30 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 3020

Retribusi Menara Telekomunikasi di Labuhanbatu Disetujui

PARIPURNA: Bupati Labuhanbatu hadiri Rapat Paripurna DPRD Ranperda tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi. fajar/sumutpos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhanbatu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi dalam Rapat Paripurna DPRD Labuhanbatu yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Arsyad Rangkuti, Jumat (15/10).

PARIPURNA: Bupati Labuhanbatu hadiri Rapat Paripurna DPRD Ranperda tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi. fajar/sumutpos.

Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi berpedoman pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah dan juga sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Tahun 2016 Nomor S-209/ PK.3/ 2016 tentang Pedoman Penyusunan Tarif Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi.

Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPRD tersebut mengatakan, satu komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mempunyai kontribusi dan potensi besar di Kabupaten Labuhanbatu adalah retribusi pengendalian menara komunikasi yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu.

“Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi yang disetujui oleh DPRD ini adalah merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah yang sangat potensial dan dapat membantu anggaran pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Labuhanbatu kearah yang lebih baik,” terang Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati Labuhanbatu juga mengucapkan terima kasih kepada panitia khusus atas masukan dan saran terhadap rancangan peraturan daerah retribusi pengendalian menara telekomunikasi dan akan menyempurnakan rancangan ini sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Turut hadir dalam Rapat tersebut, Ketua DPRD Labuhanbatu Meika Riyanti Siregar, Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian, Asisten I Sarimpunan Ritonga, Asisten II Ikramsyah Putra, Asisten III Zaid Harahap, Staf Ahli, para Kepala OPD, perwakilan Forkopimda Labuhanbatu. (fdh/azw)

Kelompok Ternak Binaan Pertamina, Ciptakan Produk Unggul, Dorong Perekonomian Masyarakat

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Susu Kambing perah menjadi peluang bisnis yang baik dan tengah dikembangkan oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Fuel Terminal (FT) Pematangsiantar dengan memberikan bantuan dan pelatihan kepada Kelompok Ternak Susu Kambing Sejahtera.

Proses perah susu kambing.(BAGUS SYAHPUTRA).

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Pertamina Patra Niaga memberikan bantuan berupa kambing dengan jenis Sapera dan Etawa sebanyak 5 ekor pada tahun 2018, kepada kelompok ternak Susu Kambing Sejahtera beralamat di Jalan Batu Permata Raya, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Seiring berjalan perkembangan pesat dan baik, terlihat dari kelompok ternak ini, atas pelatihan dan bimbingan diberikan Pertamina. Kini, 5 ekor kambing itu, berkembang menjadi 30 ekor. Dengan keseluruhan memproduksi susu kambing perah.

“Untuk per harinya, bisa menghasilkan susu kambing perah 7 hingga 8 liter. Dengan harga Rp 40 hingga Rp 60 per liternya,” sebut Bendahara Kelompok Ternak Susu Kambing Sejahtera, Herlianto, Sabtu (16/10).

Herlianto mengatakan FT Pematangsiantar juga memberikan bantuan berupa mesin pengiling pangan kambing tersebut. Karena, kambing perah itu, diberi makan ubi, kedelai dan jagung yang digiling halus menggunakan mesin tersebut.

Untuk perawatan kambing perah ini, tidak sembarangan seperti kambing untuk di kurban atau aqiqah, hanya diberi pangan rumput liar. Namun, kambing dengan jenis Sapera dan Etawa dirawat dengan terjaga pangan hingga kebersihan kadang.

Herlianto mengungkapkan sudah banyak kontribusi diberikan Pertamina Patra Niaga melalui FT Pematangsiantar dalam pengembangan ternak ini. Pelatihan dan pembinaan kepada kelompok ternak tersebut, juga diberikan dalam memproduksi susu kambing turunan, seperti susu kambing beraneka ragam rasa dan menjadi bahan baku untuk es krim.

“Untuk pelatihan susu kambing ada rasanya dan es krim Pertamina memfasilitasi untuk belajar ke Kota Binjai,” tutur Herlianto.

Tidak sampai disitu saja, Pertamina dalam waktu dekat ini. Akan melakukan pelatihan pengelolaan susu kambing menjadi perawatan kulit seperti masker wajah dan sabun. Sehingga, untuk pemasaran terbuka luas dan memiliki nilai jual yang lebih.

Herlianto mengakui setelah menerima bantuan dan pelatihan serta bimbingan dari Pertamina penghasilan Kelompok Ternak Susu Kambing Perah tidak dipungkiri meningkat.”Untuk penghasilan Alhamdulillah jauh beda lah,” kata Herlianto.

Memberikan makan kambing.(BAGUS SYAHPUTRA).

Pandemi COVID-19 ini, kelompok ternak tidak mengalami dampak. Namun sebaliknya memberikan keuntungan. Herlianto mengaku tidak bisa mencukupi permintaan pasar untuk memasok susu kambing original diminta oleh masyarakat.

“Saat COVID-19 permintaan sangat banyak, namun stok susu tidak mampu mencukupi permintaan,” sebut Herlianto.

Himpun data dari berbagai sumber, bahwa manfaat susu kambing sangat baik untuk kesehatan, di tengah pandemi COVID-19 saat ini mampu menambah atau meningkatkan imunitas tubuh dan selalu terjaga kesehatan.

Selain itu, manfaat susu kambing ini. Menjaga kesehatan tulang dan gigi. Mendukung kesehatan sistem pencernaan. Meringankan gejala psoriasis. Mencegah penyakit kardiovaskular.

Pemanfaat tersebut, membuat permintaan meningkat saat virus Corona melanda tanah air ini.”Kemudian, kesadaran masyarakat untuk meminum susu juga meningkat. Tapi, pemasaran kita baru di Kota Pematangsiantar ini saja,” sebut Herlianto.

Di kandang Kelompok Ternak Susu Kambing Sejahtera ini jumlah kambing berjumlah sekitaran 70 ekor. Herlianto mengatakan dengan pelatihan dan bimbingan diberikan Pertamina, banyak ilmu diperoleh dalam pengembangan susu kambing perah dan produk turunannya.

“Pelatihan yang kita dapatkan, dulu susu kambing hanya original saja, sekarang susu bisa beranekaragam rasa ada. Susu dibuat untuk eskrim dan dalam waktu susu kambing untuk masker wajah dan sabun,” ucap Herlianto.

“Sudah banyak permintaan susu kambing beragam rasa. Banyak permintaan rasa strawberry dan coklat. Termasuk Pertamina ikut membantu memasarkan susu kambing beragam rasa, ketika ada acara mereka ikut memesan susu ini,” sebut Herlianto.

Semakin berkembang produk turunan susu kambing perah ini. Herlianto mengharapkan kepada Pertamina ikut membantu kelompok ternak dalam pemasaran secara luas, tidak saja di Kota Pematangsiantar saja. Tapi, seluruh daerah di Sumatera Utara.

“Kendala kita, masalah pemasaran saja. Kalau ini, lanjut panjang. Kalau disini minat orang minum susu tinggi, tapi kondisi ekonomi juga. Jadi, kita binggung untuk pemasarannya,” kata Herlianto.

Disinggung apakah kelompok ternak ini, mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Herlianto mengatakan dapat, tapi kambing diberikan pemerintah jauh yang diharapkan. Hal itu, sangat beda diberikan oleh Pertamina.

Herlianto menceritakan bahwa Pertamina memberikan bantuan dalam bentuk uang. Sehingga kelompok ternak ini, membeli kambing yang sesuai untuk dijadikan susu kambing perah.

“Ada bantuan dari pemerintah untuk kelompok ternak sini lah. Tapi, bantuan pemerintah kambingnya kurus-kurus, kita kasih makan terus, sebulan kemudian mati. Beda dengan Pertamina. Ini uang, kelen (peternak) yang beli. Kalau pemerintah kambing yang datang sudah dibeli oleh pemerintah sendiri, bukan kita,” tandas Herlianto.

Sementara itu, Operation Head FT Pematangsiantar, Muhammad Setiawady menjelaskan bahwa perkembangan Kelompok Ternak Susu Kambing Sejahtera sangat baik. Untuk itu, Pertamina ikut serta mendorong perekonomian masyarakat melalui program CSR.

“FT Pematangsiantar juga membantu masyarakat dalam bentuk CSR. Baik di ring satu, maupun disekitar lokasi kita. Salah satunya, Kelompok Susu Kambing Sejahtera. Yang mana, awalnya kelompok ini berdirinya tahun 2018. Awalnya, 5 ekor kambing sampai saat ini, sudah menjadi 30 ekor kambing,” jelas Setiawady.

Setiawady mengungkapkan setiap tahun tahun, pihak melakukan evaluasi untuk melihat perkembangan kelompok ternak ini. Hasilnya, menunjukkan tren yang baik.

“Kita buktikan, hasil susunya sangat meningkat. Tidak memproduksi susu kambing saja, sudah memberikan pelatihan untuk mengelola susu kambing tersebut. Setiap tahun, kita berikan pelatihan dan ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya,” sebutnya.

Dalam waktu dekat ini, Setiawady mengatakan pihaknya akan menghadirkan pembimbing untuk pengelolaan susu kami menjadi masker wajah dan sabun. Karena, susu kambing memiliki nilai bila terus diinovasi menjadi produk turunan.

“Kedepannya, akan melatih untuk pembuatan masker dan sabun. Kita akan tingkatkan lagi, mutu dari produk kelompok ini,” jelas Setiawady.

Setiawady sudah mendengar keluhan dari kelompok ternak ini. Ia mengatakan pihaknya akan memberi solusi dalam pemasaran secara online dengan menggandeng e-commerce, yang ada. Sehingga jangkauan konsumen bisa hingga keluar Kota Pematangsiantar.

“Untuk saat ini, kita juga melakukan pemasaran dan pemesanan susu kambing aneka rasa untuk kegiatan internal sembari memperkenalkan hasil produksi kelompok ternak ini,” sebut Setiawady.

Setiawady mengungakapkan bahwa anggota kelompok ternak ini, aktif mencari ilmu untuk memproduksi susu kambing menjadi produk turunan. Sehingga apa diharapkan mampu tercapai.

“Produsen aktif untuk mencari ilmu dan pelaksanaan sesuai kita harapkan dan sisi pemasaran akan kita tingkat lagi. Tidak saja, di kota Pematangsiantar saja, tapi ke daerah-daerah yang lain. Lebih banyak lagi, orang mengenal produksi susu kambing ini,” pungkas Setiawady.

Wali Kota Binjai Dukung PSKB

TERIMA: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, saat menerima audiensi Pengurus PSKB di Ruang Rapat Wali Kota Binjai, baru-baru ini.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, menerima audiensi dari Persatuan Sepakbola Kota Binjai (PSKB), Kamis (14/10). Pada kesempatan itu, Amir didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Binjai, Nani Sundari, di Ruang Rapat Wali Kota Binjai.

TERIMA: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, saat menerima audiensi Pengurus PSKB di Ruang Rapat Wali Kota Binjai, baru-baru ini.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

Ketua PSKB, Sofyan Siregar menjelaskan, pihaknya terus melakukan pembinaan kepada anak-anak selama 6 bulan terakhir. Kini, PSKB tengah bersiap menghadapi Liga 3 dan Piala Suratin.

Sofyan juga mengatakan, ajang Liga 3 akan dimulai pada 1 November 2021 mendatang. Bahkan, Piala Suratin juga akan bergulir secara bersamaan.

“Selain akan mengikuti Liga 3, PSKB juga akan mengikuti Piala Suratin U-17, Piala Suratin U-15, dan Piala Suratin U-13, yang akan diselenggarakan serentak pada November nanti. Kehadiran kami ke sini, memohon dukungan Pemko Binjai dan masyarakat Binjai untuk PSKB,” ungkap Sofyan.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kedatangan Pengurus PSKB. Dia sangat mendukung PSKB yang akan bertanding pada Liga 3 serta Piala Suratin.

“Saya berharap PSKB semakin berprestasi dan bisa berjaya seperti di masa lalu. Banyak pemain nasional yang lahir dari PSKB,” harapnya. (ted/saz)

Silaturahim ke Kapolsek Binjai Utara, Camat Bahas Kamtibmas

BERSAMA: Camat Binjai Utara Sofyan Siregar (tengah) diabadikan bersama dengan Kapolsek Binjai Utara AKP Teuku Fathir Mustafa. TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Camat Binjai Utara Sofyan Siregar, terus melanjutkan silaturahimnya ke unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Setelah menyambangi tokoh-tokoh agama hingga Komandan Koramil Binjai Utara, Jumat (15/10), Sofyan mengunjungi Kapolsek Binjai Utara di Jalan Baskom, Kelurahan Nangka.

BERSAMA: Camat Binjai Utara Sofyan Siregar (tengah) diabadikan bersama dengan Kapolsek Binjai Utara AKP Teuku Fathir Mustafa. TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

Kedatangan Sofyan diterima langsung Kapolsek Binjai Utara, AKP Teuku Fathir.

“Terima kasih atas kedatangan Pak Camat di kantor kami,” ungkap Fathir.

Suasana santai dan obrolan mengalir, terjalin di antara keduanya. Mereka membahas mengenai pandemi, pelaksanaan vaksinasi, hingga keamanan dan ketertiban masyarakat di Binjai Utara.

Menurut Fathir, situasi kamtibmas di Kota Binjai, khususnya Binjai Utara, relatif kondusif.

“Alhamdulillah, kamtibmas di Binjai Utara ini khususnya, kondusif. Tidak ada hal-hal yang menonjol,” tutur mantan Kasat Reskrim Polres Langkat tersebut.

Meski demikian, Unit Reskrim Polsek Binjai Utara berhasil mengungkap aksi pencurian di Ruang Kerja Ketua DPRD Binjai, beberapa waktu lalu. “Ya itulah kasus menonjol yang pernah kami ungkap,” kata Fathir lagi.

Sementara Camat Binjai Utara, Sofyan menyatakan, siap mendukung program Kapolsek Binjai Utara. Apalagi saat ini di tengah pandemi, menurutnya, Kecamatan Binjai Utara siap mendukung dan membantunya.

“Saya mengucapkan terima kasih karena telah menerima kedatangan saya di Mapolsek. Pak Kapolsek pun jika ingin balas kunjung, kami siap menerimanya,” pungkasnya. (ted/saz)

BNNK Karo dan Rutan Kabanjahe Bersinergi Upaya P4GN

DIALOG: Kepala BNNK Karo Adlin Mukhtar Tambunan, saat berdialog dengan Kepala Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Sangapta Surbakti di Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Rabu (13/10).

KARO, SUMUTPOS.CO – Jalin sinergitas dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo Adlin Mukhtar Tambunan, bersama para staf, melakukan kunjungan ke Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Rabu (13/10) lalu.

DIALOG: Kepala BNNK Karo Adlin Mukhtar Tambunan, saat berdialog dengan Kepala Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Sangapta Surbakti di Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Rabu (13/10).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Sangapta Surbakti, dan Kepala KPR Rutan Kabanjahe Fathah Dien Akbar.

Dalam kunjungannya, Kepala BNNK Karo berdialog dengan Kepala Rutan Kelas IIB Kabanjahe, terkait sinergitas dalam upaya P4GN, serta diskusi tentang Tim Asesmen Terpadu (TAT) di Rutan Kelas IIB Kabanjahe.

“Sinergitas antar pemangku kepentingan antara BNNK Karo dan Rutan Kelas IIB Kabanjahe, harus terjalin dengan baik, guna memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Serta bergerak aktif untuk saling mendukung menggiatkan program-program P4GN di lingkup Rutan Kelas IIB Kabanjahe,” ungkap Adlin.

Atas kunjungan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Sangapta Surbakti, menyampaikan terima kasih dan mengungkapkan apresiasinya.

“Kami siap untuk bekerja sama lebih baik lagi dalam pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba di Tanah Karo, terkhusus di Rutan Kelas IIB Kabanjahe,” pungkasnya. (deo/saz)

MUI Harus Berperan dalam Penguatan Politik Umat Islam

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Umat Islam harus berpolitik dan terjun langsung agar tidak dipimpin dan dikuasai oleh orang-orang zalim. Hal itu menjadi tugas para pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan untuk mengembalikan keyakinan dan kepercayaan Umat Islam di dalam bingkai politik.

MUI juga bertanggung jawab atas penguatan politik umat Islam. Karenanya, ketua-ketua MUI di kecamatan diimbau untuk dapat mengarahkan dan mendidik umat dalam berpolitik. “Agar masyarakat terlibat dan mau berpolitik demi kemajuan dan kebesaran Agama Islam, kita semua bertanggung jawab mencerdaskan umat islam dalam siyasah.

Namun begitu, tidak serta merta pengurus MUI menjadi salah satu pendukung partai politik ataupun masuk dalam partai politik. Sebab, MUI di semua level adalah tenda besar Umat Islam,” kata Ketua MUI Kota Medan Dr Hasan Matsum dalam seminar tentang “Penguatan Politik Islam di Kota Medan” yang digagas Komisi Siyasah, Syariah dan Kerjasama antar Lembaga MUI Kota Medan di Aula Lantai II, Jalan Nusantara Medan, Kamis (14/10).

Dalam seminar ini, selain Hasan Matsum, ada dua narasumber lainnya yakni Anggota DPD RI asal Sumut Muhammad Nuh dan dosen FSH UIN SU Medan Dr Zulham SHI MHum. Sedangkan peserta seminar berasal dari seluruh MUI Kecamatan se-Kota Medan, Pengurus Harian MUI Kota Medan, dan ormas-ormas Islam.

Hasan Matsum juga mengingatkan, jangan ada lagi yang mengatakan, tidak boleh ada politik di masjid. “Sebaliknya justru politik itu wajib, sebagaimana di zaman Rasulullah Saw dulu juga berpolitik. Bahkan Rasulullah berperang untuk memenangkan politik dalam pengertian yang sangat luas,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Hasan, banyak pemahaman sesat yang mempengaruhi pikiran umat Islam agar tidak mencampuradukkan politik dengan agama, sebab politik itu dianggap kotor dan bertentangan dengan ajaran agama. “Sekarang ini pemikiran seperti itulah yang harus kita hapuskan dari umat,” tegasnya.

Sementara anggota DPD RI asal Sumut, Muhammad Nuh menyampaikan, Islam sebagai agama, tidak terlalu banyak masalah dalam berpolitik. Contohnya, pengangkatan khalifah sesudah Rasulullah wafat dengan berbagai cara seperti cara aklamasi, voting (formatur), dan lain sebagainya.

Nuh juga mengatakan, pernyataan Samuel Huntington, eorang ilmuwan politik Amerika Serikat perlu menjadi catatan dan dicermati. Diantaranya, sebagai kajian objektif pakar sejarah politik, bahwa Timur (terutama Islam) pernah menguasai Barat (Amerika dan Eropa). Contohnya, Islam pernah berkuasa di Andalusia, Spanyol, selama 781 tahun.

Kemudian, peringatan bagi Barat yang kini menguasai dunia, agar jangan lalai dengan Timur. Meski kini lemah dan dapat dikendalikan, tapi kaum Muslimin pernah dan memungkinkan menjadi penguasa dan berkuasa.

“Pengalaman Raja Faishal dari Saudi Arabia, yang pernah menggerakkan embargo minyak bagi negara-negara yang mendukung Israel dalam menghadapi negara-negara Arab. Ini bisa menjadi masukan berharga buat kita dalam mengambil peran politik demi kejayaan umat,” pungkas Nuh.

Sebelumnya, Pamonoran Siregar, M. Pd.I selaku ketua panitia menyampaikan, seminar ini dilaksanakan untuk melihat perpolitikan Umat Islam saat ini yang dinilai sangat lemah. “Umat Islam belum mendapatkan tempat yang layak baik di Indonesia maupun dunia internasional. Walaupun menjadi penduduk mayoritas, tapi Umat Islam tertindas dalam ketidakberdayaan,” sebutnya.

Untuk itu, lanjutnya, politik sangat penting bagi Umat Islam, karena tidak ada urusan apapun dimuka bumi ini yang tidak terlepas dari politik. Umat Islam harus mengambil peran dalam perpolitikan agar tidak tertindas dan dipimpin oleh orang-orang zalim.(adz)

Dekranasda Gelar Festival Kreasi Motif Deliserdang 2021, Perkenalkan Kekhasan Budaya dan Nilai Kearifan Lokal

DIABADIKAN: Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan dan Ketua Dekranasda Deliserdang Hj Yunita, beserta jajaran diabadikan bersama pada Festival Kreasi Motif Deliserdang 2021 di P3UD Kabupaten Deliserdang, Jalan Raya Medan-Lubukpakam, Km 21, Desa Tanjungmorawa-B, Kecamatan Tanjungmorawa, Kamis (14/10).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dekranasda Kabupaten Deliserdang menggelar Festival Kreasi Motif Deliserdang 2021 di Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD) Kabupaten Deliserdang Jalan Raya Medan-Lubukpakam, Km 21, Desa Tanjungmorawa-B, Kecamatan Tanjungmorawa, Kamis (14/10) lalu.

DIABADIKAN: Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan dan Ketua Dekranasda Deliserdang Hj Yunita, beserta jajaran diabadikan bersama pada Festival Kreasi Motif Deliserdang 2021 di P3UD Kabupaten Deliserdang, Jalan Raya Medan-Lubukpakam, Km 21, Desa Tanjungmorawa-B, Kecamatan Tanjungmorawa, Kamis (14/10).

Hadir pada acara tersebut, Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, dan Sekdakab Deliserdang Darwin Zein. Hadir juga Ketua Dekranasda Deliserdang Hj Yunita, Ketua GOPTKI Deliserdang Hj Sri Pepeni, Ketua Dharmawanita Persatuan Herawati, Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Sumut diwakili Direktur Poltak Sitanggang, Dirut Bank Sumut diwakili Pimpinan Divisi Budi Anshari, para pimpinan OPD, para camat, serta para pimpinan instansi lainnya.

Dalam sambutannya, Ashari mengatakan, Indonesia memiliki potret budaya yang multikultural dan karena itulah kita menjadi bangsa yang besar. Jika ditelusuri bersama, batik yang menjadi world-heritage bukan hanya sekadar dilihat dari kainnya, melainkan melalui teknik dan proses pembuatannya. Batik Indonesia memiliki beragam motif dengan esensi filosofi, desain menarik, dan nilai seni yang sangat tinggi, mengikuti perubahan zaman saat ini.

“Sikap keterbukaan Indonesia telah banyak menyerap unsur-unsur kebudayaan luar, sehingga terjadi transformasi pada gaya masyarakat kita. Namun kita harus tetap mempertahankan seni budaya sebagai warisan dan identitas budaya Indonesia yang harus dihargai dan dijunjung tinggi. Untuk itu, kita patut berbangga memiliki kreasi motif batik daerah kita yang akan ditampilkan,” ungkap Ashari.

“Festival Kreasi Motif Deliserdang 2021 yang diselenggarakan ini, merupakan pertunjukkan untuk memperkenalkan, menggambarkan kekhasan budaya Deliserdang, dan menjadi media dalam membangun animo masyarakat untuk mengenali, memahami, dan mencintai warisan budaya yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal, serta membangkitkan gerakan ekonomi kerakyatan melalui kreativitas dalam menciptakan produk-produk ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Momentum ini, menurutnya, sangat berharga bagi semua pihak, untuk misi terus melestarikan warisan budaya.

“Karena itu, mari kita berjuang bersama memajukan batik Deliserdang, dengan memakai produk-produk buatan UMKM. Dan kita tanamkan dalam diri, batik itu keren,” tutur Ashari.

Bupati Deli Serdang mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berperan penting dalam mewujudkan modernisasi masyarakat batik, baik sebagai pengrajin, desainer maupun pengguna. Melalui festival ini, saya berharap kedepannya agar terus berkarya dalam rangka menumbuhkembangkan budaya batik Deli Serdang, sehingga selain dapat menambah kekayaan dan keragaman kebudayaan, juga dapat memberdayakan perekonomian masyarakat.

Sebelumnya Ketua Dekranasda Deli Serdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan pada laporannya menjelaskan, tujuan penyelenggaraan kegiatan Festival Kreasi Motif Deli Serdang Tahun 2021 dimaksudkan untuk memperkenalkan dan mempromosikan batik dan tenun hasil kerajinan para pelaku UKM Kabupaten Deli Serdang.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan Festival Kreasi Motif Deli Serdang Tahun 2021 ini dapat bermanfaat dan memberikan konstribusi bagi kita semua khususnya masyarakat Deli Serdang,”harapnya.

Dalam kegiatan itu, juga ditampilkan berbagai motif batik Deli Serdang yang diikuti 7 pengrajin Deli Serdang. Informasi yang dihimpun tujuh pengrajin tersebut yakni Rahmawati yang mempunyai produk nama Liza Mangrove, Evi Amroeni dengan nama produk Langgam Batik dan Sovenir, Nurwahidah dengan nama Raki Tenun, Zuliana dengan nama Ana Ruby Moda, Ali Ikhsan Batubara dengan nama Tenun Bona Jaya, Irfania Ramadhani Lubis dengan nama Ir & Ir Songket Deli serta Waritri Mumpuni dengan nama Sanggar Seni Pendopo. Setelah produk dipamerkan langsung oleh model kemudian produk pun di lelang. (rel/saz)

PON 2021 Berakhir, Sampai Jumpa di Aceh-Sumut

TERIMA BENDERA: Gubs Edy Rahmayadi bersama Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Taqwallah menerima bendera Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI yang mana nantinya akan diselenggarakan di Provinsi Aceh - Sumut Tahun 2024 dari Ketua Komite Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman di Stadion Utama Lukas Enembe, Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (15/10/2021) malam.

JAYAPURA, SUMUTPOS.CO – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua berakhir dan resmi ditutup Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Stadion Lucas Enembe Jayapura, Jumat (15/10) malam.

TERIMA BENDERA: Gubs Edy Rahmayadi bersama Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Taqwallah menerima bendera Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI yang mana nantinya akan diselenggarakan di Provinsi Aceh – Sumut Tahun 2024 dari Ketua Komite Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman di Stadion Utama Lukas Enembe, Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (15/10/2021) malam.

Upacara penutupan ditandai penurunan Bendera PON, dan bendera tersebut selanjutnya diserahkan Gubernur Papua Lucas Enembe kepada Gubernur Sumut Edy Ramayadi dan Sekda Aceh dr H Taqwallah. Aceh dan Sumut akan menjad tuan rumah bersama PON XXI/2024.

Usai penyerahan bendera PON, acara dimeriahkan oleh tarian kebersamaan. Ada juga tariann

dari Sumatera Utara dan Aceh.

Protokol kesehatan tetap dijaga selama acara penutupan PON XX Papua 2021. Seluruh penari yang memeriahkan jalannya acara ikut menggunakan masker.Suasana penutupan terkesan semarak didukung dekorasi menarik yang menggambarkan identitas budaya Indonesia. Hal ini menambah kemeriahan upacara penutupan PON XX Papua 2021 yang juga diwarnai dengan pesta kembang api.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin di hadapan para undangan termasuk Gubernur maupun perwakilan provinsi-provinsi di tanah air,Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, pengetua adat dan lainnya menyebutkan penyelenggan PON XX Papua 2021 sebagai yang tersulit sepanjang sejarah. Namun ia bangga pelaksanaan pesta olahraga paling bergengsi di tanah air ini terlaksana dengan baik dan lancar.

Menurut Maruf Amin, ada beberapa hal yang membuat penyelenggaraan PON XX Papua tidak mudah. Pertama, pembangunan infrastruktur olahraga yang sangat masif dengan standar dan kualitas internasional.

Kedua, lokasi penyelenggaraan atau venue sangat tersebar di Papua, meliputi klaseter Jayapura, Mimika, dan Merauke.”Jarak antara satu venue dengan yang lain merupakan yang terjauh yang pernah ada dalam penyelenggaraan PON selama ini,” ujar Maruf Amin.

Kemudian yang ketiga, PON XX ini diselenggarakan dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal ini menuntut kerja ekstra dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Meskipun sulit, Maruf menilai Papua berhasil sukses menggelar event olahraga nasional ini. Hal ini sebagaimana semboyan PON, yakni Torang Bisa.

Sama diketahui, Kontingen Jawa Barat tampil menyakinkan, mempertahankan gelar juara umum PON XX/2021 dengan torehan 133 medali emas, 105 perak dan 115 perunggu. Tempat kedua DKI Jakarta (110–91 –100), disusul Jatim di urutan ketiga (110-89-88), peringkat empat tuan rumah Papua (93-66—102) dan Bali di urutan kelima (28-25-53).Sementara kontingen Sumut berada di peringkat 13 dengan torehan 10 medali emas, 22 perak dan 23 perunggu.(rel)

Selidiki Kelangkaan BBM, Poldasu Panggil Pihak Pertamina

DITUTUP: Sebuah SPBU di Kota Medan menutup pintu masuk sebagai tanda mereka sedang kehabisan stok BBM.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memanggil pihak PT Pertamina Regional Sumbagut, terkait stok bahan bakar minyak (BBM) yang mengalami kelangkaan di sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut). Kelangkaan stok BBM ini terjadi selama lebih dari sepekan terakhir. Sebagian besar SPBU di Medan, dan sejumlah daerah lainnya di Sumut mengeluh kekurangan stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

DITUTUP: Sebuah SPBU di Kota Medan menutup pintu masuk sebagai tanda mereka sedang kehabisan stok BBM.

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya di lapangan, dalam beberapa hari terakhir ini terjadi pengurangan distribusi dari Depo Pertamina ke SPBU-SPBU. “Karena itu, kita langsung menindaklanjutinya dengan mengundang pihak Pertamina (Regional Sumbagut). Hari ini (kemarin, Red) sedang berlangsung pertemuannya di Direktorat Reskrimsus Polda Sumut,” kata Panca diwawancarai di Mapolda Sumut, Jumat (15/10).

Disinggung adanya indikasi atau dugaan penimbunan BBM sehingga terjadi kelangkaan, Panca menyatakan, pihaknya masih mendalami lebih jauh. “Dari hasil keterangan sejumlah pemilik SPBU yang mengalami kelangkaan BBM, semuanya menyatakan bahwa jumlah kuota harian yang diterima terjadi pengurangan dari Depo Pertamina. Namun, apa penyebabnya, tentu Pertamina yang lebih tahu. Karena itu, makanya kita lakukan pertemuan untuk rapat bersama,” ujar dia.

Panca mengingatkan kepada para pelaku usaha jangan mengambil kesempatan, terkait keterbatasan distribusi BBM di Sumut saat ini. Sebab, pihaknya akan mengambil langkah tegas. “Tidak ada ampun bagi para pelaku usaha yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kondisi seperti ini. Kami akan tindak tegas, karena telah berdampak terhadap kepentingan masyarakat luas. Masyarakat harus diutamakan, apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” tegasnya.

Sebelumnya, Area Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Taufikurachman, mengungkapkan, kekurangan pasokan BBM di sejumlah SPBU tersebut karena sempat terjadi keterlambatan kapal tanker yang mengangkut BBM ke Sumut. “Ada keterlambatan kedatangan tanker, tapi sekarang sudah aman,” kata Taufikurachman kepada wartawan di Medan, Kamis (14/10).

Dia menjelaskan, beberapa hari lalu memang sempat terjadi keterlambatan kapal tanker, sehingga stok BBM yang ada harus didistribusi sedemikian rupa sembari menunggu kapal tanker berikutnya sandar di terminal BBM Belawan. Ia mengatakan, kapal tanker tersebut bermuatan 15.900 Kilo Liter (KL), dengan jumlah tersebut diperkirakan stok BBM aman untuk beberapa hari ke depan di Sumut.

Pertamina terpaksa memperketat distribusi agar stok yang ada tak serta merta dihabiskan yang justru menimbulkan kelangkaan luar biasa di lapangan. Dia juga menampik bahwa kondisi yang terjadi saat ini disebut kelangkaan BBM. Namun, stok BBM justru ada, hanya distribusinya saja yang terlambat. Apalagi, setelah PPKM dilonggarkan pemerintah, konsumsi BBM di Sumut naik signifikan hingga 11 persen. Hal inilah yang membuat kondisi di lapangan seolah-olah BBM langka karena setiap kali BBM didistribusikan ke SPBU, seketika itu juga langsung habis.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga siap memberikan tambahan pasokan BBM untuk daerah-daerah yang mengalami peningkatan konsumsi misalnya di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. “Dengan menurunnya level PPKM aktivitas masyarakat mulai meningkat dan seiring dengan itu telah terjadi kenaikan konsumsi BBM,” katanya sembari mengimbau agar masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak perlu membeli BBM secara berlebihan.

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Medan dan sejumlah daerah lain di Sumatera Utara, membuat masyarakat dan sopir angkutan umum atau angkutan dalam kota (angkot) resah.

Sejak Jumat (15/10) pagi, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih tidak beroperasi, karena tak mendapat pasokan BBM. Sementara itu, beberapa SPBU yang masih memiliki stok, diserbu pengendara sehingga menimbulkan antrean panjang dan menyebabkan kemacetan.

Kondisi ini sudah membuat masyarakat resah. Banyak juga sopir angkutan umum atau angkutan dalam kota (angkot) yang kelimpungan mencari BBM, terutama jenis Premium dan Pertalite. “Ini sudah beberapa hari ini mengantre macam begini. Panjang,” kata salah seorang sopir angkot bernama Ridwan.

Dia kewalahan mendapat BBM dalam beberapa hari terakhir ini. Kondisi ini, menurut Ridwan, sudah berlangsung hampir dua pekan. “Di mana-mana, stok BBM kosong. Kalau pun ada yang berisi, harus antre lama,” kata dia.

Bahkan, dua hari lalu, dia pulang kecewa.

Setelah nyaris 3 jam mengantre di SPBU, belum sampai gilirannya mengisi BBM, petugas SPBU mengumumkan bahwa BBM di sana sudah habis. Menurut Ridwan, banyak rekannya yang senasib dengan dia. Apalagi yang nekat mencari BBM di SPBU di pinggiran kota.

Dia pastikan banyak yang kosong. Mereka bahkan harus mengantre 2-4 jam untuk bisa mengisi BBM. Hal ini tentu berpengaruh terhadap pendapatan mereka. “Pasti berkuranglah pendapatan. Kita terpaksa antre BBM pada siang atau sore yang banyak penumpang. Kalau tunggu malam, takutnya sudah habis,” ucap Ridwan. (ris)

Belasan Wanita di Padangsidimpuan Kena Tipu, Kirim Foto Bugil Demi Bantuan Covid Rp5 Juta

BERCERITA: Sejumlah wanita muda saat menceritakan peristiwa penipuan dan pemerasan yang mereka alami di Polres Padangsidimpuan, Kamis (14/10).

PADANGSIDIMPUAN, SUMUTPOS.CO – Belasan wanita di Padangsidimpuan, Sumatera Utara menjadi korban penipuan. Para korban yang mayoritas ibu rumah tangga ini diimingi-imingi akan mendapat bantuan dana Covid 19 senilai Rp5 juta setelah mengirim foto mereka bertelanjang.

BERCERITA: Sejumlah wanita muda saat menceritakan peristiwa penipuan dan pemerasan yang mereka alami di Polres Padangsidimpuan, Kamis (14/10).

Salah seorang korban berinisial YP (30) mengaku awalnya mendapatkan pesan dari teman facebooknya dengan nama akun Anisa Cyank pada Selasa (12/10). Saat itu temannya tersebut menanyakan apakah dirinya telah mendapatkan bantuan dana Covid 19n

“Saya bilang belum dapat. Terus dia bilang kalau dia sudah dapat Rp5 juta. Langsung saya tanya apa-apa saja syaratnya. Dia bilang foto KTP sama foto. Terus dia bilang bisa membantu saya mengurus bantuan dana Covid itu,” ucap YP, Jumat (15/10)

YP pun mengirimkan foto KTP dan foto dirinya ke akun Anisa Cyank tadi melalui pesan facebook. Kemudian akun Anisa Cyank ini meminta nomor ponsel miliknya dengan alasan nomor telponnya telah terhapus.

“Tidak lama setelah saya kirim, saya langsung ditelpon sama seorang perempuan yang mengaku bernama Laura. Terus orang si Laura itu meminta saya mengikuti persyaratan dengan mengirim foto saya lagi telanjang,” tambahnya.

YP sempat menaruh curiga. Namun ia membutuhkan uang untuk biaya hidup. YP lantas mengirimkan foto telanjangnya. Belakangan, setelah foto telanjang dikirim, wanita bernama Laura tadi malah meminta uang sebesar Rp3,5 juta kepadanya sebagai syarat awal pencairan bantuan Covid-19.

“Karena uang saya tidak ada segitu. Saya minta kurang dan saya hanya mengirim uang Rp300 ribu ke rekening Bank BNI dengan nomor 1237752308 atas nama Muhammad Roky. Waktu teleponan ada kawan si Laura itu seorang lelaki bernama Ruli yang mengaku sebagai polisi,” ucapnya.

Setelah ditunggu-tunggu, dana bantuan Covid-19 yang dijanjikan tersebut tak kunjung dikirim ke rekeningnya. Bahkan, korban terus mendapat ancaman dari pelaku akan menyebarkan foto-foto telanjang nya jika tak dikirimi uang.

“Sampai saat ini kami masih mendapat ancaman. Kalau kami enggak ngirim uang, maka foto foto kami akan disebarkan. Ada belasan orang kami yang jadi korbannya,” ungkap YP.

Kemudian, YP pun mendatangi rumah temannya yang memiliki akun Anisa Cyank. Namun Anisa mengaku tidak mengetahui masalah itu. Sebab akun facebook miliknya sudah dibajak orang. “Makanya kami datang ke sini (Polres Padangsidimpuan) melaporkan kejadian ini. Dan kami minta pelaku segera ditangkap,” pungkasnya.

Sementara itu, RM yang juga korban penipuan ini telah mengirim uang ke rekening Muhammad Roky senilai Rp2 juta. RM takut foto fotonya akan disebarkan sehingga terpaksa mengirim uang ke rekening pelaku. “Takut saya. Bolak balik saya ditelpon dan diancam kalau nggak mengirim uang. Makanya saya kirim segitu,” urainya menangis.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno mengatakan laporan para korban sudah diterima. Pihaknya akan mendalami penipuan dan pemerasan terhadap para korban tersebut.

“Laporannya sudah kita terima. Ada lima orang korban yang datang dan kita duga korbannya lebih dari itu. Kita akan lakukan penyelidikan terkait penipuan dan pemerasan itu,” ujarnya.

AKP Bambang juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada orang atau pihak yang iming-imingi akan berikan bantuan.

“Tanyakan ke pihak terkait seperti kepala desa ataupun petugas Polisi terdekat soal ada apa tidak bantuan. Jangan mudah percaya, apalagi dengan persyaratan yang aneh seperti meminta foto tanpa busana,” bebernya. (cnn/ila)