29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 3158

Penderita Covid di Sumut Tersisa 4.627 Orang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penanganan Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan perbaikannya. Tercatat, dari hasil yang diperoleh, jumlah kasus aktif yang ada terus mengalami penurunan seiring meningkatnya kasus sembuh dan turunnya penambahan kasus konfirmasi positif.

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan melalui data Kemenkes RI melalui BNPB, jumlah kasus aktif Covid-19 di Sumut pada Rabu (15/9) ini mengalami penurunan hingga 2.525 poinn

Artinya jumlah penderita Covid-19 di Provinsi Sumut berkurang signifikan dari hari sebelumnya yakni sebesar 7.152 menjadi tinggal 4.627 orang.

Angka itu didapatkan dari penambahan kasus baru positif yang hanya sebesar 250 orang, sehingga totalnya naik dari 102.185 menjadi 102.435 orang. Kemudian untuk angka kesembuhan bertambah 2.725, sehingga totalnya naik dari 92.397 menjadi 95.122 orang.

Kemudian, untuk kasus kematian didapatkan penambahan 50 orang, sehingga totalnya naik dari 2.636 menjadi 2.686 orang. Untuk dari data tersebut maka diketahui bahwasanya kasus aktif Covid-19 Sumut kini tinggal 4.627 orang.

BOR Turun

Sementara, tingkat okupansi tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di rumah sakit di Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami penurunan. Sebelumnya sempat menyentuh di angka 40 persen lebih, kini turun di kisaran 20 persen.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sumut dr Nelly Fitriani mengungkapkan, berdasarkan data isian tempat tidur Covid-19 rumah sakit yang melaporkan, tingkat utilisasi tempat tidur Covid-19 di Sumut sebesar 27,59 persen. Sedangkan tempat tidur isolasi 18,28 persen.

“Selama dua minggu terakhir, BOR Covid-19 Sumut terus mengalami penurunan setiap harinya. Pada awal bulan ini, ICU Covid-19 sempat di angka 43,92 persen. Namun, saat ini turun menjadi 27,59 persen. Begitu juga dengan isolasi Covid-19, pada awal bulan ini mencapai 34,24 persen. Tetapi, kini turun di angka 18,28 persen,” ungkap Nelly, Rabu (15/9).

Nelly menyebutkan, penurunan juga terjadi terhadap BOR Covid-19 Kota Medan. Sebelumnya berkisar 50 hingga 40 persen, kini hanya sekitar 30 hingga 20 persen. “Untuk Kota Medan, saat ini tempat tidur ICU Covid-19 sebesar 31,23 persen dan tempat tidur isolasi 24,62 persen. Sebelumnya, pada awal bulan ini ICU Covid-19 sempat mencapai 53,16 persen dan isolasi 43,82 persen,” sebutnya.

Lebih lanjut Nelly menyampaikan, berdasarkan peta risiko BOR Covid-19 rumah sakit di Sumut, saat ini kondisinya masih ‘kuning’ (hati-hati) dan ‘hijau’ (dipantau). Selain itu, terdapat juga kondisi yang masih ‘merah’ (darurat). “Kondisi kuning dan hijau ada di 31 kabupaten/kota, sedangkan merah hanya 2 kabupaten/kota,” tukasnya.

Berdasarkan data yang dilaporkan rumah sakit secara online itu juga, saat ini di RSUP Haji Adam Malik tersedia 62 bed ICU Covid-19 dan 12 bed terpakai serta isolasi 216 bed dan 53 bed terpakai. Kemudian, RSUD dr Pirngadi Medan tersedia 9 bed ICU dan 4 terpakai serta 139 bed isolasi dan 18 terpakai.

Jokowi: Tetap Waspada

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mensyukuri capaian positif Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari data yang menunjukkan tren penurunan kasus Covid-19. Meskipun demikian, pemerintah selalu waspada terhadap tekanan yang selalu muncul.

“Kasus Covid-19 terus menunjukkan tren penurunan. Kita sangat optimistis tetapi kita juga tetap harus selalu waspada,” ujarnya secara virtual, Rabu (15/9).

Menurutnya, Indonesia tidak masuk dalam 10 besar jumlah kasus tertinggi di dunia dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Hal itu menjadi salah satu capaian positif.

Jokowi memaparkan, kasus harian di Indonesia terus mengalami penurunan, dari puncaknya pada 15 Juli lalu dengan 56.000 kasus menjadi 2.577 kasus pada 13 September 2021. Bahkan, penurunan yang signifikan tersebut jauh melebihi negara-negara tetangga di ASEAN.

Tingkat keterisian rumah sakit juga turun, dimana keterisian tempat tidur atau BOR nasional Indonesia ada di angka 13,8 persen. BOR Wisma Atlet yang dulu sempat di angka 92 persen saat ini sudah turun menjadi 7 persen.

Ia memaparkan, per 12 September 2021 angka positivity rate harian berada di 2,64 persen. Angka tersebut lebih baik dari dunia di angka 8,34 persen. Sementara, angka kesembuhan Indonesia mencapai 94,03 persen, di atas rata-rata dunia yang hanya 89,59 persen.

Sedangkan terkait vaksinasi, jumlah orang yang divaksinasi sudah mencapai 72,76 juta orang atau 34,94 persen. Jika dilihat dosis yang sudah disuntikkan berada di angka 42,2 persen. Meskipun demikian, protokol kesehatan Covid-19 harus tetap diterapkan. “Kita akan terus meningkatkan vaksinasi, kecepatan vaksinasi, tetapi kita harus selalu waspada, kita harus selalu disiplin terhadap protokol kesehatan, selalu memakai masker,” pungkasnya. (ris/jpc)

Sejak Jadi Gubsu, Harta Edy Turun Rp8 Miliar

MENJAWAB: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menjawab wartawan soal isu perselingkuhan Wabup Humbahas, Oloan P Nababan dengan salah seorang ASN Pemprovsu, usai Salat Zuhur di Masjid Agung Medan, Kamis (26/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis harta kekayaan penyelenggara negara baru-baru ini. Khusus Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, melalui situs e-LHKPN KPK, Jumat (10/9), diketahui mengalami penurunan usai menjadi Gubsu sejak 2018. Penurunan tercatat hingga Rp8 miliar.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Berdasarkan situs e-LHKPN KPK, Edy Rahmayadi pertama kali melaporkan hartanya sebagai Gubsu pada 5 Maret 2019. Harta yang dilaporkan merupakan kekayaan Edy pada 2018.

Dalam LHKPN periodik 2018, Edy tercatat memiliki 15 bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp15,9 miliar. Tanah tersebut tersebar di Medan, Bogor, Delisedang, Binjai, serta Kampar, Riau.

Edy juga tercatat memiliki harta berupa dua unit mobil yakni Honda Jazz 2011 dan Honda Jazz 2015. Totalnya berjumlah Rp360 juta. Dia tercatat memiliki harta bergerak lain Rp193 juta serta kas dan setara kas Rp7,1 miliar. Hartanya berjumlah Rp23.631.963.468 (Rp23,6 miliar).

Pada LHKPN periodik 2019, Edy tercatat memiliki 15 bidang tanah dan bangunan bernilai Rp15,9 miliar. Edy juga tercatat masih memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp193 juta.

Edy tercatat tak lagi memiliki kendaraan pada LHKPN 2019. Selain itu, harta berupa kas dan setara kas Edy tercatat berkurang menjadi Rp 645 juta. Dia tercatat tak memiliki utang. Total harta Edy pada 2019 berjumlah Rp16.743.729.194 (Rp16,7 miliar).

Selanjutnya Edy tercatat menyerahkan LHKPN periodik 2020 pada 1 Februari 2021. Pada tahun ini, harta Edy yang dilaporkan juga berkurang. Dia melaporkan memiliki 12 bidang tanah dan bangunan pada 2020. Total nilainya berjumlah Rp12,1 miliar.

Bahkan mantan Pangkostrad itu tetap tak memiliki alat transportasi pada LHKPN 2020. Dia tercatat masih memiliki harta bergerak Rp193 juta. Edy tercatat memiliki kas dan setara kas Rp3 miliar dan tak memiliki utang. Total harta Edy pada 2020 berjumlah Rp15.396.212.690 (Rp15,3 miliar).

Lantas seperti apa persepsi publik atas kabar tersebut? Dari aspek politik, menurut pengamat politik, Faisal Riza, masyarakat tidak perlu mengalihkan perhatian soal berkurangnya harta Gubsu Edy. Melainkan tetap fokus mengawasi dan menuntut kinerja, apa lagi sekarang pengendalian pandemi ini serius harus ditangani.

“Saya melihatnya begini. Pertama, kita apresiasi laporan soal harta kekayaan Gubsu ini. Yang penting, kurangnya harta tidak mengurangi konsentrasi bekerja untuk masyarakat,” katanya menjawab Sumut Pos, Rabu (15/9).

Kata Riza, paling terpenting lagi adalah, kinerja Gubsu Edy harus terus meningkat guna mewujudkan visi misinya bersama wakilnya, Musa Rajekshah (Ijeck), yakni “Sumut Aman, Maju, dan Bermartabat”, sebagaimana pula sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Sumut 2018-2023. Apalagi, pasangan berakronim Eramas saat Pilgubsu 2018 lalu, memiliki sisa jabatan dua tahun lagi memimpin Provinsi Sumut.

“Ya (harus meningkatkan kinerjanya). Secara singkat memang bisa menuai simpati publik dan berpengaruh, (tapi) secara elektoral apa iya memang begitu? Belum tentu. Tergantung persepsi masing-masing orang. Kalau saya sih gak tertarik,” pungkas dosen Universitas Islam Negeri Sumut (UINSU) tersebut.

Sedangkan pemerhati transparansi keuangan di Sumut menilai, kabar berkurangnya harta kekayaan Gubsu Edy ini, cukup menarik. “Saya pikir ini cukup menarik. Apabila di daerah lain kekayaan (pejabat di daerah) bertambah, tapi untuk beliau (Edy Rahmayadi) justru berkurang,” ujar mantan sekretaris Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Sumut, Elfenda Ananda.

Dari sisi operasional, menurut dia, kepala daerah punya biaya operasional yang jumlahnya besar. Terlebih semua kebutuhan kepala daerah ditanggung oleh dana APBD.

“Selain itu beliau punya pendapatan insentif dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang resmi diatur dalam Undang-undang. Akan tetapi mungkin saja, Gubsu punya kebutuhan pribadi yang tidak diketahui oleh publik selama tiga tahun ini,” tutup pria yang akrab disapa El tersebut. (prn)

Ternyata, Ada 5 Orang Perampok Toko Emas Simpang Limun, Sebelum Merampok, 3 Pelaku Tinjau Lokasi

Pemaparan: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memaparkan aksi perampokan toko emas Pasar Simpang Limun di Mapolda Sumut, Rabu (15/9). dewi s lubis/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aksi perampokan dua toko emas di Pasar Simpang Limun Medan, ternyata dilakukan oleh lima orang. Perampokan itu juga dilakukan dengan perencanaan yang begitu matang. Hal itu diungkap Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Rabu (15/9).

Pemaparan: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memaparkan aksi perampokan toko emas Pasar Simpang Limun di Mapolda Sumut, Rabu (15/9). dewi s lubis/sumut pos.

Kapolda mengungkapkan identitas kelima tersangka perampokan tersebut. Yakni, Farel (21) ,warga Jalan Garu I Gang Manggis, Medan Amplas; Hendrik Tampubolon (38), warga Jalan Paluh Kemiri Lubukpakam, Deliserdang. Kemudian Paul (32), warga Jalan Menteng VII Gang Horas, Medan Denai; Prayogi alias Bejo (26), warga Jalan Bangun Sari Lingkn II Medan Johor, dan Dian.

Dikatakan Irjen Panca, tersangka Hendrik yang diduga sebagai otak perampokan, tewas ditembak petugas, dikarenakan berusaha kabur dan melakukan perlawanan. Dijelaskan Kapolda, ide perampokan itu disampaikan Hendrik kepada tersangka Dian. Lalu, Hendrik meminta Dian untuk mencari orang, guna melakukan aksi perampokan tersebut. “Setelah 3 orang ditemukan, yakni Paul , Farel dan Prayogi alias Bejo. Maka dipertemukanlah 3 orang ini dengan Hendrik,” ungkap Panca.

Penetapan lokasi perampokan di Pasar Simpang Limun juga merupakan ide Hendrik. “Kemudian sebelum perampokan, mereka melakukan observasi. Peninjauan ke lapangan. Kapan itu? Tepat pada 25 Agustus 2021 sekitar siang hari,” beber Kapolda.

Tersangka Paul, Farel, Prayogi mendatangi Pasar Simpang Limun melihat sasarannya, menentukan dan memperhatikan toko yang akan jadi sasarannya. “Kemudian setelah itu mereka kembali dan melaporkan hasil observasinya kepada Hendrik. Dan direncanakanlah perampokan pada esok harinya,” terang Panca.

Jadi, lanjut Panca, dari fakta yang ditemukan hasil penyelidikan, perampokan ini terencana dengan baik. “Karena sebelum melakukan, mereka observasi. Kedua, mereka melakukan persiapan yang matang antara lain, seluruh pelaku menggunakan atau melapisi tangannya dengan plaster kain atau hansaplas. Apa tujuannya, yakni agar sidik jarinya tak terlihat oleh polisi,” sambung Kapolda.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti beberapa unit sepeda motor, dan beberapa unit telepon genggam, dan empat pucuk senjata api di antaranya 3 FM rakitan dan satu senjata api laras panjang, serta emas hasil perampokan seberat 6,5 kg senilai Rp6,5 miliar.

Panca menambahkan, polisi masih melakukan penyelidikan lainnya yang diduga ikut terlibat. “Kita masih melakukan penyelidikan lebih dalam,” tegasnya.

Dijelaskannya, aksi para perampok jalanan di Pasar Simpang Limun pada hari, Kamis (26/8) lalu ini cukup menyita perhatian publik. Kawanan perampok bersenjata api itu, sempat meletuskan senjata apinya di sekitar lokasi kejadian saat melarikan diri agar warga tak mengejar mereka. Usai merampok, komplotan tersebut langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor. “Untuk kasus ini para tersangka diancam dengan, Pasal, 365 Ayat 2 4e dan 2e, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara Paul, seorang pelaku, mengaku diajak Hendrik. Paul juga mengaku sudah dua kali berurusan dengan polisi dan pernah mendekam di Rutan Tanjunggusta selama 1 tahun 6 bulan atas kasus penggelapan Handphone dan pencurian sepeda motor (Curanmor) dengan hukuman 3 tahun penjara.

Paul juga mengungkapkan, kalau dirinya berperan sebagai penghubung. Dia mengaku kalau yang tiga temannya tersebut, dirinya yang mengenalkan dengan Hendrik. (dwi)

Ubah Mindset Konsumtif: Prioritaskan Kebutuhan, Mulailah Berinvestasi

ASAHAN, SUMUTPOS.CO—Pemicu perilaku konsumtif di online antara lain disebabkan karena mengikuti tren, ada diskon, dan terpengaruh promosi iklan. Hal ini penting dipahami masyarakat terutama yang menggandrungi belanja online pada platform-platform digital yang tersedia.

KEBEBASAN: Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Kominfo RI diselenggarakan di Kabupaten Asahab, Sumut, mengangkat tema besar “Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital”, pada 20 Agustus 2021. (IST)

“Cara untuk menghilangkan budaya konsumtif di antaranya menabung, membuat anggaran, prioritaskan kebutuhan, dan mulailah berinvestasi,” kata Kepala Dewan Kesehatan Rakyat Sumatera Utara, Sugianto saat menjadi pemateri dalam Webinar Gerakan Literasi Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, di Kabupaten Asahan, Provinsi Sumut pada Jumat, 20 Agustus 2021.

Memberikan materi bertajuk “Peran Literasi Digital Untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Produktif” di sesi Budaya Digital, Sugianto juga menjabarkan cara menjadi produktif dengan internet antara lain pasarkan produk UMKM melalui online, bergabung di komunitas, meriset konsumen, memanfaatkan internet untuk mencari peluang bisnis, mitra dan mentor, mengamati para pesaing, dan harus berinovasi dalam menciptakan produk.

Menyambung pernyataan Sugianto, Asril Pramutadi, Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), menyampaikan pentingnya kecakapan digital yang mesti dimiliki masyarakat selama berselancar di dunia maya. Ia menjabarkan sesuai tema yang diangkat, yakni “Positif, Kreatif dan Aman di Internet”.

Positif itu adalah, kata dia belajar secara terus menerus, menjadi seorang ahli, menciptakan hal yang rutin setiap pagi dan mempunyai rencana strategi. Kreatif, lanjut Asrul adalah belajar sesuatu yang baru, belajar dari orang sukses, menjadi seorang yang bisa mengatasi masalah, mendokumentasikan, mengambil foto-foto, dan mengumpulkan, terbuka dan sadar, selalu optimis, antusias dan selalu bersemangat.

“Terakhir adalah Aman, yaitu selalu waspada, selalu positif, saling menghargai dan bijak,” ujarnya berbicara di sesi Kecakapan Digital.

Menguatkan materi Asrul, Virna Lim selaku Chairwoman of Sobat Cyber Indonesia, melalui tema “Main Aman Saat Belanja Online”, memberi tips agar aman belanja online antara lain situsnya dapat dipercaya, baca dengan cermat kebijakan situs belanja, waspada dengan barang murah, baca deskripsi dahulu, pilih pembayaran yang paling aman, simpan bukti transaksi dan selalu gunakan perangkat pribadi.

Menurut dia, saat pandemi Covid 19 membawa dampak perubahan yang sangat signifikan terhadap dunia online, salah satunya adalah peningkatan terhadap belanja online. “Kenapa harus online shop? Karena murah, mudah dan praktis tetapi tetap dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk menipu di platform belanja online,” pungkasnya.

Sementara Abdul Karim, Dosen AMIK STIEKOM Sumut, sebagai pemateri di sesi Etika Digital, menyampaikan tema bertajuk “Etika Pelayanan Dalam Berbisnis Digital”. Ia menjelaskan etika dalam berbisnis online antara lain sikap santun dan ramah kepada pembeli, membalas semua pertanyaan, tidak menyalahgunakan data pembeli, jujur dalam menulis deskripsi barang yang dijual, membungkus (packing) yang rapi.

Menurutnya, hal ini karena bisnis tidak hanya bertujuan untuk profit melainkan perlu memertimbangkan nilai-nilai manusiawi, apabila tidak akan mengorbankan hidup banyak orang, sehingga masyarakat pun berkepentingan agar bisnis dilaksanakan secara etis. “Bisnis saat ini dilakukan dalam persaingan yang sangat ketat maka dalam persaingan bisnis tersebut, orang yang bersaing dengan tetap memerhatikan norma-norma etis pada iklim yang semakin profesional justru akan menang,” urai dia.

Webinar diakhiri Theresia Jeniffer Sheren, seorang musisi yang menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber.

Adapun sebagai keynote speaker, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform.

Diketahui, kegiatan ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo tentang pentingnya SDM yang memiliki talenta digital. Berkenaan dengan itu, Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera pada 77 kabupaten/kota dari Aceh hingga Lampung.

Ditjen Aptika memiliki target hingga 2024 untuk menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital, yakni secara spesifik dimulai pada 2021.
Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi di bidang digital.

Hal ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta internet yang semakin masif oleh masyarakat, sehingga implementasi program literasi digital di daerah perlu terus digalakkan. (rel/dek)


Segera Realisasikan Gasifikasi, PLN-PGN Tinjau PLTMG Nias dan PLN Batam

TINJAU: Direktur Energi Primer PT PLN (Persero) Rudy Hendra Prastowo didampingi GM PLN UIKSBU Ikram meninjau Pelabuhan di Gunungsitoli yang akan menjadi lokasi dropping gas dari Arun,istimewa/sumutpos.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Pengalihan bahan bakar minyak ke gas, menjadi salahsatu upaya PT PLN (Persero) dalam mendukung pemerintah yang terus melakukan efisiensi. Di samping itu, hal tersebut juga dilakukan guna mendukung sistem elektrifikasi untuk menghasilkan listrik andal. 

TINJAU: Direktur Energi Primer PT PLN (Persero) Rudy Hendra Prastowo didampingi GM PLN UIKSBU Ikram meninjau Pelabuhan di Gunungsitoli yang akan menjadi lokasi dropping gas dari Arun,istimewa/sumutpos.

Bentuk komitmen itu terlihat saat PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIKSBU) melalui Pembangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas (PLTMG) Nias 5×5 Mega Watt (MW) dan PLN Batam 25 MW di Kota Gunungsitoli, segera merealisasikan penggunaan gas sebagai bahan bakar, sebagai wujud dari kerjasama dengan Perusahaan Gas Negara (PGN). 

Ditargetkan, pada tahun 2022 mendatang, pasokan gas yang didistribusikan dari Arun, Provinsi Aceh, mulai dilakukan, setelah seluruh infrastruktur pendukung terealisasi. Salahsatunya adalah pembangunan Jetty (bangunan tegak lurus pantai yang diletakkan pada kedua sisi muara yang berfungsi untuk mengurangi pendangkalan laur oleh sedimen pantai). 

Untuk memastikan kesiapan itu, Direktur Energi Primer PT PLN (Persero) Rudy Hendra Prastowo bersama Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan bersama Direktur Infrastruktur dan Technology Achmad Muchtasyar, melakukan survei gasifikasi sekaligus mengecek langsung kondisi infrastruktur di PLTMG Nias 5×5 MW dan PLN Batam 25 MW di Gunungsitoli, Minggu dan Senin, 12-13  September 2021. 

Turut mendampingi di antaranya EVP Gas, Batubara dan Minyak PLN Ahmad Daryanto Ariyadi, VP Gas PLN Zulfiantora Tanjung, VP Pembangkitan Mustofa Abdillah GM PLN UIKSBU Ikram, SRM Produksi Dony Ocniza, SRM Keuangan, Komunikasi dan Umum Dadang Hardiana, Manager UPDK Belawan Harmanto dan jajaran unit di jajaran PLN UIKSBU. 

Di sela kegiatan tersebut, Direktur Energi Primer PT PLN (Persero) Rudy Hendra Prastowo menjelaskan, suvei yang dilakukan bersama tersebut, merupakan tindaklanjut kesepakatan antara PLN dan PGN terkait dengan langkah gasifikasi. 

“Dalam proses gasifikasi itu, dibahas juga terkait dengan lokasi, kemudian juga terkait dengan potensi pengembangan untuk menggunakan gas yang memang lebih realistis ke depan.

Dan kita juga melihat tadi meninjau kendala-kendala apa yang memungkinkan agar ini menjadi efisien dan efektif untuk diimplementasikan,” ungkap Rudy. 

Sedangkan mengenai target realisasi, lanjutnya, sejauh ini hal tersebut masih didiskusikan PLN bersama pihak PGN, terlebih menyangkut kondisi existing mengenai kecepatan ini dari sisi langkah-langkah yang dilakukan. ”Tadi kita lihat disini ternyata memang butuh terkait dengan proses unloading berarti untuk jetty menjadi kendala utama, yang lainnya saya rasa bisa menyesuaikan,” kata dia. 

Rudy Prastowo juga optimis, jika gasifikasi ini terealisasi, efisiensi bisa mencapai sekitar 4% lebih. Bahkan jika bisa dioptimalkan dari penggunaan gas ini untuk kebutuhan di Nias, penghematan bisa dilakukan jauh di atas itu. 

“Karena dengan penggunaan gas ini, selain lebih positif di lingkungan juga terkait dengan optimasi kita di beban Nias ini memang butuh infrastruktur itu, efisiensinya bisa mencapai 5%. Dan untuk ke depan juga ada nilai positif dari pembangunan gasifikasi dan terkait dengan kebutuhan masyarakat penggunaan dari pada gas storage ini menjadi lebih baik,” pungkasnya. (ila)

Pemerintah Rencana Naikkan PPN Jadi 12 Persen

Ilustrasi Pajak

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah mengajukan kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) atas barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan, dan jasa kesehatan kepada Komisi XI DPR. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kebijakan PPN atas barang kebutuhan pokok dikenakan tarif yang lebih rendah dari tarif normal.

Ilustrasi Pajak

“Terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat banyak seperti barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan, dan jasa kesehatan dikenakan PPN dengan tarif yang lebih rendah dari tarif normal,” ujarnya saat rapat kerja bersama Komisi XI DPR secara virtual, Senin (13/9).

Menurutnya kebijakan PPN atas barang kebutuhan pokok bertujuan memberikan keadilan. Hal ini akan disesuaikan tingkat pendapatan dari berbagai kelompok masyarakat.

Sri Mulyani juga menyebut pemerintah tetap membuka opsi bahwa barang dan jasa tersebut bisa tidak dikenakan pajak. Pemerintah akan memberikan kompensasi bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Dapat tidak dipungut PPN serta bagi masyarakat yang tidak mampu dapat diberikan kompensasi melalui pemberian subsidi,” ungkapnya.

Sri Mulyani melanjutkan pemerintah juga mengusulkan kebijakan PPN multitarif. Adapun rencana kebijakan ini dengan menaikkan tarif umum PPN dari 10 persen menjadi 12 persen dan memperkenalkan skema multitarif dengan kisaran lima persen sampai 25 persen pada barang dan jasa.

Dia mengusulkan kemudahan dan penyederhanaan PPN barang dan jasa kena pajak (BKP/JKP) dengan tarif tertentu yang dihitung dari peredaran usaha dengan besaran tarif lebih rendah dari lima persen. Selanjutnya usulan kebijakan PPN lainnya, seperti pengenaan PPN menyeluruh bagi semua barang dan jasa, kecuali yang sudah menjadi objek pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD), seperti pajak restoran, hotel, parkir, dan hiburan.

Adapun pengecualian juga dilakukan pada uang dan emas batangan terhadap cadangan devisa, serta surat berharga. Kemudian, jasa pemerintahan umum yang tidak dapat disediakan pihak lain dan jasa penceramah keagamaan. Hal ini untuk mencerminkan keadilan dan lebih tepat sasaran.

Sedangkan fasilitas yang tidak dipungut PPN atas barang dan jasa tertentu dilakukan untuk mendorong ekspor di dalam dan luar kawasan tertentu serta hilirisasi sumber daya alam, fasilitas PPN dibebaskan atas BKP/JKP strategis diubah menjadi fasilitas PPN tidak dipungut, dan kelaziman serta perjanjian internasional. (rol/ram)

Harga Emas Terus Turun

BATANGAN: Emas batangan yang saat ini harganya turun.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Harga emas masih terus mengalami penurunan. Sederet sentimen negatif seperti isu tapering membuat para investor lari dari emas menuju instrumen lainnya.

BATANGAN: Emas batangan yang saat ini harganya turun.

Hari ini harga emas internasional turun 0,1% menjadi US$ 1.791,16 per ounce. Penurunan sudah terjadi tiga hari berturut-turut.

Di pasar internasional, emas melemah karena indeks dolar AS stabil mendekati level tertinggi dalam dua minggu. Sementara investor juga tetap berhati-hati menjelang pengumuman data inflasi AS yang akan dirilis hari ini.

“Jika support US$ 1.770 bertahan, kemungkinan kenaikan pemulihan masih ada. Penurunan langsung di bawah yang sama akan membutuhkan penjualan korektif,” kata pialang domestik Geojit dikutip dari Live Mint, Selasa (14/9).

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,3% menjadi US$ 23,65 per ounce, platinum turun 0,2% menjadi US$ 958,73.

Nah di sisi lain kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, naik 0,2% menjadi 1.000,21 ton pada Senin kemarin. Angka itu naik dari posisi Jumat 998,17 ton.

Sekadar informasi data inflasi AS akan dirilis dan jika hasilnya lebih tinggi dari perkiraan. Bank sentral AS, The Fed akan mulai mengurangi pembelian obligasi (tapering) pada November dari rencana sebelumnya Desember.

Data inflasi muncul menjelang pertemuan utama Federal Reserve pada 21-22 September. Para penjual emas akan terus mencermati pengumuman bank sentral tentang kapan akan mulai mengakhiri program pembelian obligasi era pandemi. (dtc/ram)

Aksi Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Tuntungan Ditangkap

TERSANGKA: Polsek Pancurbatu tangkap tersangka pungli di Tuntungan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Personel Unit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Pancurbatu menangkap seorang preman berinisial FS yang melakukan pungutan liar (pungli), di Jembatan Tuntungan, Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancurbatu, Selasa (14/9). Pelaku ditangkap setelah video pungli dari masyarakat yang melintas viral di media sosial (Medsos).

TERSANGKA: Polsek Pancurbatu tangkap tersangka pungli di Tuntungan.

Sesuai informasi, aksi pungli itu terjadi, di Jembatan Tuntungan Desa Durin Jangak Kecamatan Pancur Batu, yang menghubungkan warga di Kecamatan Pancurbatu, Kutalimbaru dan Tuntungan. Kondisi jembatan yang rusak di bagian ujung dimanfaatkan oleh sejumlah preman untuk melakukan pungli.

Para preman tersebut, menutup jembatan dan meminta kutipan uang sebesar Rp2.000. Masyarakat yang tidak mau membayar, tidak diperkenankan melintas.

Seorang mahasiswi yang melintas di lokasi pun dibuat geram. Aksi pungli tersebut kemudian direkam dan diunggah ke medsos.

Kapolsek Pancurbatu, Kompol Dedi Dharma mengatakan, FS saat ini sudah ditahan di Mapolsek Pancurbatu untuk proses hukum lebih lanjut. “Pelakunya sudah diamankan,” ujarnya.

Dia menegaskan, kondisi jembatan ini sudah aman dari pungli preman, meski begitu pihaknya akan tetap melakukan pemantauan. “Tetap kami pantau, agar tidak ada lagi pengutipan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya. (dwi/azw)

Liverpool vs AC Milan: The Reds, Waspadalah.

PANAS: Duel lini striker Liverpool Mohammed Salah dan striker AC Milan Ibrahimovic bakal berlangsung panas.

SUMUTPOS.CO – Liverpool akan menjamu AC Milan di Stadion Anfield pada matchday 1 Grup B Liga Champions 2021/22, Kamis (16/9) dini hari pukul 02:00 WIB. Dua tim ini memiliki sejarah panjang dan nama besar di Eropa. Liverpool merupakan pemilik enam titel European Cup/Champions League, sedangkan Milan adalah pemegang tujuh gelar juara.

PANAS: Duel lini striker Liverpool Mohammed Salah dan striker AC Milan Ibrahimovic bakal berlangsung panas.

Legenda hidup AC Milan, Kaka melayangkan warning alias peringatan keras soal ancaman kekuatan timnya di Liga Champions musim ini. Peraih Ballon d’Or 2008 itu memandang AC Milan memiliki kekuatan yang tak boleh diremehkan begitu saja oleh siapapun.

Meskipun baru comeback setelah tujuh tahun absen berlaga di Liga Champions, Kaka yakin AC Milan bisa merepotkan lawan-lawannya, termasuk Liverpool yang menjadi lawan pertama Rossoneri musim ini. “AC Milan sekarang telah kembali dengan rasa lapar yang terlihat berbeda,” ungkap Kaka kepada Gazzeta dello Sport.

“Liverpool boleh saja telah memenangkan juara dan berada di puncak selama bertahun-tahun. Tetapi antusiasme mereka yang bermain di turnamen untuk tim utama akan menjadi faktor pembeda nantinya,” tukasnya.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp pun sadar betul kalau AC Milan bukanlah tim yang mudah untuk dikalahkan. Oleh karena itu, Klopp kini fokus memperbaiki kesalahan Liverpool saat menang lawan Leeds United lebih dulu agar bisa optimal saat jumpa AC Milan.

“Kami memiliki 30 peluang saat lawan Leeds United, tapi kami hanya menang 3-0. Tidak masalah kami setidaknya jadi tahu apa yang harus diperbaiki di laga selanjutnya (AC Milan),” kata Jurgen Klopp mengutip dari situs resmi klub.

Menurut Klopp, kesalahan Liverpool ada pada penyelesaian akhir yang buruk, lihat saja Sadio Mane tembak 10 kali tapi hanya 1 jadi gol. Oleh karena itu, Klopp tak ingin kejadian serupa terulang saat jumpa Milan.

Sepanjang sejarah Liga Champions, Liverpool dan Milan pernah dua kali bertemu di partai final Liga Champions. Pada 2005, kedua tim berjumpa di partai final Liga Champions. Dalam laga di Stadion Ataturk, Istanbul, AC Milan unggul sejak menit pertama melalui gol sang kapten Paolo Maldini. I Diavolo Rosso menambah 2 gol lewat bomber asal Argentina, Hernan Crespo. Skor 3-0 untuk AC Milan bertahan hingga babak pertama usai.

Hingga jelang akhir laga, kemenangan AC Milan sudah tampak di depan mata. Namun demikian, The Reds menunjukkan comeback epik, mencetak 3 gol hanya dalam rentang 6 menit sebelum babak kedua berakhir. Gol-gol Liverpool dicetak Steven Gerrad, Vladimir Smicer, serta Xabi Alonso.

Saat perpanjangan waktu, skor masih bertahan sama kuat. Oleh sebab itu, pemenang diputuskan lewat adu penalti. Dalam kesempatan tersebut, The Reds akhirnya jadi kampiun UCL 2005 usai menang 3-2 via babak tos-tosan. Hingga kini momen itu dikenang sebagai “Miracle of Istanbul”.

Dua tahun berselang di Yunani, kedua tim bertemu kembali di final UCL 2007. Dalam laga yang digelar di Stadion Olimpiade, Athena, Rossoneri bertekad balas dendam atas kekalahan menyakitkan di Istanbul. AC Milan memimpin di babak pertama lewat tendangan bebas Andrea Pirlo yang dibelokkan oleh Filippo Inzaghi.

Di babak kedua, Inzaghi kembali mencetak gol untuk menegaskan keunggulan AC Milan jadi 2-0. The Reds akhirnya hanya bisa membalas 1 gol lewat gol telat Dirk Kuyt. Laga balas dendam itu kemudian dikenang oleh para tifosi AC Milan sebagai “Miracle of Athena”.

Jelang laga nanti, Liverpool dan Milan sama-sama mengusung form yang menyakinkan. Di Premier League musim ini, pasukan Jurgen Klopp belum tersentuh kekalahan hingga pekan ke-4, tiga kali menang, sekali seri. Akhir pekan kemarin, mereka mengalahkan Leeds United 3-0 lewat gol-gol Sadio Mane, Fabinho, dan Mohamed Salah.

Sementara itu, Anak-anak asuh Stefano Pioli masih sempurna hingga pekan ke-3 (M3 S0 K0; gol 7-1). Terkini, mereka meremukkan tim tangguh Lazio 2-0 melalui gol-gol Rafael Leao dan Zlatan Ibrahimovic yang kembali dari cedera. (bbs)

Peserta SKD CPNS Medan Wajib PCR atau Antigen, Jika Positif Covid, Ujian Susulan

Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 7.282 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Medan di Gedung Balai Prajurit Makodam I BB, Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa (14/9). Pelaksanaan SKD ini digelar selama sembilan hari, sejak 14 hingga 22 September 2021.

UJIAN: Peserta seleksi PPPK Guru di Pemko Binjai mengikuti ujian di gedung SMK Negeri 1 Binjai, Jalan Samanhudi, Binjai Kota, Selasa (14/9).

Kepada Sumut Pos, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Zain Noval mengatakan di hari pertama kemarin, SKD yang digelar sebanyak dua gelombang tersebut berjalan dengan lancar.

“Hari ini pelaksanaan SKD-nya lancar. Hari pertama, lebih kurang 7.282 orang yang ikut seleksi, tapi memang kalau untuk jadwalnya ada di website kita. Untuk hari pertama, hari ini dibuat dua sesi saja, sesi pertama jam 11 dan sesi kedua jam 2 (siang),” kata Noval, Selasa (14/9).

Sementara, kata Noval, untuk hari berikutnya, akan dilakukan tiga sampai empat sesi. “Tapi untuk besok (hari ini), Kamis, itu ada tiga atau empat sesi, kecuali hari Jumat nanti ada dua sesi. Sekitar 9 hari, jadwalnya untuk pendaftar yang ada di Kota Medan,” ujarnya.

Untuk masing-masing sesi, kata Noval, akan ada 300 peserta yang mengikuti ujian. Setiap peserta, wajib melaksanakan protokol kesehatan. “Jadi memang ada batasan jumlahnya yang ditentukan oleh BKN. Karena memang harus menerapkan protokol kesehatan. Kalau standarnya sesuai, jaraknya 1 meter setengah per meja kalau kapasitas ruangannya balainya gede itu,” katanya.

Noval juga mengatakan, terdapat persyaratan berupa Surat Keterangan antigen yang negatif dan hasil swab PCR. “Cuma ketentuannya kalau dia PCR bisa berlaku 2×24 jam kalau antigennya 1×24 jam. Bagi peserta yang sekiranya dia mengalami positif PCR-nya, maka dia wajib memberitahukan kepada website yang ada disampaikan oleh BKN, tentu bisa dilakukan reschedule atau penjadwalan ulang untuk ujian selanjutnya,” jawabnya.

Untuk pengumuman hasil SKD sendiri, Noval mengatakan, masih ditentukan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Namun untuk nilai perhari, biasanya akan langsung dirilis di hari yang sama. “Pengumuman total itu kan pengumuman sesuai passing grade, itu kewenangan BKN. Tapi kalau nilai per harinya itu biasanya dirilis, ada berapa nilai yang bersangkutan itu bisa diakses,” katanya.

Dijelaskan Noval, sejauh ini belum ada kendala berarti selama pelaksanaan seleksi hari pertama. “Mudah-mudahan tadi tidak ada kendala, karena tadi cukup kondusif, karena ada persyaratan seperti sertifikasi administrasi pendaftar, terus ada meja untuk mendapatkan pin, baru ada wilayah steril untuk mereka menunggu sampai akhirnya masuk ke ruang untuk ujiannya sendiri. Mudag-mudahan akan terus begini sampai hari terakhir,” pungkasnya.

349 Calon PPPK Binjai Ujian Tertulis

Sebanyak 349 peserta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kota Binjai menjalani ujian tertulis dengan sistem komputer atau CAT. Para peserta mengikuti ujian tertulis secara bergelombang selama dua hari.

Artinya, 349 peserta ini tidak sekaligus mengikuti ujian di Gedung Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Binjai, Jalan Samanhudi, Binjai Kota pada Senin (13/9) dan Selasa (14/9). “Pelaksanaan ujian dilakukan secara bergelombang agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Binjai, Sri Ulina Ginting.

Sebelum melaksanakan ujian, kata dia, para peserta melakukan pemeriksaan kesehatan yang difasilitasi oleh Disdik Kota Binjai di Gedung Pendidikan Kilat Badan Kepegawaian Daerah Binjai. “Kalau ditanya sesuai kebutuhan, harusnya mereka diterima semua. Tapi ya lihat nanti lah berapa yang lolos, karena berdasarkan passing grade. Peserta yang lolos seleksi langsung diumumkan,” bebernya.

“Tahap pertama ini bagi guru-guru negeri, untuk tahap kedua menunggu pemberitahuan dari Kemendikbud dan itu untuk guru-guru swasta. Tapi seandainya belum terpenuhi dari guru negeri boleh mendaftar dari guru-guru swasta,” tambahnya.

Dengan adanya seleksi PPPK, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan guru di Kota Binjai. Pasalnya, PPPK hampir setara dengan ASN. “Kesetaraan ini diharapkan dapat menyejahterakan guru di Kota Binjai. Seperti kita ketahui, selama ini gaji guru minim. Maka dengan adanya seleksi PPPK, gaji guru akan setara dengan PNS,” kata Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Sumut, Afrizal Sihotang.

Diketahui, ada 382 formasi PPPK dan mereka akan ditempatkan di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri di Kota Binjai. (map/ted)