31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 3155

SMAN 19 Sosialisasi Program Pencegahan Perundungan

MEDAN, SUMUTPOS.CO, SMA Negeri 19 Medan menggelar Sosialisasi Program Pencegahan Perundungan, di Ruangan Laboratorium IPA, pada Sabtu (11/9/2021) kemarin.

Sosialisasi: SMAN 19 Medan saat menggelar Sosialisasi Program Pencegahan Perundungan, di Ruangan Laboratorium IPA, Kemarin. Sumut Pos/ ist.

Hal ini, dalam rangka melaksanakan Permendikbud RI Nomor 82 Tahun 2015, Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sekretaris komite sekolah, ketua kegiatan, fasilitator, perwakilan orang tua siswa, bapak/ibu guru, 30 agen perubahan dan dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 19 Medan, Renata Nasution SPd MSi.

SMA Negeri 19 Medan, merupakan sebagai sekolah penggerak melaksanakan program pencegahan perundungan sebagai tindak lanjut pemberian bantuan Pemerintah pencegahan perundungan Tahun 2021 dengan mengedukasi siswa sebagai agen perubahan.

Ketua Panitia Kegiatan Anti Perundungan, Sunarti SPd mengatakan, kegiatan ini bernama Sosialisasi Program Pencegahan Perundungan, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program pencegahan perundungan.

“Peserta dalam kegiatan ini, sebanyak 30 orang siswa terpilih yang didampingi oleh orang tua/ walinya, dan guru-guru. Siswa yang terpilih sebagai agen perubahan adalah siswa yang dipilih melalui penilaian teman sebaya yang difasilitasi oleh sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 19 Medan, Renata Nasution SPd MSi memaparkan, bahwa program ini ditujukan kepada sekolah yang terseleksi menjadi sekolah penggerak. SMA Negeri 19 Medan merupakan sekolah yang terpilih menjadi sekolah penggerak.

“Sosialisasi ini adalah rangkaian dari MOU dan bantuan Pemerintah anti perundungan yang dilaksanakan pada Kamis, 2 September 2021 di Sentul Bogor,” ungkapnya.

Dalam acara kegiatan sosialisasi ini perwakilan orang tua siswa dan agen perubahan menerima materi dari dua orang Fasilitator, yakni Elvi Yulianti SPd dan Chairiah Irma SPd MPd. Mereka menyampaikan, bahwa perundungan merupakan agresi atau manipulasi atau pengucilan yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan berulang-ulang oleh individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lain.

“Dengan dipilihnya 30 agen perubahan diharapkan dapat menghilangkan aksi perundungan baik dalam bentuk ucapan maupun perbuatan,” harapnya.

Dikatakannya, dengan adanya program ini, diharapkan dapat menambah wawasan bagi seluruh warga sekolah agar lebih peka terhadap tindakan perundungan yang terjadi di sekolah dan melakukan penangan yang tepat dan cepat.

“Kita berharap tidak ada lagi perundungan terjadi di lingkungan sekolah SMA Negeri 19 Medan dan juga di sekolah-sekolah lainnya di luar sana. Agen perundungan ini bisa menyebarkan perubahan positif ke masyarakat diluar sana dengan menggunakan sosial media sebagai medianya,” pungkasnya. (Dwi)

Target Hattrick di 2024, Rapidin Instruksikan Petugas Partai Rajin Turun ke Bawah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPC PDI Perjuangan se-Sumut diinstruksikan menjaga soliditas baik di internal pengurus maupun dengan fraksi di DPRD dan eksekutif. Hal ini disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gelombang IV bersama 9 DPC di Ruang Terbuka Kantor DPD PDI Perjuangan Sumut, Jalan Jamin Ginting Nomor 86 Medan, Kamis (16/9/2021).

“Soliditas sangat penting untuk menjaga asa dalam target hattrick kemenangan Pemilu pada tahun 2024 mendatang” kata Rapidin Simbolon, didampingi Sekretaris DPD Dr Sutarto dan dihadiri KSB DPC PDI Perjuangan Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatam, Humbang Hasudutan dan Kota Sibolga.

Rapidin juga menyampaikan, pengurus DPC dan Fraksi PDI Perjuangan agar lebih rajin lagi turun ke bawah, membawa progam-progam yang pro rakyat. “Lakukan kerja-kerja riil dan konkrit di akar rumput, banyak progam yang bisa kita lakukan seperti menyantuni masyarakat kurang mampu, progam-progam kebencanaan dan lain-lain, sekali lagi saya tegaskan bahwa pengurus partai harus menangis dan tertawa bersama rakyat,” paparnya.

Selanjutnya, Rapidin berkomitmen untuk lebih rajin turun ke bawah hingga ke tingkat PAC. Hal ini dilakukan untuk mensolidkan barisan di seluruh tingkatan kepengurusan partai, “Saya sudah berjanji pada diri saya sendiri untuk menyerahkan 80 persen hidup saya demi kemajuan dan kebesaran partai, untuk itu saya akan rajin untuk turun ke bawah,” janji Rapidin.

Terkait target kemenangan, Ketua DPD kembali menegaskan agar seluruh DPC memasang target kemenangan 35 persen raihan kursi DPRD. “Seluruh DPC harus menyesuaikan dengan target DPD yaitu 35 persen perolehan kursi di DPRD, untuk itu harus kerja keras dan tidak boleh berleha-leha,” tegas Rapidin.

Terakhir Rapidin juga menegaskan agar seluruh DPC melaksanakan kaderisasi baik kaderisasi pratama atau pendidikan politik lainnya. “Sesuai dengan amanah Ketum, kaderisasi wajib dilaksanakan agar visi mantap kader dan mantap sumber daya bisa terpenuhi menuju partai pelopor,” pungkasnya. (adz)

Demokrat Medan Perjuangkan Hak Masyarakat Dapatkan Vaksin Covid-19

MEDAN, SUMUTPOS.CO- DPC Partai Demokrat Kota Medan menggelar vaksinasi gratis untuk masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan ulang tahun Partai Demokrat ke-20, yang dilaksanakan di kantor DPC Partai Demokrat Medan, Jalan DI Panjaitan, Kamis (16/9/2021).

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu mengatakan, vaksinasi massal ini dilaksanakan untuk membantu program pemerintah dalam terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok) secara cepat. “Dengan herd immunity diharapkan bisa melindungi masyarakat dari kesakitan dan kematian akibat Covid 19,” kata Burhanuddin Sitepu didampingi Bendahara DPC Partai Demokrat Ishaq Abrar Mustafa Tarigan, Ketua Panitia Subanto, Sekretaris Panitia Haris Ricardo Sipahutar dan pengurus lainnya di sela kegiatan.

Menurut Burhanuddin, saat ini masyarakat banyak yang kesulitan mendapatkan vaksin Covid-19. Atas dasar itu pula DPC Partai Demokrat Kota Medan berinisiatif melaksanakan vaksinasi massal ini. Dan ternyata, antusias masyarakat mengikuti vaksinasi melalui Partai Demokrat cukup besar. “Melalui kegiatan ini, Partai Demokrat memperjuangkan hak masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan ini.

Burhanuddin menambahkan, bakti sosial yang digelar Partai Demokrat ini juga atas arahan dan instruksi Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono(AHY) dan Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya yang mengingatkan agar seluruh kader Partai Demokrat peduli dan berbagi dimasa sulit seperti saat ini. “Pak AHY selalu mengingatkan kami para kader Partai Demokrat agar selalu peduli kepada kepentingan rakyat dan memperhatikan keluhan masyarakat “, sebut Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Medan itu.

Burhanuddin juga memastikan, vaksinasi dosis II akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni pada 14 Oktober mendatang. “Melihat antusias masyarakat ini, saya meminta kepada Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan untuk tidak ragu memfasilitasi Partai Demokrat untuk menggelar vaksinasi gelombang II. Jadi, program vaksinasi ini kita harapkan tidak berhenti sampai vaksinasi dosis II, tapi ada lagi gelombang-gelombang berikutnya,” harapnya.

Subanto, selaku Ketua Panitia mengatakan, ini merupakan vaksinasi gelombang pertama. Dan akan dilakukan kembali vaksinasi massal gelombang kedua di DPC Partai Demokrat Kota Medan pada 14 Oktober mendatang.

Diakui Subanto, antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi massal Partai Demokrat Kota Medan ini sungguh luar biasa. “Karena stok vaksin kita terbatas, maka kami juga membatasi peserta yang ikut vaksinasi. Bagi masyarakat yang belum berkesempatan ikut dalam vaksinasi kali ini, mudah mudahan pada vaksinasi gelombang berikutnya bisa ikut,” ujarnya.

Burhanuddin dan Subanto pun berterimakasih kepada tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Medan dan Penasehat Fraksi Demokrat DPR-RI, H Abdul Wahab Dalimunthe yang memfasilitasi dan bekerjasama dengan DPC Partai Demokrat Medan dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Armadhany, warga Kelurahan Martubung, Medan Labuhan, mengatakan pelaksanaan vaksinasi massal ini mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan vaksin Covid-19. Ia mengaku senang, karena bisa mendapatkan layanan vaksin. Apalagi, saat ia melakukan vaksin, antrian tidak terlalu ramai, sehingga tidak perlu khawatir terjadinya penularan virus corona dari klaster vaksinasi. Prosesnya juga tidak memakan waktu yang lama. “Terima kasih Partai Demokrat Kota Medan. Semoga dengan vaksin ini bisa melindungi diri dan orang sekitar,” kata Armadhany. (adz)

Begini Cara Top Up Ovo Tanpa Biaya Admin

SUMUTPOS.CO – Di tengah pandemi ini, transaksi digital bisa dikatakan semakin meningkat. Hal ini menjadi salah satu penyebab semakin banyaknya bermunculan dompet digital yang bisa digunakan untuk transaksi digital. Salah satu dompet digital yang banyak digunakan masyarakat yakni Ovo dompet digital. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai cara top up Ovo via Flip.

Seperti yang telah kita ketahui jika umumnya bank serta Fintech ketika pengisian saldo memberlakukan biaya layanan yang dengan kisaran Rp 1.000 hingga Rp. 1500 pada setiap transaksi. Maka dari itulah Flip hadir untuk Anda sebagai salah satu perusahaan teknologi finansial yang hanya fokus pada transfer uang.

Namun, tahukah Anda jika Flip baru-baru ini telah meluncurkan fitur terbaru di mana Anda bisa melakukan top up dompet digital secara gratis. Untuk lebih jelasnya, bisa Anda simak tulisan ini  hingga selesai.

Cara Top Up Ovo Via Flip

Untuk Anda yang ingin melakukan top up dompet digital via Flip, berikut ini langkah-langkah yang harus Anda perhatikan :

  1. Pertama, Anda harus memiliki aplikasi Ovo dan juga Flip yang telah terdaftar.
  2. Lalu Anda bisa memilih menu “Kirim uang” pada halaman utama tepatnya di pojok bawah lalu  pilih tambahkan rekening baru.
  3. Selanjutnya, pada pilihan yang ada silakan pilih Ovo sesuai dengan dompet digital Anda. Kemudian tuliskan nomor ponsel yang sebelumnya telah terhubung dengan dompet digital tersebut.
  4. Silahkan isi besaran angka yang ingin Anda top up ke dompet digital sesuai dengan kebutuhan.
  5. Kemudian pilih Lanjut ke metode pembayaran.
  6. Langkah selanjutnya, Anda harus memilih bank yang sesuai dengan yang Anda miliki untuk melakukan transfer.
  7. Lalu Anda akan diarahkan menuju halaman konfirmasi dan akan mendapatkan nomor rekening Flip. Biasanya juga disertai  dengan kode unik dan nominal transfer untuk melanjutkan proses top up.
  8. Ketika proses transaksi berhasil, kemudian kode unik tersebut akan kembali ke Anda dalam bentuk saldo flip yang bisa di-refund nantinya.
  9. Namun, pastikan jika Anda melakukan transfer ke PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi dengan nominal yang sesuai pada halaman utama.
  10. Terakhir, setelah Anda melakukan transfer silahkan memilih menu “ Saya sudah transfer”
  11. Anda pun tinggal menunggu hingga transaksi berhasil.

Melalui laman resmi, Flip disebut sebagai aplikasi yang dapat digunakan untuk transfer beda bank tanpa biaya tambahan, pembelian pulsa dan paket data, pengiriman uang ke luar negeri, token listrik serta pengisian saldo e-wallet.

Kelebihan lainnya, Flip tidak memiliki batasan frekuensi transfer per harinya. Namun, Flip tetap menetapkan batasan nominal transfer dalam sehari. Dimana per harinya, limit nominal transfer setiap pengguna secara gratis sebesar 5 juta. Apabila melewati limit, maka pengguna akan dikenakan biaya sebesar Rp. 2.500 per transaksi.

Cara kerja Flip sendiri yaitu Anda hanya perlu melakukan transfer dulu ke rekening Flip yang sama atau satu Bank dengan yang Anda dimiliki. Kemudian, Flip akan meneruskan uang Anda ke rekening tujuan yang sama. Akan tetapi, perlu diingat jika Flip tidak bisa melakukan debit otomatis dari rekening pengguna.

Maka dari itu, pengguna tetap diharuskan untuk transfer ke rekening Flip melalui SMS banking, ATM, internet banking, mobile banking dari bank yang sama dengan Bank yang Anda miliki.

Caratop up Ovo dengan Flip memang tidak dikenakan biaya. Bahkan terbilang mudah dan cepat. Hal ini tentu bisa menjadi keuntungan untuk Anda jika mengikuti langkah di atas. Dengan adanya cara top up Ovo melalui Flip tersebut diharapkan bisa membantu teman-teman yang kesulitan untuk melakukan top up Ovo via Flip. (rel)

FIK USU Gelar Ujian Terbuka Promosi Doktor

UJIAN Virtual: FIK USU saat gelar ujian terbuka Doktor secara virtual, di Kampus USU, Jalan DR Mansyur Medan, Rabu (15/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program Doktor (S3) Program Studi (Prodi) Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sumatera Utara (FIK USU) kembali melaksanakan ujian terbuka promosi Doktor. Ujian ini dilaksanakan secara virtual, di Kampus USU, Jalan DR Mansyur Medan, Rabu (15/9).

UJIAN Virtual: FIK USU saat gelar ujian terbuka Doktor secara virtual, di Kampus USU, Jalan DR Mansyur Medan, Rabu (15/9).

Pada kesempatan tersebut, Dadang Priyanto sebagai salah satu mahasiswa terjauh di S3 Ilkom USU dari wilayah Timur Indonesia yang berasal dari Lombok Nusa Tenggara Barat, dan merupakan mahasiswa Program Doktor (S3) Prodi Ilmu Komputer FIK USU resmi menyandang gelar Doktor setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Rektor USU Dr Muryanto Amin SSos MSi, Ketua Komisi Pembimbing Prof Dr Muhammad Zarlis dan Anggota Komisi Pembimbing Prof Dr Herman Mawengkang dan Dr Syahril Efendi SSi MIT, serta Tim Penguji, yakni Dr Poltak Sihombing MKom, Dr Erna Budhiarti Nababan MIT dan Penguji Luar Prof Dr Ir Richardius Eko Indrajit MSc MBA Mphil MA.

Disertasi yang disusun berjudul ‘Pendekatan Analitik Non Parametric Adaptive Regression Splines Dalam Data Mining Untuk Prediksi Gempa Bumi’ yang dinyatakan lulus dengan predikat Pujian (Cum Laude) dengan IP Komulatif yang diraih 4.00.

“Disertasi yang diujikan bertujuan untuk menghasilkan model analisi prediksi gempa bumi dengan studi kasus gempa bumi yang terjadi di Lombok berdasarkan katalok gempa bumi dalam kurun waktu 10 tahun yaitu tahun 2010 sampai dengan 2020,” kata Rektor USU Dr Muryanto Amin SSos MSi.

Dikatakannya, model ini melibatkan satu varibel Respon yaitu PGA (Percepatan tanah Maksimum) dan empat variable predictor, yaitu jarak epicentrum, magnitudo, suhu lokasi kejadian, dan kedalaman pusat gempa.

Model ini, lanjutnya, harus melewati dua tahapan algoritma, yaitu forward stepwise, yang berfungsi untuk menentukan kombinasi dan jumlah maksimum Basis Fungsi (BF) yang digunakan, Interaksi Maksimum (MI), dan Observasi Minimum (Mo) untuk mendapatkan keterkaitan hubungan antara variable predictor dengan varibael respon.

“Tahapan selanjutnya adalah Backward Stepwise yaitu digunakan untuk menyederhanakan Basis Fungsi (BF) dengan menghapus Basis Fungsi (BF) yang tidak memberikan kontribusi terhadap variable Respon,” jelasnya

Dia menjelaskan, untuk mendapatkan model terbaik tahapan Algoritma ini akan menentukan nilai knot pada model yang kontinyu dan meminumumkan nilai Generalized Cross Validation (GCV).

Dalam proses data mining model ini, tambah Muryanto, melibatkan fungsi Atenuasi Joyner dan Boore untuk mendapatkan nilai percepatan tanah maksimum (PGA). Nilai PGA ini dijadikan dasar dalam penentuan pemetaan daerah yang rawan terhadap bahaya gempa bumi di Lombok. Dari hasil analisis prediksi dapat dipetakan daerah-daerah di Lombok yang mempunyai risiko tertinggi terhadap bahaya Gempa bumi.

Muryanto memaparkan, ada enam daerah yang rawan terhadap bahaya gempa bumi seperti, Gengelang, Malaka, Tanjung, Tegal Maja, Pemenang, Malimbu, Meninting, Mangsit, Senggigi, berdasarkan pemetaan daerah resiko bahaya gempa bumi tertinggi ini diharapkan dapat dirumuskan kebijakan standarisasi konstruksi bangunan atau insfrastruktur di wilayah yang masuk kategori daerah rawan bahaya gempa bumi tersebut sehingga dampak gempa bumi yang akan terjadi dapat diminimalisir.

“Selamat kepada Dr Dadang Priyanto MKom, semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna mengembangkan ilmu pengetahuan pada umumnya, khususnya di bidang ilmu komputer, memajukan dunia pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga,” pungkasnya. (dwi/azw)

Tim LPPM USU Kenalkan Indigofera dan Sorgum untuk Pakan Ternak

SERAHKAN: Tim Pengabdian Masyarakat LPPM USU menyerahan tanaman Indigofera dan Sorgum  sebagai bahan pakan ternak kepada Kelompok Ternak Bhineka Sejahtera dan Kelompok Tani Bakti Pancasila Desa Paluh Kurau, Hamparan Perak, Deliserdang. 

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang, memiliki potensi ternak yang cukup besar, baik ternak sapi maupun kambing. Namun, para peternak di desa itu sering terkendala dalam mencari rumput sebagai pakan ternak mereka.

SERAHKAN: Tim Pengabdian Masyarakat LPPM USU menyerahan tanaman Indigofera dan Sorgum  sebagai bahan pakan ternak kepada Kelompok Ternak Bhineka Sejahtera dan Kelompok Tani Bakti Pancasila Desa Paluh Kurau, Hamparan Perak, Deliserdang. 

Kegiatan mengarit atau mencari rumput untuk ternak mereka, cukup menyita waktu sehingga kegiatan memelihara ternak kurang diminati oleh anak-anak mereka. Apalagi, mereka juga sering mencari rumput sampai jauh ke desa lain.

Mengatasi permasalahan itu, Tim Pengabdian Masyarakat LPPM USU yang diketuai Rahmadhani Banurea SSi MSi didampingi Adrian Hilman STP MSc sebagai anggota, memperkenalkan tanaman Indigofera dan Sorgum lewat kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Paluh Kurau, Hamparanperak, Deliserdang, Minggu (12/9/2021).

Adapun kegiatan yang dilakukan antara lain, penyuluhan dan praktek pembuatan pakan ternak berbahan daun Indogofera dan sorgum yang difermentasikan. Dalam penyuluhan, Achmad Sadeli SPt MSc selaku narasumber, menyampaikan informasi tentang kelebihan dari tanaman Indogofera dan Sorgum sebagai bahan pakan ternak dibandingkan bahan pakan ternak lainnya.

Disebutnya, tanaman Indigofera dan Sorgum ini tidak hanya mudah ditanam, tapi juga memiliki kandungan nutrisi dan energi yang lengkap bagi ternak. Tanaman Indigofera memberikan nutrisi protein yang tinggi, sedangkan sorgum memberikan sumber energi tinggi bagi pakan ternak. Sorgum (Sorghum bicolor L Moench) merupakan tanaman serealia yang memiliki potensi untuk dibudidayakan baik di daerah kering maupun di daerah dengan curah hujan tinggi.

“Diharapkan, dengan menanam tanaman Indigofera dan Sorgum, para peternak bisa lebih menghemat waktu mencari rumput, dan yang pasti, peternak mendapat nilai lebih, yaitu nutrisi dan energi yang didapat dari tanaman Indigofera dan sorgum jauh lebih lengkap jika dibanding dengan pakan rumput, yang selama ini diberikan pada ternak,” ungkapnya.

Tokoh masyarakat di Desa Paluh Kurau, dalam kegiatan ini menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Tim LPPM USU yang telah membantu mereka dalam memperkenalkan pakan ternak dari tanaman Indigofera dan Sorgum. “Kami juga berharap kegiatan Pengabdiaan Masyarakat dari USU ini dapat terus berlanjut di tahun depan untuk kelangsungan dan pengembangan pakan ternak di Desa Paluh Kurau,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari USU juga melakukan penyerahan tanaman Indigofera dan bibit sorgum oleh Ketua Pengabdian Rahmadhani Banurea SSi MSi kepada aparat pemerintahan desa yang diwakili Kepala Dusun IX Desa Paluh Kurau Nasrun Damanik, didampingi Kelompok Peternakan Bhineka Sejahtera Desa Paluh Kurau M Ridwan dan Kelompok Tani Bakti Pancasila Desa Paluh Kurau, Syahrun. (adz)

Pemko Medan Buka Sentra Vaksinasi di Taman Cadika, Sediakan 1.000 Vaksin, Proritaskan Lansia

skrining: Seorang lansia menjalani skrining oleh tenaga medis sebelum disuntik vaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Taman Cadika, Medan Johor, Rabu (15/9). M Idris/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan bekerja sama dengan XL Axiata membuka sentra vaksinasi Covid-19 di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan Johor, Rabu (15/9). Sentra vaksinasi tersebut diprioritaskan bagi masyarakat sekitar yang lanjut usia (lansia).

skrining: Seorang lansia menjalani skrining oleh tenaga medis sebelum disuntik vaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Taman Cadika, Medan Johor, Rabu (15/9). M Idris/sumutpos.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, sebanyak 1.000 masyarakat lansia menjadi prioritas vaksinasi ini. “Untuk Medan Johor tersedia 1.000 vaksin dibagi pada enam kelurahan, yakni Suka Maju, Kedai Durian, Titi Kuning, Kwala Bekala, Pangkalan Masyhur dan Gedung Johor. Kegiatan dipusatkan di Taman Cadika setiap Rabu, Kamis, Jumat, Senin dan Selasa,” kata Bobby.

Menurut Bobby, berdasarkan masukan dari Dinas Kesehatan Kota Medan dan kepala puskesmas, lansia lebih rentan terpapar Covid-19. Karena itu, lansia menjadi prioritas untuk divaksin. Selain lansia, vaksin juga ditujukan buat pendamping seperti suami atau istri dan anak. “Seluruh lurah dan kepala lingkungan (kepling) diminta mendata setiap lansia di lingkungan masing-masing, sehingga informasi lebih tersampaikan secara lengkap,” ujarnya.

Head Sustainability & Internal Communication XL Axiata, Andy Satrio Yuddho mengatakan, program sentra vaksinasi ini secara keseluruhan telah dimulai sejak Maret lalu. Kota Medan merupakan kota kedua setelah Depok, Jawa Barat. “Awalnya di Depok karena masyarakat antusias dan kebutuhan vaksin juga masih tinggi, maka kegiatan dilanjutkan ke Medan,” kata Andy.

Di Medan, lanjut Andy, vaksinasi diawali di RSUP Haji Adam Malik yang dilanjutkan pada empat kecamatan di Medan yaitu Medan Selayang, Medan Johor, Medan Sunggal dan Medan Tembung. Setelah itu, kembali ke Medan Selayang untuk vaksin dosis kedua.

Sementara itu, Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi sangat berterima kasih kepada Wali Kota Medan karena telah membuka sentra vaksinasi di wilayahnya. Apalagi, saat ini perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Medan Johor menurun drastis. “Alhamdulillah, saat ini kasus Covid-19 di Medan Johor turun 50 persen, sebelumnya per hari 40 kasus, turun ke 20 kasus hingga 3 kasus. Bahkan, beberapa hari lalu sempat nihil,” kata Zulfakhri.

Namun demikian, Zulfakhri menambahkan, diimbau kepada warga Medan Johor khususnya untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. “Diimbau kepada warga Medan Johor khususnya untuk tetap menaati protokol kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan,” ujarnya. (ris/ila)

Akses Lift Diblokir, Pemilik The Reiz Condo Ribut dengan Pengelola

RIBUT: Salah seorang pemilik The Reiz Condo (TRC), tengah ribut dengan pengelola di lantai 1 gedung TRC, Selasa sore (14/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekitar 50 pemilik apartemen The Reiz Condo (TRC) di Jalan Tembakau Deli Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, menggelar aksi protes terhadap pengelola apartemen. Aksi protes berlangsung ricuh di lantai 1 gedung TRC, Selasa sore (14/9) sore.

RIBUT: Salah seorang pemilik The Reiz Condo (TRC), tengah ribut dengan pengelola di lantai 1 gedung TRC, Selasa sore (14/9).

Dalam amatan wartawan, suasana gaduh terjadi ketika sejumlah penghuni berkumpul di lantai 1 sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu juga, pemilik/penghuni bertemu dengan pihak pengelola yakni Connie Fransiska selaku Chief Tenant Relation apartemen.

Salah satu pemilik apartemen di lantai 18 Rahmat, spontan memanggil dan mempertanyakan Connie kenapa akses lift miliknya diblokir. Namun pertanyaan Rahmad tidak mendapat jawaban yang jelas dari Conny, bahkan Conny pun terkesan menghindar.

Melihat gelagat Connie yang berusaha menghindar, Rahmad pun terus mengikuti langkah Connie hingga ke lift. Pintu lift pun tak bisa ditutup apalagi naik, karena Rahmat berdiri di pintu lift guna meminta penjelasan.

Kemudian, dilakukan lah pertemuan antara pemilik dan pihak manajemen TRC di ruang meeting. Saat berlangsung pertemuan di ruang meeting, terdengar suara keras. Berselang 1 jam, rapat pun bubar tanpa menghasilkan kesepakatan apapun. Rapat bubar dan berlangsung lagi keributan. Keributan semakin mencekam, saat ucapan Connie yang melontarkan kata-kata yang tak menyenangkan para pengunjung. “Kalau pun sudah bayar, sebelum dilakukan AJB belum tentu kau pemilik,” cetus Conny kepada salah satu pemilik bernama Dedek.

Mendengar ucapan Connie, memicu kemarahan Dedek dan akhirnya berang dan melontarkan protes keras.”Apa kau bilang, bukan pemilik?” tantang Dedek dengan nada emosi seraya mengaku sudah melunasi apartemennya.

Lalu aksi pukul meja pun terjadi dengan menggunakan botol mineral. Tampak suasana semakin gaduh dan Connie pun menangis histeris. Kendati keadaan ricuh, keamanan tetap terkendali karena puluhan security pemilik gedung tetap menjaga keamanan. Ditambah lagi, kesigapan pihak Kepolisian tetap mengawasi agar jangan terjadi tindak kekerasan.

Ternyata perwakilan manajemen TRC yakni Haris, Connie dan Nico yang sebelumnya ikut dalam pertemuan berusaha menghindar dari kerumunan. Namun, ratusan pemilik tetap mengawasi dan membuntuti gerak gerik perwakilan manajemen. Para pemilik tetap protes dan menuntut ada solusi dan membuka akses lift.”Saat ini juga harus ada keputusan. Akses lift harus dibuka. Dan kami mau bayar apabila ada transparansi keuangan,” ujar Rahmat lagi.

Berkat bujukan kepolisian dan pengacara pihak pemilik, pertemuan kembali digelar di ruang meeting. Akhirnya pertemuan digelar kembali sekitar pukul 17.00 WIB dan berakhir dengan sejumlah kesepakatan.

Menurut pengacara para pemilik apartemen, Khilda Andayani, disepakati bahwa akses blokir lift akan dibuka. Pihak penghuni bersedia membayar iuran sebelumnya dan ke depannya, bila pihak pengelola transparan memberikan laporan keuangan terkait kutipan.”Minggu depan pihak pengelola sudah sepakat akan memberikan laporan soal penggunaan kutipan iuran. Pada saat itu juga pemilik bersedia bayar, atau melunasinya,” kata Khilda.

Pada kesempatan itu, Chief Tenant Relation apartemen TRC, Connie Franskia menyampaikan adapun alasan mereka memblokir akses lift, yakni hanya bagi penghuni yang tidak membayar iuran.

Sementara itu, salah satu penghuni Darwin, menyampaikan adapun alasan penghuni tidak mau membayar sejak Juni 2021 adalah karena adanya ketentuan PP 13/2021 yang mengatur bahwa apabila belum ada akta jual beli (AJB) dan sertifikat belum diserahkan, maka biaya pengelolaan ditanggung pengembang.

Disampaikan Darwin, Peraturan Pemerintah (PP) RI No 13 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan rumah susun yang berlaku sejak Februari 2021 yang pada Pasal 82 ayat 6 tercantum, bahwa dalam hal pemilik belum memiliki bukti kepemilikan yakni akta jual beli dan SHM sarusun dan SKBG Sarusun.

“Kami kan belum diberikan bukti kepemilikan hingga saat ini. Padahal saya sudah melunasi 4 tahun lalu. Maka iuran tidak kami kasih lagi sejak Juni 2021, terakhir kami bayar Mei 2021,” terang Darwin.

Itu pun, kata Darwin, pada 10 Mei 2021, pemilik melalui Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun The Reiz Condo (PPPSRS-TRC) telah menyurati pihak manajer proyek PT WSKR Kusuma Jaya dan General Manager Harries Suguatso memberitahukan bahwa terhitung Juni 2021 pemilik tidak akan membayar iuran pengelolaan. Dengan alasan, merujuk PP RI No 13 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan rumah susun.

Namun, dalam surat tersebut pemilik menyampaikan opsi lain, dengan menunjukkan itikad baik pemilik tetap bayar dengan catatan pihak pengelola harus menyampaikan rencana anggaran baik penerimaan dan pengeluaran kedepannya.

“Namun surat kami itu tidak direspon dan tidak ditanggapi pihak PT WSKR dan para pemilik sepakat untuk tidak membayar iuran mulai Juni 2021. Bagaimana kami mau bayar apabila pengembang dan badan pengelola tidak dapat menunjukkan pengelolaan keuangan secara transparan, apalagi sudah ada PP 13/2021,” pungkasnya. (map/ila)

PGN Tambah 75 Pelanggan Baru

METERAN: Petugas PGN sedang memeriksa meteran warga.istimewa/sumutpos.

SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas PT Pertamina Persero, terus berkomitmen melayani kebutuhan gas bumi untuk pelanggan retail dan industri umum, termasuk smelter serta pelanggan di Kawasan Ekonomi Khusus/ Kawasan Industri.

METERAN: Petugas PGN sedang memeriksa meteran warga.istimewa/sumutpos.

Di tengah tantangan masa pandemi, PGN terus mengupayakan penambahan utilisasi dan pelanggan sektor industri dan retail. Sampai dengan Agustus 2021, PGN Subholding Gas berhasil mencapai penambahan 75 pelanggan retail dan industri umum yang tersebar di wilayah operasional PGN di Sales Operation Region (SOR) I Sumatera dan sekitarnya, SOR II Jawa bagian Barat dan SOR III Jawa bagian Tengah dan Timur. Total penyaluran kepada pelanggan-pelanggan baru tersebut sebanyak 9,37 BBTUD.

Peningkatan jumlah pelanggan baru ini terus diupayakan untuk mengejar target penyaluran gas sebesar 14 BBTUD sampai dengan akhir tahun 2021. Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menjelaskan bahwa sejak 2020 layanan untuk retail dan industri umum dilakukan dalam kerangka Program Gasifikasi Nasional Retail dan Industri Umum (PGN Retail dan Industri Umum) dan bagian dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan. Program ini dilakukan melalui pelaksanaan proyek-proyek Customer Attachment atau sambungan baru ke calon pelanggan.

“Kondisi pandemi dari tahun 2020 memberi dampak tersendiri pada pelaksanaan PGN Retail dan Industri Umum. Pada sisi pelanggan terjadi penurunan pemakaian gas bumi, sehingga harus dilakukan penyesuaian rencana pemanfaatan gasnya. Engagement dengan calon pelanggan harus tetap di-maintain untuk bersama-sama melalui kondisi pandemi serta menjaga opportunity pertumbuhan ke depan,” papar Faris, (15/9).

Faris melanjutkan, kondisi pandemi juga menjadi tantangan bagi PGN dalam menyelesaikan proyek-proyek. Kegiatan proyek di lapangan harus disesuaikan dengan pengaturan protokol kesehatan, baik terkait pengaturan waktu kerja, prosedur pelaksanaan maupun aspek HSSE lainnya.

Dengan berbagai inovasi yang dilakukan, PGN tetap menjaga Service Level Agreement (SLA) untuk penyelesaian proyek dengan pelanggan baru. Program gasifikasi gas bumi akan dilakasanakan secara kontinu untuk melayani kebutuhan gas bumi bagi pelanggan retail dan industri umum, termasuk smelter serta pelanggan di Kawasan Ekonomi Khusus/ Kawasan Industri.

Potensi kebutuhan gas pada Kawasan Industri (KI) kurang lebih sebesar 390 BBTUD. Sedangkan proyek smelter memiliki potensi demand gas sampai dengan 80 BBTUD.

PGN Subholding Gas Pertamina telah menandatangani HOA untuk penyaluran gas ke KI Kendal dengan potensi demand sebesar 37 BBTUD dan KIT Batang dengan kebutuhan gas saat nanti beroperasi pada tahun 2023 diperkirakan sebesar 24 MMSCFD yang dapat dilakukan melalui infrastruktur gas pipa, CNG maupun LNG.

“Secara berkesinambungan, PGN sebagai Subholding Gas mengembangkan infrastruktur jaringan pipa transmisi dan distribusi gas bumi serta moda transportasi lainnya untuk menghubungkan sumber-sumber pasokan dengan titik-titik demand, baik untuk pelanggan power, kilang, industri, komersial, maupun rumah tangga,” pungkas Faris. (rol/ram)

BlueBird Ekspansi Bisnis Logistik, Daya Angkut hingga 200 Kg

ANGKUT: Pengemudi BlueBird berdiri di sebelah mobil dan logistik.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Blue Bird Tbk. (Bluebird) yang dikenal sebagai layanan transportasi darat kini memperluas jangkauan layanan logistiknya yang dapat dinikmati di 16 kota layanan Bluebird Group.

ANGKUT: Pengemudi BlueBird berdiri di sebelah mobil dan logistik.

Chief Strategic Officer PT Blue Bird Tbk. Paul Soegiarto mengatakan perusahaan juga memperbarui nama layanan logistiknya menjadi Bluebird Kirim setelah sebelumnya bernama BirdKirim.

“Layanan Bluebird Kirim menawarkan kemudahan dan efisiensi dalam hal kecepatan layanan logistik dalam kota melalui fasilitas angkutan muat hingga 750 liter atau 200 kilogram dalam satu kali perjalanan,” katanya, Rabu (15/9).

Paul menuturkan saat ini masyarakat dapat menikmati layanan Bluebird Kirim pada area operasional Bluebird Group yang tersebar di wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bali, Bandung, Cilegon, Batam, Lombok, Manado, Makassar, Medan, Padang, Palembang, Pangkal Pinang, Pekanbaru, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

Menurutnya perluasan area layanan Bluebird Kirim menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan untuk selalu menjadi solusi dari kebutuhan mobilitas. Termasuk untuk layanan logistik dalam kebutuhan personal seperti pemenuhan kebutuhan sehari-hari, maupun bisnis dalam memenuhi permintaan pengiriman barang instan yang aman.

Lebih lanjut Paul mengungkapkan pada tahun lalu, Bluebird meresmikan layanan logistiknya sebagai keberlanjutan program Chat, Order, Delivery (COD) yang bertujuan sebagai solusi dari pemenuhan kebutuhan di tengah pembatasan mobilitas.

Namun kini masyarakat semakin dipermudah untuk menikmati layanan Bluebird Kirim lewat aplikasi MyBluebird. Selain itu, pengguna layanan juga akan mendapatkan ketenangan lewat real time tracking melalui MyBlueBird.

“Untuk memberikan peace of mind dalam pengiriman barang, pengguna Bluebird Kirim juga dapat menikmati fitur fixed price untuk mendapatkan harga pasti di tengah ketidakpastian kondisi dalam perjalanan,” imbuhnya.

Dalam memberikan kemudahan aksesibilitas, masyarakat dapat memesan layanan Bluebird Kirim pada aplikasi MyBlueBird. Pengguna cukup membuka aplikasi MyBlueBird dan dapat memilih layanan Delivery. (bic/ram)