ANGKUT: Pengemudi BlueBird berdiri di sebelah mobil dan logistik.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Blue Bird Tbk. (Bluebird) yang dikenal sebagai layanan transportasi darat kini memperluas jangkauan layanan logistiknya yang dapat dinikmati di 16 kota layanan Bluebird Group.
ANGKUT: Pengemudi BlueBird berdiri di sebelah mobil dan logistik.
Chief Strategic Officer PT Blue Bird Tbk. Paul Soegiarto mengatakan perusahaan juga memperbarui nama layanan logistiknya menjadi Bluebird Kirim setelah sebelumnya bernama BirdKirim.
“Layanan Bluebird Kirim menawarkan kemudahan dan efisiensi dalam hal kecepatan layanan logistik dalam kota melalui fasilitas angkutan muat hingga 750 liter atau 200 kilogram dalam satu kali perjalanan,” katanya, Rabu (15/9).
Paul menuturkan saat ini masyarakat dapat menikmati layanan Bluebird Kirim pada area operasional Bluebird Group yang tersebar di wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bali, Bandung, Cilegon, Batam, Lombok, Manado, Makassar, Medan, Padang, Palembang, Pangkal Pinang, Pekanbaru, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
Menurutnya perluasan area layanan Bluebird Kirim menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan untuk selalu menjadi solusi dari kebutuhan mobilitas. Termasuk untuk layanan logistik dalam kebutuhan personal seperti pemenuhan kebutuhan sehari-hari, maupun bisnis dalam memenuhi permintaan pengiriman barang instan yang aman.
Lebih lanjut Paul mengungkapkan pada tahun lalu, Bluebird meresmikan layanan logistiknya sebagai keberlanjutan program Chat, Order, Delivery (COD) yang bertujuan sebagai solusi dari pemenuhan kebutuhan di tengah pembatasan mobilitas.
Namun kini masyarakat semakin dipermudah untuk menikmati layanan Bluebird Kirim lewat aplikasi MyBluebird. Selain itu, pengguna layanan juga akan mendapatkan ketenangan lewat real time tracking melalui MyBlueBird.
“Untuk memberikan peace of mind dalam pengiriman barang, pengguna Bluebird Kirim juga dapat menikmati fitur fixed price untuk mendapatkan harga pasti di tengah ketidakpastian kondisi dalam perjalanan,” imbuhnya.
Dalam memberikan kemudahan aksesibilitas, masyarakat dapat memesan layanan Bluebird Kirim pada aplikasi MyBlueBird. Pengguna cukup membuka aplikasi MyBlueBird dan dapat memilih layanan Delivery. (bic/ram)
MOBIL: Salah satu area fasilitas perakitan mobil Daihatsu di Karawang Assembly Plant.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat penjualan retail atau dari dealer ke konsumen sepanjang 2021, hingga Agustus, sebanyak 89.601 unit atau naik 36,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
MOBIL: Salah satu area fasilitas perakitan mobil Daihatsu di Karawang Assembly Plant.
Pertumbuhan kinerja juga terjadi pada sisi wholesales. Daihatsu mencatat penjualan pabrik ke dealer sebanyak 98.519 unit atau naik 69,9 persen secara tahunan. Sementara itu, penjualan Daihatsu secara bulanan juga mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada Agustus 2021, penjualan retail Daihatsu 12.199 unit, naik sebesar 20 persen dibandingkan Juli 2021 lalu. Pada periode yang sama perusahaan mencatat volume wholesales mencapai 14.408 unit, atau naik 55,2 persen.
“Penjualan Daihatsu hingga Agustus 2021 mencapai raihan yang cukup baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari dukungan pemerintah yang memberikan program relaksasi pajak untuk menggairahkan sektor industri otomotif” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) melalui keterangan resmi, Selasa (14/9).
Capaian Daihatsu pada tahun ini seiring dengan penjualan otomotif nasional yang terus mengalami peningkatan secara bertahap di tengah dukungan pemerintah terhadap industri otomotif melalui relaksasi diskon PPnBM.
Sepanjang periode Januari–Agustus 2021, total retail mencapai sekitar 527.000 unit, sedangkan wholesales mengalami peningkatan menjadi sekitar 543.000 unit. Angka ini sudah melampaui kinerja sepanjang tahun lalu.
Adapun ADM belum lama ini mencapai total produksi sebanyak 7 juta unit selama 43 tahun berkiprah di Indonesia, terhitung sejak 1978 hingga 20 Agustus 2021. (rel/ram)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, meraih penghargaan pada ajang Top BUMD Awards 2021 (Badan Usaha Milik Daerah) yang diberikan majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-Otda) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta beberapa lembaga tim penilai lainnya di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (10/9) lalu.
Edy dinilai berhasil membina sejumlah BUMD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, sehingga menjadi perusahaan yang sehat, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Pada ajang tersebut, selain Gubernur Sumut yang meraih Top Pembina BUMD, BUMD milik Sumut, yakni Bank Sumut, juga meraih penghargaan Bintang 5 Top BUMD Awards 2021, dan Top CEO BUMD 2021, yang diraih Muchammad Budi Utomo (alm), Direktur Utama PT Bank Sumut untuk penilaian pada 2020.
Hadir pada acara tersebut, mewakili Gubernur Sumut, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Arief Sudarto TriNugroho, hadir juga Komisaris Bank Sumut Syaiful Azhar, Direktur Pemasaran Hadi Sucipto, Corporate Secretary Syahdan Ridwan Siregar, Pemimpin Cabang Jakarta Bank Sumut Agus Condro Wibowo, dan Pemimpin Cabang Melawai Tresia Gati.
Menteri BUMN Erick Thohir, mewakili Wakil Presiden RI, yang hadir secara virtual, dalam sambutannya menegaskan, pentingnya sinergi BUMN dan BUMD. Sinergi BUMN dan BUMD, menurutnya, perlu dikedepankan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
“Sinergi antara BUMN dan BUMD yang punya kesamaan visi, perlu. Sinergi dan transformasi itu, bagus untuk kepentingan rakyat,” ungkap Erick.
Selain itu, Erick mengatakan, setelah terdampak Covid-19, kini ekonomi Indonesia dalam tahap pemulihan, ada 10 provinsi yang sudah mencatat pertumbuhan positif.
“Usaha dan inisiatif dari pusat, tak cukup. Perlu keterlibatan pemda yang tentu lebih paham karakteristik daerahnya. Dan dalam hal itu, peran BUMD penting untuk jadi mitra serta menaikkan aktivitas usaha di daerah. Dengan hal itu, maka roda ekonomi daerah bisa pulih lebih cepat,” tuturnya.
Ketua Penyelenggara Top BUMD Awards 2021, yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business, M Lutfi Handayani memaparkan, Top BUMD Awards adalah kegiatan pembelajaran dan pemberian penghargaan BUMD tertinggi di Indonesia. Pengharagaan diberikan kepada BUMD-BUMD terbaik, yang dinilai dari, (1) berkinerja baik, (2) banyak melakukan improvement/inovasi perbaikan, dan telah (3) berkontribusi besar dalam pembangunan daerah, serta (4) memiliki strategi dan inovasi di masa pandemi, agar bisnis tetap tumbuh berkelanjutan.
“Top BUMD Awards 2021 ini, diikuti 182 BUMD dari total sekitar 1.149 BUMD di Indonesia. Atau meningkat 12 persen dibanding 2020, yang sebanyak 163 BUMD. Dari jumlah tersebut, ada 172 BUMD yang mengikuti proses penilaian secara lengkap, termasuk wawancara penjurian, atau meningkat 44 persen dari 2020 lalu,” beber Lutfi.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut, Rahmat Fadillah Pohan menjelaskan, penghargaan Top BUMD Award ini, merupakan spirit dan motivasi bagi pihaknya untuk lebih meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik, khususnya kepada pemda dan masyarakat Sumut.
Dia juga menjelaskan, Bank Sumut berkomitmen untuk meningkatkan digitalisasi pada produk dan layanan, agar mensejajarkan diri dengan bank-bank BUMN atau swasta besar lainnya. Selain itu, untuk memperkuat struktur modal dalam rangka ekspansi bisnis, dan lebih meningkatkan profesionalisme serta tata kelola perusahaan. Untuk itu, Bank Sumut telah memperoleh restu pemegang saham untuk melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering (IPO)) pada 2022 mendatang.
Rahmat juga menyampaikan, saat ini tingkat kesehatan Bank Sumut juga semakin baik, dengan diperolehnya penilaian komposit nilai 2 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Membaiknya penilaian tersebut, berdasarkan beberapa indikator. Di antaranya profil risiko, tata kelola perusahaan, rentabilitas, dan permodalan Bank Sumut. Dari aspek kinerja keuangan, pada semester pertama 2021, performa Bank Sumut juga tetap terjaga, meski pandemi. Tercatat, penyaluran kredit Rp24,3 triliun, atau meningkat 3 persen YoY, Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp32,2 triliun, bahkan rasio pemburukan kredit (non performing loan/NPL) Bank Sumut membaik 3,70 persen YoY, dibanding Juni 2020 yang mencapai 4,44 persen. (rel/saz)
Teks Foto
IST
BERSAMA: Asisten Ekonomi dan Pembangunan Arief Sudarto TriNugroho (tengah), diabadikan bersama Komisaris Bank Sumut Syaiful Azhar (kiri), Direktur Pemasaran Bank Sumut Hadi Sucipto (kanan), usai menerima penghargaan Top BUMD Awards 2021 di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (10/9).
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Guna menjalin senergitas kemitraan antara pihak kepolisian dan insan pers, Kapolres Asahan menerima kegiatan Silaturahmi dari Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online(IWO) Asahan – Batubara, Rabu(15/9) Siang.
Dalam kesempatan ini, Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH sangat mengapresiasi pertemuan dan silaturahmi karena untuk mempererat persaudaraan dan mengsinergikan kerja antara kepolisian dengan awak media Online.
“Awak media online adalah mitra dalam rangka mempublikasikan keberhasilan yang terjadi di wilayah hukum Polres Asahan,” ungkap Kapolres.
Kapolres Asahan juga menambahkan, wartawan memiliki peran penting untuk menjaga kamtibmas dan pencegahan Covid -19, salah satunya yaitu melalui pemberitaan baik dari awak media online. Selama kegiatan ini tetap mematuhi protokol kesehatan.
Sementara itu, Ketua IWO Asahan – Batubara, Safruddin Yusuf SE dalam kesempatannya mengucapkan berterimakasih kepada Kapolres Asahan atas Sambutannya di Mako Polres Asahan
“Tentunya kami dari IWO Asahan – Batubara selalu siap untuk membantu Polres Asahan terutama dalam publikasi pemberitaan keberhasilan Polres Asahan,” ujarnya.
“Guna memaksimalkan pemberitaan, mari bersama kita menyatukan persepsi, berkoordinasi dan bersinergi,” harapnya. (dat)
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan meminta Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan dan kelurahan tidak lengah mengawasi pelaksanaan prokes ke masyarakat. Hal itu disampaikan saat rapat kerja bersama OPD, Camat dan Lurah se-Kota Tebingtinggi di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.
RAKOR: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan bersama OPD, Camat dan Lurah saat melakukan rapat kordinasi dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.
“Saya minta Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan dan kelurahan jangan mengendorkan kegiatan dalam pengawasan penyebaran Covid-19. Masyarakat harus diberikan pemahaman eduksi yang benar dalam penanganan Covid-19,” pinta Umar Zunaidi usai rapat, Rabu (15/9).
Dijelaskan Umar Zunaidi bahwa perlunya edukasi kepada masyarakat, agar masyarakat yang sakit mau berobat dan tidak perlu takut dengan Covid-19, sebab pasien terlambat berobat akan berakibat fatal.
“Masyarakat bila tidak diberikan edukasi yang baik dan benar, maka tidak akan paham tentang penyebaran Covid-19. Apabila ada yang sakit sesuai dengan ciri ciri terpapar Covid-19 segera ambil tindakan untuk perawatan dirumah sakit,” pinta Umar.
Sambung Umar, bahwa tracing dilakukan dengan pendekatan bahwa mengetahui Covid-19 lebih dini adalah merupakan suatu kebaikan karena masih gampang untuk diobati. “Merubah pemikiran dan mendset masyarakat memang tidak mudah, butuh pendekatan yang lebih,” jelasnya.
Dalam program vaksin Covid-19 di Kota Tebingtinggi yang dilaksanakan di setiap puskesmas, agar memberikan dan mengajak masyarakat untuk mendapatkan vaksin.
“Kepada seluruh Lurah se-Kota Tebingtinggi untuk member ikan informasi vaksin kepada masayarakat, visa menghalo halokan melalui tokoh masyarakat, melalui mesjid dan perwiritan yang ada di masayarakat,” ujar Umar.
“Gunakan masker apabila melakukan aktivitas di luar rumah, selalu menjaga jarak, menjauhi kerumunan, rajin mencuci tangan menggunakan air mengalir dan menghindari mobilitas warga serta terus meminum vitamin,” pintanya.
Konfirmasi kasus Covid-19 di Kota Tebingtinggi pada tanggal 14 September 2021 sebanyak 28 orang positif, 68 orang meninggal dan 1.090 orang sembuh. Total pasien yang selesai dipantau hingga hari ini sebanyak 2.690 orang.
Dengan rincian penambahan kasus sebanyak 1 orang konfirmasi positif, 3 orang konfirmasi sembuh dan 0 orang konfirmasi meninggal dan selesai dipantau tracing. Lonjakan kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Tebingtinggi selama sepekan ini telah mengalami penurunan. (ian/han)
SOSIALISASI: Perwakilan BKKBN Sumut, Dedi Iswandi pada sosialsiasi pendataan keluarga.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemerintah tengah berupaya menurunkan angka stunting melalui program spacing atau memberi jeda minimal tiga tahun antara kelahiran anak pertama dan kedua. Saat ini angka stunting di Indonesia masih tergolong besar, yakni 27 persen dan ditargetkan turun menjadi 14 persen pada 2024 mendatang.
SOSIALISASI: Perwakilan BKKBN Sumut, Dedi Iswandi pada sosialsiasi pendataan keluarga.
Untuk memenuhi target tersebut, BKKBN Sumut melakukan sosialisasi pendataan keluarga sekaligus memberikan edukasi masyarakat dalam percepatan penurunan angka stunting di Desa Tebing Linggahara, Kabupaten Labuhan Batu, baru-baru ini.
Pada kegiatan tersebut, perwakilan BKKBN Sumut Dedi Iswandi Ssos Mip mengatakan, melakukan pengumpulan dan pengolahan data menggunakan formulir F/I/PK/21 di tingkat kecamatan. Dan memanfaatkan Balai Penyuluhan serta Pengumpulan Data dengan menginput data langsung menggunakan program berbasis smartphone.
Kegiatan pendataan keluarga 2021 dan penurunan angka stunting ini juga didampingi mitra kerja dari Komisi IX DPR RI, DR Saleh Partaonan Daulay MAg, MHum, MA. Kehadiran mitra kerja tersebut juga untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan telah sesuai dengan program yang direncanakan.(rel/han)
BERSAMA: Danpomdam I/BB Kolonel CPM Anggiat Napitupulu bersama Wabup Asahan di peresmian asrama Subdenpom1/1-4 Kisaran.SOPIAN/SUMUT POS.
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Danpomdam I/BB Kolonel CPM Anggiat Napitupulu, SH, M. Sc didampingi oleh Wakil Bupati Asahan, Wakil Bupati Batubara, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan, Danyon 126/KC, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, Wakapolres Batubara dan Ketua PN Kisaran, meresmikan Rehab Asrama Subdenpom 1/1-4 Kisaran, Selasa (14/9).
BERSAMA: Danpomdam I/BB Kolonel CPM Anggiat Napitupulu bersama Wabup Asahan di peresmian asrama Subdenpom1/1-4 Kisaran.SOPIAN/SUMUT POS.
Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Baharuddin Harahap, SH, MH mengatakan, atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Asahan mengucapkan selamat datang kepada Danpomdam I/BB beserta rombongan, sekaligus penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita rehab bangunan asrama Subdenpom 1/1-4 Kisaran.
“Atas nama rakyat Kabupaten Asahan, saya mengucapkan terima kasih kepada Satuan Polisi Militer yang ikut serta memberikan baktinya di Kabupaten Asahan”, tutup Ketua DPRD Kabupaten Asahan.
Di tempat yang sama Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si menyampaikan, Pemkab Asahan sebagai mitra TNI akan terus memberikan dukungan kepada pihak TNI, Insya Allah kita akan terus bersinergi dengan TNI dan Forkopimda yang ada di Kabupaten Asahan ini untuk sama-sama bisa membangun Kabupaten Asahan.
Sementara Danpomdam I/BB Kolonel CPM Anggiat Napitupulu, SH, M. Sc mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas bantuan dan dukungan yang diberikan kepada Subdenpom 1/1-4 Kisaran terkait rehab Asrama Subdenpom 1/1-4 Kisaran.
Danpomdam I/BB juga mengatakan, rehab asrama ini sudah diatas layak untuk ditempati para personel Subdenpom 1/1-4 Kisaran bersama keluarga. Dan berharap kekompakan yang telah terjalin dapat terus berlanjut, sehingga kondisi Kabupaten Asahan tetap dalam keadaan aman dan kondusif.(dat/han)
SOSIALISASI: Tim Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi unsur Polri, TNI, Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi, Satpol PP, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dan Aliansi Mahasiswa Tebingtinggi (AMTT) ketika melakanakan sosialisasi pencegahan Covid-19 klaster perkantoran.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Tim Sosialisasi Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi, Satpol PP, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dan Aliansi Mahasiswa Tebingtinggi (AMTT) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi terkait penanganan Covid-19 pada kluster perkantoran di Kota Tebingtinggi, Rabu (15/9).
SOSIALISASI: Tim Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi unsur Polri, TNI, Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi, Satpol PP, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dan Aliansi Mahasiswa Tebingtinggi (AMTT) ketika melakanakan sosialisasi pencegahan Covid-19 klaster perkantoran.
Sasaran sosialisasi ini dilaksanakan di Stasiun Kereta Api Tebingtinggi, Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Tebingtinggi, Kantor Samsat Tebingtinggi, Bank Mandiri Jalan Sutomo, Bank Sumut Jalan Sutomo dan Bank BRI Sutomo.
Kepala Bidang Komunikasi Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi, Iswan Suhendi selaku koordinator operasional, menjelaskan pentingnya penerapan prokes 5M di perkantoran agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 kluster perkantoran, serta metode penerapan 3T yakni Testing, Treatment dan Tracing di perkantoran.
“Kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait bahaya Covid-19 ini bertujuan agar tidak terjadi Kluster Perkantoran di Kota Tebingtinggi. Kita harus memastikan penerapan prokes 5M di perkantoran dijalankan dengan benar, dan juga diharap ada kampanye himbauan prokes di kantor tersebut. Selain itu juga untuk memastikan penerapan 3T pada perkantoran yang notabene banyak pekerja yang berasal dari luar kota,” jelasnya.
Untuk mendukung perkantoran dalam menerapkan Prokes 5M, Tim Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi juga membagikan banner, spanduk dan poster yang berisi himbauan penerapan prokes 5M dan bahaya Covid-19 kepada kantor kantor yang dikunjungi.
Sedangkan Kasi Humas Polres Kota Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto yang turut serta dalam kegiatan ini juga menjelaskan, pentingnya sinergitas dari semua pihak agar laju penyebaran Covid-19 dapat dihentikan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemko Tebingtinggi, Polres, Koramil, organisasi masyarakat serta Mahasiswa untuk turut serta dalam memerangi Covid-19. Di masa pandemi, kerja sama sangat diperlukan dari semua pihak, semoga melalui giat ini masyarakat tetap waspada khsusnya perkantoran, untuk tetap menerapkan prokes 5M secara ketat agar tidak terjadi kluster perkantoran dan Covid-19 ini dapat dihentikan,” jelas Iptu Agus Arianto. (ian/han)
Sasaran sosialisasi ini dilaksanakan di Stasiun Kereta Api Tebingtinggi, Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Tebingtinggi, Kantor Samsat Tebingtinggi, Bank Mandiri Jalan Sutomo, Bank Sumut Jalan Sutomo dan Bank BRI Sutomo.
Kepala Bidang Komunikasi Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi, Iswan Suhendi selaku koordinator operasional, menjelaskan pentingnya penerapan prokes 5M di perkantoran agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 kluster perkantoran, serta metode penerapan 3T yakni Testing, Treatment dan Tracing di perkantoran.
“Kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait bahaya Covid-19 ini bertujuan agar tidak terjadi Kluster Perkantoran di Kota Tebingtinggi. Kita harus memastikan penerapan prokes 5M di perkantoran dijalankan dengan benar, dan juga diharap ada kampanye himbauan prokes di kantor tersebut. Selain itu juga untuk memastikan penerapan 3T pada perkantoran yang notabene banyak pekerja yang berasal dari luar kota,” jelasnya.
Untuk mendukung perkantoran dalam menerapkan Prokes 5M, Tim Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi juga membagikan banner, spanduk dan poster yang berisi himbauan penerapan prokes 5M dan bahaya Covid-19 kepada kantor kantor yang dikunjungi.
Sedangkan Kasi Humas Polres Kota Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto yang turut serta dalam kegiatan ini juga menjelaskan, pentingnya sinergitas dari semua pihak agar laju penyebaran Covid-19 dapat dihentikan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemko Tebingtinggi, Polres, Koramil, organisasi masyarakat serta Mahasiswa untuk turut serta dalam memerangi Covid-19. Di masa pandemi, kerja sama sangat diperlukan dari semua pihak, semoga melalui giat ini masyarakat tetap waspada khsusnya perkantoran, untuk tetap menerapkan prokes 5M secara ketat agar tidak terjadi kluster perkantoran dan Covid-19 ini dapat dihentikan,” jelas Iptu Agus Arianto. (ian/han)
DIABADIKAN: Wakil Bupati Sergai, Adlin Umar Yusri Tambunan dan Tim Penggerak PKK Sergai, Rosmaida Darma Wijaya diabadikan bersama peserta vaksinasi ibu hamil.SOPIAN/SUMUT POS.
SERGAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Serdangbedagai Adlin Umar Yusri Tambunan dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sergai melakukan peninjaun pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ibu Hamil di Kantor Desa Dei Rejo, Kecamatan Sei Rampah, Rabu (15/9).
DIABADIKAN: Wakil Bupati Sergai, Adlin Umar Yusri Tambunan dan Tim Penggerak PKK Sergai, Rosmaida Darma Wijaya diabadikan bersama peserta vaksinasi ibu hamil.SOPIAN/SUMUT POS.
Adlin Umar Yusri Tambunan menyatakan, ibu hamil juga perlu divaksin demi menjaga imunitas bagi si ibu maupun anak yang ada di dalam kandungannya agar meiliki herd imun. “Kami berharap kepada ibu ibu agar mengajak teman teman atau ibu hamil lainnya untuk turut dalam melaksanakan kegiatan ini. Vaksinasi bagi ibu hamil sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh. Jangan takut untuk divaksin, vaksin aman untuk ibu hamil,” harap Adlin.
Adlin kembali mengingatkan kepada masyarakat luas, meski sudah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan maksimal. “Sudah divaksin juga masih bisa terkena Covid-19 apabila kita tidak menerapkan prokes, namun imunitas tubuh kita sudah jauh lebih baik. Oleh karena itu, marilah kita sama sama berupaya untuk mengatasi pandemi ini dan tentunya berharap wabah ini segera berakhir,” bilangnya.
Sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK Sergai, Rosmaida Darma Wijaya mengatakan, jika ibu hamil rentan terpapar Covid-19. Jika terinfeksi virus ini tentu berdampak pada kehamilan dan bayi yang dikandung. Oleh karenanya, vaksinasi bagi ibu hamil merupakan salah sangat penting karena salah satu upaya dalam pencegahan pandemi Covid-19.
“Bila terjadi efek samping dapat diberikan obat dari puskesmas setempat. Ini langkah awal melindungi ibu hamil agar tidak terpapar Covid-19. Pencegahan dan penanganan Covid-19 tentunya terus dilakukan baik sosialisasi dan tindakan lainnya,” paparnya.
Sambung Rosmaida, jika ibu hamil yang usia kandungannya 13 hingga 33 minggu bisa divaksin, namun ibu hamil diharakan tetap menjalankan prokes. Peran aktif bidan desa dan kader PKK, PLKB untuk menyosialisasikannya kepada masyarakat demi memutus pandemi Covid-19. (ian/han)
tanda tangan: Bupati dan Ketua DPRD Langkat saat menandatangani pengesahan perubahan APBD tahun anggaran 2021.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 sebesar 2,3 triliun menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Langkat. Itu tertuang dalam Rapat Paripurna DPRD Langkat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana Peranginangin, Rabu (15/9).
Tanda tangan: Bupati dan Ketua DPRD Langkat saat menandatangani pengesahan perubahan APBD tahun anggaran 2021.
Pengesahan perubahan APBD ini ditandai dengan ditanda tanganinya surat keputusan dan Berita Acara Persetujuan Bersama Kepala Daerah dengan Pimpinan DPRD Langkat, yang dibacakan H Agus Salim SE sebagai juru bicara Badan Anggaran DPRD Langkat
Diuraikan dalam laporan badan anggaran, bahwa dari hasil kesepakatan badan anggaran dengan tim anggaran pemerintah daerah pada saat pembahasan bersama kepala organisasi pimpinan daerah (OPD), untuk pendapatan daerah dalam perubahan APBD tahun 2021 sebesar Rp2.134.997.096.064, bertambah menjadi Rp313.722.922.756. Sedangkan untuk belanja daerah sebesar Rp2.326.815.938.858, bertambah Rp505.541.765.550.
Untuk pembiayaan selisih belanja daerah dan pendapatan daerah sebesar Rp191.818.842.794, kata H Agus Salim diambil dari sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (Silpa) sebesar Rp197.035.973.844,-.
Silpa ini juga digunakan untuk penyertaan modal (investasi) Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat sebesar Rp5.217.131.050.
Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin dalam pidatonya mengatakan bahwa saran-saran dan rekomendasi Badan Anggaran dan Fraksi-Fraksi DPRD Langkat merupakan masukan yang cukup berarti dalam penyempurnaan perencanaan dan teknis pelaksanaan program.s
Ia pun menyampaikan bahwa perubahan APBD tahun 2021 disebabkan adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum Anggaran terutama Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus yang belum dianggarkan pada APBD Tahun Anggaran 2021, saldo anggaran lebih dari anggaran Tahun Anggaran 2020 yang harus digunakan dalam tahun anggaran berjalan yang diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dan kesehatan dalam penanganan dampak pandemi Covid-19.
Ketua DPRD Langkat Sribana Peranginangin sebelum menutup rapat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga proses pengesahan perubahan APBD berjalan dengan baik dan lancar serta meminta kepada bupati untuk segera menyampaikan Peraturan Daerah perubahan APBD ke Gubernur Sumatera Utara untuk dievaluasi. (mag-6/azw)