31.8 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 3266

Kasus Aktif Covid di Sumut 16.506

TINJAU: Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau RS Tembakau Deli, beberapa hari lalu. RS ini batal jadi tempat isolasi pasien Covid karena kondisinya rusak parah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penambahan kasus Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) masih menunjukkan grafik yang tinggi. Akibatnya, hal ini pun berdampak pada peningkatan jumlah kasus aktif atau orang yang sedang terinfeksi virus corona.

TINJAU: Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau RS Tembakau Deli, beberapa hari lalu. RS ini batal jadi tempat isolasi pasien Covid karena kondisinya rusak parah.

BERDASARKAN perhitungan yang didapatkan dari data Kemenkes melalui BNPB, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Sumut telah melampaui 16.000 kasus, yakni 16.506 kasus pada Kamis (29/7). Jumlah ini meningkat sebanyak 1.165 orang dari hari sebelumnya, sebesar 15.341.

Untuk penambahan kasus baru konfirmasi positif sendiri, Sumut kembali memperoleh penambahan 1.588 orang, sehingga totalnya naik dari 56.087 menjadi 57.675 orang. Provinsi Sumut juga mencatatkan diri menjadi daerah penyumbang ketujuh terbanyak dari total 43.479 kasus baru nasional.

Sedangkan untuk kasus sembuh, Sumut memperoleh penambahan 410 orang, sehingga akumulasinya naik dari 39.319 menjadi 39.729 orang.

Dari penambahan ini, Sumut hanya menjadi Provinsi penyumbang terbanyak ke-18 dari total 45.494 kasus sembuh di Indonesia.

Lalu untuk kasus kematian, Sumut juga menambah 13 kasus baru dari 1.427 menjadi 1.440 orang. Namun Sumut hanya menjadi daerah penyumbang terbanyak ke-20 dari total 1.893 kasus kematian di Tanah Air.

Medan Pecah Rekor Harian

Sebelumnya, kasus harian positif Covid-19 di Kota Medan pecah rekor. Jika sebelumnya, rata-rata jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan masih berkisar 300 hingga 500-an kasus per hari, pada Rabu (28/7) lalu, mencapai 731 kasus. Dengan begitu, saat ini jumlah terkonfimasi positif Covid-19 di Kota Medan telah mencapai 26.605 kasus.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, meningkatnya angka konfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan dikarenakan testing yang saat ini terus ditingkatkan oleh Pemko Medan. Bobby bahkan merincikan, saat ini positivity rate di Kota Medan mencapai angka 23 persen, dengan jumlah testing sebanyak 2.900 per hari.

“Saat ini testing memang sedang kita tingkatkan menjadi 2.900 per hari. Itu yang menjadi penyebab meningkat angka positif (Covid-19). Sebelumnya (testing) masih di bawah 2 ribu per hari,” jawab Bobby, Kamis (29/7).

Dikatakan Bobby, untuk ketersediaan tempat tidur pada sejumlah rumah sakit untuk pasien Covid-19 di Kota Medan, Pemprov Sumut telah memberikan tambahan sebanyak 735 tempat tidur (bed), khusus untuk Kota Medan. Selain 735 bed dari Pemprovsu, Pemko Medan juga telah menyiapkan tambahan bed sebanyak 382 buah. “Kita mendapatkan tambahan bed dari Pemprov, dan dari Pemko Medan sendiri juga sudah mempersiapkan 382 bed,” katanya.

Selain persiapan penambahan bed, terang Bobby, saat ini Pemko Medan juga tengah berfokus dalam menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat terdampak PPKM Level 4. Khusus Bansos dari APBD Kota Medan, bantuan disalurkan untuk 123.592 Kepala Keluarga.

Masing-masing KK berhak mendapatkan satu paket yang terdiri dari 20Kg Beras, 2Kg Gula Pasir, dan 1 Liter Minyak Goreng. “Di luar bantuan itu, ada juga bantuan sosial dari pemerintah pusat untuk 88.000 Kepala Keluarga di Kota Medan yang terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga,” terangnya.

Seperti diketahui, angka terkonfirmasi positif Covid-19 harian di Kota Medan kembali melesat dan memecahkan rekor. Berdasarkan data yang diupdate BPBD Kota Medan pada Rabu (28/7), Pukul 19.37 WIB, penambahan kasus pada hari itu bertambah 731 kasus. Dengan demikian, Kota Medan mencatatkan 26.605 kasus terkonfirmasi positif hingga hari ini.

Sementara di hari yang sama, angka suspek juga meningkat 760 kasus menjadi 36.747 kasus. Angka kesembuhan juga terpantau naik 371 kasus, dengan demikian total ada 20.124 kasus kesembuhan di Kota Medan hingga saat ini.

Ironisnya, kasus kematian karena Covid-19 di Kota Medan juga meningkat. Tercatat ada 10 kasus kematian yang terjadi pada Rabu kemarin, karenanya total kasus kematian bertambah menjadi 676 kasus.

Menanggapi hal ini, Pimpinan DPRD Kota Medan, H.Ihwan Ritonga mendukung langkah Pemerintah Kota (Medan) yang meningkatkan testing Covid-19 secara signifikan, yakni dari rata-rata 2.000 testing per hari menjadi 2.900 testing per hari. Pasalnya, peningkatan testing akan lebih banyak menjaring masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ihwan menilai, angka positif Covid meningkat karena meningkatnya testing adalah hal yang wajar dan memiliki sisi positif yang cukup besar. “Karena dengan demikian, akan lebih banyak masyarakat yang melakukan isolasi dan dapat ditangani dengan cepat sebelum menularkan ke lebih banyak orang. Berbeda misalnya kalau jumlah testing harian tidak ditingkatkan, tapi yang terkonfirmasi terus meningkat,” kata Ihwan kepada Sumut Pos, Kamis (29/7).

Selain testing, Wakil Ketua DPRD Medan asal Fraksi Partai Gerindra itu juga meminta Pemko Medan untuk turut meningkatkan Tracing dan Treatment, sebagai satu kesatuan dari program 3T, yakni Testing, Tracing, dan Treatment. “Tapi kalau saya menilai, Pemko Medan sudah cukup maksimal dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Harapan kita tentunya, kalau bisa ditingkatkan lagi, pasti akan lebih baik,” ujarnya.

Terkait angka kematian akibat Covid-19 di Kota Medan yang mencapai 10 orang dalam satu hari, Ihwan mengaku turut prihatin dam berduka atas kejadian tersebut. Untuk itu, Ihwan pun meminta masyarakat Kota Medan untuk mendukung penuh langkah pemerintah dengan disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, mulai dari patuh dalam memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, hingga mengurangi mobilitas.

“Sudah banyak yang meninggal dunia, apalagi alasan kita untuk tidak percaya adanya Covid-19 ini. Ayolah, kita sama-sama mematuhi prokes ini, demi kesehatan kita semua, demi kebaikan dan kesehatan kita semua. Makin banyak yang patuh, makin banyak yang terselamatkan,” pungkasnya.

Pendekatan Spritual

Banyak sudah korban meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Di saat itu pula, keluarga yang ditinggalkan mengalami kesedihan bahkan berujung trauma. Meski begitu, trauma masih bisa diatasi, salah satunya dengan pendekatan spiritual.

Psikolog Irna Minauli mengungkapkan, saat ini masyarakat bukan hanya membutuhkan cara bagaimana untuk mengantisipasi agar tidak terpapar dan sembuh dari Covid-19. Melainkan, juga membutuhkan cara bagaimana bangkit kembali dari trauma pasca ditinggalkan keluarga yang terinfeksi virus tersebut.

Irna menjelaskan, pada dasarnya ketika seseorang dihadapkan pada fase duka cita, mereka akan mengalami beberapa fase. Pertama, akan mengalami fase ‘Denial’ atau penyangkalan. “Ini merupakan rasa tidak percaya bahwa dia sudah meninggal. Seringkali ada perasaan seolah-olah dia masih ada, masih mendengar suara atau bayangannya,” ungkap Irna, Kamis (29/7).

Kedua, lanjut Irna, fase ‘Anger’ atau kemarahan. Di fase ini, mereka menjadi marah karena seolah menjadi penyebab kematian atau tidak bisa melakukan sesuatu guna mencegah kematiannya. “Kemarahan bisa ditujukan ke diri sendiri atau orang lain,” ucapnya.

Selanjutnya, fase ‘Bargaining’ atau tawar-menawar. Mereka membayangkan bagaimana seandainya dulu dilakukan ini atau itu. “Kemudian, akan masuk ke fase ‘Depression’. Disini lah akan muncul perasaan murung atau kesedihan yang mendalam ketika menyadari bahwa orang yang dicintainya telah tiada,” terang Direktur Minauli Consulting ini.

Pada fase depresi, kata Irna, jika tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan trauma dan akan kembali ke fase-fase di bawahnya (penyangkalan, kemarahan dan tawar-menawar). “Akan tetapi kalau fase depresi bisa diatasi, maka masuk ke fase terakhir yaitu ‘Acceptance’ (penerimaan). Biasanya ini cara paling ampuh dalam mengatasi depresi dan trauma adalah dengan pendekatan spiritual. Sebab, menyadari bahwa setiap makhluk akan meninggal dan setiap kejadian pasti ada hikmah di baliknya,” paparnya.

Irna menyampaikan, dukungan sosial dari teman atau keluarga lainnya juga akan sangat membantu. Mereka bisa menemani ketika sedang bersedih atau membutuhkan pendampingan. Bisa memberikan informasi atau bantuan langsung (instrumental), misalnya membantu secara ekonomi atau praktis dengan memberi makan atau mengawasi anak-anak ketika ibu sedang sedih. “Membangkitkan kembali harga diri juga akan membantu seseorang bangkit dari duka citanya,” ujarnya sembari menambahkan, pada kasus Covid-19 kadang kondisi-kondisi ini akan diperburuk dengan adanya stigma buruk dari masyarakat yang kurang paham.

Terpisah, Plt Kadis Kesehatan Kota Medan Syamsul Arifin Nasution mengakui saat ini memang sudah banyak masyarakat yang meninggal disebabkan Covid-19. Dia meminta bagi keluarga yang ditinggalkan dan terkena musibah untuk kembali ke agama dan mengalihkan ke kegiatan lain. Karena, kalau terkena musibah apalagi akibat Covid-19 pasti meninggalkan rasa trauma. “Protokol kesehatan harus terus diterapkan secara konsisten, agar tidak terpapar dan ditimpa musibah akibat Covid-19,” ujarnya. (ris/map)

Lolos ke Semifinal Olimpiade Tokyo, The Daddies Jadi Tumpuan

TUMPUAN Pasangan Ganda Putra IHendra Setiawan dan Muhammad Ahsan menjadi tumpuan Indonesia untuk meraih medali emas Olimpade Tokyo.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kekuatan ganda putra kini bertumpu di pundak pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, setelah unggulan pertama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tersingkir. The Daddies diharapkan mampu memanfaatkan pengalaman guna menjaga irama permainan menghadapi laga lanjutan Olimpiade 2020 Tokyo.

TUMPUAN Pasangan Ganda Putra IHendra Setiawan dan Muhammad Ahsan menjadi tumpuan Indonesia untuk meraih medali emas Olimpade Tokyo.

Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi mengatakan, panggung Olimpiade memang tak bisa diprediksi. Namun, ia percaya jam terbang yang dimiliki Ahsan/Hendra dapat menjadi nilai positif bagi anak latihnya untuk menjaga mental hingga mengatur ritme permainan.

“Ahsan/Hendra ini pemain senior, sudah tiga kali tampil di Olimpiade. Saya percaya mereka bisa mengatur semangat, keinginan dan kemauan saat menghadapi lawan,” kata dia usai pertandingan, Kamis (29/7).

Sebagai informasi, The Daddies melewati perempat final usai menang dalam rubber game, dengan skor 21-14, 16-21, dan 21-9 atas andalan tuan rumah Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda . Dengan keberhasilan ini, untuk kali pertama sejak Olimpiade London 2012, Indonesia menempatkan wakilnya di semifinal Olimpiade.

Kemenangan Hendra/Ahsan sedikit menghapus kesedihan karena tumbangnya ganda nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di tangan ganda putra Malaysia Aaron Chia/Wioi Yik Soh dengan skor 14-21, 17-21.

Di semifinal yang digelar hari ini, Jumat (30/7), Hendra/Ahsan akan berhadapan dengan ganda putra Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-lin di Musashino Forest Plaza, Tokyo. Meski The Daddies kini berada di ranking dua dunia, mereka wajib mewaspadai Yang/Chi-Lin yang berada satu peringkat di bawahnya. Meski The Daddies unggul head-to-head 6-4, tetapi Ahsan/Hendra pernah kalah 21-17, 23-21 di final BWF World Tour Finals 2020.

Secara pengalaman, The Daddies juga lebih unggul. Hendra pernah juara saat ajang empat tahunan ini digelar di Beijing pada 2008 bersama Markis Kido. Mereka juga sudah tiga kali tampil di Olimpiade. “Saya percaya secara mental mereka bisa mengatasi. Terpenting, adalah mereka harus bisa atur irama permainan,” tukas Herry.

Terpisah, Ahsan/Hendra bersykur bisa menjejak semifinal. Mereka akan segera berdiskusi dengan pelatih untuk menentukan strategi menghadapi Yang/Chi-Lin. “Yang/Chi Lin ini punya speed dan power, itu harus kami waspadai. Untuk strategi akan kami diskusikan dulu dengan pelatih,” kata Hendra. (jpc)

Wisata Replika Ikan Mas Danau Toba Dibenahi

BERBENAH: Wisata replika Ikan Mas Danau Toba mulai berbenah untuk menarik pengunjung.

SIMALUNGUN,SUMUTPOS.CO – Bangunan dengan bentuk replika Ikan Mas di pinggiran Danau Toba, di Nagori Sipolha Horison, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara mulai dibenahi.

BERBENAH: Wisata replika Ikan Mas Danau Toba mulai berbenah untuk menarik pengunjung.

Objek wisata yang diplot menjadi tempat istirahat dengan sajian makanan minuman berlatar belakang pemandangan alam Danau Toba itu, terbengkalai kira-kira 25 tahun.

Albert Gultom, warga Kabupaten Simalungun yang kini menetap di Batam, Kepri mengaku terpanggil untuk turut mempromosikan Danau Toba yang ditetapkan Pemerintah sebagai Destini Pariwisata Super Prioritas.

Lokasi replika Ikan Mas ditata sedemikian unik menjadi tempat istirahat bagi pengunjung dengan fasilitas pusat kuliner dan gerai produk UMKM masyarakat Kabupaten Simalungun.

Nantinya pengunjung disuguhkan makanan dan minuman khas produk lokal Nagori Sipolha, seperti kopi dan mangga.

Dia optimis, bila dikelola dengan baik, replika Ikan Mas itu akan menjadi tujuan wisata prioritas pengunjung, karena berada di kawasan Danau Toba.

Iblek Sidabutar, warga setempat yang juga pelaku wisata menyambut gembira atas kepedulian putra daerah yang sukses menjadi pengusaha di Kota Batam, membenahi lokasi.

Dia berharap, penataan lokasi dan “dihidupkannya” lagi Ikan Mas yang merupakan ikon Danau Toba itu memberi dampak positif bagi perekonomian warga setempat.

“Kalau kunjungan ramai, tentu penghasilan bertambah,” katanya. (ant/ram)

Kabupaten Asahan Layak Anak

Bupati Asahan, H Surya.

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Asahan menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2021 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Bupati Asahan, H Surya.

Atas penghargaan tersebut, Bupati Asahan, H Surya mengucapkan rasa syukur serta  berterimakasih kepada pihak kementerian dan seluruh pihak yang telah mendukung Asahan menjadi KLA.

“Dengan adanya penghargaan ini, semoga bisa menjadi motivasi kita bersama untuk memenuhi hak anak di Asahan,” ungkap Surya dalam acara penerimaan penghargaan melalui virtual, Kamis (29/07/21) di aula mawar Pemkab Asahan.

Ke depan Surya meminta perlindungan anak harus mendapat perlindungan khusus, maka diharapkan kepada semua pihak bersama sama berkomitmen untuk memberikan hak hak anak sepenuhnya. Sehingga anak-anak ke depan bisa menjadi anak berkualitas.

“Langkah berikutnya, kita harus punya target untuk meraih tingkat berikutnya. Maka itu kita mohon dukungan kepadanya legislatif untuk mendukung anggaran terkait kegiatan anak,” sebut Surya di hadapan Ketua DPRD Asahan dan forkopimda.

Sementara itu, secara virtual Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga memberikan apresiasi kepada seluruh kabupaten/kota yang meraih penghargaan KLA. “ Peraih penghargaan KLA setiap tahun terus mengalami meningkat dari berbagi tingkatan,” sebut Menteri.

Drs Muhili Lubis, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan Anak (PPKBPPA) Kabupaten Asahan mengatakan penghargaan yang diraih merupakan KLA tingkat Pratama. Dan kegiatan ini juga dirangkai dengan peringatan hari anak nasional. (ant/ram)

Rutan Kelas IIB Sidikalang Salurkan Bantuan Sembako

BANTUAN SEMBAKO: Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Japaham Sinaga (tengah) dan jajaran diabadikan bersama warga penerima bantuan sembako yang terdampak Covid-19, Kamis (29/7).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia melalui Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang, membantu warga terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Sidikalang di jalan Rimo Bunga, Desa Sitinjo 2, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Kamis (29/7).

BANTUAN SEMBAKO: Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Japaham Sinaga (tengah) dan jajaran diabadikan bersama warga penerima bantuan sembako yang terdampak Covid-19, Kamis (29/7).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Kepala Rutan, Japaham Sinaga mengatakan, pemberian bantuan terhadap masyarakat terdampak Covid-19, serentak dilakukan Kemenkumham diseluruh Indonesia.

“Bakti sosial bagi warga terdampak Covid-19, bentuk kepedulian Kemenkumham terhadap sesama khususnya bagi masyarakat yang sangat membutuhkan di masa pandemi Corona. Semoga tali asih yang kita berikan dapat membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.

Dijelaskan Japaham, penerima bantuan merupakan masyarakat yang tinggal di sekitar Rutan sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK). Adapun bantuan diberikan berupa beras, gula pasir, minyak goreng, telur, masker serta hand sanitizer.

Japaham mengungkapkan, untuk dana pembelian paket ini berasal dari sumbangan dari rekan-rekan pegawai Rutan Kelas IIB Sidikalang. Oleh karena itu, dirinya berharap bantuan ini dapat bermanfaat kepada masyarakat sekitar Rutan Sidikalang.

“Kami juga berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan 5M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi mobilitas,” tandasnya.

Lasma Sihombing (54) serta Dewita Tumanggor (30), masyarakat yang menerima bantuan, mengaku sangat senang dan terbantu. Mereka mengapresiasi Kemenkumham khususnya jajaran Rutan Kelas IIB Sidikalang, sudah berimpati dan peduli terhadap warga miskin yang terdampak Covid-19.

Hadir dalam penyerahan bantuan, Kepala Kesatuan Pengamanan, Heryanto Tumangger, Kepala Subseksi Pengelolaan, Samuel Prawira Silalahi serta Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Febrianto Sirait. (rud/ram)

Pelaku UMKM di Nias Barat Minta Bantuan Modal ke Pemerintah melalui Sihar Sitorus

NIAS, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan kembali melakukan Kunjungan Reses Perseorangan Masa Sidang V tahun 2021 di Nias Barat secara virtual. Kunjungan ini merupakan rangkaian reses Sihar Sitorus di Kepulauan Nias yang berlangsung sejak 26 hingga 29 Juli 2021.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Bupati Nias Barat, Darman Gulo. Dalam pemaparannya Darman Gulo memaparkan bahwa potensi perekonomian Nias Barat terletak di pertanian, kelautan dan perikanan.

“Pertanian, kelautan, dan perikanan merupakan potensi ekonomi yang saat ini mendominasi di Nias Barat, ” ujar Darman Gulo.

Selain itu Darman Gulo memaparkan bahwa dampak Covid-19 telah terasa sampai ke Nias Barat. Masyarakat banyak yang kehilangan mata pencaharian dan pertumbuhan laju ekonomi juga terasa sangat lambat.

Selain Asisten I Bupati, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM yang turut dalam kegiatan reses tersebut memaparkan bahwa terdapat 1549 pelaku usaha mikro di Nias Barat. Kesulitan utama yang dialami oleh pelaku usaha mikro di masa pandemi ini adalah membayar pinjaman, karena penjualan yang cukup meningkat tajam.

“Pelaku usaha mikro mengharapkan adanya bantuan modal dalam usaha Pemulihan Ekonomi Nasional dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat, karena terbatasnya dana anggaran yang dimiliki Nias Barat, kami mengharapkan bantuan Bapak Sihar dalam membuka peluang tersebut,” ujar Kadis Koperasi dan UMKM.

Selain itu, para pelaku usaha mikro di sana sulit dalam mendapatkan akses pemodalan dan pemasaran. Untuk itu Kadis Koperasi dan UMKM berharap Sihar Sitorus mampu membuka jalan bagi para Pelaku Usaha Mikro di Nias Barat.

Menanggapi hal tersebut Sihar mendorong dinas terkait di Nias Barat untuk mempercepat terbitnya sertifikat tanah agar bisa menjadi agunan di Bank. Lebih lanjut, Pemkab Nias Barat harus mulai mengarahkan dan membina baik UMKM maupun Bumdes target pasar yang harus diraih dan cara menawarkan produk ke pasar.

“Ya mungkin dinas terkait bisa dibantu masyarakatnya dalam kemudahan menerbitkan sertifikat tanah yang bisa dijadikan agunan dalam mengajukan KUR di Bank,” ujar Sihar.

Lebih lanjut terhadap masalah dan aspirasi yang diterima oleh Sihar Sitorus dirinya meminta kelengkapan berkas untuk selanjutnya dapat ditindaklanjuti di pusat. (HS)

Gubsu Isyaratkan Wali Kota Pematang Siantar Terpilih Segera Dilantik, Tak Perlu Menunggu AMJ

MENJAWAB: Wakil Wali Kota Pematang Siantar terpilih, Susanti Dewayani, menjawab wartawan usai bersilaturahmi dengan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman No.41 Medan, belum lama ini. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menegaskan bakal segera melantik kepala daerah terpilih hasil Pilkada Pematang Siantar 2020, meski periodesasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Hefiansyah Noor-Togar Sitorus baru akan berakhir masa jabatan (AMJ) pada Februari 2022.

MENJAWAB: Wakil Wali Kota Pematang Siantar terpilih, Susanti Dewayani, menjawab wartawan usai bersilaturahmi dengan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman No.41 Medan, belum lama ini. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS.

Menurut Edy, pelantikan kepala daerah terpilih tersebut perlu dilakukan demi produktivitas pembangunan dan pelayanan di Kota Siantar.

“Secara Undang-undang iya ada akhir masa jabatan. Tapi untuk produktivitas kinerja ini lebih baik, ada wali kota terpilih kan, itu yang jadi persoalan. Mendagri sudah memberi aturan agar yang terpilih segera dilantik,” katanya menjawab wartawan, Kamis (29/7).

Ketika pasangan kepala daerah Siantar terpilih dilantik dalam waktu dekat, lanjut Gubsu, maka nanti Hefriansyah-Togar pastinya akan mendapat kompensasi. Bahwa pembicaraan soal kompensasi yang akan diperoleh Hefriansyah-Togar, sudah dibahas bersama Kementerian Dalam Negeri.

“Dari awal sudah dibicarakan. Itulah akan disingkat, dilakukan rapel haknya, berupa ganti dan tunjangan, agar dia tidak dirugikan,” ucapnya.

Seperti diketahui, Pilkada Siantar 2020 hanya diikuti satu pasangan calon, yakni Asner Silalahi dan Susanti Dewayani. Hasilnya pasangan tersebut meraih total suara 43.919 suara atau 75,3 persen suara.

Namun, Asner Silalahi selaku Wali Kota Siantar terpilih, meninggal dunia pada 14 Januari 2021. Sehingga apabila pelantikan digelar, Gubernur Edy hanya akan melantik Susanti Dewayani sebagai Wakil Wali Kota Siantar. (prn/ram)

Promo PPKM, Beli Yamaha XSR 155 Dapat Diskon Rp3 Juta

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Yamaha Alfa Scorpii area Medan, Sumut dan NAD menggelar promo PPKM (Program Puas Kredit Murah) pada bulan Juli ini. Di mana, setiap pembelian sepeda motor Yamaha XSR 155 akan mendapatkan diskon Rp 3 juta.

PROMO: PT Alfa Scorpii menggelar promo untuk pembelian Yamaha XSR 155. (ist)

“Pada bulan Juli ini kami dari PT Alfa Scorpii memberikan promo PPKM (Program Puas Kredit Murah), dimana konsumen yang membeli unit Yamaha XSR 155 akan mendapatkan diskon Rp 3 juta,” ujar Saiful Bait, SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii dalam pers rilisnya yang diterima Kamis (29/07/2021).

Promo ini berlaku untuk pembelian unit rakitan tahun 2020 dengan uang muka minimal 20%. PT Alfa Scorpii membuka promo ini hingga tanggal 31 Juli 2021, dan untuk pembelian secara kredit dengan tenor 12 bulan, 30 bulan, dan 36 bulan.

Saiful Bait menyebutkan, di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Yamaha Alfa Scorpii tetap melayani pembelian sepeda motor via online. Caranya sangat mudah, konsumen cukup mengakses website alfascorpii.co.id. Di situ nanti konsumen akan mendapat penjelasan informasi produk-produk andalan Yamaha dan bagaimana caranya pembelian secara online.

Informasi Produk
Yamaha XSR 155, motor Sport Heritage dari Yamaha adalah simbol atas ekspresi tren gaya hidup dan refleksi dari nilai kreativitas tanpa batas. Dengan perpaduan nilai warisan masa lalu serta sentuhan teknologi masa kini, Yamaha XSR 155 diyakini mampu menyuguhkan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan melalui tampilan desain motor berkonsep sport heritage yang tak lekang oleh waktu, fitur berkendara modern, serta performa mesin yang andal dan bertenaga.

Tampilan klasik modern pada Yamaha XSR 155, diwujudkan melalui beberapa sentuhan di berbagai sektor. Mulai dari model tangki Drip-Shaped yang mampu mendukung kenyamanan saat berkendara, penggunaan jok single seat dengan desain klasik yang stylish, lalu desain lampu depan dan belakang yang berbentuk bulat dengan teknologi LED modern, hingga keberadaan Full LCD Digital Speedometer bergaya retro yang telah dilengkapi dengan Multi Information Display (MID).

Sementara pada bagian kaki-kaki, XSR 155 sudah mengadopsi suspensi Up Side Down (USD) yang tidak hanya memberikan kesan gagah pada motor namun turut meningkatkan handling saat berkendara. Terkait ban sendiri, model ini menggunakan ban berjenis dual purpose yang dirancang untuk mobilisasi di berbagai kondisi jalan dengan ukuran 110/70 di bagian depan dan 140/70 di bagian belakang.

Di sektor jantung pacu, XSR 155 hadir dengan mesin Fuel Injection berkapasitas 155cc, SOHC, 4 langkah berpendingin cairan yang telah dilengkapi dengan teknologi VVA sehingga mampu menghasilkan tenaga sebesar 14,2 kw/10.000 rpm dan torsi sebesar 14,7 Nm/8.500 rpm. Selain itu, motor ini juga telah memiliki fitur Assist & Slipper Clutch yang membuat kopling menjadi lebih ringan dan perpindahan gigi lebih halus.(rel/dek)

14 Tahanan Kabur di Polsek Medan Labuhan Ditangkap, Polda Sumut Minta 4 Tahanan Lain Serahkan Diri

POLSEK MEDAN LABUHAN: Suasana Polsek Medan Labuhan pascatahanan kabur, Selasa (27/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Pelabuhan Belawan dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimum Polda Sumut) berhasil menangkap 14 tahanan dari 18 tahanan yang kabur dari Polsek Medan Labuhan, Rabu (28/7). Mereka ditangkap secara terpisah di kawasan Marelan, Kecamatan Medan Marelan.

POLSEK MEDAN LABUHAN: Suasana Polsek Medan Labuhan pascatahanan kabur, Selasa (27/7).

Penangkapan dilakukan oleh petugas gabungan itu, selama dua hari berturut-turut untuk memburu para pelaku yang bersembunyi di tempat keluarganya di Marelan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan kaburnya 18 tahanan itu. Para tahanan tersebut kabur pada Senin, (27/7) kemarin.

Namun, pascakejadian itu, lanjutnya, tim gabungan langsung melakukan pengejaran terhadap mereka. “Tadi malam, anggota bekerja keras dan berhasil mengamankan belasan tahanan yang kabur di sejumlah lokasi berbeda,” bebernya, Rabu (28/7).

Hadi menjelaskan, kronologi kaburnya tahanan itu dengan cara merusak empat gembok sel penjara. “Kemudian mereka memecahkan kaca pintu depan lalu kabur,” jelasnya.

Tim sendiri, kata Hadi, masih di lapangan untuk mengejar beberapa tahanan yang masih kabur. Dia meminta kepada empat tahanan lain yang belum tertangkap diharapkan segera menyerah ke Polsek. “Bila tidak menyerahkan diri, ada upaya lain yang dilakukan,” ujarnya.

Para tahanan yang sudah diamankan itu, sambungnya, saat ini sudah dimasukkan lagi ke sel penjara Polsek Medan Labuhan. “Sudah kita masukkan ke sel tahanan,” katanya.

Ketika disinggung apakah ada sanksi terhadap petugas jaga hingga Kapolsek, Hadi menyebutkan masih dilakukan pendalaman. “Masih didalami,” cetus dia.

Diketahui, sebanyak 18 tahanan Polsek Medan Labuhan dikabarkan melarikan diri usai menjebol pintu kaca, Selasa (27/7) dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB.

Para tahanan kabur dengan cara membuka gembok pintu sel tahanan menggunakan kawat di saat beberapa orang petugas polisi yang bertugas jaga sedang tertidur.

Setelah berhasil membuka gembok, para tahanan tersebut menabrak pintu kaca hingga hancur. (mag-1/azw)

Ditangkap saat Sembunyi di Plafon, Dua Pencuri Kepergok Pemilik Rumah

PAPARKAN: Dua tersangka pencuri dalam rumah, Junaidi Syahputra dan Dani Febrian dipaparkan Polsxek Medan Baru, Kamis (29/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua maling di rumah kosong Jalan Pabrik Tenun No. 104-A, Medan Petisah, tertangkap basah pemilik rumah bersembunyi di plafon. Keduanya pun kemudian diboyong petugas Polsek Medan Baru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dua tersangkanya, Junaidi Syahputra (31) warga Jalan Pabrik Tenun Gang Kuali dan Dani Febrian (23) warga Jalan Belanga, Medan Petisah. Sedangkan pemilik rumah atau korban adalah Rusli Sutar (47), yang kini tinggal di Jalan Gading Mas Permai, Medan Amplas.

PAPARKAN: Dua tersangka pencuri dalam rumah, Junaidi Syahputra dan Dani Febrian dipaparkan Polsxek Medan Baru, Kamis (29/7).

Pelaksana tugas (Plt) Kapolsek Medan Baru AKP Parulian Lubis menjelaskan, aksi pencurian diketahui pemilik rumah terjadi pada Senin (26/7) siang lalu. Saat itu, korban datang ke rumah miliknya yang tidak lagi ditempati. “Kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB, korban mendatangi rumahnya yang selama ini kosong untuk melihat kondisinya,” ujar Parulian , Kamis (29/7).

Saat masuk ke rumah, korban terkejut melihat kondisi yang berantakan. Bahkan, korban menemukan tangga kayu di salah satu kamar menuju plafon. “Korban mendengar suara berisik dari atap rumah. Karena curiga ada orang yang masuk ke rumah, korban lalu meminta bantuan warga sekitar,” sambung Parulian.

Benar saja, kecurigaan korban terbukti dan mendapati kedua pelaku bersembunyi di plafon rumah. Korban lalu menghubungi pihak Polsek Medan Baru. “Petugas kita datang ke lokasi kejadian, kemudian mengamankan kedua pelaku dan memboyongnya,” kata Parulian.

Disebutkan dia, kepada petugas, pelaku mengakui masuk ke rumah korban dengan memanjat pagar dan membongkar seng. Kemudian, mengambil 1 daun pintu dan 5 daun jendela serta 1 ikat potongan seng bekas.

“Kedua pelaku sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Keduanya melanggar pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara,” tandasnya. (ris/azw)