27 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 3094

Pemerintah Rencana Naikkan PPN Jadi 12 Persen

Ilustrasi Pajak

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah mengajukan kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) atas barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan, dan jasa kesehatan kepada Komisi XI DPR. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kebijakan PPN atas barang kebutuhan pokok dikenakan tarif yang lebih rendah dari tarif normal.

Ilustrasi Pajak

“Terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat banyak seperti barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan, dan jasa kesehatan dikenakan PPN dengan tarif yang lebih rendah dari tarif normal,” ujarnya saat rapat kerja bersama Komisi XI DPR secara virtual, Senin (13/9).

Menurutnya kebijakan PPN atas barang kebutuhan pokok bertujuan memberikan keadilan. Hal ini akan disesuaikan tingkat pendapatan dari berbagai kelompok masyarakat.

Sri Mulyani juga menyebut pemerintah tetap membuka opsi bahwa barang dan jasa tersebut bisa tidak dikenakan pajak. Pemerintah akan memberikan kompensasi bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Dapat tidak dipungut PPN serta bagi masyarakat yang tidak mampu dapat diberikan kompensasi melalui pemberian subsidi,” ungkapnya.

Sri Mulyani melanjutkan pemerintah juga mengusulkan kebijakan PPN multitarif. Adapun rencana kebijakan ini dengan menaikkan tarif umum PPN dari 10 persen menjadi 12 persen dan memperkenalkan skema multitarif dengan kisaran lima persen sampai 25 persen pada barang dan jasa.

Dia mengusulkan kemudahan dan penyederhanaan PPN barang dan jasa kena pajak (BKP/JKP) dengan tarif tertentu yang dihitung dari peredaran usaha dengan besaran tarif lebih rendah dari lima persen. Selanjutnya usulan kebijakan PPN lainnya, seperti pengenaan PPN menyeluruh bagi semua barang dan jasa, kecuali yang sudah menjadi objek pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD), seperti pajak restoran, hotel, parkir, dan hiburan.

Adapun pengecualian juga dilakukan pada uang dan emas batangan terhadap cadangan devisa, serta surat berharga. Kemudian, jasa pemerintahan umum yang tidak dapat disediakan pihak lain dan jasa penceramah keagamaan. Hal ini untuk mencerminkan keadilan dan lebih tepat sasaran.

Sedangkan fasilitas yang tidak dipungut PPN atas barang dan jasa tertentu dilakukan untuk mendorong ekspor di dalam dan luar kawasan tertentu serta hilirisasi sumber daya alam, fasilitas PPN dibebaskan atas BKP/JKP strategis diubah menjadi fasilitas PPN tidak dipungut, dan kelaziman serta perjanjian internasional. (rol/ram)

Harga Emas Terus Turun

BATANGAN: Emas batangan yang saat ini harganya turun.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Harga emas masih terus mengalami penurunan. Sederet sentimen negatif seperti isu tapering membuat para investor lari dari emas menuju instrumen lainnya.

BATANGAN: Emas batangan yang saat ini harganya turun.

Hari ini harga emas internasional turun 0,1% menjadi US$ 1.791,16 per ounce. Penurunan sudah terjadi tiga hari berturut-turut.

Di pasar internasional, emas melemah karena indeks dolar AS stabil mendekati level tertinggi dalam dua minggu. Sementara investor juga tetap berhati-hati menjelang pengumuman data inflasi AS yang akan dirilis hari ini.

“Jika support US$ 1.770 bertahan, kemungkinan kenaikan pemulihan masih ada. Penurunan langsung di bawah yang sama akan membutuhkan penjualan korektif,” kata pialang domestik Geojit dikutip dari Live Mint, Selasa (14/9).

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,3% menjadi US$ 23,65 per ounce, platinum turun 0,2% menjadi US$ 958,73.

Nah di sisi lain kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, naik 0,2% menjadi 1.000,21 ton pada Senin kemarin. Angka itu naik dari posisi Jumat 998,17 ton.

Sekadar informasi data inflasi AS akan dirilis dan jika hasilnya lebih tinggi dari perkiraan. Bank sentral AS, The Fed akan mulai mengurangi pembelian obligasi (tapering) pada November dari rencana sebelumnya Desember.

Data inflasi muncul menjelang pertemuan utama Federal Reserve pada 21-22 September. Para penjual emas akan terus mencermati pengumuman bank sentral tentang kapan akan mulai mengakhiri program pembelian obligasi era pandemi. (dtc/ram)

Aksi Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Tuntungan Ditangkap

TERSANGKA: Polsek Pancurbatu tangkap tersangka pungli di Tuntungan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Personel Unit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Pancurbatu menangkap seorang preman berinisial FS yang melakukan pungutan liar (pungli), di Jembatan Tuntungan, Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancurbatu, Selasa (14/9). Pelaku ditangkap setelah video pungli dari masyarakat yang melintas viral di media sosial (Medsos).

TERSANGKA: Polsek Pancurbatu tangkap tersangka pungli di Tuntungan.

Sesuai informasi, aksi pungli itu terjadi, di Jembatan Tuntungan Desa Durin Jangak Kecamatan Pancur Batu, yang menghubungkan warga di Kecamatan Pancurbatu, Kutalimbaru dan Tuntungan. Kondisi jembatan yang rusak di bagian ujung dimanfaatkan oleh sejumlah preman untuk melakukan pungli.

Para preman tersebut, menutup jembatan dan meminta kutipan uang sebesar Rp2.000. Masyarakat yang tidak mau membayar, tidak diperkenankan melintas.

Seorang mahasiswi yang melintas di lokasi pun dibuat geram. Aksi pungli tersebut kemudian direkam dan diunggah ke medsos.

Kapolsek Pancurbatu, Kompol Dedi Dharma mengatakan, FS saat ini sudah ditahan di Mapolsek Pancurbatu untuk proses hukum lebih lanjut. “Pelakunya sudah diamankan,” ujarnya.

Dia menegaskan, kondisi jembatan ini sudah aman dari pungli preman, meski begitu pihaknya akan tetap melakukan pemantauan. “Tetap kami pantau, agar tidak ada lagi pengutipan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya. (dwi/azw)

Liverpool vs AC Milan: The Reds, Waspadalah.

PANAS: Duel lini striker Liverpool Mohammed Salah dan striker AC Milan Ibrahimovic bakal berlangsung panas.

SUMUTPOS.CO – Liverpool akan menjamu AC Milan di Stadion Anfield pada matchday 1 Grup B Liga Champions 2021/22, Kamis (16/9) dini hari pukul 02:00 WIB. Dua tim ini memiliki sejarah panjang dan nama besar di Eropa. Liverpool merupakan pemilik enam titel European Cup/Champions League, sedangkan Milan adalah pemegang tujuh gelar juara.

PANAS: Duel lini striker Liverpool Mohammed Salah dan striker AC Milan Ibrahimovic bakal berlangsung panas.

Legenda hidup AC Milan, Kaka melayangkan warning alias peringatan keras soal ancaman kekuatan timnya di Liga Champions musim ini. Peraih Ballon d’Or 2008 itu memandang AC Milan memiliki kekuatan yang tak boleh diremehkan begitu saja oleh siapapun.

Meskipun baru comeback setelah tujuh tahun absen berlaga di Liga Champions, Kaka yakin AC Milan bisa merepotkan lawan-lawannya, termasuk Liverpool yang menjadi lawan pertama Rossoneri musim ini. “AC Milan sekarang telah kembali dengan rasa lapar yang terlihat berbeda,” ungkap Kaka kepada Gazzeta dello Sport.

“Liverpool boleh saja telah memenangkan juara dan berada di puncak selama bertahun-tahun. Tetapi antusiasme mereka yang bermain di turnamen untuk tim utama akan menjadi faktor pembeda nantinya,” tukasnya.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp pun sadar betul kalau AC Milan bukanlah tim yang mudah untuk dikalahkan. Oleh karena itu, Klopp kini fokus memperbaiki kesalahan Liverpool saat menang lawan Leeds United lebih dulu agar bisa optimal saat jumpa AC Milan.

“Kami memiliki 30 peluang saat lawan Leeds United, tapi kami hanya menang 3-0. Tidak masalah kami setidaknya jadi tahu apa yang harus diperbaiki di laga selanjutnya (AC Milan),” kata Jurgen Klopp mengutip dari situs resmi klub.

Menurut Klopp, kesalahan Liverpool ada pada penyelesaian akhir yang buruk, lihat saja Sadio Mane tembak 10 kali tapi hanya 1 jadi gol. Oleh karena itu, Klopp tak ingin kejadian serupa terulang saat jumpa Milan.

Sepanjang sejarah Liga Champions, Liverpool dan Milan pernah dua kali bertemu di partai final Liga Champions. Pada 2005, kedua tim berjumpa di partai final Liga Champions. Dalam laga di Stadion Ataturk, Istanbul, AC Milan unggul sejak menit pertama melalui gol sang kapten Paolo Maldini. I Diavolo Rosso menambah 2 gol lewat bomber asal Argentina, Hernan Crespo. Skor 3-0 untuk AC Milan bertahan hingga babak pertama usai.

Hingga jelang akhir laga, kemenangan AC Milan sudah tampak di depan mata. Namun demikian, The Reds menunjukkan comeback epik, mencetak 3 gol hanya dalam rentang 6 menit sebelum babak kedua berakhir. Gol-gol Liverpool dicetak Steven Gerrad, Vladimir Smicer, serta Xabi Alonso.

Saat perpanjangan waktu, skor masih bertahan sama kuat. Oleh sebab itu, pemenang diputuskan lewat adu penalti. Dalam kesempatan tersebut, The Reds akhirnya jadi kampiun UCL 2005 usai menang 3-2 via babak tos-tosan. Hingga kini momen itu dikenang sebagai “Miracle of Istanbul”.

Dua tahun berselang di Yunani, kedua tim bertemu kembali di final UCL 2007. Dalam laga yang digelar di Stadion Olimpiade, Athena, Rossoneri bertekad balas dendam atas kekalahan menyakitkan di Istanbul. AC Milan memimpin di babak pertama lewat tendangan bebas Andrea Pirlo yang dibelokkan oleh Filippo Inzaghi.

Di babak kedua, Inzaghi kembali mencetak gol untuk menegaskan keunggulan AC Milan jadi 2-0. The Reds akhirnya hanya bisa membalas 1 gol lewat gol telat Dirk Kuyt. Laga balas dendam itu kemudian dikenang oleh para tifosi AC Milan sebagai “Miracle of Athena”.

Jelang laga nanti, Liverpool dan Milan sama-sama mengusung form yang menyakinkan. Di Premier League musim ini, pasukan Jurgen Klopp belum tersentuh kekalahan hingga pekan ke-4, tiga kali menang, sekali seri. Akhir pekan kemarin, mereka mengalahkan Leeds United 3-0 lewat gol-gol Sadio Mane, Fabinho, dan Mohamed Salah.

Sementara itu, Anak-anak asuh Stefano Pioli masih sempurna hingga pekan ke-3 (M3 S0 K0; gol 7-1). Terkini, mereka meremukkan tim tangguh Lazio 2-0 melalui gol-gol Rafael Leao dan Zlatan Ibrahimovic yang kembali dari cedera. (bbs)

Peserta SKD CPNS Medan Wajib PCR atau Antigen, Jika Positif Covid, Ujian Susulan

Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 7.282 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Medan di Gedung Balai Prajurit Makodam I BB, Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa (14/9). Pelaksanaan SKD ini digelar selama sembilan hari, sejak 14 hingga 22 September 2021.

UJIAN: Peserta seleksi PPPK Guru di Pemko Binjai mengikuti ujian di gedung SMK Negeri 1 Binjai, Jalan Samanhudi, Binjai Kota, Selasa (14/9).

Kepada Sumut Pos, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Zain Noval mengatakan di hari pertama kemarin, SKD yang digelar sebanyak dua gelombang tersebut berjalan dengan lancar.

“Hari ini pelaksanaan SKD-nya lancar. Hari pertama, lebih kurang 7.282 orang yang ikut seleksi, tapi memang kalau untuk jadwalnya ada di website kita. Untuk hari pertama, hari ini dibuat dua sesi saja, sesi pertama jam 11 dan sesi kedua jam 2 (siang),” kata Noval, Selasa (14/9).

Sementara, kata Noval, untuk hari berikutnya, akan dilakukan tiga sampai empat sesi. “Tapi untuk besok (hari ini), Kamis, itu ada tiga atau empat sesi, kecuali hari Jumat nanti ada dua sesi. Sekitar 9 hari, jadwalnya untuk pendaftar yang ada di Kota Medan,” ujarnya.

Untuk masing-masing sesi, kata Noval, akan ada 300 peserta yang mengikuti ujian. Setiap peserta, wajib melaksanakan protokol kesehatan. “Jadi memang ada batasan jumlahnya yang ditentukan oleh BKN. Karena memang harus menerapkan protokol kesehatan. Kalau standarnya sesuai, jaraknya 1 meter setengah per meja kalau kapasitas ruangannya balainya gede itu,” katanya.

Noval juga mengatakan, terdapat persyaratan berupa Surat Keterangan antigen yang negatif dan hasil swab PCR. “Cuma ketentuannya kalau dia PCR bisa berlaku 2×24 jam kalau antigennya 1×24 jam. Bagi peserta yang sekiranya dia mengalami positif PCR-nya, maka dia wajib memberitahukan kepada website yang ada disampaikan oleh BKN, tentu bisa dilakukan reschedule atau penjadwalan ulang untuk ujian selanjutnya,” jawabnya.

Untuk pengumuman hasil SKD sendiri, Noval mengatakan, masih ditentukan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Namun untuk nilai perhari, biasanya akan langsung dirilis di hari yang sama. “Pengumuman total itu kan pengumuman sesuai passing grade, itu kewenangan BKN. Tapi kalau nilai per harinya itu biasanya dirilis, ada berapa nilai yang bersangkutan itu bisa diakses,” katanya.

Dijelaskan Noval, sejauh ini belum ada kendala berarti selama pelaksanaan seleksi hari pertama. “Mudah-mudahan tadi tidak ada kendala, karena tadi cukup kondusif, karena ada persyaratan seperti sertifikasi administrasi pendaftar, terus ada meja untuk mendapatkan pin, baru ada wilayah steril untuk mereka menunggu sampai akhirnya masuk ke ruang untuk ujiannya sendiri. Mudag-mudahan akan terus begini sampai hari terakhir,” pungkasnya.

349 Calon PPPK Binjai Ujian Tertulis

Sebanyak 349 peserta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kota Binjai menjalani ujian tertulis dengan sistem komputer atau CAT. Para peserta mengikuti ujian tertulis secara bergelombang selama dua hari.

Artinya, 349 peserta ini tidak sekaligus mengikuti ujian di Gedung Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Binjai, Jalan Samanhudi, Binjai Kota pada Senin (13/9) dan Selasa (14/9). “Pelaksanaan ujian dilakukan secara bergelombang agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Binjai, Sri Ulina Ginting.

Sebelum melaksanakan ujian, kata dia, para peserta melakukan pemeriksaan kesehatan yang difasilitasi oleh Disdik Kota Binjai di Gedung Pendidikan Kilat Badan Kepegawaian Daerah Binjai. “Kalau ditanya sesuai kebutuhan, harusnya mereka diterima semua. Tapi ya lihat nanti lah berapa yang lolos, karena berdasarkan passing grade. Peserta yang lolos seleksi langsung diumumkan,” bebernya.

“Tahap pertama ini bagi guru-guru negeri, untuk tahap kedua menunggu pemberitahuan dari Kemendikbud dan itu untuk guru-guru swasta. Tapi seandainya belum terpenuhi dari guru negeri boleh mendaftar dari guru-guru swasta,” tambahnya.

Dengan adanya seleksi PPPK, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan guru di Kota Binjai. Pasalnya, PPPK hampir setara dengan ASN. “Kesetaraan ini diharapkan dapat menyejahterakan guru di Kota Binjai. Seperti kita ketahui, selama ini gaji guru minim. Maka dengan adanya seleksi PPPK, gaji guru akan setara dengan PNS,” kata Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Sumut, Afrizal Sihotang.

Diketahui, ada 382 formasi PPPK dan mereka akan ditempatkan di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri di Kota Binjai. (map/ted)

Naavagreen Plus Medan, Perawatan Kulit yang Aman, Berkualitas dan Terjangkau

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Klinik Kecantikan Naavagreen Plus yang kedua, akan hadir 15 September 2021 di Medan. Naavagreen Plus, merupakan klinik kecantikan pengembangan dari Naavagreen Indonesia yang sudah lebih dulu ada dengan 64 cabang di seluruh Indonesia Naavagreen Plus memberikan pengalaman baru bagi para customer yang menginginkan perawatan kulit yang aman dan berkualitas dengan harga sangat terjangkau.

Selain itu semua customer sebelum melakukan perawatan maupun pembelian produk harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang bertugas. Layanan konsultasi ini gratis. “Murah bukan berarti produknya tidak bagus, ya. Semua produk Naavagreen Plus sudah ternotifikasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), berbahan dasar natural yang diproduksi di pabrik yang sudah bersertifikasi CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik), CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), dan sertifikasi halal MUI” kata dr. Luciana Kuswibawati, konsultan medis FS Group yang juga menaungi Naavagreen Plus. Naavagreen Plus mempunyai keunggulan beberapa layanan yang tidak dimiliki oleh Naavagreen Indonesia.

Perawatan yang lebih lengkap seperti Botox, Filler, Thread Lift, Mesotherapy Needle, Platet Rich Plasma (PRP), Laser Ndyag Glow Peel, Laser Cofragtional dan lain-lain. Selain itu juga memiliki produk exclusive yang hanya ada di Naavagreen Plus. Produk exclusive Naavagreen Plus yaitu Bakuchiol Glow White Serum dan VICI Glow Serum dengan harga antara Rp. 82.500 dan Rp 93.500.

Dua produk exclusive ini tentunya memiliki keunggulan yang tidak perlu diragukan lagi. Berbagai macam perawatan ini dimulai dari harga Rp50.000, sedangkan krim perawatan dibanderol mulai dari Rp30.000.

Harga tersebut sudah mendapatkan konsultasi gratis dengan dokter yang akan memberi saran dan penjelasan tentang kondisi kulit dan perawatan yang tepat. Perawatan tentunya dilakukan dengan menerapkan protokol lengkap yang mencegah penyebaran virus Covid-19. Alat Pelindung Diri (APD), sarung tangan latex, pelindung muka dan mata selalu dikenakan oleh terapis. Semua ruangan juga disterilisasi dengan sinar UV setiap hari.

“saya berharap dengan kehadiran Naavagreen Plus ini, masyarakat Medan paham, bahwa perawatan kulit itu tidak harus mahal. Dengan harga terjangkau bisa dapat produk yang aman dan berkualitas,” ujar Julfida Navra Christin S, yang akrab dipanggil Titin, selaku pengelola cabang Naavagreen Plus Medan. Selama masa opening Naavagreen plus memberikan berbagai promo dari mulai diskon 50% glowing treatment, 50% facial, sampai voucher Rp 100.000.

Semua promo ini akan berlaku selama 7 hari, dari tanggal 15-21 September 2021. Selain promo diskon dan bagi-bagi voucher, Naavagreen Plus juga akan bagi-bagi souvenir bagi semua pengunjung klinik. Tentunya dengan syarat dan
ketentuan yang berlaku.(rel)

Sumut Terima 106.100 Dosis Vaksin Covid-19

VAKSIN TIBA: Personel Brimob Polda Sumut dan Polsek Bandara Kualanamu mengawal kedatangan tiga jenis vaksin Covid-19 yang baru tiba di terminal kargo Bandara Kualanamu, Selasa (14/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menerima vaksin Covid-19 dari Pemerintah Pusat, Selasa (4/9) siang. Kali ini, vaksin yang diterima sebanyak 106.100 dosis atau 29 koli di Terminal Kargo Bandara Kualanamu Internasional.

VAKSIN TIBA: Personel Brimob Polda Sumut dan Polsek Bandara Kualanamu mengawal kedatangan tiga jenis vaksin Covid-19 yang baru tiba di terminal kargo Bandara Kualanamu, Selasa (14/9).

Saat tiba di Terminal Kargo KNIA, 29 koli vaksin Covid-19 tersebut mendapat pengawalan ketat dari personel Polsek Bandara Kualanamu, Antiteror Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut serta Dalmas Sat Sabhara Resta Deliserdang, lalu dibawa ke gudang vaksin Dinas Kesehatan (Dinkes), di Jalan Prof M Yamin Medan.

Plt Kapolsek Bandara Kualanamu, Iptu Jonni H Damanik membenarkan masuknya 29 koli vaksin dari Jakarta ke KNIA.

“Benar, tadi ada masuk 29 koli vaksin dan sudah dibawa ke Medan dengan pengawalan ketat,” katanya saat dikonfirmasi wartawan.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, vaksin yang diterima ada tiga jenis yaitu Coronavac, Sinovac dan Astra Zeneca. “Infonya tadi pagi vaksinnya tiba di bandara, kemudian dibawa ke gudang (Farmasi Dinkes Sumut),” kata Aris saat dihubungi.

Aris menyebutkan, dari jumlah vaksin yang diterima kali ini, untuk jenis Sinovac sebanyak 1 koli dengan isi 1.000 dosis. Sedangkan jenis Coronavac berjumlah 27 koli dengan isi 105.000 dosis dan Astra Zeneca 1 koli dengan isi 100 dosis. “Vaksin ini akan disimpan di gudang dan akan didistribusikan ke daerah-daerah sesuai dengan instruksi pemerintah,” sebutnya.

Disinggung berapa banyak stok vaksin corona di gudang yang tersedia saat ini, Aris mengaku tidak lupa. “Saya tidak ingat,” ucapnya.

Informasi diperoleh, vaksin yang diterima kali ini tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Kualanamu pada pukul 08.20 WIB dengan Pesawat Lion Air JT-210. Selanjutnya, vaksin dibawa ke gudang Farmasi Dinas Kesehatan Sumut yang dikawal personel kepolisian. Vaksin tiba di gudang sekitar pukul 09.40 WIB dan telah diterima petugas gudang.

Sebelumnya, pada Selasa pekan lalu (7/9), Sumut menerima vaksin Covid-19 sebanyak 606.240 dosis atau 143 koli. Vaksin yang diterima terdiri dari dua jenis, yaitu Coronavac dan Sinovac.

1,8 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

Sementara, Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19 sebanyak 1.808.040 dosis vaksin produksi Sinovac dalam bentuk jadi melalui fasilitas COVAX. Saat ini, total vaksin yang datang ke Indonesia menjadi lebih dari 243 juta dosis, baik dalam bentuk bulk maupun vaksin jadi.

“Dengan kehadiran vaksin ini, sekaligus memastikan stok vaksin aman,” kata Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol. Imam Sugianto dalam keterangannya, Selasa (14/9).

Imam juga menuturkan, kehadiran vaksin tahap ke-61 ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah berupaya keras memenuhi kebutuhan stok vaksin Covid-19 untuk mendukung program Vaksinasi di Indonesia.

“Vaksinasi, memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan, serta penguatan 3 T merupakan langkah penting mempercepat pemulihan kesehatan, membangkitkan produktivitas, dan mengakhiri pandemi,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah melakukan percepatan dan perluasan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat pengendalian pandemi dan terbangunnya herd immunity atau kekebalan kelompok.

Imam juga mengingatkan penurunan jumlah kasus positif Covid-19 belakangan ini jangan sampai membuat lengah. Semua pihak tetap memerlukan upaya bersama melawan pandemi, termasuk penerapan disiplin protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi.

“Kami berharap semua pihak mematuhi kebijakan PPKM yang dikeluarkan pemerintah karena kebijakan tersebut sebagai upaya melindungi kita semua dan menekan laju penularan Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin mengatakan, TNI bersama Polri telah mendapatkan amanat langsung dari Presiden Joko Widodo untuk mendukung program penanganan Covid-19, termasuk program vaksinasi nasional.

Menurut dia, tidak hanya dalam sisi pengamanan stok maupun distribusi vaksin, TNI juga membantu dalam pelaksanaannya. Memasuki September 2021, program Vaksinasi Nasional makin diperluas dan dipercepat dengan target 2.000.000 dosis per hari.

Selain vaksinasi, Mayjen TNI Syafruddin mengingatkan yang tidak boleh dilupakan adalah disiplin pada protokol kesehatan dengan menjalankan protokol kesehatan, terutama memakai masker dan mematuhi aturan pembatasan mobilitas yang ditetapkan pemerintah.

“Semua bisa dilakukan jika segenap bangsa Indonesia bersatu, berusaha dan berjuang bersama-sama, bergotong royong menangani pandemi ini. Semoga kita semua sehat, dan selalu dalam lindungan Allah Swt,” ujarnya. (ris/dwi)

Perampok Toko Emas Simpang Limun Ditangkap, Melawan, Satu Ditembak Mati

LOKASI PERAMPOKAN: Polisi melakukan cek olah tempat kejadian perkara perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun Medan, kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Empat pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun, Medan, dikabarkan ditangkap pihak kepolisian. Kabar beredar di kalangan jurnalis, salah satu di antaranya disebut-sebut tertembak mati karena melakukan perlawanan.

.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko membenarkan para pelaku perampokan toko emas tersebut telah ditangkap, Namun begitu, dia enggan menjelaskan secara detail dan lebih jauh terkait pengungkapan kasus tersebut.

Riko mengaku, kasus ini nantinya akan dipaparkan langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. “Besok (hari ini, red) dirilis Pak Kapolda,” katanya singkat diwawancarai di Mapolrestabes Medan, Selasa (14/9).

Sementara, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan satu pelaku perampokan tersebut terpaksa dilakukan tindakan tegas. Kata Hadi, pelaku ditindak tegas lantaran melawan dan membahayakan petugas saat prarekonstruksi.

“Satu pelaku inisial H terpaksa dilumpuhkan dan meninggal dunia karena melakukan perlawanan dan membahayakan petugas, saat melakukan prarekon untuk menunjukkan arah pelarian dan titik kumpul terakhir pelaku-pelaku yang lainnya,” kata Hadi kepada wartawan.

Diketahui, empat perampok bersenjata api menyatroni toko emas di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (26/8) siang sekira pukul 14.10 WIB. Dari rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, perampok berjumlah empat orang yang membawa senjata api jenis laras panjang dan pistol langsung menodongkan ke petugas keamanan pasar. Dalam aksinya, pelaku menggasak sekira 5 kilogram perhiasaan emas. Total kerugian, diperkirakan Rp 5 miliar lebih. (ris/dwi)

Medan Siap Gelar PTM, 86 Persen Guru Sudah Divaksin Dosis II

SIMULASI: Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Kadis Pendidikan Medan Adlan saat meninjau simulasi PTM di SMPN 1 Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan mencatat, jumlah guru yang telah divaksin dosis kedua mencapai 86 persen. Sedangkan jumlah murid yang divaksin masih berkisar seribu orang. Dengan begitu, Disdik Medan siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), apabila sudah diizinkan.

SIMULASI: Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Kadis Pendidikan Medan Adlan saat meninjau simulasi PTM di SMPN 1 Medan, beberapa waktu lalu.

“Total guru swasta dan negeri di Medan mencapai 20 ribu. 86% diantaranya sudah divaksin dosis kedua, kalau disuruh belajar tatap muka sebenarnya kita sudah siap,” ujar Kepala Disdik Medan, Adlan, di sela-sela kegiatan peninjauan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) di SMK Negeri 9, Jalan Patriot Medan, Selasa (14/9).

Ia mengungkapkan, tidak semua guru di Kota Medan bisa divaksin. Menurut dia, 86% adalah jumlah maksimal guru yang dapat divaksin. “Selebihnya itu yang ada penyakit bawaan, tidak bisa divaksin,” bebernya. Apalagi, kata Adlan, pada Juli 2021 pihaknya sudah menggelar simulasi dibukanya pembelajaran tatap muka. Saat itu segala persiapan tentang protokol kesehatan sudah baik. “Memang waktu itu disiapkan kapasitas kelas hanya diisi 25 % dari jumlah yang ada, sesuai arahan Bapak Presiden. Tapi batal karena ada PPKM Darurat,” bilangnya.

Meski Adlan mengaku sudah siap untuk menggelar PTM, namun Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menyebutkan, hingga akhir pekan kemarin Disdik Medan belum membuat formula dan melaporkan teknis pelaksanaan sistem PTM di Kota Medan sebagai persiapan bila Kota Medan telah diizinkan untuk menggelar PTM.

Padahal kata Aulia, sudah seharusnya, Disdik Kota Medan mempersiapkan formulasi dan teknis pelaksanaan PTM tersebut. Dengan begitu, ketika Medan telah diizinkan untuk menggelar PTM, Disdik Medan sudah bisa memastikan seluruh sarana dan prasarana penunjang digelarnya PTM memang siap, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. “Jadi kalau kita mulai PTM, formula yang harus dibuat harus betul-betul jeli. Terkait kondisi imun anak-anak ini kan fluktuatif. Jangan sampai, Pemko Medan disalahkan apabila ada anak-anak yang terserang Covid-19 karema sekolah,” ucap Aulia Rachman.

Apalagi, kata Aulia, Disdik Medan juga harus memikirkan sistem PTM di tengah aturan usia minimal vaksinasi. Sebab usia vaksin minimal hanya diizinkan untuk anak berusia 12 tahun ke atas, sedangkan untuk anak usia 12 tahun ke bawah, belum diizinkan untuk divaksinasi Covid-19. “Disdik Medan ini kan ranahnya SMP ke bawah, termasuk SD, TK, PAUD. Hingga saat ini pemerintah baru mengizinkan vaksinasi untuk usia 12 tahun ke atas, berarti untuk anak SMP. Sedangkan yang di bawah 12 tahun, belum diizinkan untuk vaksin. Artinya, SD dan yang dibawahnya belum boleh vaksin. Disdik harus persiapkan teknisnya,” ujarnya.

Diketahui, hingga saat ini pemerintah pusat masih menetapkan Kota Medan berstatus PPKM Level 4, meski terjadi penurunan kasus baru, kasus kematian, hingga penurunan BOR. Artinya, saat ini PTM belum dapat dilaksanakan di Kota Medan. Karena, Kemendikburistek hanya mengizinkan daerah dengan PPKM level 1, 2 dan 3 yang bisa menerapkan PTM.

Namun begitu, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution optimis, setelah berakhir masa pemberlakuan PPKM level 4 pada 20 September mendatang, Kota Medan bakal turun status menjadi level 3. Menantu Presiden Jokowi itu menyebut, saat ini kasus aktif tersisa 1.500 orang. “(Data) sudah diperbaiki dan diinformasikan ke provinsi, kasus aktif ada 1.500, sebelumnya 7.077. ini sudah diperbaiki tinggal 1.500,” kata Bobby Nasution kepada wartawan, Selasa (14/9).

Penurunan kasus aktif ini, lanjut dia, dalam waktu dekat akan dilaporkan ke Kementerian Kesehatan untuk selanjutnya diteruskan ke Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. “Tinggal kita laporkan ke Kemenkes. Dari Kemenkes melapor ke Menko, seuai disampaikan Pak Menko setelah perbaiki data, kasus aktifnya menurun, ini mudah-mudahan turun level III dan II,” jelasnya.

Bobby yakin pertumbuhan ekonomi akan semakin baik ketika penyebaran virus Covid-19 juga dapat dikendalikan. “Kemarin sudah rapat dengan provinsi, kita perbaiki datanya, karena mungkin pengumuman kemarin, hari ini baru rapat dengan provinsi. Hari ini kita masukkan data. Itu sudah diperbaiki dan diinformasikan ke provinsi,” pungkasnya.

Berdasarkan laporan Satgas COVID-19 Medan pertanggal 14 September 2021 jumlah pasien terkonfirmasi positif mencapai 46.015, sembuh 43.477, meninggal dunia 887. Dengan begitu kasus aktif tersisa 1.657.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan Robi Barus, memberikan apresiasi kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang dinilai telah mampu menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Pasalnya saat ini, Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Medan telah menurun hingga di bawah 30 persen. Begitu juga dengan angka kasus aktif yang turun dari 7 ribut kasus menjadi dibawah 2 ribu kasus.

“Saat ini BOR di Kota Medan di bawah 30 persen, kasus aktif turun dari 7 ribuan menjadi dibawah 2 ribuan. Saya fikir butuh kerja keras untuk bisa seperti ini, dan Wali Kota Medan telah menunjukkan hal itu,” ucap Robi kepada Sumut Pos, Selasa (14/9).

Anggota Komisi I DPRD Medan ini mengatakan, keseriusan Bobby dalam menangani Pandemi Covid-19 ini tampak dari berbagai kebijakan yang dilakukannya, yakni mulai dari penerapan isolasi lingkungan dan pengadaan 3 lokasi Isoter yakni Eks Hotel Soechi, Gedung P4TK, dan KM Bukit Raya.

“Isolasi Lingkungan dan Isoter itu kita nilai berdampak cukup besar bagi penurunan Covid-19 di Medan. Belum lagi langkah Bobby yang sempat berkantor di Kantor Kecamatan Medan Helvetia yang merupakan Kecamatan dengan angka penyebaran tertinggi. Itu juga sangat efektif,” ujarnya.

Lalu kata Robi, kebijakan Pemko Medan dalam memfokuskan proses vaksinasi Covid-19 di Puskesmas dan Pustu di Kota Medan, juga terbukti efektif. Selain membuat masyarakat lebih dekat untuk bisa di vaksin, vaksinasi di Puskesmas dan Pustu juga berdampak besar bagi pengurangan risiko terjadinya kerumunan.

“Walaupun saat itu sempat terjadi masalah dengan adanya protes dari sejumlah warga di Puskesmas saat vaksinasi, tapi Pak Wali kemarin langsung tanggap dan turun kesana sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat. Kerja keras yang dilakukan Wali Kota Medan ini kita nilai positif. Dan Alhamdulillah dampaknya juga positif, yaitu terjadi angka penurunan Covid-19,” katanya.

Robi pun berharap, tren penurunan angka Covid-19 di Kota Medan bisa terus terjadi, sehingga kondisi pandemi Covid-19 di Medan menjadi semakin terkendali dan membaik. “Tentunya butuh kerjasama dari berbagai pihak juga. Kita semua, masyarakat harus tetap mengedepankan prokes, kuncinya disitu. Kalau kita semua bisa berkolaborasi, InsyaAllah pandemi ini bisa segera berakhir,” pungkasnya.

2.180 Pasien Sembuh

Terkait perkembangan Covid-19 di Sumut, angka kesembuhannya terus bertambah. Berdasarkan data Kemenkes RI tanggal 14 September 2021, jumlah warga Sumut yang kembali dinyatakan sembuh dari Covid-19 didapatkan sebanyak 2.180 orang.

Dengan penambahan ini, maka total akumulasi angka kesembuhan di Sumut naik dari 90.217 menjadi 92.397 orang. Melalui angka 2.180 tersebut, Sumut juga menjadi daerah tertinggi dalam menyumbangkan 11.246 kasus sembuh di Indonesia. Sedangkan untuk kasus baru konfirmasi positif, Sumut disebutkan memperoleh penambahan 308 orang menjadi 102.185 orang. Kemudian untuk kasus kematian, diperoleh penambahan 21 orang menjadi 2.636 orang.

Karena itu, berdasarkan data-data tersebut, maka jumlah kasus aktif Covid-19 di Sumut pun mengalami penurunan 1.896 poin. Sebab, pada hari sebelumnya terdapat sebanyak 9.048 orang, namun kini menyisakan 7.152 penderita Covid-19 di Sumut. (map/ris)

Musa Rajekshah Serahkan Mobil Ambulan Bantuan Yayasan H Anif Kepada Mesjid Jogokariyan Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Yayasan H Anif yang juga Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulan kepada Mesjid Jogokariyan di Yogyakarta, Senin (13/9) malam.

SERAHKAN: Ketua Yayasan H Anif yang juga Wagub Sumut Musa Rajekshah menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulan kepada Mesjid Jogokariyan di Yogyakarta, Senin (13/9) malam. (IST)

Bantuan ini diserahkannya langsung bersama Wong Solo Grup Puspo Wardoyo dan diterima Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta Ustaz Muhammad Jazir.

Dalam sambutannya, Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck menyampaikan, bahwasanya bantuan ambulan ini memang sebelumnya telah diwasiatkan oleh ayahandanya almarhum H Anif agar diserahkan ke Mesjid Jogokariyan bersama-sama dengan Puspo Wardoyo.

Karenanya, dia mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus Mesjid Jogokariyan karena telah mau menerima bantuan dari orang tuanya melalui Yayasan H Anif tersebut.

“Kami berterima kasih kepada bapak Jazir dan seluruh pengurus mesjid yang mau menerima bantuan dari orang tua kami melalui Yayasan H Anif, yang sebelumnya dua unit kendaraan pembersih mesjid dan sekarang mobil ambulan untuk membantu masyarakat secara gratis melalui mesjid,” ungkapnya.

Ijeck menjelaskan, apa yang dilakukannya ini bukan karena ria, tapi karena memang ingin memberikan bantuan kepada daerah-daerah yang membutuhkan. Oleh sebab itu, dia berharap hal serupa juga dapat dilakukan oleh umat Islam yang berkemampuan untuk membantu sudara seagama dan seluruh umat manusia di muka bumi.

“Hal ini agar kita bisa menunjukkan bahwasanya Islam sebagai agama yang Rahmatan Lil Alamin. Semoga kehidupan kita ini bisa bermanfaat untuk seluruh umat dan seluruh manusia,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Musa Rajekshah juga meminta untuk didoakan agar ia dan seluruh anak-anak almarhum H Anif dapat meneruskan cita-cita ayahnya menyelesaikan pembangunan 99 mesjid. Di mana sejauh ini, sambungnya, sebanyak 22 mesjid telah selesai dibangun dan dua mesjid lainnya segera diresmikan.

Untuk itu, tambahnya, bila di Yogyakarta ini ada pihak yang mau mewakafkan tanahnya, Ijeck mengaku pihaknya siap untuk menginfakkan pembangunan mesjid di sini. Begitu pula hal serupa akan dilakukannnya di Solo, di mana Yayasan H Anif juga akan siap membantu sepenuhnya.

“Insya Allah kita seluruh umat islam bisa membuat hal-hal yg baik, tidak hanya sebatas memakmurkan masjid tapi juga memakmurkan umat seluruhnya baik di sekitar mesjid dan seluruh nusantara ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Owner Wong Solo Grup Puspo Wardoyo menuturkan, dirinya memang telah menerima wasiat dari almarhum H Anif agar dapat menyerahkan secara langsung bantuan mobil ambulan kepada Mesjid Jogokariyan. Dia berharap dengan bantuan ini, dapat memberikan banyak manfaat bagi mesjid dan masyarakat yang ada di sekitarnya.

“Saya salut beliau masih konsisten bahwa mesjid akan berguna bagi orang banyak. Rencana mobil ambulan ini untuk mempermudah jamaah, bila ada yang sakit. Pak H Anif memberikan amanah pada saya agar memberikannya ke mesjid ini,” ucapnya.

Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta Ustaz Muhammad Jazir menyebutkan, sebenarnya almarhum H Anif ingin menyerahkan sendiri bantuan mobil ambulan kepada Mesjid Jogokariyan ini. “Tapi ternyata, beliau terlebih dahulu dipanggil oleh Allah SWT,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Jazir mengucapkan terimakasih dan berharap agar mobil ketiga yang diberikan ini dapat benar-benar bermanfaat secara optimal bagi keperluan mesjid. Dia juga mendoakan agar seluruh amal almarhum H Anif dapat diterima dan semua khilafnya diampuni oleh Allah SWT.

“Waktu saya bertemu dengan Pak H Anif, beliau mengatakan jika dia akan memberikan lima unit mobil. Tapi saat itu saya bilang cukup dua saja. Namun karena Covid, saya pun menghubungi kembali dan alhamdulillah ditambah satu mobil ambulan yang hari ini diserahkan langsung oleh bapak Musa Rajekshah,” ujarnya. (rel/dek)