29 C
Medan
Tuesday, January 13, 2026
Home Blog Page 3056

DPRD Karo Sahkan Perubahan APBD 2021

TANDA TANGAN: Bupati Cory S Sebayang menandatangani penetapan P-APBD tahun 2021 disaksikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Karo dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Karo Jalan Veteran Kabanjahe Kabupaten Karo, Selasa (28/9). SOLIDEO/SUMUT POS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Delapan fraksi di DPRD Kabupaten Karo menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah (Perda) dalam rapat paripurna, Selasa (28/9). Rapat ini berlangsung di Gedung DPRD Karo Jalan Veteran Kabanjahe Kabupaten Karo.

TANDA TANGAN: Bupati Cory S Sebayang menandatangani penetapan P-APBD tahun 2021 disaksikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Karo dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Karo Jalan Veteran Kabanjahe Kabupaten Karo, Selasa (28/9). SOLIDEO/SUMUT POS.

Rapat paripurna yang seyogiayanya dimulai pada pukul 18.00 WIB terpaksa tertunda akibat belum korumnya kehadiran anggota dewan. Hujan deras yang mengguyur Kota Kabanjahe ditengarai penyebab keterlambatan kehadiran para wakil rakyat.

Atas kesepakatan bersama walau penuh dinamika dan intrik politik akhirnya paripurna dibuka pada pukul 21.30 WIB. Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Br. Tarigan didampingi Wakil Ketua, Sadarta Bukit dan David Christian Sitepu.

Hadir 24 dari 35 orang anggota DPRD Kabupaten Karo. Hadir Bupati Karo, Cory Sriwati Sebayang, Wabup Karo, Theopilus Ginting. Juga Sekdakab Karo, Kamperas Terkelin Purba, para asisten, pimpinan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.

Sebelum penandatangan nota kesepakatan Ranperda disetujui menjadi Perda. Agenda diawali dengan penyampaian akhir dari fraksi-fraksi atas pembahasan Ranperda tentang Perubahan P-APBD Tahun Anggaran 2021.

Pendapat akhir fraksi-fraksi tidak lagi dibacakan secara keseluruhan tetapi langsung disampaikan kepada Pimpinan rapat Paripurna. Secara umum kedelapan fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Karo menyatakan dapat memahami dan menyetujui Ranperda (rancangan peraturan daerah) ditetapkan menjadi Perda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Usai penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi, agenda paripurna dilanjutkan dengan penyampaian laporan akhir gabungan komisi-komisi. Laporan gabungan komisi disampaikan juru bicara gabungan komisi Eddy Ulina Ginting.

Pendapatan asli daerah (PAD) sebelum perubahan sebesar Rp102.340.958.274. Setelah perubahan menjadi sebesar Rp89.880.571 berkurang sebesar Rp12.460.387.126. Pendapatan transfer sebelum perubahan sebesar Rp1.208.905.575.632. Setelah perubahan menjadi sebesar Rp1.194.427.887.673.- berkurang sebesar Rp14.447.687.959.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebelum perubahan Rp52.315.800, setelah perubahan menjadi sebesar Rp67.102.732.758 bertambah Rp14.786.932.758. Jumlah pendapatan sebelum perubahan sebesar Rp1.363.562.333.906, setelah perubahan Rp1.351.411.191.579 berkurang sebesar Rp12.151 142 327. Belanja operasi sebelum perubahan Rp948.514.455.125, setelah perubahan menjadi Rp1.042.959.734.406, bertambah Rp94.445.279.281. Belanja modal sebelum perubahan Rp133.300.758.206, setelah perubahan menjadi Rp204.856.373.191, bertambah sebesar Rp71.555.614.985. Belanja tidak terduga Rp2.000.000.000, setelah perubahan Rp2.267.829.299 bertambah sebesar Rp267.829.299.

Belanja transfer sebelum perubahan sebesar Rp279.747.120.575, setelah perubahan Rp275.500.920.575, berkurang Rp4.246.200.000. Jumlah belanja sebelum perubahan Rp1.363.562.333.906 setelah perubahan Rp1.525.584.857.471 bertambah sebesar Rp162.022.523.565.

Penerimaan pembiayaan sebelum perubahan Rp0, setelah perubahan Rp175.036.611.012, bertambah Rp175.036.611012, Jumlah penerimaan pembiayaan sebelum Rp0.- setelah perubahan Rp175.036.611.012, bertambah Rp175.036.611.012.

Pengeluaran pembiayaan sebelum perubahan Rp0, setelah perubahan Rp862.545.120, bertambah Rp.862.945.120,jumlah pengeluaran pembiayaan sebelum perubahan Rp0, sesudah perubahan sebesar Rp862.9r5.120, bertambah Rp86.945.120.

Pembiayaan netto sebelum perubahan Rp0, setelah perubahan Rp174.173.665..892 bertambah Rp174.173.665.892. Total APBD sebelum perubahan Rp1.363.333.906, setelah perubahan Rp1.526.447.802.591.

Setelah penandatangangan naskah persetujuan bersama agenda dilanjutkan dengan penyampaian pidato Bupati Karo Cary Sebayang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap semua pihak yang telah menyelesaikan Perubahan PAPBD Tahun Anggaran 2021. Tepat pukul 22.30 WIB paripurna ditutup. (deo/azw)

0 Sulsel v Sumut 1, Selangkah Lagi Lolos

PAPUA, SUMUTPOS.CO – Peluang Sumatera Utara untuk lolos ke babak enam besar pada cabang sepakbola putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, semakin besar. Pasalnya, anak-anak asuh Colly Misrun ini sukses mengalahkan Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan skor 1-0 pada pertandingan kedua Grup B di Stadion Mahacandra, Unchen, Jayapura, Kamis (30/9).

Dengan hasil ini, Sumut memuncaki klasemen sementara Grup B dengan 4 poin dari sekali menang dan sekali seri. Sementara Sulsel menjadi juru kunci dan memupus harapan untuk lolos, karena sudah dua kali kalah.

Dalam laga kemarin, Sumut langsung menekan pertahanan lawan dari awal pertandingan. Peluang pertama Sumut muncul saat penyerang Rio Syahputra Damanik lolos dari jebakan offside, namun tembakannya masih menyamping di sisi kanan gawang Sulsel.

Sumut kembali mengancam gawang Sulsel ketika penyerang Faisal Romadoni menerima umpan dari sisi kiri, namun sayang tendangannya masih melambung di atas mistar gawang. Sulsel bukan tanpa peluang. Mereka juga sempat mengancam gawang Sumut yang dijaga Muhammad Irfan. Namun, hingga babak pertama usai, tidak ada gol tercipta.

Pada babak kedua, Sumut bermain lebih sabar. Stategi tersebut ternyata membuahkan hasil. Sumut membobol gawang Sulsel melalui tendangan Kevin Armedyah Nur Erwihas pada menit ke-68. PSMS unggul 1-0.

Gol tersebut membuat para pemain Sumut semakin bersemangat. Mereka memiliki beberapa peluang. Namun, hingga laga usai, tidak ada gol tambahan tercipta. Sumut menang dengan skor 1-0.

Kemenangan itu membuat Sumut saat ini mengemas poin empat hasil dua pertandingan. Sumut menduduki puncak klasemen sementara Grup B, diikuti Jatim dengan tiga angka dan Jawa Tengah dengan satu angka di posisi ketiga.

Jawa Timur dan Jawa Tengah sendiri baru akan memainkan laga kedua mereka pada Jumat (1/10) hari ini. Pada laga terakhir babak penyisihan, Sumut akan menghadapi Jawa Timur pada Senin (4/10) mendatang.

Pelatih Sumut, Colly Misrun, sangat bersyukur dengan kemenangan timnya atas Sulsel. Dia berharap kemenangan ini dapat terus menambah motivasi para pemainnya dalam menghadapi laga selanjutnya. “Kemenangan ini berkat perjuangan gigih anak-anak. Penampilan mereka tampak terus mengalami peningkatan. Dan saya menilai mereka masih bisa bermain lebih bagus lagi dari tadi,” ucap Colly.

Seperti diketahui, tim peserta sepakbola PON dibagi tiga grup. Sumut tergabung di Grup B bersama Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.Tim juara dan runner-up masing-masing grup berhak melaju ke babak 6 besar. (rel/dek)

Internet Bukan Zona Bebas Nilai

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO—Di era digitalisasi dewasa ini, setiap orang terbuka kesempatan untuk menjadi yang diinginkannya. Terlebih saat memanfaatkan media sosial atau medsos dalam kehidupannya sehari-hari. 

Namun demikian, penting diingat bahwa selama bermain dan memanfaatkan medsos, netizen mesti hati-hati karena ada aturan perundang-undangan yang mengikat setiap penggunanya. 

“Medsos menjadi jembatan yang sangat menyenangkan bagi para pegiat media sosial, semua orang berlomba-lomba untuk menjadi seseorang yang mereka inginkan di media sosial. Namun, dalam penggunaannya masyarakat harus mematuhi UU ITE di mana kita harus sadar betul bahwa unggahan-unggahan yang menyinggung orang lain dan mencemarkan nama baik bisa melanggar UU,” kata Alwi Dahlan Ritonga, Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Sumatera Utara, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diinisiasi Kementerian Kominfo RI di Kabupaten Deliserdang, Sumut, 28 Agustus lalu. “Disinilah peran kita sebagai pengguna media sosial yang bijak harus bisa memfilter segala sesuatunya,” sambungnya. 

Medsos menurutnya, adalah sebuah cara yang paling efektif untuk membagikan pesan dan belajar untuk memanfaatkannya. 

Selain Alwi, hadir sebagai pembicara dalam webinar yang membahas tentang “Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital”, antara lain Miftah Khairoh selaku influencer, Uli Herdi selaku aktor, host, dan master of ceremony (MC), Heny TP selaku VP-Head of Marketing PT Indosat Ooredoo, serta Grace Virya Salim sebagai Key Opinion Leader. 

Secara runut, pada narasumber tersebut menyampaikan soal peran literasi digital yakni meliputi selektif dalam mengonsumsi informasi, berpikir kritis, serta lebih paham tentang sosio kultural.

Lalu mengenai dampak internet yang dapat menciptakan lebih banyak peluang untuk menjadi radikal, membantu memfasilitasi radikalisasi, serta menjangkau individu yang tidak terjangkau. Adapun cara menangkal radikalime, terorisme, dan separatisme, karena meresahkan masyarakat, mengandung kekerasan, menelan korban jiwa, merusak perekonomian, merusak generasi penerus, serta mengancam keutuhan NKRI. 

Masyarakat atau netizen diajak ciptakan kedamaian di media sosial dengan berpikir sebelum mengunggah atau berkomentar. Menjadi pengguna media sosial yang bijak akan membawa semua orang ke kehidupan dan masa depan yang lebih jelas. Karena, saat ini para perusahaan akan mengecek jejak digital pelamar sebelum menerima di perusahaannya.

Prinsip yang harus dipahami dalam berinternet dan bermedia sosial pun, turut dijabarkan dalam webinar itu. Yaitu seseorang harus menerima bahwa internet bukan zona bebas nilai, kepekaan terhadap budaya lokal dan nasional, serta tidak menggunakan internet untuk menipu orang lain dan menyembunyikan identitas diri. Kebebasan berekspresi adalah hak setiap orang untuk mencari, menerima, dan menyebarkan informasi dan gagasan dalam bentuk apapun. Namun, kebebasan dibatasi hak-hak orang lain untuk diperlakukan secara laik dan adil.

Sebagai keynote speaker, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi sebelumnya memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform.

Diketahui, kegiatan ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo tentang pentingnya SDM yang memiliki talenta digital. Berkenaan dengan itu, Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera pada 77 kabupaten/kota dari Aceh hingga Lampung.

Ditjen Aptika memiliki target hingga 2024 untuk menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital, yakni secara spesifik dimulai pada 2021. 

Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi di bidang digital. 

Hal ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta internet yang semakin masif oleh masyarakat, sehingga implementasi program literasi digital di daerah perlu terus digalakkan. (rel/dek) 

Naik Becak di Sibolga, Ongkosnya Bayar Pakai QRIS

BAYAR ONGKOS: Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan didampingi Kepala KPw BI Sibolga, Aswin Kosotali membayar ongkos becak motor pakai QRIS.

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Kabar baik bagi warga Sibolga. Mulai Kamis (30/9), sudah bisa membayar jasa transportasi becak bermotor menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) melalui ponsel.

BAYAR ONGKOS: Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan didampingi Kepala KPw BI Sibolga, Aswin Kosotali membayar ongkos becak motor pakai QRIS.

Bank Indonesia Sibolga telah menginisiasi transformasi pembayaran pada transportasi rakyat Kota Sibolga, yaitu becak motor Kalau sebelumnya membayar secara tunai, kini menjadi nontunai menggunakan metode QRIS.

“Khusus becak motor yang telah menyediakan QRIS, ongkosnya cuma Rp1, hal ini berlaku selama 4 hari (30 September-3 Oktober 2021),” kata Kepala Kantor BI Sibolga, Aswin Kosotali ketika melaunching QRIS di Graha Aulia Kantor BI Sibolga, Kamis (30/9).

Kemudian, ada juga discount 50 persen bagi masyarakat (penumpang) yang menggunakan dompet elektronik LinkAja dengan nilai transaksi minimal Rp10 ribu. Ini berlaku selama dua bulan terhitung mulai 4 Oktober hingga 3 Desember 2021.

Aswin mengatakan, transformasi pembayaran nontunai merupakan suatu lompatan inovasi cara pembayaran pada sistem transportasi rakyat untuk mewujudkan Sibolga sebagai smart city. Juga merupakan implementasi perluasan dan percepatan transaksi digital. “Implementasi QRIS pada becak motor ini juga mendorong inklusi keuangan, karena pengemudi becak menjadi terhubung dengan perbankan yang pada akhirnya mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan pemerintah daerah serta mendukung pariwisata Sibolga,” katanya.

Dijelaskan, untuk tahap awal implementasi QRIS dimulai pada beberapa komunitas di antaranya, Becak Terminal (Beter) dan Becak Motor Sibolga (BMS). Diharapkan, akan diikuti oleh seluruh komunitas becak motor di Sibolga.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, implementasi QRIS pada becak motor juga membantu pemerintah dalam pengurangan penyebaran Covid-19, karena lebih higienis, tidak ada kontak ?sik dalam pembayaran ongkos, serta lebih e?sien karena tidak perlu ada uang kembalian.

Tantangan dalam implementasi QRIS pada becak motor ini adalah bagaimana mengubah kebiasaan masyarakat yang tadinya terbiasa menggunakan uang tunai menjadi non tunai melalui QRIS, dan juga kemudahan akses dari tukang becak untuk memperoleh QRIS. “Maka itu diperlukan edukasi kepada masyarakat secara terus menerus untuk terbiasa menggunakan pembayaran atau bertransaksi secara non tunai,” ujar dia.

Menurut Aswin, kondisi pandemi Covid-19 dan perkembangan teknologi telah mendorong terjadinya pergeseran interaksi antara manusia dalam melakukan aktivitas perekonomian melalui saluran digital, termasuk dalam hal bertransaksi.

Terbukti saat ini, semakin banyak perusahaan penyedia layanan jual beli online (e- commerce), layanan pengumpulan dana (fundrising), layanan investasi dan permodalan, serta layanan sistem pembayaran menggunakan saluran digital.

Saat ini, QRIS sudah terintegrasi dan didukung oleh 38 Penyedia Jasa Perbankan (PJP) bank maupun non-bank, seperti Mandiri, BNI, BRIS, BCA, BSM, CIMB, Bank Riau Kepri, Gopay, Ovo, Dana, Linkaja, Shopee Pay, dan lainnya.

Dengan QRIS, perbedaan rekening (aplikasi) pembayaran tidak menjadi isu. Misalnya, pembeli menggunakan Dana, penjual menggunakan Ovo, pembayaran dari Dana tetap bisa diterima oleh Ovo, asalkan menggunakan kanal QRIS. “Per tanggal 3 September 2021, jumlah pemilik QRIS (total merchant) di wilayah kerja BI Sibolga tercatat 47.985 pelaku usaha (merchant). Khusus di Sibolga terdata sebanyak 3.115 merchant,” katanya.

Hadir di acara itu, Wali Kota Sibolga, Jamaludin Pohan, Danrem 023/KS, Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, GM PT Pelindo Sibolga, Eriansyah Boy, Ketua MUI Sibolga H Toksima Panggabean, dan anggota Badan Musyawaran Perbankan Daerah Sibolga. (mbc)

Dua Maling Bongkar Rumah Diringkus

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua maling modus bongkar rumah di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, diringkus petugas Polsek Medan Barat. Adapun kedua maling yang diringkus, Ilham Surbakti (40) dan Doni Tamara Lubis (32).

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Philip Antonio Purba mengatakan, korban dari maling tersebut bernama Go Se Kwang. Korban mendapati rumahnya dimasuki maling pada 9 September 2021 sekira pukul 18.00 WIB. “Jadi awalnya korban mendapatkan kabar dari keponakannya, bahwa pintu samping dan belakang rumahnya sudah dalam keadaan terbuka. Saat itu, korban kebetulan lagi pergi keluar kota,” ujar Philip, Kamis (30/9).

Disebutkannya, hampir semua barang-barang korban di dalam rumah sudah digondol maling. Korban lalu bergegas pulang ke rumah dan mengeceknya. Selanjutnya membuat pengaduang ke Polsek Medan Barat.

“Korban mendapati barang berharganya hilang, antara lain satu unit sepeda motor, satu unit televisi LED, 1 sepeda gunung, 1 speaker, 1 cincin emas, 1 paspor, dan 1 berkas surat tanah,” sebut Philip.

“Dari penyelidikan yang dilakukan, diketahui pelaku berjumlah tiga orang. Sejauh ini, baru dua pelaku yang ditangkap dan satu pelaku lagi buron,” kata Philip.

Ia mengaku, pelaku yang ditangkap pertama kali adalah Ilham saat sedang berada di salah satu kafe Jalan Pertempuran, Medan Barat. Polisi kemudian melakukan pengembangan ke rumah Doni. “Di rumah Doni ditemukan televisi LED milik korban. Namun Doni berhasil melarikan diri melalui plafon rumah,” bebernya.

Meski begitu, Doni akhirnya berhasil ditangkap saat berada di salah satu supermarket kawasan Medan Barat. (ris/han/azw)

Polisi kemudian memboyong Doni untuk proses hukum lebih lanjut. “Masih kita dalami lagi kasusnya, satu pelaku lagi yang sering dipanggil Endut buron,” tandasnya.

Pemerintah Genjot Produksi Jagung Gorontalo Penuhi Kebutuhan Nasional

GORONTALO, SUMUTPOS.CO – Sektor pertanian menjadi salah satu sektor perekonomian yang terus menunjukkan kinerja positif selama masa pandemi Covid-19. Pada triwulan II 2021, sektor pertanian ini tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 0,38%.

Dari berbagai komoditas pertanian yang terus di kembangkan, komoditi jagung merupakan salah satu komoditas unggulan sektor pertanian yang memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan industri khususnya peternakan unggas. Dalam kurun waktu 10 tahun ini, perkembangan komoditi jagung khususnya di Provinsi Gorontalo mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Produksi jagung yang semula hanya sebanyak 605.781 ton, saat ini telah mencapai 1,8 juta ton atau meningkat di kisaran angka 300%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kunjungan kerja di Provinsi Gorontalo, Kamis (30/09), melepas pengiriman antar pulau sebanyak 23.000 ton jagung.

“Pelepasan jagung sebesar 23.000 ton yang kita lakukan pada hari ini merupakan sinergi berbagai stakeholder yang kiranya dapat memacu semangat pelaku usaha komoditas pertanian lainnya baik di Provinsi Gorontalo maupun di Indonesia untuk terus bekerja sama bahu membahu dalam membangun sektor pertanian,” ujar Airlangga di pelabuhan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.

Kegiatan pengiriman jagung ini dapat memberikan keuntungan bagi petani lokal, karena mampu memperbaiki harga jagung di tingkat petani. Pada saat panen raya, harga jagung cenderung turun menyentuh angka Rp2.900/kg. Namun dengan adanya pengiriman ke luar Gorontalo, harga pembelian jagung saat ini mencapai Rp4.800/kg sampai dengan Rp5.300/kg.

Adapun dalam kurun waktu bulan April sampai September tahun 2021 ini, telah dilakukan pengiriman jagung antar pulau untuk memenuhi kebutuhan jagung nasional sebanyak 198 kali dengan total volume 1.002.366 ton.

Acara pelepasan jagung oleh Menko Airlangga ditandai dengan pemecahan kendi ke lambung Kapal Hodasco 19, yang merupakan salah satu dari tiga kapal yang secara bersamaan akan mengirim jagung dari Gorontalo ke beberapa tujuan. Pengiriman dilakukan untuk tujuan Jakarta sebanyak 6.500 ton, tujuan Surabaya sebanyak 10.000 ton, dan tujuan Makassar sebanyak 6.500 ton.

Setelah melaksanakan acara pelepasan jagung, Menko Airlangga mengunjungi sentra vaksinasi yang diadakan oleh Kodim 1313/Pohuwato. Dalam kegiatan yang bertajuk “Serbuan Vaksin Covid-19 kepada Seluruh Masyarakat di Wilayah Koramil 1313-08 Dulupi” tersebut, vaksinasi dilakukan terhadap 271 warga Desa Pangi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo. Selain itu, Menko Airlangga juga berkesempatan untuk menyerahkan bantuan beras kepada warga.

Selesai mengunjungi sentra vaksinasi, Menko Airlangga kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Dulupi untuk melakukan panen raya jagung bersama warga masyarakat. “Dengan harga tinggi, kesejahteraan petani meningkat dan ini yang kita dukung karena Pemerintah pro kepada pertanian. Kita dorong masyarakat untuk menanam jagung dan untuk itu akan dibuatkan Kredit Usaha Rakyat untuk menanam jagung. Bisa dibayar saat panen, bunganya murah 3%, dan apabila gagal panen ada asuransinya. Jadi kita dorong masyarakat memproduksi jagung sebanyak mungkin,” pungkas Menko Airlangga.

Menko Airlangga pada kesempatan tersebut juga menyerahkan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para petani jagung. Dengan memanfaatkan KUR yang diberikan, diharapkan dapat mendorong permodalan bagi masyarakat dalam mengelola pertanian.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Gorontalo, Anggota DPR RI, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko, serta Forkopimda Provinsi Gorontalo. (ag/fsr/*)

Residivis Gelapkan Mobil Keluarga

INTEROGASI: Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean (kiri) menginterogasi AZ, pelaku penggelapan mobil, Kamis (30/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petugas reskrim Polsek Helvetia meringkus seorang residivis kasus narkoba menggelapkan mobil di tempat persembunyiannya di Desa Meunasah Puuk, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireun, Aceh.

INTEROGASI: Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean (kiri) menginterogasi AZ, pelaku penggelapan mobil, Kamis (30/9).

Residivis tersebut berinisial AZ alias Z (38) asal Aceh. Mobil yang digelapkannya Suzuki Swift BK 1631 JH, milik Ema Handayani warga Jalan Banten, Tanjung Gusta, Medan Helvetia.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean menjelaskan, semula pelaku AZ datang ke rumah korban pada Rabu (22/9) sore. Selanjutnya, pelaku menginap. Dimana kebetulan, pelaku dan korban masih ada hubungan kekerabatan.

“Keesokan harinya sekitar pukul 07.00 WIB, korban terkejut melihat mobilnya yang parkir di garasi telah raib. Selain STNK mobil tersebut yang tersimpan di dompetnya juga raib. Korban lalu mencari pelaku di dalam rumah ternyata juga tidak ada,” terang Pardamean, Kamis (30/9).

Korban kemudian curiga dengan pelaku yang menghilang begitu saja tanpa ada kabar, seiring raibnya mobil tersebut. Korban lalu berusaha menghubungi nomor ponsel pelaku. “Saat dihubungi korban, pelaku mengakui membawa mobilnya tanpa meminta izin untuk meminjam sebelumnya. Pelaku beralasan karena korban sudah tertidur nyenyak,” sambung Pardamean.

Setelah satu harian menunggu, pelaku tak kunjung kembali. Bahkan, ketika dihubungi nomor ponselnya oleh korban, pelaku tak kunjung menjawab. “Korban memutuskan mendatangi kantor Polsek Medan Helvetia untuk membuat laporan polisi. Dari laporan korban, petugas lalu melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku,” kata Pardamean.

Dia menyebutkan, dari penyelidikan yang dilakukan, diketahui pelaku bersembunyi di kampung halamannya. Petugas lalu berangkat ke sana dan berhasil meringkus pelaku tanpa perlawanan. “Pelaku sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang disita, yaitu mobil milik korban beserta dokumen kendaraan,” tandasnya. (ris/han/azw

Delapan Pesanda Sumut Tampil di Semifinal

MERAUKE, SUMUTPOS.CO – Delapan pesanda Sumut akan bertarung pada babak semifinal PON XX/2021 di GOR Dispora Merauke, Papua, Jumat (1/10) sore WIT.

LOLOS: Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis bersama dua pesanda putri yang lolos ke semifinal, Junita Malau dan Rosalinda Simanjuntak. (ist)

Sumut meloloskan total delapan pesanda ke semifinal, setelah pada pertandingan perempat final, Kamis (30/9) kemarin, tiga pesanda yakni Jeka Asparido Saragih (Kelas 75 kg putra), Junita Malau (48 kg putri), dan Rosalina Simanjuntak (52 kg putri), sukses mengalahkan lawan-lawannya. Sebelumnya, Sumut sudah melolokan lima pesanda ke babak empat besar.

Jeka maju ke semifinal setelah menang mutlak 2-0 atas M Sofi’i (Kalsel). Sementara Junita Malau juga unggul 2-0 atas Nadya Nakhoir (Banten), sedangkan Rosalina Simanjuntak hanya butuh satu ronde untuk mengakhiri perlawanan Yuliana Prawar (Papua).

Sayangnya, langkah ketiga pesanda ini gagal diikuti Elika Tarigan (kelas 56 kg putri) yang takluk menghadapi Diandra A Pieter (DKI Jakarta). Demikian juga Dessy Ratnawati Sagala. Meski sudah menggerahkan kemampuan terbaik, dan bertanding dengan kondisi cedera di bagian lutut, namun ia akhirnya harus mengakui keunggulan Moria Manalu (Papua).

Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis yang terus mensuport para atlet bertanding menyebutkan, lolosnya delapan pesanda ke semifinal sudah cukup baik. Dan ini berharap, para pesanda bisa bermain lebih baik lagi sehingga nanti lolos ke final dan menjadi juara.

“Wushu adalah cabor andalan Sumut meraih medali emas. Karenanya tampilnya 8 pesanda ke semifinal merupakan modal sangat bagus,” kata John didampingi Wakil Ketua III Kisharyanto Pasaribu, Sekum Chairul Azmi serta pengurus KONI Sumut Doris Apriani dan Fahri Nasution.

Ketua Umum Pengprov WI Sumut Darsen Song juga mengapresiasi perjuangan seluruh patriot wushu Sumut. “Terimakasih dan salut atas perjuangan dan kerja keras seluruh atlet dan pelatih. Namun perjuangan belum selesai. Kita tidak mau hanya sampai semifinal,” kata Darsen.

Trio Pelatih Sanda Feng Yin Bao, Salwi Simbolon dan Nerry Agus Manullang ketika ditemui membenarkan, persaingan di PON XX/2021 sangat ketat. Namun pihaknya tetap optimis akan kans anak didiknya. (rel/dek)

Opung Harahap Ditemukan Tewas di Kontrakannya

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Gang Bawang Putih, Lingkungan VI, Kelurahan Pasar Sakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Kamis (30/9/21). Korban yang biasa dipanggil warga sekitar dengan sebutan, Opung Harahap (70), ditemukan tewas dalam posisi terbaring di atas kasur tempat tidurnya.

EVAKUASI: Jenazah Opung Harahap saat dievakuasi untuk di bawa ke rumah sakit guna keperluan visum.SOPIAN/SUMUTPOS.

Penemuan mayat tersebut sempat membuat heboh warga sekitar. Menurut pantauan di lokasi, awalnya korban diketahui tewas saat pemilik rumah kontrakan, Raminim Purba, curiga tidak tidak melihat korban yang biasanya setiap pagi keluar dari rumah kontrakan. “Biasa nya dia lewat disamping rumah kita Pak. Saya selalu dengar suara tongkatnya. Pagi ini saya heran, kok ngak ada dengar suara pintu rumah terbuka,” ujar Raminim.

Raminin akhirnya memanggil warga lainnya untuk mengecek ke dalam rumah, dan ternyata korban yang tinggal sendirian di rumah kontrakan itu ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dalam posisi terbaring diatas kasur tempat tidurnya.

Saksi lainnya, Irum juga mengatakan, tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB korban masih membeli rokok di warung. “Pagi ini opung itu ngak ada nampak. Biasaya pagi-pagi dia sudah keluar dari rumah, mencari becak untuk pergi ke simpang 4 lampu merah. Opung itu pernah juga pingsan dan ada sesak nafasnya.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Wirhan Arif menjelaskan, sesuai dengan informasi dari Polsek Rambutan ke Polres Tebingtinggi tentang adanya penemuan mayat. Kita langsung melakukan olah TKP dan selanjutnya akan dilakukan visum luar di Rumah Sakit Kumpulan Pane Tebingtinggi.

“Untuk saat ini kita belum bisa menyimpulkan karena kita belum lihat hasil visum luar dari pihak rumah sakit. Dugaan sementara sepertinya korban tersebut meninggal karena bawaan penyakit dan usia,” singkat Kasat Reskrim AKP Wirhan Arif. (ian)

Nicholas dan Fredy Awali Perolehan Medali Sumut di Wushu

MERAUKE, SUMUTPOS.CO – Nicholas dan Fredy Wijaya mengawali perolehan medali Sumut dari cabor wushu PON XX/2021 setelah meraih medali perak dan perunggu nomor gabungan taijijian-taijiquan, Kamis (30/9) di GOR Dispora Merauke, Papua.

MEDALI: Sekum KONI Sumut, Chairul Azmi bersama peraih perak dan perunggu serta skuad wushu taolu Sumut. (ist)

Nicholas meraih medali perak setelah di nomor taijiquan mendapat nilai 9.57, sehingga total nilai yang didapatnya dari taijijian dan taijiquan 19.12. Sementara Sedangkan Fredy Wijaya yang sempat menempati peringkat kedua, turun ke peringkat ketiga atau meraih medali perunggu. Pada lomba taijiquan Kamis kemarin, ia sesungguhnya tampil baik, namun di jelang akhir aksinya mendapat pengurangan angka karena saat pendaratan sedikit agak goyang, sehingga ia hanya mendapat 9.31 atau total nilai 18.96.

Medali emas nomor gabungan taijijian-taijiquan diraih atlet Pelatnas Bobie Valentinus Gunawan (Jatim), total nilai 19.41.

Di nomor Jian Shu Putra, dua atlet Sumut, Wilbert Sanjaya dan Charles Sutanto sementara berada di peringkat empat dan lima dari sembilan peserta.

Penampilan Wilbert sesungguhnya sangat baik, bahkan mendapat simpati banyak penonton. Ia mendapat nilai 9.61. Aksi apik juga diperlihatkan Charles Sutanto. Hanya saja di pengujung lomba, aksesoris di ujung pedangnya terlepas sehingga ia mendapat pengurangan angka, atau harus puas dengan nilai 9.55.

Tampil di tempat pertama nomor ini M Daffa Golden Boy (Jatim) 9.72, disusul M Abdul Harist (DKI) 9.67 dan Erwein Wijayanto (DKI) 9.62.

Nilai nomor Jian Shu ini nantinya akan digabung dengan Qiang Shu. Sementara di Jian Shu dan Qiang Shu putri, Sumut tidak mengirim atletnya. Demikian juga di nomor gabungan Dao Shu / Gun Shu putra putri.

Medali Emas

Keberhasilan Nicholas dan Fredy meraih perak serta perunggu nomor Taijijian/Taijiquan, disambut syukur dan sukacita oleh Sekum Pengprov WI Sumut Heriyanto dan Tim Manajer Harianto Tan. Menurut mereka ini adalah sinyal positif bagi Wushu Sumut.

“Hari ini kita meraih perak dan perunggu. Semoga pada lomba besok ( Jumat hari ini red), harapan Sumut meraih medali emas dapat terwujud,” ujar Heriyanto.

Tim Manajer Harianto menjelaskan, harapan Sumut meraih emas di antaranya dari Juwita Niza Wazni yang sementara memimpin perolehan nilai Nanquan putri. “Semoga Niza kembali menjadi yang terbaik di nomor Nan Dao. Kami mohon doa seluruh masyarakat,” ujar Harianto Tan.

Selain Niza, harapan Harris Horatius merebut medali emas juga belum tertutup meski di nomor Nanquan putra kemarin, ia sementara menduduki peringkat tiga nilai 9.45. Tempat pertama sementara diduduki William (Jatim) 9.68 dan Yofan (Jateng) 9.46. “Kita berharap Harris bisa tampil maksimal di nomor Nan Gun sehingga ia bisa menjadi yang terbaik,” ujarnya. (rel/dek)