dan Sinamo, Tumpu Capah melantik Dewan Pimpinan Pusat Generasi Muda SiCikeCike (DPP-Gema Si CikeCike) di Gedung Nasional Djauli Manik jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Kamis (14/10).

BERFOTO: Ketua Sulang Silima Si Pitu Marga, Tumpu Capah, Pengurus DPP Gema SiCikeCike yang baru dilantik, Bupati Eddy KA Berutu, Ketua DPRD, Sabam Sibarani dan lainya foto bersama usai pelantikan di gedung Nasional Djauli Manik, Kamis (14/10).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Adapun pengurus DPP Gema SiCikeCike yang dilantik antaralain, Ketua Tanpak Kudadiri, Sekretaris, Fahreza SA Ujung, Bendahara, Rahmansyah Angkat dan pengurus lainya.

Ketua terpilih, Tanpak Kudadiri menyampaikan, Gema SiCikeCike hadir di tengah masyarakat Pakpak khususnya di Suak Keppas untuk menjaga, memelihara serta melestarikan kebudayaan Pakpak.

“Kami akan menjaga leluhur Danau SiCikeCike yang merupakan asal Si Pitu Marga. Kami juga akan menjaga kehormatan suku Pakpak serta mendorong dan mendukung tokoh Pakpak, untuk dilibatkan dalam lembaga pemerintahan baik eksekutif, legislatif maupun judikatif,” ujarnya.

Tanpak Kudadiri menambahkan, pihaknya akan mendorong Pemkab Dairi membangun Tugu/Prasasti Si Pitu Marga di lokasi Danau SiCikeCike.

Mewakili Forkopimda, Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani mengatakan, semua harus bangga menjadi Pakpak, karena warisan ini harus dimulai dari kecil.

“Saya sudah makan, minum, hidup dan bernapas di tanah Pakpak,” ujarnya.

Sabam Sibarani menegaskan, Gema SiCikeCike jangan hanya berkecimpung di Dairi saja, tetapi harus bisa masuk skala nasional. Gema SiCikeCike harus menciptakan/mengukir hal-hal yang luar biasa. Dan menjadi perekat bagi pemuda di Kabupaten Dairi.

“Kita harus bersama-sama membangun Dairi sesuai kompetensi dan kemampuan kita masing-masing,” pungkasnya.

Sementara Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, ini kesempatan terbaik untuk Gema SiCikeCike membesarkan putra dan putri keturunan Si Pitu Marga. Gema SiCikeCike menjadi tolakukur perkembangan Si Pitu Marga.

“Harapan Si Pitu Marga terletak pada kalian semuanya. Untuk itu, harus dijaga dengan baik. Danau SiCikeCike, sebagai sejarah awal Si Pitu Marga sangat menakjudkan yang perlu kita sampaikan keseluruh dunia,” ujarnya.

Pada acara tersebut, hadir Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani, Kapolsek Sidikalang Kota, Iptu Sukamto Berutu, Ketua LKP, Umar Ujung, mantan Sekda Dairi, Sebastianus Tinambunan. (rud)

Empat Ruko di Langkat Terbakar

KEBAKARAN: Api yang membesar membakar empat ruko di Jalan Samanhudi, Kelurahan Pekan Kuala di Langkat, Sabtu (16/10).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kebakaran terjadi di Jalan Samanhudi, Kelurahan Pekan Kuala, Kabupaten Langkat, Sabtu (16/10). Dalam peristiwa itu, empat rumah toko (ruko), hangus dilalap api.

KEBAKARAN: Api yang membesar membakar empat ruko di Jalan Samanhudi, Kelurahan Pekan Kuala di Langkat, Sabtu (16/10).

“Sejauh ini, penyebab kebakaran masih diselidikin. Dugaan sementara, sumber api berasal dari ruko kosong milik Cingbeng alias Salim,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuala Polsek Kuala Ipda Eko Budi Prasetyo.

Api yang sangat besar terus berkobar dan merambat ke ruko yang berada disamping. Sehingga ada empat ruko yang dijilati api yang sangat besar itu. Warga yang melihat api dan asap tebal lantas mencoba memberikan pertolongan dan melaporakan ke pihak kepolisian.

“Ada empat rumah toko, yang dilalap api. Kami dibantu warga mencoba memadamkan api dengan alat seadannya. Kita yang menerima laporan juga mencoba meminta pertolongan kepada pemadam kebakaran,” terang dia.

Selain berusaha memadamkan api dengan alat seadaanya, jelas dia, satu unit mobil tangki air milik PDAM langsung diturunkan mencoba memadamkan api. Namun api tidak kunjung padam dan terus membesar.

“Akan tetapi api terus membesar dan menjalar ke rumah lainnya berhubung cuaca sangat panas. Satu mobil Damkar milik Pemkab Langkat juga diturunkan guna memadamkan api. Setelahnya, satu unit pemadam kebakaran milik PT LNK Kebun Bekium juga turun membantu, guna memadamkan api tersebut,” papar dia.

Selain dua unit mobil pemadam dari Pemkab dan mobil tangki PDAMK, satu unit mobil pemadam kebakaran milik PT LNK Kebun Bekium, juga turut membantu pemadaman. Namun api belum dapat dipadamkan. Dua unit truk Pemadam Kebakaran (P2K) milik Pemkab Langkat, kembali didatangkan guna melakukan pemadaman.

“Ada sekitar 5 unit pemadam turun ke lokasi guna memadamkan api yang terus membesar. Setelah berjimbaku terus berusaha memadamkan api, akhirnya api bisa dipadamkan,” bebernya.

Adapun rumah milik warga yang hangus terbakar, tegas dia, yakni milik Cingbeng alias Salim yang mengalami kerugian materil sebesar Rp350 jutaan, rumah milik Aan mengalami kerugian sekitar Rp200 juta, Aliong Bobo mengalami kerugian Rp300 jutaan, dan Apok Leman Rp200 jutaa. Total kerugian materil akibat terjadinya kebakaran ditaksir sebesar Rp.1,05 miliar. “Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Dan api sudah berhasil dipadamkan,” pungkasnya. (idn/azw)

Putra Langkat Terpilih Pimpin IMM Sumut

BERSAMA: Panitia dan undangan foto bersama usai Musda IMM XIX di Aula Gedung PKK Langkat, Stabat, Jumat (15/10 )

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XIX dilaksanakan di Aula Gedung PKK Langkat, Stabat, Jumat (15/10).

BERSAMA: Panitia dan undangan foto bersama usai Musda IMM XIX di Aula Gedung PKK Langkat, Stabat, Jumat (15/10 )

Ketua panitia Joko Arif Setiawan pada laporannya, Terpilih Muhammad Arifuddin Bone dari IMM Cabang Langkat sebagai pimpinan IMM Sumut, serta dua belas (XII) Formatur, untuk masa Amaliyah 2020-2022.

“Musda baru terlaksana di Tahun 2021 dikarenakan pandemi Covid-19,” sebutnya. Pelaksanaan kegiatan ini, tambah Joko, diikuti 10 cabang dan 51 Komisariat IMM se Sumut, berlangsung selama 3 hari 15-17 Oktober 2021.

Turut hadir Bupati Langkat Terbit Rencana PA, melalui Staf Ahli Bidang SDM Sosial dan Kemasyarakatan, H Sujarno, bersama Ketua DPRD Langkat Sribana PA.

Sujarno meyakini, kepengurusan baru semakin memajukan IMM. Mampu menyikapi timbulnya dinamika organisasi dengan cerminan yang baik.

Ia pun berharap, IMM sebagai generasi penerus penegak akhlakuk karimah, mampu terus melahirkan kader kader impian umat. Generasi kebanggan keluarga dan dambaan Ibu Pertiwi, di tengah berbagai godaan duniawi.

Acara ini turut dihadiri Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumut Prof Hasyimsyah Nasution. Ia mengingatkan, IMM sebagai ortom intelektual muda Muhammadiyah. Senantiasa mengedepankan moralitas tinggi dalam menentukan program kegiatan.

Ia juga berharap, IMM terus berinovasi membangun keilmuan untuk membangun kepemimpinan masa depan bangsa.

Agar kedepan, mampu menghadapi dan bersaing dalam kompetisi persaingan antara negara dan bangsa-bangsa di dunia.

“Kalau mau melakukan perubahan apalagi menjadi pemimpin, tingkatkan kemampuan, keilmuan itu harus tinggi “ pungkasnya .(mag-6/azw)

Wali Kota Binjai Buka Bazar Kuliner

FOTO BERSAMA: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah dengan Regional CEO BRI Medan, Budhi Novianto foto bersama Jalan Sutomo, Binjai Utara, Minggu (17/10).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah membuka acara Bazar Klaster Mantriku Kantor Wilayah Medan Kantor Cabang Binjai di pelataran Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Binjai, Jalan Sutomo, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Minggu (17/10). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Amir bersama dengan Regional CEO BRI Medan Budhi Novianto.

FOTO BERSAMA: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah dengan Regional CEO BRI Medan, Budhi Novianto foto bersama Jalan Sutomo, Binjai Utara, Minggu (17/10).

Amir mengapresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya acara Bazar Mantriku oleh Bank BRI. Dia berharap, dengan diadakan Bazar Klaster Mantriku dapat menjadi wadah bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya yang berada di Kota Binjai.

Tujuannya, untuk dapat memasarkan dan mengenalkan produk-produk unggulan mereka kepada khalayak umum maupun kepada karyawan BRI khususnya.

“UMKM memiliki potensi yang sangat luar biasa dengan terus dibina. Saya yakin UMKM di Kota Binjai ke depan akan bisa terus berkembang,” ujarnya

“Semoga dengan dilaksanakannya Kegiatan ini dapat semakin meningkatkan pendapatan bagi para pelaku usaha UMKM yang ada di Kota Binjai,” ujar Wali Kota Binjai.

Sementara, Regional CEO BRI Medan Budhi Novianto mengatakan, Bazar Klaster Mantriku digelar sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap penggiat UMKM yang merupakan jangkar perekonomian Indonesia, terlebih saat pandemi datang ke Indonesia.

“Acara Bazar Klaster Mantriku hari ini diadakan serentak di 18 Kanwil BRI di seluruh Indonesia. Ini bentuk keseriusan BRI untuk penguatan dan pemberdayaan UMKM masyarakat,” jelasnya.

“BRI memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM melalui penyediaan media pemasaran agar lebih dikenal oleh masyarakat, sehingga diharapkan meningkatkan loyalitas pelaku UMKM kepada BRI,” tandasnya.

Adapun UMKM Bazar Klaster Mantriku yang ditampilkan yakni, kopi, makanan bolu, snack keripik, kluster usaha maju sejahtera kerajinan bambu, aneka minuman jus, tahu balek, dan mie ayam. (ted/azw)

Penantian 19 Tahun Tuntas, Piala Thomas Kembali ke Indonesia

PENENTU JUARA: Kemenangan Jonatan Christie atas Li Shi Feng menjadi penentu bagi tim Indonesia dalam meraih juara Piala Thomas di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) malam.

SUMUTPOS.CO – Sejak tahun 2002, Indonesia belum pernah lagi mengecap manisnya naik ke podium tertinggi Piala Thomas. Sensasi menggembirakan tersebut akhirnya kembali dirasakan oleh para atlet dan pecinta bulu tangkis Tanah Air, 19 tahun kemudian.

PENENTU JUARA: Kemenangan Jonatan Christie atas Li Shi Feng menjadi penentu bagi tim Indonesia dalam meraih juara Piala Thomas di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) malam.

Tampil penuh percaya diri menghadapi musuh bebuyutan Tiongkok di partai final Piala Thomas 2021 pada Minggu (17/10) malam, Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan sukses menyuguhkan permainan dan hasil yang didambakan seluruh publik bulu tangkis Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, mereka menghajar Tiongkok dengan skor tanpa balas 3-0.

Kemenangan Indonesia dibuka oleh Ginting di partai pertama. Menghadapi Lu Guang Zu, yang menggantikan posisi pemain tunggal andalan Tiongkok Shi Yu Qi yang tak bisa bermain karena cedera, Ginting yang sempat keteteran di gim pertama berhasil memberikan perlawanan di dua gim berikut. Ia menang 18-21, 21-14, dan 21-16.

Indonesia menggandakan keunggulan lewat performa apik Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Didapuk menggantikan peran Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sebagai ganda pertama, FaJri sukses mengemban tugas tersebut dengan baik.

Mereka menetralisir perlawanan pasangan baru Tiongkok He Ji Ting/Zhou Hao Dong dalam dua gim langsung 21-12 dan 21-19.

Kemenangan Indonesia atas tim Negeri Tirai Bambu disempurnakan oleh Jonatan Christie di partai ketiga. Berhadapan dengan pemain muda Li Shi Feng, Jojo harus menjalani pertarungan alot tiga gim sebelum akhirnya memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 21-14, 18-21, dan 21-14.

Kemenangan ini membuat Indonesia menambah koleksi gelar juara Piala Thomas mereka menjadi 14 trofi, 4 trofi lebih banyak dari Tiongkok. Sementara, kekalahan tim Thomas Tiongkok membuat mereka gagal mengawinkan gelar juara dengan Piala Uber yang diraih tim putri usai mereka menundukkan Jepang 3-1.

Namun, perayaan juara Thomas Cup 2020 di Ceres Arena terasa sangat berbeda, lantaran kontingen Indonesia tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih yang terpaksa harus diganti dengan bendera dengan logo Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Indonesia dilarang menggunakan bendera Merah Putih terkait hukuman dari Agen Anti Doping Dunia (WADA) akibat Indonesia tak patuh dalam program uji tes doping.

Pelarangan pengibaran bendera negara merupakan salah satu sanksi karena mengabaikan program dari WADA tersebut. Kendati demikian, lagu kebangsaan Indonesia Raya tetap boleh diperdengarkan dalam perayaan Indonesia di Thomas Cup 2020 (Thomas Cup 2021). (jpc)