32 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 3417

Tambang Emas Martabe Dukung Peningkatan Kemampuan Petugas Damkar di Tapsel

General Manager Operations PTAR, Rahmat Lubis saat memberikan sambutan dalam acara pelatihan dasar pemadam kebakaran di gedung Sopo Daganak, Senin (24/5)

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe mendukung pelatihan dasar lanjutan bagi personel Pemadam Kebakaran di Tapanuli Selatan. Pelatihan yang digelar sejak tanggal 24 Mei hingga 29 Mei 2021 tersebut diberikan kepada 42 personel Pemadam Kebakaran dari Sektor Batangtoru, Sektor Sipirok, dan Sektor Batang Angkola yang terbagi dalam dua batch di gedung ampiteater Sopo Daganak, Batangtoru, Tapanuli Selatan.

PTAR menggandeng fasilitator lembaga pelatihan dan mentor yang berpengalaman, Trust One Indonesia, dalam rangka meningkatkan keterampilan serta kemampuan dasar (basic skill training) masing-masing personel.

Rahmat Lubis, General Manager Operations PTAR menyatakan program pelatihan ini terwujud atas kerjasama PTAR dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan. “Pelatihan dasar ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi seluruh tim Pemadam Kebakaran di ketiga sektor di Tapanuli Selatan dan meningkatkan pentingnya kesadaran akan keselamatan dan sikap tanggap terhadap bahaya bagi masyarakat sekitar Tambang Emas Martabe,” kata Rahmat dalam sambutannya saat membuka secara resmi acara pelatihan, Senin (24/5).

Menurut Rahmat, selain pelatihan dasar, para personel Pemadam Kebakaran juga perlu melakukan latihan simulasi (drill) secara rutin dan juga disiplin karena respon penyelamatan perlu latihan rutin agar kesigapan & kesiagaan terjaga. Sebelumnya PTAR telah membantu 1 unit truk Pemadam Kebakaran di tahun 2016 untuk sektor Batangtoru ditambah beberapa perlengkapan di tahun 2020 seperti baju tahan api, selang dan lainnya untuk membantu sektor Batangtoru dalam siaga bencana kebakaran.

“Sebuah kebanggaan mendapatkan amanah sebagai tim Pemadam Kebakaran yang selalu diharapkan kehadirannya dalam membantu masyarakat saat terjadi musibah/ bencana, jadi mohon dijaga amanah dan tanggungjawab ini sebaik-baiknya,” kata Rahmat.

Para personel Pemadam Kebakaran di Tapanuli Selatan tengah mengikuti pelatihan dasar pemadam kebakaran yang digagas oleh PTAR di gedung ampiteater Sopo Daganak, Senin (24/5). 182630&na=584369300&cs=0

Terpisah, Senior Manager Community Relations Pramana Triwahjudi menyatakan program pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pengelolaan Lingkungan Kehidupan Masyarakat yang diwujudkan melalui Program Pengurangan Resiko Bencana. Target dari pelatihan ini menurut Pramana adalah meningkatkan sejumlah keterampilan dari masing-masing personil pemadam kebakaran. Yakni keterampilan tentang penggunaan alat pemadam api ringan (APR), keterampilan penggunaan peralatan pada unit mobil pemadam, keterampilan tentang pertolongan penderita gawat darurat, ketrampilan tentang prosedur pemakaian dan penggunaan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), keterampilan berkomunikasi dalam keadaan darurat, keterampilan perawatan pemadam kebakaran serta terbentuknya sikap disiplin, fisik, mental personel Damkar.

“Dari pelatihan ini diharapkan meningkatnya profesionalisme serta sikap disiplin personel Damkar dalam merespons situasi darurat serta dalam menjalankan tugas,” kata Pramana.

Sementara itu materi yang disampaikan dalam pelatihan dasar ini adalah Perilaku Api, Pengetahuan tentang Alat Pemadam Api, Perawatan Mesin Darurat, Alat Pelindung Pernafasan (Breathing Apparatus), Proteksi Kebakaran Pada Bangunan, Managemen Keselamatan Pada Kebakaran Gedung, Keselamatan Petugas, Pembinaan Fisik (Fire Fighter Fitness Drill), Tali Temali dalam Penyelamatan, Komunikasi (Incident Commander), Teknik Perawatan Unit Damkar dan Peralatan Pemadam Kebakaran serta Evaluasi Pelajaran.

Sementara itu Sekretaris Daerah Pemkab Tapanuli Selatan, Parulian Nasution mewakili Pemkab Tapanuli Selatan menyatakan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada PTAR yang telah menginisiasi kerjasama dalam melakukan basic training atau pelatihan dasar kepada para personel Pemadam Kebakaran di Tapanuli Selatan ini.

“Semoga kegiatan ini terus terbangun sehingga arah profesionalisme serta etos kerja yang militan dan lebih membaja akan terus mengalir di tubuh para abdi masyarakat. Dan kami berharap tak hanya hari ini tapi bisa berkelanjutan pelatihan di berbagai bidang,” kata Parulian. “Atas nama Pemda Daerah di balik apresiasi ini, kami juga berterima kasih kepada PTAR yang telah banyak membantu Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pelayanan masyarakat, yang banyak ditopang oleh PTAR,” tandas Parulian. (rel)

PKN Deli Serdang Dukung Pemerintah Minimalisir Penyebaran Covid-19

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – DPC Pemuda Karya Nasional (PKN) Kabupaten Deli Serdang dukung penuh program pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, melalui kegiatan pembagian masker kepada masyarakat.

BAGIKAN MASKER: Pengurus dan anggota DPC Pemuda Karya Nasional Kabupaten Deli Serdang, PAC PKN Beringin, dan sejumlah personel Polsek Beringin membagikan masker kepada masyarakat sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah meminimalisir penyebaran Covid-19, di depan kantor polsek tersebut, Selasa (25/5/2021). IST

“Langkah ini kita lakukan untuk mendukung dan membantu Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, sebagai wujud keberadaan organisasi kemasyarakatan bersama pimpinan anak cabang (PAC) menyukseskan pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19,” kata Ketua DPC PKN Kabupaten Deli Serdang, Tumpal Sijabat kepada sumutpos.co, Rabu (26/5/2021).

Aksi sosial pembagian seribu masker tersebut, kata dia, dipusatkan di depan kantor Polisi Sektor Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (25/5/2021). Menurut Tumpal, pembagian seribu masker juga mengingat, sebagai wujud kepedulian sosial ormas PKN kepada masyarakat.

“Secara pandangan, pembagian masker sangat kecil nilainya, akan tetapi sangat besar manfaatnya kepada kita seluruh masyarakat. Sebagai langkah awal memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Ada 800 kita bagikan dan 200 masker kita bagikan ke Polsek Beringin,” katanya didampingi Sekretaris Jo Kiting Sihombing, Ketua Harian Edison Tamba, Bendahara Indra Purba serta sejumlah jajaran pengurus DPC PKN, PAC Pakam, PAC Pantai, dan tuan rumah PAC Beringin.

Tumpal menyebut, kegiatan ini tak lepas merupakan arahan dan bimbingan Ketua DPP PKN Pusat Mickael TP Purba, Ketua Harian Arya Purba, Sekjend DPP Eko Subianto dan Bendahara Umum DPP Thomas Darwin Sembiring, Ketua DPD PKN Sumut, Maruli Aner Siagian beserta jajaran pengurus PKN Sumut, mengingat Covid-19 masih jadi ancaman besar bagi masyarakat.

“Kegiatan nantinya akan dilaksanakan di seluruh kecamatan atau pimpinan PAC PKN Deli Serdang. Agar pesan pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 tersampaikan dan pimpiman PAC beserta jajaran merasakan rasa kepedulian pimpinan pusat DPP PKN melalui DPC PKN Deli Serdang. Kita akan roadshow ke seluruh kecamatan di wilayah kepemimpinan Deli Serdang. Dimana masyarakat tau dan paham, DPP PKN peduli dengan kondisi masyarakat saat ini,” ungkapnya.

Senada, Plt Sekretaris DPC PKN Deli Serdang Jo Sihombing menyatakan, aksi sosial pembagian masker di wilayah kantor Polsek Beringin, sebagai bentuk dukungan kepada pimpinan PAC Beringin dan jajaran guna memunculkan keberadaan ormas PKN.

“Kemarin pernah sedikit miskomunikasi terjadi, mengenai pendirian plang PAC PKN Beringin yang dicuri oknum. Sehingga ini wujud dukungan kita lakukan, sembari melaksanakan program pemerintah menekan pertumbuhan Covid-19 melalui pembagian masker kepada masyarakat Kabupaten Deli Serdang secara khusus di Kecamatan Beringin,” ujar Jo Kiting, sapaan akrabnya.

Pihaknya berharap ke depan keberadaan ormas PKN dapat diperhitungkan dan hubungan terjalin secara baik dengan aparat hukum, muspika serta jajaran ormas lainnya.
“Kita sangat mengimbau, jangan jadikan keberadaan ormas PKN ini ancaman melainkan sebagai mitra baik sesama ormas, muspika dan aparat hukum. Kepada masyarakat Deli Serdang, mari kita selalu mentaati protokol kesehatan agar terhindar dari virus Corona serta kondisi kita kembali normal sedia kala,” katanya.

Kapolsek Beringin AKP Doni Simanjuntak mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi DPC PKN Deli Serdang. “Kita sangat berterimakasih atas support pembagian maskernya. Karena, penyebaran Covid-19 masih ancaman saat ini di tengah masyarakat,” katanya.

Apalagi, ungkap dia, untuk wilayah hukum Kecamatan Beringin, masih kerap berubah status potensi penyebaran Covid-19. Ada beberapa wilayah, lanjut Doni, kadang berstatus hijau, oranye bahkan merah.

“Kita kerap melaksankan razia dan pembagian masker. Kami sangat berterimakasih untuk 200 masker yang diserahkan kepada Polsek Beringin,” katanya.

Terakhir disampaikan, mengenai hilangnya plang PAC PKN Beringin, pihaknya pastikan proses hukumnya berjalan. “Dan siap kita fasilitasi dan kawal pendiriannya kembali,” ujarnya. (prn)

PLTM Lawe Sikap Buktikan Air Tetap Mengalir

AGARA, SUMUTPOS.CO – Masalah krisis sumber air baku yang dialami PDAM Tirta Agara harus diperjelas penyebabnya, sehingga tidak terjadi polemik di masyarakat dan berujung pada pencemaran nama baik PLTM Lawe Sikap, Aceh Tenggara (Agara).

Humas PLTM Lawe Sikap, Dermawan, meminta agar pihak  Direktur PDAM Tirta Agara tidak asal bunyi, sehingga dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat Aceh Tenggara. Karena menurut Dermawan, pihaknya telah melakukan cek dan ricek untuk membuktikan apakah air tidak mengalir di salah satu intec PDAM.

“Saya sudah terjun langsung ke intec dan melihat air mengalir bahkan merendam pipa. Jadi marilah sama-sama kita koreksi diri. Jangan main asal beri statment yang bisa merugikan PLTM Lawe Sikap,” kata Dermawan.

Lantas, lanjut Dermawan, apakah ini sebagai bukti bahwa Bupati Aceh Tenggara telah salah dalam menempatkan direktur yang baru? Atau sebaliknya, direktur yang baru tersebut salah kaprah dalam menempatkan karyawannya untuk memberikan yang terbaik malah menjadi tidak baik.

Selain itu, kata Dermawan, perlu juga dikaji, kedudukan PDAM itu dari segala aspek yang ada, baik menyangkut legalitas, kapasitas dan kualitas agar bisa terjaga kredibilitas dalam penempatan orientasinya pada konsumen , serta jelas dalam peraturan yang ada.

“Hal itu kiranya dapat dikaji sebagai antisipasi demi kemajuan PDAM itu sendiri agar jangan merugi di belakang hari. Artinya, yang paling diutamakan adalah, bagaimana kualitas air PDAM tersebut? Dan bagaimana sebenarnya hak para konsumen menyangkut dengan peraturan yang ada? Sebab kesehatan  adalah yang paling utama. Jika air kita tidak sehat, tentu jiwa raga pun akan lemah,” ujar Dermawan.

Selain kualitas air, legalitas itu pun sangat perlu, agar PDAM Agara bisa mendapat hak dalam proses  kejelasan status sesuai peraturan yang ada dari berbagai pihak.  Termasuk hak mendapatkan bantuan dana dari pihak lain nantinya.

Menurut dia, sudah tidak zamannya lagi saling salah menyalahkan. Apalagi bisa menimbulkan kisruh dan keresahan di masyarakat. “Ini saatnya membangun negeri dengan menciptakan berbagai solusi demi kepentingan rakyat dan konsumen yang ada pada tubuh PDAM itu sendiri,” ungkapnya.

Selain itu, Dermawan juga mengamini pada hari Senin (24/5), pihak PLTM telah dikunjungi beberapa anggota dewan. Turut hadir juga Direktur PDAM Tirta Agara, Edi Sabara. Mereka mendesak agar air bisa mengalir pada pelanggan dan meminta agar bendungan PLTM dibuka demi kepentingan rakyat.

“Saat itu kami tidak mau terjadi argumentasi, apalagi hitung-menghitung masalah debit air. Karena itu bukanlah sebuah solusi. Jika dijawab terlalu dalam, niscaya akan terjadi perdebatan. Bagi pihak PLTM Lawe Sikap, pimpinan selalu arahkan bawahan agar bekerja secara propesional, berpikir secara rasional sedikit bicara tapi banyak memberi fakta,” lanjutnya.

Usai pertemuan itu, lanjut Darmawan kembali, pimpinan PLTM Lawe Sikap langsung perintahkan pegawainya untuk naik ke lokasi intec satu PDAM kembali. “Ternyata benar, bukan masalah air yang tidak ada. Terbukti air mengalir, bahkan air yang mengalir menutupi pipa yang ada dalam intec satu tersebut. Pertayaannya, kendati air mengalir, kenapa air tersebut tidak terdistribusi kepada pelanggan? Inikan aneh bin ajaib. Jika itupun kita jelaskan, pasti lagi-lagi dijawab debit air tidak cukup padahal dipredeksi sudah  melebihi dari cukup,” jelas Dermawan.

Lebih lanjut diungkapkan Dermawan, saat pengerjaan di lokasi intec satu selesai dikerjakan oleh tim, lagi-lagi Daiman, salah satu warga setempat, langsung membongkar batu-batu yang sudah tersusun. “Dia merusak apa yang sudah dibuat oleh tim. Padahal dia adalah saudara kandung dari karyawan PDAM itu sendiri,”  jelasnya lagi.

Karena itu, Dermawan sangat berharap agar pihak PDAM bisa bekerja secara profesional, jangan terus membawa atas nama rakyat yang seolah-olah PLTM Lawe Sikap ingin ditumbalkan kepada rakyat.

“Tindakan PDAM ini sudah lama kami toleransi. Bahkan sudah berkali-kali kami memaparkan solusi. Namun niat baik PLTM malah berbalik arah, bahkan terjadi indikasi penzaliman yang mengarah pada pencemaran nama baik. Apakah PDAM merasa takut tersaingi? Kita juga tidak tahu, ” ujar Dermawan.

Karena itu, Dermawan mewakili PLTM Lawe Sikap menyarankan agar PDAM segera mengurus perizinan ke Kementerian PUPR untuk pemasangan sambungan
pipa air yang akan melintasi aliran Sungai Lawe Sikap, ke outlet 2 pipa HDPE saluran air baku yang
telah disiapkan oleh PLTM Lawe Sikap, sesuai dengan desain awal IPA. Mengingat alur sungai dan area di dalam Garis Sepada Sungai adalah milik Negara Republik Indonesia melalui Kementrian PUPR, maka diperlukan rekomendasi teknis dan ijin dari Kementrian PUPR. 

Dia juga menyarankan agar PDAM Tirta Agara melakukan pembinaan kepada pegawai-pegawainya, dan atau melakukan penggantian pegawai yang dapat merusak citra PDAM. Selain itu, PDAM Tirta Agara juga disarankan untuk melakukan integrasi saluran distribusi air minum di Kutacane, sehingga memenuhi kebutuhan seluruh kebutuhan pelanggan di seluruh Kutacane, dengan mengambil sumber air dari 6 IPA yang saat ini telah dibangun, dimana IPA tersebut menggunakan sumber air baku dari beberapa sungai, antara lain; Lawe Sikap 2 unit Instalasi IPA,  Lawe Harum 2 unit Instalasi IPA, Lawe Sigala 1 unit Instalasi IPA, dan Ngkeran 1 unit Instalasi IPA. (rel/adz)

Sepak Terjang Si Botol Coklat Dikala Pandemi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sudah lebih dari satu tahun virus Corona melanda Indonesia, dan peperangan belum berakhir. Hingga kini punkasus Covid-19 masih terus bertambah setiap harinya. Untuk itu kita harus tetap waspada untuk selalu menjaga kesehatan.


Menyadari itu, Oronamin C, sebagai pelopor minuman multivitamin yang mengandung Vitamin C, B, Madu, berkomitmen untuk sama-sama memerangi Covid-19 dengan memberikan dukungan terhadap para tenaga kesehatan dan masyarakat Indonesia. Berbagai cara dilakukan seperti donasi produk hingga memberikan himbauan bagi masyarakat. Untuk ini, Oronamin Cdipercaya olehsalah satu provider kesehatan terbesar, Halodoc untukbekerja sama memberikan edukasi bagi masyarakat.

Donasi Produk
Selama pandemi, hampir 500ribu botol sudah di donasikan, baik untuk untuk tenaga kesehatan, petugas Satgas Covid-19, pekerja pabrik, peserta tes SWAB dan PCR. Adapun donasi ini di lakukan di beberapa kota di Indonesia, di antaranya area Jabodetabek, Yogyakarta, Batam, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Makassar, dan Lombok.
Selain kegiatan donasi, Oronamin C turut mendukung kegiatan vaksin yang diadakan oleh Dinas Kesehatan, dari Rumah Sakit, maupun dari instansi. Kurang lebih 15.000 penerima vaksin sepanjang bulan Maret hingga Mei 2021 telah mendapatkan Oronamin C di tiga titik lokasi penerimaan vaksin Covid-19, yaitu di Jakarta, Bandung, dan Bali. Dan kegiatan ini masih berlangsung sepanjang 2021 ini dengan sasaran 100.000 penerima vaksin lainnya.  Dalam kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar tentang penting menjaga daya tahan tubuh dan protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin.

Kolaborasi dengan Halodoc
Oronamin C, sebagai minuman multivitamin terlama di Jepang dan juga satu-satunyadengan kandungan yang lengkap yaitu vitamin C, vitamin B dan Madu, juga bekerja sama dengan Halodoc. Oronamin C bergandengan tangan dengan Halodoc menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kondisi di setiap situasi dan pentingnya konsumsi vitamin.Dokter Shannia Tritama selaku dokter perwakilan dari Halodoc mengatakan “Menjaga daya tahan tubuh yang optimal merupakan kunci penting di situasi pandemi ini. Salah satu cara menjaga daya tahan tubuh adalah dengan mencukupi asupan vitamin C”. Adapun kegiatan edukasi dan sosialisasi initidak hanya dilakukan langsung di lapangan, tapi juga dilakukan secara masif di digital.

Usaha Oronamin C tidak berhenti

Stephanie Lisman selaku Head of Marketing Oronamin C mengatakan bahwa kedepannya Oronamin C ingin terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam mengedukasi kesehatan memerangi Covid-19. “Sekitar100.000 botol Oronamin C akan kembalidi donasikan untuk penerima vaksin lainnya. Selain itu, donasi untuk para tenaga kesehatan juga tetap di jalankan agar para tenaga kesehatan tetap terjaga daya tahan tubuhnya selagi bertugas.Harapannya, Oronamin C sebagai minuman multivitamin Vitamin C, B, dan madu satu-satunya di Indonesia bisa selalu mendukung dan turut menjaga kesehatan masyarakat.”

Kembangkan Smart City, Pemkot Medan Gandeng BNI Terapkan Solusi Terintegrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Melalui Program BNI Smart City, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berkomitmen memberikan solusi terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.


Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kedua kiri) dan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution (kedua kanan) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penggunaan Fasilitas Layanan Jasa Perbankan dan Dukungan Program Smart City di Jakarta, Selasa (25/5). Penandatangan tersebut disaksikan oleh Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati ( kiri) dan Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir (kanan). Program Smart City tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan percepatan implementasi elektronifikasi transaksi di pemerintah daerah (ETPD), meningkatkan transparansi transaksi dan tata kelola, serta mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah.Istimewa/Sumut Pos.

Hal ini ditujukan untuk tata kelola kota dan kabupaten di Indonesia agar menciptakan efisiensi, memperbaiki peningkatan pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Realisasi dukungan BNI dalam percepatan digitalisasi di daerah tersebut salah satunya diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman perihal Penggunaan Fasilitas Layanan Jasa Perbankan dan Dukungan Program Smart City untuk Pemerintah Kota Medan antara Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto dan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution di Jakarta, Selasa (25/5).

Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati.

Selain itu ada pula Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama terkait Penyediaan Layanan Perbankan dalam Penerimaan Pembayaran Pajak Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) dan Retribusi Daerah.

Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi menuturkan, percepatan digitalisasi di daerah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk percepatan & perluasan implementasi elektronifikasi transaksi di Pemerintah Daerah dan untuk meningkatkan transparansi transaksi serta tata kelola, hingga mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah.

“Pada tahap awal, kerja sama ini akan diwujudkan melalui digitalisasi penerimaan daerah untuk mewujudkan penerimaan daerah yang lebih efektif, efisien dan transparan” ujar Susi.

Susi melanjutkan, dalam rangka mendukung arahan dari Presiden Joko Widodo tersebut, BNI memberikan solusi 6 (enam) konsep utama dalam Smart City, yaitu: Smart People, Smart Governance, Smart Infrastructure, Smart Environment, Smart Economy dan Smart Society.

Program Smart City BNI tidak hanya berfokus pada pengembangan Ekosistem pada Kabupaten/Kota tujuan. Namun, turut mendukung untuk program digitalisasi Kabupaten/Kota dimana perusahaan memberikan beberapa solusi bagi pemerintah Kota dan Kabupaten dengan bersinergi bersama BPD setempat.

Misalnya antara lain Solusi Pembayaran/Belanja Daerah (Internet Banking Corporate atau BNIDirect, SP2D Online, dan Virtual Account Debit), Solusi Penerimaan (e-PBB, e-PDAM, e-PAD, e-Samsat, dan e-Retribusi), BNI Market Place yang membantu pemerintah kota/kabupaten dalam mempromosikan pariwisata daerah dan produk-produk UMKM dan memasarkan secara online. Serta Penyediaan uang elektronik (BNI Tapcash, LinkAja, dan QRIS) bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan transaksi non tunai atau cashless society.

Pada kesempatan yang sama Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan “Selain MoU terkait Smart City, ada PKS mengenai bagaimana pengelolaan pajak kami hari ini, karena potensinya masih banyak seperti restoran, hotel dan lain-lain sehingga pajak dapat langsung diterima Pemerintah Kota Medan, ini pertama di Kota Medan.”

“Saya berterima kasih sebesar-besarnya atas keterbukaannya luar biasa, kami Pemerintah Kota Medan tidak bisa bekerja sendiri untuk melaksanakan program Pemerintah. Semua harus ikut berkontribusi menyukseskan visi misi pemerintah, salah satunya bagaimana smart city di Kota Medan ini bisa berhasil. Tagline kami yaitu Medan Berkah hari ini berkolaborasi lewat BNI Smart City yang dibangun dengan sistem digital dan cashless untuk menambahkan pendapatan Kota Medan. Semoga kedepan bisa dipermudah dengan sistem digital ini,” ujarnya.(rel)

Transaksi Di ATM Link Bisa Gratis dan Lebih Murah, Simak Caranya!

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pengguna ATM Link akan mulai dikenakan penyesuaian biaya tarik tunai dan cek saldo ketika bertransaksi di jaringan ATM Link per 1 Juni 2021. Namun demikian, Himbara yang terdiri dari BRI, Mandiri, BNI, dan BTN pun memastikan pengguna mendapatkan layanan yang mudah dijangkau dan murah. Selain itu masyarakat juga masih bisa menikmati layanan tersebut secara gratis dengan cara tertentu.

Cara tersebut yakni bertransaksi seperti cek saldo, tarik tunai dan transfer ke sesama rekening bank, di ATM milik bank Himbara atau ATM Link milik masing-masing bank Himbara. Misalnya, nasabah BRI yang bertransaksi di ATM BRI atau Link BRI (ATM BRI dengan stiker Link) akan menikmati gratis transaksi cek saldo dan tarik tunai. Demikian halnya dengan nasabah Bank Mandiri, BNI maupun BTN akan menikmati gratis biaya alias Rp 0 untuk transaksi cek saldo dan tarik tunai bila melakukan transaksi kartu debit dari bank yang sama di ATM milik masing-masing bank.

Sebelumnya HIMBARA telah menginformasikan perubahan biaya transaksi cek saldo dan tarik tunai. Pengguna kartu bank Himbara akan dikenakan biaya sebesar Rp 2.500 untuk transaksi cek saldo dan sebesar Rp 5.000 untuk transaksi tarik tunai di jaringan ATM Link dari sebelumnya gratis. Sedangkan untuk transaksi transfer antar bank, Himbara tidak melakukan perubahan biaya, artinya tetap dikenakan tarif Rp 4.000. Biaya ini hanya dikenakan apabila kartu debit yang digunakan tidak sama dengan bank penyedia ATM Link. Misalnya Kartu Debit BRI dipergunakan di Link ATM Mandiri, atau Kartu Debit BNI dipergunakan di Link ATM BTN.

Namun perlu diingat, biaya transaksi tersebut masih lebih ringan dikantong jika dibandingkan bertransaksi di jaringan ATM selain jaringan Link seperti ATM Prima dan ATM Bersama. Sebagai perbandingan untuk jaringan ATM Prima dan ATM Bersama misalnya, untuk cek saldo biaya yang dikenakan sebesar Rp4.000, untuk tarik tunai Rp7.500, dan transfer antar bank dikenakan Rp6.500. Artinya, khusus bagi nasabah bank anggota Himbara tetap dapat bertransaksi di ATM bank Himbara (ATM Link) dengan biaya lebih murah dibandingkan dengan biaya transaksi di luar ATM Link.

Ciri Fisik ATM-Link yang Dikelola oleh Setiap Bank Himbara

Adapun ATM Link yang dikelola oleh masing-masing Himbara mempunyai beberapa ciri khas yang membedakan dengan ATM milik masing-masing bank Himbara. Ciri utama ATM Link terlihat pada warna merah putih pada layar atau pada box ATM. Sedangkan ciri kedua, pada ATM tersebut terdapat logo dari 4 bank Himbara yang ditampilkan bersama-sama. Kedua ciri tersebut memudahkan nasabah dalam memilih jenis atm yang akan digunakan untuk mendapatkan layanan perbankan di atm.(*)

PLTM Lawe Sikap Minta PDAM Tirta Agara Profesional

AGARA, SUMUTPOS.CO – Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) Agara meminta PDAM Tirta Agara, lebih profesional dan rasional serta lebih bisa objektif dalam memberikan informasi pada publik demi menjaga kredibilitas serta legalitas. Hal ini terkait krisis air yang dialami perusahaan daerah tersebut, menyusul rendahnya muka air Sungai Lawe Sikap yang selama ini menjadi sumber air baku untuk kebutuhan pelanggan.

“Sudah selayaknya, pihak PDAM Tirta Agara agar lebih berpihak pada konsumen supaya tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat Agara, bahkan bisa berujung pada berbagai indikasi fitnah nantinya kepada pihak PLTM Lawe Sikap,” kata Darmawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Selasa (25/5/2021).

Dijelaskannya, sesuai fakta dari berbagai kejadian yang ada menyangkut pendistribusian air PDAM Tirta Agara, pernyataan pihak PDAM Agara jauh dari kebenaran bahkan mengarah pada pencemaran nama baik PLTM Lawe Sikap. “Kita dari pihak PLTM pastikan air Sungai Lawe Sikap berjalan, bahkan kendati surut karena cuaca namun cukup untuk tersalur pada intec satu PDAM,” jelas Darmawan.

Saat dicek ke lokasi intec tersebut, lanjut Darmawan, debitnya bahkan lebih besar dari sebelumnya. “Pertayaannya, kenapa air tidak masuk pada pelanggan? Apakah banyak yang bocor atau apa ada yang tersumbat atau ada indikasi unsur kesengajaan?” sebutnya.

Selain itu, lanjut Darmawan, PDAM Agara disinyalir telah melakukan manuver agar nama baik PLTM Agara tercemar termasuk saat pertemuan yang dihadiri para anggota dewan di kantor PLTM Lawe Sikap, pada Senin (24/5/2021) lalu. Menurutnya, pernyataan PDAM Tirta Agara yang menyebutkan, akan terjadi terhentinya aliran air PDAM Tirta Agara karena tidak adanya aliran air sungai yang mengalir ke Intake (PDAM) di Lawe Sikap karena tidak dibukanya bendungan air PLTM Lawe Sikap, telah menyulut keresahan masyarakat dan menyudutkan PLTM Lawe Sikap yang dituding sebagai penyebab dan tersangka masalah PDAM. 

Untuk itu, Darmawan menerangkan beberapa hal teknis dan kondisi yang terjadi di lapangan. Pertama, kata Darawan,  sumbar air Lawe Sikap berasal dari banyak mata air dan sungai-sungai kecil di sepanjang alur sungai. Kedua, debit air Lawe Sikap berubah-ubah sesuai dengan curah hujan di area tangkapan air hujan yang sebagian besar berada di area TNGL dengan debit normal air di area hulu Bendungan PLTM Lawe Sikap berkisar dari 1 – 10 m3/dt, dan di area Intake PDAM berkisar 1.5 – 12 m3/dt, dengan menggunakan data historis curah hujan selama lebih dari 10 tahun.

Ketiga, lanjutnya, kapasitas maksimum teoritis penyaluran air melalui pipa diameter 12 inch yang dipakai PDAM dengan kecepatan aiiran air sistem gravitasi adalah 70 liter per detik, sesuai dengan Qanun Kabupaten Aceh Tenggara No. 01 tahun 2013 mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang menyebutkan kapasitas Intake dari Lawe Sikap adalah 60 liter/detik untuk Instalasi Pengolahan Air di Kute Mbarung. 

Kermpat, Untuk mengarahkan aiiran air ke Intake PDAM, telah dibuat bendungan batu dan plastik, dan belum dibuat permanen. Kelima, desain Instalasi Pengolahan Air PDAM di point no 3 yang dibangun pada tahun 2016 – 2017, direncanakan dengan menggunakan air baku dari air yang telah disaring di Intake PLTM, dan selanjutnya mengalir melalui turbin, sehingga kadar O2 terlarut yang ada di dalam air lebih tinggi, sehingga akan menghemat biaya pengolahan air minum di IP tersebut. Semetara menunggu pembangunan PLTM selesai, maka dibuat Intake baru di Lawe Sikap untuk mengalirkan ke air sungai ke instalsi IPA di atas. 

Kenam, PLTM Lawe Sikap telah menydiakan saluran air dari turbin dengan 2 pipa HDPE, yang sudah siap sejak Desember 2020, menunggu PDAM untuk melakukan menyambung saluran pipa tersebut untuk sumber air baku instalasi IPA.

Ketujuh, debit air yang masuk ke Intake PDAM mulai berkurang pada hari Rabu, tanggal 12 Mei 2021, karena pada tanggal tersebut, bendungan batu (dan lapisan plastik) yang telah dibuat
sebelumnya oleh team kontraktor PLTM, telah dirusak oleh Saudara Daiman Selian, setelah sebelumnya Daiman dan kakaknya yang bernama Suhardi Selian (alias Andi, telah melarang team kontraktor PLTM membuat bendungan yang lebih kuat dan permanen menggunakan beton.
Untuk di ketahui, Suhardi Selian (Andi) dan Saripin Selian, kakak dari Daiman Selian adalah pegawai-pegawai PDAM. Dalam hal ini, berkurangnya debit air yang masuk ke Intake PDAM disebabkan oleh perusakan bendungan yang disebabkan oleh oknum keluarga (adik) pegawai PDAM beserta dengan pegawai PDAM sendiri.

Kedelapan, pada 18 Mei 2021 beberapa pegawai PDAM telah melakukan pemasangan bronjong untuk bendungan pengarah intake pada waktu debit sungai sedang besar karena banjir, untuk mengarahkan air ke Intake PDAM.

Kesebilan, pada hari Sabtu, tanggal 22 Mei 2021, pekerja-pekerja PDAM yang akan melanjutkan perbaikan bendungan, dilarang masuk ke area Intake PDAM, karena tanah yang dipakai
Intake PDAM diklaim sebagai milik Bapak Daiman Selian, sehingga pekerjaan pembuatan bendungan untuk mengarahkan air ke Intake PDAM tidak dapat dilaksanakan. Saudara Jumalin, pegawai PDAM memberithukan  kondisi pelarangan tersebut kepada kepala Security PLTM Lawe Sikap.

Dari beberapa fakta tersebut, lanjut Darawan, dapat disimpulkan bahwa, pasokan air untuk PDAM dengan debit 60 – 70 liter / detik adalah lebih dari cukup, dengan
syarat bendungan pengarah aliran air ke Intake tersedia. Selain itu, terdapat oknum PDAM beserta keluarga yang melakukan perusakan bendungan pengarah air ke Intake, dan menggunakan momentum tersebut untuk menjadikan PLTM sebagai
tersangka atau penyebab berkurangnya debit air sungai yang disalurkan PDAM. “Walaupun bendungan PLTM dibuka, jika tidak ada bendungan pengarah air ke Intake PDAM, maka debit air untuk Intake PDAM tetap akan kurang,” tandasnya. (rel/adz)

PT Inalum Santuni 330 Yatim di 24 Desa

Kuala Tanjung, Sumutpos.co – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat.

Kali ini dilaksanakan melalui Safari Ramadhan dan Idul Fitri ke masjid-masjid sekaligus pemberian santunan kepada 330 anak yatim di 24 desa sekitar Perusahaan sejak tanggal 15 April 2021 hingga puncaknya pada tanggal 15 Mei 2021.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Departemen CSR Inalum Ismail Midi menyampaikan harapan atas diselenggarakannya kegiatan ini.

“Safari dan santunan kepada 330 anak yatim ini diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran INALUM dan menjadi silaturahmi yang erat antara Inalum dengan masyarakat,” harap Ismail.

Sementara itu, Deputi Sekretaris Perusahaan Inalum Mahyaruddin AR menyampaikan bahwa program Safari dan santunan anak yatim ini merupakan bentuk komitmen kepedulian Inalum terhadap masyarakat.

“Inalum terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan CSR dan PKBL kepada masyarakat, karena kami percaya bahwa Inalum dapat seperti sekarang berkat dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat,” jelas Mahyaruddin.

Mahyaruddin menambahkan, selain memberikan santunan untuk anak yatim, Inalum juga memberikan bantuan lain kepada masyarakat di momen Ramadhan dan Idul Fitri ini.

“Inalum juga memberikan bantuan berupa takjil dan paket Ramadhan serta Idul Fitri untuk BKM masing-masing masjid serta siraman rohani oleh Ustad pada kegiatan Safari tersebut,” tutup Mahyaruddin.(*)

Laba Bersih PLN Naik 38,6 Persen

JAKARTA, SUJUTPOS.CO – Berkat efisiensi di sisi teknis dan operasional serta inovasi-inovasi melalui Program Transformasi PLN yang dijalankan sejak April 2020 lalu, kinerja keuangan PLN meningkat signifikan di tengah masa pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Laba bersih tahun 2020 naik 38,6% dibandingkan tahun sebelumnya. 

 Pada tahun 2020, PLN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp5,9 triliun. Posisi ini naik Rp1,6 triliun dibandingkan perolehan laba bersih tahun 2019 sebesar Rp4,3 Triliun. Laporan keuangan tahun 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC Indonesia) dengan Opini Tanpa Modifikasian dan dirilis pada tanggal 24 Mei 2021, menunjukkan kenaikan tersebut. 

 Laba bersih PLN tahun 2020 tersebut dapat bertambah sebesar Rp13,6 triliun, apabila tidak mempertimbangkan pencatatan unrealised loss selisih kurs sebesar Rp7,7 Triliun, serta tambahan pengakuan pendapatan dari penyambungan pelanggan sebesar Rp5,9 Triliun, jika pencatatannya dilakukan sama seperti tahun 2019 yang belum menerapkan PSAK 72. 

 Program Transformasi yang berjalan sejak tahun lalu telah memperkuat daya tahan PLN di situasi pandemi, bahkan dapat membukukan peningkatan laba bersihnya. Meskipun sebagian besar bisnis tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang juga menyebabkan perekonomian nasional menurun, PLN berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp345,4 triliun.   

  Dari jumlah tersebut, pendapatan penjualan tenaga listrik mencapai Rp274,9 Triliun, termasuk didalamnya subsidi stimulus Covid-19 sebesar Rp13,8 Triliun membantu 33 juta pelanggan. Selain itu terdapat pendapatan subsidi sebesar Rp48,0 Triliun yang menjangkau 37 juta pelanggan dan kompensasi Rp17,9 Triliun untuk 42 juta pelanggan. 

 “Pencapaian ini merupakan hasil dari Transformasi PLN, yang berfokus pada peningkatan pendapatan dan menurunkan biaya pokok penyediaan, serta peningkatan layanan. Korporasi beralih dari strategi supply driven ke demand driven inovasi inovasi menciptakan kebutuhan dari pelanggan baru dan eksisting, dan digitalisasi untuk menekan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Listrik,” ujar Zulkifli. 

 Kata Zulkifli, PLN beradaptasi dengan tantangan untuk menambah revenue perusahaan sekaligus mendukung perkembangan dunia industri, yaitu melalui akuisisi captive power di industri, elektrifikasi sektor agrikultur dan perikanan, serta migrasi ke kompor listrik atau electrifying lifestyle. 

 Dalam upaya meningkatkan pendapatan dan pelayanan kepada pelanggan, lanjutnya, PLN juga mengembangkan lini usaha di luar kelistrikan dan melakukan optimalisasi aset PLN antara lain membangun layanan internet dan infrastruktur kendaraan listrik. Kemudahan layanan dilakukan melalui Super Apps PLN Mobile. Dengan Super Apps PLN Mobile ini, layanan PLN yang tadinya belum terintegrasi, sekarang sudah menyatu dan terkonsolidasi, sehingga pelanggan dapat menggunakannya dengan sangat mudah dan cepat. 

 “Dengan peningkatan laba bersih tersebut, terbukti bahwa program Transformasi dapat kami katakan berjalan sesuai rencana dan target,” ujar Zulkifli. 

 Zulkifli menambahkan, selain upaya efisiensi, korporasi yang dipimpinnya juga meningkatkan pengelolaan berbasis _Good Corporate Governance (GCG), pengendalian likuiditas yang ketat, memperkuat pengelolaan Manajemen Risiko, dan pengelolaan keuangan yang hati-hati. 

 “Di sisi pengelolaan keuangan, PLN juga membangun Cash War Room yang dikelola secara prudent dan dimonitor on daily basis Management Information System yang terintegrasi, dan sistem pengadaan yang sebagian besar terdigitalisasi,” papar Zulkifli. 

 Dengan seluruh langkah efisiensi dan penghematan ini, sepanjang tahun 2020, PLN mampu menurunkan beban usaha dengan cukup signifikan. Dari yang semula beban usaha sebesar Rp315,4 Triliun di tahun 2019, menjadi hanya sebesar Rp301,0 triliun di tahun 2020. Artinya, ada pengurangan sebesar Rp14,4 triliun pada beban usahanya. 

 Usaha-usaha di atas akan terus dilakukan dalam rangka mewujudkan Transformasi PLN menjadi Perusahaan Listrik Terkemuka se-Asia Tenggara dan Nomor 1 Pilihan Pelanggan untuk Solusi Energi. 

 Selengkapnya Laporan Keuangan PT PLN (Persero) Tahun 2020 dapat dilihat di www.pln.co.id, menu Hubungan Investor. (Ila)

Terima Pengunjung hingga 3.000 Orang, 2 Kolam Renang di Deliserdang Ditutup Paksa

RAMAI: Satu lokasi kolam renang di Kabupaten Deliserdang dipenuhi pengnjung, Minggu (23/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, turun langsung memantau 2 lokasi kolam renang di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, dengan menggunakan helikopter, Minggu (23/5) lalu.

RAMAI: Satu lokasi kolam renang di Kabupaten Deliserdang dipenuhi pengnjung, Minggu (23/5).

Dari udara, Panca melihat 2 kolam renang tersebut, yakni Kolam Renang Istiqlal, Marindal, dan Kolam Renang Pondok Cabe, Patumbak, menerima pengunjung melebihi kapasitas di tengah situasi pandemi Covid-19. Dan hal itu tentunya melanggar aturan prokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Panca pun langsung menginstruksikan Bidpropam Polda Sumut Polrestabes Medan, dan Polsek Patumbak, untuk menutup kedua lokasi kolam renang itu, karena telah dipadati masyarakat yang datang berkunjung.

“Untuk di Kolam Renang Istiqlal menerima pengunjung sebanyak 1.000 orang, dan Kolam Renang Pondok Cabe dipadati 2.000 pengunjung,” ungkap Panca, melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Karena menerima pengunjung lebih dari 50 persen kapasitas kolam renang, Hadi mengatakan, kedua lokasi pemandian itu pun telah ditutup untuk sementara waktu, dengan tujuan mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami (Polda Sumut) juga telah berkoordinasi dengan kedua pengelola kolam renang, memberikan edukasi untuk selalu mematuhi prokes dalam mencegah Covid-19. Apabila nantinya masih ditemukan adanya pengunjung yang melebihi kapasitas, dan tidak mematuhi prokes, maka izin usaha akan dicabut,” tegasnya.

Terpisah, Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza saat dikonfirmasi di Kota Medan, Senin (24/5), menyebutkan, pihaknya telah memasang garis polisi di 2 lokasi kolam renang tersebut. Pihaknya mengaku, personel kepolisian terus berjaga-jaga di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk sementara 2 lokasi kolam renang itu ditutup. Dan segala aktivitasnya dihentikan. Garis polisi juga sudah dipasang,” pungkasnya. (mag-1/saz)