29 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 3116

SehatQ dan Enervon-C Buka Sentra Vaksinasi di Tangerang

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Startup di bidang health tech SehatQ kembali membuka sentra vaksinasi Covid-19 di pusat perbelanjaan QBig BSD City, Tangerang, Banten. Vaksinasi dosis pertama ini terbuka bagi usia 18 tahun ke atas, yang memiliki KTP tanpa batasan domisili di Indonesia.

“SehatQ membuka sentra vaksinasi, kali ini dengan dukungan Enervon-C agar masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19, bisa segera memperolehnya Pendaftaran juga dilakukan secara online, dengan cepat dan mudah,” kata Director of Corporate and Regulatory Affairs SehatQ, Pandu Budiarso.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, hingga saat ini sudah ada total lebih dari 141 juta penerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua, dari kelompok masyarakat rentan dan umum. Lebih lanjut, dari kelompok usia 12-17 tahun, setidaknya sebanyak 26 juta remaja telah divaksinasi, baik itu untuk dosis pertama maupun dosis kedua. Apabila jumlah ini digabung dengan angka penerima Vaksinasi Gotong Royong, maka masing-masing tercatat 84 juta dan 47 juta akseptor dosis pertama serta dosis kedua. Sementara itu, jumlah sasaran vaksin mencapai lebih dari 208 juta orang.

Oleh karena itu, sentra vaksinasi harus semakin mudah diakses oleh masyarakat. Dengan demikian, akan ada lebih banyak warga yang menerima vaksinasi. Untuk tujuan ini, SehatQ bekerja sama dengan Enervon-C mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 demi terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunitas. Selain itu melalui sentra vaksinasi bersama SehatQ kali ini, Enervon-C membagikan tips mengenai perlengkapan yang sebaiknya selalu dibawa di dalam tas, selama masa pandemi.

“Di masa pandemi, ada baiknya menyiapkan hand sanitizer, spray disinfektan, masker cadangan, tisu kering, tisu basah, botol minum, serta multivitamin di tas. Semuanya ini penting untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, meski sudah mendapatkan vaksinasi,” kata Brand Manager Enervon-C, Gigih Rengga Yudhistira.

Gigih pun meningatkan pentingnya untuk tetap mengikuti protokol kesehatan walaupun telah memperoleh vaksinasi Covid-19. Selain itu sesudah divaksinasi, jangan lupa untuk minum banyak air, mengonsumsi pereda nyeri jika diperlukan sesuai anjuran dokter, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidur dengan cukup, serta mengonsumsi multivitamin sesuai kebutuhan.

Tentang Enervon-C:

Enervon-C merupakan multivitamin lengkap untuk keluarga dengan kandungan vitamin C dan B Kompleks yang mampu menjaga daya tahan tubuh biar gak gampang sakit. Enervon-C hadir dengan variant tablet, effervescent dan syrup, sangat aman di konsumsi saat pandemic.Walapun kita sudah vaksin, tetap jaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi Enervon-C. Enervon-C juga telah medapatkan sertifikasi halal.

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:

Instagram Enervon-C @Enervon.id

www.enervon.co.id

Tentang SehatQ: 

SehatQ adalah startup penyedia layanan kesehatan digital, yang berdiri pada November 2018. Dalam kurun waktu setahun, SehatQ kini melayani lebih dari 20 juta pengunjung setiap bulannya, dan merupakan situs kesehatan kedua terpopuler di Indonesia. SehatQ menyediakan layanan chat dan video chat dokter, toko vitamin dan obat online, menyajikan beragam informasi seputar kesehatan, obat-obatan, hingga fasilitas kesehatan serta dokter. SehatQ dapat diakses melalui www.sehatq.com dan dengan mengunduh aplikasi di Google Playstore dan App store.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Pandu Budiarso
Director of Corporate and Regulatory Affairs SehatQ
pandu@sehatq.com

Diduga Dibunuh Teman Sendiri, Mantan Anggota DPRD Sergai Tewas Bersimbah Darah

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO- Mantan anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Dahrizul (55), ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tusukan, di ruamahnya di Dusun III, Desa Pematang Cermai, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (29/9/2021). Diduga, Dahrizul dibunuh temannya sendiri, Zainuddin (52).

Dugaan sementara, kasus pembunuhan ini dilatarbelakangi perselisihan antara korban dan pelaku. Karena, sebelum Dahrizul ditemukan tewas di rumahnya, dia bersama Zainuddin baru beberapa hari pulang dari Provinsi Aceh, menghadiri acara pesta pernikahan.

Syamsul, ipar Dahrizul menerangkan, sebelumnya Zainuddin diketahui merusak mobil korban usai sekembali dari Aceh. Tak diketahui secara pasti, permasalahan apa yang terjadi diantara keduanya. Keesokan harinya, Zainuddin mendatangani rumah Dahrizul dengan membawa pisau.

“Istri dan anak korban sempat melihat kejadian penikaman itu. Menurut istri korban, pelaku masuk ke ruangan tengah dan langsung terjadi keributan, setelah itu pelaku menusuk bagian dada dan tidak begitu lama, korban langsung jatuh bersimbah darah di atas lantai,” ungkap Syamsul.

Usia penikaman, Zainuddin langsung kabur. Melihat suami tergelatak, pihak keluarga langsung memberikan informasi kepada pihak kepolisian Tanjung Beringin. “Dapat kabar pelaku sudah diamankan di Polsek Tanjung Beringin dan warga sekitar mengaku, pelaku dalam kondisi sehat dan bukan penderita ODGJ,” jelas Syamsul.

Sedangkam istri korban, Wirdah dan anaknya, DM belum mau dimintai keterangan karena masih shok. Dalam kasus pembunuhan ini, pihak keluarga meminta kepada pihak penegak hukum untuk memberikan hukuman yang seberat beratnya.

Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Deny Indrawan Lubis membenarkan peristiwa pembunuhan dan pelaku sudah ditangkap berinisial ZN sudah diamankan pihak kepolisian dan masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan kasus pembunuhan dengan alasan yang jelas, apakah motifnya dendam atau yang lainnya. “Masih kita periksa, apa motif sebenarnya,” tegas AKP Deny. (ian)

Kwarcab Pramuka Kota Medan Berperan Aktif Sukseskan Vaksinasi Covid-19

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan turut membantu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Kedai Durian, Medan Johor, Kota Medan, Rabu (29/9/2021). Kegiatan vaksinasi Covid-19 ini bekerjasama dengan Tim Vaksinasi Puskesmas Kedai Durian.

Keikutsertaan Anggota Gerakan Pramuka Kota Medan ini dalam rangka berperan aktifnya dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19 khusunya di Kota Medan. Jumlah sasaran penerima vaksin di wilayah ini sebanyak 300 dosis vaksin per kelurahan.

Sebagaimana diketahui, vaksinasi adalah salah satu upaya dan ikhtiar pemerintah dalam rangka mencegah dan menekan laju penyebaran COVID-19. Namun demikian, usai vaksinasi, seluruh masyarakat masih harus tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan dilakukan di Cafe Qu, Kelurahan Kedai Durian dimulai pukul 08.00-14.00 WIB. Anggota Gerakan Pramuka Kota Medan membantu proses pelaksanaan vaksinasi dengan menjadi petugas pencatatan registrasi peserta, mengarahkan masyarakat, petugas dokumentasi kartu vaksin dan pemberian informasi edukasi pasca vaksinasi dibawah bimbingan puskesmas kecamatan.

Proses pemeriksaan kesehatan dan wawancara dilakukan Tim Vaksinasi Puskesmas Kedai Durian. Hadir juga dalam kegiatan ini Camat Medan Johor sekaligus Waka Binamuda Kwarcab Kota Medan Zulfakhri Ahmadi SSos, Sekretaris Komisi Binamuda Wandriansyah SE, Ketua DKC Kota Medan Ibnu Hariansya, Lurah Kedai Durian, Babinsa serta perwakilan dari Polsek Deli Tua.

Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi mengatakan, kegiatan ini adalah vaksin jempol yaitu vaksin jemput bola untuk turun langsung ke lingkungan dan kegiatan vaksin ini akan dilaksanakan selama 8 hari kedepan yang setiap hari nya disediakan 300 dosis vaksin untuk warga Kecamatan Medan Johor.

Di tempat yang sama, Ibnu Hariansya selaku Ketua DKC Kota Medan mengatakan, anggota Gerakan Pramuka Kota Medan diajak untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilannya terutama dalam edukasi pencegahan dan pengendalian penyakit menular, seperti Covid-19 dan sebagai bentuk partisipasi Gerakan Pramuka dalam menyukseskan program nasional penanganan Covid-19 dan program Walikota Medan untuk percepatan vaksinasi bagi warga Kota Medan.

Pramuka secara khusus juga terlibat dalam program Duta Perubahan Perilaku yang memberikan contoh dan menjadi garda terdepan dalam penerapan protokol kesehatan serta dalam rangka mendukung gerakan kedisiplinan nasional di masa pandemi COVID-19. (rel/adz)

Ini Dia Keunggulan AdaptiveSync di Redmi 10

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Bagi yang sedang mencari smartphone Rp1-jutaan terbaik, pasti Redmi 10 masuk dalam daftar pencarian kalian. Soalnya, smartphone ini memang memiliki cukup banyak fitur yang menarik.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas apa saja keunggulan Redmi 10 yang memiliki refresh rate 90Hz dan fitur AdaptiveSync.

Redmi 10 diincar banyak orang karena kemampuan kamera dan prosesornya. Selain itu, Redmi 10 sebenarnya punya fitur lain yang tak kalah menarik, yakni refresh rate 90Hz dan fitur AdaptiveSync. Apa kegunaan dua fitur ini?

Untuk kamu yang belum tahu, fitur refresh rate 90Hz memberikan banyak manfaat. Secara singkat, refresh rate adalah parameter seberapa cepat sebuah layar dapat menampilkan gambar per detik. Layar standar biasanya memiliki refresh rate 60Hz, yang berarti layar dapat menampilkan gambar 60 kali setiap detik.

Redmi 10 memiliki refresh rate 90Hz. Artinya, kita akan mendapat pengalaman menggulirkan layar yang lebih mulus. Redmi 10 juga bisa menampilkan animasi secara lebih mulus, sehingga layarnya tidak terasa nge-lag.

Keunggulan utama layar dengan refresh rate tinggi adalah saat bermain game. Hal ini dikarenakan saat memiliki refresh rate tinggi, kita akan mendapatkan banyak keuntungan.

Selain akan mendapatkan pengalaman bermain game yang mulus, dengan hadirnya refresh rate yang tinggi, kita akan memiliki refleks yang lebih cepat dibandingkan dengan lawan. Jadi, cocok banget buat para gamer.

Dan bagi kalian yang khawatir masa pakai baterai Redmi 10 akan boros, kalian tidak perlu khawatir. Soalnya, di smartphone ini terdapat fitur bernama AdaptiveSync.

Fitur ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna menghemat penggunaan baterai. AI ini dapat mengubah refresh rate di Redmi 10 secara otomatis sesuai aplikasi yang digunakan.

Misalnya, kalian sedang menonton drakor atau menggunakan aplikasi yang tidak terlalu membebani grafis, maka refresh rate-nya akan diatur ke 60Hz. Sementara saat bermain game atau menjalankan aplikasi yang dapat diuntungkan dengan refresh rate tinggi, maka secara otomatis akan di set ke 90Hz. Dengan demikian, penggunaan baterai Redmi 10 akan jauh lebih efektif dan efisien. Bagaimana, menarik sekali bukan? (rel)

GoFood Bagikan Ribuan Tas Pengantaran Gratis kepada Mitra Driver

GoFood, mendistribusikan lebih dari 8.000 tas pengantaran GoFood kepada mitra driver di sejumlah kota di Indonesia.

Dukung Kualitas dan Kebersihan Makanan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – GoFood, platform pencarian (discovery) dan pesan-antar makanan andalan, terus memberikan pengalaman kuliner terbaik bagi pelanggan melalui pendistribusian lebih dari 8.000 tas pengantaran GoFood kepada mitra driver di sejumlah kota di Indonesia. Khusus di wilayah Sumatera, hingga saat ini telah didistribusikan lebih dari 1.000 tas pengantaran GoFood kepada para mitra driver.

Hal ini merupakan upaya GoFood dalam menjaga kualitas makanan agar tetap prima dan higienis sampai ke tangan pelanggan. Tak hanya itu, program ini juga merupakan salah satu langkah konkret dari inisiatif GoGreener Gojek untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam kegiatan sehari-hari.

Hingga September 2021, sebanyak lebih dari 75.000 tas pengantaran dan tas belanja ramah lingkungan telah didistribusikan baik kepada mitra driver maupun mitra usaha.

Ichmeralda Rahman, Global Head Marketing GoFood, mengatakan “Fokus kami di GoFood adalah untuk memberikan pengalaman kuliner terbaik bagi pelanggan. Di tengah pandemi seperti saat ini, kami paham bagaimana kebersihan menjadi prioritas pelanggan, mitra usaha maupun mitra driver. Oleh karena itu, selain menghadirkan sejumlah promo menarik, GoFood terus mendorong #ProteksiEkstra bagi seluruh ekosistemnya, termasuk dalam menjaga kualitas makanan yang antara lain kami lakukan melalui distribusi ribuan tas pengantaran GoFood kepada mitra driver.”

Ichmeralda menambahkan bagaimana tas pengantaran GoFood dirancang agar nyaman dan aman untuk digunakan para mitra driver. Terbuat dari material tas yang tahan air (waterproof), tas pengantaran GoFood mampu melindungi makanan dan minuman dari debu dan kotor, lapisan insulasi untuk menjaga

makanan dan minuman yang diantar tetap berada pada suhu optimal, membuat makanan/minuman tidak mudah tumpah, praktis dan bisa dilipat, serta lebih ramah lingkungan.

Beragam inisiatif telah diluncurkan GoFood sejak awal pandemi COVID-19 untuk mendukung penerapan protokol kebersihan dan kesehatan terdepan seperti mendistribusikan paket #ProteksiEkstra yang terdiri dari kartu suhu tubuh, safety seal berlogo GoFood, masker kain, hand sanitizer, poster panduan protokol kesehatan, dan box #ProteksiEkstra  kepada mitra usaha. Hal ini sejalan dengan langkah proaktif GoFood dalam menerapkan minimal tiga dari enam prokol kebersihan makanan sesuai arahan BPOM, yaitu: penggunaan masker, penyemprotan desinfektan secara berkala, pengecekan suhu tubuh driver, penggunaan segel makanan, sticker penjaga jarak kasir dan antrian, dan menyediakan tempat cuci tangan.

Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Pembagian tas pengantaran ini juga sekaligus menggarisbawahi kelanjutan komitmen GoFood dalam berperan aktif mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang sejalan dengan komitmen The Three

Zeros Gojek, khususnya Zero Waste (Nol Sampah). Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mencegah masuknya penggunaan plastik sekali pakai dalam ekosistem GoFood.

Selain pembagian gratis ribuan tas pengantaran kepada mitra driver, GoFood juga menginisiasi uji coba penggunaan kemasan makanan mudah terurai yang terbuat dari serat tebu, sehingga dapat terurai hanya dalam 90-180 hari. Program ini sementara telah diterapkan di sejumlah mitra usaha di Tebet, Jakarta Selatan, seperti  Circle K Tebet, I am Geprek Bensu, Doner Kebab, dan Fried Chicken Master.

Aktivis lingkungan penggagas Gerakan Diet Kantong Plastik (GDKP) Tiza Mafira mengatakan, “Konsumsi belanja daring selama pandemi meningkat, terutama dalam pembelian makanan. Saya mengapresiasi inisiatif dari Gojek untuk penyediaan insulated bags kepada para driver. Saya harap tas-tas ini digunakan maksimal oleh para driver sehingga keinginan masyarakat untuk tidak menerima wadah kantong plastik dapat terjawab melalui inisiatif ini.”

Sejumlah inisiatif GoGreener lainnya yang telah dilakukan di dalam layanan GoFood antara lain penggunaan paper bag untuk mitra usaha GoFood yang bisa didapatkan dari layanan GoFresh, menghadirkan opsi bagi pelanggan untuk tidak menggunakan alat makan sekali pakai, edukasi pelanggan melalui  kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Dinas Lingkungan Hidup di tingkat daerah serta organisasi lingkungan, seperti Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP), dan meningkatkan visibilitas mitra GoGreener di aplikasi.

Selain itu, GoFood juga telah bekerja sama dengan Plastik Detox untuk memberikan pelatihan bisnis ramah lingkungan kepada para mitra usaha melalui program Gojek Wirausaha, serta bersama World Wildlife Fund (WWF) Indonesia untuk memberikan pelatihan kepada mitra driver melalui program Bengkel Belajar Mitra (BBM) mengenai pentingnya pelayanan ramah lingkungan dengan menggunakan tas pengantaran agar mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. (rel)

Pasarkan Produk UMKM, RI Kerja Sama dengan Uniqlo

FASHION: Berbagai produk fashion yang ditampilkan pada galeri Uniqlo. Rencananya, brand asal Jepang ini akan bekerjasama dengan UMKM di Indonesia.

SOLO, SUMUTPOS.CO – Kementerian Koperasi dan UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Uniqlo Indonesia dalam pengembangan UKM lokal melalui program Neighborhood. Penandatanganan dilakukan di toko Uniqlo di Solo Paragon Mall, Selasa (28/9) dan dihadiri oleh sejumlah pejabat diantaranya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

FASHION: Berbagai produk fashion yang ditampilkan pada galeri Uniqlo. Rencananya, brand asal Jepang ini akan bekerjasama dengan UMKM di Indonesia.

Menteri Koperasi – UKM Teten Masduki mengapresiasi upaya PT Uniqlo yang turut membantu mengembangkan UKM lokal hingga bisa bersaing di pasar global.

“Apresiasi PT Uniqlo sudah bekerja sama bantu pasarkan produk UMKM, bukan hanya di jaringan dalam negeri tapi juga di global,” terang Teten saat memberikan sambutan.

Teten berharap, dengan adanya program dari Uniqlo yang bernama Neighborhood ini akan banyak UKM lokal yang masuk ke pasar global.

“Saya harap semakin banyak UKM lokal yang masuk ke global. Produk UKM bagus-bagus, unik kostum produk tidak kalah dengan dunia. Kreatif, luar biasa, Uniqlo mirip-miriplah lah produknya kostum,” tuturnya.

Kerja sama yang dijalin ini tidak hanya dalam pemasaran produk saja, melainkan juga meliputi pendampingan yang dilakukan oleh Uniqlo terhadap UKM. Hal inilah yang semakin menambah optimisme produk lokal mempunyai kualitas yang unggul.

“Kerja sama bukan hanya market, tapi ada pendampingan kurasi produk. Sehingga teman UMKM bisa belajar, desain produk, ikuti tren market. Saya senang dengan kerja sama ini, tidak hanya pasar tapi juga pelatihan,” ungkap dia.

Pada kesempatan yang sama, Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia Irma Yunita menyampaikan, kerjasama Neighborhood sudah dilakukan Uniqlo sejak 2019.

Sampai saat ini kerja sama ini sudah ada di 15 kota di Indonesia salah satunya di Kota Solo.

“Ada 96 UKM yang sudah ikut program, setiap enam bulan instalasi diganti. Dirotasi dengan UKM lainnya untuk bantu promosi di toko kami, kerja sama dan kurasi akan terus dilakukan,” katanya.

Irma juga mengatakan, UKM yang produknya ada di instalasi program Neighborhood sudah melalui kurasi. Dia berharap dengan adanya kerja sama ini bisa membantu promosi UKM lokal.

“Sehingga UKM Indonesia bisa peroleh kesempatan lebih besar tidak hanya domestik tapi global.

Kami berharap sinergi ini akan terus berlangsung, sehingga bisa bantu terus agar punya daya saing di pasar lokal tapi juga di global.

“Semakin banyak pelaku usaha skala besar yang bekerja sama dengan lokal maka bisa membantu UKM kita lebih berkembang lagi,” tutur Irma. (dtc/ram)

Erick Thohir: Sawit Swasta Untung, PTPN Utang Rp47 Triliun

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Industri kelapa sawit khususnya swasta ketiban untung. Namun hal sebaliknya terjadi di PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN yang malah menanggung utang US$ 3,1 miliar atau Rp 47 triliun.

Hal itu pun menjadi perhatian Menteri BUMN Erick Thohir dan disinggung dalam acara Talkshow Bangkit Bareng, Selasa (28/9).

“Yang luar biasa juga di PTPN ini utang Rp47 triliun. Padahal yang namanya industri kebun kelapa sawit swasta untung. Ini malah utang besar,” katanya, Selasa (28/9).

Pihaknya pun berupaya memperbaiki utang tersebut. Ia juga ingin agar bank percaya jika prosesnya dilakukan secara benar.

Erick mengatakan ada beberapa tahap memperbaiki kinerja PTPN, salah satunya konsolidasi dengan memangkas jumlah direksi. Erick bilang, langkah ini sempat ada keributan.

“Kemarin konsolidasi bagaimana PTPN III menjadi holding, itu sempat ribut, ketika terjadi efisiensi, bayangkan di direksi PTPN I, II, IV, sampai XII. Kalau masing-masing sekarang tinggal satu direksi, ada 3-4 direksi yang dipotong,” katanya.

Meski begitu, Erick bilang, efisiensi ini berjalan dengan baik dan programnya pun berjalan, salah satunya melalui refocusing kelapa sawit.

PTPN yang tadinya rugi Rp1,6 triliun hingga Agustus 2020, kini untung Rp 2,3 triliun hingga Agustus 2021. PTPN juga akan fokus di industri gula dengan membentuk SugarCo sebab selama ini Indonesia masih impor gula konsumsi.

“Hal-hal ini juga akan diikuti dengan focusing SugarCo, gula, yang selama ini juga gula kita impor terus yang untuk konsumsi bahkan ada permainan di sana sini,” katanya. (dtc/ram)

Rayakan HUT KE-7 PT Prima Multi Terminal (PMT), Tunjukkan Pertumbuhan Kinerja Positif

LINTAS: Truk pengakut barang melintas di Pelabuhan Kuala Tanjung. PT PMT merupakan anak perusahaan Pelindo 1 yang menjadi operator di Pelabuhan Kuala Tanjung.

MEDAN, SUMUTPOS.Co – PT Prima Multi Terminal (PMT) yang mengelola Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), merupakan anak usaha patungan Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk merayakan HUT yang ke-7 yang dilakukan secara daring dan luring pada Senin, 27 September 2021.

LINTAS: Truk pengakut barang melintas di Pelabuhan Kuala Tanjung. PT PMT merupakan anak perusahaan Pelindo 1 yang menjadi operator di Pelabuhan Kuala Tanjung.

PMT merupakan operator terminal di Pelabuhan Kuala Tanjung yang menghadap langsung ke Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran utama yang dilewati sekitar 120.000 kapal yang dikenal sebagai salah satu jalur lalu lintas pelayaran tersibuk di dunia.

“PT Prima Multi Terminal telah berusia tujuh tahun, bukan waktu yang singkat bagi perjalanan suatu korporasi. Tujuh tahun adalah waktu yang cukup lama untuk mendapatkan pengalaman yang berharga. Kita bangga dengan perkembangan bisnis PMT yang semakin berkembang, kita berharap PMT mampu mengambil tantangan besar untuk membuat PMT semakin kuat dan besar untuk mewujudkan visi perusahaan. Ke depannya, PMT harus lebih agile dan mampu menciptakan value creation untuk bisa bersaing dalam jaringan logistik global. Kita semua harus berlari lebih kencang untuk mengoptimalkan manfaat lokasi strategis Pelabuhan Kuala Tanjung yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka,” ujar Direktur Utama Pelindo 1, Prasetyo.

Prasetyo juga menerangkan bahwa bertepatan dengan perayaan HUT PMT ke-7, Pelindo 1 melakukan rebranding konsep Kuala Tanjung yang terdiri dari kawasan pelabuhan dan kawasan industri yang sudah diperkenalkan kepada masyarakat pada akhir tahun 2020 sebagai Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (Kuala Tanjung PIE) dengan mengusung tagline Indonesia’s Logistic and Supply Chain Hub. Pemilihan kata PIE ini bertujuan untuk menarik minat jaringan logistik global agar berinvestasi di Kuala Tanjung. PIE diibaratkan sebagai sebuah kue yang enak untuk dikonsumsi yang bermakna bahwa Kuala Tanjung menjadi wilayah yang potensial untuk melakukan investasi. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan launching logo Kuala Tanjung PIE yang memiliki makna terus bergerak maju dalam mengembangkan logistic and supply chain business.

Kinerja pelabuhan di KTMT juga terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Arus kunjungan kapal yang dilayani sampai dengan Agustus 2021 sebanyak 248 call, naik 32 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 yang sebanyak 169 call.

Arus peti kemas sampai dengan Agustus 2021 meningkat sebesar 31,5 persen dari 31.956 TEUs (twenty-foot equivalent unit) selama kurun waktu sampai dengan Agustus 2020 menjadi 42.023 TEUs selama kurun waktu sampai dengan Agustus 2021.

Senada dengan pertumbuhan bongkar muat curah cair juga yang mengalami peningkatan. Sampai dengan Agustus 2021 tercatat throughput curah cair mencapai 485.378 ton, meningkat signifikan sebanyak dua kali lipat dari capaian pada periode yang sama tahun 2020 yang sebanyak 242.491 ton.

“Pertumbuhan throughput di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) menunjukkan pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya. PMT didirikan pada tahun 2014 dan tahun 2019 mulai mengoperasikan KTMT. Kami mengucapkan terima kasih kepada mitra bisnis yang sudah mempercayai kegiatan bongkar muat peti kemas, curah cair, dan general cargo kepada kami serta memohon dukungan seluruh stakeholders untuk bisa mendukung PMT dalam menjalankan proses bisnisnya. Kami terus berupaya memperbaiki kualitas layanan PMT untuk memberikan kinerja terbaik kepada stakeholders sehingga mampu mendorong perekonomian daerah maupun nasional,” ujar Direktur Utama PMT, Rudi Susanto.

Pada perayaan HUT ini, PMT juga melakukan launching domain website barunya yang berubah menjadi www.primamutiterminal.co.id. Selain itu, dalam rangkaian HUT, PMT juga menyelenggarakan berbagai kompetisi yang meliputi: Vlog Competition, Photo Competition, dan Port Virtual Run & Ride. (rel/ram)

Karo, Labuhanbatu, dan Deliserdang akan Masuk Survei IHK

KETERANGAN: Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi saat memberikan keterangan saat kegiatan Workshop Wartawan di Kabupaten Deliserdang, Selasa (28/9).BAGUS/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berencana akan menambah tiga Kabupaten dalam pelaksanaan survei Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Sumatera Utara.

KETERANGAN: Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi saat memberikan keterangan saat kegiatan Workshop Wartawan di Kabupaten Deliserdang, Selasa (28/9).BAGUS/Sumut Pos.

“Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Karo. Ketiga daerah ini, akan ditambah menjadi daerah IHK di Sumut ini,” ucap Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi dalam kegiatan Workshop Wartawan di Kabupaten Deliserdang, Selasa (28/9).

Selama ini, survei IHK dilakukan oleh BPS Sumut hanya di lima kota saja, yakni Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kota Sibolga, Kota Padangsidempuan dan Kota Gunungsitoli. Syech menjelaskan kenapa BPS Sumut memilih Kabupaten Labuhanbatu menjadi survei IHK. Ia menilai Kabupaten Labuhanbatu itu, mewakili daerah-daerah di Sumut di bagian pesisir timur.

“Karena di Kota Rantauprapat perekonomian cukup baik. Kemudian, putaran uang di sana cukup baik juga,” sebut Syech.

Syech juga mengungkapkan memilih Kabupaten Deliserdang karena transaksi ekonomi cukup besar, karena berdekatan atau perbatasan dengan Kota Medan Medan.

“Sehingga dapat mewakili daerah-daerah lainnya. Orang-orang Serdangbegadai belanja ke Deliserdang,” kata Syech.

Untuk Kabupaten Karo sebagai daerah survei IHK, daerah tersebut, mewakili dari dataran tinggi, ada beberapa komoditas pangan dari Karo.”Kita mau lihat perkembangan harga di Karo juga,” jelas Syech.

Syech menambahkan untuk persiapan pelaksanaan IHK di tiga Kabupaten di Sumut, sudah dilakukan oleh BPS Sumut. Namun, untuk data IHK akan disajikan kepada publik diperkirakan pada akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023.

“Untuk survei tahun depan. Kapan penyajian IHK? Kita harapkan akhir 2022 atau Januari tahun 2023 sudah kita keluarkan IHK Kabupaten,” pungkas Syech.(gus)

Untuk Atasi Kemiskinan, Masyarakat Butuh Dukungan Ekonomi

SOSIALISASI: Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong, saat sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2015, tentang Penanggulangan Kemiskinan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong, mendorong Pemko Medan untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015, tentang Penanggulangan Kemiskinan, dengan menumbuhkan sektor-sektor ekonomi di masyarakat.

SOSIALISASI: Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong, saat sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2015, tentang Penanggulangan Kemiskinan.

Harapan ini disampaikan Rudiyanto, saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No 5/2015 di Jalan Jermal 1, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Senin (27/9) lalu.

Wakil rakyat yang menjabat sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Medan ini, juga menjelaskan, dalam Perda tersebut, setiap warga miskin berhak mendapatkan fasilitas yang semuanya dibiayai dari APBD Kota Medan.

“Masyarakat miskin berhak mendapatkan pangan yang layak (raskin), kesehatan (BPJS Kesehatan), pendidikan (bea siswa), pekerjaan/usaha (pelatihan dan modal usaha), bantuan perumahan (bedah rumah), hak atas air bersih dan sanitasi yang baik (pelayanan sanitasi), lingkungan hidup yang baik dan sehat (pelayanan lingkungan sehat), rasa aman dan nyaman (perlindungan warga), serta kehidupan sosial dan berpolitik,” ungkap Rudiyanto, mengutip isi Perda terebut.

Dalam amanah Perda ini, Rudiyanto menyoroti soal hak warga miskin untuk mendapatkan pekerjaan dan usaha, yang di dalamnya terkait pelatihan dan modal usaha.

“Ada hak warga miskin mendapatkan pelatihan dan modal usaha. Saya rasa ini perlu menjadi perhatian untuk dimaksimalkan,” jelasnya.

Mantan Anggota DPRD Tanjungbalai ini, juga menjelaskan, kondisi ekonomi warga Kota Medan yang menurun karena dampak pandemi, membutuhkan dukungan pemerintah, dalam hal ini modal usaha dan pembinaan UMKM.

“Sejalan dengan amanah dan tujuan Perda ini, kami mengharapkan agar Pemko Medan mengimplementasikannya segera di masyarakat,” harap Rudiyanto.

Untuk itu, lanjut Rudiyanto, pihaknya di DPRD Medan terus mendorong agar perangkat kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan, agar dapat melaksanakan program-program penanggulangan kemiskinan secara tepat. Baik itu program kesehatan, pendidikan, perumahan, pelatihan, dan banyak program lainnya.

“Penguatan di lapangan bisa dengan membuat kelompok-kelompok produktif, agar bisa mendapat bantuan program untuk membangun perekonomian. Seperti Kelompok Usaha Bersama (Kube), Koperasi, atau kelompok tani, kelompok peternak, serta kelompok perikanan,” ujarnya.

Terakhir, menurut Rudiyanto, Perda ini terdiri dari 12 bab dan 29 pasal. Pada bab 2 pasal 2, disebutkan, tujuan Perda adalah untuk menjamin perlindungan warga miskin secara bertahap dan mempercepat penurunan jumlah warga miskin. Dalam Perda ini, Pemko Medan berkewajiban mengeluarkan minimal 10 persen dari hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk diperuntukkan kepada warga miskin di Kota Medan. (map/saz)