PAPARKAN: Dandim 0206 Dairi, Letkol Arm Adietya Y Nurtono paparkan sejumlah kegiatan, Jumat (3/9). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Komando Daerah Militer (Kodim) 0206 Dairi, akan melaksanakan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2021 di Kecamatan Pergetteng Getteng Getteng Sengkut (PGGS), Kabupaten Pakpak Bharat.
PAPARKAN: Dandim 0206 Dairi, Letkol Arm Adietya Y Nurtono paparkan sejumlah kegiatan, Jumat (3/9). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
Hal itu disampaikan Dandim 0206 Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono saat pertemuan dengan sejumlah wartawan di Aula Makodim Dairi, Jumat (3/9). Letkol Arm Adietya didampingi Dan Unit, Letda Inf Binton Sinaga serta Pasiter Letda Inf Jasaut Maibang menjelaskan, seremoni pembukaan kegiatan TMMD akan dilaksanakan, 15 September 2021 mendatang.
Lanjut Dandim, sebelum pembukaan secara resmi, telah melakukan pra TMMD sejak, 31 Agustus 2021 lalu, dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, ucapnya. Kegiatan TMMD tahun ini, membuka jalan menghubungkan Desa Aornakan 2 menghubungkan Desa Kecupak 1, Kecamatan PGGS.
Selama ini jalan tersebut masih belum terbuka lebar/masih jalan setapak. “Kita harapkan, dengan pembukaan jalan itu, akses masyarakat 2 Desa semakin mudah dan transportasi hasil pertanian semakin lancar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat disana, ujarnya.
Sementara itu, dimasa pandemi corona virus disiase 2019 (Covid-19, Kodim 0206, turut serta membantu pemerintah daerah dalam melakukan vaksinasi Covid-19. Serbuan vaksinasi TNI, telah banyak melaksanakan vaksin termasuk didaerah terpencilpdipinggiran kawasan Danau Toba tepatnya di Dusun Sitiotio, Desa Silalahi 2, Kecamatan Silahisabungan.
Kodim 0206 bersama-sama tim terkait juga melakukan Tracer, Ops Yustisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes). Dandim mengajak masyarakat yang belum divaksin, supaya segera mengikuti vaksinasi Covid-19.”Bagi warga yang tidak mengetahui kapan ada jadwal vaksinasi, bisa menanyakan ke Babinsa maupun Babinkamtibmas, kapan ada ada jadwal supaya bisa ikut vaksinasi. Vaksinasi ini harus kita tuntaskan segera, sehingga aktivitas bisa normal dan imunitas kita semakin baik sehingga terhindar dari Covid-19,” ajak Dandim. (rud/han)
VAKSINASI: DPD PAN Kabupaten Labuhanbatu menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal.fajar/sumu tpos.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian Hari Jadi ke-23 Partai Partai Amanat Nasional (PAN), Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Labuhanbatu menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal di tiga tempat terpisah, guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif, Sabtu (4/9).
VAKSINASI: DPD PAN Kabupaten Labuhanbatu menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal.fajar/sumu tpos.
Kegiatan vaksinasi tersebut bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, dilaksanakan di kampus Universitas Labuhanbatu (ULB), Sekretariat DPD PAN setempat dan Desa Suka Makmur 250 orang.
Ketua DPD PAN Kabupaten Khojali Nasution, didampingi pengurus lainnya pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan vaksin Covid-19 secara masal ini digelar di tiga tempat terpisah, dengan jumlah peserta sebanyak seribu orang.
“Ada seribu orang yang divaksin Covid-19. Kegiatan DPD PAN Labuhanbatu ini, bekersama dengan dinas Kesehatan,” ujarnya.
Khojali menyebutkan, di Sekretariat DPD PAN Labuhanbatu, jumlah warga yang divaksin sebanyak 500 orang, di ULB 250 orang dan Desa Suka Makmur 250 orang. (fdh/han)
TANDATANGANI: Wagubsu Musa Rajeksha saat menandatangani prasasti peresmian Masjid Al-Musannif di Silau Laut, Kabupaten Asahan.sopian/sumut pos.
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Drs. H. Musa Rajekshah, M. Hum meresmikan Masjid Al-Musannif Dusun IX Desa Lubuk Palas Kecamatan Silau Laut, Jumat (3/9).
TANDATANGANI: Wagubsu Musa Rajeksha saat menandatangani prasasti peresmian Masjid Al-Musannif di Silau Laut, Kabupaten Asahan.sopian/sumut pos.
“Saat ini masjid sudah terbangun, sekarang tugas kita memakmurkannya. Masjid ini diharapkan selain dijadikan tempat shalat, juga dapat dijadikan tempat kegiatan agama Islam yang melibatkan masyarakat sekitar yang tentunya menerapkan protokol kesehatan”ujar Wagubsu.
Wagubsu Drs. H. Musa Rajekshah, M. Hum mengucapkan berterima kasih kepada masyarakat Desa Lubuk Palas Kecamatan Silau Laut yang telah membantu pembangunan Masjid Al-Musannif ini. Beliau juga bercerita, bahwa orangtua beliau H. Musannif berkeinginan membangun 99 masjid dan Masjid Al-Musannif Desa Lubuk Palas ini merupakan masjid ke-22 yang telah diresmikan.
Mengakhiri bimbingan dan arahannya, Wagubsu mengajak masyarakat agar memperbanyak perbuatan baik selagi masih hidup di dunia ini, agar dapat berkumpul di surga nantinya.
Sementara Bupati Asahan, H. Surya, BSc mengajak masyarakat khususnya jamaah Masjid Al-Musannif untuk senantiasa menjaga dan memakmurkan masjid sebagai wujud patuh dan taat kepada Allah SWT, kepada pemimpin, yang kesemuanya ini menuntun kita ke jalan yang diridhoi Allah SWT.
Di kesempatan ini, Wagubsu menandatangani batu prasasti dan menggunting pita didampingi oleh Bupati Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, Camat Silau Laut dan tamu undangan menandakan Masjid Al-Musannif resmi telah dibuka. (dat/han)
TALK SHOW: Irwansyah Sarumaha saat talk show di DAAI Medan, Jumat (3/9).
NISEL, SUMUTPOS.CO – Pemenang literasi Nasional tahun 2021, Irwansyah Sarumaha merupakan pendiri Taman Bacaan Masyarakat Lentera Ono Niha (TBM LON) yang berasal dari Desa Hiliamaetaluo, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan.
TALK SHOW: Irwansyah Sarumaha saat talk show di DAAI Medan, Jumat (3/9).
Dari sekian banyaknya perwakilan daerah pemenang literasi Nasional, Irwansyah Sarumaha menjadi satu-satunya yang di undang oleh salah satu stasiun televisi di Sumatera Utara yakni DAAI TV Medan berada di Komplek Jati Junction Blok P No. 1, Jl. Perintis Kemerdekaan, Perintis, Kec. Medan Timur, Kota Medan, Jumat, (3/9) siang.
“Saya merasa terharu dan atau senang karena menjadi perwakilan satu-satunya peserta literasi dari penjuru Indonesia yang di undang oleh stasiun televisi DAAI Medan,” ucap Irwansyah Sarumaha kepada Sumut Pos, Sabtu(4/9).
Lanjutnya, Ia menyampaikan dalam acara talk show tersebut, banyak pertanyaan dilontarkan terkait dengan bergerak dalam dunia Literasi.
“Dengan bermodalkan ilmu pengetahuan di bidang dunia pendidikan, dan tekat untuk memajukan giat anak-anak dalam membaca, sehingga terbentuklah TBM LON di luar Pulau Sumatera, yakni di Desa Hiliamaetaluo, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan,” imbuhnya.
Ia juga mengajak teman-teman di seluruh desa khususnya di Kabupaten Nias Selatan, agar dapat menjadi garda terdepan dalam mendirikan lentera dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan kepada adik-adik yang memiliki niat belajar.
“Jadilah gerda terdepan dengan modal tekad dan ilmu pengetahuan dalam mengambil bagian untuk menjadi pendiri literasi dimana anda berada,” harap millenial pemenang literasi nasional.
Irwansyah Sarumaha menitipkan pesan kepada pegiat literasi ataupun masih belum gabung dan memiliki niat gabung.
Sebelumnya, Irwansyah Sarumaha merupakan peserta literasi asal Kabupaten Nias Selatan, dimana Ia pendiri taman bacaan masyarakat lentera ono niha (TBM LON) di desa Hiliamaetaluo, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan.
Selanjutnya, Irwansyah Sarumaha menjadi peserta magang literasi hingga kemudian dinyatakan lolos sebagai pemenang literasi Nasional 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (Dit.PMPK) Kemdikbud, di Desa Denai Lama, Kec. Pantai Labu, Kab. Deliserdang.(mag-10)
TEMUI: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menemui Konsulat Jenderal Malaysia, Tn Aiyub Omar di Medan, untuk mengajak kerja sama pemasaran pertanian unggulan serta hasil UMKM Kabupaten Dairi.
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu coba jajaki kerjasama ke Konsulat Jenderal Malaysia, Tn Aiyub Omar untuk membicarakan pemasaran sejumlah produk unggulan pertanian serta hasil usaha kecil menengah (UKM) Kabupaten Dairi.
TEMUI: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menemui Konsulat Jenderal Malaysia, Tn Aiyub Omar di Medan, untuk mengajak kerja sama pemasaran pertanian unggulan serta hasil UMKM Kabupaten Dairi.
Pembicaraan kerja sama di Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, Rabu (1/9). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmatsyah Munthe, Jumat (3/9) menerangkan, Bupati Eddy menemui Konsulat Malaysia, untuk menjajaki jalinan kerja sama untuk pemasaran produk pertanian dan produk UMKM.
Pada kesempatan itu, Bupati Eddy menawarkan sejumlah produk pertanian unggulan dan hasil kerajinan UMKM yang bisa diekspor ke Malaysia. “Jika kerja sama itu terwujud, maka akan membawa dampak positif bagi petani atau pelaku UMKM kita,” ujar Eddy.
Dalam kesempatan itu, Eddy juga menyinggung bahwa Pemkab Dairi dengan Bank Mestika sudah menjalin kerja sama. Bank Mestika sudah bersedia membantu petani Dairi dalam penguatan modal.
Eddy berharap, melalui pertemuan dimaksud, bisa diwujudkan kerja sama antara Pemkab Dairi dengan Konsulat Jenderal Malaysia.
Ikut dalam pertemuan, President Director PT Bank Mestika Tbk, Konsultan PT Wahana Graha Makmur Dairi, Elianor Sembiring, President Director CV Asia Global Venture, Nur Ridhuan serta Kadis Perindagkop Dairi Oloan Hasugian. (rud/han)
TUNJUKKAN: Seorang pedagang di Kota Binjai menunjukkan tagihan pajak yang memberatkan di masa pandemi Covid-19.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai memberi dua pilihan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Binjai terkait penagihan pajak restoran dan rumah makan kepada pedagang kaki lima (PKL). Demikian disampaikan Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra kepada wartawan, akhir pekan lalu.
TUNJUKKAN: Seorang pedagang di Kota Binjai menunjukkan tagihan pajak yang memberatkan di masa pandemi Covid-19.
Dua pilihan dimaksud yakni, menurunkan persentase tagihan pajak restoran dan menghitung besaran keuntungan setiap pedagang. “Jadi kita kemarin telah bertemu dengan BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah,Red) dalam pertemuan itu kita sampaikan bagaimana untuk menurunkan persen tagihan pajak atau menghitung keuntungan setiap pedagang,” kata pria yang akrab disapa Haji Kires ini.
Jika menurunkan persenan pajak, dia menilai, harus diangka berapa persen pedagang yang dikenakan pengutipan. “Jadi kalau diturunkan bagaimana, apakah mau dari 10 persen menjadi 5 persen,” kata dia.
Terkait keuntungan setiap pedagang lalu dilakukan pengutipan pajak, artinya dihitung dulu keuntungan setiap pedagang lalu kemudian pajak dikutip. Singkatnya, pengutipan pajak tidak berdasarkan penghasilan sehari, melainkan dari keuntungan. “Jadi kalau penghasilan kan gak mungkin ada yang mau. Jadi kita sampaikan kalau dihitung keuntungan sehari baru dikenakan pajak,” jelasnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Binjai ini menambahkan, jika keuntungan seorang pedagang bakso seharinya mencapai Rp500 ribu, maka pajak 10 persen yang harus dibayar Rp50 ribu. “Nah itu bagaimana. Hal ini sudah kita teruskan suratnya kepada wali kota,” jelas Kires.
Begitupun, saat ini Pemko Binjai belum menyatakan sikap lanjutan terkait surat dari kalangan legislatif. Kata Kires, DPRD Binjai tengah menunggu keputusan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah dalam menerapkan pajak kepada pedagang.
Kires tidak ingin ada rakyat yang makin sengsara dengan penerapan Pemko Binjai, yang menagih pajak restoran dan rumah kepada PKL di tengah pandemi saat ini. “Dua hal itu sudah disampaikan dan saat ini kita tunggulah bagaimana,” tandasnya.
Sebelumnya, PKL mendadak mendapat tagihan pajak restoran dan rumah makan. Mereka yang resah atas tagihan ini mengumbarnya di media sosial. Pedagang bakso, Handoko salah satunya yang ditagih pajak per hari sebesar Rp200 ribu dan selama sebulan menjadi Rp6 juta. Ironisnya, penagihan pajak dilakukan Pemko Binjai tanpa ada sosialisasi.
Penagihan pajak restoran dan rumah makan memang belakangan gencar dilakukan BPKAD Kota Binjai. Bahkan, BPKAD Kota Binjai menggandeng Seksi Perdata dan Tata Usaha Kejaksaan Negeri Binjai melalui surat kuasa khusus untuk menagih pajak dalam upaya Pemko Binjai menggenjot pendapatan asli daerah. (ted/azw)
RESMIKAN : Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi para OPD dan Forkompinda meresmikan rumah isolasi bagi pasien Covid-19.
SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kini punya rumah isolasi terpusat (Isoter) Covid-19 yang diklaim sebagai tempat terbaik di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Hal ini disampaikan Bupati Sergai Darma Wijaya saat meresmikan Rumah Isoter di Kompleks Replika Istana Sultan Serdang Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai, Sabtu (4/9).
RESMIKAN : Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi para OPD dan Forkompinda meresmikan rumah isolasi bagi pasien Covid-19.
“Masyarakat yang dinyatakan terpapar atau positif Covid-19 sudah tidak perlu lagi takut menjalankan prosedur isolasi. Sekarang sudah tersedia Rumah Isoter yang fasilitasnya lengkap, nyaman, asri dan tentunya gratis ditanggung oleh Pemkab Sergai,” kata Darma Wijaya.
Menurut Darma, rumah isoter ini dilengkapi dengan Smart TV, Wifi, dan fasilitas pendukung lainnya. Rumah Isoter ini awalnya merupakan rumah dinas yang diperuntukkan bagi para Kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Namun setelah melewati proses kajian, akhirnya diputuskan agar dialihfungsikan sebagai tempat penanganan dan isolasi bagi warga Sergai yang terjangkit virus Covid-19.
Dirincikannya, ada total 15 rumah yang difungsikan sebagai lokasi isoter di mana masing masing rumah terdiri dari 2 kamar dengan masing masing kamar berkapasitas 2 tempat tidur, sehingga jika ditotal maksimal bisa menampung 60 orang.
“Rumah isoter ini sudah mengacu pada aturan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Jadi sudah memunuhi standar. Namun ada beberapa syarat untuk warga yang ingin menjalani proses isolsai di sini yaitu harus berusia di atas 45 tahun ke atas dan termasuk dalam golongan OTG (orang tanpa gejala),” terang Darma Wijaya.
Darma Wijaya meminta kepada para personel Satpol PP yang ditugaskan menjaga keamanan kompleks rumah isoter agar menjalankan tugas sebaik mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Para personel Satpol PP yang bertugas di sini harus menjamin keamanan, bukan hanya keamanan warga yang menjalani isolasi,” kata nya. (ian/azw)
namun juga keamanan fasilitas yang ada. Jangan sampai ada kehilangan atau pencurian,” pungkasnya. (ian/azw)
SILATURAHIM: Dua kandidat Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Armyn Simatupang dan Burhanuddin Sitepu saat bersilaturahim.istAKBAR/SUMUT POS.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua kandidat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut, Armyn Simatupang dan Burhanuddin Sitepu menjalin silaturahim untuk mendukung terselenggaranya musyawarah daerah (musda) yang kondusif dalam suasana kebersamaan. Keduanya juga sepakat mendorong adanya persaingan antar calon dengan semangat demokrasi dan menjauhkan intrik-intrik yang kontraproduktif.
SILATURAHIM: Dua kandidat Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Armyn Simatupang dan Burhanuddin Sitepu saat bersilaturahim.istAKBAR/SUMUT POS.
“Saya dan Pak Armyn punya pemikiran yang sama, bahwa Musda harus berjalan demokratis, tidak ada ambisi berlebihan dan semata ingin mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Sumut,” tegas Burhanuddin Sitepu yang diamini Armyn Simatupang, Sabtu (4/8).
Bahka, keduanya sepakat untuk saling mendukung di Musda untuk menunjukkan bahwa di tengah persaingan selalu terbuka pintu komunikasi dan silaturahmi. “Saya dan DPC Demokrat Medan siap memberikan dukungan ke Pak Armyn menjadi Ketua DPD Demokrat Sumut. Begitu juga sebaliknya jika arus dukungan kepada saya terus menguat, saya mohon didukung Pak Armyn,” ucap Burhanuddin.
Armyn langsung mengamini pernyataan Burhanuddin dan menyatakan siap saling dukung untuk kejayaan Demokrat. “Saya tidak ada ambisi, tetapi dukungan dari rekan-rekan DPC kepada saya untuk menjadi ketua DPD Demokrat Sumut sangat kuat, ini amanah yang harus dihargai. Terima kasih atas dukungan Pak Burhanuddin dan DPC Medan,” tegasnya.
Ia juga yakin para pemilik suara yakni DPC se-Sumut akan memilih calon berdasarkan track record atau rekam jejak yang baik. Dengan dasar itu Armyn optimis Musda bakal melahirkan kepengurusan baru dengan ketua terpilih merupakan kader terbaik dari antara yang baik. Sesuai petunjuk pelaksanaan Musda, DPP menegaskan, Musda harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan, soliditas kader dan partai. (adz/azw)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September 2021 tidak hanya menjadi momentum untuk menyapa para pelanggan, namun PLN UIW Sumatera Utara memanfaatkan momentum ini agar dapat mendengar langsung keluhan dan masukkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan setia PLN.
PLN UIW Sumatera Utara tidak hanya bertanggungjawab dalam sektor perekonomian, melainkan PLN harus dapat memastikan kehandalan pasokan listrik khususnya rumah sakit yang menerima pasien Umum maupun pasien isolasi mandiri Covid.
Pada peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun 2021, dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIW Sumatera Utara Pandapotan Manurung melakukan kunjungan kepada pelanggan pada sektor Kesehatan dalam hal penanganan pasien Covid 19 di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Disambut hangat oleh Manajemen Rumah Sakit Royal Prima Medan, acara tersebut berlangsung santai dan penuh senyum pelanggan.
Ucapan terima kasih kepada manajemen PLN UIW Sumatera Utara atas perhatian dan pelayanan terbaik yang telah diberikan kepada Rumah Sakit Royal Prima. Saat ini Rumah Sakit Royal Prima merupakan salah satu Rumah Sakit di Kota Medan yang menjadi Coorporate Branding berkerjasama dengan PLN UIW Sumatera Utara.
“Listrik sangat vital bagi kami, karena peralatan yang kami gunakan apabila listrik tidak andal, maka akan berdampak buruk bagi penanganan pasien. Selain itu membutuhkan beberapa waktu sebelum peralatan tersebut dapat digunakan Kembali.
“Harapannya keandalan listrik di Royal Prima dapat menjadi prioritas utama PLN agar kami dapat terus memberikan pelayanan maksimal kepada pasien kami,” ujar Direktur Royal Prima Dr. Suhartina Darmadi, MKM, M-Biomed.
General Manager PLN UIW Sumatera Utara Pandapotan Manurung secara tegas menginstruksikan kepada Manager UP3 Medan dan Manager ULP Medan Baru untuk selalu berkoordinasi dan menjadi komunikasi yang baik dengan Royal Prima agar dapat menjawab setiap keluhan dan kebutuhan yang diinginkan oleh Rumah Sakit Royal Prima.
Di tempat yang berbeda dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional Tahun 2021 Senior Manager Pemasaran dan Manajemen Pelanggan Chairuddin bersama Manager UP3 Medan Hariadi Fitrianto melakukan kunjungan ke pelanggan Isolasi Terpadu Eks Soechi Medan. Tempat ini merupakan salah satu lokasi isolasi yang disediakan Pemerintah Kota Medan bekerjasama dengan Rumah Sakit Pringadi Medan dan Royal Prima Medan untuk menampung masyarakat yang terpapar Covid 19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Tercatat pada bulan Agustus 2021 sebanyak 311 pasien telah dirawat di tempat ini.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Manajemen PLN UIW Sumatera Utara telah meluangkan waktu untuk datang ke isolasi terpadu Eks Soechi Medan dengan memberikan dukungan dan semangat buat kami selaku garda terdepan dalam penanganan Covid 19 di Kota Medan. “Harapannya semoga masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga Sumatera Utara khususnya Kota Medan bisa bangkit dan perekonomian segera pulih seperti biasa,” harap Plt Kadis Kesehatan Dr. Mandohar T.
Senada dengan hal tersebut Senior Manager Niaga dan Mangemen Pelanggan Bapak Chairuddin mengucapkan terima kasih telah meluangkan waktu disela waktu melayani pasien yang diiisolasi dan telah disambut dengan baik oleh perwakilan Pusat Isolasi Terpadu Eks Soechi Medan. PLN UIW Sumatera Utara siap mendukung program Pemerintah Kota Medan dalam penanganan di masa pandemi
Pada kesempatan yang sama dalam upaya meningkatkan penjualan PLN UP3 Medan melakukan penyalaan pelanggan One Day Service Pasang Baru atas nama PT Sayap Medan Terbaik dengan daya B2/197.000 VA dengan menggunakan Unit Gardu Bergerak.
PT Sayap Medan Terbaik merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor bisnis dengan jenis usaha yaitu Café & Resto yang berada di Jalan Merak Jingga Medan.
“Saat pandemi seperti ini kami optimis untuk memulai bisnis dengan produktif. “Terima kasih dan apresiasi atas langkah cepat PLN terhadap permohonan pasang baru kami. Kemarin saya bayar, hari ini langsung menyala,” ujar Manajer PT Sayap Medan Terbaik Keneidy.
Dengan penyalaan pasang baru tersebut, PLN berkomitmen akan memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh pelanggan setia kami, serta memenuhi kebutuhan listrik pelanggan dan mendukung sektor Bisnis di masa pandemi,” tambah Manager UP3 Medan Hariadi Fitrianto. (Ila)
PENGGELEDAHAN: Kejari Langkat saat menggeledah Kantor Dishub Kota Binjai terkait dugaan korupsi pengadaan CCTV, beberapa waktu lalu.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Juanda Prastowo ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat. Namun hingga kini, tersangka belum dilakukan penahanan.
PENGGELEDAHAN: Kejari Langkat saat menggeledah Kantor Dishub Kota Binjai terkait dugaan korupsi pengadaan CCTV, beberapa waktu lalu.
Disinyalir, tersangka dugaan korupsi pengadaan CCTV atau kamera pemantau ini tidak masuk kerja. Meski demikian, Juanda yang bekerja di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai belum juga mendapat sanksi.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Binjai juga belum menerima sepucuk surat yang soal sanksi untuk Juanda. “Belum ada masuk surat kepada kita menyoal kasus itu,” jelas Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKD Binjai, Rahmad Fauzi ketika dikonfirmasi, akhir pekan lalu.
Menurut Fauzi, pihaknya saat ini sedang menunggu surat dari Dishub Binjai untuk segera memproses sangsi terhadap Juanda. “Kami saat ini juga masih menunggu surat dari BKD. Sampai saat ini belum ada,” ungkap dia.
Fauzi menambahkan, Juanda akan dikenakan sanksi jika surat berkekuatan hukum tetap atau inkrah dari pengadilan. Boleh jadi, menurut dia, Juanda dapat dipecat dari statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS), jika memang terbukti menyalahgunakan wewenang.
Juanda sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang. Penyidik saat ini tengah memburu Juanda.
Penetapan tersangka setelah penyidik mengantongi hasil penghitungan kerugian negara dan mendapati temuan yang sudah disita menjadi barang bukti. Akibat ulah tersangka, negara dirugikan senilai Rp388 juta.
Sumut Pos yang mengawal penyelidikan Korps Adhyaksa pernah memberitakan bahwa tersangka yang diduga melakukan sendiri pengadaan CCTV tersebut. Kabar ini ternyata bukan isapan jempol belaka. Juanda, kini ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam pemeriksaan, Direktur CV AIM berinisial MS selalu rekanan memberikan keterangan berbelit soal proyek pengadaan tersebut. Semula sebut enggak tahu kalau perusahaannya dipakai untuk pengadaan, namun belakangan keterangan berubah menjadi tahu dan berdalih yang mengerjakannya berinisial D, yang sudah meninggal dunia.
Pengadaan CCTV dilakukan oleh Dishub Binjai dengan menelan anggaran hampir Rp800 juta pada tahun 2018. (ted/azw)