30 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 3015

Dituding Bentak Pendeta HKBP, Kanit Intel Polsek Parbuluan Dairi Minta Maaf

Humas Polres Dairi/SUMUT POS MEDIASI: Pendeta Esron Ambarita (kiri) dimediasi karena sempat dituding dibentak Kanit Intel Polsek Parbuluan, Polres Dairi, Aipda MT Pardosi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kanit Intel Polsek Parbuluan, Kepolisian Resor Dairi, Aipda MT Pardosi, meminta maaf kepada Pendeta Esron Ambarita, pendeta di gereja HKBP Marturia Bangun, Desa Bangun 1, Kecamatan Parbuluan.

MEDIASI: Pendeta Esron Ambarita (kiri) dimediasi karena sempat dituding dibentak Kanit Intel Polsek Parbuluan, Polres Dairi, Aipda MT Pardosi.Humas Polres Dairi/SUMUT POS.

Aipda MT Pardosi meminta maaf, karena sempat dituding membentak-bentak Pendeta Esron Ambarita, terkait ucapannya di gereja, agar jemaat memilih calon kades dari gerejanya pada pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman melalui Kasubbag Humas Polres, Iptu Donny Saleh, Sabtu (13/11) mengatakan, Polres Dairi mediasi masalah pemberitaan di media. Dimana, dalam pemberitaan itu Polisi bentak pendeta di Desa Bangun, Kecamatan Parbuluan.

“Mediasi sudah dilaksanakan di Polres Dairi, Sabtu (13/11),” ucap Donny.

Donny mengatakan, mediasi dipimpin Kapolres AKBP Wahyudi Rahman melalui Plh Kasatreskrim Polres, Ipt Sumitro Manuring didampingi Kasubbag Humas Iptu Donni Saleh, untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Mediasi dihadiri Pareses HKBP Dairi Pdt Sampur Manullang, Pdt Esron Ambarita dan keluarga serta Kanit Intel Polsek Parbuluan Aipda MT Pardosi.

Donny mengatakan, Pdt Esron ambarita secara pribadi meminta maaf kepada Aipda MT Pardosi dan menyadari itu semua merupakan kesalah pahaman. Dan Aipda MT Pardosi juga meminta maaf apabila perkataan dan perbuatannya dengan nada suara keras membuat tersinggung dan tidak nyaman.

“Keterangan Pdt Esron Ambarita, dia tidak tahu masalah dengan Aipda MT Pardosi sampai jadi pemberitaan di media. Diakuinya memang ada wartawan yang bertanya terkait permasalahan itu. Karena ada wartawan yang bertanya, maka saya ceritakan apa yang terjadi,” ucap Donny.

Menurut Esron Ambarita, permasalahan itu sebenarnya sudah didamaikan dan tidak ada masalah lagi. Mungkin ada jemaat yang menyampaikan kepada wartawan, sehingga naik ke media.

“Untuk itu dalam pertemuan ini saya minta maaf, karena tidak ada niat saya masalah ini menjadi panjang,” ujarnya.

Sementara Aipda MT Pardosi usai mediasi mengaku kalau dirinya tidak ada membentak. Mungkin karena logat bahasa saya yang keras seolah-olah seperti nada membentak. Saya juga telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu,” ungkapnya.

Terkait permasalahan itu, Plh Kasat Reskrim Iptu Sumitro Manurung mengatakan, ini masalah kesalahpahaman saja, untuk itu, mewakili Kapolres Dairi dan instansi kepolisian menyampaikan permohonan maaf.

“Kami dari kepolisian Polres Dairi mohon maaf kepada Pdt Esron Ambarita dan keluarga,” ucap Sumitro. (rud/ram)

Warga Kota Matsum I Keluhkan tak Bisa Keruk Sampah dari Dalam Drainase Dibeton

SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan asal Fraksi Partai Gerindra Dedy Aksyari Nasution ST melakukan Sosialisasi Perda No.6 Tahun 2015 di Jl Rahmadsyah Gg Setia Budi, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sabtu (13/11). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan mengeluhkan masalah drainase di lingkungannya yang tidak lagi berfungsi dengan baik. Pasalnya, ada cukup banyak tumpukan sampah di dalam drainase pada lingkungan tempat mereka tinggal. Namun karena saat ini drainase-drainase itu telah dibeton, warga tidak dapat membersihkan tumpukan sampah di dalam drainase.

SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan asal Fraksi Partai Gerindra Dedy Aksyari Nasution ST melakukan Sosialisasi Perda No.6 Tahun 2015 di Jl Rahmadsyah Gg Setia Budi, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sabtu (13/11). (IST)

Akibatnya, sampah terus menumpuk di dalam drainase sehingga sangat mengganggu fungsi drainase. Setiap kali hujan turun, air tak lagi dapat dialirkan dengan baik, sehingga air justru meluap dari dalam parit dan masuk ke rumah-rumah warga.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.6 Tahun 2015 yang digelar Anggota DPRD Medan asal Fraksi Partai Gerindra Dedy Aksyari Nasution ST di Jl Rahmadsyah Gg Setia Budi, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sabtu (13/11).

“Saya minta kepada Dinas PU, tolong nanti diberi solusi untuk masalah parit yang dibeton. Apakah nanti akan kita kasih lubang kontrol atau apalah solusi lainnya. Yang pasti, itu parit jangan tersumbat lagi. Selesai kegiatan ini, saya mau teman-teman dari Dinas PU ikut saya untuk meninjau lokasi parit yang dibeton itu,” ucap Dedy Aksyari kepada perwakilan Dinas PU Kota Medan, Dhani Wardhana dan Noris Sembiring yang hadir dalam kegiatan Sosper tersebut.

Dedy juga meminta kepada pihak Kecamatan dan Kelurahan, khususnya kepada setiap Kepala Lingkungan di Kelurahan Kota Matsum untuk memperhatikan kondisi yang ada di lingkungannya, termasuk memperhatikan keberadaan sejumlah orang pencari makanan sisa di tempat sampah yang kerap menyerakkan sampah di depan rumah warga.

“Kita paham, mereka cari makan. Kita tidak larang mereka cari makan, tapi mereka juga harus tertib, jangan menyerakkan sampah yang sudah rapi dibungkus dan dimasukkan dalam tong sampah. Disini peran Kepling sangat besar, harus ada perhatian untuk itu,” tegas Politisi Partai Gerindra itu.

Dedy juga meminta kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan, khususnya ke tempat-tempat air mengalir seperti sungai dan drainase. Kedepannya, DPRD Medan juga akan meminta Pemko Medan untuk membuat Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai turunan dari Perda Kotw Medan No.6 Tahun 2015 ini.

“Perda ini mengatur masyarakat Kota Medan agar tidak membuang sampah sembarangan. Ada sanksi yang diterapkan dalam Perda ini, dan nanti akan diperkuat dalam Perwal. Kita akan minta supaya Perwal nya segera dibuat Pemko Medan,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan kondisi atau masalah persampahan yang ada di wilayahnya masing-masing. Salah satunya, tentang drainase yang telah dibeton sehingga masyarakat tidak lagi bisa membersihkan sampah yang ada di dalam parit.

“Kalau dulu sebelum di beton, itu parit-parit depan rumah kami bersihkan sendiri setiap kali ada sampahnya. Jadi kalau hujan turun, tetap lancar paritnya. Tapi sekarang sesudah dibeton, tak bisa lagi kami bersihkan parit di depan rumah walaupun banyak sampahnya. Terakhir begitu sudah hujan, meluap lah air parit itu, masuk lah ke rumah air paritnya. Sudah lah kena banjir, baunya air parit itu pun luar biasa kalau sudah masuk ke rumah,” keluh salah satu warga, Rohimah yang diamah warga lainnya.

Selain masalah itu, warga lainnya Tuti, juga mengeluhkan masalah sejumlah orang yang biasa mengutip makanan sisa untuk ternak babi di tempat-tempat sampah mereka. Masalahnya, pencari makanan sisa itu justru kerap menyerakkan sampah dan tidak lagi memasukkan sampah ke tempat-tempat sampah milih warga setelah mengambil makanan sisa dalam tempat sampah mereka.

“Diserakkannya sampah kami, terus dibiarkannya aja begitu. Sudah bagus-bagus kami masukkan sampah ke dalam tempatnya, tapi malah diserakkan kayak gitu,” sebutnya.

Seperti diketahui, guna mencegah terjadinya kerumunan, Dedy Aksyari sengaja menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan No.6 Tahun 2015 dalam dua sesi pada dua titik yang berbeda pada Sabtu kemarin. Selain di Jalan Rahmadsyah, Dedy Aksyari juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan M Nawi Harahap Gg Jambu, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. (map)

GPEI Sumut Kunker ke Eksportir Bunga di Karo

KARO, SUMUTPOS.CO- Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut pimpinan Drs Hendrik Sitompul MM, bersama PT Pelindo Multi Terminal, Bea Cukai Belawan, Balai Karantina Kualanamu, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo, Kamis (11/11). Mereka meninjau teknologi budidaya bunga Krisan yang diterapkan Toba Huss Farm, perusahaan eksportir bunga di Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Hadir dalam kunjungan itu, Bupati Karo Cory S Sebayang, Wakil Ketua GPEI Sumut Bidang UMKM Job Purba bersama Bendahara Delpius Ginting, Kepala Balai Karantina Belawan Andi Yusmanto, Kepala Kantor Bea Cukai Belawan Tri Utomo, dan Balai Karantina Kualanamu Sudiwan Situmorang. Sementara dari Pelindo hadir SVP Commercial Jony Utama, SVP Sekper Eriansyah, dan Rizky.

General Manager Toba Huss Farm, Bert Knelisen mengungkapkan, mereka memiliki lahan kebun bunga seluas 10 hektar yang telah beroperasi selama 3 tahun. Selama itu pula, mereka telah mengekspor Bunga Krisan ke Australia dan Jepang.

Namun dia menyayangkan, saat ini mereka masih banyak mengimpor bahan baku untuk budidaya bunga ini. Misalnya, serbuk sabut kelapa yang digunakan untuk media tanam bunga, mereka masih impor dari India dan irigasi dari Inggris. “Ini masih uji coba dan hasilnya cukup oke. Saat ini dalam persiapan scale-up menjadi 100 hektar. Dengan demikian, akan menyerap lebih banyak tenaga kerja,” katanya.
Dia berharap, apa yang mereka kembangkan saat ini bisa menjadi contoh petani lain di Karo. “Kami tidak akan merasa bersaing dengan petani lokal, karena kami tidak menjual di pasar lokal,” ungkapnya.

Begitupun kata Bert, masalah dalam melakukan ekspor masih mereka alami. Dia mencontohkan, ketika kontainer tunda satu hari. Selain itu, dia berharap agar pemangku kebijakan dapat mempercepat sertifikat. Karena menurut Bert, biasanya sertifikat ngikutin barang. “Tapi ternyata, barang kita sudah sampai di Australia, sertifikat belum sampai,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Karo Cory S Sebayang mengaku bangga karena eksportir Bunga Krisan ini telah membawa nama baik Kabupaten Karo. “Saya berharap, ekspor bunga ini dapat mengharumkan nama Kabupaten Karo. Selain itu juga memberi kesempatan kerja bagi masyarakat Karo serta memberi kesempatan belajar bagi petani tentang penerapan teknologi pertanian,” harap Cory.

Sementara Eriansyah dari PT Pelindo Multi Terminal mengaku siap mewujudkan kesejahteraan rakyat Karo bersama GPEI Sumut dan Bupati Karo. “Kita akan lihat apa faktor yang mempengaruhi hambatan itu, kita punya service letter agreement (SLA),” ujarnya.

Selain itu, rombongan juga berkunjung dan berdiskusi dengan Perusahan Produsen Bunga yang berorientasi pasar internasional yakni ke Eropa dan Chili, yaitu Tamora Stekindo di Merek dan CV Berastagi, Eksportir Kol dengan pasar Taiwan dan Malaysia. Serta Exportir sayur CV Buana Agri Sejahtera. (rel/adz)

Mahkota Serumpun Deklarasi Gabung ke Partai Demokrat, Armyn: Mari Kita Perjuangkan Harapan Rakyat

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Mahkota Serumpun, mendeklarasikan diri menjadi bagian dari Partai Demokrat. Ketua DPP Mahkota Serumpun H Zul Hasan Basri MS menegaskan, mereka siap menjadi perpanjangan tangan partai untuk mendekati masyarakat Sumatera Utara.

Pernyataan itu disampaikan Zul Hasan Basri didampingi ratusan anggotanya dalam sebuah acara deklarasi sekaligus pelantikan sejumlah DPD Mahkota Serumpun di Pantai Pondok Indah Sergai, Minggu (14/11). Hadir dalam deklarasi itu anggota DPRD Sumut Armyn Simatupang yang didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina DPP Mahkota Serumpun dan Ketua DPC Partai Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu SH yang juga didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina DPD Mahkota Serumpun Kota Medan.

Dalam sambutannya, Armyn Simatupang menyatakan kegembiraannya dengan bergabungnya Mahkota Serumpun menjadi bagian dari Partai Demokrat. “Ini menjadi bukti, Partai Demokrat saat ini menjadi pilihan rakyat. Bergabungnya Mahkota Serumpun menjadi bagian nyata Demokrat konsisten berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Ia juga meminta anggota Mahkota Serumpun di seluruh wilayah Sumatera Utara untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. “Mari kita bergandengan tangan bersama memperjuangkan harapan rakyat,” ucapnya.

Sementara, Burhanuddin Sitepu menyebut, keberadaan Mahkota Serumpun dengan ketokohan yang dimiliki para pengurusnya tentu menjadi energi baru bagi Demokrat. “Saya sudah melihat dan merasakan sendiri aktivitas Mahkota Serumpun selama ini yang punya cara sendiri dalam menghimpun anggota masyarakat. Banyak kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya terkait kegiatan syiar keagamaan yang patut didukung dan dikembangkan,” ucapnya.

Sebelumnya di awal acara, Ustad Deni Khurniawan memanjatkan doa syukur atas terlaksananya dengan baik dan lancar operasi yang dilakukan tim dokter untuk mengangkat penyakit Presiden RI ke-6 SBY. “Pulihkan Ya Allah kesehatan Pak SBY sehingga beliau sebagai salah satu tokoh bangsa kami, bisa segera beraktifitas seperti sedia kala,’ ucapnya dalam munajatnya.

Acara dirangkai dengan pelantikan Ketua DPD Mahkota Serumpun Medan Drs M Ilyas AR, Ketua Deliserdang, M Kurnia Sitorus, Ketua DPD Tebingtinggi Syarif Hidayatul SS. Hadir pula Satgas Mahkota Serumpun Letkol TNI (Purn) Johansah Hasibuan dan Peltu Sarmin. Acara dimeriahkan hiburan, perlombaan dan makan bersama. (adz)

Presiden Jokowi Resmikan Sirkuit Mandalika, PLN Siap Sukseskan 2 Ajang Bergengsi Dunia

LOMBOK, SUMUTPOS.CO – Sirkuit balap internasional kebanggaan Indonesia telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo (12/11). PT PLN (Persero) pun berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan ajang kelas dunia di arena ini untuk dapat mengharumkan bangsa dan negara Indonesia.

PERSIAPAN: PLN melakukan persiapan pasokan listrik untuk ajang balap internasional di sirkuit Mandika.

Tak hanya menghadirkan listrik yang berkualitas dan andal, PLN juga telah menyiapkan pasokan listrik yang bersih untuk dapat menyukseskan gelaran yang ditatap dunia pada masa depan. Dengan komposisi bauran energi untuk energi baru terbarukan (EBT) di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 39,55 Mega Watt (MW) dari total daya mampu pembangkit sebesar 284 MW.
 
Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan jika gelaran balapan setiap tahunnya akan berdampak positif bagi perekonomian NTB. Gelaran balapan di sirkuit internasional Mandalika akan memunculkan efek berganda atau multiplier effect bagi perekonomian hingga Rp500 miliar setiap tahunnya, atau setiap penyelenggaraan balap.
 
Direktur Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersinergi sehingga acara peresmian oleh Presiden Jokowi dapat berjalan dengan lancar.
 
Untuk menyukseskan peresmian tersebut, PLN menyiagakan 103 personil yang tersebar di beberapa titik lokasi yang akan dikunjungi oleh Jokowi, antara lain Ruang VIP Room bandara, observation deck, race control, main pit building, masjid Nurul Bilad, Hotel Pullman dan Hotel Novotel.
 
“Suplai listrik aman di seluruh titik yang dikunjungi oleh Bapak Presiden. Suatu kebanggaan bagi kami dapat mengawal kegiatan peresmian hari ini sehingga bisa berjalan dengan luar biasa,” ujar Huda.
 
Tak hanya personel, beberapa peralatan sebagai cadangan apabila terjadi gangguan juga telah disiapkan. Total sebanyak sebelas unit Uniterruptible Power Supply kapasitas 1.200 kVA dan delapan buah genset berkapasitas 3.300 kW telah siap di lokasi.
 
Setelah diresmikan hari ini, Pertamina Mandalika International Street Circuit akan menjadi venue perdana ajang balap motor Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 yang akan digelar pada tanggal 12-14 November 2021, dan akan dilanjutkan dengan World Superbike (WSBK) pada tanggal 19-21 November 2021.
 
PLN telah menyiapkan skenario Zero Down Time atau layanan listrik tanpa kedip dengan sistem suplai berlapis untuk keandalan pasokan listrik selama perhelatan akbar berlangsung.
 
Persiapan untuk melistriki sirkuit ini telah dilakukan sejak Desember 2020. Proses bermula dari survei di lokasi, pembangunan ruas Jaringan Tegangan Menengah, mobilisasi peralatan, baik dari NTT, Bali, Jakarta, Jawa Timur, Sumbawa dan Bima, uji coba hingga tahap pengujian akhir.
 
“Sekali lagi kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, agar PLN bisa memberikan pelayanan yang terbaik, terutama pada ajang internasional IATC dan WSBK 2021,” ucapnya.
Sebelumnya, lawatan Presiden RI ke Lombok bukan hanya untuk memastikan sirkuit Mandalika aman. Presiden dijadwalkan akan menghadiri pertemuan internasional secara virtual dari Lombok. Untuk itu, PLN memastikan pasokan listrik untuk menunjang kerja Presiden andal.

Presiden menghadiri penutupan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (KTT APEC) secara virtual di Hotel Novotel, Lombok (12/11). PLN memperkuat sistem kelistrikan lombok dengan dua Uninterruptible Power Supply berkapasitas total 200 kVA disiapkan sebagai back up apabila terjadi gangguan pada suplai utama.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Lasiran menjelaskan selain infrastruktur tambahan untuk menjaga pasokan listrik aman, PLN juga mengerahkan delapan orang ditugaskan untuk bersiaga, dari total 103 personel yang disiagakan di beberapa titik dalam rangka kunjungan Jokowi kali ini.

“KTT APEC ini merupakan forum ekonomi bergengsi di Asia Pacific. PLN harus memastikan keandalan listrik supaya kegiatan dapat berlangsung dengan baik”, jelas Lasiran. (jpg/ila)

Roadmap Hilirisasi Produk Kelapa Sawit untuk Menjadikan Indonesia sebagai Price Center bagi CPO Global

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas dari sektor pertanian yang memiliki daya tahan dan yang ikut serta menopang pertumbuhan ekonomi di Q3 tahun 2021. Industri kelapa sawit juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja baik langsung maupun tidak langsung. Pemerintah memiliki visi agar industri sawit Indonesia dapat menjadi produsen sawit terbesar dan mendorong hilirisasi atau pengembangan produk turunannya.

“Roadmap hilirisasi telah disiapkan, antara lain yaitu peningkatan produktivitas, penunjang kegiatan hilir seperti oleofood, oleokimia dan biofuel, penciptaan ekosistem, tata kelola, capacity buildingdan pengembangan teknologi untuk pengembangan usaha kelapa sawit. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjadi penentu harga ataupun price center bagi CPO global,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar dengan tema “Urgensi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional”, yang diselenggarakan oleh The Iconomics, Jumat (12/11).

Dengan luasan lahan 10% dari total global land bank for vegetable oil, Indonesia mampu menjadi negara produsen kelapa sawit terbesar dan menguasai 55% pangsa pasar minyak sawit dunia ataupun minyak nabati. Selain itu juga mampu menghasilkan 40% dari total minyak nabati dunia yang sangat berperan penting dalam konteks ketahanan pangan di dunia.

“Industri kelapa sawit berkontribusi pada ekspor nasional sebesar 15,6% dari total ekspor di tahun 2020. Nilai tersebut tentu menjadi salah satu penyumbang devisa yang secara konsisten terus meningkat meskipun di masa pandemi,” kata Menko Airlangga.

Luas tutupan kelapa sawit nasional yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada tahun 2019 teridentifikasi sebesar 16,38 juta hektar dengan rincian, Perkebunan Sawit Rakyat sebesar 41%, Perkebunan Besar Negara sebesar 6%, dan Perkebunan Besar Swasta Nasional sebesar 53%.

“Data-data tersebut menunjukan bahwa Perkebunan Sawit Rakyat punya kontribusi signifikan terhadap pengembangan industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia,” tegas Menko Airlangga.

Selanjutnya, Menko Airlangga juga menegaskan bahwa Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi krusial sebagai upaya peningkatan produktivitas dan penguatan Sumber Daya Manusia, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Program PSR juga berkontribusi di masa pandemi Covid-19 dengan penyerapan tenaga kerja dan memunculkan juga multiplier effect yang positif di daerah.

“Program PSR merupakan program strategis nasional agar produktivitas masyarakat bisa meningkat, menjaga luasan lahan, dan lahan yang ada bisa dioptimalkan,” tambah Menko Airlangga.

Pemerintah juga terus berkomitmen melakukan replanting dengan target seluas 540.000 hektar yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. “Bagi lahan yang produktivitasnya kurang dari 4 ton bisa ditingkatkan dengan program replantingdan bibit unggul yang berbasis pada Good Agriculture Practices,” kata Menko Airlangga.

Sementara itu, pada awal November 2021 harga CPO masuk pada level yang tinggi yaitu USD 1.435/ton serta Nilai Tukar Petani meningkat dengan harga antara Rp2.800/kg sampai Rp3.000/kg untuk Tandan Buah Segar.

“Dari segi tantangan terdapat kompetisi minyak sawit yang semakin kompleks dengan berbagai hambatan non-tarif, seperti ISPO yang belum dianggap sama standarnya dengan RSPO dan masing-masing negara, termasuk Malaysia mempunyai standarnya sendiri yaitu MSPO,” pungkas Menko Airlangga. (ltg/fsr/*)

Rektor Unpab Pimpin Aptisi Sumut

DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS
APTISI: Dr H Muhammad Isa Indrawan MM (2 kiri) bersama Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi (4 kiri), Yuris Danilwan MSi PhD (3 kanan) dan pimpinan perguruan tinggi peserta Muswil Aptisi Sumut.

REKTOR Universitas Panca Budi (Unpab) Dr H Muhammad Isa Indrawan MM secara aklamasi terpilih sebagai ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut periode 2021-2025.

Rektor Unpab menggantikan Dr H Bahdin Nur Tanjung MM yang memimpin Aptisi Sumut selama tiga periode atau 12 tahun. Sedangkan Muhammad Isa Indrawan sebelumnya adalah Sekretaris Aptisi Sumut periode 2017-2021.

Pengurus lengkap disusun tim formatur terdiri dari Dr H Muhammad Isa Indrawan MM, Prof Tarmizi MHum (Universitas Amir Hamzah), Prof Dr Agussani MAP (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

Empat formatur berikutnya, Dr Bahdin Nur Tanjung MM (ketua Aptisi Sumut periode 2017-2021), Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes (STIKes Mitra Husada), Dr Ivan Elizabeth Purba MKes (Universitas Sari Mutiara), Wardayani SE MM (STIM Sukma) dan Diding Kusnadi SPd MM (Politeknik Ganesha).

Kepengurusan lengkap hasil Musyawarah Wilayah ke-6 Aptisi Sumut di Hotel Madani Medan, Jumat (12/11) akan dilantik paling lambat tiga bulan ke depan.

Muswil Aptisi 2021 diawali dengan seminar dan dialog pendidikan diikuti lebih 200 pimpinan perguruan tinggi swasta se-Sumut. Dua narasumber yakni Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi (kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Sumut) dan Prof Dr M Budi Djatmiko MSi MEI (ketua umum Aptisi Pusat).

Narasumber membedah hambatan masa lalu dan sekarang serta ancaman terhadap masa depan perguruan tinggi di era kemajuan teknologi dan pandemi.

Ibnu Hajar Damanik mendorong pimpinan perguruan tinggi mengimplementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk menjawab tantangan masa depan dan menghasilkan sumber daya manusia unggul.

Sedangkan M Budi Djatmiko mengupas gambaran masa depan yang harus disikapi dengan perubahan perkuliahan baik digitalisasi dan pengelolaan. Bila diabaikan, perguruan tinggi di Sumut akan terlindas. Perguruan tinggi dan dosen berkualitas yang akan bertahan.

Ketua umum Aptisi Pusat menjabarkan makalah hyflex learning for new normal education serta peluang dan tantangan
pengembangan perguruan tinggi swasta pasca pandemi Covid-19.

Turut hadir dalam muswil antara lain Aptisi Sumut ini Prof Zainuddin MPd (mantan Koordinator Kopertis Sumut), Yuris Danilwan MSi PhD (Politeknik AMI Medan), Kamson Sirait MKom (AMIK Medicom), Dr H Sakhyan Asmara MSP (STIK Pembangunan) dan Akhwanul Akhmal (Politeknik LP3I Jakarta). (dmp)

Pemulihan Sektor Transportasi dan Pergudangan untuk Mengakselerasi Pemulihan Berbagai Aktivitas Ekonomi pada Sektor Lainnya

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia telah menunjukkan perbaikan yang signifikan. Hal ini merupakan perkembangan positif, sehingga diharapkan penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional semakin berangsur membaik. Pemerintah juga terus menjaga keseimbangan penanganan kesehatan dan ekonomi.

Kinerja penanganan Covid-19 dan kecepatan vaksinasi di Indonesia menjadi salah satu yang diakui dunia. Menurut WHO dalam “Laporan Covid-19 Situation Report – 79” per 3 November 2021, seluruh provinsi di Indonesia telah berada pada Tingkat Penularan Masyarakat (community transmission) Level 1  atau tingkat penularan rendah. Sementara itu, berdasarkan NIKKEI Covid-19 Recovery Index, performa Indonesia menempati urutan 41 dari 121 negara, terbaik di antara negara-negara ASEAN. Peringkat ini terus membaik dari sebelumnya di peringkat 54.

Perkembangan capaian vaksinasi juga menunjukkan hal yang semakin baik. Dimana per 10 November 2021, sebanyak total 209,6 juta dosis telah disuntikkan. Dengan demikian, 61,2% target telah tervaksinasi dosis 1 dan 38,9% target telah tervaksinasi lengkap. Pemerintah akan terus mendorong capaian vaksinasi ini agar semakin cepat mencapai herd immunity.

Kondisi ekonomi secara makro juga menunjukkan resiliensi yang baik, hingga awal November 2021 pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,51%  (yoy) pada Kuartal III-2021. “Pemerintah optimis di tahun 2021 secara full year Indonesia pertumbuhan pada rentang 3,7 sampai dengan 4,0% dapat dicapai,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara webinar Kadin Indonesia dengan tema “Strategi Pemulihan Bisnis Transportasi di Indonesia Melalui Pembiayaan Bank dan Non Bank”, Kamis (11/11).

Sementara itu, Pemerintah juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 dapat mencapai 5,2% yang sejalan dengan proyeksi dari berbagai lembaga internasional.

“Momentum pemulihan ekonomi yang terus berlanjut sampai Q3-2021 ini harus tetap dijaga karena hal ini adalah kunci penting agar perekonomian kita dapat terus pulih dengan lebih cepat,” tegas Menko Airlangga.

Realisasi Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) sampai dengan 5 November 2021 telah mencapai Rp456,35 triliun atau sebesar 61,3% dari pagu Rp744,77 triliun. Program PEN akan terus dioptimalkan untuk menopang penghidupan dan daya beli masyarakat serta menjaga keberlangsungan usaha serta memulihkan ekonomi di berbagai sektor, termasuk sektor transportasi.

Serangkaian insentif fiskal juga telah diberikan untuk mendongkrak kinerja sektor usaha. Insentif PPh Pasal 22 Impor, PPh Pasal 25, Restitusi PPN, dan penurunan tarif PPh Badan telah diberikan untuk membantu likuiditas dan keberlangsungan usaha. Pemerintah juga telah memberikan insentif fiskal kepada sektor-sektor yang memiliki multiplier effect tinggi terhadap perekonomian, seperti sektor properti dan otomotif.

Sebagian besar insentif bagi sektor Transportasi dan Pergudangan diberikan untuk menjaga cash flow dan menahan gelombang PHK, antara lain berupa perpanjangan insentif pajak, restrukturisasi penyelesaian kredit bagi usaha di sektor transportasi baik yang ada di sektor perbankan maupun lembaga jasa keuangan non perbankan, serta bantuan subsidi gaji/upah.

“Sektor transportasi dan pergudangan adalah enabler untuk sektor yang lainnya. Pemulihan sektor ini akan mendorong percepatan pemulihan berbagai aktivitas ekonomi di berbagai sektor lainnya. Untuk itu, Pemerintah akan terus bersinergi dengan semua pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pemulihan sektor transprotasi dan pergudangan nasional,” pungkas Menko Airlangga. (frh/fsr/*)

PSDS Kalahkan Muspika FC

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSDS Deliserdang akhirnya meraih kemenangan. Traktor Kuning sukses mengalahkan Muspika FC dengan skor 2-1 pada lanjutan Penyisihan Grup C Liga 3 musim 2021 zona Sumatera Utara di Stadion Mini Pancing, Sabtu (13/11/2021).

MENANG: Skuad PSDS akhirnya meraih kemenangan di Liga 3 musim ini. (IST)

PSDS memulai laga dengan baik. Namun, komunikasi kurang baik di lini pertahanan, membuat gawang PSDS kebobolan. Gol Muspika dicetak oleh Agung. Keunggulan Muspika bertahan hingga babak pertama usai.

Tidak ingin gagal lagi, PSDS terus menekan Muspika di babak kedua. Usaha anak asuh Syahrial Effendi ini akhirnya membuahkan hasil. Tendangan sudut yang dilepaskan Purnomo, diumpan Yopi kepada Dicky Yudista. Tak membuang kesempatan, Dicky Yudista menjebol gawang Muspika.

Berhasil menyamakan kedudukan, pemain PSDS semakin bersemangat. Reja akhirnya memastikan kemenangan Traktor Kuning setelah menyambar bola rebound. Gol itu mengantar PSDS meraih kemenangan.

Pelatih PSDS, Syahrial Effendi mengaku anak asuhnya bermain kurang baik di babak pertama. Sering terjadi salah komunikasi di barisan pertahanan.

“Problem kita pada babak pertama adalah buruknya komunikasi dua stoper. Kita tidak sangka main begitu. Kejadian seperti kok di kompetisi, saat uji coba tidak pernah buat kesalahan demikian,” kata Syahrial.

Menurutnya, timnya bisa membalikkan keadaan dengan skor 2-1 karena pergantian pemain. Disebut rotasi pemain karena stamina sudah habis.

Sedangkan Pelatih Muspika FC, Apan Lubis mengatakan bahwa anak-anak asuhnya bermain baik babak pertama. Namun babak kedua kurang bermain baik sebab PSDS memanfaatkan bola-bola atas.

“Babak kedua pemain kita lengah bermain. Bola atas mereka sangat baik dan di atas rata-rata kita. Sehingga bisa mereka merubah keadaan,” terangnya. (btr)

Dalam Forum Bisnis Dubai Expo 2021, Menko Airlangga Ajak Calon Investor untuk Berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menko Airlangga mengajak para calon investor untuk bergabung dengan para pelaku usaha lainnya yang telah merasakan kemudahan dalam berinvestasi di KEK.

Kebijakan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) hingga kini masih menjadi andalan Pemerintah guna mendistribusikan pertumbuhan ekonomi secara merata di seluruh Indonesia. Selain itu, KEK juga bertujuan meningkatkan nilai investasi di daerah, mengoptimalkan kegiatan industri termasuk aktivitas ekspor dan impor, serta mempercepat pembangunan dan pemerataan kesempatan kerja.

Keberadaan KEK di Indonesia juga menawarkan berbagai fasilitas bagi penanaman modal, berupa insentif fiskal seperti tax holiday dan tax allowance, serta insentif nonfiskal seperti layanan one-stop services menggunakan Online Single Submission (OSS) untuk perijinan dan pendaftaran usaha, peraturan keimigrasian, ketenagakerjaan, dan pengelolaan lahan. Hingga tahun 2021, telah ditetapkan 19 KEK di seluruh Indonesia, yang bergerak di sektor industri manufaktur, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

“Lebih dari itu, KEK secara otomatis juga akan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), karenanya akan masuk sebagai prioritas untuk dikembangkan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual di acara Forum Bisnis mengenai Kawasan Ekonomi Khusus yang digelar di Paviliun Indonesia Dubai Expo. Forum Bisnis tersebut diselenggarakan mulai 7 November hingga 11 November 2021.

Untuk KEK yang berfokus pada industri manufaktur antara lain terdapat di Sei Mangkei, Gresik, Kendal, Palu, Arun Lhokseumawe, Galang Batang, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Tanjung Api-Api, Bitung, dan Sorong.

Sementara KEK pariwisata di antaranya yakni Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Morotai, Likupang, LIDO, dan Mandalika. Gelaran event olahraga berskala dunia yakni Indonesia First World Super Bike dan MotoGP juga akan diselenggarakan di KEK Mandalika.

Seiring dengan disahkannya UU Cipta Kerja, KEK juga memperluas cakupan industrinya hingga ke skala industri tersier, termasuk Nongsa dan Singhasari yang fokus pada industri digital dan pusat data terpadu, serta Batam Aero Technic yang bergerak pada sektor aeroplane maintenance, repair, and overhaul (MRO).

UU Cipta Kerja memang membawa Indonesia memasuki babak baru yang lebih baik, dalam kaitannya dengan upaya penciptaan lapangan kerja dan aktivitas penanaman modal.

“Melalui KEK, Pemerintah pun berkomitmen membangun iklim investasi yang baik dan memastikan tiga faktor yakni certainty, clarity, and simplicity bagi para investor dan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia,” tegas Menko Airlangga.

Mengakhiri sambutannya, Menko Airlangga mengajak para calon investor untuk bergabung dengan para pelaku usaha lainnya yang telah merasakan kemudahan dalam berinvestasi di KEK.

“Saya akan menyambut kehadiran Anda semua di Indonesia, segera bergabung dan jalankan usaha anda di Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia. Semoga semua agenda forum bisnis di World Expo 2020 Dubai kali ini berjalan dengan sukses, dan turut membawa angin segar bagi perekonomian Indonesia,” pungkas Menko Airlangga. (iqb/fsr/*)