24 C
Medan
Monday, January 12, 2026
Home Blog Page 3074

Eks Taman Ria Jadi Sentra Vaksinasi Massal

Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan tengah mempersiapkan lahan eks Taman Ria Kota Medan yang tepat berada di sebelah Plaza Medan Fair sebagai lokasi sentra Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan.

Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito.istimewa/sumutpos.

Awalnya, lahan eks Taman Ria Medan akan dijadikan salah satu lokasi Isolasi Terpusat (Isoter) di Kota Medan. Namun, melihat penurunan angka Covid-19 di Kota Medan, Pemko Medan menurunkan niatnya dan berencana untuk menjadikan lahan eks Taman Ria sebagai lahan sentra vaksinasi massal khusus warga Medan.”

Ini (lokasi rencana) isoter yang akan jadi tempat vaksinasi,” ucap Bobby, Kamis (23/9).

Meskipun nantinya sentra vaksinasi massal di lahan eks Taman Ria telah beroperasi, Bobby Nasution tetap memastikan bahwa lokasi vaksinasi skala mikro di setiap kelurahan melalui puskesmas-puskesmas tetap akan berjalan.

“Vaksinasi massal juga dilakukan untuk mempercepat target bisa tercapai. Beberapa hari lagi (akan dibuka), karena masih ada beberapa persiapan dari isoter menjadi sentra vaksinasi,” ujarnya.

Menurut Bobby, lahan eks Taman Ria merupakan lokasi yang mumpung untuk menjadi lokasi sentra vaksinasi. Meskipun begitu, butuh waktu untuk merubah lokasi tersebut sebagai sentra vaksinasi.”Ini lokasi luas, tempat bagus, fasilitas lengkap. Butuh waktu merubah dari isoter ke sentra vaksinasi, tempat mana yang harus ditata ulang,” katanya.

Dijelaskan Bobby, dilakukannya penambahaan lokasi sentra vaksinasi di Kota Medan, tidak terlepas dari bertambahnya stok vaksin Covid-19. Pemko Medan menginginkan, agar stok vaksin yang telah ada cepat disuntikkan kepada masyarakat yang belum divaksin. Sehingga, target vaksinasi Covid-19 di Kota Medan dapat segera tercapai.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Sudari ST, mendukung langkah yang diambil Pemko Medan. Sebab, Pemko Medan memang harus meningkatkan intensitas vaksinasi di Kota Medan.

Dikatakan Sudari, saat ini setiap kecamatan sudah harus mempersiapkan data terkait warga yang belum divaksinasi. Sebab dengan demikian, Pemko Medan dapat memetakan di mana-mana saja wilayah yang masih banyak masyarakatnya yang belum divaksin.

“Seperti yang pernah disampaikan pak wali, pendataan itu penting. Jadi nanti kita bisa petakan, mana saja wilayah yang masih rendah vaksinasinya. Untuk kecamatan yang masih rendah vaksinasinya, nantinya kan bisa dialihkan ke Eks Taman Ria ini. Jadi tentu membantu,” pungkasnya.

Kemenkes Percepat Vaksinasi

Kementerian Kesehatan RI menerapkan empat langkah strategis dalam upaya percepatan menuju 2,5 juta dosis suntikan vaksin Covid-19 per hari di daerah.

“Pertama adalah melibatkan TNI/Polri,Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Intelijen Negara (BIN) untuk percepatan vaksinasi,” kata Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diikuti dari kanal YouTube Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis siang (23/9).

Strategi kedua, kata Maxi, adalah memobilisasi sumber daya yang ada di setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) seperti rumah sakit vertikal, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) untuk pelayanan vaksinasi berbasis fasilitas layanan kesehatan maupun mobile ke masyarakat.

Strategi ketiga adalah mengadakan sentra vaksinasi melalui kerja sama dengan mitra lainnya seperti dengan kalangan anggota DPR, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, perguruan tinggi, organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia serta pihak swasta.

“Terakhir adalah pelibatan petugas Bina Wilayah Kementerian Kesehatan untuk memberikan dukungan memonitor DPR RI dalam pelaksanaan vaksinasi di lapangan dan memastikan pelaporan vaksinasi sudah sesuai dengan data masing masing daerah,” katanya.

Maxi mengatakan, sejumlah kendala dalam pencapaian target penyuntikan rata-rata 2,5 juta dosis per hari di antaranya cakupan vaksinasi kelompok lanjut usia (lansia) yang relatif tertinggal dari kelompok sasaran lainnya.

“Banyak hal memengaruhi ketertinggalan vaksinasi lansia, di antaranya adalah peran keluarga dalam mengantar orang tua mereka ke sentra vaksinasi, kekhawatiran pada komorbid padahal kita ketahui bersama lansia merupakan yang paling rentan bila jatuh sakit,” katanya.

Menurut Maxi, strategi percepatan vaksinasi juga menyasar sejumlah daerah pada wilayah aglomerasi seperti Malang Raya, Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Surabaya Raya dan Jabodetabek untuk mencapai 70 persen cakupan vaksinasi dosis pertama di Oktober 2021.

Strategi yang sama juga diterapkan pada tiga provinsi dengan tingkat populasi yang tinggi di Indonesia sebab membutuhkan upaya lebih keras untuk berkontribusi dalam pencapaian target penyuntikan vaksin Covid-19 nasional rata-rata 2,5 juta dosis per hari.

“Daerah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah ini kalau kita suntik tadi yang sesuai target harian, maka bisa memenuhi capaian 60 persen vaksinasi nasional,” katanya. (map/jpg)

18.752 Jamaah Siap Berangkat Umrah

UMRAH: Rombongan umrah dari Indonesia saat akan berangkat ke Tanah Suci, belum lama ini. Sebanyak 18.752 jamaah sudah siap berangkat umrah.istimewa/sumutpos.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan, sampai saat ini belum ada kepastian kapan Arab Saudi membuka pintu kedatangan jamaah umrah dari Indonesia. Meskipun begitu, sudah ada 18 ribu lebih calon jamaah umrah yang siap diberangkatkan.

UMRAH: Rombongan umrah dari Indonesia saat akan berangkat ke Tanah Suci, belum lama ini. Sebanyak 18.752 jamaah sudah siap berangkat umrah.istimewa/sumutpos.

Zainut berharap para calon jamaah umrah itu bersabar dan menunggu informasi resmi dari pemerintah Indonesia. Dia berpesan jangan sampai menjadi korban informasi palsu atau hoaks. ’’Sebanyak 18.752 jamaah sudah siap berangkat umrah. Mereka sudah ada tiketnya,’’ katanya.

Politisi PPP itu menegaskan, sampai saat ini pemerintah Indonesia belum menerima informasi resmi dari Saudi kapan bisa kembali mengirim jamaah umrah. Namun dia memastikan pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi, konsolidasi, dan lobi-lobi kepada pemerintah saudi.

Dia mengakui ada sejumlah ketentuan umrah yang memberatkan. Diantaranya adalah kewajiban transit selama 14 hari di negara ketiga. ’’Tentu ini sangat memberatkan dari sisi biaya dan penggunaan waktu,’’ katanya. Untuk itu pemerintah Indonesian

tetap berpenderian bahwa pemberangkatan umrah yang efektif dan aman adalah direct flight atau penerbangan langsung tanpa transit.

Dalam kesempatan itu Zainut juga menyinggung soal barcode sertifikat vaksin Covid-19 Indonesia yang belum terbaca sistem imigrasi Arab Saudi. Dia menjelaskan saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia sedang melakukan sinkronisasi barcode atau QR Code dengan sistem di Arab Saudi.

Dia berharap dalam waktu dekat QR Code atau barcode vaksin Covid-19 Indonesia sudah bisa terbaca oleh sistem di Arab Saudi. Selain itu Zainut mengatakan Kemenkes Indonesia juga terus berkomunikasi dengan pemerintah Saudi supaya ada satu persepsi tentang penanganan Covid-19.

Belum terbacanya QR Code vaksin Covid-19 dari Indonesia oleh negara lain diakui oleh Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. ’’Kita sedang berproses pada platform global,’’ katanya. Harapannya barcode atau QR Code vaksin Covid-19 Indonesia bisa terbaca sistem di negara lain, termasuk Arab Saudi.

Sementara itu Ketua Umum DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Firman M. Nur mengatakan ke depan jumlah jamaah umrah semakin banyak. Dia memperkirakan pada 2030 nanti ada 3,7 juta jamaah umrah dalam setahun dari Indonesia.

Dengan semakin banyaknya jumlah jamaah umrah itu, Firman mengusulkan pemerintah membentuk atase haji dan umrah di Arab Saudi. Sehingga bisa memberikan perlindungan yang maksimal terhadap para jamaah umrah maupun haji. (jpg)

Satgas Minta PTM Ditutup Jika Ditemukan Kasus Positif Covid-19 Baru

PERIKSA SUHU TUBUH: Seorang guru memeriksa suhu tubuh seorang siswi SMA saat dimulai pembelajaran tatap muka (PTM), baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta agar kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah ditutup jika ditemukan kasus positif baru.

PERIKSA SUHU TUBUH: Seorang guru memeriksa suhu tubuh seorang siswi SMA saat dimulai pembelajaran tatap muka (PTM), baru-baru ini.

“Jika ada kasus positif maka segera lakukan penutupan sekolah untuk segera dilakukan desinfeksi, pelacakan, dan pemeriksaan kontak erat,” tegas Wiki dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (23/9).

Wiki mengemukakan, berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) per tanggal 23 September, dari 47.033 sekolah yang disurvei hanya 2,77 persen sekolah yang menimbulkan kluster kasus selama pembelajaran tatap muka dilakukan.

“Saya meminta kepada satuan pendidikan agar dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka secara hati-hati dan selalu mengutamakan kesehatan dan peserta didik dari penularan Covid-19,” katanya.

Wiki menambahkan, berbagai kasus positif Covid-19 yang terjadi pada peserta didik di berbagai daerah harus dijadikan pelajaran penting bagi daerah lain, sehingga kasus serupa tidak terulang dan PTM dapat dijalankan dengan aman.

Selain itu, lanjut dia, perhatikan juga peluang penularan di luar rumah, perjalanan dan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. “Pastikan siswa dan tenaga pengajar secara disiplin mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Wiki mengingatkan, sekecil apapun angka kasus yang ada jika tidak ditindaklanjuti, baik dengan tracing maupun treatment yang tepat maka akan memperluas penularan. Dalam kesempatan itu, Wiku juga menyampaikan, saat ini dashboard perkembangan kasus di lingkungan sekolah per wilayah dapat diakses di sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar. “Dengan fitur ini pemerintah daerah dan masyarakat dapat ikut memonitor angka kasus dan kejadian kluster secara aktual,” ujarnya.

Wiki mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kegiatan belajar mengajar tatap muka, baik pemerintah daerah setempat, tenaga pengajar, orang tua murid, serta peserta didik yang telah bekerja sama sebaik mungkin menjalankan pedoman pelaksanaan PTM sehingga tidak terjadi kenaikan kasus yang signifikan. 

Nadiem Ngotot Buka PTM

Menanggapi Terjadi klaster penularan Covid-19 setelah 1.296 sekolah pasca pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM), Mendikbudristek Nadiem Makarim mengaku terus melakukan pemantauan hal tersebut. Kata dia, adanya penularan Covid-19 di sekolah bukan berarti PTM dihentikan atau diundur. “Itu terus kita monitor temuannya, bukan berarti PTM akan diundur, jadi masih harus jalan,” ujar Nadiem di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/9).

Nadiem mengatakan, jika ada sekolah melaporkan adanya penularan Covid-19, maka untuk sementara waktu sekolah tersebut ditutup sampai dengan situasi aman. “Tapi kalau sekolahnya masing-masing kalau ada klaster ya harus ditutup segera,” katanya.

Nadiem berujar, pembelajaran tatap muka akan terus dilakukan bagi peserta didik. Namun adanya pembelajaran tatap muka ini harus juga dibarengi dengan protokol kesehatan secara ketat. “PTM terbatas masih dilanjutkan dan prokes dikuatkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kemendikbudristek mencatat sejauh ini sudah ada 1.296 sekolah yang melaporkan klaster Covid-19 pasca pembukaan sekolah untuk PTM terbatas, total ada 11.615 siswa positif Covid-19.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Paud Dikdasmen) Kemendikbudristek, Jumeri menyebut data ini didapatkan dari 46.500 sekolah yang sudah melakukan PTM Terbatas per tanggal 20 September 2021.

Dia merinci jumlah klaster Covid-19 paling banyak ada di Sekolah Dasar (SD) sebanyak 581 sekolah, lalu di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 525 sekolah, dan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 241 sekolah.

Sementara di Sekolah Menengah Atas (SMA) ada 170 sekolah, di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ada 70 sekolah, dan di Sekolah Luar Biasa (SLB) ada sebanyak 13 sekolah. Pelajar SD menjadi yang paling banyak terkena Covid-19 akibat PTM Terbatas yakni sebanyak 6.908 orang, dan 3.174 guru SD juga positif Covid-19.

Di tingkat SMP terdapat 2.220 siswa dan 1.502 guru positif Covid-19, PAUD terdapat 953 siswa dan 2.007 positif Covid-19. Lalu, 1.915 guru dan 794 siswa SMA positif Covid-19, 609 siswa dan 1.594 guru SMK positif Covid-19, dan 131 siswa dan 112 guru SLB positif Covid-19. Diketahui, pemerintah mulai memperbolehkan sekolah dibuka untuk pembelajaran tatap muka kepada daerah-daerah dengan status PPKM Level 3,2, dan 1.

Penetapan sekolah tatap muka ini diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 Coronavirus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Pedoman pembukaan sekolah juga sudah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Pemko Medan Belum Jadwalkan

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah mengizinkan setiap satuan pendidikan ataupun sekolah di Kota Medan untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di tengah Pandemi Covid-19. Pasalnya sejak 21 September 2021, Kota Medan telah keluar dari status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dan turun ke level 3.

Hal itu dipertegas Pemko Medan melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan No.443.2/9055 Tentang PPKM Level 3 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Dalam Poin ke-2 dalam SE itu disebutkan, pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui PTMT dan atau pembelajaran jarak jauh.

Meskipun telah mengizinkan digelarnya PTMT di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku tidak mau tergesa-gesa untuk menentukan jadwal PTMT. Pasalnya, Pemko Medan masih mempertimbangkan rendahnya tingkat Vaksinasi Pelajar di Kota Medan.

Berdasarkan data yang ada di Pemko Medan, dari 103 ribu pelajar SMP se-Kota Medan, baru 4 ribu pelajar yang sudah divaksinasi. Dengan kata lain, capaian Vaksinasi Pelajar di Kota Medan baru terealisasi 3,88 persen.”Belum (belajar tatap muka), masih kejar vaksin pelajar dulu,” ucap Bobby, Kamis (23/9).

Namun begitu, Bobby mengaku jika Pemko Medan akan terus menggenjot proses vaksinasi di kalangan palajar SMP di Kota Medan. Mengingat saat ini, ketersediaan vaksin Covid-19 di Kota Medan terus bertambah. Dalam waktu dekat, Pemko Medan akan melakukan vaksinasi pelajar di masing-masing sekolah. “Lokasi vaksinasinya di sekolah masing-masing. Hari ini vaksin ditambah lagi, kemarin ada 60 ribu dosis, hari ini sudah 100 ribu dosis,” ujar Bobby.

Pun begitu, Pemko Medan belum menetapkan angka minimal capaian vaksinasi tingkat pelajar di Kota Medan. Bobby hanya menyebutkan, vaksinasi pelajar akan terus digencarkan sebelum PTM benar-benar digelar.

Sehari sebelumnya, Rabu (22/9) di Balai Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution, mengatakan bahwa PTMT di Kota Medan telah diizinkan untuk digelar. Hanya saja kali ini, PTM di gelar secara terbatas. Namun begitu, setiap sekolah tetap diminta untuk mempersiapkan protokol kesehatan secara matang di status pendidikan yang menggelar PTMT.

“Semua butuh persiapan yang matang, baik itu sekolah tatap muka ataupun yang lainnya. Kemarin kan sebelum ini sudah dilihat, ketika kasus Covid-19 turun kita langsung gencar melakukan vaksin untuk pelajar yang umurnya sudah diperbolehkan. Tentunya ini perlu persiapan,” ucap Bobby, Rabu (22/9).

Dikatakan Bobby, PTMT pada masa PPKM Level 3 akan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang benar-benar ketat. Hal itu dilakukan, agar setiap siswa aman dari penularan Covid-19. “Termasuk dalam satu kelas hanya boleh 25 persen, kalau dihitung itu hanya delapan, atau bahkan hanya lima murid dalam satu kelas. Ini caranya sudah pernah kita lakukan sosialisasi,” ujarnya.

Bobby memastikan, penerapan protokol kesehatan tidak hanya di dalam lingkungan sekolah, namun juga di luar sekolah. “Tapi yang paling penting adalah di dalam lingkup sekolahnya aman, di luar sekolahnya juga aman. Misalnya kalau mereka pulangnya dengan angkot, angkot itu kan sudah jelas, hanya boleh 75 persen. Sopirnya juga harus pakai masker, jangan lagi sambil merokok. Patroli, yustisi, prokes. Intinya tatap muka dengan aturan,” pungkasnya. (jpg/map)

Plt Kadis PUPR Labuhanbatu Dilaporkan ke Gakkumdu Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aliansi Mahasiswa Merah Putih menduga ada praktek kolusi yang dilakukan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Labuhanbatu, Edy Syahputra ST dan Kepala ULP Ali Undangan Siregar SST. Praktek kolusi ini terindikasi dengan adanya satu penyedia jasa memenangkan dua paket proyek.

ORASI: Aliansi Mahasiswa Merah Putih saat melakukan orasi di depan Mapolda Sumut dan Kejati Sumut, Kamis (23/9/2021). (IST)

Paket proyek peningkatan Jalan Bandar Tinggi Padang Haloban (Sibargot), Kecamatan Bilah Barat, dengan kode tender 2792481 dan paket Lanjutan Peningkatan Jalan Danau Balai – Urung Kompas, Kecamatan Rantau Selatan, dengan kode tender 2793481, dimenangkan oleh penyedia jasa yang sama.

Hal itu diungkapkan Aliansi Mahasiswa Merah Putih saat melakukan orasi di depan Mapolda Sumut dan Kejati Sumut, Kamis (23/9). Dalam orasinya, Ketua Aliansi Mahasiswa Merah Putih, FB Hutagalung, mengatakan Edy Syahputra bersama kroninya terindikasi melakukan pengaturan/persekongkolan vertikal, untuk memenangkan penyedia jasa yang mereka inginkan.

“Panitia Pokja membuat peraturan seperti BAB III Kalusul 28.9 Dokumen Pemilihan huruf b. Evaluasi Teknis, dimana penyedia wajib memiliki kemampuan untuk menyediakan kapasitas peralatan Asphalt Mixing Plant (AMP) 60 ton per jam dan wajib menggunakan peralatan utama milik sendiri/sewa/beli,” kata FB Hutagalung kepada sejumlah awak media, Kamis (23/9/2021).

FB Hutagalung menambahkan, persyaratan yang dibuat panitia Pokja tersebut dapat dicapai/terpenuhi oleh peserta lelang dengan memiliki dukungan AMP (Asphalt Mixing Plant) yang sudah berpengalaman dan kompeten dalam pengerjaan proyek pekejaan hotmix, baik di tingkat kabupaten, provinsi atau kementerian khusunya untuk Kabupaten Labuhanbatu.

FB Hutagalung menyampaikan fakta lain, dimana Edy Syahputra bersama kroninya memenangkan CV RAF memenangkan paket pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Rawa (D.I.R) Selat Besar Kecil, Kecamatan Bilah Hilir. Padahal, CV RAF masih belum melunasi TGR senilai Rp.201.409.397,97 sesuai dengan Hasil Pemeriksaan BPK Atas Laporan Keuangan Pemerintah Labuhanbatu Tahun Anggaran 2019.

FB Hutagalung menegaskan, panitia tender telah melanggar peraturan presiden ataupun mengkangkangi peraturan perundang-undangan yang ada dengan tujuan membatasi dan tidak memberi kesempatan kepada para penyedia jasa yang lain untuk berkembang. Ini memudahkan panitia tender untuk melakukan pengaturan kepada para peserta lelang/penyedia jasa yang mereka inginkan untuk memenangkan tender/pelelangan pekerjaan tersebut.

“Dengan ini kami berharap Bapak Kapolda Sumut, khususnya Dirkrimsus Polda Sumut dan Bapak Kejatisu, khususnya Aspidsus Kejatisu untuk memeriksa, serta memanggil para pejabat serta kroni-kroninya tersebut. Apalagi, pemenangan tender mendekati harga pagu atau pun HPS (Harga Perkiraan Sendiri), sehingga merugikan keuangan Negara,” pungkasnya. (map)

APP Darma Agung Gelar Uji Kompetensi Berstandar Nasional

MEDAN, SUMUTPOS.CO – AKADEMI Pariwisata dan Perhotelan (APP) Darma Agung menggelar uji kompetensi terhadap 82 mahasiswa di Hotel Garuda Plaza Medan pada 23-24 September 2021.

UJI KOMPETENSI: Direktur APP Darma Agung Dra Binur Pretty Napitupulu MM bersama Kabag Ops LSP Hotel dan Pariwisata Sumut Yan Ardi bersama peserta uji kompetensi, Rabu (23/9).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

Uji kompetensi yang dibagi dalam dua sesi peserta ini dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hotel dan Pariwisata Sumut.

Direktur APP Darma Agung Dra Binur Pretty Napitupulu MM mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian dari Ketua Umum YPDA/ISTP Ny Sariaty PR Siregar br Pardede dan bimbingan dari Dr Gomgom TP Siregar SSi SH MH.

APP Darma Agung, kata direktur, didirikan tahun 1979 oleh DR TD Pardede sehingga memiliki banyak pengalaman. APP Darma Agung dengan Program Studi Perhotelan dan Program Studi Usaha Perjalanan Wisata ini merupakan akademi terbaik di Sumut pada tahun 2019 dan 2020.

Binur Pretty Napitupulu menambahkan APP Darma Agung di Jalan DR TD Pardede/Jalan Bantam Nomor 21 Medan memiliki visi menjadi akademi pariwisata dan perhotelan yang terkemuka dalam operasional perhotelan dan usaha perjalanan wisata pada tahun 2034.

Direktur juga memberi apresiasi terhadap masa depan pariwisata di Indonesia termasuk di kawasan Danau Toba yang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ia juga berharap semakin besar perhatian pemerintah terhadap akademi pariwisata.

Terhadap uji kompetensi, direktur berterima kasih atas dukungan LSP Hotel dan Pariwisata Sumut Sumut. Ia mendorong mahasiswa untuk antusias mengikuti kegiatan. Uji kompetensi semacam itu rutin diadakan tiap tahun.

Dari uji kompetensi, direktur yakin semua mahasiswa APP Darma Agung berhasil mendapatkan sertifikat kompeten. Sebab telah banyak dibekali teori, praktik dan attitude dalam perkuliahan di APP Darma Agung.

”Semua mahasiswa yang tamat harus memiliki Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) berupa beberapa sertifikat kemampuan yang harus dilampirkan termasuk sertifikat kompetensi, sertifikat Bahasa Inggris TOEFL, sertifikat softskill dan sertifikat praktik kerja lapangan serta sertifikat nasional dan internasional. Sehingga kompeten di dunia kerja,” tegas direktur.

Kabag Ops LSP Hotel dan Pariwisata Sumut Yan Ardi mengungkapkan bahwa uji kompetensi berguna melihat sejauhmana kemampuan kompetensi dari mahasiswa APP Darma Agung. Apabila kompeten akan menerima sertifikat berstandar nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Yan Ardi menambahkan bahwa uji kompetensi ini berguna untuk memudahkan memperoleh pekerjaan. Sedangkan bagi dunia akan memperoleh tenaga kerja terlatih dan bagi pemerintah berguna mendata Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang hotel dan pariwisata yang telah bersertifikat.

LSP Hotel dan Pariwisata Sumut melihat SDM hotel dan pariwisata di Sumut cukup unggul. Sehingga dalam pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba agar lebih banyak dilibatkan lulusan akademi dan politeknik pariwisata perhotelan dari Sumut.

”Pengalaman uji kompetensi APP Darma Agung tahun sebelumnya maka 100 persen kompeten. Tahun ini juga diharapkan semua dapat kompeten. Banyak alumni APP Darma Agung yang bekerja sebagai supervisor dan manager di berbagai daerah di Indonesia karena mereka selalu cepat merespon dan selalu ingin tahu,” katanya. (dmp)

Angkot Bawa 51 Liter BBM Terbakar, Tiga Remaja Alami Luka Bakar

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Angkutan Kota (Angkot) CV Tambun BK 1638 NA bermuatan 51 liter BBM, terbakar di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bandarsono, Kota Tebingtinggi, Kamis (23/9/2021) siang sekira pukul 12.20 WIB. Akibatnya, tiga orang remaja di dalam angkot tersebut mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan itensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

PADAMAN: Petugas Kepolisian dan masyatakat mencoba memadamkan api yang membakar Mobil Angkot CV Tambun.

Diketahui, angkot tersebut milik Cristoph Munthe (51), warga Tengku Hasyim, Kelurahan Bandarsono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi. Namun saat kejadian, angkot tersebut dikendarai anaknya Michael Munthe (19), bersama tiga rekannya yakni RB (14), KA (14), dan JM (18), untuk membeli BBM di SPBU Simpang Rambung.

Menurut Kasi Humas Polres Tebingtinggi Aiptu Agus Arianto, awalnya Michael Munthe dan kawan-kawannya membeli BBM di SPBU Simpang Rambung. Usai membeli BBM, diduga karena tidak hati-hati, tempat pengisian BBM (nojel) telah lepas (bocor) sehingga BBM tersebut muncrat kebagian mesin dan menimbulkan percikan api, sehingga angkot tersebut langsung terbakar.

“Saat itu, supir keluar dari dalam angkot tersebut dan 3 korban masih berada di dalam angkot. Berkat bantuan warga sekitar, api dapat dipadamkan. Namun tiga remaj yang terjebak di dalam angkot, mengalami luka bakar. Ketiga korban mengalami luka bakar di tangan, kaki, dan wajah. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi,” jelas Agus Arianto.

RAWAT: Korban terbakar menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

Agus menambahkan, kasus ini sudah ditangani oleh Polres Tebingtinggi. “Satu unit mobil mini bus Angkot sudah diamankan sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut,” bilangnya.

Agus juga kembali menegaskan, kebakaran tersebut disebabkan kelalaian koran yang tidak melihat tempat pengisian BBM (nojel) telah lepas atau bocor sehingga menyebabkan kebakaran. Apalagi, angkot tersebut telah salah guna, karena membawa BBM sebanyak 51 liter menggunakan jeriken sehingga rawan terjadinya kebakaran di dalam mobil. (ian)

Baterai dan Memori Besar, Samsung Galaxy M22 Hanya 2 Jutaan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Samsung Electronics Indonesia (SEIN) meluncurkan Samsung Galaxy M22 di Indonesia, sobat tangguh yang megang banget dengan harga Rp 2 jutaan untuk para #SobatMegangBanget. Kehadiran Galaxy M22 ini memperkuat jajaran smartphone Samsung yang hanya tersedia secara online, dengan baterai besar 5.000mAh buat kerja dan belajar seharian atau lebih, layar 6,4 inci HD+ Super AMOLED Infinity-U Display refresh rate 90Hz untuk scrolling media sosial, belanja online, dan nonton streaming lebih nyaman, dan memori besar 6/128GB yang dapat ditambah hingga 1TB buat menyimpan lebih banyak file dan foto/video.

Samsung Galaxy M22 dapat dipesan dengan harga rekomendasi Rp2.799.000, dan selama periode Flash Sale 27 September – 3 Oktober 2021 di Samsung.com dan Shopee, dapatkan penawaran spesial berupa potongan Rp200.000 sehingga konsumen dapat memiliki Galaxy M22 seharga Rp2.599.000.

“Teknologi dengan kualitas performa yang tinggi saat ini sudah jadi sobat yang menemani ragam aktivitas kita. Dengan segudang kegiatan di smartphone, mulai dari menyelesaikan project dari kantor maupun tugas sekolah secara virtual, berjualan secara online, aktif menonton atau mengunggah konten di sosial media, bermain game, sampai menikmati hiburan, Galaxy M22 siap mendukung berbagai aktivitas #SobatMegangBanget kayak kamu. Untuk mendukung aktivitasmu, Galaxy M22 dilengkapi dengan baterai besar 5.000mAh yang tahan seharian, layar 6,4 inci HD+ Super AMOLED Infinity-U Display dengan refresh rate 90Hz, serta memori besar 6/128GB yang dapat ditambah hingga 1TB. Galaxy M22 siap jadi sobat tangguh yang megang banget untuk diajak sibuk maupun having fun!” jelas Ilham Indrawan, Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Baterai Besar dan Layar Lancar

Kapasitas baterai 5.000 mAh tangguh diajak sibuk menemani #SobatMegangBanget menyelesaikan urusan selama seharian. Dukungan teknologi Fast Charging 25W juga siap mengisi penuh daya baterai dengan lebih cepat, sehingga bebas FOMO (Fear of Missing Out) akibat harus matiin hape!

Samsung Galaxy M22 dibalut dengan layar HD+ Super AMOLED Infinity-U Display berukuran 6,4 inci dengan refresh rate 90hz yang lebih responsif dan minim motion blur saat sedang multitasking berpindah-pindah aplikasi, sehingga tugas-tugas tuntas dengan lebih lancar. Dukungan layar Super AMOLED mampu memberikan pengalaman visual yang lebih hidup di setiap kebutuhan pengguna, seperti saat scrolling media sosial, nonton live streaming, gaming dan menikmati konten favorit lainnya terasa jadi lebih real. Pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas multitasking, browsing dan kebutuhan lainnya pada layar 20:9 dengan tampilan visual yang lebih lega, nyata dan menyenangkan.

Memori dan Prosesor Tangguh

Didukung dengan performa RAM 6GB dan memori internal 128GB, serta prosesor Helio G80, Galaxy M22 dapat menemani aktivitas #SobatMegangBanget sepanjang hari mulai dari brainstorming ide dalam virtual meeting, nonton live streaming atau serial favorit, scrolling media sosial, hingga gaming tanpa khawatir lagging.

Dengan kapasitas memori yang dapat ditingkatkan hingga 1TB melalui memori eksternal, pengguna dapat mengunduh berbagai aplikasi lebih banyak lagi untuk meningkatkan produktivitas, serta dapat menyimpan berbagai file penting dalam bentuk foto maupun video tanpa khawatir kehabisan memori.

Nggak cuma tangguh diajak sibuk, Samsung Galaxy M22 juga tangguh untuk diajak fun! Dilengkapi 4 kamera dengan dukungan kamera utama 48MP, tangguh untuk mengambil beragam foto dan video bagi para food, travel dan fashion blogger dengan kualitas yang megang banget. Ultra Wide Camera 8MP dengan sudut pengambilan gambar hingga 123° yang memungkinkan lebih banyak objek yang masuk ke dalam frame sehingga cocok untuk mengasah skill mengambil gambar suasana pemandangan alam saat break dari rutinitas dengan hasil yang lebih optimal.

Selain itu, Depth Sensor 2MP dan Lensa Makro 2MP mampu menampilkan foto dengan efek blur mendalam yang lebih rapi dan dapat mengambil gambar dengan jarak fokus 3-5 cm, sehingga detail-detail kecil pada objek tampak lebih nyata. Dukungan Front Camera 13MP membuat #SobatMegangBanget tampil percaya diri saat sedang mengikuti virtual meeting atau selfie dengan fitur Potrait Mode.

Dirancang dengan mengombinasikan desain yang simetri dengan balutan kurva yang lembut pada sudut smartphone, Galaxy M22 menghadirkan desain yang minimalis dengan memberikan kenyamanan dan performa yang tinggi untuk para #SobatMegangBanget dalam satu genggaman tangan. Samsung Galaxy M22 hadir dengan pilihan warna yang bervariasi, yaitu Light Blue, White dan Black, juga dilengkapi dengan Dolby Atmos yang dapat menghadirkan pengalaman audio yang lebih immersive. (rel)

Danone & Kemendikbudristek Target 10 Ribu Peserta Vaksinasi PTK & Siswa di Jambi

Peninjauan Mendikbudristek ke sentra vaksinasi generasi maju di Jambi.

JAMBI, SUMUTPOS.CO – Mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi, Danone Indonesia bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menggelar Sentra Vaksinasi Generasi Maju di Balai Prajurit Korem 042 Garuda Putih, Kota Jambi. Kegiatan ini berlangsung pada 20-24 September 2021 dengan menargetkan 10.000 pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta peserta didik di Kota Jambi dan sekitarnya.

Danone Indonesia memfasilitasi sarana dan prasarana kegiatan vaksinasi untuk mendukung upaya pemerintah dalam akselerasi vaksinasi bagi tenaga kependidikan serta menyukseskan percepatan pembelajaran tatap muka (PTM) di Indonesia.

Selasa (21/9), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim meninjau langsung kegiatan sentra vaksinasi bersama Gubernur Jambi Al Haris, Danrem 042 Garuda Putih Jambi Brigadir Jenderal TNI M Zulkfili Putra, Government Relations & External Scientific Affairs Director Danone Indonesia Rachmat Hidayat, dan Wali Kota Jambi Syarif Fasha.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan, percepatan program pembelajaran tatap muka (PTM) di Indonesia harus segera terealisasikan, untuk mengejar ketertinggalan dalam dunia pendidikan serta menghindari generation loss berkepanjangan pada anak di Indonesia.

“Yang terpenting adalah anak-anak bisa kembali ke sekolah walaupun saat ini masih terbatas dan tetap mengikuti protokol kesehatan. Tentunya dalam pelaksanaan tersebut, pemerintah tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan PTM dengan melakukan percepatan vaksinasi bagi 5,5 juta pendidik dan tenaga kependidikan sekaligus bagi peserta didik usia 12-17 tahun di seluruh Indonesia. Kami berterima kasih atas dukungan dari seluruh pihak yang turut mengambil bagian dalam percepatan akselerasi vaksinasi bagi pelaku pendidikan, khususnya di kota Jambi dan sekitarnya. Kami berharap dengan adanya sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, dapat segera membantu mendukung percepatan pembentukan herd immunity di kalangan akademisi dan segera mengembalikan anak-anak untuk dapat kembali belajar di sekolah dan proses belajar-mengajar di Indonesia dapat berjalan efektif,” katanya.

Saat ini Kota Jambi masih dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 dan program vaksinasi masih terus digencarkan. Menurut catatan Kemenkes hingga 18 September 2021 melalui situs Vaksin Kemkes, pencapaian vaksinasi dosisi I di Provinsi Jambi mencapai 1,1 juta orang atau 41,59% dari target provinsi dan dosis II mencapai 578.915 orang atau 21,55% dari target provinsi. Untuk kategori peserta  didik usia 12-17 tahun di Provinsi Jambi yang baru menerima vaksin dosis I 35.770 orang atau 9,8% dari target provinsi, sedangkan jumlah yang menerima vaksin dosis II baru mencapai 25.026 orang atau 6,87% dari target provinsi.

Government Relations & External Scientific Affairs Director Danone Indonesia Rachmat Hidayat, menyatakan bahwa Program Sentra Vaksinasi Generasi Maju menjadi wujud nyata Danone Indonesia dalam mendukung pemerintah untuk memulihkan kembali kesehatan dan ekonomi masyarakat di masa pandemi.

“Guru, tenaga pendidik, dan peserta didik menjadi salah satu kelompok prioritas yang harus diberikan perlindungan ganda. Dengan adanya himbauan pemerintah dalam menyegerakan program belajar tatap muka, vaksinasi dapat memberikan kesehatan serta keselamatan bagi pelaku pendidikan. Hal ini juga akan memberikan perlindungan bagi peserta didik sehingga dapat merasa lebih aman dan nyaman selama proses belajar berlangsung dan hak siswa dalam memperoleh pendidikan kembali terpenuhi. Kami percaya bahwa pendidikan dan kesehatan anak saling terhubung dan menjadi pilar penting untuk menciptakan generasi maju,” ujar Rachmat.

CGovernment, External and Scientific Affairs Danone Indonesia Rachmat Hidayat (kiri) melaporkan kontribusi Danone Indonesia membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

Gubernur Provinsi Jambi Al Haris turut menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat serta kolaborasi dari Danone Indonesia yang turut fasilitasi pelaksanaan sentra vaksin bagi pelaku pendidikan di Kota Jambi. Kata dia, Kota Jambi sedang mempersiapkan pembukaan sekolah dan mempersiapkan proses pembelajaran tatap muka.

“Secara bersamaan kami juga terus menggencarkan pemberian vaksinasi bagi para guru, tenaga pendidikan, serta peserta didik di seluruh wilayah Jambi. Kami menyadari bahwa target vaksinasi bagi peserta didik masih di bawah target provinsi. Karena itu kami sangat berterima kasih kepada Kemendikbudristek dan juga dukungan dari pihak swasta seperti Danone Indonesia yang bersama-sama menggerakkan program vaksinasi bagi masyarakat di Kota Jambi dan wilayah sekitar. Dengan terselenggaranya penambahan titik sentra vaksin, kami yakin bahwa Jambi dapat segera mencapai kekebalan kelompok dalam waktu dekat dan anak-anak dapat kembali ke sekolah seperti biasa,” katanya.

 Selama pandemi COVID-19, Danone Indonesia telah menyalurkan bantuan sebesar Rp 56 miliar, dengan mengalokasikan pemberian bantuan esensial berupa alat pelindung diri, masker bedah, dan vitamin bagi tenaga medis, pasien, serta masyarakat yang rentan terkena dampak pandemi COVID-19. Danone Indonesia  turut membantu menyukseskan pelaksanaan program vaksinasi di 88 sentra vaksin di 19 kota besar di Indonesia, dengan memberikan dukungan berupa produk hidrasi dan nutrisi sehat. 

Selain itu, Danone Indonesia juga memenuhi permintaan darurat dari sejumlah rumah sakit dengan menyalurkan bantuan berupa alat medis seperti oxygen fullset, kursi roda, dan tempat tidur rumah sakit.

 “Dengan visi kami One Planet One Health, kami percaya bahwa kesehatan masyarakat akan memberikan dampak positif bagi keadaan bumi. Kami selalu berusaha untuk menghadirkan kesehatan melalui seluruh program berkelanjutan kami kepada seluruh masyarakat. Kami yakin melalui dukungan pada program vaksinasi, dapat mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas dalam upaya kemajuan ini,” tutup Rachmat. (rel)

Gabung ke BRI, Pegadaian akan Disulap Jadi Bank Emas

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – BRI, Pegadaian, dan PNM resmi melebur dalam Holding Ultra Mikro (UMi). Nantinya Pegadaian akan disulap menjadi bank bullion atau bank yang bisa menerima transaksi emas. Prosesnya pun sedang berjalan.

“Sebagaimana kita pernah bahas dulu bahwa Pegadaian ini selain bisnis gadainya juga ada bisnis tabung emas. Nah bisnis tabung emas ini membutuhkan satu institusi korporasi untuk melakukan jual-beli emas secara fisik, namanya Galeri 24,” kata Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (22/9).

Menyangkut hal di atas, masih terdapat isu yang harus diselesaikan dalam peleburan BRI dan Pegadaian. Sebab, konsep pengaturan di OJK menyatakan bahwa perusahaan non keuangan dilarang menjadi bagian dari anak usaha perbankan.

“Nah ini kami sedang mencari aturan yang bisa menyesuaikan sehingga nantinya Galeri 24 ini diupayakan tetap menjadi bagian daripada Holding Ultra Mikro,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Tiko itu menerangkan bahwa pihaknya akan menyampaikan perkembangan mengenai diskusi dengan OJK kepada Komisi VI. Kemungkinan akan muncul aturan baru mengenai bank bullion yang kini sedang dibahas dengan Menko Perekonomian.

“Di Indonesia belum ada izin untuk bank yang menyimpan secara fisik emas. Sebenarnya Pegadaian sudah melakukan itu tetapi masih dalam konsep titipan,” tuturnya.

“Nah ini kami sedang tunggu apabila memang ada aturan baru mengenai bank bullion. Ini akan menjadi yang pertama,” tutupnya. (dtc/ram)

Indonesia Customer Service Quality Award 2021: Sharp Indonesia Dianugerahi Penghargaan

PENGHARGAAN: Manajemen Sharp Indonesia saat menunjukkan penghargaan ICSQ Award 2021.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Layanan purna jual menjadi salah satu strategi yang diusung oleh Sharp Indonesia untuk mempertahankan eksistensinya serta meningkatkan loyalitas konsumen setianya. Beragam program berupa layanan perbaikan dijalankan guna memberikan kepuasan pelanggan dalam menggunakan produk Sharp.

PENGHARGAAN: Manajemen Sharp Indonesia saat menunjukkan penghargaan ICSQ Award 2021.

Bertepatan dengan peringatan hari pelanggan nasional yang jatuh pada tanggal 4 September 2021 lalu, Service Center PT Sharp Electronics Indonesia berhasil meraih penghargaan Indonesia Customer Service Quality Award 2021 pada malam penganugerahan ICSQ Award yang diselenggarakan secara virtual melalui Live Zoom (9/9).

Penghargaan ini merupakan pertama kalinya digelar oleh majalah SWA yang bekerjasama dengan Business Digest untuk mengapresiasi serta memberikan feedback terhadap merek-merek yang berhasil melakukan praktik pelayanan pelanggan dengan kualitas yang mampu memuaskan kebutuhan pelanggan.

“Kami merasa senang dan bangga sekali, penghargaan ini menjadi bukti kesungguhan kami dalam melayani diapresiasi dengan baik oleh pelanggan setia kami, penghargaan ini pun menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan layanan kami kedepannya,” ungkap Ronald R. Huwae selaku General Manager Customer Satisfaction Division PT Sharp Electronics Indonesia.

Sistem penilaian ICSQ Award 2021 berdasarkan hasil survei terhadap 5.000 responden yang merupakan pelanggan dari berbagai kategori perusahaan jasa/layanan.

“PT Sharp Electronics Indonesia terus melakukan inovasi tidak hanya sebatas meningkatkan layanan namun juga terus secara keberlanjutan meningkatkan kualitas dari setiap personelnya, melakukan perluasan titik layanan, dan memanfaatkan aset digitalnya sebagai salah satu media bagi pelanggan dalam melakukan interaksi dengan kami,” jelas Lise Tiasanty selaku Head of Customer Satisfaction Support Group Dept PT Sharp Electronics Indonesia.

Pada peringatan Hari Pelanggan Nasional 2021, Sharp pun turut serta menyemarakkan dengan melakukan kegiatan bagi-bagi hadiah berupa souvenir bagi pelanggan yang mengunjungi kantor servis maupun toko elektronik rekanan Sharp di seluruh Indonesia.

”Kegiatan ini kami lakukan sebagai apresiasi atas kesetiaan pelanggan kepada kami, dan bentuk ucapan terima kasih kami kepada mereka,” tutup Ronald. (rel/ram)