DILANTIK:
Pj Sekda Nias Utara, Bazatulo Zebua, mengucapkan sumpah/janji jabatan saat dilantik Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, Selasa(21/9).
NIAS UTARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu secara resmi melantik Bazatulo Zebua, SE Mec Dev sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupatem Nias Utara, di aula Pendopo Bupati Nias Utara, Lotu, Selasa(21/9).
DILANTIK:
Pj Sekda Nias Utara, Bazatulo Zebua, mengucapkan sumpah/janji jabatan saat dilantik Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, Selasa(21/9).
Dalam arahannya, Amizaro Waruwu menyampaikan pelantikan itu sesuai surat persetujuan Gubernur Sumatera Utara Nomor : 800/19573/BKD/III/2021 tanggal 13 September 2021, tentang pengangkatan Bazatulo Zebua, SE Mec Dev sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara.
“Untuk mengisi kekosongan jabatan, maka beberapa waktu lalu kami telah menyurati bapak Gubernur Sumatera Utara, mengusulkan saudara Bazatulo Zebua sebagai Penjabat Sekda Nias Utara,” ujarnya.
“Tentu pelantikan yang kita dilaksanakan ini bukanlah berdasarkan suka atau tidak suka kepada seseorang apalagi bernuansa politik. Tapi lebih didasari oleh kebutuhan organisasi dan penilaian atas kemampuan seseorang dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya,” sambungnya.
Pada kesempatan itu Bupati Nias Utara menyampaikan ucapkan selamat kepada Bazatulo Zebua, ia berharap beberapa kegiatan yang strategis, di antaranya pembahasan dan penetapan P-APBD 2021, pembahasan dan penetapan APBD 2022 serta RPJMD 2022 s/d 2026 dapat terselesaikan dalam waktu dekat.
“Kepada saudara Penjabat Sekda semoga amanah. Saya berharap saudara benar-benar mempersiapkan diri. Kepemimpinan saat ini adalah kepemimpinan lapangan, tidak hanya duduk manis dibelakang meja namun harus mampu terjun langsung di lapangan, berbaur dan bekerjasama bersama masyarakat,” harapnya.
Bupati Nias Utara menekankan bawahannya dalam melaksanaan tugas dilakukan dengan cara “deliver” atau antar langsung dan jemput bola. Bukan “send” atau hanya kirim lalu menunggu hasilnya.
“Apapun jabatan kita saat ini, cara kerja “deliver” harus tetap dilakukan. Kita tidak boleh hanya menunggu, tapi bergerak terus hingga apa yang ingin kita gapai dapat kita wujudnyatakan,” pesannya.
Menurutnya, saat ini Nias Utara banyak mengalami ketertinggalan. Namun hal itu dapat diatasi apabila bersatu dan mampu bekerja secara maksimal. “Saat ini kita dituntut tidak hanya berjalan, namun mampu berlari dan sekali-sekali terbang untuk menggapai tujuan kita membangun dan memajukan Kabupaten Nias Utara ini,” pungkasnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati Amizaro tak lupa mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Drs Folo’o Harefa MM yang telah mengemban tugas sebagai Plh. Sekretaris Daerah sejak 17 Juni sampai 20 September 2021. “Saya berharap saudara Folo’o Harefa tetap bergandengan tangan memberikan konstribusi yang terbaik untuk membangun dan memajukan Kabupaten Nias Utara,” pungkasnya. (adl/han)
SAMBUTAN: Kata sambutan Wagubsu Musa Rajekshah saat menghadiri Raker DPRD Sumut dalam rangka Penyampaian Hasil Evaluasi Kinerja tahun 2021 dan Penetapan Program Kerja Tahun 2022 di The Hill Sibolangit, Jumat (24/9).
SIBOLANGIT, SUMUTPOS.CO – Sebagai mitra kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), Wakil Gubernur (Wagubsu) Musa Rajekshah mengajak pimpinan dan anggota DPRD Sumut melakukan evaluasi dan saling koreksi serta saling melengkapi dalam mencapai hasil yang optimal untuk mewujudkan Sumut yang maju, aman dan bermartabat.
SAMBUTAN: Kata sambutan Wagubsu Musa Rajekshah saat menghadiri Raker DPRD Sumut dalam rangka Penyampaian Hasil Evaluasi Kinerja tahun 2021 dan Penetapan Program Kerja Tahun 2022 di The Hill Sibolangit, Jumat (24/9).
Hal ini disampaikan Wagubsu Musa Rajekshah alias Ijeck saat memberikan kata sambutan pada Rapat Kerja (Raker) DPRD Sumut dalam rangka Penyampaian Hasil Evaluasi Kinerja tahun 2021 dan Penetapan Program Kerja tahun 2022, di The Hill Sibolangit, Jumat (24/9). Hadir di antaranya Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustofa Nasution, dan para anggota DPRD Sumut.
“Selain menyerap aspirasi tentunya, sebagai mitra kerja dalam mendukung pembangunan guna mewujudkan Sumut yang maju aman dan bermartabat, para anggota dewan juga menyampaikan penjelasan dan sosialisasi terhadap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sumut. Untuk itu dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ungkap Wagub.
Menurut Wagub, kegiatan raker yang dilakukan oleh para pimpinan dan anggota dewan ini merupakan kegiatan yang sudah terjadwal dan sudah sesuai dengan hasil keputusan Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sumut.
Kegiatan ini dilakukan guna saling bertukar informasi, berinteraksi secara langsung maupun untuk menghimpun masukan terkait pelaksanaan rencana kerja tahun 2021 dan rencana kerja tahun 2022, yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam proses pembangunan melalui program dan kegiatan yang telah dirumuskan secara bersama oleh Pemprov Sumut dan DPRD Sumut.
“Karenanya pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun anggaran 2021 haruslah kita jadikan bahan evaluasi dan pengawasan serta mari kita saling koreksi dan melengkapi juga bersinergi untuk mencapai hasil yang optimal di masa yang akan datang untuk menilai apakah program pembangunan itu tepat sasaran dan berhasil guna bagi masyarakat untuk perbaikan kesejahteraannya,” jelas Musa Rajekshah.
Sementara itu terkait situasi pandemi, Musa Rajekshah menyebutkan, Pemprov Sumut telah mengambil berbagai tindakan untuk mengatasinya, antara lain dengan penyediaan dan pemberian vaksin bagi tenaga kesehatan dan masyarakat. Selain itu dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19, melalui instruksi Gubernur Sumut, Pemprov Sumut juga telah melakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro untuk mengendalikan pertumbuhan Virus Corona.
“Pelaksanaan PPKM mikro pada provinsi Sumut telah menunjukkan hasil positif, terbukti dengan tidak adanya lagi kabupaten/kota yang berada dalam level IV,” ujarnya.
Dia menjelaskan, bahkan untuk saat ini dari 33 kabupaten/kota di Sumut, sebanyak 11 kabupaten/kota kini berada pada level III, 21 kabupaten/kota pada level II dan 1 kabupaten/kota di level I. Karena itu, sambung Musa Rajekshah, dapat disimpulkan, bahwasanya laju penyebaran virus corona di Sumut secara perlahan sudah dapat terkendali. “Namun kami tetap berharap melalui pimpinan dan anggota dewan terhormat, senantiasa ikut menyosialisasikan protokol kesehatan secara rutin dan berkala serta melakukan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan isolasi. Saya yakin bersama dengan kerja keras dan kerja sama semua pihak hal tersebut dapat dilaksanakan,” jelasnya.(rel/prn/azw)
PEMUSNAHAN: Petugas Lapas Binjai foto bersama usai melakukan pemusnahan barang bukti di Halaman Lapas Binjai, Kamis (23/9).
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Binjai berkomitmen keras untuk memerangi alat komunikasi ilegal atau zero handphone, Kamis (23/9). Komitmen tersebut sebagai bentuk komitmen dan wujud nyata, dan Lapas Binjai akan melakukan razia secara rutin setiap bulannya.
PEMUSNAHAN: Petugas Lapas Binjai foto bersama usai melakukan pemusnahan barang bukti di Halaman Lapas Binjai, Kamis (23/9).
Bahkan, razia juga dilakukan secara mendadak. Hasil razia barang terlarang tersebut, Lapas Binjai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM langsung memusnahkannya.
Tujuannya, agar WBP tidak beranggapan bahwa barang ha gb telah disita oleh petugas dapat digunakan kembali. “Kami melakukan razia dan hasilnya langsung dimusnahkan,” kata Kalapas Binjai, Maju Amintas Siburian, Jum’at (24/9).
Barang bukti hasil razia yang didapat seperi ponsel, baterai, senjata tajam, charger ponsel, kabel-kabel, headset, korek gas dan sejumlah benda terlarang lainnya.
“Pemusnahan barang bukti langsung dilakukan sebagai pemenuhan target kinerja dan upaya untuk mewujudkan Lapas Binjai zero HP,” pungkasnya. (ted/azw)
KUNJUNGAN: Gubsu Edi Ramayadi (tiga kiri) ketika mengunjungi Pondok Thafiz Quran di Kelurahan Tanjung Marulak
Hilir Kota Tebingtinggi.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Ramayadi memberikan bantuan sebesar Rp200 juta dan sembako kepada pengurus Pondok Tahfiz Quran Asbabul Rahma di Jalan Prof HM Yamin Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Jumat (24/9).
KUNJUNGAN: Gubsu Edi Ramayadi (tiga kiri) ketika mengunjungi Pondok Thafiz Quran di Kelurahan Tanjung Marulak
Hilir Kota Tebingtinggi.
Gubsu Edy Rahmayadi pada lawatan tersebut berpesan kepada Kapolsek Rambutan AKP Hotman Samosir, Camat Rambutan Marwansyah Harahap, dan Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Inf Budiono agar membantu serta mengawasi pembangunan pondok Tahfiz Quran Asbabul Rahma di Kota Tebingtinggi. “Agar proses pembangunan berjalan cepat, hendaknya Forkompinda bisa memberikan kontribusi,” jelasnya.
Edi Ramayadi juga meminta kepada Forkompinda dan masyarakat setempat untuk mengawasi pembangunan pondok Tahfiz Quran Asbabul Rahma Kota Tebingtinggi. Jika ada masalah cepat dibantu jangan di tunda tunda. Edi juga meminta kepada Wali Kota Tebingtinggi untuk menampung anggaran di Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi untuk proses pembangunan Pondok Thanfiz Quran Asbabul Rahma .
Pimpinan Pondok Tahfiz Quran Asbabul Rahma Kota Tebingtinggi, Ustadz Muslim Istiqomah disela sela kunjungan Gubsu mengucapkan terima kasih kepada Gubsu Edi Ramayadi atas sumbangan bantuan uang untuk proses penyelesaian pembangunan Pondok Thafiz Alquran, begitu juga dengan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar yang berdampak Covid-19.
“Terima kasih Pak Gubsu, semoga wujud kepedulian in menjadi ladang ibadah dan bisa menjadi contoh toladan kepada yang lain. Dengan adanya Thafiz Quran Asbabul Rahma ini, nantinya anak anak kita akan mengetahui dan mampu membaca Alquran serta mengetahui isi serta maknanya,” tutur Muslim.
Kedatangan Gubsu Edi Ramayadi mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Polres Tebingtinggi, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi. (ian/azw)
MONYET LIAR: Gerombolan monyet liar masuk kepemukiman warga di Lingkungan III Kelurahan Bandarutama Kota Tebingtinggi.sopian/sumut pos .
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Gerombolan monyet liar yang ditaksir mencapai ratusan jumlahnya memasuki dan membuat resah masyarakat di Lingkungan III Kelurahan Bandarutama Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi, Jumat sore (24/9). Diduga, sekompok monyet tersebut merasa tidak bisa mencari makan dihabitatnya, sehingga memasuki pemukiman warga.
MONYET LIAR: Gerombolan monyet liar masuk kepemukiman warga di Lingkungan III Kelurahan Bandarutama Kota Tebingtinggi.sopian/sumut pos .
Afriandi (45) warga sekitar yang berjualan sering mengalami kerugiaan karena barang dagangannya sering diambil kawanan monyet.
“Serangan monyet ini sudah kurang lebih setahun ini, warga Lingkungan III Kelurahan Bandarutama sudah semangkin resah karena banyak dampak kerugian yang ditimbulkan akibat amukan kawanan monyet liar ini. Kawanan monyet ini mulai masuk kepemukiman warga sekitar pukul 15.00 WIB hingga petang, malam harinya kawanan monyet pergi Dan tidur dipepohonan sawit belakang rumah warga,” ujarnya.
Kata Afriandi lagi, pernah dilakukan pengusiran kepada gerombolan monyet liar dengan cara memburunya dan menggunakan perangkap, tetapi usaha warga sia-sia, karena semangkin hari kawanan monyet semangkin bertambah banyak.
“Pernah ditembak sama pemburu dari Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai. Begitu juga dipasang perangkap dari kayu, tetapi mengetahui hal itu, gerombolan monyet langsung menghilang dan dua hari lagi, gerombolan monyet kembali masuk kepemukiman warga,” jelasnya.
Sedangkan Kepala Kelurahan setempat Ramadhan pernah melakukan pelaoran kepada istansj terkait tentang keresahan warga akibat serangan segerombolan monyet liar. “Sudah dilakukan, tetapi hasilnya tidak ada, karena apabila di bawakan penembak dan pemburu, kawanan monyet langsung menghilang dari pemukiman warga beberapa hari, setelah itu kawanan monyet kembali masuk kepemukiman,” bilangnya.
Kepala Pemadam Kebakaran dan KeselamatanKota Tebingtinggi, Abdul Halim Purba mengaku sudah mendapat laporan dari warga. Karena dari pengakuan Abdul Halim, pihaknya belum memiliki peralatan khusus untuk melakukan pengusiran gerombolan monyet tersebut.
“Masuknya kawanan monyet kepemukiman warga dikarenakan tempat mencari makan mereka sudah tidak ada, pohon pohon besar sudah ditumbang,” jelasnya. (ian/azw)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Advokat Henry Indraguna merespon positif dan mendukung Polda Sumut menyikat habis mafia tanah di Sumatera Utara. Hal ini sebagai sebagaimana komitmen Presiden Jokowi, agar segala konflik agraria yang terjadi di banyak daerah harus segera diselesaikan atau disudahi.
Sebab, upaya pemerintah melalui aparat hukum tersebut untuk membela hak-hak rakyat kecil untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap lahan yang menjadi sandaran hidup mereka. Apresiasi dan dukungan pengacara kondang dari Kantor Hukum.Henry Indraguna & Partners Law Firm kepada pemerintah terhadap mafia tanah wajar dia lakukan, karena firma hukumnya saat ini juga sedang menangani permasalahan konflik tanah di wilayah Medan.
Atas perbuatan melawan hukum yang merugikan kliennya, atas nama Kasim sebagai pihak kuasa hukum pelapor atau korban yang diduga dilakukan oleh para mafia tanah, Henry mengatakan pihaknya telah melayangkan Laporan Polisi Nomor: LP/653/IV/2021/Sumut/SPKT II, Tanggal 5 April 2021,l (untuk selanjutnya disebut sebagai Laporan Polisi Nomor: 653, Tanggal 5 April 2021 yang sebelumnya telah dibuat oleh kliennya di Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).
“Demi menjamin kepastian hukum serta menegakkan keadilan bagi klien kami, maka Kantor Hukum.Henry Indraguna & Partners Law Firm selaku kuasa hukum memiliki kewajiban untuk memberikan nasihat hukum, melakukan pendampingan hukum serta juga menyampaikan informasi-informasi terkait perkembangan penanganan laporan Polisi klien kami tersebut,” kata Henry kepada wartawan di Medan, baru-baru ini.
Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini menjelaskan, perkembangan penanganan laporan polisi tersebut, bahwa sebelumnya kliennya, Kasim, selaku pelapor atau korban telah ada membuat Laporan Polisi di Polda Sumatera Utara Pada tanggal 5 April 2021. Laporan itu terkait dugaan tindak pidana Pemalsuan Surat sebagaimana diatur di dalam Pasal 263 KUH Pidana terhadap para terlapor yakni J dan H.
Menurut Henry, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh korban kepada terlapor, bahwasanya para terlapor yakni J dan H di duga merupakan mafia tanah. Modusnya, menggunakan surat yang diduga palsu, mengajukan gugatan-gugatan serta bertindak seolah-seolah sebagai pemilik tanah yang sah.
“Bahwa sebelumnya pada saat ini kami mendapatkan informasi dari penyidik bahwasanya Penyidik pada Subdit I TP Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimum Polda Sumut) telah melakukan penahanan terhadap diri para tersangka,” jelas Henry.
Atas penangkapan itu, kata dia, selaku kuasa hukum Kasim, menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Polda Sumatera Utara khususnya penyidik pada Subdit I TP Kamneg Ditreskrimum Polda Sumut yang telah berkerja secara cepat dan profesional di dalam menangani serta memproses Laporan Polisi, Nomor: 653, Tanggal 5 April 2021 atas klien firma hukumnya dimaksud.
“Hal ini sungguh kami apresiasi langkah cepat penyidik, bagaimana pun para terlapor yang diduga sebagai mafia tanah sebagaimana kami sampaikan haruslah diberantas. Tentu juga sesuai dengan perintah Presiden Jokowi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit agar Polri berperan aktif menuntaskan mafia tanah yabg sangat merugikan rakyat kecil,” ucap Henry.
Anggota Dewan Pakar Partai Golkar ini berharap, kiranya Polda Sumut tak lekang oleh waktu dapat secara terus menerus memberantas seluruh mafia-mafia tanah yang ada di Kota Medan, agar nantinya ke depan pemilik hak atas tanah yang sah tidak mengalami kerugian akibat perbuatan melawan hukum yang diduga dilakukan oleh para mafia tanah dimaksud.
Henry berharap, penyidik pada Subdit I TP Kamneg Ditreskrimum Polda Sumut segera melakukan pelimpahan berkas perkara termasuk penyerahan para tersangka beserta barang buktinya kepada Kejaksaan Tinggi Medan, agar kliennya segera mendapatkan keadilan dan kepastian hukum atas proses Laporan Polisi tersebut.
“Informasi terkait perkembangan laporan polisi klien kami ini kami sampaikan hanya untuk supaya masyarakat bisa semakin memahami, bagaimana modus-modus yang dilakukan oleh orang-orang yang diduga sebagai mafia tanah,” tandasnya.
Diketahui, pemerintah terus berkomitmen mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan terkait konflik agraria selama ini. Penegasan ini juga pernah disampaikan Presiden Joko Widodo saat membagikan 124.120 sertifikat tanah hasil redistribusi di sejumlah daerah. Jokowi juga menyampaikan pesan kepada Polri agar tak ragu mengusut mafia tanah.
“Saya juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah. Kepada jajaran Polri, saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada. Jangan sampai juga ada aparat penegak hukum yang membekingi mafia tanah tersebut, perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas,” ucap Jokowi. (ris)
ADU STRATEGI:
Thomas
Tuchel
kembali
adu strategi
dengan Pep
Guardiola saat Chelsea menjamu Manchester City di Stamford Bridge, malam ini.
SUMUTPOS.CO – Pep Guardiola wajib memutar otak dan menemukan strategi bagus pada pekan ini. Pasalnya, Manchester City akan bertandang ke markas Chelsea di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (25/9) malam WIB.
ADU STRATEGI:
Thomas
Tuchel
kembali
adu strategi
dengan Pep
Guardiola saat Chelsea menjamu Manchester City di Stamford Bridge, malam ini.
Ya, Pep Guardiola pasti penasaran dengan Chelsea asuhan Thomas Tuchel. Sebab dalam tiga pertemuan dengan The Blues, Manchester City selalu tumbang. Salah satunya adalah final Liga Champions musim lalu, dimana The Citizens kalah dengan skor 0-1.
Rasa penasaran Guardiola ini akan menambah daya tarik duel ini. Pelatih asal Spanyol ini dipastikan akan menggunakan strategi terbaiknya guna mengalahkan Chelsea. Apalagi, kedua tim juga sedang memburu kemenangan guna memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Chelsea saat ini berada di puncak klasemen dengan raihan 13 angka dari lima laga. Raihan mereka sama dengan milik Liverpool dan Manchester United. Sedangkan Manchester City berada di posisi kelima dengan 10 angka dari lima laga.
Ambisi menang tersebut membuat kedua tim akan bermain all out. Kebetulan kedua tim juga sedang dalam performa bagus dan tren bagus. Chelsea belum terkalahkan dalam lima laga terakhir EPL, sementara Manchester City tak tersentuh kekalahan dalam empat penampilan terakhir di liga.
Duel ini semakin menarik, karena kedua tim juga memiliki lini pertahanan terbaik di EPL. Sejauh ini, Chelsea dan Manchester City, serta Liverpool baru kebobolan sekali dari lima laga yang sudah dilakoni.
Statistik itu menunjukkan The Blues dan The Citizens merupakan tim yang tajam dan memiliki pertahanan solid. Kokohnya lini belakang terutama terlihat di kubu Chelsea. Lantaran satu-satunya gol yang bersarang ke gawang mereka hanya terjadi dari eksekusi penalti Mohamed Salah.
Kabar bagus datang dari Manchester City, karena gelandang serang kreatif andalan mereka, Kevin De Bruyne, sudah bisa bermain sejak menit pertama. Duel melawan Leicester pekan lalu menjadi penanda kembalinya De Bruyne usai terbelit cedera.
Keberadaan De Bruyne di kubu Man City tentu menjadi ancaman tersendiri bagi Chelsea. Pasalnya pesepakbola berpaspor Belgia itu tercatat sudah mencetak empat gol dan satu assist dalam 14 laga kontra The Blues.
“Kevin sudah siap untuk bermain seperti biasanya. Saya yakin ia akan segera menemukan kemampuan terbaiknya karena Kevin adalah pemain yang luar biasa,” jelas Guardiola.
Satu lagi faktor yang menjamin laga akhir pekan ini menjadi bertambah menarik adalah kondisi penggawa kedua kubu dalam tingkat kebugaran yang bagus. Mengingat dalam ajang Carabao Cup tengah pekan lalu baik Tuchel maupun Guardiola sama-sama menurunkan para pemain pelapis. (trt/dek)
MAKAN RUMPUT: Harimau di Kebun Binatang (Medan Zoo) sedang makan rumput. istimewa/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Miris, seekor harimau menjadi koleksi di Kebun Binatang Medan Zoo memakan rumput. Hal ini tidak lazim dari hewan pemakan daging ini. Sontak, harimau makan rumput ini menjadi viral di media sosial.
MAKAN RUMPUT: Harimau di Kebun Binatang (Medan Zoo) sedang makan rumput. istimewa/sumutpos.
Dalam video berdurasi 11 detik yang beredar di media sosial dengan bertuliskan Harimau Kurus Makan Rumput. Terlihat hewan ini kondisi tubuhnya memprihatikan dan sangat kurus.
Atas viral harimau makan rumput tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung hewan langkah dilindungi itu.
Plh Kepala BBKSDA Sumatera Utara, Irzal Azhar menjelaskan, kondisi harimau yang viral di media sosial dalam keadaan sakit. Karena, gangguan pencernaan dan cacingan berdasarkan keterangan dari dokter hewan di Medan Zoo. “Sedang dilakukan perawatan dan pengobatan oleh pihak Medan Zoo. Kami sudah turunkan tim pagi ini ke Medan Zoo untuk memeriksa kondisi harimau disana, kami sedang menunggu hasil tim,” sebut Irzal kepada wartawan di Medan, Jumat (24/9).
Ditanyakan apa penyebab harimau itu sakit, Irzal mengaku belum menerima laporan dari tim yang turun ke Medan Zoo. Sehingga belum bisa membeberkan penyebabnya. “Nanti saja setelah keluar hasil dari tim,” pungkas Irzal.
Ditanya mengenai hal itu, Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan Gerald Patogi Siahaan, tidak mau bersikap ramah kepada wartawan, Gerald enggan memberikan komentar. Padahal, PUD Pembangunan merupakan BUMD Kota Medan yang ditunjuk Pemko Medan untuk mengelola Medan Zoo.
Gerald yang baru saja dilantik bersama 11 Direksi lainnya dari 3 BUMD Kota Medan pada Rabu (22/9) kemarin, tak berkenan mengangkat sambungan telepon Sumut Pos. Saat dihubungi via seluler, Gerald tak bersedia mengangkat telepon. Sedangkan saat dihubungi via jejaring Whatsapp, Gerald enggan membalas pesan.
Di sisi lain, kepada Sumut Pos, Direktur Umum dan Keuangan PUD Pembangunan Kota Medan Bambang Hendarto, menyebutkan bahwa dirinya belum bisa memberikan keterangan.
“Saya belum bisa memberikan keterangan, belum mendapatkan informasi dari Dirut, karena kita juga baru semalam masuk (kerja). Ini hari saya mau tinjau ke lokasi dulu ya, nanti akan saya kabari,” jawab Bambang kepada Sumut Pos, Jumat (24/9).
Saat ditanya tentang berapa ekor jumlah harimau di Medan Zoo saat ini, Bambang juga mengaku belum mengetahuinya.”Makanya daya mau turun dulu, mau ke lokasi dulu,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Medan Zoo telah mengakui adanya Harimau Sumatera koleksi mereka yang saat ini kondisinya memang kurus. Pihak Medan Zoo beralasan, Harimau tersebut menjadi kurus karena kondisinya yang memang sedang sakit dan dalam perawatan.
Dokter Hewan Medan Zoo drh Yona Dumaica mengatakan bahwa Harimau tersebut memang telah sakit sejak tiga bulan yang lalu, tepatnya sejak bulan Juni 2021.”Sejak sakit itu dia mengalami diare, muntah. Seminggu itu bisa dua kali (diare dan muntah),” jawab drh Yona, Jumat (24/9).
Dikatakan drh Yona, dirinya masih terus merawat kondisi kesehatan hewan buas kelahiran tahun 2011 tersebut dengan pemberian obat-obatan dan vitamin dengan cara mencampurkannya dengan makanan Harimau tersebut setiap harinya.
Sedangkan saat ditanya perihal Harimau tersebut yang tampak sedang memakan rumuput, drh Yona mengatakan perilaku itu sebagai hal yang wajar. Tak cuka Harimau, tapi kebiasaan memakan rumput juga biasa dilakukan hampir semua jenis kucing.
Fungsinya untuk mengeluarkan bulu yang sempat tertelan, sebab harimau dan kucing sama-sama hewan yang sering menjilati bulunya. Tak cuma normal, memakan rumput bagi harimau juga akan membantu sistem pencernaannya.”Kalau makan rumput, untuk membantu sistem pencernaan. Rumput untuk mengikat bulu supaya bisa dikeluarkan,” kata dia.
Dia juga menjelaskan harimau terlihat kurus, bukan lantaran kekurangan makan. Melainkan selama sakit, binatang buas ini nafsu makannya berkurang. Selama ini kata Yuna, kebutuhan makan harimau itu, tercukupi. Terlebih dengan banyaknya donasi dari masyarakat, selama pandemi. ”Kita (kasih) daging ayam, kita ada juga tambahan daging sapi atau daging babi juga ada. Kalau itu (total beratnya) sekitar 4 sampai 5 kilogram,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution merespons video yang menunjukkan seekor Harimau Sumatera bertubuh kurus yang memakan rumput di Kebun Binatang Medan Zoo. Bobby Nasution mengatakan, dirinya sudah menekankan kepada direksi PD Pembangunan yang baru dilantiknya untuk mengelola Medan Zoo lebih baik lagi.
“Namun hari ini, kita tahu bagaimana pengelolaannya masih minim, jadi kesulitan sering terjadi. Makanya banyak yang memberikan sumbangan, baik dari CSR seperti kemarin kita nerima beberapa kilogram daging ayam untuk makanan Harimau,” kata Bobby Nasution.
Bobby Nasution menuntut agar direksi PD Pembangunan yang baru bisa memperbaiki manajemennya untuk bisa memenuhi pakan hewan penghuni Medan Zoo.”Dia harus bisa memenuhi kebutuhan sendiri kalau sudah menjadi suatu badan (usaha),” ujarnya.
Selain itu, Bobby Nasution mengatakan istrinya, Kahiyang Ayu sudah berjanji kepadanya untuk menyumbangkan daging untuk pakan Harimau. ”Kemarin ibu wali kota (Kahiyang) mau menyumbangkan atau memberikan langsung sumbangan daging ataupun ayam. Itu janji ibu wali kota sama saya kemarin,” pungkas Bobby Nasution.
Anggota Komisi III Rudiawan Sitorus mengaku sangat menyayangkan atas kondisi satwa di Medan Zoo yang tidak terawat. Tak cuma harimau, Rudiawan juga mengatakan ada banyak kondisi satwa di Medan Zoo yang tidak terawat dengan baik.
“Kami di Komisi III sudah berkali-kali kesana, karena PUD Pembangunan itu kan pengelola Medan Zoo, dan mereka itu counterpart kami. Selama berkali-kali kami kesana, memang memprihatinkan kondisinya, sedih lah melihatnya,” kata Rudiawan.
Politisi PKS tersebut mengatakan, sebelumnya pihaknya di Komisi III telah mengupas tuntas persoalan yang ada di Medan Zoo bersama para direksi PUD Pembangunan Kota Medan sebelumnya, yang saat itu masih dipimpin Putrama Alkhairi selaku Dirut.
“Yang jadi masalahnya, sangat sedikit pengunjung yang datang. Akibatnya minim pendapatan, tak ada biaya untuk makan satwa dan perawatannya. Sudah dicoba dengan cara mencari ‘bapak asuh’ bagi satwa, tapi ternyata tetap tak bisa memberi perubahan yang signifikan. Satwa tetap tidak terawat, dengan alasan tak ada biaya. Miris,” sebutnya.
Satu-satunya cara, lanjut Rudiawan, adalah dengan menyerahkan pengelolaan Medan Zoo kepada pihak ketiga atau pihak swasta. Dengan begitu, pihak swasta akan berfikir keras untuk bisa mendapatkan keuntungan dari Medan Zoo. Tentunya, pihak swasta akan membenahi Medan Zoo terlebih dahulu, termasuk koleksi-koleksi satwa yang ada didalamnya.
“Bagaimana yang terjadi di Siantar (Zoo), Pemkonya bekerjasama dengan swasta dengan cara menyerahkan pengelolaannya ke swasta. Mereka (pihak swasta) akan berfikir keras bagaimana mendapatkan keuntungan dari Medan Zoo dengan segala kreatifitasnya, sehingga menarik lah untuk didatangi orang,” lanjutnya.
Bila tidak begitu, tegas Rudiawan, kondisi yang telah menjadi masalah klasik di Medan Zoo tersebut tidak akan pernah terselesaikan, sekalipun kepengurusan direksi PUD Pembangunan Kota Medan telah berubah, namun tetap dengan cara atau sistem yang lama.
“Sampai kiamat tidak akan pernah selesai persoalan ini, kalau modelnya begini. Jadi siapapun direksinya, sama saja. Pengelola harus berfikir agar Medan Zoo ini menjadi ikon bagi Kota Medan, dengan berbagai inovasi dan kreatifitasnya. Dan yang paling realistis untuk melakukannya adalah swasta, saya gak yakin kalau tetap dikelola Pemko Medan,” tutupnya.
ANTIGEN: Petugas medis melakukan test Antigen kepada seorang pelajar. Pemerintah saat ini telah menurunkan tarif test antigen maksimal Rp109 ribu untuk luar Pulau Jawa.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) menurunkan harga rapid tes Antigen di sejumlah stasiun kereta api di provinsi ini sejak Jumat (24/9).
Ilustrasi.
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono mengungkapkan, bahwa tarif layanan test Antigen yang sebelumnya Rp85.000, menjadi Rp45.000 untuk setiap pemeriksaannya. “Penyesuaian tarif baru layanan Rapid Test Antigen tersebut bisa dilakukan di Stasiun Medan, Kisaran dan Tanjung Balai,” ucap Mahendro saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (24/9).
Mahendro mengungkapkan penyesuaian tarif baru tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan. “PT KAI Divre I Sumut memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan turut melakukan penyesuaian tarif test Antigen ini agar pelanggan mudah dan nyaman,” tutur Mahendro.
KAI menyediakan fasilitas rapid test Antigen di stasiun dengan harga terjangkau bagi para calon pelanggan yang ingin melengkapi persyaratan naik kereta api antar kota di Sumut ini. “Hadirnya layanan Rapid Test Antigen di stasiun merupakan hasil Sinergi BUMN antara KAI dengan Indofarma melalui anak usahanya yaitu Farmalab, serta pihak-pihak lainnya,” kata Mahendro.
Mahendro menjelaskan, cara untuk melakukan pemeriksaan rapid test Antigen di stasiun yakni calon pelanggan harus memiliki tiket atau kode booking KA yang sudah lunas.
Sesuai SE Kemenhub No 69 Th 2021, kata dia, pelanggan KA Antar Kota diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Pelanggan juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. “Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan,” kata Mahendro.
Menurut Mahendro, KAI telah mengintegrasikan sistem boarding KAI dan aplikasi PeduliLindungi sehingga data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan akan otomatis muncul pada layar komputer petugas. “Integrasi ini bertujuan untuk mempermudah pelanggan, memperlancar proses pemeriksaan dokumen, dan menghindari pemalsuan dokumen,” papar Mahendro.
Dilanjutkan Mahendro, bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.
“Untuk naik kereta api, pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius,” bilang Mahendro.
Selain itu, kata Mahendro, pelanggan diwajibkan untuk menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. Pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.
Mahendro menegaskan, KAI berkomitmen untuk memastikan seluruh pelanggan KA Antar Kota telah memenuhi persyaratan yang telah diatur pemerintah. Jika ada yang tidak sesuai maka dilarang naik kereta api dan tiket akan dibatalkan dan bea akan dikembalikan 100%
Kereta Api merupakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, memastikan pelanggan dalam kondisi aman dan sehat, serta konsisten menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat. “KAI mendukung penuh upaya pemerintah dalam melakukan screening deteksi Covid-19 pada moda transportasi Kereta Api guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Mahendro.
Untuk info selengkapnya seputar Rapid Test Antigen di stasiun dan syarat naik kereta api, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.
Sebelumnya, Tarif layanan tes antigen di stasiun kereta api turun menjadi Rp45.000 dari sebelumnya Rp85.000 untuk setiap pemeriksaan. Tarif baru ini berlaku mulai 24 September 2021 di 64 stasiun yang melayani test antigen. Di Sumatra Utara (Sumut) sendiri, ada empat stasiun yang melayani pemeriksaan tes antigen, yakni Medan, Kisaran, Tanjung Balai dan Tebing Tinggi.
VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero), Joni Martinus, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/9/2021), mengatakan, penyesuaian tarif merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan.”KAI menyediakan fasilitas Rapid Test Antigen di stasiun dengan harga terjangkau bagi para calon pelanggan yang ingin melengkapi persyaratan naik kereta api Jarak Jauh,” katanya.
Untuk dapat melakukan pemeriksaan test antigen di stasiun, calon pelanggan harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas. Sejak dibuka pada 21 Desember 2020 sampai dengan 21 September 2021, KAI telah melayani 1.043.582 peserta test antigen di stasiun.(gus)
BERBARIS:
Para ASN tampak berbaris dengan mengenakan masker. Peraturan baru kerja ASN selama PPKM saat ini sudah boleh WFO bagi ASN yang sudah vaksin.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, menerbitkan aturan kerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaru selama PPKM pada Jumat (24/9).
BERBARIS:
Para ASN tampak berbaris dengan mengenakan masker. Peraturan baru kerja ASN selama PPKM saat ini sudah boleh WFO bagi ASN yang sudah vaksin.
Aturan itu tertuang dalam Menteri PAN RB Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN selama pemberlakuan PPKM pada masa pandemi Covid-19.
Dengan terbitnya aturan baru ini, maka aturan kerja ASN sebelumnya yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri PAN RB Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN selama pemberlakuan PPKM pada masa pandemi Covid-19 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, kantor pemerintahan sektor non-esensial bisa memperkerjakan 25 persen ASN untuk work from office (WFO). Syaratnya, ASN tersebut sudah divaksinasi Covid-19.
Menurutnya, kebijakan ini tertuang dalam lampiran pada Surat Edaran (SE) Menteri PAN RB Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN Selama PPKM pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Kemudian, bagi instansi di wilayah luar Jawa-Bali yang berada di sektor non-esensial pada PPKM Level 2 dan 1, diberlakukan WFO 50 persen pegawai jika daerahnya berada di zona hijau dan kuning.
Sedangkan bagi instansi yang daerahnya berada di zona oranye dan merah, diberlakukan WFO 25 persen. “Untuk instansi pemerintah di sektor esensial pada PPKM Level 4 di luar wilayah Jawa – Bali, WFO maksimal dilakukan oleh 50 persen pegawai,” tutur Tjahjo.
“Jika berada di PPKM Level 3 luar Jawa-Bali, WFO dapat dilakukan dengan maksimal 100 persen. Tentu dengan memperhatikan bahwa WFO tersebut diprioritaskan bagi pegawai yang telah divaksin Covid-19,” lanjutnya.
Lebih lanjut Tjahjo mengungkapkan, pada instansi pemerintah non-esensial yang ada di wilayah Jawa-Bali dengan PPKM Level 4, diberlakukan work from home (WFH) secara penuh.
Kemudian, jika berada di Level 3 PPKM Jawa-Bali, WFO dilakukan kepada 25 persen pegawai. Sedangkan jika berada di Level 2 PPKM Jawa-Bali, WFO diberlakukan kepada 50 persen pegawai. “Bagi instansi pemerintah di sektor esensial yang ada di PPKM Level 4 dan 3 dalam wilayah Jawa dan Bali, WFO dilakukan maksimal oleh 50 persen pegawai,” kata Tjahjo.
Sedangkan pada PPKM Level 2 (Jawa-Bali), WFO dilakukan maksimal oleh 75 persen pegawai. Perlu diperhatikan bahwa di sektor esensial dan non-esensial, pegawai yang WFO adalah yang telah divaksin Covid-19.
Sementara bagi instansi pemerintah di sektor kritikal, WFO berlaku 100 persen di setiap level PPKM. Tjahjo menegskan, pelaksanaan WFO dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat sebagaimana yang tertera dalam SE Menteri PAN RB Nomor 17 dan 21 Tahun 2021.
“Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) harus memastikan pegawai ASN di lingkungannya telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Lalu mengunduh dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai sarana pemantauan jumlah pegawai dan pengunjung dalam kantor, serta disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah telah membagi layanan pemerintahan menjadi tiga bagian, yakni sektor non-esensial, sektor esensial, dan sektor kritikal. Sementara level PPKM terdiri dari level 1 hingga level 4. Penetapan mengenai level wilayah PPKM dan sektor-sektor tersebut berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) mengenai PPKM. (kps)