Home Blog Page 323

Pemkab Sergai Hadirkan Kebijakan Pajak yang Lebih Adaptif, Optimalisasi Penerimaan Daerah

PEMAPRAN: Wabup Sergai Adlin Tambunan saat memberikanpemaparan dalam pengoptimalan pajak. (ISTIMEWA/SUMUTPOS)
PEMAPRAN: Wabup Sergai Adlin Tambunan saat memberikanpemaparan dalam pengoptimalan pajak. (ISTIMEWA/SUMUTPOS)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) terus melakukan inovasi kebijakan guna mengoptimalkan penerimaan daerah. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penyesuaian mekanisme Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan skema insentif yang lebih fleksibel.

Sebagai bagian dari upaya ini, Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan memimpin sosialisasi kebijakan tersebut bagi seluruh aparat desa dan Kecamatan Teluk Mengkudu dalam pertemuan di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekdakab) Sergai, Kompleks Kantor Bupati, Sei Rampah, Kamis (13/3/2025).

Dalam pemaparannya, Wabup Adlin menekankan bahwa Pemkab Sergai berkomitmen untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kebijakan yang lebih adaptif dan mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

Ia menyebutkan, bahwa salah satu arahan Presiden Prabowo dalam pertemuan retreat di Magelang adalah meningkatkan PAD dengan menggali potensi yang ada di daerah. Oleh karena itu, Pemkab Sergai berupaya mencari solusi yang lebih fleksibel dan mengakomodasi kondisi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Sergai telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang memberikan kewenangan bagi Bupati atau pejabat yang ditunjuk untuk menetapkan keringanan, pengurangan, atau penundaan pembayaran pajak sesuai kondisi wajib pajak dan objek pajaknya.

Selain itu, untuk tahun 2025, Pemkab menerapkan kebijakan diskon bertahap bagi wajib pajak yang membayar PBB-P2 lebih awal sebagaimana tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 91/18.34/2025.

Menurut Adlin Tambunan, skema insentif ini memungkinkan wajib pajak mendapatkan diskon 10 persen jika membayar dalam dua bulan pertama setelah penetapan dan pencetakan massal PBB-P2. Jika pembayaran dilakukan dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan, diskon yang diberikan sebesar 8 persen, sementara untuk pembayaran dalam tiga bulan pertama, diskon hanya 5 persen. Setelah periode tersebut, tidak ada lagi keringanan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian, Pemkab Sergai juga memberikan pembebasan kewajiban pembayaran PBB-P2 bagi masyarakat yang memiliki lahan pertanian basah atau sawah dengan luas maksimal 2.800 meter persegi (tujuh rante). Kebijakan ini diatur dalam Keputusan Bupati Nomor 83/18.34/2025. Namun, pembebasan pajak ini hanya berlaku untuk satu objek pajak bagi setiap wajib pajak yang memiliki lebih dari satu lahan pertanian basah.

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, Wabup Sergai meminta Kepala Desa dan Lurah untuk aktif menyosialisasikan kebijakan PBB-P2 tahun 2025 kepada masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB yang harus segera diterima dan didistribusikan oleh Kepala Dusun atau Kepala Lingkungan kepada wajib pajak. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas terkait kebijakan yang berlaku.

“Melalui kebijakan ini, Pemkab Sergai berharap dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan PAD. Upaya ini diharapkan dapat mendukung berbagai program pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat Sergai,” tandasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pj. Sekdakab Rusmiani Purba, SP, M.Si, Inspektur Sergai Dimas Kurnianto, AP, SH, MM, MSP, Kepala Bapenda Sri Rahmayani S.Sos, MSi, Camat Teluk Mengkudu Rizki Abdullah Nasution, S.STP, M.S.P, perwakilan OPD terkait, para kepala desa se-Teluk Mengkudu, serta perangkat pemerintah desa di Teluk Mengkudu. (fad/han)

GM PLN UID Sumut Tinjau PLTMG Nias, Pembangkit Siap Layani Lonjakan Beban Ramadan

Inspeksi lapangan oleh General Manager PLN UID SUMUT ke lokasi pembangkit PLTMG Nias 1 x 25 MW.
Inspeksi lapangan oleh General Manager PLN UID SUMUT ke lokasi pembangkit PLTMG Nias 1 x 25 MW.

NIAS, SUMUTPOS.CO – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, melakukan peninjauan langsung ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Nias pada 11 Maret 2025.

Kunjungan ini menegaskan sinergi antara PLN UID Sumut dan PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Belawan ULPLTD Gunung Sitoli dan PLN Batam dalam memastikan keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri 2025.

Raplan Ompusuggu, Manager PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Belawan ULPLTD Gunung Sitoli, menyatakan semua unit PLTMG berkapasitas 5×5 MW telah dipersiapkan secara maksimal.

“Kami menjalankan comprehensive maintenance pada seluruh sistem, mulai dari mesin pembangkit hingga ketersediaan bahan bakar. Saat ini, availability factor pembangkit mencapai 98% dengan stok bahan bakar yang cukup untuk 30 hari operasi penuh,” papar Raplan.

Begitu juga PLTMG 1×25 MW milik PLN Batam yang sangat siap beroperasi menopang beban puncak di Nias.

Agus Kuswardoyo mengapresiasi kolaborasi antarunit PLN ini. “PLTMG Nias adalah tulang punggung pasokan listrik di wilayah kepulauan. Dukungan teknis dari PLN Nusantara Power dan PLN Batam sangat krusial, terutama dalam hal penyediaan sparepart dan antisipasi gangguan,” ujar Agus.

Raplan menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sparepart kritis seperti filter udara, bearing, dan gasket di gudang lokal untuk memangkas waktu respons jika terjadi kerusakan. “Kami juga sebelumnya telah melakukan pemeliharaan menyeluruh pada unit sehingga dipastikan seluruh unit pembangkit dalam kondisi Prima,” tegasnya.

Agus berpesan agar ketersediaan logistik terus dipantau.

“Akses ke Nias yang terkendala geografis mengharuskan kita lebih proaktif. Pastikan koordinasi dengan Unit Pembangkitan Belawan diperkuat untuk percepatan pengiriman material darurat.”

PLTMG Nias saat ini memasok listrik ke 85% wilayah Nias. “Kami tidak akan memberi ruang untuk pemadaman listrik, khususnya pada momen Idul Fitri. Tim pembangkit dan distribusi telah diinstruksikan untuk standby 24 jam dengan sistem monitoring real-time,” ujar Agus.

Selain kolaborasi antarunit PLN, kata Agus, PLN juga mengajak masyarakat untuk turut aktif menjaga stabilitas listrik melalui Aplikasi PLN Mobile.

“Sinergi tidak hanya terjalin internal PLN, tetapi juga dengan masyarakat. Melalui fitur ‘Lapor Gangguan’ di PLN Mobile. Laporan ini akan langsung kami tindaklanjuti untuk memastikan respons tercepat,” kata Agus.

Dukungan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital ini, menurut Agus, menjadi kunci keberhasilan PLN dalam menjaga keandalan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri. (ila)

Srikandi PLN UID Sumut Turut Jadi Penggerak Pasar Murah Ramadan

Senyum Srikandi PLN UID Sumut dan warga yang terpancar dengan ketulusan hati
Senyum Srikandi PLN UID Sumut dan warga yang terpancar dengan ketulusan hati

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara tak hanya menghadirkan 1.000 paket sembako murah seharga Rp50 ribu dalam program Pasar Murah “Terang Berkah Ramadan”, tetapi juga mengedepankan peran strategis Srikandi PLN UID Sumut sebagai penggerak utama kegiatan.

Anggota Srikandi PLN terlibat aktif mulai dari koordinasi logistik, distribusi paket sembako, hingga sebagai garda terdepan dalam aksi sosial dan lingkungan PLN.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menyatakan kebanggaannya atas partisipasi Srikandi PLN. “Ini bukti nyata bahwa Srikandi PLN bukan sekadar support system, tetapi motor penggerak yang membawa dampak langsung bagi masyarakat. Keterlibatan mereka dalam program ini sejalan dengan dukungan perusahaan terhadap kesetaraan gender,” ujar Agus.

Agus Kuswardoyo berharap kolaborasi dengan Srikandi PLN akan terus meluas. “Mereka adalah aset berharga. Ke depan, kami mendorong Srikandi PLN untuk terus melahirkan program inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong percepatan transisi energi di Sumut,” pungkasnya.

Yessi Indra, Ketua Srikandi PLN UID Sumut, menekankan bahwa momentum Ramadan menjadi ajang membumikan peran perempuan PLN dalam isu strategis.

“Sebagai Srikandi PLN, kami tidak hanya mendukung dari belakang. Di Pasar Murah ini, kami turun langsung memastikan bantuan tepat sasaran, sekaligus mengedukasi warga tentang program listrik ramah lingkungan. Ini bentuk kontribusi nyata kami untuk masyarakat dan masa depan,” tegas Yessi.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Puluhan anggota Srikandi PLN dengan sigap melayani pembelian sembako, sambil menyisipkan tips dan trick dalam menghadapi kendala kelistrikan.

Agus Kuswardoyo berharap kolaborasi dengan Srikandi PLN akan terus meluas. “Mereka adalah aset berharga. Ke depan, kami mendorong Srikandi PLN untuk terus melahirkan program inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong percepatan transisi energi di Sumut,” pungkasnya.

Program Pasar Murah “Terang Berkah Ramadan” menjadi bukti bahwa peran Srikandi PLN tidak hanya simbolis, tetapi konkret. Melalui aksi ini, PLN UID Sumut mempertegas komitmennya sebagai perusahaan yang responsif terhadap isu sosial-lingkungan, dengan memberdayakan potensi internal untuk menciptakan dampak berkelanjutan. (ila)

Tak Perlu Takut Rehab, RSJ Prof dr M Ildrem Punya Fasilitas Lengkap untuk Korban Napza

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Jiwa Prof dr Muhammad Ildrem saat ini memiliki fasilitas yang lengkap bagi korban Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif berbahaya lainnya (NAPZA). Maka, saat ini tidak perlu takut lagi untuk menjalani rehabilitasi bagi korban Napza.

Direktur RSJ Prof dr Muhammad Ildrem, drg Ismail Lubis, MM menyampaikan, jika ada keluarga ataupun diri sendiri yang sedang ketergantungan napza. Akan hal itu jangan takut untuk menjalani rehabilitasi.

Saat ini, kata Ismail Lubis, RSJ Prof dr Muhammad Ildrem memiliki sebanyak 100 tempat tidur untuk rehabilitasi napza, selain itu ada juga sebanyak 350 tempat tidur untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Jangan takut untuk menjalani rehabilitasi bagi korban Napza. RSJ Prof dr Muhammad Ildrem akan memberikan pelayanan kesehatan yang baik, dan lengkap. Seperti saat ini kita memiliki 100 tempat tidur untuk rehabilitasi napza. Ada juga sebanyak 350 tempat tidur untuk ODGJ. Kita akan memberikan kegiatan positif dan produktif bagi pasien rehabilitasi,” kata Ismail Lubis, Rabu (12/3/2025).

Selain itu, kata Ismail, rehabilitasi Napza RSJ Prof dr M Ildrem dilengkapi oleh SDM profesional dari segala macam profesi. Di antaranya psikiater, dokter umum, perawat, perawat spesialis kesehatan jiwa, psikolog, pekerjaan sosial, konselor, apoteker, konsultan gizi yang melayani para penyalahguna Napza

Sementara untuk program Napza psikososial, seperti wawancara motivasi, bimbingan vokasional, pembinaan kewirausahaan, dan bimbingan spritual.

Lebih lanjut Direktur RSJ Prof dr Muhammad Ildrem itu menyampaikan, maka jangan takut bagi korban Napza untuk menjalani rehabilitasi. Terutama di RSJ Prof dr M Ildrem.

“Tidak usah takut, ataupun malu untuk menjalani program rehabilitasi napza. Langsung datang saja ke RSJ Prof dr M Ildrem untuk konsultasi lebih dahulu. Kami ingin penyalahguna NAPZA insyaallah diberikan pulih sampai bebas dari narkoba,” pungkas Ismail Lubis.

Untuk diketahui, selain rehabilitasi napza dan fasilitas kesehatan jiwa. RSJ Prof dr M Ildrem juga menyediakan beragam fasilitas kesehatan yang lengkap dan baik.

Seperti Klinik Jiwa, lalu Anak Remaja, kemudian Psikiatri Dewasa. Lalu, Psikogeratri, Kesehatan Gigi dan Mulut, kemudian Kulit, dan Rehabilitasi dari Ketergantungan Obet/Napza, Klinik Neurolog, Klinik Umum, Klinik Psikologi, dan Klinik Geriatri. (ila)

Indah Fery Simatupang Dilantik sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Labusel 2025-2030

DILANTIK: Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu Bobby Nasution melantik Ketua TP PKK se Sumut, dan Ketua Tim Pembinan Posyandu di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu. ISTIMEWA/SUMUT POS
DILANTIK: Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu Bobby Nasution melantik Ketua TP PKK se Sumut, dan Ketua Tim Pembinan Posyandu di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu. ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu Bobby Nasution melantik Indah Fery Simatupang sebagai Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) periode 2025-2030.

Pelantikan tersebut berlangsung pada Kamis(13/3/2025) di Aula Raja Inal Siregar, Lt 2 Kantor Gubernur Sumut. Kahiyang Ayu Bobby Nasution juga melantik Ketua TP-PKK, Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), serta Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sumut.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Sumut M. Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumut H. Surya, Istri Gubernur, Pj Sekda Provinsi Sumut Effendi Pohan, Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, serta Bupati/Walikota se-Provinsi Sumut.(mag4/han)

Ketua TP-PKK Sergai Dilantik, Hj. Rosmaida Darma Wijaya Siap Perkuat Program Kesejahteraan Keluarga

BERSAMA: Ketua TP-PKK Sergai Dilantik, Hj. Rosmaida Darma Wijaya didampingi Bupati Sergai Darma Wijaya foto bersama Gubernur Sumut boby Nasution di Medan . (FADLY/SUMUTPOS)
BERSAMA: Ketua TP-PKK Sergai Dilantik, Hj. Rosmaida Darma Wijaya didampingi Bupati Sergai Darma Wijaya foto bersama Gubernur Sumut boby Nasution di Medan . (FADLY/SUMUTPOS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, secara resmi dilantik oleh Ketua TP-PKK Sumatera Utara, Kahiyang Ayu Bobby Nasution.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Medan, pada Kamis (13/3/2025) ini diikuti oleh Ketua TP-PKK dari 33 kabupaten/kota se-Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Rosmaida Darma Wijaya menegaskan komitmennya dalam menjalankan peran strategis PKK, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan dan penguatan peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan naskah pelantikan yang menetapkan tugas Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Sergai untuk periode 2025–2030.

“Melalui langkah ini, kami menyadari pentingnya sinergi antara TP-PKK, kader Posyandu, serta pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.

Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program dan kegiatan PKK. Menurutnya, PKK merupakan organisasi yang memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat karena langsung bersentuhan dengan kehidupan keluarga.

“PKK merupakan ujung tombak peningkatan kesejahteraan keluarga. Pemerintah daerah tentu akan terus memberikan dukungan agar program PKK dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Darma Wijaya.

Ia menambahkan, bahwa PKK berperan penting dalam pembangunan sosial, terutama dalam pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, serta sektor kesehatan dan pendidikan. Oleh karena itu, sinergi antara PKK dan pemerintah daerah harus terus diperkuat.

Sebelumnya, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam sambutannya menekankan bahwa PKK adalah organisasi besar yang menjangkau hingga tingkat keluarga. Ia berharap PKK mampu menghasilkan program yang berdampak luas dan nyata di daerah masing-masing.

“PKK harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Dinas-dinas terkait harus bersinergi dengan program PKK agar setiap kegiatan yang dilakukan dapat terarah dan mendukung agenda pembangunan,” ujar Bobby Nasution.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan PKK dalam memberdayakan keluarga akan berkontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, dukungan penuh dari pemerintah daerah sangat diperlukan agar berbagai program PKK dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Sumut, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, mengingatkan para Ketua TP-PKK kabupaten/kota untuk lebih memperhatikan potensi yang ada di daerah masing-masing.

“Gerakan PKK bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, setiap daerah harus mampu mengidentifikasi potensi lokalnya dan mengoptimalkannya dalam program-program PKK,” kata Kahiyang Ayu.

Pelantikan ini dihadiri oleh para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, kepala OPD Sumut, serta tamu undangan lainnya. (fad/han)

H Salman Alfarisi Gagas Lahirnya Perda Pemberdayaan Masjid

Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H Salman Alfarisi, Lc,MA.
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H Salman Alfarisi, Lc,MA.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H Salman Alfarisi, Lc,MA, mengaku akan berupaya menggagas lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberdayaan Masjid sebagai salah satu langkah strategis bagi penyelesaian sejumlah persoalan di masyarakat seperti masalah perekonomian dan masalah sosial.

Gagasan ini disampaikan Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat melaksanakan Reses II Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Jalan Bajak III, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (12/3/2025).

“Sebagai upaya menyelesaikan persoalan di masyarakat, kita akan menggagas lahirnya Perda Pemberdayaan Masjid. Hal ini sangat penting, karena kita yakin penyelesaian segala persoalan ada di masjid termasuk perosoalan konomi dan masalah sosial di masyarakat,” ucapnya.

Salman menegaskan, penyelesaian segala persoalan di masyarakat telah dicontohkan Rosulullah SAW, dimana keberadaan masjid menjadi pusat solusi. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat melahirkan solusi bagi masalah ekonomi dan sosial di masyarakat. Perda pemberdayaan masjid ini adalah bagian dari upaya perbaikan masyarakat,” ujar Salman

Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan masjid bisa berperan dalam meningkatkan ekonomi umat dan membangkitkan ekonomi di lingkungan sekitar. Melalui masjid, masyarakat dapat diberdayakan dengan berbagai program yang mendorong kemajuan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial. “Pemberdayaan ekonomi bisa dilahirkan dari Masjid, begitu juga dengan persoalan sosial di masyarakat seperti masalah narkoba dan kenakalan remaja,” katanya.

Dan karenanya, sambung Salman, peradaban dunia juga bermua dari masjid, dimana dari Masjid lahir generasi-generasi yang memimpin dunia. “Sejarah telah mencatat melalui pemberdayaan masjid, lahir generasi-generasi terbaik yang memimpin negara dan dunia,” ungkapnya.

Pria yang juga menjabat Ketua MPW PKS Sumut ini menerangkan, Seorang ulama kenamaan asal Syria, Muhammad Said Ramadhan Al Buthi mengatakan bahwa sepeninggal Rosulullah SAW, diketahui ada 2000 pemimpin dunia yang dilahirkan.

“Setelah Rosulullah SAW wafat, diketahui ada 2000 pemimpin dunia dilahirkan dari tangan beliau, seperti yang terkenal adalah Saad bin Abi Waqas delegasi yang sampai hingga ke daratan China, dan semua itu dilahirkan dari masjid,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar Warga Medan Amplas mengharapkan Pemerintah membantu dan memperhatikan kebutuhan bagi sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).

“Saat ini kita merasakan minimnya perhatian terhadap sekolah MDTA, dimana dari sinilah sebagai tempat pengkaderan imam masjid, dan lainnya. Kemudian pengkaderan imam masjid, serta peran masjid dalam menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan juga penting untuk dilakukan,” pungkasnya. (map/ila)

Komisi IV DPRD Medan Ajukan Usulan Regulasi Percepatan Birokrasi Penindakan

Komisi IV DPRD Medan Rommy Van Boy
Komisi IV DPRD Medan Rommy Van Boy

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjamurnya bangunan bermasalah yang berdampak terhadap kebocoran PAD menjadi perhatian serius anggota Komisi IV DPRD Medan Rommy Van Boy. Menurutnya, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan melakukan percepatan birokrasi penindakan.

“Perlu dipangkas birokrasi penindakan yang cukup lama. Selama ini, untuk menunggu Surat Peringatan (SP) 1 sampai 3 terbit, sudah duluan pembangunan rampung. Alhasil, bangunan tidak jadi ditindak dan pemilik pun tidak mau lagi mengurus izinnya,” ucap Rommy Van Boy, Kamis (13/3/2025).

Untuk itu, kata Rommy yang merupakan politisi asal Partai Golkar itu, proses birokrasi perlu dipercepat. Hal itu dilakukan, agar bangunan yang bermasalah dapat ditindak langsung. “Regulasi dan payung hukum seperti itu yang perlu dimiliki oleh Pemko Medan, baik itu melalui Perwal ataupun Perda,” ujarnya.

Dikatakan Rommy, selama ini bangunan yang ditemukan bermasalah lalu diusulkan untuk penindakan, sangat lama untuk ditindaklanjuti. Panjangnya birokrasi mulai dari pemberian surat peringatan sampai surat perintah pembongkaran sangat lama dilakukan.

“Untuk itu, perlu ada aturan baru. Seiring dengan itu, pengawasan harus ditingkatkan. Begitu ada bangunan ditemukan tanpa izin, saat itu juga harus ada perintah tegas dari petugas agar pembangunan distop sebelum ada izin. Bila terbukti ada kegiatan lagi, harus dilberikan tindakan atau sanksi tegas,” katanya.

Rommy pun meminta kepada aparat OPD di lingkungan Pemko Medan untuk tidak lagi melalukan pembiaran bangunan bermasalah hanya karena kepentingan pribadi ataupun kelompok.

“Harus tetap bersinergi dengan DPRD Medan melakukan pengawasan guna peningkatan PAD Pemko Medan dari sektor retribusi bangunan,” pungkasnya. (map/ila)

Aset Traffic Light Milik Pemko Binjai Dicuri untuk Beli Narkoba

DITANGKAP: Ketiga pelaku pencurian lampu lalulintas ditangkap polisi.(Istimewa/Sumut Pos)
DITANGKAP: Ketiga pelaku pencurian lampu lalulintas ditangkap polisi.(Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Polsek Binjai Kota mengungkap kasus pencurian aset traffic light atau lampu merah milik pemerintah kota yang dicuri oleh orang tak dikenal dari tiang yang berdiri di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota. Ada 3 orang yang diciduk Unit Reskrim Polsek Binjai Kota.

Mereka berinisial DG (35) warga Kelurahan Satria dengan tugas sebagai penunjuk barang yang mau dicuri, PA (35) warga Gang Flamboyan, sebagai eksekutor yang memanjat tiang lampu lalu lintas dan Am (49) warga Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, dengan tugas sebagai pengemudi kendaraan serta pemantau.

Ketiganya diamankan polisi pada, Rabu (12/3/2025). “Hasi curian kami jual ke barak narkoba, uangnya pun kami pakai sabu dan main tembak ikan,” kata PA, salah satu tersangka.

Kapolsek Binjai Kota, Kompol Arnawati menjelaskan, ketiga pelaku diamankan melalui penyelidikan dengan melihat petunjuk rekaman CCTV saat mereka beraksi. Kata Arnawati, ketiganya ditangkap dari lokasi terpisah.

Juga barang bukti yang diamankan disebut sudah rusak dan trafo sudah dibongkar. “Kita juga saat ini masih memburu pelaku pencuri lampu hias tanah lapang merdeka Binjai. Dan ini masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar Arnawati, Kamis (13/3/2025).

“Terhadap ketiga pelaku ini anggota masih mengarah ke barang bukti yang mana hasil curiannya mereka jual di salah satu tempat,” sambungnya.

Terpisah, Kabid Lalu Lintas Dishub Binjai, Arif Sihotang mengapresiasi kinerja Polsek Binjai Kota yang telah mengungkap kasus tersebut. Kara Arif, laporan itu dilayangkan usai mendengar adanya peristiwa aset milik pemko yang dicuri.

“Kita sangat apresiasi kinerja Polsek Binjai Kota yang telah berhasil menangkap 3 orang pelaku pencurian lampu lalu lintas itu. Harapan kita selaku Pemerintah Kota Binjai dengan adanya peristiwa ini dapat membuat jera untuk para pelaku kejahatan lain dan kedepan sama sama kita menjaga mana yang menjadi aset pemerintah untuk umum,” katanya.

Pencurian lampu lalulintas itu merugikan Dinas Perhubungan Kota Binjai mencapai Rp7 juta. (ted/han)