25 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 3261

Kemenkumham Sumut Serahkan Paket Bansos kepada Masyarakat

BAGIKAN: Kemenkumham Sumut membagikan paket Bansos kepada masyarakat terdampak, Jumat (30/7). gusman/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara membagikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di halaman Kanwil, Jumat (30/7).

BAGIKAN: Kemenkumham Sumut membagikan paket Bansos kepada masyarakat terdampak, Jumat (30/7). gusman/sumutpos.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi, didampingi Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu beserta pejabat di lingkungan, membagikan langsung 150 paket bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkann

“Bantuan ini juga sebagai bentuk solidaritas kami dimana kami juga turut merasakan susahnya apa yang bapak/ibu rasakan. Jangan dinilai dari isinya tetapi ini merupakan itikad baik kami untuk membantu warga masyarakat semua. Mudah-mudahan ini menjadi berkah, menjadi doa untuk keselamatan kita semua, bangsa dan negara ini. Saya berharap bapak/ibu semua dalam kondisi sehat selalu, jaga protokol kesehatan baik dirumah maupun diluar,” ujar Imam Suyudi.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara (KUSUMA) memberikan total Paket Bantuan Sosial sebanyak 1.775 paket dengan rincian jumlah paket bantuan sosial dari satuan kerja di Lingkungan KUSUMA sebanyak 1.435 paket (kepada masyarakat : 1.357; kepada ASN terpapar : 78, jumlah paket bantuan sosial dari OBH sebanyak 72 paket dan jumlah paket bantuan sosial dari Notaris sebanyak 268 paket. (man/ila)

Ditlantas Poldasu Klaim Penerapan PPKM Darurat Berhasil, Arus Lalin Turun hingga 60 Persen

PENYEKATAN: Polisi menjaga penyekatan di Kota Medan. Penyekatan dianggap berhasil karena mampu menurunkan arus lalu lintas sebesar 40-60 persen.istimewa/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut) menyebutkan, selama diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, arus lalu lintas (Lalin) mengalami penurunan sebesar 40-60 persen. Hal ini menjadi faktor keberhasilan dalam tujuan mencegah penularan Covid-19 yang masif di Kota Medan.

PENYEKATAN: Polisi menjaga penyekatan di Kota Medan. Penyekatan dianggap berhasil karena mampu menurunkan arus lalu lintas sebesar 40-60 persen.istimewa/sumut pos.

Demikian dikatakan Dirlantas Poldasu, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda melalui Kasi STNK Ditlantas Polda Sumut, Kompol Anggun Andhika Putra kepada Sumut Pos di Medan, Jumat (30/7).

Menurut Anggun, keberhasilan PPKM Darurat yang diberlakukan sejak 12-25 Juli 2021 tersebut, karena benar-benar dilakukan penyekatan dan dibagi ke dalam tiga sektor, yakni esensial, kritikal dan nonesensial.

“Nah, yang boleh melewati batas penyekatan hanya sektor esensial dan kritikal. Sebab ini termasuk golongan masyarakat yang tugas pekerjaannya urgent dalam melayani publik, serta yang perusahaannya menerapkan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO). Sedangkan bagi yang nonesensial harus menunjukkan surat tugas dari kantornya,” ujarnya.

Dalam penerapan PPKM Darurat ini, lanjut Anggun, ada 40 titik pos, yakni pos pemeriksaan, penyekatan dan pengalihan arus. Penerapan tindakan disiplinnya juga berbeda-beda, pengalihan arus jalur lalu lintasnya ditutup total, jika penyekatan dan pemeriksaan sistim buka tutup.

“Nah, sistim ini yang boleh melaluinya hanyalah sektor esensial dan kritikal. Sedangkan pelaku perjalanan jauh harus mampu menunjukkan surat tugas, surat vaksin atau surat swab antigen,” jelasnya.

Dengan penerapan ini, kata Anggun, pihaknya mengaku berhasil sehingga arus lalu lintas mampu ditekan dan terjadi penurunan hingga 60 persen. Sementara PPKM perpanjangan atau Level 4 sedikit ada peningkatan arus, namun tidak signifikan.

“Kenaikannya hanya berkisar 5-10 persen saja. Penerapan PPKM Level 4 ini dikarenakan peraturan dari pemerintah yang sudah memperbolehkan perusahaan-perusahaan beroperasi seperti biasa. Ini karena ada perusahaan yang tidak menerapkan sistim WFH dan WFO,” ungkapnya.

Tetapi selama penerapan PPKM Level 4, lanjutnya, penyekatan jalan tetap dilakukan dan 40 pos masih tetap dilaksanakan. “Petugas juga masih menyebar dan berjaga-jaga di titik-titik penyekatan jalan tersebut,” katanya.

Dikatakannya, pihak Ditlantas Polda Sumut terus memantau dan menghitung jumlah penurunan dan kenaikan arus lalu lintas, baik secara manual maupun secara digital, yakni menggunakan Google Traffic.

“Keberhasilan dalam tujuan menekan penyebaran Covid-19 ini tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak, terutama masyarakat. Semua tergantung kesadaran masyarakat dalam penerapan PPKM ini. Jika kurangnya kesadaran masyarakat maka akan sulit kita menerapkannya dan tentu penularan Covid-19 semakin masif dan yang tertular akan semakin banyak, jumlah korban terpapar virus corona pun pasti akan semakin meningkat,” pungkasnya. (mag-1/ila)

Respon Cepat Penyebaran Covid-19, Poldasu Bentuk Tim Tracer Bintara Remaja

Wawancara: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra sedang mewawancarai salah seorang tracer, di Mapolda Sumut, kemarin malam. Sumut Pos/ istimewa.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol RZ Panca Putra selalu merespon cepat penanggulangan penyebaran Covid-19, salah satunya dengan membentuk Tim Tracer Bintara Remaja yang dilatih untuk terjun ke masyarakat.

Wawancara: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra sedang mewawancarai salah seorang tracer, di Mapolda Sumut, kemarin malam. Sumut Pos/ istimewa.

“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Polda Sumut bersama-sama dengan instansi lainnya untu memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Dirbinmas Polda Sumut, Kombes Pol Sofyan, Kamis (29/7) malam.

Sofyan mengungkapkan, pelatihan tracer dengan metode door to door system dan problem solving, berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumut dan Tim Kedokteran Kesehatan Polda Sumut.

“Persiapan para tracer akan melaksanakan tracing di wilayah yang sudah terdata. Nantinya, para tracer akan melakukan wawancara melalui telepon kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 untuk mendapatkan keterangan, siapa saja orang-orang yang sudah melakukan kontak erat dengan suspect yang dituju,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tracer dan tenaga kesehatan akan mendatangi masyarakat yang terlibat kontak langsung dengan suspect pertama. Kemudian, lanjutnya, dilakukan testing kepada suspect ke dua, jika hasilnya positif maka dianjurkan untuk melakukan treatmen isoman atau perawatan ke rumah sakit terdekat.

“Kita akan melakukan evaluasi kepada tracer mengenai pelaksanaan program 3T dalam penanggulangan Covid-19 di wilayah hukum Polda Sumut,” pungkasnya. (mag-1/ila)

Ringankan Beban Masyarakat Terdampak PPKM, Musa Rajekshah Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus

BAGIKAN SEMBAKO: Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah bersama kader partai Golkar, membagikan paket sembako kepada warga. TPU Simalingkar B Medan, belum lama ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meringankan beban masyarakat, khususnya akibat dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), DPD Partai Golkar Sumut membagikan sembako dan nasi bungkus di kawasan bantaran sungai Jalan Sei Deli dan pengendara bermotor di Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (30/7).

BAGIKAN SEMBAKO: Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah bersama kader partai Golkar, membagikan paket sembako kepada warga. TPU Simalingkar B Medan, belum lama ini.

Bantuan sosial itu diberikan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah bersama sejumlah kader partai berlambang pohon beringin tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah mengungkapkan, Partai Golkar baik tingkat povinsi dan kabupaten/kota se-Sumut memang telah diinstruksikannya untuk mulai berkegiatan sosial di masyarakat sejak pekan lalu. Menurutnya, hal ini penting untuk dilakukan apalagi sejumlah daerah di Sumut menerapkan PPKM level III dan IV seperti Medan dan level III.

“Kita tahu ada masyarakat kita yang bekerja hari ini untuk makan hari ini juga, sehingga secara ekonomi akan berpengaruh pada masyarakat. Namun, pemerintah melihat situasi kesehatan saat ini terpenting. Akan tetapi, bukan berarti meninggalkan masyarakat kita yang berkesusahan,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut Musa Rajekshah, Partai Golkar tergerak hatinya untuk memberikan bantuan sosial yang dilakukan di 5 titik di Kota Medan. “Untuk nasi bungkus sengaja kami programkan membeli dari kedai nasi supaya penjualannya bisa meningkat dan kami bagikan lagi kepada yang membutuhkan. Sedangkan sembako kami bagikan kepada masyarakat tidak mampu,” kata Musa Rajekshah yang akrab dipanggil Ijeck.

Dia berharap, apa yang dilakukan DPD Partai Golkar Sumut ini bisa memotivasi berbagai pihak untuk dapat berbuat kegiatan sosial serupa dalam membantu masyarakat dan pemerintah. “Kegiatan sosial yang dilakukan Partai Golkar ini akan terus berlangsung setiap hari. Saya minta semua para kader terus lah berbuat membantu sesama,” ujarnya.

Sementara itu, saat pembagian bantuan berlangsung, Ijeck sempat terkejut melihat adanya 3 keluarga asal Sigli, Aceh, yang tinggal di bawah kolong jembatan Jalan Gatot Subroto/Kapten Maulana Lubis. Secara spontan, Ijeck mendatangi dan memberikan sembako kepada mereka.

Ijeck mengaku, hal ini tentu akan menjadi catatan dan perhatian dari pihaknya. Ke depannya, dia akan berkoordinasi dengan Wali Kota Medan. “Memang masyarakat ini tidak terdata kependudukannya karena bukan masyarakat Sumut, setelah tadi saya berbicara dengan dia. Tapi, bukan juga kemauan dia untuk jadi miskin, dan bukan kemauan dia untuk tidak punya tempat tinggal. Namun ini fakta yang terjadi di tengah masyarakat kita. Jadi kita mulai sekarang harus membenahi dan melakukan apa yang bisa dilakukan untuk ke depan,” pungkasnya.

Salah seorang warga yang mendapatkan bantuan, Nuraisyah mengaku merasa terharu atas bantuan yang diberikan kepadanya. Sebab, sejak pandemi Covid-19 ini dia tidak bisa bekerja seperti biasanya, sehingga ekonomi keluarganya jelas kekurangan. “Saya terharu sekali dan mengucapkan terima kasih. Ini sangat membantu sekali bagi keluarga kami, semoga Bapak Musa Rajekshah dan keluarga semuanya selalu diberi kesehatan,” katanya. (ris/ila)

Pewarta Bagikan Paket Sembako kepada Wartawan

BAGIKAN: Pewarta membagikan paket sembako kepada wartawan terdampak PPKM, Jumat (30/7).gusman/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan wartawan Polrestabes (Pewarta) Medan, membagikan paket sembako kepada wartawan terdampak pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) Level IV, di Kantor Pewarta Jalan Medan Area Selatan, Jumat (30/7). 

BAGIKAN: Pewarta membagikan paket sembako kepada wartawan terdampak PPKM, Jumat (30/7).gusman/sumu tpos.

Dalam kegiatan sosial ini, Ketua Pewarta Polrestabes Chairum Lubis, SH langsung membagikan sembako secara simbolis kepada para jurnalis. Kegiatan yang sama juga sebelumnya telah dilaksanakan. ”Ada seban-yak 100 paket sembako yang kita bagikan kepada jurnalis yang tergabung di Pewarta yang terdampak PPKM Darurat Level IV,” ujarnya. 

Dia mengatakan, bantuan yang dibagikan ini dari pengusaha sukses di Kota Medan yang terketuk hatinya memberikan sumbangan bantuan sembako kepada Pewarta Polrestabes Medan.

Bantuan juga berasal dari Kepala Rutan Kelas I Tanjunggusta Medan Theo Andrianus Purba. “Semoga bantuan sembako ini bermanfaat buat keluarga di rumah dan kita mendoakan supaya wadah pandemi ini cepat berlalu sehingga bisa beraktivitas seperti biasa,” kata Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut ini.

Terpisah, Kepala Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan, Theo Andrianus Purba mengatakan, bantuan yang disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap rekan-rekan jurnalis yang terdampak PPKM Darurat Level IV. 

“Kita berbagi di tengah pandemi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban rekan-rekan jurnalis yang terdampak PPKM Darurat Level IV,” harapnya. (man/ila)

Bangun Silaturahim dan Kerukunan, Kapolres Asahan Sambangi PD Muhammadiyah

DIABADIKAN: Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira diabadikan bersama Ketua PD Muhammadiyah Asahan.istimewa/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Untuk membangun dan menjaga kerukunan umat yang lebih kokoh, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di masa pandemi Covid-19. Kapolres Asahan gencar melakukan silaturahim keagamaan, salah satunya dengan menyambangi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Asahan, Rabu (28/7) di Komplek Perguruan Muhammadiyah Jl. Madong Lubis No. 8 Kota Kisaran.

DIABADIKAN: Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira diabadikan bersama Ketua PD Muhammadiyah Asahan.istimewa/sumut pos.

Sebelumnya, Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH juga telah melakukan giat silaturahim ke PC Nahdlatul Ulama dan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan akan mengunjungi pemuka agama lainnya.

AKBP Putu dalam kunjungannya ke PD Muhammadiyah disambut langsung oleh Ketua Muhammadiyah Kabupaten Asahan, DRS. M. Akhyar, MA, Ketua Aisyiyah Asahan Sumiati, SH, Pengurus PD. Pemuda Muhammadiyah, Pengurus PD. Nasyiatul Aisyiyah, Pengurus PD. Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Pengurus PD. Hizbul Whathon Muhammadiyah.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Asahan mengucapkan terimakasih kepada para tokoh agama karena sudah bersedia menerima dan meluangkan waktunya untuk bersilaturahim. Selain itu, Kapolres juga berharap kepada para tokoh agama dan ulama agar senantiasa membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,

antisipasi penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dan meredam segala bentuk isu-isu yang bersifat provokasi di Asahan.

“Kami harapkan para tokoh agama tetap turut serta dalam menjaga keamanan dan antisipasi penyebaran Covid-19 kepada masyarakat kab. Asahan karena peran tokoh agama sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat”, tutur Kapolres Asahan.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Asahan saat dikonfirmasi (29/7), Drs. M. Akhyar, MA mengapresiasi sekaligus mendukung Program Polres Asahan yang begitu peduli dengan kerukunan umat beragama dan antisipasi penyebaran Covid-19 kepada masyarakat Asahan.

“Sebelumnya Polres Asahan berkoordinasi ke Pimpinan Dakwah Muhammadiyah Asahan terkait menghadapi masalah yg berhubungan dengan kelembagaan Muhammadiyah baik itu sekolah, klinik dan amal usaha Muhammadiyah lainnya,” ungkap Akhyar. (mag-9/han)

Tegakkan Perda, Satpol PP Diminta Humanis

PIMPIN: Bupati Asahan, H. Surya BSc saat memimpin apel di lingkungan Satpol PP.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya, BSc meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Asahan lebih humanis saat bertugas, dan menegakkan aturan Perda.

PIMPIN: Bupati Asahan, H. Surya BSc saat memimpin apel di lingkungan Satpol PP.

Hal itu disampaikan H. Surya BSc saat memimpin apel di Satpol PP Kabupaten Asahan, Jumat (30/7).

Pada apel tersebut, Bupati Asahan mengatakan, kepada Satpol PP Kabupaten Asahan dalam menertibkan masyarakat yang melakukan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) diharapkan dengan cara yang humanis.

Beliau juga mengatakan, dalam bekerja agar Satpol PP Kabupaten Asahan menerapkan 3 T (Tertib Administrasi, Tertib Anggaran, Tertib Bekerja), sehingga visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan dapat tercapai, Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

“Kepada Kasatpol PP, saya meminta agar memproses dan memberikan sanksi kepada anggotanya yang melakukan pelanggaran hukum dengan aturan yang berlaku, jika tidak dapat lagi dilakukan pembinaan maka segera lakukan tindakan tegas dengan cara memberhentikannya,”tegas Surya.(mag-9/han)

Dua Rumah Ludes Terbakar di Sipispis

TERBAKAR: Dua unit rumah di Dusun Dorong Desa Sipispis, Kecamatan Sipispis, ludes terbakar.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dua rumah yang terbuat dari bahan kayu ludes terbakar di Dusun IV Kampung Dorong, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai, Kamis (29/7). Tidak ada korban jiwa atas kejadiaan tersebut, namun polisi menduga penyebab kebakaran karena adanya akibat konsleting listrik.

TERBAKAR: Dua unit rumah di Dusun Dorong Desa Sipispis, Kecamatan Sipispis, ludes terbakar.

Kapolsek Sipispis, AKP Syaipullah membenarkan kejadian kebakaran tersebut dan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Dua pemilik rumah, Rosni Tanjung (55) dan Yuliana Purba (60) mengaku sempat menyelamatkan diri sebelum kobaran api membakar seluruhnya.

Diceritakan, malam itu sedang duduk-duduk bersama keluarga di depan teras rumah. Tiba-tiba dari dalam rumah api sudah berkobar. “Kami hanya bisa menyelamatkan diri bersama, tetapi beberapa barang peralatan rumah tidak dapat terselamatkan,” bilang Rosni.

Dari kejadiaan tersebut, Avijha Silalahi mengalami luka bakar dan sudah mendapatkan perawatan itensif di Puskesmas di Kecamatan Sipispis. Sedangkan warga yang melihat kejadian kebakaran mencoba memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

Pihak kepolisian sudah mengamankan barang bukti beberapa potong bahan rumah yang terbakar guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (ian)

53.568 KPM Warga Asahan Terima Bantuan Terdampak PPKM Level 3

MELEPAS: Bupati Asahan, H.Surya BSc melepas truk yang mengangkut bantuan beras untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak PPKM Level 3.istimewa/sumutpos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan menyerahkan bantuan beras kepada 53.568 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak PPKM 2021 di Gudang Bulog Kisaran, Jumat (30/7). “Jika ada program bantuan untuk masyarakat, tolong Dinas Sosial agar disegerakan,” tegas Bupati Asahan, H. Surya, BSc saat menyerahkan bantuan.

MELEPAS: Bupati Asahan, H.Surya BSc melepas truk yang mengangkut bantuan beras untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak PPKM Level 3.istimewa/sumutpos.

Oleh karena itu, adanya bantuan beras dari pemerintah yang di salurkan Bulog Kabupaten Asahan, melalui kantor Pos serta Dinas Sosial Kabupaten Asahan sangat diapresiasi Bupati.

“Mudah mudahkan ini bisa meringankan beban masyarakat, tetutama KPM baik itu Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Sosial Tunai (BST),” ujar H. Surya.

Pada kesempatan ini, Bupati Asahan juga menginstruksikan kepada Aparat Pemerintah Kabupaten Asahan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten agar benar benar mengawasi penyaluran beras bantuan tepat sasaran.

“Saya meminta kepada para pemangku kepentingan dalam penyaluran beras bantuan Pemerintah ini, agar benar benar disalurkan kepada penerima manfaat, saya tidak mau mendengar nantinya ada yang main main dalam penyaluran bantuan beras ini” tegas Bupati.

Lebih Lanjut, H. Surya juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan penyaluran bantuan beras, agar tetap menjalankan Protokol Kesehatan.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan Syamdsudin, SH dalam laporannya menyampaikan sesuai data dari Kementerian Sosial RI bantuan beras PPKM yang akan disalurkan sebanyak 53.568 Keluarga Penerima Manfaat yang berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 19.173 keluarga dan dari Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 34.395 keluarga dan masing masing penerima manfaat mendapatkan 10 Kg.

Lebih lanjut, Syamsudin menambahkan bantuan beras PPKM ini berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang di kelola oleh Bulog, sesuai surat dari Kantor Pos Kisaran dan penyaluran beras bantuan ini dimulai pada tanggal 27 – 31 Juli 2021. (mag-9/han)

Tebingtinggi Pesan 10.000 Vial Vaksin Sinovac

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi, dr Henny Sri Hartati.sopian/sumutpos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi saat ini tengah bersiap menerima kedatangan vaksin Covid-19 Sinovac yang diperkirakan sampai pada tanggal 2 Agustus mendatang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi, dr Henny Sri Hartati.sopian/sumutpos.

Pernyataan tersebut dikatakan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi dr Heny Sri Hartati ketika ditemui di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (30/7).

“Saya sampaikan bahwa tanggal 2 Agustus 2021, jika tidak ada kendala kita akan menerima Vaksin Sinovac dari Kemenkes melalui Pemprovsu. Terkait jumlah vaksin, kita mengajukan permintaan sebanyak 10.000 vial (100.000 dosis), kita berharap Pemprovsu dapat memberikan (vaksin) dengan jumlah tersebut,” papar dr Henny.

Menurut dr Henny, seandainya permintaan 10.000 vial tidak dapat dipenuhi seluruhnya, maka kita prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan vaksin dosis kedua, dimana masih ada 6.700 orang lagi yang belum di vaksin dosis kedua.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat yang belum mendapatkan dosis kedua karena ketersedian vaksin yang telah habis, dr Henny menjelaskan tidak ada masalah jika rentang waktu dosis vaksin Sinovac melebihi 28 hari.

“Perlu kita sampaikan juga bahwa masyarakat tidak perlu khawatir jika rentang waktu pemberian dosis vaksin Covid-19 khususnya Sinovac yang melebihi dari 28 hari. Kita sudah memastikan bahwa 28 hari merupakan rentang waktu minimal. Jadi tidak ada masalah jika dosis kedua diberikan setelah melewati 28 hari,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi dr Henny menyatakan akan langsung menyegerakan vaksinasi jika stok vaksin sudah tiba di Kota Tebingtinggi. Jika semuanya berjalan lancar dan tanggal 2 Agustus 2021 vaksin sudah kita terima, maka tanggal 4 Agustus 2021 kita akan lanjutkan kembali pelaksanaan vaksinasi, dimana prioritas kita pemberian dosis kedua untuk 6.700 orang. (ian/han).