Home Blog Page 327

Divonis 4 Tahun Penjara, dr Aris Yudhariansyah: Terimakasih Telah Menunjukkan Kepada Dunia

JALANI SIDANG: Mantan Sekretaris Dinkes Sumut, dr Aris Yudhariansyah menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (10/3/2025) sore. AGUSMAN/SUMUT POS
JALANI SIDANG: Mantan Sekretaris Dinkes Sumut, dr Aris Yudhariansyah menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (10/3/2025) sore. AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Eks Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), dr Aris Yudhariansyah menyampaikan pesan kepada rakyat Indonesia usai dirinya divonis 4 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan, Senin (10/3) sore.

“Terimakasih telah menunjukkan kepada dunia bagaimana cara memperlakukan mereka yang berjuang di garis depan saat pandemi Covid-19,” tuturnya kepada wartawan usai sidang.

dr Aris Yudhariansyah merupakan salah satu terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Pengadaan Penyediaan Sarana, Prasarana Bahan dan Peralatan Pendukung Covid-19 berupa Alat Perlindungan Diri (APD) di Dinas Kesehatan Sumut, Tahun Anggaran 2020.

“Mereka yang mengorbankan waktu, tenaga bahkan nyawa, kini menerima balasan yang begitu ‘adil’, dari negeri yang mereka coba selamatkan,” tutur mantan juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sumut itu.

Amatan wartawan, meski tetap divonis kurungan badan, dr Aris masih terlihat tegar menerima putusan majelis hakim. Senantiasa didampingi istri tercinta dan keluarga besarnya selama persidangan, menguatkan dr Aris Yudhariansyah menjalani takdir kehidupannya.

Majelis hakim diketuai Sarma Siregar dalam amar putusannya menyatakan, perbuatan terdakwa diyakini terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1), (2), dan (3) UU No 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Aris Yudhariansyah oleh karenanya dengan pidana penjara selama 4 tahun denda Rp500 juta subsider 1 bulan kurungan,” tegas Sarma.

Selain itu, terdakwa mantan wakil direktur dan keuangan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr Muhammad Ildrem itu, diminta untuk membayar uang pengganti (UP) kerugian keuangan negara sebesar Rp700 juta. Dengan ketentuan apabila UP tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah), maka harta benda terdakwa dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi UP tersebut.

“Apabila tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun,” kata hakim.

Sementara dalam kasus yang sama, terdakwa Ferdinand Hamzah selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), juga divonis hakim 4 tahun penjara denda Rp500 juta subsider 1 bulan kurungan. Dia tidak dibebankan membayar UP, karena telah melunasi kerugian negara yang telah dinikmatinya sebesar Rp75 juta.

Menurut hakim, hal yang memberatkan kedua terdakwa, yakini perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Khusus terdakwa Aris, belum mengembalikan kerugian negara.

“Sementara hal meringankan, terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum dan mempunyai tanggungan keluarga,” sebut hakim.

Atas putusan itu, hakim memberikan waktu 7 hari berpikir kepada penasehat hukum terdakwa maupun jaksa penuntut umum (JPU), untuk menerima putusan atau mengajukan upaya hukum banding.

Vonis hakim diketahui lebih ringan dari tuntutan JPU Erick Sarumaha, yang sebelumnya menuntut terdakwa Aris Yudhariansyah selama 9 tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Tak hanya itu, JPU juga menuntut Aris untuk membayar UP kerugian keuangan negara yang telah dinikmatinya sebesar Rp700 juta, subsider penjara 4,5 tahun penjara. (man/han)

Light Up The Dream: PLN UID Sumut Nyalakan Harapan dan Kebahagiaan di Bulan Ramadan

Penyalaan perdana listrik rumah milik ibu Dewi Sartika yang dilakukan oleh General Manager PLN UID Sumut disaksikan ibu Desi dan Camat Namorambe.
Penyalaan perdana listrik rumah milik ibu Dewi Sartika yang dilakukan oleh General Manager PLN UID Sumut disaksikan ibu Desi dan Camat Namorambe.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Di tengah senja Ramadan yang penuh berkah, cahaya lampu pertama kali menyala di rumah sederhana ibu Dewi Sartika, seorang pedagang makanan di Desa Tualuh, Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Senin (10/3/2025).

Air matanya tak terbendung saat ia menyaksikan terangnya lampu, tanpa lagi bergantung pada aliran listrik tetangga lagi. “Ini mimpi yang jadi nyata,” ujarnya dengan suara bergetar.

Senyum ibu Dewi dan sorot mata anaknya yang penuh semangat menjadi bukti nyata di bulan penuh ampunan ini, cahaya kebersamaan PLN telah menyentuh hati dan mengubah hidup, satu keluarga demi satu keluarga.

Momen haru itu menjadi catatan kebaikan program Light Up The Dream, inisiatif kemanusiaan dari pegawai PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara yang menyebarkan cahaya kebahagiaan bagi masyarakat prasejahtera di bulan suci Ramadan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo menjelaskan, program ini lahir dari kepedulian kolektif para pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian pendapatan mereka.

“Light Up The Dream bukan sekadar instalasi listrik. Ini adalah wujud nyata semangat kebersamaan kami untuk menerangi kehidupan saudara-saudara yang masih berjuang di kegelapan. Di bulan Ramadan yang suci, energi berbagi ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus menyalakan harapan di seluruh pelosok negeri,” ujar Agus.

Agus menekankan bahwa kemandirian energi seperti yang dirasakan Ibu Dewi adalah simbol kemerdekaan sejati.

“Listrik bukan hanya tentang terang, tapi juga tentang martabat, peluang, dan masa depan. Saat seorang anak bisa belajar dengan nyaman di malam hari, di situlah kami yakin setiap kilowatt yang kami salurkan akan melahirkan generasi penerus yang lebih baik,” tutur Agus.

Dalam penyalaan serentak ini, PLN UID Sumut memberikan bantuan untuk 140 keluarga kurang mampu dan 27 rumah ibadah di seluruh Sumatera Utara.

Bantuan ini tidak hanya menjawab kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi investasi sosial jangka panjang—mulai dari mendukung pendidikan anak hingga memperkuat aktivitas keagamaan di bulan Ramadan.

“Kami percaya, setiap cahaya yang dinyalakan hari ini adalah benih untuk masa depan yang lebih cerah. Inilah esensi Light Up The Dream: memastikan tidak ada lagi rakyat Indonesia yang tertinggal dalam gelap,” pungkas Agus Kuswardoyo.

Dalam kegiatan penyalaan serentak program Light Up The Dream, dihadiri secara daring oleh Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edy Srimulyanti beserta Direktur Legal dan Manajemen Human capital PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto. Turut hadir di lokasi penyalaan di Desa Tualuh, Namorambe, Deliserdang yakni General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, beserta jajaran Manajemen, Manager UP3 Medan, Gebyar Pandito, Camat Namorambe Febri Gurusinga dan Kepala Desa Tualuh M. Sembiring.

Camat Namorambe, Febri Gurusinga yang hadir dalam penyalaan serentak program ini, menyampaikan apresiasi mendalamnya. “Atas nama warga, saya berterima kasih kepada seluruh insan PLN. Kebaikan ini luar biasa. Listrik yang kini dinikmati ibu Dewi dan warga lainnya bukan hanya mengubah malam mereka, tapi juga membuka jalan untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujar Febri.

Kisah serupa datang dari Suryansyah (38), seorang pemulung di Dusun 1 Patumbak II. Selama bertahun-tahun, ia mengandalkan kabel tambal-sulam dari tetangga untuk penerangan. “Saya sering merasa merepotkan orang. Tapi hari ini, PLN memberikan kami kemandirian. Terima kasih, sekarang anak-anak saya bisa belajar tanpa rasa malu,” ungkapnya dengan senyum lega. (ila)

Executive General Manager PT Pelindo Regional 1 Belawan Tinjau Terminal Penumpang Bandar Deli dan Alat X-Ray

TINJAU: Executive General Manager PT Pelindo Regional 1 Belawan, Jonedi Ramli meninjau Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan.(ISTIMEWA/SUMUT POS)
TINJAU: Executive General Manager PT Pelindo Regional 1 Belawan, Jonedi Ramli meninjau Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan.(ISTIMEWA/SUMUT POS)

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Executive General Manager PT Pelindo Regional 1 Belawan, Jonedi Ramli melakukan kunjungan langsung ke Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Selasa (11/3/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan fasilitas dan sistem keamanan di area terminal, termasuk pemantauan terhadap operasional alat X-Ray yang digunakan untuk pemeriksaan barang bawaan penumpang.

Dalam kunjungan ini, Jonedi mengevaluasi standar pelayanan yang diberikan kepada penumpang, khususnya menjelang periode padat arus mudik lebaran 2025.

Selain memastikan kenyamanan pengguna jasa, pemantauan juga difokuskan pada aspek keamanan, termasuk efektivitas penggunaan alat X-Ray dalam mendeteksi barang-barang yang tidak sesuai dengan regulasi pelabuhan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di Terminal Penumpang Bandar Deli, baik dari segi kenyamanan maupun keamanan. Alat X-Ray yang tersedia di terminal ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan perjalanan yang aman dan tertib bagi seluruh penumpang,” ujar Jonedi.

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya PT Pelindo Regional 1 Belawan dalam mendukung kebijakan peningkatan keamanan di pelabuhan, sejalan dengan standar keselamatan pelayaran nasional dan internasional.

Pihak manajemen juga memastikan, bahwa seluruh petugas yang bertugas di terminal telah mendapatkan pelatihan yang memadai dalam mengoperasikan alat pemeriksaan dan memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa.

Ke depan, PT Pelindo Regional 1 Belawan akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan terhadap fasilitas serta sistem keamanan di Terminal Penumpang Bandar Deli, guna mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan serta memberikan pengalaman terbaik bagi setiap penumpang yang menggunakan jasa Pelindo. (san/han)

Dimulai dari ASN, DPRD Medan Dorong Pemko Tegakkan Sanksi Buang Sampah Sembarangan

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, H. Muslim M.S.P menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan No.7 Tahun 2024 di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (9/3/2025) sore. (Dok pribadi)
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, H. Muslim M.S.P menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan No.7 Tahun 2024 di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (9/3/2025) sore. (Dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, H. Muslim M.S.P, mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera menegakkan sanksi bagi setiap pihak yang masih membuang sampah sembarangan. Sebagai tahap awal, Pemko Medan diminta untuk menegakkan sanksi tersebut kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan di lingkungan kerjanya masing-masing.

Hal itu dikatakan Muslim ketika menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.7 Tahun 2024 tentang Perubahan Perda No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (9/3/2025) sore.

“Sanksi harus ditegakkan bagi setiap pihak yang membuang sampah sembarangan. Untuk tahap awal, Pemko Medan dapat memulainya dari ASN sebelum diberlakukan kepada masyarakat luas,” ucap Muslim.

Pada kegiatan yang turut dihadiri pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kecamatan Medan Marelan itu, Muslim juga meminta Pemko Medan agar lebih aktif dalam mengimplementasikan Perda No.7 Tahun 2024 terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan.

“Implementasi tersebut dimulai dari program-program sederhana, misalnya dengan gerakan kebersihan di lingkungan sekolah yang digelar satu kali dalam seminggu. Melalui program yang dibuat, akan lebih banyak pihak yang terlibat untuk mengimplementasikan Perda No.7 Tahun 2024 tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Muslim yang merupakan politisi Partai Demokrat itu juga meminta Pemko Medan untuk dapat meningkatkan fasilitas persampahan yang ada di Kota Medan.

“Mulai dari truk sampah, becak sampah, hingga tong-tong sampah, semua harus ditingkatkan. Sebab saat ini, fasilitas persampahan yang ada masih jauh dibawah kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sebagai contoh, terang Muslim, sampai saat ini Pemko Medan hanya memiliki 1.000 becak sampah yang beroperasi di 2.001 lingkungan di Kota Medan. Sementara, idealnya setiap lingkungan memiliki minimal satu becak sampah.

“Artinya kita masih kekurangan sekitar 1.001 becak sampah lagi. Belum lagi, saat ini kita juga masih kekurangan truk sampah serta tenaga kerja untuk mengoperasionalkan armada-armada pengangkut sampah tersebut,” terangnya.

Terakhir, Muslim juga mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam membuang sampah pada tempatnya. Tak hanya itu, ia juga berharap agar setiap rumah tangga di Kota Medan dapat terdaftar sebagai WRS (Wajib Retribusi Sampah).

“Jangan buang sampah sembarangan, terlebih ke sungai maupun drainase. Bayarlah retribusi sampah dengan tepat waktu, agar Pemko Medan dapat memberikan pelayanan persampahan secara maksimal,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sehari sebelumnya, Sabtu (8/3/2025), Muslim juga menggelar Sosialisasi Perda No.7 Tahun 2024 itu di Jalan Mengkara, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. (map)

Bupati Batubara bersama Kepala Cabang BPJS Kisaran Louching UHC Batubara

Bupati Batubara Baharuddin Siagian bersama Kepala BPJS Cabang Kisaran Sri Widyastuti, S.K.M melounching Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Batubara, Senin(10/3/2025) di Aula Kantor Bupati Batubara. Dok..Humas Kominfo Batubara.
Bupati Batubara Baharuddin Siagian bersama Kepala BPJS Cabang Kisaran Sri Widyastuti, S.K.M melounching Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Batubara, Senin(10/3/2025) di Aula Kantor Bupati Batubara. Dok..Humas Kominfo Batubara.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara Baharuddin Siagian bersama Kepala BPJS Cabang Kisaran Sri Widyastuti, S.K.M melounching Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Batubara, Senin(10/3/2025) di Aula Kantor Bupati Batubara.

Ditandai dengan penekanan tombol sirene pertanda telah dilounching UHC oleh Bupati Batubara didampingi Wakil Bupati Batubara Syafrizal, Ketua DPRD Batubara M Safi’i, Kejari Batubara Dicky Octavia dan Unsur Forkompinda Batubara.

Dan dihadiri Sekdakab Batubara Norma Deli Siregar, Kadis Kesehatan Batubara dr Denny dan Ka. OPD, Kades se Kabupaten Batubara.

Menurut Bupati Batubara Baharuddin Siagian bahwa Peluncuran UHC merupakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai wujud peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Batubara.

Program UHC akan dimulai pada tanggal 10 April 2025 dengan jumlah peserta JKN yang terdaftar sebanyak 457.615 jiwa dari jumlah penduduk 465.286 jiwa sehingga cakupan UHC 98.35℅. Untuk peserta JKN segmen PBPU Pemda (Aktif) sebanyak 36.062 jiwa dan 47.000 jiwa akan segara di tambahkan.

Kepala BPJS Kisaran Sri Widyastuti, S.K.M dalam sambutannya menyampaikan BPJS Kesehatan memiliki tanggung jawab dalam memastikan bahwa setiap penduduk Indonesia memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dan hal ini dapat diwujudkan dengan dukungan/sinergi dari Pemerintah Pusat/daerah, Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Tenaga Medis, dan Masyarakat itu sendiri.

Kepala BPJS Kisaran mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Batubara atas dukungan dan komitmennya dalam memastikan seluruh penduduk mendapatkan jaminan kesehatan,”sebutnya.

Kepala Cabang BPJS Kisaran saat dikonfirmasi SumutPos, Senin(10/3) usai berlangsungnya acara menjelaskan bahwa hari ini BPJS Cabang Kisaran bersama Pemkab batubara telah me -Lounching UHC di Batubara.

Tentunya, Program Universal Health Coverage adalah sistem jaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu.

“Saat ini seperti disampaikan Bupati Batubara cakupan peserta BPJS Batubara per 1 Maret 2025 sudah diangka 98,35 persen namun keaktifan peserta BPJS diangka 71 persen,”sebut Kepala Cabang BPJS Sri Widyastuti didampingi dengan Kepala BPJS Batubara Ratna Sewi Ningsih.

Menurutnya, Komitmen Pemkab Batubara tadi dengan menambah lebih kurang 47.000 peserta untuk meningkatkan keaktifan mimimal 80 persen sehingga UHC Batubara dari kategori UHC Cut Off menjadi UHC Non Cut Off.

“Targetnya, dengan naiknya keaktifan peserta BPJS hingga minimal 80 persen,.paling lambat tanggal 10 April 2025 UHC Batubara menjadi kategori Non Cut Off,”sebutnya.

Disebutnya, untuk peningkatan partisipasi itu tentunya dibutuhkan anggaran yang besar mencapai Rp . 32 Miliar

“Ya. naikkan partisipasi aktif minimal 80 persen dibutuhkan anggaran lebih kurang Rp 32 Miliar ,”pungkasnya.(Mag-3).

Ketua DPRD Medan Dukung Perayaan Paskah GBKP Runggun Padang Bulan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Kota Medan, Drs Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B menerima kunjungan audensi Panitia Perayaan Paskah GBKP Runggun KM. 8 Padang Bulan Medan, di ruang kerjanya pada Gedung DPRD Kota Medan, Senin (10/3) siang.

Pada audensi tersebut, Ketua Panitia Perayaan Paskah GBKP Runggun, Roy Andika Ginting, mengatakan tujuan kedatangan mereka menemui Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen Tarigan selain untuk berkenalan juga ingin menyampaikan perihal kegiatan bakti sosial yang akan mereka laksanakan dalam rangka menyambut Perayaan Paskah.

Dikatakan Roy Andika, kegiatan mereka akan diadakan pada tanggal 20 April 2025 di Bernada Hall, Jalan Jamin Ginting Km. 8 Padang Bulan, Medan.

“Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak Ketua DPRD Kota Medan pada kegiatan kami tersebut. Apalagi kami tahu bahwa bapak juga adalah kader PDIP Perjuangan dan bermarga Tarigan,” uvapnya.

Dijelaskan Roy lagi, bentuk kegiatan sosial menyambut perayaan Paskah yang akan mereka laksanakan antara lain, melaksanakan aksi sosial seperti Jalan Salib, donor darah, mancing ceria, kebaktian Paskah.

Selain itu, juga akan digelar Aksi Sosial Internal dan pemeriksaan IVA (Inpeksi Visual dengan asam Asetat), dimana peserta adalah seluruh Jemaat GBKP Km. 8 Padang Bulan Medan.

Sementara itu, Ketua Majelis Pdt. Arapan Peranginangin, MTh menambahkan, kegiatan aksi sosial yang mereka laksanakan dalam merayakan Paskah diprediksi sekitar 2 sampai 3 kilometer.

Adapun jumlah peserta lebih kurang 600 orang yang juga Jemaat GBKP Runggun Km. 8 Medan. Dijelaskannya lagi, GBKP Runggun Km. 8 Padang Bulan Medan memiliki Jemaat 900 KK atau sekitar 2000 lebih anggota Jemaat.

“Ada juga pak Jusup Ginting Suka, SE yang juga anggota DPRD Medan asal Dapil 5 merupakan jemaat kami. Jadi ini diharapkan mampu menambah suasana perayaan Paskah GBKP Runggun Km. 8 Padang Bulan meriah dan lancar,” papar Pdt. Arapan Perangin-angin.

Jusup Ginting Suka yang juga hadir pada kegiatan audensi tersebut menambahkan lagi GBKP Runggun Km. 8 Padang Bulan ada memiliki 28 sektor, 1 sektor sekitar 30 KK.

“Bagi anak remaja, kami akan melaksanakan pawai subuh dengan membawa obor. Dan kami pusatkan di salah satu tempat di daerah KM.8 Padang Bulan. Jadi saya selaku anggota DPRD Medan sangat berharap kegiatan kami ini juga mendapat dukungan moril dari Ketua DPRD Kota Medan, dan kami harapkan nanti dapat hadir pula di kegiatan itu,” harap Jusup Ginting Suka.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Jemaat GBKP Runggun Km. 8 Padang Bulan Medan. Wong juga sangat mendukung kegiatan ke agamaan tersebut.

Untuk anggaran kegiatan tersebut, Wong Chun Sen pun mengatakan akan membantunya. Namun, dia juga menyarankan kepada panitia kegiatan untuk berkomunikasi kepada Kesbangpol Medan karena kegiatan tersebut bersifat keagamaan.

“Saya kira, karena ini adalah kegiatan keagamaan, selain DPRD Medan, Pemko Medan tentunya akan terbuka untuk kegiatan tersebut,” pungkasnya. (map/han)

Resmikan Kantor Hukum Bahagia Keadilan, Bupati dan Wabup Batubara Berharap Dapat Mengedukasi Masyarakat

RESMIKAN: Bupati Batubara H Baharuddin Siagian SH MSi didampingi Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal SE MAP meresmikan Kantor Hukum Bahagia Keadilan, Senin (10/3/2025). Foto :/Liberti H Haloho.
RESMIKAN: Bupati Batubara H Baharuddin Siagian SH MSi didampingi Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal SE MAP meresmikan Kantor Hukum Bahagia Keadilan, Senin (10/3/2025). Foto :/Liberti H Haloho.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara H Baharuddin Siagian SH MSi didampingi Wakil Bupati Batubara Syafrizal SE MAP meresmikan Kantor Hukum Bahagia Keadilan, Senin (10/3/2025).

Kantor Hukum Bahagia Keadilan yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No 201 B, Kelurahan Limapuluh Kota, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara.

“Selamat bekerja, selamat menempati kantor yang baru mudah mudahan kita sehat sehat walafiat dalam menjalankan tugas tugas pengaddian,”ungkap Bupati Batubara.

Dalam kesempatan tersebut, Baharuddin memberikan apresiasi dengan berdirinya kantor hakum tersebut. “Kantor hukum ini sangat bermanfaat bagi kita terutama Pemkab Batubara. Pertama bisa memberikan edukasi hukum ditengah tengah masyarakat. Kemudian membela hak hak rakyat dan sengketa sengketa yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat,”kata Baharuddin.

Ia juga berharap kantor hukum Bahagia Keadilan bisa bekerjasama dengan Pemkab Batubara dalam rangka memberikan edukasi dan sosialisasi yang berhubungan dengan hukum.

Sementara, Ramadhan Zuhri SH, satu di antara Lawyer Kantor Hukum Bahagia Keadilan, menyebut pihaknya siap mengakomodasi masyarakat pencari keadilan, terutama bagi warga yang membutuhkan dan tidak mampu.

“Kantor hukum ini nantinya akan kita dorong sejalan dengan adanya perda bantuan hukum untuk fakir miskin. Tujuannya demi menganyomi warga yang tidak mampu dalam mencari keadilan atas suatu masalah dan perkara,” kata Zuhri

Zuhri bersama-sama rekan sejawat Mhd Ali Nasution SH dan M Zulham Rafi’i SH berharap bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batubara untuk membantu masyarakat yang tidak mampu yang berjuang mendapatkan perlindungan hukum, advis hukum, dan bantuan hukum secara cuma-cuma.

“Kita membantu masyarakat pencari keadilan agar bahagia ketika mendapatkan keadilan yang hakiki. Kami yakin pemerintah akan mendukung,” pungkasnya.

Peresmian Kantor Hukum Bahagia Keadilan ini juga diselingi pemberian santunan kepada anak yatim serta buka puasa bersama. (mag-3/han)

Wabup Sergai Safari Ramadan di Desa Pekan Tanjung Beringin

BERIKAN: Wabup Sergai Adlin Tambunan bersama Ketua BKM mesjid Jami ismailyah saat berikan bingkisan. (FADLY/SUMUTPOS )
BERIKAN: Wabup Sergai Adlin Tambunan bersama Ketua BKM mesjid Jami ismailyah saat berikan bingkisan. (FADLY/SUMUTPOS )

TANJUNG BERINGIN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali menggelar Safari Ramadan 1446 hijriah yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Kegiatan ini dibagi menjadi lima tim, di mana tim pertama dipimpin oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya, dan tim kedua dipimpin Wakil Bupati Sergai H. Adlin Tambunan, tim ketiga Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM M. Kahar Effendi, S.Sos, tim keempat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Drs. Zulfikar beserta Kepala OPD, dan tim kelima dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Ir. Kaharuddin, MM, beserta Kepala OPD.

Tim kedua yang dipimpin Wabup Sergai, H. Adlin Tambunan mengawali kunjungan Safari Ramadan di Masjid Jami Ismailiyah, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Senin (10/3/2025).

Adlin Tambunan dalam sambutannya, menyampaikan Safari Ramadan ini merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan oleh Pemkab Sergai setiap tahun memasuki bulan suci Ramadan.

“Kegiatan safari Ramadan tahun ini bertujuan untuk meningkatkan tali silaturahmi dan memperkuat ikatan rasa persaudaraan kita,” ucapnya.

Pemkab Sergai melalui Tim Safari kali ini mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri, agar dapat melaksanakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya dengan penuh kesuksesan dan mengharap rida dari Allah SWT.

Dirinya berharap kehadiran bulan Ramadan akan mampu membentuk manusia-manusia yang kuat, tidak hanya kuat secara fisik saja, tapi juga mampu membentuk kepribadian yang tangguh dan tidak mudah putus asa.

“Atas nama Pemkab Sergai kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan dengan harapan semoga seluruh rangkaian ibadah dengan kita laksanakan tahun ini dapat lebih meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah SWT,” kata Adlin Tambunan.

Pada kesempatan yang sama, Doktor Studi Pembangunan ini juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dalam memilih kembali dirinya dan Darma Wijaya, untuk memimpin dan melanjutkan kembali pembangunan di Tanah Bertuah Negeri Beradat untuk 5 tahun kedepan.

Dijelaskannya, penguatan pondasi transformasi pembangunan untuk Sergai Maju, Tanggung, dan Berkelanjutan atau Dambaan Mantab telah dirumuskan ke dalam lima program prioritas “Panca Dambaan”.

“Program-program dan rencana kerja pembangunan untuk 5 tahun kedepan ini nantinya akan disusun melalui Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sergai. Kami menyadari bahwa melanjutkan pembangunan bukan perkara mudah, tetapi dengan semangat kebersamaan, kita bisa mewujudkan Sergai yang Mantab,” tandasnya.

Safari Ramadan di Tanjung Beringin ini juga dihadiri oleh Ketua GOPTKI Sergai Ny. Hj. Aini Zetara Adlin Tambunan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fitriadi, S.Sos, M.Si, sejumlah kepala OPD, unsur Forkompimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga. (fad/han)