28 C
Medan
Tuesday, January 13, 2026
Home Blog Page 3055

Peringati G30S, MPW PP Sumut Gelar Malam Renungan Suci di Kampung Kolam

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO- MPW Pemuda Pancasila Sumut menggelar malam renungan suci Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (30/9/2021). Kegiatan dini dilaksanakan untuk mengenang perjuangan dua kader terbaik Pemuda Pancasila, Muhammad Yakub dan Adlin Prawira yang gugur dalam pertempuran melawan kebiadaban PKI dan mempertahankan ideologi Pancasila tahun 1965.

Pemuda Pancasila konsisten setiap tahunnya mengadakan kegiatan ini di Tugu Ampera, Desa Kolam, Percut Sei Tuan, Deliserdang. Tahun ini, malam renungan suci kembali dilaksanakan dengan menjaga protokol kesehatan ketat. Setiap yang hadir wajib menjaga jarak, melewati bilik sterilisasi dan jumlah tamu juga dibatasai.

Hadir Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut Kodrat Shah beserta pengurus lainnya seperti Ketua KOTI PP Sumut, Ketua Badan Pengusaha PP Sumut dan ketua-ketua MPC se-Sumut. Turut hadir juga Dandim O201 Kolonel Infantri Agustiandar Sip, Danwing lll Paskhas Kolonel Deni Ramdani SE, Mayor Arhanud Nirmawan, dan Kapolsek Percut Sei Tuan.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengingatkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terlebih kepada para pemuda agar tidak lupa dengan perjuangan pendahulunya dalam menjaga kesatuan NKRI dari paham-paham radikal yang dapat memecah belah bangsa. Adapun kegiatan-kegiatan didalamnya antara lain, pemutaran film “Pemberontakan G30S PKI”, upacara, pembagian 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan, doa bersama dan dilanjutkan dengan penaburan bunga diselokan yang berada tepat dibelakang tugu Ampera tempat kedua kader terbaik Pemuda Pancasila dibuang mayatnya setelah mengalami penyiksaan dari kebringasan PKI kala itu.

Dalam pidatonya, Ketua MPW PP Sumut Kodrat Shah dengan tegas mengatakan, tugas utama organisasi Pemuda Pancasila adalah menjaga keutuhan NKRI dan kepentingan negara tak pernah berubah hingga saat ini. “Senior kita berjuang dengan pertumbahan darah, sekarang kita harus meneruskan perjuangan itu namun dengan cara berbeda dengan saling membantu sesama yang sedang kesulitan, mari kita berjaga, mendekatkan diri kepada masyarakat, bantu masyarakat,” tegasnya.

Di malam yang sama juga diadakan pelantikan sebelas kader PP sebagai instruktur utama karena telah dinyatakan lulus dalam Pendidikan dan Pelatihan Kaderisasi Kualifikasi Utama yang dilaksanakan pada 28-30 November 2020 lalu di Kota Batam. Pelantikan ini ditandai dengan lencana khusus yang dipakaikan langsung oleh Ketua MPW PP Kodrat Shah.

Nama-nama mereka anatar lain (1) Edi Yusup Sinaga, SE., M.Si, (2) Budi Syah Putra, S.Pd., M.Si, (3) Dini Hikmayani Nasution S.Sos, M.Si, (4) Irwansyah S.Pd, M.Pd, (5) Dr. Harry Butar-Butar Sp.IB, (6) Drs. Ok Ashfihan, (7) Chalid Mawardi Nasution S.Ikom, (8) Fero Zohra IR, (9) Sri Hastuti SS, (10) El Adrian Shah SE, dan (11) Syaiful Amri. (adz)

Musda ke-1 TIDAR Sumut, Nama Prabowo Menggema untuk Maju di Pilpres 2024

PARAPAT, SUMUTPOS.CO – Dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-1 Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sumatera Utara, nama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto kembali menggema. Tanpa dikomando, seluruh peserta Musda Tidar dari 21 kabupaten kota di Sumut meminta Prabowo untuk kembali maju pada pilpres tahun 2024 mendatang.

Musda ke-1 TIDAR Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel KHAS Parapat Jalan Marihat No.1 Parapat selama 3 hari, mulai Jumat (1/10/2021) hingga Minggu (3/10/2021). Musda ini dibuka Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, juga dihadiri Waketum DPP TIDAR Ahmad Bahtiar Sebayang, Waketum DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati D Djojokusumo, Anggota DPR RI Husni, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan Surianto, Anggota DPRD Kota Medan Haris Kelana Damanik dan segenap pengurus TIDAR dan Gerindra Sumut.

Ketua TIDAR Sumatera Utara, Ihwan Ritonga dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya dirinya sangat berat melepas jabatan ketua yang sudah diemban salam satu periode. “Tapi selama dirinya menjabat ketua TIDAR, sudah mengkader 1.100 pemuda yang akan menjadi regenerasi kader TIDAR untuk membesarkan partai Gerindra,” katanya.

Pada Desember mendatang, sambung Ihwan yang juga Wakil Ketua DPRD Medan ini, akan diadakan perhelatan akbar, yaitu Kongres DPP TIDAR. “Kongres akan dilaksanakan di Bali, dan akan dihadiri pengurus TIDAR yang tersebar di seluruh provinsi,” imbuhnya.

Wakil Ketua Umum DPP TIDAR Ahmad Bahtiar Sebayang SE menilai, sosok Ihwan Ritonga merupakan satu dari sekian banyaknya pimpinan TIDAR di Provinsi Sumatera Utara, yang loyal terhadap partai Gerindra. “Sumbangsih Ihwan Ritonga pada saat pilkada, pilgub maupun pilpres yang lalu untuk memenangkan calon-calon yang diusung oleh partai Gerindra, sungguh luar biasa. Dan hari ini sangat fantastis, tanpa dikomando seluruh peserta Musda meneriakkan, hidup Gerindra, maju Prabowo,” jelas Waketum DPP TIDAR antusias.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati D Djojokusumo dalam sambutannya mengungkapkan, apresiasi yang tinggi diberikan kepada ketua TIDAR Sumut Ihwan Ritonga. “Coba bayangkan, di acara musda hari ini beliau bisa menghadirkan pengurus DPP TIDAR, DPP Gerindra, Anggota DPR RI, Gubernur Sumut, Anggota DPRD Sumut, Wakil Wali Kota Medan dan Anggota DPRD Medan sendiri,” ucapanya..

“Jujur saya sampaikan, rasa haru menyeruak perasaan saya saat ini. Bagaimana tidak, saat mamasuki ruangan Musda, nama Prabowo Subianto menggema agar maju dalam Pilpres mendatang. Dan tunas TIDAR siap memenangkan ketua umum Partai Gerindra tersebut secara mutlak (Incambent),” terangnya.

Sedangkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan, makna dari lambang TIDAR yang dipilih oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mempunyai makna yang sangat dalam. “Lambang kepala burung yang menoleh ke arah kanan, merupakan lambang “kesetiaan”. Karena itu saya berharap kepada seluruh tunas TIDAR yang mengikuti Musda hari ini, tetap setia kepada partai Gerindra,” terangnya.

Gubsu juga menilai, Ihwan Ritonga merupakan kader partai Gerindra yang selama ini bekerja untuk membesarkan Partai Gerindra dan Prabowo tanpa pamrih. “Tidak pernah mengeluh hingga detik ini, walaupun harus mengeluarkan biaya finansial yang tidak sedikit. Dan saya optimis, keinginan Partai Gerindra untuk menjadikan Prabowo sebagai presiden akan terwujud, apabila banyak memiliki kader seperti Ihwan Ritonga,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaan musda TIDAR yang pertama ini, panitia tetap menerapkan prokes yang ketat. Seluruh peserta yang hadir dilakukan pengecekan suhu tubuh, memakai masker dan menjaga jarak. (adz)

Pencuri Besi Milik Agri Bisnis Ditangkap Penjaga Gudang

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Jajaran Polsek Tebingtinggi Resort Tebingtinggi mengamankan seorang pencuri besi milik PT Agri Bisnis Terpercaya Jaya di Dusun III, Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergai yang sebelumnya tertangkap tangan oleh petugas lapangan perusahaan.

DIAMANKAN: Salah satu pelaku pencurian AT berhasil diamankan bersama barang bukti ke Mapolsek Tebingtinggi.

Kapolsek Tebingtinggi AKP Doraria Simanjutak membenarkan tertangkapnya salah satu pelaku pencurian besi as milik PT Agri Bisnis. “Guna penyelidikan lebih lanjut, pelaku AT (39) warga Kampung Baru, Desa Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai diamankan ke Mapolsek Tebingtinggi,” sebut AKP Doraria, Jumat (1/10/2021).

Barang bukti yang berhasil diamankan, besi as Mengalan dengan panjang 2 meter, dua batang besi kipas dengan panjang 1,5 meter, satu pasang besi roda gir dengan panjang 1,5 meter, satu unit sepeda motor KTM tanpa plat kendaraan, satu buah gergaji besi, satu buah martil, satu buah tank, obeng dan perkakas kunci. “Menurut keterangan saksi selaku pemilik PT Agri Bisnis, kerugian mencapai Rp 35 juta,” paparnya.

Tertangkapnya pelaku karena adanya laporan saksi, Mahyudin ke Mapolsek Tebingtinggi adanya temuan kasus pencurian beberapa barang besi milik PT Agri Bisnis. Mahyudin mendapat kabar bahwa ada orang yang tidak dikenal berada di dalam gudang. Dia pun langsung melakukan pemeriksaan di sekitar gudang dan melakukan pengecekan dan melihat ada dua orang pelaku sedang mengangkat barang berupa besi as Mangalan berukuran dua meter yang sudah terpotong untuk di keluarkan dari dalam gudang melalui tembok pagar.

“Melihat adanya aksi pencurian, Mahyudin bersama temannya langsung menangkap salah satu pelaku pencurian. Satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri,” jelasnya. (ian)

DPD KoMPas Dukung Polisi Ungkap Dugaan Persekongkolan Tender di Samosir

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Pengusutan dugaan persekongkolan tender pengadaan barang/jasa di Pemerintahan Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2021 oleh Kepolisian mendapat dukungan dari DPD Komunitas Masyarakat dan Perantau Samosir (KoMPaS) Kabupaten Samosir. Dukungan ini disampaikan langsung melalui surat Nomor 05/DPD/KMPS/SAM/IX/2021 tertanggal 30 September 2021 yang dikirimkan ke Kapolres Samosir.

Terdapat 11 point yang disoroti dalam surat tersebut, di antaranya pernyataan Ketua Umum Raja Sonang sedunia, M. Alboinsah Gultom telah menyampaikan ke publik mengenai adanya oknum tertentu seperti OG bersama tim sukses pada Pilkada 2020 silam mengklaim akan membagi-bagi proyek pembangunan di Kabupaten Samosir kepada orang-orang tertentu.

“Menindaklanjuti keluhan dan atau pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan tender yang tidak benar akibat adanya intervensi dari pihak-pihak tertentu di luar Pemkab Samosir, maka sejak 1 September 2021, kami mendapat informasi bahwa penyelidik/penyidik Polres Samosir telah melakukan pemeriksaan atau meminta keterangan dari beberapa pihak swasta serta pimpinan Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa (UKPBJ) Kabupaten Samosir. Kemudian melakukan penggeledahan dan penyitaan di kantor UKPBJ Kabupaten Samosir pada Rabu, 8 September 2021,” kata Rokhiman Pahusip melalui keterangan tertulisnya, Jumat (1/10).

“Kami mewakili masyarakat dan perantau justru sangat mendukung serta mengapresiasi tindakan penyelidik/penyidik Polres Samosir, mengingat kekisruhan proses tender pengadaan barang/ jasa selama 2 bulan terakhir telah nyata-nyata melanggar hukum dan menimbulkan kerugian masyarakat,” tegasnya.

Ternyata, sambungnya, atas dugaan intervensi dan/atau tekanan dari jaringan politik Bupati Samosir diantaranya OG, JN, dan MS terhadap RSUD Dr Hadrianus Sinaga dan UKPBJ Kabupaten Samosir, timbulnya dugaan kuat masyarakat bahwa oknum UKPBJ Kabupaten Samosir telah menerima uang dan atau barang atau janji dari peserta tender yang dikalahkan atau peserta tender yang baru.

“Besarnya kerugian yang timbul, dengan ini kami mewakili masyarakat dan perantau Kabupaten Samosir menyampaikan dukungan kepada Polres Samosir untuk mengusut tuntas dugaan peristiwa tindak pidana persekongkolan tender dan atau tindak pidana korupsi dan atau lainnya dalam proses tender pengadaan barang/ jasa di Pemerintahan Kabupaten Samosir Tahun 2021, termasuk memeriksa serta meminta pertanggungjawaban hukum dari OG, JN, dan MS serta pihak lainya,” tandasnya. (rel/adz)

Kembangkan Ekonomi Lokal, Asian Agri Sumbang Peralatan Usaha bagi UMKM Desa

Foto: Istimewa Penyerahan bantuan peralatan oleh GM PT GM dan SSL Victory Brahmana kepada Tim PKK Desa Gonting Malaha didampingi Bapak Camat Alunuddin Marpaung, Kepala Desa Gonting Malaha Supian SAg, dan Manager Kebun Saham Nadapdap.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO- Asian Agri melalui anak perusahaannya PT Gunung Melayu (PT GM) dan PT Saudara Sejati Luhur (PT SSL) menyerahkan bantuan peralatan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Gonting Malaha, Kec. Bandar Pulau, Kab. Asahan pada hari Senin (27/09/2021).

Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di pusat industri dan kerajinan UMKM PKK Desa Gonting Malaha. Perwakilan PT GM dan PT SSL dalam penyerahan antara lain Group Manager, Victory Brahmana; Manager Kebun Sentral, Sabam Nadapdap dan Koordinator CSR Asian Agri Sumatera Utara, Aris Yuneidi.

“Asian Agri sangat mendukung kegiatan-kegiatan bernilai positif yang ada di masyarakat sekitar. Melalui program CSR perusahaan, Asian Agri siap membantu memberikan dukungan untuk kegiatan-kegiatan tersebut. Terutama dalam pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Hari ini kami serahkan bantuan peralatan untuk mendukung UMKM PKK Desa Gonting Malaha berupa 1 unit Oven Hook, 1 Unit Mixer Philips, 1 unit mixer tepung HMJ  dan beberapa cetakan kue. Semoga dapat memberikan manfaat dan nilai tambah terhadap UMKM ini,”ujar Victory.

Kepala Desa Gonting Malaha menyatakan bahwa UMKM ini baru berdiri di awal tahun 2021 kerjasama pemerintah Desa Gonting Malaha dengan Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Gonting Malaha sehingga masih membutuhkan berbagai peralatan untuk mendukung UMKM.

“Seperti gayung bersambut antara program UMKM Desa Gonting Malaha dengan Asian Agri dalam hal ini diwakili PT GM dan PT SSL. Dimana UMKM ini masih membutuhkan dukungan baik dalam bentuk perlengkapan maupun gagasan agar UMKM ini dapat terus berkembang dan nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Asian Agri memberikan bantuan peralatan yang benar-benar dibutuhkan untuk pengembangan industri UMKM ini,”ujar Supian.

“Melalui UMKM Desa Gonting Malaha, kami mengumpulkan potensi industri makanan dan kerajinan yang ada di masyarakat terutama omak-omak yang biasanya sebagai ibu rumah tangga menjadi lebih produktif sehingga dapat memberikan kontribusi dalam menambah pendapatan keluarga. Sampai saat ini kita telah mengembangkan berbagai makanan seperti roti bolu, roti ketawa, kacang tujin, keripik tempe, kerupuk tempe, wedang jahe, dan makanan tradisional lupis dan cenil,” ujar Nilawati, Ketua Penggerak PKK Desa Gonting Malaha.

UMKM Desa Gonting Malaha mengembangkan berbagai makanan seperti roti bolu, roti ketawa, kacang tujin, keripik tempe, kerupuk tempe, wedang jahe, dan makanan tradisional lupis dan cenil.

Ikut menghadiri acara serah terima bantuan Bapak Camat Bandar Pulau, Alinuddin Marpaung menyampaikan rasa terima kasih kepada perusahaan atas kepeduliannya terhadap masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada perusahaan atas dukungannya terhadap Kecamatan Bandar Pulau khususnya Desa Gonting Malaha. Kecamatan Bandar Pulau terus berbenah untuk menjadi kecamatan yang lebih maju. Pada perlombaan inovasi desa tingkat kabupaten Asahan di tahun ini kami memenangkan 3 kategori, yaitu klaster ekonomi oleh UMKM PKK Desa Gonting Malaha, klaster pariwisata oleh pariwisata Sungai Simalo Desa Aek Nagali, dan klaster lingkungan oleh Bank sampah Desa Bandar Pulau Pekan. Semoga Asian Agri semakin maju dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar,”ujar Alinuddin.

Selesai penyerahan PKK Desa Gonting Malaha menyajikan berbagai makanan produk UMKM yang dinikmati bersama oleh Management PT GM dan PT SSL dengan Camat dan pemerintah Desa.

Asian Agri perusahaan perkebunan yang merupakan bagian dari grup Royal Golden Eagle (RGE), mengelola  group perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam dan beroperasi secara global, mengupayakan keberadaannya dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan dimana perusahaan beroperasi. (rel)

OJK dan GoTo Resmikan Kampus UMKM Bersama

Peresmian GOTO UMKM Center dan peluncuran program #BangkitBersama berlangsung di Solo Technopark, Surakarta, Kamis (30/9/2021).

Dukung Pemberdayaan UMKM Unggulan

SOLO, SUMUTPOS.CO – Saat peluncuran #BangkitBersama di Surakarta, Kamis (30/9/2021), dilakukan dengan penandatanganan prasasti Kampus UMKM Bersama di GoTo UMKM Center, Solo Technopark antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan GoTo. Prasasti ini menandai komitmen bersama kedua pihak yang berfokus mengangkat lebih banyak UMKM unggulan daerah melalui peningkatan literasi keuangan dan kapasitas usaha agar naik kelas, terus bertumbuh, dan mampu bersaing dengan brand global.

Hal ini sejalan dengan semangat OJK dan Pemerintah untuk mencapai keuangan inklusif dan pemberdayaan UMKM. Adanya sinergi dalam program prioritas Kampus UMKM Bersama dan Program #BangkitBersama GoTo diharapkan menjadi salah satu bentuk keberpihakan kepada UMKM lokal dan menjadi jembatan untuk mendukung perluasan ekosistem digital UMKM yang terintegrasi dari hulu sampai hilir.

Kampus UMKM Bersama adalah program kolaborasi OJK, pelaku start-up, industri jasa keuangan, dinas/stakeholders terkait, dan PTN/PTS untuk memberikan pelatihan secara end-to-end kepada kelompok UMKM tertentu agar siap naik kelas dan go-global. Guna mempercepat pertumbuhan UMKM pasca pandemi, diperlukan adanya penguatan kapasitas dan kapabilitas UMKM secara end-to-end dalam satu ekosistem terintegrasi berbasis teknologi yang mencakup penguatan kualitas manajemen, kualitas produk, akses pasar dan pembiayaan, kapasitas SDM, dan adaptasi penguasaan teknologi digital. Lokasi pelatihan untuk kolaborasi pertama Kampus UMKM Bersama ini akan berpusat di GoTo UMKM Center, Solo Technopark. GoTo sebagai mitra  pertama OJK dalam Program

Kampus UMKM Bersama, menargetkan keikutsertaan merchant UMKM dengan produk unggulan daerah, seperti misalnya merchant batik untuk Kampus UMKM Bersama OJK-GoTo di Solo.

Saat Kampanye #BangkitBersama, CEO Grup GoTo dan CEO GoTo Financial, Andre Sulistyo mengatakan, dengan semangat kolaborasi dan resiliensi, GoTo berusaha berkontribusi untuk pemulihan ekonomi dan inilah yang menjadi alasan lahirnya bangkit bersama.

“Kami lihat digitalisasi punya peran penting mengubah usaha offline yang tidak bisa buka karena pandemi bisa dijembatani. GoTo ingin terus berkontribusi supaya UMKM bisa tetap berjualan, bisa membantu operasional dan pengelolaan. Kami ingin terus berinovasi supaya bisa jadi jembatan. Inisiatif Bangkit Bersama kami susun supaya juga fokus di daerah agar lebih banyak UMKM bisa masuk ke ekosistem,” kata dia.

CEO dan Founder Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, selama masa pandemi, pihaknya melihat UMKM tidak menyerah pada keadaan dan berani go-digital. Ada lebih dari empat juta mitra baru yang bergabung di ekosistem GoTo, dan 86% di antaranya ada pengusaha baru. Namun di sisi lain, ada tantangan di mana para UMKM ini juga harus menghadapi pedagang luar negeri dan pandemi.

“GoTo melihat kami punya tanggung jawab besar dan harus terus hadir untuk bangkit bersama. Pendekatan yang kami lakukan sangat hyperlocal, terutama dalam hal menghubungan pengusaha lokal dengan konsumen setempat. Supaya lebih banyak pengusaha daerah bisa go-digital. Solusi yang kami hadirkan selalu didasari atas semangat untuk mengatasi permasalahan di daerah sehingga UMKM lokal selalu bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri,” katanya.

“Kami berbisnis dengan hati nurani. Sehingga,  strategi kami di GoTo adalah mengoptimalkan apa yang terbaik buat mitra kami dan UMKM. Kami percaya kalau kami memberikan yang terbaik untuk mitra, bisnis  pasti bertumbuh sejalan. Misalnya secara kebijakan, kami memilih untuk tidak membuka platform kami bagi pedagang dari luar negeri. Ini wujud perlindungan kami terhadap UMKM Indonesia. GoTo sebagai karya anak bangsa harus berpihak dan menjadi mitra yang paling mengerti dan strategis buat UMKM,” lanjutnya.

Peresmian GOTO UMKM Center dan peluncuran program #BangkitBersama berlangsung di Solo Technopark, Surakarta, Kamis (30/9/2021).

Sementara Komisaris GoTo, Wishnutama Kusubandio, mengatakan dari sisi pasar, Indonesia adalah pasar terbesar no-2 di dunia karena kalau berbicara China dan Amerika, penguasa pasarnya adalah bangsa mereka sendiri. Sementara Indonesia potensinya sangat besar sehingga jangan hanya menjadi target pasar. UMKM harus bisa memanfaatkan peluang dan potensi pasar ini.

“BangkIt Bersama adalah enabler supaya UMKM bisa jadi pilihan utama masyarakat. GoTo akan punya peran mengakselerasi hal tersebut mulai dari pembinaan hingga kemudahan go-digital. Peluang besar ini sekali lagi harus bisa dimanfaatkan supaya pelaku usaha Indonesia tidak hanya jadi pasar tetapi juga tuan rumah di negeri sendiri,” tegasnya.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Muhammad Lutfi, dalam sambutannya mengatakan, gerakan dan ajakan GoTo untuk #BangkitBersama ini perlu menjadi manifesto kita bersama dalam mendorong tumbuhnya ekonomi nasional, yang dimulai dari daerah-daerah. Terlebih di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional saat ini, sangat penting untuk kita tingkatkan daya saing pelaku usaha dalam negeri, termasuk UMKM lokal lewat solusi yang komprehensif.

“Tentunya langkah ini sejalan dengan inisiatif Pemerintah dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, agar produk UMKM kita dapat memenangkan hati masyarakat,” katanya.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Siti Azizah mengatakan pemerintah percaya bahwa UMKM lokal akan terus menjadi tulang punggung ekonomi nasional pada situasi menantang. Untuk itu, dukungan komprehensif baik solusi teknologi dan pemberdayaan lainnya menjadi sangat krusial, agar UMKM dapat mengembangkan bisnis, sekaligus membuka berbagai lapangan pekerjaan di daerah.

Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, saya telah menyaksikan langsung langkah cepat dan dukungan nyata GoTo Grup untuk UMKM, sehingga Pemerintah berharap komitmen #BangkitBersama dari GoTo dapat menjadi ajakan bersama untuk masyarakat Indonesia bergotong royong mendukung UMKM sebagai pahlawan ekonomi.”

Sedangkan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka menyebutkan, dengan penanganan pandemi di Solo yang terus membaik, Kami mulai memikirkan bagaimana cara pemulihan ekonomi dan upaya  mendorong warga bisa melakukan kegiatan ekonomi, khususnya penggerak-penggerak ekonomi seperti UMKM, warung, pasar, dan pedagang setempat.

“Untuk itu, dukungan GoTo yang mengajak warga #BangkitBersama khususnya di Solo, sangat kami apresiasi sebagai keberanian kita melakukan upaya percepatan ekonomi. Kami berharap Kampus UMKM Center, Pusat Inkubasi Bisnis, hingga beragam inisiatif teknologi dan pemberdayaan dari GoTo dapat menjadi motor penggerak roda ekonomi Solo,” katanya.

CEO Grup GoTo dan CEO GoTo Financial, Andre Sulistyo yang juga hadir mengatakan, sebagai bagian dari GoTo, GoTo Financial memiliki misi meningkatkan inklusi keuangan melalui layanan pembayaran, jasa keuangan, dan solusi bisnis di dalam ekosistem ekonomi digital. “Kami sangat mengapresiasi dukungan OJK untuk kolaborasi pelatihan UMKM secara holistik kepada UMKM lokal. Kami percaya hal ini akan mempercepat digitalisasi keuangan pelaku UMKM, meningkatkan daya saing mereka yang akan berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah dan nasional.”

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso menyebutkan setuju dengan yang disebutkan Bapak Wishnutama, bahwa Indonesia punya ruang tumbuh yang besar berbeda dengan negara lain. Indonesia memiliki penduduk yang banyak yang bisa dikembangkan termasuk literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi.

“OJK sadar hal ini maka kami berusaha mengawal bukan membatasi. Kami juga berusaha membawa pemanfaatan teknologi kepada UMKM. UMKM harus bisa kita bimbing, didik dan tuntun untuk memanfaatkan teknologi. Terima kasih kepada GoTo dan ekosistemnya yang merangkul UMKM ke ekosistem digital.” (rel)

GoTo Ajak Masyarakat Jadikan UMKM Lokal sebagai Pilihan Utama

Peresmian GOTO UMKM Center dan peluncuran program #BangkitBersama berlangsung di Solo Technopark, Surakarta, Kamis (30/9/2021).

SOLO, SUMUTPOS.CO – GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial, memperkokoh komitmennya mendorong UMKM agar semakin berdaya dan berjaya, lewat gerakan #BangkitBersama. Gerakan yang dimulai dari daerah ini terdiri dari inisiatif lengkap dan holistik supaya produk UMKM menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

Inisiatif holistik ini melibatkan UMKM, konsumen, dan mitra driver agar tercipta hubungan yang saling menguntungkan. GoTo sendiri telah menjadi pilihan para pelaku UMKM untuk go-digital dengan lebih dari 4 juta UMKM baru yang bergabung di Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial selama pandemi.

Fokus gerakan yang dimulai dari daerah ini didasari fakta bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, yang harus terus diperkuat supaya bisa menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dan mampu bersaing dengan brand global. Masa pandemi juga memukul UMKM, terutama yang bergerak di bidang kuliner (43,09%), jasa (26,02%) dan fashion (13,01%). 

Di sisi lain, Indonesia sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara menjadi incaran para pemain global. Peluang ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh UMKM Indonesia supaya bisa jadi pemain utama di pasar tanah air, bukan penonton.

#BangkitBersama didukung oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pemerintah Daerah. Peresmian GOTO UMKM Center dan peluncuran program #BangkitBersama berlangsung di Solo Technopark, Surakarta, Kamis (30/9/2021). Diresmikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Siti Azizah, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, CEO Grup GoTo dan CEO GoTo Financial Andre Soelistyo, dan CEO dan Founder Tokopedia William Tanuwijaya. Peresmian ini juga dihadiri oleh Komisaris Utama GoTo Garibaldi Thohir dan Komisaris GoTo Wishnutama Kusubandio.

Sebagai ekosistem karya anak bangsa yang berpihak pada UMKM lokal, lewat #BangkitBersama GoTo menghadirkan berbagai inisiatif untuk membantu UMKM beradaptasi dan tumbuh di tengah pandemi, mendorong daya beli konsumen pada produk lokal, hingga membantu mitra driver tetap produktif, sehat, dan aman.

Peresmian GOTO UMKM Center dan peluncuran program #BangkitBersama berlangsung di Solo Technopark, Surakarta, Kamis (30/9/2021).

Enam inisiatif utama dalam #BangkitBersama meliputi:

●             Inisiatif Hyperlocal Memaksimalkan Eksposur UMKM

Mendekatkan masyarakat dengan produk UMKM setempat lewat inovasi yang menerapkan teknologi geo-tagging supaya memenuhi kebutuhan harian bisa lebih efisien dan UMKM di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh.

●             Pemberdayaan UMKM Dorong Pembukaan Lapangan Kerja

Solusi komprehensif berupa infrastruktur edukasi yang melengkapi solusi teknologi. Bantu UMKM lebih berdaya dan tumbuh lebih cepat, termasuk program edukasi kompetensi kewirausahaan dan digital seperti Kelas Bisnis #BangkitBersama dan GoTo UMKM Center di Solo Technopark. Di GoTo UMKM Center Solo Technopark juga akan dilaksanakan peningkatan kapasitas usaha melalui program Inkubasi Bisnis bersama Universitas Sebelas Maret (UNS).

●             Dukung Kesehatan dan Keamanan untuk Mitra Driver

Dukungan kepada mitra driver yang memegang peranan penting dalam mengantarkan produk UMKM ke tangan konsumen. Dukungan mencakup dukungan ekonomi dan kesehatan supaya mereka semakin produktif

●             Tingkatkan Skala Bisnis Penjual dengan TokoCabang

Untuk memudahkan penjual khususnya UMKM lokal fokus pada bisnis, Tokopedia akan membantu isu operasional lewat TokoCabang

●             Inisiatif CSR untuk Masyarakat

Kolaborasi dengan BenihBaik.com, mendistribusikan paket sembako dari donasi pengguna Tokopedia untuk masyarakat pra-sejahtera.

●             Dukung penanganan COVID-19 agar Kembali Beraktivitas Normal

Berbagai inisiatif membantu masyarakat terpapar COVID-19 supaya segera sembuh sehingga pandemi bisa segera berakhir, termasuk inisiasi Rumah Oksigen Gotong Royong dan donasi 1.100 konsentrator oksigen.

Implementasi gerakan #BangkitBersama pada tahap awal akan dimulai di Solo, Jabodetabek, Bandung, Medan, Semarang, dan Surabaya. Gerakan ini akan berlanjut ke daerah-daerah lainnya di Indonesia. (rel)

Tolak Relokasi, PKL di Depan Mess Pora-pora Parapat Mengadu ke Wagubsu, Ijeck: Agar Wisatawan Mau Datang, Harus Ditata Bagus

KL: Wagubsu Musa Rajekshah menerima aspirasi PKL yang berjualan tepat di depan Mess Pora-pora T Rizal Nurdin, di Jalan Ihan Pora Pora, Parapat, Kabupaten Simalungun, Rabu (29/9). Para PKL ini menolak direlokasi karena menilai lokasi yang baru sepi pengunjung.DOK DISKOMINFO SUMUT TERIMA ASPIRASI.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Danau Toba merupakan proyek wisata prioritas Presiden Joko Widodo yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Karenanya, harus dilakukan penataan agar banyak wisatawan yang mau berkunjung ke sana, termasuk para pedagang kaki lima (PKL). Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah saat menerima aspirasi beberapa PKL yang berjualan di depan Mess Pora-pora, Parapat, Rabu (29/9).

KL: Wagubsu Musa Rajekshah menerima aspirasi PKL yang berjualan tepat di depan Mess Pora-pora T Rizal Nurdin, di Jalan Ihan Pora Pora, Parapat, Kabupaten Simalungun, Rabu (29/9). Para PKL ini menolak direlokasi karena menilai lokasi yang baru sepi pengunjung.DOK DISKOMINFO SUMUT TERIMA ASPIRASI.

Saat itu, Musa Rajekshah sedang meninjau renovasi mess milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Jalan Ihan Pora-pora, Parapat, Kabupaten Simalungun itu. Tiba-tiba, beberapa PKL mendatanginya. Mereka mengadukan tentang relokasi kios mereka yang dilakukan Pemkab Simalungun.

Rusli Boru Sinaga dan Goreti Boru Situmorang mewakili rekan-rekannya mengeluhkan tentang lokasi relokasi kios mereka ke kawasan Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba di Open Stage Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun. Menurut mereka, lokasi tersebut tidak ramai dikunjungi wisatawan, sehingga mereka khawatir penghasilan mereka akan menurun.

Karenanya, mereka meminta agar Wagubsu tetap memperbolehkan mereka berjualan seperti biasa di lapak dagangan mereka. Namun jika harus direlokasi, mereka minta direlokasi ke kawasan yang lebih ramai dikunjungi wisatawan.

“Tapi bagaimanalah Pak, (lokasi relokasi) itu nggak dikunjungi pengunjung. Karena ada di bawah, susah turunnya. Satu lagi kalau pun bangunan kios kami dibongkar, entah bisa bikin tenda cafe kami, sebelum dibikin relokasi yang bagus, bisa Pak?,” kata Rusli.

Menanggapi keluhan itu, Wagubsu menyampaikan, persoalan relokasi pedagang yang ada di Parapat ini, merupakan ranahnya Pemerintah Kabupaten Simalungun bukannya Pemerintah Provinsi Sumut. Sebab secara administrasi kenegaraan, yang memiliki lahan adalah kabupaten. “Tapi nanti saya bisa kasih saran ke Pak Bupati, lewat Pak Camat juga disampaikan. Karena ini ranahnya kabupaten bukan provinsi Bu,” ucap Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

Kepada pedagang, Ijeck mengaku memang sudah pernah menyampaikan ke Bupati Simalungun terkait relokasi ini agar tetap memperhatikan nasib pedagang. Selain itu, sambung dia, Danau Toba merupakan proyek wisata prioritas Presiden RI yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Kita kan mau biar bagus supaya ekonomi masyarakat pun bisa meningkat, karena akan semakin banyak orang berkunjung ke Danau Toba. Tapi musti ditata bagus Bu,” ujarnya secara ramah.

Akan tetapi, Ijeck mengakui tentu konsekuensi dari perbaikan ini mesti ada yang dipindahkan. Yang pasti, jelas dia, dalam persoalan ini, pemerintah pasti tetap memikirkan nasib para pedagang. “Tapi musti ada pengertian dan pengertian dari kita juga. Kalau bisa pindah sama-sama,” sebutnya.

Sebab, menurut Ijeck, bila semua pedagang dapat pindah ke lokasi relokasi yang telah ditentukan, maka secara otomatis wisatawan akan datang ke tempat tersebut. Namun, kalau masih ada pedagang yang tetap berjualan di lapak lamanya, lokasi relokasi pasti tetap akan sepi.

“Kalau sudah pindah semua (relokasi), pengunjung pasti akan mencari ke mana tempat harus didatanginya. Apalagi di sana sudah ada orang jualan cafe kan sudah bagus. Jadi mesti kompak pindah semua, nanti kalau sudah dapat tempat permanen baru pindah lagi,” sarannya.

Ijeck menambahkan, bahwasanya Provinsi Sumut memang harus bersyukur karena Presiden RI mau menganggarkan dana besar untuk Danau Toba. Sebab, tidak semua daerah mendapatkan kesempatan ini.

“Tapi nanti akan saya coba diskusikan dan cari jalan keluarnya dengan Pak Bupati bagaimana yang terbaiknya. Ibu-ibu tetaplah berdoa, mudah-mudahan Parapat ini bisa maju dan banyak orang yang datang, kan masyarakat bisa terbantu semua,” pungkasnya. (prn)

Aksi Protes Karyawan Berakhir Ricuh, PT SMTM Kukuh Tak Ikuti Aturan Pemerintah

AKSI: Puluhan karyawan korban PHK PT SMTM, kembali menggelar aksi protes di depan pabrik Jalan Kompos No 110-A, Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabuapten Deliserdang, Kamis (30/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan kaum ibu yang merupakan karyawan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sebuah pabrik ekspor kopi, PT Sari Makmur Tunggal Mandiri (SMTM), kembali menggelar aksi protes di depan pabrik tersebut, Jalan Kompos No 110-A, Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabuapten Deliserdang, Kamis (30/9).

AKSI: Puluhan karyawan korban PHK PT SMTM, kembali menggelar aksi protes di depan pabrik Jalan Kompos No 110-A, Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabuapten Deliserdang, Kamis (30/9).

Puluhan pekerja korban PHK itu, secara serentak memukuli botol air mineral kosong sembari meneriakkkan yel yel, ‘Bayarkan hak kami’ di depan pintu masuk pabrik tersebut. Seorang pekerja terkena PHK, br Sipahutar menyebutkan, aksi itu kembali dilakukan untuk memperjuangkan hak mereka yang tak kunjung diberikan pihak perusahaan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami galar aksi hari ini (kemrin, red), karena hak-hak kami belum dipenuhi pengusaha. Sementara hak-hak kami sudah ditentukan pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan,” ungkap br Sipahutar.

Selain menggelar aksi protes, sebelumnya para pekerja korban PHK ini, pun sudah mengadukan nasib mereka ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut. Namun, mediasi yang dilakukan tak kunjung menemui titik temu. Menurut br Sipahutar, pengusaha bersikukuh hanya akan memberikan kompensasi kepada para pekerja yang di PHK, mengikuti aturan perusahaan. Pihak perusahaan disebut hanya bersedia membayarkan pesangon sebesar Rp22 juta kepada setiap pekerja yang di PHK. Tapi hal tersebut ditolak, lantaran eks karyawan itu mengaku mayoritas telah bekerja selama puluhan tahun.

“Kami sudah demo 2 bulan lebih. Tapi sampai saat ini perusahaan masih bertahan, akan memberikan hak kami tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah. Kami tak terima. Jadi kami tetap berusaha menuntut hak kami sesuai dengan yang sudah ditentukan pemerintah,” jelasnya.

Para pekerja yang di PHK pun mengancam akan tetap bertahan, hingga tuntutan mereka direalisasikan oleh pihak perusahaan.

“Kami akan bertahan sampai hak kami dipenuhi pengusaha,” kata br Sipahutar lagi.

Sementara Bagian Legal PT SMTM, Kana menjelaskan, pihaknya selalu mengedepankan prosedur yang berlaku. Termasuk mediasi yang melibatkan Disnaker Sumut. Menurutnya, pengangkatan para pekerja yang di PHK dilakukan pada 2018. Sebelumnya, para pekerja hanya bekerja ketika memasuki musim panen kopi.

“Kami kan dari pertama sudah bilang mengedepankan prosedur. Prosedur kami sudah disampaikan kepada kawan-kawan, kalau tidak terima dengan pesangon yang kami ajukan, silakan ajukan ke Disnaker. Nah, dari Disnaker pada mediasi-mediasi kemarin, sudah dapat anjuran. Kami sudah jelaskan, kalau anjuran tadi itu bukan produk, bukan yang harus dilaksanakan perusahaan,” jelas Kana.

Pihaknya mengaku kecewa dengan aksi protes para pekerja yang menutup akses pintu keluar masuk pabrik. Sehingga membuat aktivitas produksi mengalami kendala. Padahal, menurut Kana, pihak perusahaan tidak pernah lepas tangan dan siap membayarkan pesangon kepada para pekerja yang di PHK. Penetapan PHK juga didasari atas sejumlah surat peringatan (SP) yang diberikan perusahaan.

“Sampai saat ini perusahaan tidak melakukan PHK sepihak atau tidak bertanggung jawab. Kami sudah bayar kepada 40 orang, sudah kami buktikan Rp22 juta sesuai masa kerja dari 2018. Mereka juga punya JHT, silakan ambil itu, karena hak mereka. Dalam kondisi pandemi ini, perusahaan masih mau membayar itu sudah luar biasa,” tegasnya.

Dari informasi yang diperoleh, aksi protes tersebut berakhir ricuh. Diduga kuat, pihak perusahaan memakai jasa salah satu OKP, untuk membubarkan massa aksi dari depan pabrik tersebut. (prn/saz)

BKKBN Sumut Sosialisasi Pendataan Keluarga di Desa Portibi Jae

BERSAMA: Perwakialan BKKBN Sumut, Rabiatun Adawiyah diabadikann bersama tim penyuluh dan mitra kerja saat sosialisasi di Desa Portibi Jae, Paluta.

PALUTA, SUMUTPOS.CO – Untuk menurunkan angka stunting di Indonesia, BKKBN yang dimandatkan Presiden RI melaksanakan dua program besar yakni Sosialisasi Pendataan Keluarga dan penanganan stunting.

BERSAMA: Perwakialan BKKBN Sumut, Rabiatun Adawiyah diabadikann bersama tim penyuluh dan mitra kerja saat sosialisasi di Desa Portibi Jae, Paluta.

Masalah stunting merupakan tangungjawab BKKBN, Sebab, stunting adalah kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan hingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek dari seusianya. Langkah awal yang dilakukan BKKBN Sumatera Utara, adalah melakukan Sosialisasi Pendataan Keluarga di Desa Portibi Jae, Kabupaten Padang Lawas Utara, baru baru ini.

“Kami melakukan Pengumpulan dan Pengolahan Data dengan mengunakan formulir F/I/PK/2 di tingkat kecamatan dengan memanfaatkan balai penyuluhan. Setelah itu, data yang sudah diterima akan diinput langsung menggunakan perogram berbasis smartphone”,ujar perwakialan BKKBN Sumut, Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR.

Selain itu, sambung Rabiatun, pihaknya juga melalukan metode pendataan dengan cara Sensus dari rumah ke rumah masyarakat.

Sosialisasi ini juga mendapat perhatian anggota Komisi IX DPR RI, Dr Saleh Partaonan Daulay, MAg, Mhum, MA selaku mitra kerja BKKBN selama pelaksanaan sosialisasi.(rel/han)