31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 3166

Pengukuhan Bunda PAUD se Kabupaten/Kota di Sumut, Satika Simamora Kembali Jabat Bunda PAUD Taput

DAMPINGI : Satika Simamora didampingi Bupati Taput menandatangani berita acara pengukuhan yang dinobatkan sebagai Bunda PAUD Taput.

TAPANULI UTARA, SUMUTPOS.CO – Satika Simamora , yang merupakan isteri Bupati Tapanuli Utara kembali dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara priode 2019-2024. Ini sesuai dengan periode ke-2 kepemimpinan Bupati.

DAMPINGI : Satika Simamora didampingi Bupati Taput menandatangani berita acara pengukuhan yang dinobatkan sebagai Bunda PAUD Taput.

Pengukuhan ini dilakukan secara virtual melalui zoom meeting dimasing-masing kabupaten/kota di Sumatera Utara dipimpin Bunda PAUD Provinsi Sumatera Utara Ny Nawal Edy Rahmayadi secara virtual yang bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Medan, pada Jumat (10/9).

Bunda PAUD Provinsi Sumatera Utara By Nawal Edy Rahmayadi mengatakan , agar para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan mampu bekerja secara serius dan iklas demi meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini secara holistik integratif.

“Sebagai Bunda PAUD memiliki tanggung jawab sebagai tokoh sentral yang harus mampu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan menjadi mitra seluruh stake holder kependidikan. Semoga ibu sekalian mampu menjaga amanah yang diberikan dan sebagai sosok tauladan bagi generasi muda, mari bekerja secara ikhlas,” ucap Nawal.

Usai pengukuhan, ditandai dengan pemasangan slempang Bunda PAUD. Sekaligus, penandatanganan berita acara pengukuhan. Dalam kesempatan itu, Satika Simamora mengatakan bahwa dalam periode keduanya ini akan tetap berupaya maksimal menfasilitasi pemberian pelatihan tenaga pengajar PAUD, pembenahan sarana dan prasarana terutama pentingnya penyeragaman sistem pendidikan anak usia dini.

“Kita harap agar kedepannya tidak ada lagi perbedaan sistem pengajaran pada setiap PAUD, semua mengacu pada satu metode pengajaran termasuk pemberian materi yang seragam”, jelas Satika Simamora mengakhiri.

Perlu diketahui, pengukuhan dan penandatanganan Bunda PAUD ini, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tapanuli Utara bahwa Satika Simamora, SE, MM kembali menjabat sebagai Bunda PAUD priode 2019-2024 sesuai dengan periode ke-2 kepemimpinan Bupati. (des/ram)

Dosen USU Edukasi Kelompok Berkah Sejahtera Olah Feses Ayam jadi Pupuk Tanaman Jambu

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Feses ayam merupakan salah satu limbah yang dapat bermanfaat dan memiliki nilai tambah jika diolah menjadi pupuk organik. Namun, karena pengelolaannya yang belum memadai, maka sebagian besar limbah peternakan itu justru masih menjadi penyebab utama pencemaran lingkungan.

Kondisi ini yang dialami Kelompok Berkah Sejahtera di Rampah Dua 06, Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, yang merupakan kumpulan beberapa petani dan peternak di bidang budidaya jambu dan ayam kampung. Anggota kelompok Berkah Sejahtera di bidang budidaya ayam kampung, belum mampu memanfaatkan feses ayam kampung yang mereka pelihara. Selama ini, setelah kandang dibersihkan dan feses dikumpulkan langsung dibakar.

Hal ini tentunya tidak memberikan manfaat dan nilai tambah dari feses yang dihasilkan dari proses budidaya ayam kampung. Padahal, feses ayam kampung yang dihasilkan semestinya dapat bermanfaat dan memiliki nilai tambah bila diolah secara sederhana menjadi pupuk organik.

Di sisi lain, anggota kelompok Berkah Sejahtera di bidang budidaya jambu, selama ini memberikan pupuk kimia dalam proses pemupukan tanaman jambu mereka. Pemberian secara terus-menerus pupuk kimia dapat memberikan dampak kurang baik terhadap kualitas tanah dan pada akhirnya akan memberikan dampak terhadap kualitas jambu yang dihasilkan.

Kondisi yang dialami anggota Berkah Sejahtera, baik petani budidaya jambu dan peternak ayam kampung ini menjadi dasar bagi tim kegiatan Profesor Mengabdi terdiri dari Prof Dr Ir Darma Bakti MS dan Fuad Hasan SPt, MSi yang merupakan dosen Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Peternakan untuk merumuskan solusi dari kondisi tersebut. Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Sumatera Utara melalui hibah skim Profesor Mengabdi tahun 2021.

Solusi yang diberikan oleh tim adalah dengan pengolahan secara sederhana feses ayam kampung tersebut menjadi pupuk. Pengolahan sederhana tersebut berupa penambahan mikroorganisme pengurai. Selanjutnya tim menyampaikan hal tersebut kepada kelompok Berkah Sejahtera dan menyepakati untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegiatan dilaksanakan pada Hari Minggu (12/9/2021) mulai pukul 10.00 hingga pukul 13.00 WIB. Anggota kelompok yang ikut dalam kegiatan itu berjumlah 26 orang yang terdiri dari anggota di bidang budidaya jambu dan ayam kampung. Kegiatan ini juga diikuti mahasiswa Fakultas Pertanian USU sebanyak 8 orang. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Tim Prof Dr Ir Darma Bakti MS.

Dalam sambutannya, Prof Darma Bakti mengharapkan partisipasi aktif dari anggota kelompok untuk dapat mengikuti pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana ini. Hal ini agar anggota dapat membuat pupuk dari feses ayam kampung dan dapat menggunakannya pada tanaman jambu. Prof Darma juga mengimbau kepada anggota untuk berkomitmen memberikan pupuk yang dihasilkan ke tanaman jambu agar kesuburan tanah dapat dipertahankan.

Selanjutnya, Fuad Hasan SPt MSi menyampaikan pemaparan materi dan pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana. Materi yang disampaikan berawal dari budidaya ayam kampung yang baik dan pemanfaatan feses sebagai pupuk.

Setelah materi disampaikan, dilaksanakan diskusi dan berbagi pengalaman dengan anggota kelompok. Salah satu anggota kelompok bermarga Bangun menyampaikan, kebutuhan feses ayam sangat tinggi terutama untuk dibawa ke Berastagi. Dimana Berastagi merupakan salah satu penghasil sayuran terbesar di Sumatera Utara. “Saya berharap dari kegiatan ini anggota kelompok Berkah Sejahtera dapat memanfaatkan feses ayam yang dipelihara untuk kebutuhan tanaman jambu,” ujarnya.

Selanjutnya dilakukan pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana untuk menghasilkan pupuk. Dimulai dari pengenalan bahan-bahan yang digunakan dalam pengolahan tersebut yakni berupa feses ayam kampung 100 kg, dedak 10 kg, molases 1 kg, air 10 liter dan EM4 pertanian 1 botol.

Tahap pertama pencampuran 100 kg feses dengan dedak 10 kg sampai merata. Tahap kedua molases 1 kg dicairkan dengan air 10 liter dan ditambahkan EM4 pertanian 1 botol. Tahap ketiga campuran molases, air dan EM4 pertanian kemudian disiramkan ke campuran feses dan dedak secara bertahap dan diaduk sampe merata. Kemudian ditutup kedap udara (anaerob) selama 14 hari.

Penambahan dedak dan molases untuk menyediakan nutrisi mikroorganisme yang ada di EM4 pertanian sehingga mikroorganisme tersebut dapat hidup dan memperbanyak diri. Hal ini agar proses penguraian feses ayam dapat lebih cepat dan meningkatkan kualitas pupuk yang dihasilkan. Setelah 14 hari maka pupuk tersebut sudah dapat digunakan sebagai pupuk kandang. (adz)

Tren Kasus Covid 19 di Humbahas Menurun

KETERANGAN PERS : Bupati Dosmar Banjarnahor didampingi Sekdakab Tonny Sihombing Saat Memberikan Keterangan Pers, Jumat (10/9).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Tren kasus Covid 19 di Kabupaten Humbang Hasundutan terus menurun, setelah beberapa waktu yang lalu sempat menurun.

KETERANGAN PERS : Bupati Dosmar Banjarnahor didampingi Sekdakab Tonny Sihombing Saat Memberikan Keterangan Pers, Jumat (10/9).

Hal itu disampaikan oleh Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, didampingi Sekdakab Tonny Sihombing, Kepala BPKPAD Jhon Harry Marbun, Inspektorat BP Siahaan, Jumat (10/9).

Dikatakan Dosmar, bahwa kasus Covid 19 di daerahnya ini mengalami penurunan. Hal itu dipengaruhi atas kesadaran masyarakatnya dalam kedisplinan protokol kesehatan. Selain itu, juga berdampak dari akselarasi vaksin. Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, menggenjot vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity demi menekan penyebaran virus tersebut.

Di mana, pemerintahnya dalam beberapa bulan ini sudah memiliki stok dosis vaksin yang siap didistribusikan guna percepatan proses vaksinasi.

Mereka juga akan meningkatkan kesembuhan pasien Covid-19. ” Saat ini kita fokus untuk menggenjot vaksinasi. Saya terus berupaya, upaya tersebut ditempuh untuk mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity,” katanya.

Gerakan percepatan itu juga, belum lama ini juga sudah dilakukan kepada anak sekolah, mulai tingkat SMA hingga SMP.

“Terkait data riilnya bisa ditanya kepada Kadis Kesehatan. Apalagi, Kadis Kesehatan kewalahaan melihat kerja saya. Karena pagi,siang dan malam saya terus menanyakan dan memantau sudah sejauhmana capaian vaksinasi,” kata Bupati.

Bupati mengatakan, sekaitan kendala yang dihadapi saat ini dari program vaksinasi Covid 19 tidak ada. Sebab, ketersediaan vaksin, menurutnya , sudah tersedia atas upayanya yang langsung menjemput bola ke Kementerian Kesehatan.

Untuk itu , dia berharap dengan vaksinasi Covid-19 tersebut dapat meningkatkan imunitas bagi seluruh masyarakat. Sehingga, dapat mengendalikan penularan virus corona dan masyarakat lebih aman dalam beraktivitas di tengah pandemi.

Perlu diketahui, berdasarkan data dari laman Facebook Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) pertanggal 10 September 2021, capaian vaksin dosis pertama sudah 73,53 persen, vaksinasi dosis kedua 32,86 persen.

Dengan rincian, untuk kesehatan dengan target 866, dosis 1 sebanyak 836, dosis kedua 836, publik dengan target 10.388 , dosis pertama sudah 12.597, dosis kedua 8.217.

Kemudian, kepada lanjut usia dengan target 16,784, dosis pertama 11.377, dosis kedua 6.419. Masyarakat umum dan rentan, target 92.632, dosis pertama 60.486, dosis kedua 32.633.

Untuk remaja, dengan target 25.745, dosis pertama 22.180, dosis kedua 43. Hingga dengan total keseluruhan, total sasaran 146.415, dosis pertama 107.476, dosis kedua 48.148. (des/ram)

Pemko Tebingtinggi Gelar Raker TPAKD, Tingkatkan Pengguna Laku Pandai dan Simpel

RAKER: Asisten Administrasi Umum Nanang Fitra Aulia memimpin Rapat Kerja Tim Percepatan Anggaran Keuangan Daerah.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi menggelar Rapat Kerja Tim Percepatan Anggaran Keuangan Daerah (TPAKD) di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (10/9).

RAKER: Asisten Administrasi Umum Nanang Fitra Aulia memimpin Rapat Kerja Tim Percepatan Anggaran Keuangan Daerah.SOPIAN/SUMUT POS.

Wali Kota Tebingtinggi yang diwakili oleh Asisten Adminitrasi Umum, dr Nanang Fitra Aulia, menjelaskan bahwa Pemko Tebingtinggi harus bersinergi lebih baik lagi untuk mendukung terlaksananya program TPAKD yang telah dicanangkan oleh Pemerintah, baik program Simpel, KUR, KPMR, QRIS.

Nanang mengatakan, sebagai tindaklanjut dari rapat TPAKD bulan bulan sebelumnya, diharapkan agar baik pihak Bank maupun SKPD terkait bisa menyampaikan data yang diminta oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alan (SDA) sebagai koordinator kegiatan ini sehingga bisa ditayangkan pada setiap rapatnya dan dapat dilihat perkembangannya setiap bulan.

Sedangkan Kepala Bagian Perekonimian Dan SDA Kota Tebingtinggi, Zahidin berharap sekolah dapat merealisasikan program Laku Pandai yang disarankan, mohon tindak lanjut dari Dinas Pendidikan agar bisa mendorong program ini di sekolah sekolah, jika terjadi kendala bisa berkoordinasi dengan Bagian Perekonomian dan SDA dan pihak Bank.

Zahidin menyampaikan dalam upaya menjalankan program UMKM naik kelas, Dinas Perdagangan telah melakukan pelatihan digital marketing dalam rangka pemberdayaan potensi dan pengembangan usaha mikro bagi UMKM. “Diharapkan ke depannya dapat terjalin kerjasama yang sinergi dan kolaboratif antara perbankan dan Pemerintah Kota Tebingtinggi,” jelasnya. (ian/han)

BKKBN Sumut Sosialisasi Pendataan Keluarga di Langkat

BERSAMA: Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR diabadikan bersama masyarakat peserta sosialisasi pendataan keluarga 2021 di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut kembali melakukan sosialisasi pendataan keluarga, kali ini di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

BERSAMA: Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR diabadikan bersama masyarakat peserta sosialisasi pendataan keluarga 2021 di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Kegiatan ini merupakan pengumpulan data-data terkait pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, dan anggota keluarga.

Pelaksanaan program itu sendiri merupakan wujud dari amanat UU 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan Peraturan Pemerintah nomor 87 tentang Perkembangan Kependudukan, Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR menjelaskan, pihaknya melakaukan Pengumpulan dan Pengolahan Data mengunakan formulir F/I/PK/21 yang dilakukan di tingkat kecamatan dan memanfaatkan balai penyuluhan/ “Selain itu, kami juga melakukan pengumpulan data dengan serta Pengumpulan Data dengan menginput data menggunakan program berbasis smartphone”,sebutnya.

Pelaksanaan sosialiasi ini juga didampingi dari Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi BR. Sitepu. Kehadiran wakil rakyat ini juga untuk memastikan sosialisasi yang dilaksanakan berjalan dengan lancar sesuai dengan program yang direncanakan.

Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN Pusat, Prof drh Muhammad Rizal Martua Damanik, MRepSc, PhD mengatakan target kelurga yang akan didata pada tahun 2021 sebanyak 3.671.967 keluarga yang tersebar di 33 Kabupaten/Kota, 455 Kecamatan dan 6,108 Desa/Kelurahan.(rel/han)

Wabup Deliserdang Pimpin Apel Peringatan HUT ke-60 Pramuka

PENGHARGAAN: Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang, HMA Yusuf Siregar kepada Suriani SPd dan ,Yakob Madaranto, Faisal Tanjung, serta Mahadi Salim. istimewa/sumutpos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang memperingati Hari Ulang Tahun ke-60 Pramuka di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deliserdang, Sabtu (11/9).

PENGHARGAAN: Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang, HMA Yusuf Siregar kepada Suriani SPd dan ,Yakob Madaranto, Faisal Tanjung, serta Mahadi Salim. istimewa/sumutpos.

Peringatan HUT Pramuka tersebut langsung dipimpin Wakil Bupati Deliserdang yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang, HMA Yusuf Siregar dan diikuti oleh anggota Pramuka se-jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang. Pelaksanaan apel inipun diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Satya Pramuka, dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Deliserdang, HM Yusuf Siregar menjelaskan, gerakan Pramuka lahir pada tanggal 14 Agustus 1961 sampai sekarang, dan peringatan apel besar Hari Pramuka ke-60 yang bertemakan “Berbakti Tanpa Henti” menunjukkan bahwa gerakan pramuka tetap konsisten dalam membentuk karakter anak bangsa yang baik dan menumbuhkan nilai-nilai nasionalis, patriotis, disiplin serta bertanggungjawab.

HMA Yusuf Siregar menambahkan, Anggota Pramuka Indonesia harus giat belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi setinggi-tingginya, selalu adaptif mengejar kemajuan teknologi, mengikuti perkembangan zaman dengan cepat, fleksibel dan harus cerdik, jangan pernah lupa dengan identitas bangsa, membangun karakter kebangsaan yang kokoh, mengamalkan nilai-nilai pancasila yang sejati, menjaga NKRI dan juga merawat kebhinekaan.

“Kakak-kakak dan adik-adik tetap bersemangat untuk terus mewujudkan cita-cita gerakan pramuka khususnya Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deli Serdang. Pramuka harus menjadi contoh, menjadi teladan, tangguh menghadapi setiap tantangan, bersedia berkorban, dan menjadi pelopor kedisiplinan untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19,”kata Yusuf Siregar.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penganugrahan tanda Penghargaan Lencana Melati kepada Nasib Solichin S.Pd,M.Ap, Z Haris Wijaya, Animan S.Pd,M.Ap, selanjutnya Penganugrahan Tanda Penghargaan Lencana Darma Bhakti kepada Suriani S.Pd, M.Ap, Ir Nirwan Efendi kemudian Penganugrahan Tanda Penghargaan Lencana Karya Bakti kepada Yakob Madaranto, Faisal Tanjung, serta Mahadi Salim yang diberikan langsung oleh Ketua Kwarcab Deli Serdang HMA Yusuf Siregar.(btr/han)

dr David Luther Lubis : Cara Bobby Nasution Turunkan Angka Positif Covid-19 Tuai Pujian

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Empat Instruksi Presiden soal penanganan Covid-19 di daerah dilaksanakan dengan benar dan sungguh-sungguh oleh Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution. Hasilnya, dalam dua pekan belakangan angka Positif Covid-19 terus menurun.

dr.David Luther Lubis, SKM, M.Ked (OG), Sp.OG, K-Urogin.

Indikator yang menambah kesuksesan Bobby menurunkan kasus baru Covid-19 adalah dengan terus menurunnya pasien yang dirawat. Buktinya BOR atau Bed Occupancy Rate atau ketersediaan tempat tidur untuk rawat inap di rumah sakit.

Terbaru, Bobby Nasution menyebut BOR di Kota Medan di angka 60 persen. Yang artinya tersedia cukup ruang perawatan dan sekaligus berkurangnya pasien Covid-19 yang dirawat inap di rumah sakit.

Keberhasilan itu tak lepas dari ketegasan Bobby Nasution dalam menerapkan PPKM Level IV. PPKM adalah program termasuk intruksi presiden agar mobilitas masyarakat dibatasi. Kemudian Bobby tegas pula melakuka tracing dan testing. Untuk yang satu ini sebanyak 3.000 testing dilakukan per harinya agar masyarakat yang terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan itu lekas terdeteksi dan langsung ditangani dengan baik. Semakin cepat pasien Covid ditangani maka kemungkinan sembuhnya semakin tinggi.

Menariknya untuk menambah daya tracing dan testing, saat ini Bobby telah memerintahkan Dinas Kesehatan agar bekerjasama dengan Fasilitas Kesehatan swasta. Sebab ada banyak warga yang melakukan testing di swasta terlebih yang mau bepergian. Nah data dari swasta itu diminta agar masuk ke pusat data Dinkes Kota Medan.

Kemudian Bobby juga telah memaksilkan lokasi Isolasi Terpusat, bahkan sampai mendatangkan kapal yang sandar di Pelabuhan Belawan. Kapal milik Pelni itu dijadikan lokasi Isoter bagi warga Medan Bagian Utara.

Kemudian vaksinasi, instruksi keempat presiden itu juga telah maksimal dilakukan Bobby Nasution. Secara nasional bahkan vaksinasi di Kota Medan jadi juaranya. Itu menurut data dari Kementerian Perekonomian belum lama ini.

“Vaksinasi standar nasional itu 35 persen, kita sudah di atas itu. Alhamdulillah vaksin dosis satu sudah 40 persen, dosis kedua 35 persen dan terus berjalan di 41 Faskes kita dari 80 Faskes yang ada dan kelak akan kita maksimalkan di seluruh Faskes dengan bantuan TNI-Polri dan semua pihak,” kata Bobby saat meninjau vaksinasi di UMN kemarin.

Langkah-langkah kongkrit Bobby Nasution itu pun dipuji oleh salah satu praktisi dan pemerhati kesehatan Kota Medan, dr.David Luther Lubis, SKM, M.Ked (OG), Sp.OG, K-Urogin.

“Yang dijalankan Pak Bobby terlihat hasilnya, kerja yang cukup bagus menurut saya. Tracing testing sampai ribuan per hari itu kan benar-benar kerja. Yang positif langsung dibawa ke Isoter cepat ditangani cepat sembuh. BOR tersedia karena banyak yang sembuh dan yang Positif berkurang. Kita harus terus dukung langkah ini,” kata dr David Senin (6/9).

Soal PPKM, dr David juga mendukung sebab pembatasan mobilitas masyarakat jelas berdampak terhadap penurunan kasus baru.

“Masyarakat memang harus ikuti arahan pemerintah demi kebaikan kita juga. Kalau memang tak ada yang terlalu urgent lebih baik tak keluar,” lanjutnya.

Dari seluruh langkah yang telah ditempuh, dr David mengembalikan kepada kedisiplinan masyarakat pula. Sebab segala program jika tak diikuti oleh masyarakat maka hasilnya tak akan maskimal.

“Contohnya vaksin, mari kita semua bersemangat karena itu salah satu ikhtiar kita agar kehidupan kita kembali normal seperti dulu. Masyarakat terus saling menjaga dengan tetap disipin prokes, mudah-mudahan kita bisa segera akhiri pandemi ini,” pungkasnya. (rel)

Pemko Tebingtinggi dan Tim Gabungan Antisipasi Bencana Alam

TINJAU: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dan Koramil 13 Kapten Onf Budiono menyaksikan perahu karet dalam kondisi baik.sopian/sumutpos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polres bersama Pemko Tebingtinggi, Koramil 13 Tebingtinggi dan stakeholder terkait menggelar apel kesiapsiagaan menangani bencana alam di Kota Tebingtinggi di lapangan apel Mapolres, Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi.

TINJAU: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dan Koramil 13 Kapten Onf Budiono menyaksikan perahu karet dalam kondisi baik.sopian/sumutpos.

Dipimpin langsung Kapolres AKBP Agus Sugiyarso dan dihadiri Wakil Wali Kota Tebingtinggi Oki Doni Siregar dan Komandan Koramil 13 0204 Deliserdang Kapten Inf Budiono.

Berdasarkan rilis BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika), hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang dan petir akan terjadi di seluruh Sumatera Utara menjelang akhir tahun 2021, oleh karena itu diperlukan persiapan dan langkah-langkah antisipasi.

“Dengan diadakan apel kesiapsiagaan bencana ini, merupakan bentuk respon pemerintah dalam menanggulangi bencana secara terpadu. Hal ini dilakukan sehingga dampak bencana yang ditimbulkan tidak terlalu besar dan tidak menimbulkan korban jiwa,” bilang Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso melalui Kasi Humas Polres Aiptu Agus Arianto, Minggu (12/9).

Lebih lanjut ujar Agus Arianto, faktor sinergitas dan pro aktif serta meningkatkan kewaspadaan menjadi kunci yang sangat penting serta turut melibatkan berbagai unsur didalamnya, diantaranya BPBD dan perangkat daerah terkait TNI, Polri, elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan lainnya.

Disinggung juga bahwa dalam penanganan penyebaran pandemi Covid-19 dan melaksanakan kegiatan kemanusiaan dalam menanggulangi bencana alam, tetap mempedomani dan mematuhi protokol kesehatan agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19.

“Dalam melaksanakan tugas dan penanganan bencana, tetap mempedomani dan mematuhi protokol kesehatan agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19.

Tetap semangat melaksanakan kegiatan kemanusiaan penanganan bencana alam,” paparnya.

Kegiatan dilanjutkan monitoring alat keselamatan dan pemeriksanan kendaraan dari beberapa petugas penanganan bencana Brimob, Polres, Koramil 13 Tebingtinggi, BPBD, Tagana, Satpol PP dan Dinas PUPR Kota serta RS Kumpulan Pane. (ian/han)

Bupati Deliserdang Launching Program Beasiswa dari Baznas Sumut, Bantu Pendidikan Siswa SD, SMP, dan SMA

HADIR: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Citra Effendi Capah, menghadiri Launching Program Bantuan Beasiswa dari Baznas Sumut.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang diwakili Asisten I/Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Citra Effendi Capah, menghadiri Launching Program Bantuan Beasiswa Tingkat SD, SMP, dan SMA oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara (Sumut) di di Aula Pesantren Al Qomariyah, Desa Kotangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (11/9) lalu.

HADIR: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Citra Effendi Capah, menghadiri Launching Program Bantuan Beasiswa dari Baznas Sumut.

Hadir pada acara ini, Ketua Badan Pelaksana Baznas Sumut H Amansyah Nasution, pimpinan Baznas Kabupaten Deliserdang, H Irham Dinni Nasution, H Mujahiduddin, H Yusuf Adi, H Surya Putra, Ketua Baznas Kabupaten Serdangbedagai, Pimpinan Ponpes Al Qomariyah, Camat Galang A Fitriyan Syukri, pimpinan ormas Islam, serta Kepala Desa Kotangan.

Dalam sambutan Bupati Deliserdang yang dibacakan Citra Effendi Capah, mengatakan, pendidikan bagi sebagian masyarakat masih tergolong kebutuhan yang mahal. Pendidikan merupakan satu cita-cita negara untuk mencerdaskan bangsa. Mengingat begitu pentingnya sektor pendidikan, membuat pemerintah selalu memberikan perhatian. Namun, pemerintah tidak bisa hanya berjuang sendiri, tanpa adanya bantuan dan kerja sama dari seluruh pihak.

“Kondisi inilah yang menuntut kesadaran kita, untuk bersama-sama berjuang meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, agar dapat melahirkan generasi yang cerdas dan berdaya saing global,” ungkap Effendi.

Effendi juga menjelaskan, penyaluran bantuan beasiswa oleh Baznas Sumut ini, sangat menunjang program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Deliserdang. Karena mampu turut serta mewujudkan harapan pemerintah untuk menjadikan Kabupaten Deliserdang maju dan makmur, dengan membantu mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Deliserdang.

Atas nama Pemkab Deliserdang, pihaknya pun sangat menyambut baik program bantuan beasiswa tingkat SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Deliserdang ini, sekaligus memberi apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Baznas Sumut, seluruh donatur, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pengadaan dana dan launching program bantuan beasiswa itu. “Kami yakin program beasiswa ini sangat berarti bagi para siswa di Deliserdang. Semoga ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sampai ke jenjang tertinggi. Kami berharap kegiatan positif ini, dapat berlanjut dan mampu menginspirasi,” harap Effendi. (rel/saz)

Pemkab Langkat Terima Audiensi FSPP-SPSI dan Pertina

AUDIENSI: Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin saat menerima audiensi PC FSPP-SPSI Langkat.syahrul/sumut pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemkab Langkat menerima audiensi Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSPP-SPSI) Kabupaten Langkat di Ruang Rapat Wakil Bupati Langkat, Stabat, Jumat (10/9) lalu. Kunjungan ini pun diterima langsung oleh Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin, mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin.

AUDIENSI: Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin saat menerima audiensi PC FSPP-SPSI Langkat.syahrul/sumut pos.

Sementara rombongan audensi, dipimpin Ketua PC FSPP-SPSI Kabupaten Langkat, H Hasanudin Nano, didampingi Sekertaris Hamdani Sembiring, Bendahara Tahara Usmani, Wakil Ketua 1 Sugianto, Wakil Ketua 2 Jeki S, Wakil Sekertaris Zul Fahri, Wakil Bendahara Dedy Wijaya, serta pengurus unit kerja Hary Ramadhan Siregar.

Dalam kesempatan itu, selain memperkenalkan kepengurusan baru, Hasanudin menyatakan, siap bersinergi dengan Pemkab Langkat, untuk mensejahterakan tenaga kerja perkebunan di Kabupaten Langkat. Dia pun berharap, agar Pemkab Langkat melalui Dinas Ketenagakerjaan, untuk tetap konsisten menolak kehadiran organisasi yang sama, tanpa miliki legalitas yang sah.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Langkat, H Syah Afandin mengatakan, Pemkab Langkat bekerja secara regulasi. Jadi selalu menerima serikat pekerja yang legal, sesuai keputusan Kementerian Hukum dan HAM, serta Menteri Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, Afandin pun meminta PC FSPP-SPSI Kabupaten Langkat untuk terus membantu pemerintah memajukan dan mensejahterakan, serta memberikan payung hukum dalam melindungi pekerja di Kabupaten Langkat, khususnya tenaga kerja perkebunan.

Sebelumnya, Afandin juga menerima audiensi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Langkat. Rombongan yang hadir dipimpin Hasanudin, yang juga Ketua Pertina Kabupaten Langkat. Dia didampingi Wakil Ketua 1 Jeki Sembiring, Wakil Ketua 2 Sugianto, Sekertaris Hamdani Sembiring, Wakil Sekertaris Zul Fahri, Bendahara Thaharah Usmani, dan Wakil Bendahara Dedy Wijaya.

Pada kesempatan itu, Hasanudin menyampaikan, pertandingan tinju yang semula akan dilaksanakan di Kabpaten Langkat tidak jadi terselenggara, akibat PPKM Level 3. Sehingga, pelaksanaannya dialihkan ke Kota Medan.

Kehadirannya, pun seraya memperkenalkan kepengurusan Pertina Kabupaten Langkat, serta melaporkan hasil pertandingan kejuaraan tinju Elite se-Sumut pada 12-16 Agustus 2021 lalu, yang dilaksanakan di Pusdiklat Pertina Sumut (MBC) Medan.

Hasilnya, Pertina Kabupaten Langkat memperoleh Juara 2 Umum se-Sumut, dengan perolehan medali, 4 emas, 3 perak, dan 2 perunggu.

Hadir sejumlah pimpin perangkat daerah Pemkab Langkat terkait, yang mendampingi Wakil Bupati Langkat pada kesempatan tersebut. (mag-6/saz)